• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Kebijakan Deductible Expense for CSR Expenditure dalam UU PPH No. 36 Tahun 2008 dan Implikasinya terhadap CSR Disclosure Perusahaan Tambang yang Terdaftar di BEI.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Kebijakan Deductible Expense for CSR Expenditure dalam UU PPH No. 36 Tahun 2008 dan Implikasinya terhadap CSR Disclosure Perusahaan Tambang yang Terdaftar di BEI."

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

,APMMI

?enyelenggarct

Asosiasi Program

Magister

Manajemen lndonesia

bekerjosomo dengon

Program Studi

Magister

Manajemen

(2)

A

^

Pru\iding

Sehinu

No\iinnl

ApttMt

ll

K,

tto

ol (

.D\-tit;t

rtt,..\\_

t'^

d

v..

L.,,

tnt

.

t

Enft,.pr,,^_

t,hi,

2.

P,engaruh

Citra

Kepuiauan

Ka

mulja\\a

pada Sikap

dan

perilaku

C-2_l

\\

i\jlarrxn.

I

Jek

\4odek.i Ccl,lcr

MI

4.

5.

lafri,

Uy:it

.\ukoL,).

.\o.litt

\cpLtn,\kl

Dcp,rrtnt,n

Vunaicmcn ruKuttLt\ L^on,,tni J.tn

Ri,ni\ I

n;r,

\ito,

ttt

ldnplo

Vodcl

Keuirausahaat

So:iel

di

I

inpkungan

perguruan

lirrr-ei

rSLudi

Ka:rs

pergurucn rrnggi

Ji

Kor.r

c"t.m-uani'

' b*-qi

i rrrFFr r'rruur

rtr.

-:.?:d,i.

R:rn,,^Rrhr,!

ptnsran

.\ttq1t

V,trt,t,r

Va4,ttcnrcn

Ltntver!tt.)\

ljin.t

DLtIt

u

pnlt

thong

lenggunaan

Afibut

Blog

cian Situs Jeiaring Sosial

Berpengaruh Terhadap Munculnya Wirausaha Online

A|IIA

Su!.D1tu, Rillol Ulianty

Siregut

Business School Tekom

Ljniwrsit!

I.

ror-lakror

Yang

\4(mpengaruhi Fl.ektiritaj

lntplcmenrr.i

prosram

Li)an,rn

I,cnthrx\ran

Milro

: SrrrJi

Kasu,

lerhadap program

Kcloipok

Usaha Bunda

yarim

dan

Dhuafa

(KUByD)

lfi

O!."

i".*.""ri,

Kecatuata[ Ciapus.

I]ogor

1i::::

.!.:,?,,,

,,,,"n

p

t

t,tt,a

A\uri.

Fiut.anrr

t,pv

\,hout

ur ,v(tndPcment ./Ltknrt t

l

c-3-

l

c-4-1

c-5-1

6

llnesruh

, Erur<f,rcneLrrship

fducarion

programme

(EEp)

pada

Niat

C_6-1

rJer\\trar,r.rhx t,errrtn BaliL dr

\urakcrta.

Srrgcn dan

Karanganr;r

Edi

oahyono,

Asri Luk\tui

Rilni

trtagiier

MunaieniTt'

'Lh'irerritas

Sebela$

Marel,surukart

7.

W-aralaba

:

peluang dan

Tanlangan

Dalam Meningkatkall I)a),a

Saing

C-j_l

I

K\I

Nurhaidti llnu

Lkonomi

Ljnirersit(ts

Isl.tm

Malong

8.

Analisis Keunggulan Bersaing dan Kiner.ja pemasar.rn

ycng

Dipengamhi

C_g_I

Orienti.i

|.rscr.

lnorc.i Jrn

Orre,

.L.i Kcrrircusrltaan

prdl

Bulo* Dirrsi

Regional Sulau,esi Ulara

Bernard

Mananunoma

?rt)Eqn

Stutli

lvlagist

Manajemen Fakultas

Lkonomi

(lun

Bistlis Liniversitis Sarn

Rutulan'li

9.

Pengembangar Flnt.cpreneursltip Bcrbasis Keunggulan

Kreatif :

Kaiian

C_9_l

I's.rlt:r

Kccildrn

Venerrg.rh di

\u.,

l.nglrrr

Brrlr

AbdulAzis

Bagis

Fakultus Ekonomi Unitersitas M(ttatatm

D.

CORRESPONDINGTOPICS

1.

Aralisis

Kebijakan Deducrible Expense For CSR Expendirure Dalam

IJU

D_l_1 PPh

No. 36

TahrL' 2008 dan Imptikasinya

T".h;il;

Aii;;;i;;,.

Pcru.ahuan I anrh.mp

\ rng

f..rdaner

Ji

Bl

I

IirLtnt

Cutolinu. Entlah pu.na

ta ,\ati

E.lc]y

(hiwrsitat,\ Krisj(n

Mardnathu

2.

Manajemen

pencegahan penggantian

Komponen Dengan

pendekatan

D_2_1

Age-Based Replacement

polici

Sony Sunaryo,

Hardi

Solehuiin

progrun

Stucli

f,laEirtrr

)U.olale

kn

.

T.knalupi

ln.,titlt

Icknulopi

tcpuluh \oWnhcr .,uruhit.t

.

l

=

(3)

Pros ling Sen

in

Nosionat APMMI

II

Regional Co tpetiti\leness, areat,ve Economy atuj Dhtreprcfieutship

ANALISIS

KXBIJAIL|N

DEDUCTIBLE

EXPENSE

FOR

CSR

EXPENDITURE

DALAM

UU

PPII

NO. 36

TAHIIN

2OO8

DAN

IMPLIKASINYA TERHADAP

CJX

DISCLOSA

RE

PERTISAHAAN

TAN{BANG YANG

TERDAFTAR DI BEI

Veradi

Caroliral*

dan Endah

purnama Sari

Eddv2*

1) .hruridn

Ahmtdnsi.

(

jniersitds

Krirten

Mdroatha

,ll. Surya

Sunont

No.65,

tsandung,l0l6J

e-n ail

:

\)e I oye n

I

j

c@yahoo. ca

n

2) ,luntsdn

Aku

tdksi.

lliyersitujs

Kristen

Lldrd

qtha

,Jl. Surya

Sunantri

No.65, tsdndu

g,lAt6j

e-mail: ndaah 22(1l1ohoo co,

P,eneiitia,

ini

bertujuar

untuk

,"",,1rr1:Hk1,

tcrdapat

perbedaan pengungkapan (:o_rpordte Social

l?espor,rrrlrl'

(CSR) sebelum dim sesudul, pene.apan Undang_Undang Pajak Penghasilan

No. 36

Tahun 2008

Gru

pph No. 36 Tahur

ZOOty Sampei

yan!

digunaka.n adalah

laporar tahu.an

pcrusahaan

tambalg

yang terdaflar

di

Brirsa Efek lndonesia

(BEI)

untuk periode tahun 2008 dan

2009

Tahun

200g

merupz*an tahur

sebclum penerapan UIJ PPh

No.

36 Tahur 2008 scdalgkao tahun 2009 trerupakan tahun pertalna penerapall undang-undang tersebut.

di

nrana

dalam

undaug-und.rng tersebut

teadapal alumrl-aturan baru terkait CSR artara lain diperbolehkannya bi-ava,biaya ter.terrtu

terkait CSR

untuk

menjadi

penguraag

penghasilan.

pengujiau

id

diukur

dengan mengguoakan

indeks

pengungkapan

CSR atau

CSIi

Diitjostut lrrler-

kenLr,.1]an

membaldingkan

indeks tahun 2008

Llengan

talnrn

luoq

Hasrl

pengu.jran eurpirik

uembuklika[

bahwa terdapat perbcdaan yang signifikan pada

CStt

r.l

clarzrr: perusahaan

tambang yang terdaftar

di BEI

sebelum dan sesudah pencrapan

IJU

pph

No.

36 Tahltlr 2008

Kuhl

Ktolci.

CSR, Pengungkapdn (-.5R,

I

dex t,cngungkdpt)n CSR,

llidt)d

Fijkal

dan (.rU

l,l'h

No. 36 Tahm 20A6.

ABSTRACT

'fhis

research

aims

to

examine whether there

are

dilfercnces

of

Coaporatc Social Responsibiiity (CSR) disclosures, bcfore and after the

implemcntatior

of thi

lncome

I ax

Law

Number' 36

of 2008

Tte

annual reports

ofminiDg

companies listed ol) the Indonesia Stock Ilxchange were uscd as samples. The per.iod used

is

200g arrd 2009. 200g \a.as the year

prior

to the implemcntation

of

the Iocome Tax

Law

Nurnbe.

36

of

200g.

while

the year 2009 was rhe

fi.st

year

of

irnplementatioD olthese law.

h

this la!v.there are new rules related

to

CSR such as the

penrissibility

of

certain costs related

to

CSR to be deductible

expelse.

This

study

measured

using CSR

Disclosure

Index and

then

index

in

200g

cofipared

to

2009. The results

of

empirical study

shorvecl

that

therc are

sigdficant differeeces

in

CSR disclosure

mining

company listed

oo

the

lndonesia Srock Eichange belore zmd after the implenaentation

ofthe

lncome Tari l,a\,!. Number

j6

of 200g_

KeTwords: C.S!?, CSR Disclosure, CSR Dt\clo\u.t,

lnJtx.

dalutrthlt ..\l.t.

t

old

lnct)ne Tat Lrn- Nunber

i6

of20a8.
(4)

Pemerintah lodotresia terus mengupayakan progrirm seperti pengentasan

kemisknaf,

pelitrgkatan mutu pendidikan batkaa peningkatan kuatitas

lingkwgan

hidup. Pelaksanaa program tersebut

di

atas tetrtu saja

tidak

hanya diperarkan oleh pemerintah. Perusahaa.. perusaiaan besar (yaog mempekerjakan banyak masyarakat)

juga

memiliki peral

]m!

sangat besar dalam membantu terlaksananya program pemerintah teNebut. Sejalan

den!6

yang dikemukaka, Graysor dan Hodges dalam Mangoting (2007). bahrva perusahaan

tid*.

beroperasi

di

dalam

mang kosong- melainkan dalarn

kondisi

interaksi

yang kompld5

dengan perkembangan

ihnu

peagetahuan

dan

teknologt,

situasr

politik.

pcmbangunx sosial dar

ekonomi-jrga

risiko-risiko

yalg rnungli,

timbul.

Tidak

dapat

dipungkiri

bahwa dunia

bisnis

memiliki

pengamh ),ang sangat

be-telhadap kehidupan maq/arakat

melalui

barang

dan.lasa

serta lapangan pekerlaar 1x_r

dihasilkarnya.

Terutama

bagi

perusaiaan-pcrusahaan .aksasa

yang

memiliki kekrar.r

dominan

aLan

membe kan

dampak

yang signifikan

terhadap kuzrlitas masyarakat -1u31 lerhadap

lingkungal.

Feuomena

inilah

yang kenrudian memunculkan

istillal

Cotpor*

Socidl Responsibi[itv (selanjutnya disebut CSR) atau yaog biasa disebut tanggung

ja\.i

sosial perusahaaD kemudian mLtncul

di

rnana

islilah

tersebut dapat diarlikan schagai

ca

pe.usahaan mefigatur proses produksi yang berdampak

positif

pada komunitas.

Maralinrt

isu CSR membuat perusahaan melakukann],a dalafir

be

tuk sumbangan bagi kaum

mi\Lr.

korban bencaoa alam, maupm sumballgart pendidikan

Konsep CSR rlluncul

berdasarkan

prilsip

kcsukarelaal

-

Elropedtl

(ot)

,\

nendefinisikao

CSR sebagai bedkut

"./

('(r?..,.1]1 h,hereb!-

cotfipljnt.t tlltrgfttte

\ocjdt

en|ift)nne

tdl

ct)nccrks

in lheir

busifie\ti

oprrdttans

afiLl

tu

their tntetudion

yth

APA,lI{I

I.

PENDAHULUAI{

stakeholdert on

a v)luntar,

iasrs"

Akan tctapi, prinsip

kesr*arelaan iersebut di hilang sejak munculnya Undang-Undang PcNcroar Tcrbatas

(UU Pl )

No 40

Iallun

l

dan Undang-Undaog No- 25

laLun

2007 tentanli Pcranaman Modal

Prosiding Semina. Nasiondl APMMI

II

R.grctu1| (:ompetitiwnest, (-.redtNc licano@

a

d Entrepreneltshtp

tegas mengenai pelaksanaan CSR.

Undarg-uldaDg

terscb[i

bidang

usahanya

di

bidang atau

terkail

denga[

bidarg melaksanakan tanggung jalvab sosial dan lulgkungtur. f)engarr

dunia

usaha nenganggap

hal

i

berteDtaigatl

dcnSan

kesr*arelaan..

Salah

salu

upaya peinerintah

ufltuk

rnendorulB

penerapan

CSR

adalah

mcrnberikar apresrasl ata[ insentjfbagi peflrsahaar) yaDg melakrkan

CSR Inscntifl

dalam

negcli

dan bentuk usaha telap,

dilertukar

berdasarkan penghasilan bruto

dik

biaya uDtuk

mendapatkan-

rnenagih,

dan

memelihara

penghasilan,

temas

k: beasiswa,

magalg,

dan

pelatihan; sumbangan

dalam

ratgka

perang€Srlangan nasional yang

ketenllarnya diatB

dengan Peraftn-a Pemerintah. $rn1baflgai dalam

penelitiao

dal

pengembangatr

yalrg dilakukan

di

Indotresia

]ang

ketentualn\? sebagaimala

yarg

tertua g dalam Undang-undang Pajak Pe[ghasilan

No. 36-lahun

(selanjltnya

disebut UU PPh) yarg berlaku

rnulai

I

.laouan 2009- Pzlsal 6 ayat

I

hurur-adalah dengan

menerapkan

kebijakar

dedLLctible

expense

for

CSR

j,

k, l-

dan

m UU

PPlr menyatakatr besamya Penghasilan Kena Pajak

bagi

Wajib

dengatr Peraturan Pemerintab, biaya

pembangural

irliastullur

sosial yang

k

diatur

dengan PeEturan

Pcmcrintsi:

sumbangan fasilitas

pendidikal

yang keten diafur dengan Peratlran Pemeaintah, sumbangan dalarn rangka pembinaar olahraga 1

ketentuaonya

diatu

dengan PeratlLraD Pemenntah.

Selain

itlr

di

dalam penjelasar pasal

6

ayat

1

humf g IJU

PPh rnengcnai

biarr

bcasiswa,

uragalg,

dan pclatihan

adalal bahua

bia,"_a -vang dlkeluarkar

untuk

kcpcrlue

ISBN : 978-979-891 l

-710

D-l

-:

ISBN : 9

G

APA,I

sumber

dava

alam

adall,a

kewajibar

te

prinsip dasar

CSR

beasis

dapat

beasis. pelala.r

Taiul

PPh T

I

and G merata peratur

pember I an8 d mendor

mengal

I

iatu ber

,Jrpung

Pala.k

ianggxr

fhnstc

.:ngClup

Ga:

,-5R

kep

':\R

mer

irmya

1(
(5)

It

i-tg

I

t

ls

-@

^*-,.,

#:;*,::"!:r:::,

i:;:::,',1

:Y#', l:,,

o

*,",^,,

m

beasiswa, magang, dan pelatihan dalam rangka peningkatan kuzrlitas sumber daya manusra dapat

dibeba*ar

sebagai biaya perusahaar

dorgar

manperhatikan kewajaran, termasuk beasiswa yaag dapat

dibebanlan

sebagai biaya adalah beasiswa yang diberikan kepada pelajar, mahasiswa, dan

pihak

lain.

Penjelasan

ini

tidak

diatur

dalam

UU

PPh

No.

17

Tahun 2000. Terlebih lagi, di dalam ULI PPh No. 7 Tahun 1983 tidak mengatur seped UL) PPh No. 36

Tahm

2008 pasal 6 ayat

t

huruf g,

i,j,

k, l, dan m.

Bedagai studi mengcnai pajak dan C-'SR inipun rnulai banyak dikembangkan. Dawid

and Gallego

(2009)

menyatakan bahwa

legara

memang akan

terba[tu

dalam tugasnya meratakan

kesejalteraan apabila

perusahaan secara

aktif

melalcarakan CSR,

namun

pemtura[

yarlg mewalibkan pemsahaan melaksaoakan CSR

im

perlu

diimbangi dengal

pemberial

kemudalran-kqnudahan bagi perusahaan yang menjalankan CSR. Salah sahr

yang dapat dilakukan pemerintah adalah rnelalui kebijakan perpajakan agar mereka dapat

rnendorong pcrusaiaan rnelaksanakan

praktik

CSR.

Dalam

hal

inilai

pemerintal

dapat mengarahkan perilaku penrsahaal dal;un trelaksanakan CSR (Yonah,

2006)-Di

sisi

lain, Williarns

(2007) menyatakao bah$,a mernbayar pajak merupakan salah

satu bentuk kegiatzn CSR. Karena sesuai dengal de{inisi dan fungsi pajak ,yaitu pajak yang dipungut digunakan

untuk

keperluafl negara

bagi

sebesa-r-besamya kemakmuran rakyat.

Pajak

digunakan

untuk

membangntr

infrastnrl(ur

dan

lain

sebagainya- Kemudian, targ8ung

ialvab

perusahaan kepada salah satu

eflertldl

slakeholders adalah pelueril1tah (governance), sehingga pembayaran palak rnerupakan

bentuk CSR

kepada pemerintall lchristensen

ard

Murph),- 2004,

CaroI aelal

,2011).Haltersebutdidasarkarlpadaluang

linglup

CSR seperti yang dlgambalkan di bawah rni (\rwlv.iso.org):

5o(ial responsibiliiy:

jfcore

s u

tle.ts

ir

.!

I

I

-*

-a

[a

T.

gf

i('

-t

'

-t

!I

E

ri-rd

a

I,r"

*

Il

!r

!-*

-!:

I.

!;

q.

[image:5.595.191.406.386.630.2]

i-ONGANIZAIION

Gambar 1. Ruzmg Lingkup CSR

Gambar

di

atas

menunjukkan bahwa

salah satu

trang linglup

CSR

adalalr govemdncc atau pemcrintah dan pembayaran pajak dianggap sebagai salah satu

belltrk

CSR kepada

pemeri ah.

Sehingga dengan nrunculnya

kewajiban untnk

melaksanaka[ CSR rnenjadi beban tambahan bagi perusahaao, dimana perusahaan n'renganggap bahlva dirinya telah melaksanakan CSR dalan] benluk pembayararl pajak. dao sekarang mereka dibebani lagi deogan kcivajiban melaksarakan CSR (Wrlliams, 2007).

Berdasarkan

uraian

di

atas maka

pcrelitj tertarik unt!&

melihat

bagaimana

pifa

pelaku usaha

di

Indoncsia

menyikapi

keblakan perya1.*a[ terkait

pelaksaoaan CSR.
(6)

ISBN:

97&979-8911-7S0

-E:.

ISBN : 9

Prosiding Seminu Ndsional APMMI

II

Regonal {:onperikreness. {:redtil}e Eca om, and Entreplerc Bhip

apakah mereka akan menyikapi

positif

dengan memanfaatkan

fasilitza

tersebut ataukah

tidak. Oleh

karena

itu,

penelitiao

rli

b€rtujuan

untuk

mengetahui apal<ah terdapal pefuedaan yang

sigaifikan

pada CSR dtsclosure perusahaan tambang

yary

terdaflar di Bursa

Efek

Indonesia

(BEl)

sebelum diberlakukannya UU PPh No.36 Tahun 2008

(talun

2008) dan

sesudah diberlakukannya undang-rurdang tersebut

(tahun 2009).

Deog.an

demikian hipotesis dalam penelitiao

ini

antara Iain:

H,:

Terdapat perbedaao yang

sigl1ifikar

pada CSR dlsclo.rzre penlsah,um tambalrg yang

terdaftar di

BEI sebelul

darl sesudah penerapan UU PPh No. 36

Tahul

2008.

2.

NIETODE

Penrsahaan

L[ining

and

Min

lg

S'c/rl.e.i

adalal

subjek penelitian dalam peoelitian

ini.

Pemilihan

sampel

yaitu

perusallaan tambang

ini

didasarkan

pada

Pasal

74

IJL

Perseroa!

Terbatas

No

40

Tahun 2007 yang

men!,atakan

bahwa perseroul

yarg

meojirlar*ru

kegiatan usaharya

di

bidan8 da./atau berkaitan

denga[

surnber

dala

alam

wajr'b melaksanakan Tanggung Jarvab Sosial dan

Lingkuigal.

CSR r/i"rc/osare dalam laporaD tahunan merupakan salah satu cara petusahaan unfuli membangu[, mempertahaD]aq dan melegitirrasi kontribusi perusahaan

dari

sisi ekonomi

dao

politis

fu.juannya adalah

untuk

mentaatl

peratura[ yang

ada,

untuk

memperoleh

keunggulal

konpctitil

melalui

penerapan

CSR, untuk memenul

ketentuan

kontrali pinjama,r dao memeDuhi ekspektasi masyamkat, untuk melegitimasi

tindakar

perusahaa4 dan unlLrk menarik invcstor (Sayekti dan Wondabio, 2007)

CSR

r1/Jchrlrr diukut delgnn

menggunakan

CSIi

/)irc1o.n,/e

]dek

(CSRDir

Instnunerl

ini

mongacu

pada ilstnrrnen

berdasarka:n ww||.globalreporting.o.N:.ar!-2

mengelompoklar

informasi CSR kedalam kalegori

\aifu

econonic.

enrilonmatu1l,

lal,i.

prdtltce.\. human nghls. tociety. lJan

prod

ct raspon.\thilii.l). Total

itetr

CSR scbanl,al -9 Pendekatar

urtuk

menghiturlg CSRDI pada dasamya meugliunalan petdekatan

dikotoc

yailu

seliap

item

CSR dalarn

bstrumen peirelitiar

dibe

.rcole

I

jika

diungkapkan.

d&

.{ci)/e 0 iika tidak diurgkapkan.

Rullus

valrg dipergunakan dalan pe].hitungan CSRDI: CSRDI/

-::1r

Notasi:

n

l

CSRIj :

(hrpofalc

&rcrol l?espansthiltt! disrJosar: lndeks perusahaal

j

nj

r Jumlah itcm

u.luk

pemszrhaan

j.

nj

[79

Xrl

:

Nilai I =jika zcz

i

diuugkapkani 0

:jika

1/er? i tidak diungkapkan

Data yang

telall

dikumpulkzul

terlcbih

dahulu

al<an

diuji

nonnalitasnya denea

oenggunakan

{i

statislik

nor-parametrik

Kolmogotov-Smimo\,

(K-S)

(Ghozali. 200t,I Ulr

l,-S

dilak-lLan dengan rnenrbrrat hrpotesi':

Ho

:

Data rcsidual berdistlibtrsi noonal IIo == l)ata residual

lidak

berdistribusi nonnal

Adap[n

syarat penerimaan dan

pelolakan

br'potesis ters€but adalah apabila

nilai

,4.nzu: Sig. (2

toileq

> a \5r'o)- maka H0

dite

ma atau deDgar kata lain data berdistribusi norma!

Pengrjian

htpolesis

yarg

akan diiakukaa

dalarn

pe.elitia[

ini

adalah pengu-irr paired .tafiples t-test. yaitu pengujian yang

dil*ukan

pada sebuah sampel deugao

subl.*

yaig

sarna

niunun

metgalami dua

perlakuan

atau pengrkuran

yang

berbeda,

lag

bertujuan

ilotuk

,nelihal

apakah rata-ratanya yang secara n,yata be.beda ataukah

tid*

(Sartoso, 2010).

,t4

HA

I

dapat ( ditunju

dapal

(

perusah

Tahun

l

C Tahru

.

diterapl

(7)

aPl,lltt

^

hosidinp Serninar Nosionat ApMMt

tI

Ktg|tnal ( onp, tltt\.rne\s. an.oute t.|utt4mr dnJ Fntrcprpnerr\ltif

3. HASIL

DAN PEMBAHASAN

Iabel

dr

bawai

ini EenuDjulikao hasil pengujiao normalitas: Tabel

l.

One Samole

Kolmo.."

--,:-;-^'

t

N-NornEI

P&ameiers,

Mean Srd Deqation

\{oslExtielneUi,Terences Absolute

posirive

Negati\.e

Kolinogorcv-Snrmo! Z

A.symp Sls (2-t.1iled.)

l4

2',757

.216 216 -.138 807 5:r2]

ir

423(

09.r2i

2t2

r50

-212

793 .555

a 'Iest drslribulion rs Normal

,

Dan

rabel

di

ara,

rliperoleh

il lat

Aynp_

Sty. dapat disrrnpulka:r

balwa

clar, berdr.ribusi nomra'i ditunjukkan pada tabel di bawa}

ini

t1-raleL!

U.))\

-

o

(io/oJ, sehrorlea

Scdarglan

Jrasrl

peugljian

hipotess

aoel

l.

l'dt

Df

Sig

(2-lailed)

[1.* I

Std

I D.'iJrion

[image:7.595.90.481.543.744.2]

Std Error 9596 ofthe Confidence Di$e.encelnre.!at

I-ow* |

upper

?at

l.17lla 07485 .02000 19I08 10464 -7 39t 1i 00c

Dari

lab(t

di

"rr.

Ai

u

::f,^,9]:ll]!:,i^

bah\a

rerdapar

p".u.ir-

1,'ng

;;;i;"fu,

i

r*'r.,,r,*..

perusa'aar tambang yarg tcrdaftar di

BEI

set"l*i

ari

*,i,JJ,'i.,r;;riil"ff'r;;,,1;

TahIn

?00R

{JU PPh No. 36 Tahun 2008

Perusahaa Tambang CSR Dis.losur. rnd.ks

Sebelm UtI PPh No Serelal

tU

PPh No.

I ADRO

2

3

BYAN 0.3J

j

Blixtr

6

0.?5 0.48

7 TNS 0.22

\{EDCO 0.39

PGAS 0.21

0_30

0.49

0,.18

0.29

l0 lTrr{G 0-27

11 EN'RG 0.2i

l2 FLNIJSA 0.?0

t.l INDII<A 0_28

ll

0.20

o.1)

Tabel2-

]'aired

_

(\R

ri.r,

/,.,ar,

peflrsahdan pada perrode sesudah

drreraplarnla tJU pph

No 16

trhrn

)o08

taitlr taliul

200a rnen"aLmr penintskatan dibandlnulan pada penode

sebelrrrn

ditcraprannya r.ru pph No.36

rur,in zooi 1u;ti

tur,orlil;*j;;

ffi;,ll,.JJ'u*u

.ro

disclo.\ rc index tahur, 2008 dar 2009 disajii<r. p"au

tou.i

i-Ai

u-"i,,il

;i""

'"'"

'l abel

3

CSR Dr.rcy'osrrrc lzdeis perusalaao

rr"brrg

S;"i*;jJ"

i".ua*

e"r".uprl

ISBN : 97&9?9-891I

-710

(8)

A

Pros ling Senihat Nationdl APMMI

II

Regorul (:ompetitiveness, Crcatrne Ecotuhry dnd Enaeprene rship

Tabel

di

atas menunjulden

balwa

tahun 2008 rata-rata CSF. disclogure inder

b

petusahaan sampel sebesar 0,2'757 yang kemudian

meningkaf

di talu.

2009

sebes

0.4236.

Hasil

tersebut

telah

didukung pula

oleh pelgujiaa

secara

empiris dengar

dL

sigifikan

0,000 yang berarti CSR r/r.rc/oszrre pe.usahaan sebeium diterapkannya

IIU

ppl

No.l6

Tahun 2008 berbeda secara nyata deugan CSR

rirc&.rrzre

sesudah diterapkau_r. lJ{J PPh No 36 Tahun

2008

Hasil perelitian

ini

mendukuog penelitian Yonah (2006)

}a!

menyatakan

bahlva

pemerintah dapat mengarahka[

perilaku

perusa.haan

daio

melaksanakan

CSIi,

serta

petelitian

David and Callego (2009) yaog nenyatakan

den=

tegas

bah*a

pemerintah dapat mendororg pemsah.uul

untuk

melaksanakan praktik CSR melalui

kebijalan

perpajakan.

Diterapkannya

UU

PPh No. 36 Tahurl 2008 temyata dapat mernberikal

perbeda-pada CSR drsclo.rzre perusaiaan. Semakin banyak dar jelasnya poin-poio mergenai

bia].

CSR yaog dapat dibiayakan pada undang-undang tersebut dapat mendorong

perrsaiaa

untuk melakukan CSR. Pelr.rsahaan tidak menganggap bahwa CSR me.upakan suatu

teba

tambalrarr.

llal

tersebut dijadikanoya tax

bencft

atau manfaat

pajal

yang

tiDbul

kareE

biaya-bia),a lerkait CSR dapat menjadi pengurang penghasilal kena pajak pemsalaan

4.

KESI]IIPUL,.TN

DAN SARAN

PeDelitian

ini

bertujuan

untuk menguji

dar

nrenemukan

bukti

empiris

rrcrgora

perbedaan yal1g signifikan pada CSR drsclos!/e perusahaall tambang yang terdaftar di

BE

sebelum dan sesudah penerapan

tru

PPh

No.

36

Tahun

2008.

Sampel

yarti

ditpnak-dalarn penelitiao

iui

adalah 14 perusahaar tambalg tang terdaftar di BEI untuk

tahu

2L)(ll dan

2009

Penganbilar

sarnpel

tahln

2008 dirnaksudkan untuk menguji periode sebelur penerapan tJU PPh

No.

36

Tailro

2008,

di

mana tahun 2009 mempakan penode

penmi

peneaapall undang-undang terseb t.

Pelelitian

ini

membuldkar

hipotesis yang diajukan

yaitu

terdapat perbedaan yadg

sigrifikall

pada CSR disclosure perusahaan tambang

]ang

terdaftar

di BEI

sebelum dza sesudah penerapan

tIU

PPh

No

36 Tahlm 2008. CSR dr.sc/o.urre index pada tahun 2Crf,4

mengalami pcningkatatr dibardingkan tahun 2008.

Pereliti

menyadari adalya bcbcrapa kelerbatasar dalam penelitian ini, antara lain: 1.

Junllah

sampel

tidak dilakulan

sccara random,

tetapi

meos),a.atkan kriteria-kritene

tedento

{/?rpo.!il'e

sd

pling),

yattr

de[gan

membatasi

kritena

sanpel

iraDl,a unrul perusairaan-perusahaan tatnbang.

Oleh

karena

itu,

hasil pelelitjan

rl1i

tidak

dapa digeneralis.asikan untuk sektor di Iuar perusahaan tambang

2.

Jumlah perusalaan

yang menjadi

sarnpei

penelitiau

relatil

sedrkit,

yaitu

hanya

l!

perusah,um.

Sedikitrya

sampel

ili

disebabkan karena beberapa

kerdala

antara

lae

ketidaklengkapan lapo.an tahuna[ beberapa pemsaha2u tarnbang ya]lg terdaflar

di BEt

Ha1

ini

menyebabkan perusahaan-perusahaan tersebut

tidak

dapat

dijadikan

sampej

dalarn penelitian

ini.

Periode pe]1gujiulr] sarupel terbatas hanya tahun 2008 dan

2009

Hai

ini

dikarenakan ketidaktersediaanlya aJises beberapa laporao lahdllao perusalaar

untut

pe.iode tahun 2008

ke

belakang,

sehilgga

ha[ya

14 petusahaan

yalg

dapat diakses

lahul

2008 maupun 2009 sajalah yang dr.jadikan sampel dalmr penelitiaa

ini

Berdasarkan keterbatasal

yalg

ada, penelitian sela]rjLfn-va dapat memperlimbang]ar hal-hal berikui:

1. Jum)

terer penr! mem

2.

Juml popu

penrs pene)

3.

Jangl Penel

berbe

pener

DAFIA

Carolina ti

(

Christen

L David, F

C N

Ghozali.

L

Ma[gotir

A

Pembahz

Ir

Perub:rha

h

SantoSo,

Sayektt.

R

B

1-l lndang-l Undang-l Undang-l

Williams

K,

urv.glo

Yonah. R

(9)

hosidiig

Seminar Nasionol APMMI

II

Ragoru

CompetititEness, Crcahw Econom! atld Entrcpre eurthip

1-

Jumlal

sampel dilakukan secara acak/raodom, dan tidak meNyaratkan

loiteria-kriteia

tertentu. Sampei penelitian

tidak

hanya perusahaan tambang, tetapi

juga

perusahaan-pemsahaan

yang

bergerak

di

bidarg

lainnya,

sehingga

penelitian

ini

diharapkan membe.ikan hasil ),an€t dapat digeneralisasikan untuk perusahaa[ di Indonesia.

2.

Jumlalr perusahaan 1,arg

dijadikar

sampel dapat ditambah

utrtuk

semakiD mewakili populasinya. Apabila pcnelitian selanjutnya dapat

mengarbil

sampel untuk semuajenis perusah&u, mata tidak sulit untuk menambah perusalaan yang dapat dijadikan sampel

3.

Jangka waktu/periode

riset

dapat diperpanjang

(tidak

haaya

tahun 2008

dan 2009). Penelitian

ini

bersifat rnerlbandingkal dar menutjukkan perbedaan di dua periode 1,.ang berbeda.

Peneliti selarjutnya dapat meneliti

lebih

dalam

rlntuk

periode

scteia} pere.apan UU PPh No. 36 Tahun 2008, misalnya 2009-2011.

DAF'IAR

PUSTAI{-{

Carolina,

V.,

Martusa,

R.,

dan Meylhi.

2011,

"Undang-Undang

perpajakan: Sohsi

Pelaksaoaan

Coporate

Social

Responsibility

di

Indonesia,'.

prosiding

Semindr

Nasional: I'rohlemdtika

Hukufi dalan

l\lplemenlati

Bisnis dd|1

I

restai\

(Pe^pektt

l,htltidis tplotet),

pp.

134-144.

Clrristensen,

J.

and

Murphy,

R.,

2004,

'The

Social lrresponsibility

of

Corporate Tax Avoidancet Taking CSR to the bottom line Developmert',, .locietl.

/br

!

tematiandl Dew lopncnt. \,l ol.4'7 - No.3, pp. 37 4,1.

David, F. and Callego,

L,

2009,

'Jhe

Ilrterrclationship Uetween Corporate lncorne 'l ax and

Coryomte Social responsibility",

./rr

m al

d

,lpplied ,4ccoa

ting

Re,tearch,

yol.l}.

No.'.

pp. 208-21.1

Ghozali,

Ioam,

2006, Analtsrs

Multivdriate

Dengan program

.\?.i'.i,.

Badan

penerbit

Udvc.sitas Dipenogolo, Semaftn]g.

Mangoting.

Yenni, 2007,

"Biaya

Ta,ggurg

Jawatr Sosial Sebagai

Tax Benel1t,..lwndl

AkufitLfisi

da

Keu.tngor. Vol.9, No.1, pp. 35-42.

Pembahan keempat atas Undang-lJndang Nomor 7 TahuD 1983: Undang-tJndang Republik Indoresia Nomor. 36 Tahun 2008 Tetrtalg Pajak Penghasilan_

Perubahal ketiga atas

Undarg,Uldang

Non:or

7

Tahun

lg83:

Undang-Undang Rcpublik Itdonesia Nonror. 17

Taiun

2000 Tentang Pajak Penghasiian

Sartoso. Singgih, 2010 , Mastering SP 5S 1 8. Elex Media Komputirrdo, J:rkarta.

Sayeki, Y.,

dan Wondabio,

L.

S.,

2007, "Pengaruh CSR Disclosure Tedradap Eaming

Ilespo

se

Coefficient

(Suatu

Studi Empiris

pada pemsalraan ya1tg t'erdaftar Di Bursa Elek Jakarta)", Sitlposium h-dsiandl

lkuntdnsi

X,4,Ia,tassar,

Al(pM-08,

pp

I -35

Undang-tjndaog Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 Tertang pelseroan Terbatas. Undang-Undang Republik Indonesla Nomor 25 Tahun 2007

IeItaDg

penanaman Modal. Undatrg-Undang

Republk

lndooesia

Nomor

7 Tahun 1983 TeltanS pajak peoghasilan

Williams,

D.

F,

2007,

"Tdx a.d

Corporate Social Responsibility'.,

A

Discussion poper,

KPMC's

Tar Business S-croolr.8,

pp.

l-53.

rvww. globalreporting.org, diakses tanggal I 2 Januan 20 I 2.

w\anv.iso.org, dia|ses taDggal 12 Januari 2012.

Yonah.

R.,\.,2006,

"Co.poratc Social Responsibilit_v and Strategic

Tar

Behavior". 1,aDh.

t,n.

,1nJ 1.,!.1t

lh&,t\

u.rlnt

pdf(/

\(.//r,\.

\o

bq.

pp

l_i0

Gambar

Gambar 1. Ruzmg Lingkup CSR
Tabel EenuDjulikao hasil pengujiao normalitas:l. One Samole Kolmo.." --,:-;-^' t

Referensi

Dokumen terkait

Dalam perkembangan sejarah keilmuan, ada anggapan bahwa ilmu yang paling “benar” adalah ilmu alam sehingga semua ilmu pengetahuan sepertinya diarahkan sama dengan ilmu pengetahuan

Metode CRF dan KNN dipilih karena metode ini dapat digunakan untuk mengolah data berupa text dan menghasilkan hasil yang baik.[4,10] Parameter yang dibutuhkan pada sistem

Diterapkannya teknik muddiest point di MA NU Wahid Hasyim Salafiyah Jekulo Kudus dalam pembelajaran aqidah akhlak pada akhir pembelajaran merupakan proses timbal

disimpulkan bahwa hasilnya cukup baik yaitu keseriusan pemerintah dalam Implementasi Peraturan Daerah Kota Pekanbaru No 05 Tahun 2005 Tentang Pengawasan Dan

Disisi lain, jika sebuah elektron berada pada tingkat energi E2 dan mengalami peluruhan energi sampai pada tingkat energi E1, tetapi sebelumnya elektron tersebut

4.4.3 Personal Financial Need dengan Proksi Kepemilikan Saham Oleh Orang Dalam sebagai variabel untuk mendeteksi Financial Statement Fraud dengan Proksi

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dasar laut Selat Flores berbentuk cekungan pada kedalaman sekitar 250 m, sedangkan dasar laut pada sambungan antara Selat

Kekayaan yang hanya berputar pada 1 % kelompok penduduk di Amerika Serikat membuat masyarakat kelas menengah lambat laun menyadari bahwa mereka telah lama