Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.1 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021
PENGADILAN MILITER TINGGI I M E D A N
P U T U S A N Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
Pengadilan Militer Tinggi I Medan yang bersidang di Medan dalam memeriksa dan mengadili perkara pidana pada Tingkat Pertama telah menjatuhkan putusan sebagaimana tercantum di bawah ini dalam perkara Terdakwa:
Nama lengkap : Nurochim, S.T.
Pangkat/NRP : Mayot Laut (P)/17146/P.
Jabatan : Pamen Denma Koarmada I.
Kesatuan : Koarmada I.
Tempat, tanggal lahir : Banyuwangi, 10 Juli 1980. Jenis kelamin : Laki-laki.
Kewarganegaraan : Indonesia.
Agama : Islam.
Tempat tinggal : Desa Jajag, RT. 011 RW. 003, Kec. Gambiran, Kab. Banyuwangi Jawa Timur.
Terdakwa tidak ditahan.
PENGADILAN MILITER TINGGI I MEDAN, tersebut di atas.
Membaca : Berkas Perkara dari Pusat Polisi Militer TNI AL Nomor : BP/12/l-6/ll/2021 tanggal 16 Februari 2021.
Memperhatikan : 1. Keputusan Penyerahan Perkara dari Komandan Lantamal II selaku Papera Nomor Kep/11/III/2021 tanggal 17 Maret 2021.
2. Surat Dakwaan Oditurat Militer Tinggi I Medan Nomor Sdak/06/AL/K/I-00/IV/2021 tanggal 9 April 2021.
3. Penetapan Kepala Pengadilan Militer Tinggi I Medan Nomor TAPKIM/09/K/PMT-I/AL/IV/2021 tanggal 1 April 2021 tentang Penunjukan Hakim.
4. Penetapan Hakim Ketua Pengadilan Militer Tinggi I Medan Nomor TAPSID/18/K/PMT-I/AL/V/2021 tanggal 10 Mei 2021 tentang Hari Sidang.
5. Penetapan Panitera Pengadilan Militer Tinggi I Medan Nomor TAPTERA/09-K/PMT-I/AL/IV/2021 tanggal 1 April 2021 tentang Penunjukan Panitera Pengganti.
6. Relaas penerimaan surat panggilan untuk menghadap sidang kepada Terdakwa dan para Saksi.
7. Surat-surat lain yang berhubungan dengan perkara ini.
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.2 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 Mendengar : 1. Pembacaan Surat Dakwaan Oditur Militer Tinggi I/Medan Nomor Sdak/06/AL/l-00/lV2021 tanggal 9 April 2021 di depan sidang yang dijadikan dasar pemeriksaan perkara ini.
2. Hal-hal yang diterangkan oleh Terdakwa di persidangan serta keterangan-keterangan para Saksi di bawah sumpah.
Memperhatikan : 1. Tuntutan Pidana (Requisitoir) Oditur Militer Tinggi yang diajukan kepada Majelis Hakim yang pada pokoknya Oditur Militer Tinggi menyatakan bahwa:
a. Terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana: “Menjual minyak bumi tanpa izin usaha niaga”, sebagaimana diatur dan diancam dengan pidana dalam Pasal 53 huruf d Undang-undang RI Nomor 22 tahun 2001.
b. Oleh karenanya Oditur Militer Tinggi mohon agar Terdakwa dijatuhi pidana dengan:
Pidana : Penjara selama 11 (sebelas) bulan.
Denda : Sebesar Rp15.000.000,- (lima belas juta rupiah) subsidair 3 (tiga) bulan penjara.
c. Menetapkan barang bukti berupa: 1) Surat-surat:
a) 1 (satu) buku petunjuk kerja KRI Kurau-856.
b) 1 (satu) lembar PUT tanggal 4 Mei 2020 dan 1 (satu) lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/91/V/2020 tanggal 5 Mei 2020, HSD = 35.000 liter. c) 1 (satu) lembar PUT tanggal 11 Mei 2020 dan 1 (satu)
lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/94/V/2020 tanggal 12 Mei 2020, HSD = 25.000 liter, Meditran SMX 40 = 418 liter.
d) 1 (satu) lembar PUT tanggal 15 Mei 2020 dan 1 (satu) lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/95/V/2020 tanggal 18 Mei 2020, HSD = 35.000 liter. e) 1 (satu) lembar PUT tanggal 26 Mei 2020 dan 1 (satu)
lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/101/V/2020 tanggal 30 Mei 2020, HSD = 40.000 liter. f) 1 (satu) lembar PUT tanggal 3 Juni 2020 dan 1 (satu)
lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/103/VI/2020 tanggal 04 Juni 2020, HSD = 25.000 liter.
g) 1 (satu) lembar PUT tanggal 10 Juni 2020 dan 1 (satu) lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.3 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 BA/106/VI/2020 tanggal 12 Juni 2020, HSD = 30.000 liter.
h) 1 (satu) lembar PUT tanggal 16 Juni 2020 dan 1 (satu) lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/110/VI/2020 tanggal 18 Juni 2020, HSD = 35.000 liter.
i) 1 (satu) lembar PUT tanggal 22 Juni 2020 dan 1 (satu) lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/112/VI/2020 tanggal 25 Juni 2020, HSD = 30.000 liter.
j) 1 (satu) lembar PUT tanggal 29 Juni 2020 dan 1 (satu) lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/115/VII/2020 tanggal 02 Juli 2020, HSD = 30.000 liter. k) 1 (satu) lembar PUT tanggal 3 Juli 2020 dan 1 (satu)
lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/118/VII/2020 tanggal 7 Juli 2020, HSD = 20.000 liter. l) 1 (satu) lembar PUT tanggal 8 Juli 2020 dan 1 (satu)
lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/120/VII/2020 tanggal 10 Juli 2020, HSD = 20.000 liter. m) 1 (satu) lembar PUT tanggal 14 Juli 2020 dan 1 (satu) lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/123/VII/2020 tanggal 20 Juli 2020, HSD = 15.000 liter. n) 1 (satu) lembar PUT tanggal 21 Juli 2020 dan 1 (satu)
lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/126/VII/2020 tanggal 23 Juli 2020, HSD = 20.000 liter. o) 1 (satu) lembar PUT tanggal 3 Agustus 2020 dan 1 (satu)
lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/131/VIII/2020 tanggal 6 Agustus 2020, HSD = 20.000 liter.
p) 1 (satu) lembar PUT tanggal 10 Agustus 2020 dan 1 (satu) lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/132/VIII/2020 tanggal 13 Agustus 2020, HSD = 20.000 liter.
q) 1 (satu) lembar PUT tanggal 18 Agustus 2020 dan 1 (satu) lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/135/VIII/2020 tanggal 20 Agustus 2020, HSD = 20.000 liter.
r) 1 (satu) lembar PUT tanggal 24 Agustus 2020 dan 1 (satu) lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.4 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 BA/136/VIII/2020 tanggal 25 Agustus 2020, HSD = 25.000 liter.
s) 1 (satu) lembar PUT tanggal 21 September 2020 dan 1 (satu) lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/142/IX/2020 tanggal 29 September 2020, HSD = 10.000 liter. Meditran SMX 40 = 418 liter.
t) 1 (satu) lembar PUT tanggal 27 Oktober 2020 dan 1 (satu) lembar Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/151/X/2020 tanggal 28 Oktober 2020, HSD = 25.000 liter.
u) 4 (empat) lembar foto SPOB Mutiara 8 milik Sdr. Joni Putera.
Dilekatkan dalam berkas perkara. 2) Barang-barang: Nihil.
d. Membebani Terdakwa untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp25.000,00 (dua puluh lima ribu rupiah).
2. Permohonan keringanan hukuman (Clementie) atau mohon putusan yang seadil-adilnya dari Penasihat Hukum Terdakwa, yang disampaikan di persidangan dengan pertimbangan yang pada pokoknya sebagai berikut:
a. Terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya, serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
b. BBM yang dijual sedikit dan sisa operasi.
c. Terdakwa belum pernah di hukum pidana maupun hukuman disiplin.
d. Terdakwa pernah melakukan tugas Operasi Balat Sakti perbatasan Indonesia-Malaysia, Operasi Pamtas RI-Papua Nugini, Operasi Pengamanan Pulau Terluar (Miangas) Philipina, dan Operasi Pengamanan Pulau Terluar (Rote) RI-Timor Leste.
e. Terdakwa pernah melakukan Operasi SAR Pesawat Lion JT 610 dan SAR Pesawat Sriwijaya SJ 182.
f. Terdakwa pernah mendapat Satya Lencana Wira Nusa, Wira Dharma, Satya Lencana 8 dan 16 tahun.
Menimbang : Bahwa menurut Surat Dakwaan tersebut di atas, Terdakwa pada pokoknya didakwa telah melakukan tindak pidana sebagai berikut: Pertama:
Bahwa Terdakwa pada waktu-waktu dan tempat-tempat tersebut di bawah ini, yaitu pada tanggal lima belas dan tiga puluh September 2020 dan tanggal dua puluh tujuh dan dua puluh delapan Oktober 2020 atau
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.5 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 setidak-tidaknya dalam Tahun 2020 di Perairan Teluk Bayur Padang (Lantamal II Padang) atau setidak-tidaknya di tempat-tempat lain yang termasuk daerah hukum Pengadilan Militer Tinggi I Medan telah melakukan tindak pidana “Setiap orang yang menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga Bahan Bakar Minyak yang disubsidi pemerintah”, dengan cara-cara sebagai berikut:
a. Bahwa Terdakwa (Mayor Laut (P) Nurochim, S.T.) masuk Prajurit TNI AL melalui pendidikan AAL tahun 2004 di Bumimoro Surabaya, setelah lulus dilantik dengan pangkat Letda Laut (P) kemudian setelah mengalami beberapa kali kenaikan pangkat dan ditugaskan diberbagai jabatan hingga kejadian yang menjadi perkara ini Terdakwa menjabat sebagai Pamen Denma Lantamal II Padang (Mantan Komandan KRI Kurau-856), dangan Pangkat Mayor Laut (P) NRP 17146/P.
b. Bahwa Terdakwa kenal dengan Sdr. Joni Putera (Saksi-2) pada bulan Agustus 2020 sekira pukul 08.00 WIB pada saat itu ada acara serah terima jabatan Komandan KRI Kalahitam-828 di Dermaga Satrol Lantamal II. Terdakwa beserta seluruh perwira Satrol Lantamal II dikenalkan oleh Dansatrol Lantamal II atas nama Kolonel Laut (P) Cahya Indra Susilo (Almarhum) kepada pengusaha bernama Sdr. Joni Putera dan saat itu Saksi-2 memberi nomor Hand Phone, Dansatrol mengatakan “Ini Pak Joni pengusaha yang membantu kegiatan di Lantamal II” setelah acara serah terima jabatan KRI Kalahitam-828 selesai selanjutnya Terdakwa kembali ke KRI Kurau-856 di Dermaga Satrol Lantamal II Padang. Hubungannya hanya sebatas kenal.
c. Bahwa Terdakwa menjabat sebagai Komandan KRI Kurau-856 sejak tanggal 29 April 2020 sampai dengan Februari 2021.
d. Bahwa Terdakwa sebagai Komandan KRI Kurau-856 setiap akan melaksanakan operasi selalu melakukan pengecekan secara keseluruhan kesiapan dari KRI Kurau-856 termasuk BBM High Speed Diesel (HSD)/Solar yang dalam keadaan aman sesuai kebutuhan operasional, yang diawali dengan pengajuan Permintaan Untuk Terima (PUT) BBM HSD/solar untuk mendukung operasi pelayaran di perairan Pantai Barat Sumatera yang masuk wilayah kerja Lantamal II Padang.
e. Bahwa selama Terdakwa menjabat sebagai Komandan KRI Kurau-856 Terdakwa pernah mengajukan PUT BBM sebagai berikut: 1) Pada tanggal 4 Mei 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD
Solar sebanyak 50.000 (lima puluh ribu) liter kemudian didukung
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.6 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 sebanyak HSD = 35.000 (tiga puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/91/V/2020 tanggal 5 Mei 2020.
2) Pada tanggal 11 Mei 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 54.000 (lima puluh empat ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 25.000 (dua puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/94/V/2020 tanggal 12 Mei 2020.
3) Pada tanggal 15 Mei 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 56.000 (lima puluh enam ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 35.000 (tiga puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/95/V/2020 tanggal 18 Mei 2020.
4) Pada tanggal 26 Mei 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 58.000 (lima puluh delapan ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 40.000 (empat puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/101/V/2020 tanggal 30 Mei 2020.
5) Pada tanggal 3 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 57.000 (lima puluh tujuh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 25.000 (dua puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/103/VI/2020 tanggal 4 Juni 2020.
6) Pada tanggal 10 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 56.000 (lima puluh enam ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 30.000 (tiga puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/106/VI/2020 tanggal 12 Juni 2020.
7) Pada tanggal 16 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 56.000 (lima puluh enam ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 35.000 (tiga puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/110/VI/2020 tanggal 18 Juni 2020.
8) Pada tanggal 22 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 55.000 (lima puluh lima ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 30.000 (tiga puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/111/V/2020 tanggal 25 Juni 2020.
9) Pada tanggal 29 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 57.000 (lima puluh tujuh ribu) liter kemudian
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.7 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 didukung sebanyak HSD = 35.000 (tiga puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/115/VII/2020, tanggal 02 Juli 2020.
10) Pada tanggal 3 Juli 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 50.000 (lima puluh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/118/VII/2020 tanggal 7 Juli 2020.
11) Pada tanggal 8 Juli 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 56.000 (lima puluh enam ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/120/VII/2020 tanggal 10 Juli 2020.
12) Pada tanggal 14 Juli 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 57.000 (lima puluh tuju ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 15.000 (lima belas ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/123/VII/2020 tanggal 20 Juli 2020.
13) Pada tanggal 21 Juli 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 59.000 (lima puluh sembilan ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/126/VII/2020 tanggal 23 Juli 2020.
14) Pada tanggal 3 Agustus 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 51.000 (lima puluh satu ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/131/VII/2020 tanggal 6 Agustus 2020.
15) Pada tanggal 10 Agustus 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 57.000 (lima puluh tujuh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/132/VII/2020 tanggal 13 Agustus 2020.
16) Pada tanggal 18 Agustus 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 58.000 (lima puluh delapan ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/135/VIII/2020 tanggal 20 Agustus 2020.
17) Pada tanggal 24 Agustus 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 57.000 (lima puluh tujuh ribu) liter kemudian
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.8 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 didukung sebanyak HSD = 25.000 (dua puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/136/VIII/2020 tanggal 25 Agustus 2020.
18) Pada tanggal 21 September 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 15.000 (lima belas ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 10.000 (sepuluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/142/IX/2020 tanggal 29 September 2020.
19) Pada tanggal 27 Oktober 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 60.000 (enam puluh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 25.000 (dua puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/151/X/2020 tanggal 28 Oktober 2020.
f. Bahwa saat Terdakwa menjabat Komandan KRI Kurau-856 Terdakwa pernah menjual BBM jenis HSD/solar kepada Saksi-2 sebanyak 2 (dua) kali yaitu:
1) Pada tanggal 15 September 2020 sekira pukul 12.30 WIB Terdakwa menghubungi Saksi-2 dengan mengatakan “Akan menjual BBM HSD Solar 14.000 (empat belas ribu) liter dan besok malam bertemu di perairan Pelabuhan Teluk Bayur” kemudian Saksi-2 menyanggupi akan membeli, selanjutnya pada tanggal 15 September 2020 sekira pukul 22.00 WIB Kapal Tongkang armada angkut milik Saksi-2 merapat ke KRI Kurau-856 di perairan Pelabuhan Teluk Bayur kemudian proses pemompaan dari KRI Kurau-856 ke Kapal Tongkang sebanyak 14.000 (empat belas ribu) liter, selanjutnya BBM HSD tersebut dibawa oleh Kapal Tongkang ke area Pelabuhan Teluk Bayur Padang, pada tanggal 30 September 2020 sekira pukul 14.00 WIB Terdakwa dihubungi Saksi-2 agar datang ke kantor Saksi-2 di Jl. Sutan Sahrir No. 311 D Padang selanjutnya sekira pukul 16.15 WIB Terdakwa datang sendirian menemui Saksi-2, setelah bertemu Saksi-2 membayar pembelian BBM HSD Solar kepada Terdakwa sebesar Rp56.000.000,- (lima puluh enam juta rupiah) dengan harga perliter Rp4.000,- (empat ribu rupiah) selanjutnya Terdakwa kembali ke KRI Kurau-856.
2) Pada tanggal 27 Oktober 2020 sekira pukul 11.30 WIB Terdakwa menghubungi Saksi-2 dengan mengatakan “Akan menjual BBM HSD Solar sebanyak 19.000 (sembilan belas ribu) liter dan besok malam bertemu di perairan Pelabuhan Teluk Bayur” kemudian Saksi-2 menyanggupi akan membeli, selanjutnya pada tanggal
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.9 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 27 Oktober 2020 sekira pukul 22.15 WIB Kapal Tongkang angkut milik Saksi-2 merapat di kiri KRI Kurau-856 kemudian proses pemompaan dari KRI Kurau-856 ke Kapal Tongkang sebanyak 19.000 (sembilan belas ribu) liter BBM HSD Solar. Selanjutnya BBM HSD Solar tersebut dibawa oleh Kapal Tongkang ke area Pelabuhan Teluk Bayur Padang. Pada tanggal 28 Oktober 2020 sekira pukul 12.00 WIB Terdakwa dihubungi Saksi-2 agar datang ke kantor Saksi-2 di Jl. Sutan Sahrir No. 311 D Padang selanjutnya sekira pukul 16.00 WIB Terdakwa sendirian datang menemui Saksi-2 kemudian membayar kepada Terdakwa sebesar Rp76.000.000,- (tujuh puluh enam juta rupiah) dengan harga perliter Rp4.000,- (empat ribu rupiah) selanjutnya Terdakwa kembali ke KRI Kurau-856.
g. Bahwa saat Terdakwa menjual BBM jenis HSD/solar kepada Saksi-2 ada yang mengetahui yaitu Kadepsin atas nama Kapten Laut (T) Yudha Putra Triatmojo, S.S.T.Han (Saksi-3) dan Basin atas nama Sertu Lis Lukman Sutejo (Saksi-4) yang melaksanakan pemompaan BBM HSD/solar dari KRI Kurau-856 ke Kapal Tongkang armada angkut milik Saksi-2.
h. Bahwa saat Terdakwa menjadi Dan KRI Kurau-856, Terdakwa telah melakukan penjualan BBM KRI Kurau-856 sebanyak 2 (dua) kali kepada Saksi-2 dengan jumlah 33.000 liter dengan harga jual Rp4.000 perliter, jadi jumlah uang yang diterima Terdakwa dari Saksi-2 dengan seluruhnya Rp13Saksi-2.000.000,- (seratus tiga puluh dua juta rupiah).
i. Bahwa uang hasil penjualan BBM HSD Solar pada tanggal 30 September 2020 Terdakwa bagikan kepada anggota KRI Kurau-856, Perwira ada 6 (enam) orang dan Terdakwa kasih insentif 1 (satu) orang sebesar Rp5.000.000,- (lima juta rupiah) untuk anggota yang ada jabatannya sebesar Rp750.000,- (tujuh ratus lima puluh ribu) dan anggota biasa sebesar Rp500.000,- (lima ratus ribu rupiah), untuk biaya makan ABK KRI Kurau-856 pada saat KRI Kurau-856 tidak operasi di Lantamal II Padang, untuk uang kas KRI Kurau-856 (membayar iuran Wifi) di KRI Kurau-856. Kemudian sisa sebesar Rp11.000.000,- (sebelas juta rupiah) Terdakwa gunakan untuk keperluan Terdakwa sendiri, kemudian uang hasil penjualan BBM HSD Solar pada tanggal 28 Oktober 2020 Terdakwa bagikan kepada anggota KRI Kurau-856, Perwira ada 6 (enam) dan Terdakwa kasih insentif 1 (satu) orang sebesar Rp5.000.000,- (lima juta rupiah) untuk anggota yang ada jabatannya sebesar Rp750.000,- (tujuh ratus lima
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.10 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 puluh ribu) dan anggota biasa sebesar Rp500.000,- (lima ratus ribu rupiah). Untuk biaya makan ABK KRI Kurau-856 pada saat KRI Kurau-856 tidak operasi melaksanakan perbaikan di Jakarta. Untuk uang kas KRI Kurau-856 (membayar iuran Wifi) di KRI Kurau-856. Kemudian sisa sebesar Rp26.000.000,- (dua puluh enam juta rupiah) Terdakwa gunakan untuk keperluan Terdakwa sendiri.
j. Bahwa Terdakwa sebagai Dan KRI Kurau-856 tidak memiliki ijin resmi dari Kesatuan maupun dari Pertamina untuk menjual BBM KRI Kurau-856 jenis HSD atau Solar yang termasuk Bahan Bakar Minyak yang disubsidi oleh Pemerintah. Dengan demikian Terdakwa telah merugikan negara sebesar 33.000 liter BBM jenis HSD/solar.
Atau Kedua:
Bahwa Terdakwa pada waktu-waktu dan tempat-tempat tersebut Surat Dakwaan Alternatif Pertama, telah melakukan tindak pidana “Militer, yang menyalahgunakan pengaruhnya sebagai atasan terhadap bawahan, membujuk bawahan itu untuk melakukan, tidak melakukan atau membiarkan sesuatu, apabila kerenanya dapat terjadi suatu kerugian”, dengan cara-cara sebagai berikut:
a. Bahwa Terdakwa (Mayor Laut (P) Nurochim, S.T.) masuk Prajurit TNI AL melalui pendidikan AAL tahun 2004 di Bumimoro Surabaya, setelah lulus dilantik dengan pangkat Letda Laut (P) kemudian setelah mengalami beberapa kali kenaikan pangkat dan ditugaskan diberbagai jabatan hingga kejadian yang menjadi perkara ini Terdakwa menjabat sebagai Pamen Denma Lantamal II Padang (Mantan Komandan KRI Kurau-856), dangan Pangkat Mayor Laut (P) NRP 17146/P.
b. Bahwa Terdakwa kenal dengan Sdr. Joni Putera (Saksi-2) pada bulan Agustus 2020 sekira pukul 08.00 WIB pada saat itu ada acara serah terima jabatan Komandan KRI Kalahitam-828 di Dermaga Satrol Lantamal II. Terdakwa beserta seluruh perwira Satrol Lantamal II dikenalkan oleh Dansatrol Lantamal II atas nama Kolonel Laut (P) Cahya Indra Susilo (Almarhum) kepada pengusaha bernama Sdr. Joni Putera dan saat itu Saksi-2 memberi nomor Hand Phone, Dansatrol mengatakan “Ini Pak Joni pengusaha yang membantu kegiatan di Lantamal II” setelah acara serah terima jabatan KRI Kalahitam-828 selesai selanjutnya Terdakwa kembali ke KRI Kurau-856 di Dermaga Satrol Lantamal II Padang. Hubungannya hanya sebatas kenal.
c. Bahwa Terdakwa menjabat sebagai Komandan KRI Kurau-856 sejak
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.11 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 tanggal 29 April 2020 sampai dengan Februari 2021.
d. Bahwa Terdakwa sebagai Komandan KRI Kurau-856 setiap akan melaksanakan operasi selalu melakukan pengecekan secara keseluruhan kesiapan dari KRI Kurau-856 termasuk BBM High Speed Diesel (HSD)/solar yang dalam keadaan aman sesuai kebutuhan operasional, yang diawali dengan pengajuan Permintaan Untuk Terima (PUT) BBM HSD untuk mendukung operasi pelayaran di perairan Pantai Barat Sumatera yang masuk wilayah kerja Lantamal II Padang.
e. Bahwa selama Terdakwa menjabat sebagai Komandan KRI Kurau-856 Terdakwa pernah mengajukan PUT BBM sebagai berikut: 1) Pada tanggal 4 Mei 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD
Solar sebanyak 50.000 (lima puluh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 35.000 (tiga puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/91/V/2020 tanggal 5 Mei 2020.
2) Pada tanggal 11 Mei 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 54.000 (lima puluh empat ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 25.000 (dua puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/94/V/2020 tanggal 12 Mei 2020.
3) Pada tanggal 15 Mei 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 56.000 (lima puluh enam ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 35.000 (tiga puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/95/V/2020 tanggal 18 Mei 2020.
4) Pada tanggal 26 Mei 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 58.000 (lima puluh delapan ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 40.000 (empat puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/101/V/2020 tanggal 30 Mei 2020.
5) Pada tanggal 3 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 57.000 (lima puluh tujuh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 25.000 (dua puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/103/VI/2020 tanggal 4 Juni 2020.
6) Pada tanggal 10 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 56.000 (lima puluh enam ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 30.000 (tiga puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.12 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 BA/106/VI/2020 tanggal 12 Juni 2020.
7) Pada tanggal 16 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 56.000 (lima puluh enam ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 35.000 (tiga puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/110/VI/2020 tanggal 18 Juni 2020.
8) Pada tanggal 22 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 55.000 (lima puluh lima ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 30.000 (tiga puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/111/V/2020 tanggal 25 Juni 2020.
9) Pada tanggal 29 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 57.000 (lima puluh tujuh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 35.000 (tiga puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/115/VII/2020, tanggal 02 Juli 2020.
10) Pada tanggal 3 Juli 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 50.000 (lima puluh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/118/VII/2020 tanggal 7 Juli 2020.
11) Pada tanggal 8 Juli 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 56.000 (lima puluh enam ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/120/VII/2020 tanggal 10 Juli 2020.
12) Pada tanggal 14 Juli 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 57.000 (lima puluh tuju ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 15.000 (lima belas ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/123/VII/2020 tanggal 20 Juli 2020.
13) Pada tanggal 21 Juli 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 59.000 (lima puluh sembilan ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/126/VII/2020 tanggal 23 Juli 2020.
14) Pada tanggal 3 Agustus 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 51.000 (lima puluh satu ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/131/VII/2020
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.13 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 tanggal 6 Agustus 2020.
15) Pada tanggal 10 Agustus 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 57.000 (lima puluh tujuh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/132/VII/2020 tanggal 13 Agustus 2020.
16) Pada tanggal 18 Agustus 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 58.000 (lima puluh delapan ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/135/VIII/2020 tanggal 20 Agustus 2020.
17) Pada tanggal 24 Agustus 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 57.000 (lima puluh tujuh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 25.000 (dua puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/136/VIII/2020 tanggal 25 Agustus 2020.
18) Pada tanggal 21 September 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 15.000 (lima belas ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 10.000 (sepuluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/142/IX/2020 tanggal 29 September 2020.
19) Pada tanggal 27 Oktober 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 60.000 (enam puluh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 25.000 (dua puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/151/X/2020 tanggal 28 Oktober 2020.
f. Bahwa saat Terdakwa menjabat Komandan KRI Kurau-856 Terdakwa pernah menjual BBM jenis HSD kepada Saksi-2 sebanyak 2 (dua) kali yaitu:
1) Pada tanggal 15 September 2020 sekira pukul 12.30 WIB Terdakwa menghubungi Saksi-2 dengan mengatakan “Akan menjual BBM HSD Solar 14.000 (empat belas ribu) liter dan besok malam bertemu di perairan Pelabuhan Teluk Bayur” kemudian Saksi-2 menyanggupi akan membeli, pada tanggal 15 September 2020 sekira pukul 22.00 WIB Kapal Tongkang armada angkut milik Saksi-2 merapat ke KRI Kurau-856 di perairan Pelabuhan Teluk Bayur kemudian proses pemompaan dari KRI Kurau-856 ke Kapal Tongkang sebanyak 14.000 (empat belas ribu) liter, selanjutnya BBM HSD tersebut dibawa oleh Kapal Tongkang ke area Pelabuhan Teluk Bayur Padang, pada
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.14 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 tanggal 30 September 2020 sekira pukul 14.00 WIB Terdakwa dihubungi Saksi-2 agar datang ke kantor Saksi-2 di Jl. Sutan Sahrir No. 311 D Padang selanjutnya sekira pukul 16.15 WIB Terdakwa datang sendirian menemui Saksi-2, setelah bertemu Saksi-2 membayar pembelian BBM HSD Solar kepada Terdakwa sebesar Rp56.000.000,- (lima puluh enam juta rupiah) dengan harga perliter Rp4.000,- (empat ribu rupiah) selanjutnya Terdakwa kembali ke KRI Kurau-856.
2) Pada tanggal 27 Oktober 2020 sekira pukul 11.30 WIB Terdakwa menghubungi Saksi-2 dengan mengatakan “Akan menjual BBM HSD Solar sebanyak 19.000 (sembilan belas ribu) liter dan besok malam bertemu di perairan Pelabuhan Teluk Bayur” kemudian Saksi-2 menyanggupi akan membeli, pada tanggal 27 Oktober 2020 sekira pukul 22.15 WIB Kapal Tongkang angkut milik Saksi-2 merapat di kiri KRI Kurau-856 kemudian proses pemompaan dari KRI Kurau-856 ke Kapal Tongkang sebanyak 19.000 (sembilan belas ribu) liter BBM HSD Solar. Selanjutnya BBM HSD Solar tersebut dibawa oleh Kapal Tongkang ke area Pelabuhan Teluk Bayur Padang. Pada tanggal 28 Oktober 2020 sekira pukul 12.00 WIB Terdakwa dihubungi Saksi-2 agar datang ke kantor Saksi-2 di Jl. Sutan Sahrir No. 311 D Padang selanjutnya sekira pukul 16.00 WIB Terdakwa sendirian datang menemui Saksi-2 kemudian membayar kepada Terdakwa sebesar Rp76.000.000,- (tujuh puluh enam juta rupiah) dengan harga perliter Rp4.000,- (empat ribu rupiah) selanjutnya Terdakwa kembali ke KRI Kurau-856.
g. Bahwa agar penjualan BBM HSD dapat terlaksana Terdakwa sebagai Dan KRI Kurau-856 memerintahkan Kapten Laut (T) Yudha Putra Triatmojo, S. S.T.Han (Saksi-3) untuk mengeluarkan/mentransfer BBM dari KRI Kura-856 ke kapal Tongkang milik Saksi-2 pertama pada tanggal 15 September 2020 sebanyak 14.000 liter dan kedua pada tanggal 27 Okteober 2020 sebanyak 19.000 liter.
h. Bahwa sebagai atasan Terdakwa telah menyalahgunakan jabatannya sebagai Dan KRI Kurau-856 dengan cara memerintahkan Saksi-3 untuk mentransfer BBM KRI Kurai-856 jenis HSD ke kapal Tongkang milik Saksi-2 untuk dijual kepada Saksi-2 dengan demikian Terdakwa telah merugikan negara sebesar 33.000 liter BBM jenis HSD/solar. i. Bahwa saat Terdakwa menjadi Dan KRI Kurau-856, Terdakwa telah
melakukan penjualan BBM KRI Kurau-856 sebanyak 2 (dua) kali kepada Saksi-2 dengan jumlah 33.000 liter dengan harga jual
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.15 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 Rp4.000 perliter, jadi jumlah uang yang diterima Terdakwa dari Saksi-2 dengan seluruhnya Rp13Saksi-2.000.000,- (seratus tiga puluh dua juta rupiah).
Atau Ketiga:
Bahwa Terdakwa pada waktu-waktu dan tempat-tempat tersebut Surat Dakwaan Alternatif Pertama, telah melakukan tindak pidana “Setiap orang yang melakukan kegiatan Niaga Minyak Bumi tanpa ijin Usaha Niaga”, dengan cara-cara sebagai berikut:
a. Bahwa Terdakwa (Mayor Laut (P) Nurochim, S.T.) masuk Prajurit TNI AL melalui pendidikan AAL tahun 2004 di Bumimoro Surabaya, setelah lulus dilantik dengan pangkat Letda Laut (P) kemudian setelah mengalami beberapa kali kenaikan pangkat dan ditugaskan diberbagai jabatan hingga kejadian yang menjadi perkara ini Terdakwa menjabat sebagai Pamen Denma Lantamal II Padang (Mantan Komandan KRI Kurau-856), dangan Pangkat Mayor Laut (P) NRP 17146/P.
b. Bahwa Terdakwa kenal dengan Sdr. Joni Putera (Saksi-2) pada bulan Agustus 2020 sekira pukul 08.00 WIB pada saat itu ada acara serah terima jabatan Komandan KRI Kalahitam-828 di Dermaga Satrol Lantamal II. Terdakwa beserta seluruh perwira Satrol Lantamal II dikenalkan oleh Dansatrol Lantamal II atas nama Kolonel Laut (P) Cahya Indra Susilo (Almarhum) kepada pengusaha bernama Sdr. Joni Putera dan saat itu Saksi-2 memberi nomor Hand Phone, Dansatrol mengatakan “Ini Pak Joni pengusaha yang membantu kegiatan di Lantamal II” setelah acara serah terima jabatan KRI Kalahitam-828 selesai selanjutnya Terdakwa kembali ke KRI Kurau-856 di Dermaga Satrol Lantamal II Padang. Hubungannya hanya sebatas kenal.
c. Bahwa Terdakwa menjabat sebagai Komandan KRI Kurau-856 sejak tanggal 29 April 2020 sampai dengan Februari 2021.
d. Bahwa Terdakwa sebagai Komandan KRI Kurau-856 setiap akan melaksanakan operasi selalu melakukan pengecekan secara keseluruhan kesiapan dari KRI Kurau-856 termasuk BBM HSD/solar yang dalam keadaan aman sesuai kebutuhan operasional, yang diawali dengan pengajuan Permintaan Untuk Terima (PUT) BBM HSD untuk mendukung operasi pelayaran di perairan Pantai Barat Sumatera yang masuk wilayah kerja Lantamal II Padang.
e. Bahwa selama Terdakwa menjabat sebagai Komandan KRI Kurau-856 Terdakwa pernah mengajukan PUT BBM sebagai berikut:
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.16 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 1) Pada tanggal 4 Mei 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 50.000 (lima puluh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 35.000 (tiga puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/91/V/2020 tanggal 5 Mei 2020.
2) Pada tanggal 11 Mei 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 54.000 (lima puluh empat ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 25.000 (dua puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/94/V/2020 tanggal 12 Mei 2020.
3) Pada tanggal 15 Mei 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 56.000 (lima puluh enam ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 35.000 (tiga puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/95/V/2020 tanggal 18 Mei 2020.
4) Pada tanggal 26 Mei 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 58.000 (lima puluh delapan ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 40.000 (empat puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/101/V/2020 tanggal 30 Mei 2020.
5) Pada tanggal 3 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 57.000 (lima puluh tujuh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 25.000 (dua puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/103/VI/2020 tanggal 4 Juni 2020.
6) Pada tanggal 10 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 56.000 (lima puluh enam ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 30.000 (tiga puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/106/VI/2020 tanggal 12 Juni 2020.
7) Pada tanggal 16 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 56.000 (lima puluh enam ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 35.000 (tiga puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/110/VI/2020 tanggal 18 Juni 2020.
8) Pada tanggal 22 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 55.000 (lima puluh lima ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 30.000 (tiga puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/111/V/2020 tanggal 25 Juni 2020.
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.17 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 9) Pada tanggal 29 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 57.000 (lima puluh tujuh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 35.000 (tiga puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/115/VII/2020, tanggal 02 Juli 2020.
10) Pada tanggal 3 Juli 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 50.000 (lima puluh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/118/VII/2020 tanggal 7 Juli 2020.
11) Pada tanggal 8 Juli 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 56.000 (lima puluh enam ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/120/VII/2020 tanggal 10 Juli 2020.
12) Pada tanggal 14 Juli 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 57.000 (lima puluh tuju ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 15.000 (lima belas ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/123/VII/2020 tanggal 20 Juli 2020.
13) Pada tanggal 21 Juli 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 59.000 (lima puluh sembilan ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/126/VII/2020 tanggal 23 Juli 2020.
14) Pada tanggal 3 Agustus 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 51.000 (lima puluh satu ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/131/VII/2020 tanggal 6 Agustus 2020.
15) Pada tanggal 10 Agustus 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 57.000 (lima puluh tujuh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/132/VII/2020 tanggal 13 Agustus 2020.
16) Pada tanggal 18 Agustus 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 58.000 (lima puluh delapan ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/135/VIII/2020 tanggal 20 Agustus 2020.
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.18 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 17) Pada tanggal 24 Agustus 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 57.000 (lima puluh tujuh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 25.000 (dua puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/136/VIII/2020 tanggal 25 Agustus 2020.
18) Pada tanggal 21 September 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 15.000 (lima belas ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 10.000 (sepuluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/142/IX/2020 tanggal 29 September 2020.
19) Pada tanggal 27 Oktober 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 60.000 (enam puluh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 25.000 (dua puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/151/X/2020 tanggal 28 Oktober 2020.
f. Bahwa saat Terdakwa menjabat Komandan KRI Kurau-856 Terdakwa pernah menjual BBM jenis HSD kepada Saksi-2 sebanyak 2 (dua) kali yaitu:
1) Pada tanggal 15 September 2020 sekira pukul 12.30 WIB Terdakwa menghubungi Saksi-2 dengan mengatakan “Akan menjual BBM HSD Solar 14.000 (empat belas ribu) liter dan besok malam bertemu di perairan Pelabuhan Teluk Bayur” kemudian Saksi-2 menyanggupi akan membeli, selanjutnya pada tanggal 15 September 2020 sekira pukul 22.00 WIB Kapal Tongkang armada angkut milik Saksi-2 merapat ke KRI Kurau-856 di perairan Pelabuhan Teluk Bayur kemudian proses pemompaan dari KRI Kurau-856 ke Kapal Tongkang sebanyak 14.000 (empat belas ribu) liter, selanjutnya BBM HSD tersebut dibawa oleh Kapal Tongkang ke area Pelabuhan Teluk Bayur Padang, pada tanggal 30 September 2020 sekira pukul 14.00 WIB Terdakwa dihubungi Saksi-2 agar datang ke kantor Saksi-2 di Jl. Sutan Sahrir No. 311 D Padang selanjutnya sekira pukul 16.15 WIB Terdakwa datang sendirian menemui Saksi-2, setelah bertemu Saksi-2 membayar pembelian BBM HSD Solar kepada Terdakwa sebesar Rp56.000.000,- (lima puluh enam juta rupiah) dengan harga perliter Rp4.000,- (empat ribu rupiah) selanjutnya Terdakwa kembali ke KRI Kurau-856.
2) Pada tanggal 27 Oktober 2020 sekira pukul 11.30 WIB Terdakwa menghubungi Saksi-2 dengan mengatakan “Akan menjual BBM HSD Solar sebanyak 19.000 (sembilan belas ribu) liter dan besok
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.19 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 malam bertemu di perairan Pelabuhan Teluk Bayur” kemudian Saksi-2 menyanggupi akan membeli, selanjutnya pada tanggal 27 Oktober 2020 sekira pukul 22.15 WIB Kapal Tongkang angkut milik Saksi-2 merapat di kiri KRI Kurau-856 kemudian proses pemompaan dari KRI Kurau-856 ke Kapal Tongkang sebanyak 19.000 (sembilan belas ribu) liter BBM HSD Solar. Selanjutnya BBM HSD Solar tersebut dibawa oleh Kapal Tongkang ke area Pelabuhan Teluk Bayur Padang. Pada tanggal 28 Oktober 2020 sekira pukul 12.00 WIB Terdakwa dihubungi Saksi-2 agar datang ke kantor Saksi-2 di Jl. Sutan Sahrir No. 311 D Padang selanjutnya sekira pukul 16.00 WIB Terdakwa sendirian datang menemui Saksi-2 kemudian membayar kepada Terdakwa sebesar Rp76.000.000,- (tujuh puluh enam juta rupiah) dengan harga perliter Rp4.000,- (empat ribu rupiah) selanjutnya Terdakwa kembali ke KRI Kurau-856.
g. Bahwa saat Terdakwa menjual BBM jenis HSD/solar kepada Saksi-2 ada yang mengetahui yaitu Kadepsin atas nama Kapten Laut (T) Yudha Putra Triatmojo, S. S.T.Han (Saksi-3) dan Basin atas nama Sertu Lis Lukman Sutejo (Saksi-4) yang melaksanakan pemompaan BBM HSD (solar) dari KRI Kurau-856 ke Kapal Tongkang armada angkut milik Saksi-2.
h. Bahwa ketika Terdakwa menjadi Dan KRI Kurau-856, Terdakwa telah melakukan penjualan BBM KRI Kurau-856 sebanyak 2 (dua) kali kepada Saksi-2 dengan jumlah 33.000 liter dengan harga jual Rp4.000 perliter, jadi jumlah uang yang diterima Terdakwa dari Saksi-2 dengan seluruhnya Rp13Saksi-2.000.000,- (seratus tiga puluh dua juta rupiah).
i. Bahwa uang hasil penjualan BBM HSD Solar pada tanggal 30 September 2020 Terdakwa bagikan kepada anggota KRI Kurau-856, Perwira ada 6 (enam) orang dan Terdakwa kasih insentif 1 (satu) orang sebesar Rp5.000.000,- (lima juta rupiah) kemudian untuk anggota yang ada jabatannya sebesar Rp750.000,- (tujuh ratus lima puluh ribu) dan anggota biasa sebesar Rp500.000,- (lima ratus ribu rupiah), untuk biaya makan ABK KRI Kurau-856 pada saat KRI Kurau-856 tidak operasi di Lantamal II Padang, untuk uang kas KRI Kurau-856 (membayar iuran Wifi) di KRI Kurau-856. Kemudian sisa sebesar Rp11.000.000,- (sebelas juta rupiah) Terdakwa gunakan untuk keperluan Terdakwa sendiri, kemudian uang hasil penjualan BBM HSD Solar pada tanggal 28 Oktober 2020 Terdakwa bagikan kepada anggota KRI Kurau-856, Perwira ada 6 (enam) dan Terdakwa
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.20 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 kasih insentif 1 (satu) orang sebesar Rp5.000.000,- (lima juta rupiah) kemudian untuk anggota yang ada jabatannya sebesar Rp750.000,- (tujuh ratus lima puluh ribu) dan anggota biasa sebesar Rp500.000,- (lima ratus ribu rupiah). Untuk biaya makan ABK KRI Kurau-856 pada saat KRI Kurau-856 tidak operasi melaksanakan perbaikan di Jakarta. Untuk uang kas KRI Kurau-856 (membayar iuran Wifi) di KRI Kurau-856. Kemudian sisa sebesar Rp26.000.000,- (dua puluh enam juta rupiah) Terdakwa gunakan untuk keperluan Terdakwa sendiri. j. Bahwa Terdakwa sebagai Dan KRI Kurau-856 tidak memiliki ijin
usaha untuk menjual minyak bumi jenis HSD atau solar yang berada di KRI Kurau-856.
Atau Keempat:
Bahwa Terdakwa pada waktu-waktu dan tempat-tempat tersebut Surat Dakwaan Alternatif Pertama, melakukan tindak pidana “Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum mengaku sebagai milik sendiri barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan”, dengan cara-cara sebagai berikut:
a. Bahwa Terdakwa (Mayor Laut (P) Nurochim, S.T.) masuk Prajurit TNI AL melalui pendidikan AAL tahun 2004 di Bumimoro Surabaya, setelah lulus dilantik dengan pangkat Letda Laut (P) kemudian setelah mengalami beberapa kali kenaikan pangkat dan ditugaskan diberbagai jabatan hingga kejadian yang menjadi perkara ini Terdakwa menjabat sebagai Pamen Denma Lantamal II Padang (Mantan Komandan KRI Kurau-856), dangan Pangkat Mayor Laut (P) NRP 17146/P.
b. Bahwa Terdakwa kenal dengan Sdr. Joni Putera (Saksi-2) pada bulan Agustus 2020 sekira pukul 08.00 WIB pada saat itu ada acara serah terima jabatan Komandan KRI Kalahitam-828 di Dermaga Satrol Lantamal II. Terdakwa beserta seluruh perwira Satrol Lantamal II dikenalkan oleh Dansatrol Lantamal II atas nama Kolonel Laut (P) Cahya Indra Susilo (Almarhum) kepada pengusaha bernama Sdr. Joni Putera dan saat itu Saksi-2 memberi nomor Hand Phone, Dansatrol mengatakan “Ini Pak Joni pengusaha yang membantu kegiatan di Lantamal II” setelah acara serah terima jabatan KRI Kalahitam-828 selesai selanjutnya Terdakwa kembali ke KRI Kurau-856 di Dermaga Satrol Lantamal II Padang. Hubungannya hanya sebatas kenal.
c. Bahwa Terdakwa menjabat sebagai Komandan KRI Kurau-856 sejak
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.21 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 tanggal 29 April 2020 sampai dengan Februari 2021.
d. Bahwa Terdakwa sebagai Komandan KRI Kurau-856 setiap akan melaksanakan operasi selalu melakukan pengecekan secara keseluruhan kesiapan dari KRI Kurau-856 termasuk BBM High Speed Diesel (HSD)/solar yang dalam keadaan aman sesuai kebutuhan operasional, yang diawali dengan pengajuan Permintaan Untuk Terima (PUT) BBM HSD/solar untuk mendukung operasi pelayaran di perairan Pantai Barat Sumatera yang masuk wilayah kerja Lantamal II Padang.
e. Bahwa selama Terdakwa menjabat sebagai Komandan KRI Kurau-856 Terdakwa pernah mengajukan PUT BBM sebagai berikut: 1) Pada tanggal 4 Mei 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD
Solar sebanyak 50.000 (lima puluh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 35.000 (tiga puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/91/V/2020 tanggal 5 Mei 2020.
2) Pada tanggal 11 Mei 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 54.000 (lima puluh empat ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 25.000 (dua puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/94/V/2020 tanggal 12 Mei 2020.
3) Pada tanggal 15 Mei 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 56.000 (lima puluh enam ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 35.000 (tiga puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/95/V/2020 tanggal 18 Mei 2020.
4) Pada tanggal 26 Mei 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 58.000 (lima puluh delapan ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 40.000 (empat puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/101/V/2020 tanggal 30 Mei 2020.
5) Pada tanggal 3 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 57.000 (lima puluh tujuh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 25.000 (dua puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/103/VI/2020 tanggal 4 Juni 2020.
6) Pada tanggal 10 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 56.000 (lima puluh enam ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 30.000 (tiga puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
putusan.mahkamahagung.go.id
Hal.22 dari 60 hal. Putusan Nomor 9-K/PMT-I/AL/IV/2021 BA/106/VI/2020 tanggal 12 Juni 2020.
7) Pada tanggal tanggal 16 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 56.000 (lima puluh enam ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 35.000 (tiga puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/110/VI/2020 tanggal 18 Juni 2020.
8) Pada tanggal 22 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 55.000 (lima puluh lima ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 30.000 (tiga puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/111/V/2020 tanggal 25 Juni 2020.
9) Pada tanggal 29 Juni 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 57.000 (lima puluh tujuh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 35.000 (tiga puluh lima ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/115/VII/2020, tanggal 02 Juli 2020.
10) Pada tanggal 3 Juli 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 50.000 (lima puluh ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/118/VII/2020 tanggal 7 Juli 2020.
11) Pada tanggal 8 Juli 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 56.000 (lima puluh enam ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/120/VII/2020 tanggal 10 Juli 2020.
12) Pada tanggal 14 Juli 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 57.000 (lima puluh tuju ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 15.000 (lima belas ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/123/VII/2020 tanggal 20 Juli 2020.
13) Pada tanggal 21 Juli 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 59.000 (lima puluh sembilan ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/126/VII/2020 tanggal 23 Juli 2020.
14) Pada tanggal 3 Agustus 2020 Terdakwa mengajukan PUT BBM HSD Solar sebanyak 51.000 (lima puluh satu ribu) liter kemudian didukung sebanyak HSD = 20.000 (dua puluh ribu) liter sesuai Berita Acara Penyerahan BBM/BMP Nomor BA/131/VII/2020
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :