• Tidak ada hasil yang ditemukan

4. PENELITIAN TINDAKAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "4. PENELITIAN TINDAKAN"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

WAKIR, S.Pd., M.Pd.

PENGAWAS TK / SD UPTD KEC.

GEYER

2015

(2)

Penelitian Tindakan (PT)

Penelitian Tindakan Rumah (PTR)

Penelitian Tindakan Desa (PTD)

Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Penelitian Tindakan Sekolah

(PTS)

Penelitian Tindakan

(3)

PTK bukan PTK bila:

Hanya bersifat coba-coba

Insidental

Tidak dirancang sejak awal

Tidak diamati prosesnya secara sistematis

Hanya merupakan laporan pembelajaran biasa

Tidak ada penonjolan yang istimewa untuk

metodenya

Hanya dilakukan satu siklus

(4)

Penelitian Tindakan

haruslah: (1)

Harus terlihat adanya upaya profesional untuk meningkatkan

mutu profesional guru, bukan hanya seperti yang dilakukan sebagai pekerjaan sehari-hari.

Kegiatan PTK harus tertuju pada peningkatan mutu siswa.

Rencana tindakan yang dibuat guru harus jelas siswa mau

diapakan, berupa apa tindakannya, siswa melakukan apa saja, hasil yang diperoleh siswa apa. Uraian tentang kegiatan siswa harus jelas ditampakkan dalam laporan penelitian.

Kepala sekolah dan pengawas yang ingin melakukan PTS ,

(5)

PT harus (2):

Tindakan tersebut harus dapat dilihat dalam unjuk kerja

siswa secara konkret yang dapat diamati oleh peneliti.

Jika yang dipandang sebagai kelas adalah seluruh siswa

di kelas, maka subjek pelaku bukan perseorangan

tetapi klasikal, siswa seluruh kelas, sehingga tidak ada yang bebas dari tindakan.

Pemberian tindakan harus dilakukan sendiri oleh guru

yang bersangkutan, tidak boleh minta bantuan orang lain.

Penelitian tindakan berlangsung dalam siklus yang

(6)

PTK haruslah (3)

Penelitian tindakan BUKAN berbicara tentang materi,

tetapi tentang CARA, PROSEDUR, atau METODE. Oleh

karena itu topik permasalahan tidak boleh terlalu sempit, agar dapat tampak pengulangannya dalam siklus.

Tindakan yang diberikan oleh guru harus baru, berbeda

dari biasanya.

Tindakan yang diberikan oleh guru bukan bersifat teoritik,

tetapi berpijak dari kondisi yang ada. Harus ada uraian tentang kondisi riil tempat tindakan dilakukan.

Tindakan yang diberikan oleh guru kepada siswa tidak

(7)

PTK haruslah (4)

Ketika tindakan berlangsung, ada pengamatan secara sistematis yang dilakukan oleh guru peneliti sendiri atau pihak lain yang dimintai bantuan.

Jika peneliti menginginkan peningkatan hasil dari adanya tindakan, maka perlu ada evaluasi terhadap hasil sebagai konsekuensi dari proses yang dicobakan, dengan menggunakan instrumen yang relevan.

Keberhasilan tindakan dibahas dalam kegiatan refleksi. Dalam refleksi ini semua masukan

dikumpulkan oleh peneliti, masukan itu bisa dari

siswa, pengamat, rekan sejawat, kepala sekolah, yang digunakan untuk menyusun rencana tindakan

(8)

PRINSIP TINDAKAN

S (SPESIFIC) – artinya khusus, tertentu M (MANAGABLE) – artinya dapat

dilaksanakan, tidak rumit

A (ACCEPTABLE) – artinya dapat

diterima oleh pihak pelaku tindakan atau ACHIEABLE, dapat dicapai.

R (REALISTIC) – artinya dalam kegiatan

nyata, terdukung sumber daya yang ada.

T (TIME-BOUND) – artinya dilaksanakan

(9)
(10)

PROBLEM

1.

Perencanaan Pelaksanaan2.

3.

Observasi

4.

Refleksi

Siklus Penelitian Tindakan

(11)

Siklus = Putaran

Satu siklus terdiri empat langkah, yaitu

(1) perencanaan,

(2) pelaksanaan,

(3) pengamatan, dan

(4) refleksi.

Penelitian tindakan untuk guru, kepala

sekolah, pengawas untuk penilaian angka

kredit pengembangan profesi paling sedikit

dua siklus. Namun apabila ingin

(12)

Perencanaan

Bukan perencanaan pembelajaran atau persiapan

mengajar tetapi RENCANA TINDAKAN.

Adapun uraian yang perlu dan harus dikemukakan

adalah menyusun sebuah rancangan kegiatan, siswanya akan diapakan. Supaya perencanaan ini lengkap dan dipahami oleh semua siswa, guru

membuat semacam panduan yang

menggambarkan (a) apa yang harus dilakukan oleh siswa, (b) kapan dan berapa lama dilakukan, (c) di mana dilakukan, (d) jika diperlukan

(13)

Pelaksanaan

Pelaksanaan adalah implementasi dari perencanaan yang sudah dibuat. Untuk ini guru harus

memperhatikan hal-hal:

(a) apakah ada kesesuaian antara pelaksanaan dengan perencanaan,

(b) apakah proses tindakan yang dilakukan siswa cukup lancar,

(c) bagaimanakah situasi proses tindakan,

(d) apakah siswa-siswa melaksanakan dengan bersemangat,

(14)

Pengamatan

Pengamatan adalah proses mencermati jalannya

pelaksanaan tindakan. Hal-hal yang diamati adalah hal-hal yang sudah disebutkan dalam pelaksanaan. Antara pelaksanaan dengan pengamatan sebetulnya bukan kegiatan yang berurutan melainkan bersamaan.

Pengamatan dalam PTK atau PTS dilakukan dengan

menggunakan format pengamatan. Keberadaan format pengamatan dan catatan lapangan hasil

pengamatan merupakan hal yang sangat penting dan MUTLAK HARUS ADA.

Pengamatan dapat dilakukan oleh orang lain atau

peneliti sendiri. Disarankan untuk menjaga objektivitas pengamatan dilakukan oleh orang lain, mitra kerja

(15)

Refleksi

Refleksi atau perenungan adalah langkah

mengingat kembali kegiatan yang sudah

dilakukan oleh guru dan siswa.

Hal yang sangat penting diperhatikan oleh

peneliti dalam PTK/PTS adalah seluruh subjek

penelitian harus dilibatkan dalam refleksi ini.

Mereka (subjek penelitian) diminta

mengingat kembali peristiwa yang terjadi

ketika pelaksanaan, ditanya senang atau

(16)

Inti PENELITIAN TINDAKAN adalah

PEMBELAJARAN

Proses pembelajaran merupakan sebuah sistem yang dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini:

1. Siswa yang aktif mengikuti pembelajaran dan terlibat

dalam proses pembelajaran;

2. Guru yang aktif mengatur pembelajaran;

3. Materi yang diajarkan dan mendukung pembelajaran; 4. Sarana atau peralatan yang menjadi pendukung

pembelajaran;

5. Pengelolaan yaitu yang mengatur terselenggaranya

pembelajaran;

6. Lingkungan yang berperan positif dan negatif

(17)

Perbandingan Penelitian Tindakan antara

Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas

Personil Istilah Penelitian Tindakan

Ruang lingkup dan Tempat

GURU PENELITIAN TINDAKAN

KELAS (PTK) Di kelas dan di mana saja, subjek tindakannya siswa KEPALA

SEKOLAH

PENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH (PTS)

Di sekolah yang menjadi tanggung jawabnya; subjek tindakannya guru, staf TU, penanggung jawab unit-unit kerja, dan siswa.

PENGAW

AS PENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH SEWILAYAH (PTSW)

(18)
(19)

Garis Besar Laporan Penelitian

Tindakan

BAB I PENDAHULUAN

A.

LATAR BELAKANG

MASALAH

B.

IDENTIFIKASI MASALAH

C.

RUMUSAN MASALAH

(20)

BAB II KAJIAN PUSTAKA

A. KAJIAN TEORI

B. KAJIAN HASIL PENELITIAN TERDAHULU

C. KERANGKA BERPIKIR

(21)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

A. SETTING PENELITIAN

B. SUBJEK PENELITIAN

C. PELAKSANAAN PENELITIAN

(22)

BAB IV LAPORAN PENELITIAN DAN

PEMBAHASANNYA

A. LAPORAN PELAKSANAAN

(23)

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN

(24)

Penutup

Penjelasan dan uraian atas garis besar laporan penelitian di atas, mari kita diskusikan! Mari kita latihan menyusun rancangan Penelitian Tindakan!

Garis besar itu merupakan rambu-rambu pokok saja, peneliti dapat mengembangkan sesuai

dengan rujukan yang dipedomaninya.

Tayangan ini didasarkan pada buku Penelitian Tindakan: untuk Guru, Kepala Sekolah, dan

(25)

25

Terima

Kasih

Mohon maaf atas segala kekurangan saya

WAKIR, S.Pd., M.Pd.

HP: 081325959597

Referensi

Dokumen terkait

Pada tahap ini peneliti melakukan pengamatan dan mencatat semua hal yang digunakan dan terjadi selama proses tindakan berlangsung. Pada tahap observasi ini,

Pada kegiatan refleksi ini, peneliti bersama guru menganalisis dan merefleksi hasil pelaksanaan selama tindakan berlangsung. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan

BAGAIMANAKAH RESPON MURID SELAMA TINDAKAN BERLANGSUNG SEBERAPA TINGGI PRESTASI SETELAH ADA TINDAKAN SEBERAPA BESAR TINDAKAN BERPENGARUH THD PENINGKATAN PRESTASI

Pada tahap ini peneliti berkolaborasi dengan guru melakukan pengamatan dan mencatat semua hal yang diperlukan dan terjadi selama pelaksanaan tindakan berlangsung.

Karena itu jika guru melakukan penelitian tindakan kelas yang dimulai dari persoalannya sendiri dan menghasilkan pemecahannya sendiri, maka secara tidak langsung

Peneliti menggunakan pedoman observasi sebagai pedoman pengamatan terhadap berbagai kegiatan yang sedang berlangsung di kelas ketika peneliti melakukan

Pada tahp ini peneliti melakukan pengamatan dan mencatat semua hal yang digunakan dan terjadi selama proses tindakan berlangsung. Pada tahap observasi ini, tindakan yang

Ketika peneliti melakukan observasi atau pengamatan pada saat kegiatan bimbingan Islami berlangsung, peneliti menjadi mengetahui kegiatan apa saja yang ada di