• Tidak ada hasil yang ditemukan

Unsur yang paling mudah menerima satu electron agar stabil seperti konfigurasi gas mulia adalah a. A b. B c. C. d. D e. E

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Unsur yang paling mudah menerima satu electron agar stabil seperti konfigurasi gas mulia adalah a. A b. B c. C. d. D e. E"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

3 LAMPIRAN 1

POST TEST/ PRE TEST

KESTABILAN ATOM, STRUKTUR LEWIS,

PEMBENTUKAN IKATAN IONIK DAN IKATAN KOVALEN

Nama Sekolah : SMK Negeri 5 Malang

Mata Pelajaran : Kimia

Kelas/Semester : X TKJ 1/ Ganjil Tahun Ajaran : 2022/2023

Hari, Tanggal : ……….

Nama Siswa : ……….

Kelas : ……….

Kerjakan soal berikut dengan teliti!

1. Gas mulia sulit bereaksi dengan unsur lain disebabkan … a. Merupakan molekul monoatomik

b. Kulit terluar terisi penuh elektron c. Cenderung untuk menangkap 1 elektron

d. Dialam terdapat dalam keaadaan gas

e.

Mempunyai energi ionisasi tinggi 2. Perbedaan antara ion Ca2+ dengan atom Ca adalah:

a. Ion Ca2+ kelebihan 2 proton b. Ion Ca2+ kelebihan 2 elektron c. Ion Ca2+ kekurangan 2 elektron

d. Ion Ca2+ kekurangan 2 proton e. Ion Ca2+ kekurangan 2 neutron

3. Perhatikan tabel di bawah ini:

Lambang Unsur Konfigurasi elektron

A 2, 2

B 2, 8

C 2, 8, 1

D 2, 8, 6

E 2, 8, 7

Unsur yang paling mudah menerima satu electron agar stabil seperti konfigurasi gas mulia adalah…

a. A b. B c. C

d. D e. E

4. Perhatikan tabel pada soal no 3. Ikatan kovalen dapat terbentuk dari interaksi antara atom-atom…

a. A dan B b. A dan C c. C dan D

d. C dan E e. D dan E

5. Diketahui unsur-unsur P, Q, R, S, T dengan nomor atom berturut 2, 6, 7, 11, 17 pasangan unsur yang dapat membentuk ikatan ion adalah …

a. P dan R b. P dan T c. Q dan R d. S dan P

e. S dan T

NILAI

Catatan:

(4)

4 LAMPIRAN 2

LEMBAR AKTIVITAS SISWA

TOPIK 1: KESTABILAN ATOM DAN STRUKTUR LEWIS

Kelompok : 1/2/3/4/5

Nama Siswa : ……….

Kelas : ……….

Kompetensi yang diharapkan:

Peserta didik mampu menganalisis cara atom-atom mencapai kestabilan, menggambar struktur lewis, dan menjelaskan proses pembentukan ikatan ionik serta ikatan kovalen.

Kegiatan 1: Konfigurasi electron dan electron valensi unsur-unsur gas mulia

Tuliskan konfigurasi electron dan electron valensi unsur-unsur gas mulia (golongan VIIIA) berikut!

Tabel 1.

Lambang unsur Konfigurasi elektron Electron valensi

2He EV=

10Ne EV=

18Ar EV=

36Kr EV=

54Xe EV=

86Rn EV=

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil pekerjaanmu pada tabel di atas, apa yang kamu ketahui tentang susunan konfigurasi elektron yang dimiliki oleh unsur Helium (He)? Apakah memenuhi kaidah octet atau duplet? Jelaskan alasanmu!

Jawab:………..………

………...

2. Amati konfigurasi electron dan electron valensi dari unsur-unsur Ne, Ar, Kr, Xe, dan Rn! Apa yang kamu ketahui tentang susunan konfigurasi electron unsur-unsur tersebut? Jelaskan!

Jawab:………..………

………...

Kesimpulan:

Diketahui bahwa unsur-unsur gas mulia memiliki konfigurasi electron yang paling stabil di alam.

Berdasarkan hal tersebut, simpulkan ciri-ciri konfigurasi electron dan electron valensi yang stabil!

Jawab:………..………

………...

(5)

5 Kegiatan 2: Kecenderungan unsur-unsur dalam mencapai kestabilan seperti gas mulia

Lengkapilah tabel berikut!

Tabel 2.

No Lambang

Unsur Konfigurasi elektron Electron Valensi

Kecenderu-

ngan terjadi Reaksi Ion terbentuk

1 11Na 2.8.1 Melepas 1e NaNa+ + 1e Na+

2 13Al 3 Al+

3 20Ca

4 6C Menangkap

4e C + 4e C4- C4-

6 15P 7 8O

8 9F 2.7 F-

9 17Cl 10 10Ne Pertanyaan:

1. Berdasarkan soal nomor 1,2, dan 3 pada tabel di atas, bagaimana kecenderungan unsur-unsur yang memiliki electron valensi (electron terluar) 1, 2, dan 3 dalam mencapai kestabilan? Bagaimana muatan ion yang dihasilkan? Jelaskan!

Jawab:………..………

………...

2. Berdasarkan soal nomor 4 s.d 9 pada tabel di atas, bagaimana kecenderungan unsur-unsur yang memiliki electron valensi (electron terluar) 4,5,6, dan 7 dalam mencapai kestabilan? Bagaimana muatan ion yang dihasilkan? Jelaskan!

Jawab:………..………

………...

3. Berdasarkan soal nomor 10 pada tabel di atas, bagaimana kecenderungan unsur-unsur yang memiliki electron valensi (electron terluar) sama dengan 8 dalam mencapai kestabilan? Bagaimana muatan ion yang dihasilkan? Jelaskan!

Jawab:………..………

………...

Kesimpulan:

Berdasarkan analisis di atas diketahui bahwa untuk mencapai kestabilan seperti gas mulia, unsur-unsur dengan electron valensi ….,…., dan ….cenderung melepas electron dibandingkan menarik electron valensi dari atom lain sehingga membentuk ion …….. agar stabil. Sedangkan unsur-unsur dengan electron valensi 4, 5, 6, dan 7 cenderung ………. electron dari atom lain sehingga membentuk ion …….. untuk mencapai kestabilan.

(6)

6 Kegiatan 3: Menggambar Struktur Lewis

Pertanyaan:

1. Apakah yang dimaksud dengan Struktur Lewis?

Jawab:………..………

………...

2. Perhatikan gambar berikut, manakah yang menggambarkan Struktur Lewis dari senyawa air (H2O)?

Jawab:………..…………

3. Jelaskan langkah-langkah menggambar struktur lewis dan cobalah menggambar struktur lewis dari unsur N atau nitrogen (nomor atom N= 7)!

Jawab:………..………

………...

………...

4. Gambarlah struktur lewis dari senyawa NH3 (nomor atom N= 7;H=1)!

Jawab:………..………

………...

A B

(7)

7 LEMBAR AKTIVITAS SISWA

TOPIK 2: PEMBENTUKAN IKATAN IONIK DAN IKATAN KOVALEN

Kegiatan 4: Unsur Logam dan Non Logam Pertanyaan:

1. Apakah yang dimaksud dengan unsur logam?

Jawab:………..………

………...

2. Berdasarkan data pada Tabel 3, mana saja atom-atom yang tergolong unsur logam? Tentukan pula letak golongannya pada Tabel Sistem Periodik Unsur!

Jawab:………..………

………...

3. Bagaimana cara atom-atom dari unsur logam mencapai kestabilan?

Jawab:………..………

………...

4. Apakah yang dimaksud dengan unsur non logam?

Jawab:………..………

………...

5. Berdasarkan data pada Tabel 3, mana saja atom-atom yang tergolong unsur non logam? Tentukan pula letak golongannya pada Tabel Sistem Periodik Unsur!

Jawab:………..………

………...

6. Bagaimana cara atom-atom dari unsur logam mencapai kestabilan?

Jawab:………..………

………...

Kesimpulan:

Berdasarkan analisis di atas, unsur-unsur logam cenderung (menarik/melepas) electron membentuk kation dan umumnya terletak pada golongan ……….dan unsur-unsur golongan transisi. Sedangkan unsur-unsur non logam cenderung (menarik/melepas) electron membentuk anion dan umumnya terletak pada golongan

………..

(8)

8 Kegiatan 5: Proses Pembentukan Ikatan Ionik

Pertanyaan:

1. Garam NaCl merupakan senyawa yang terbentuk dari 2 atom unsur, yaitu Na dan Cl. Bagaimana sifat kelogaman unsur 11Na dan 17Cl?

Jawab: atom Na bersifat: (logam/non logam) atom Cl bersifat: (logam/ non logam) 2. Berapa electron valensi atom unsur Na dan Cl?

Jawab:………..………..………

3. Bagaimana kecenderungan atom Na dan Cl untuk mencapai kestabilan?

Jawab: atom Na ………..

atom Cl ………

4. Tuliskan persamaan reaksi ionik yang terjadi pada atom Na dan Cl!

Jawab:………..………

………...

5. Tuliskan jenis ion yang dibentuk oleh atom Na dan Cl setelah mencapai kestabilan?

Jawab:………..………

………...

6. Jika kation (ion positif) dan anion (ion negatif) saling berdekatan, maka apakah yang akan terjadi (tarik menarik atau tolak menolak) elektron?

Jawab:………..………

………...

7. Jika ion yang dibentuk oleh atom Na dan Cl saling berdekatan, maka interaksi yang terjadi adalah?

(serah terima/transfer elektron atau pemakaian electron bersama-sama)?

Jawab:………..………..

8. Berdasarkan soal no. 7, tuliskan Persamaan reaksi yang terjadi antara ion-ion dari atom Na dan Cl!

Jawab:………..………

………...

9. Tuliskan rumus senyawa yang terbentuk dari reaksi antara atom Na dan atom Cl!

Jawab:………..………..

Kesimpulan:

Jenis ikatan kimia yang terjadi antara atom Na dan atom Cl adalah ikatan ionik. Senyawa yang terbentuk melalui ikatan ionik disebut senyawa ion. Dengan demikian, ikatan ionik adalah ……….…

Ciri-ciri dari ikatan ionik antara lain: ………...………...

………...………...………...………...………...………...

(9)

9 Kegiatan 6: Proses Pembentukan Ikatan Kovalen

Pertanyaan:

1. HCl merupakan senyawa asam yang sangat kuat yang dapat digunakan untuk membersihkan noda membandel di keramik. Senyawa HCl terbentuk dari 2 atom unsur, yaitu hydrogen, H dan klor, Cl.

Bagaimana sifat kelogaman unsur 1H dan 17Cl?

Jawab: atom H bersifat: (logam/non logam) atom Cl bersifat: (logam/ non logam) 2. Berapa electron valensi atom unsur H dan Cl?

Jawab:………..………

3. Bagaimana kecenderungan atom H dan Cl untuk mencapai kestabilan?

Jawab: atom H ………membentu ion ………..

atom Cl ………membentuk ion………

4. Tuliskan persamaan reaksi ionik yang terjadi pada atom H dan Cl serta ion yang terbentuk!

Jawab:………..………

………...

5. Gambarkan struktur lewis dari masing-masing atom H dan Cl!

Jawab:………..………

………...

6. Jika anion yang kekurangan electron berdekatan dengan anion lain yang juga membutuhkan electron untuk mencapai kestabilan, maka kemungkinan apakah yang bias terjadi antara kedua anion agar sama-sama mencapai kestabilan (transfer elektron atau pemakaian electron bersama-sama)?

Jawab:………..………

………...

7. Jika unsur non logam H dan Cl saling berdekatan, maka interaksi yang terjadi adalah? (serah terima/transfer elektron atau pemakaian electron bersama-sama)?

Jawab:………..………

8. Berdasarkan soal no. 7, gambarkan pembentukan ikatan yang sesuai kaidah octet atau duplet antara ion-ion dari atom H dan Cl menggunakan struktur lewis!

Jawab:………..………

………...

9. Tuliskan rumus senyawa yang terbentuk dari reaksi antara atom H dan atom Cl!

Jawab:………..………

Kesimpulan:

Jenis ikatan kimia yang terjadi antara atom H dan atom Cl disebut ikatan Kovalen. Senyawa yang terbentuk melalui ikatan ionik disebut senyawa kovalen. Dengan demikian, ikatan kovalen adalah

………

Ciri-ciri dari ikatan kovalen antara lain: ………..……….

……….………

(10)

10 LAMPIRAN 3

PENUGASAN MANDIRI

KESTABILAN ATOM, STRUKTUR LEWIS,

PEMBENTUKAN IKATAN IONIK DAN IKATAN KOVALEN

Nama Sekolah : SMK Negeri 5 Malang

Mata Pelajaran : Kimia

Kelas/Semester : X TKJ 1/ Ganjil Tahun Ajaran : 2022/2023

Hari, Tanggal : ……….

Nama Siswa : ……….

Kelas : ……….

Kerjakanlah soal-soal berikut dengan jelas!

1. Tuliskan susunan electron valensi berikut : (skor masing-masing = 6) a. Atom

12

Mg dan ion

12

Mg

2+

b. Atom

17

Cl dan ion

17

Cl

-

c. Atom

8

O dan ion

8

O

2-

d. Atom

19

K dan ion

19

K

+

e. Atom

1

H dan ion

1

H

-

Bagaimanakah cara atom-atom diatas membentuk ion-ionnya? Ion manakah yang memenuhi kaidah oktet atau duplet untuk mencapai kestabilan?

Jawab:

Atom Susunan elektron valensi

Ion Susunan elektron valensi

Cara atom membentuk ion Jenis ion

12Mg 2.8.2 Ev= 2

Mg2+ 2.8

Ev=8

Melepaskan 2 elektron untuk membentuk konfigurasi oktet yang sama dengan gas mulia (10Ne)

Oktet

17Cl 2.8.7 Ev= 2

Cl- 2.8.8 Ev=8

Menangkap 1 elektron untuk membentuk konfigurasi oktet yang sama dengan gas mulia (18Ar)

Oktet

8O 2.6

Ev= 2

O2- 2.8

Ev=8

Menangkap 2 elektron untuk membentuk konfigurasi oktet yang sama dengan gas mulia (10Ne)

Oktet

19K 2.8.8.1 Ev= 2

K+ 2.8.8

Ev=8

Melepaskan 1 elektron untuk membentuk konfigurasi oktet yang sama dengan gas mulia (18Ar)

oktet

1H 1

Ev= 2

H- 2

Ev=2

Menangkap 1 elektron untuk membentuk konfigurasi duplet yang sama dengan gas mulia (2He)

Duplet

2. Jelaskanlah jenis ikatan kimia, persamaan reaksi, dan rumus senyawa yang terbentuk dari reaksi antara: (skor masing2 =5)

a. Atom kalium dan klor

NILAI

Catatan:

(11)

11

b. Klor dan oksigen

c. Hidrogen dan brom d. Magnesium dan oksigen

(nomor atom K=19; Cl=17; O=8; H=1; Br= 35; Mg= 12) Jawab:

Atom yang

Berikatan Jenis Ikatan yang Terjadi Rumus

Senyawa

K dan Cl

19K= 2.8.8.1  1e+ K+

17Cl= 2.8.7 +1e Cl- K+ + Cl-  KCl

Ikatan ionik, terjadi karena adanya gaya tarik elektrostatis antara ion positif K+ dan ion negatif Cl-yang secara tidak langsung terbentuk karena adanya transfer 1 elektron dari atom K ke atom Cl

KCl

Cl dan O

17Cl= 2.8.7 +1e Cl-

8O= 2.6 + 2e  O2- Cl- + O2-  Cl2O

Ikatan kovalen, terjadi karena adanya pemakaian bersama elektron antara atom Cl dan atom O sehingga tiap-tiap atom memenuhi aturan oktet atau duplet (selain senyawa

pengecualian seperti SO3)

Cl2O

H dan Br

1

H = 1 + 1e  H

-

35

Br = 2.8.18.7 + 1e  Br

-

H

-

+ Br

-

 HBr

Ikatan kovalen, terjadi karena adanya pemakaian bersama elektron antara atom H dan atom Br sehingga tiap-tiap atom memenuhi aturan oktet atau duplet.

HBr

Mg dan O

12Mg= 2.8.2  2e + Mg2+

8O = 2.6 + 2e  O2- Mg2+ + O2-  MgO

Ikatan ionik, terjadi karena adanya gaya tarik elektrostatis antara ion positif Mg2+ dan ion negatif O2- yang secara tidak langsung terbentuk karena adanya transfer 2 elektron dari atom Mg ke atom O

MgO

3. Tulislah struktur Lewis untuk senyawa SO

3

, NH

4+

, PCl

3

, NO

2

, CO

2

(Skor masing2 soal = 10)

SO3 NH4+

PCl3 NO2

CO2

S O O

O

H H N H H

+

P Cl Cl

Cl O

N O

C O

O

(12)

12

PENGAYAAN

1. Gambarkanlah struktur senyawa berikut dan tentukan jenis ikatan kovalennya dan senyawa manakah yang polar dan non polar! F

2

, CO, CCl

4

, HCN, HF, H

2

S, HBr, CHCl

3

Jawab:

Senyawa Struktur Senyawa Jenis Ikatan Kovalen Polar/ Non Polar

F2 Ikatan kovalen tunggal

(F – F) Nonpolar

CO Ikatan kovalen

rangkap tiga (O ≡ C) Nonpolar

CCl4 Ikatan kovalen tunggal

(C – Cl) Nonpolar

HCN

Ikatan kovalen tunggal (H – C) dan ikatan kovalen rangkap tiga (

C ≡ N )

Polar

HF Ikatan kovalen tunggal

(H – F) Polar

H2S Ikatan kovalen tunggal

(H – S) Polar

HBr Ikatan kovalen tunggal

(H – Br) Polar

CHCl3 Ikatan kovalen tunggal

( C – Cl) dan (C – H) Polar

2. Jelaskanlah gaya apa yang terjadi pada proses pelarutan KCl yang merupakan senyawa ion dengan H

2

O yang merupakan senyawa kovalen polar!

Jawab:

KCl merupakan senyawa ion sedangkan H

2

O merupakan senyawa kovalen polar. Gaya antar

molekul yang dapat terjadi dalam proses pelarutan KCl dalam H

2

O adalah gaya interaksi ion-dipol.

Dalam hal ini muatan positif dan negatif pada senyawa KCl (K

+

dan Cl

-

) akan berinteraksi dengan dipol positif dan negatif pada air.

F F

O C

C Cl Cl

Cl

Cl

C N H

F H

H S H

Br H

Cl C H Cl

Cl

(13)

13 LAMPIRAN 4

LEMBAR PENILAIAN PRESENTASI

Nama Sekolah : SMK Negeri 5 Malang Mata Pelajaran : Kimia

Kelas/Semester : X TKJ 1/ Ganjil Tahun Ajaran : 2022/2023

No Nama Peserta Didik Proses Diskusi Kelompok

Hasil Lembar Aktivitas

Kemampuan Presentasi

Penguasaan Materi

Total Skor

Nilai Akhir

4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1

Perhitungan:

Nilai = Skor perolehan x 100 Skor maksimum

RUBRIK PENSKORAN:

No Aspek Penilaian

Kriteria Bobot

1 Diskusi Kelompok

1. Berani mengemukakan pendapat

2. Terjadi komunikasi timbal balik (tidak satu arah saja) 3. Aktif mengumpulkan informasi

4. Ikut serta menemukan jawaban 5. Mampu bekerjasama dengan baik

4

 Hanya 4 kriteria terpenuhi

 Hanya 3 kriteria terpenuhi

 Hanya 1 atau 2 kriteria terpenuhi

3 2 1 2 Hasil Lembar

Aktivitas

1. Mampu memahami pertanyaan pada lembar aktivitas 2. Mampu memahami materi yang dipelajari

3. Mampu menjawab dengan benar semua pertanyaan di setiap kegiatan dalam lembar aktivitas

4. Selain no 2, Mampu menjawab <75% dengan benar semua pertanyaan di setiap kegiatan dalam lembar aktivitas

5. Mampu membuat kesimpulan dari proses diskusi di setiap kegiatan di lembar aktivitas

4

 Hanya 3 kriteria terpenuhi

 Hanya 2 kriteria terpenuhi Hanya 1 kriteria terpenuhi

3 2 1 3 Kemampuan

Presentasi

1. Percaya diri dalam memaparkan hasil ke audience, antusias, Bahasa lugas 2. Manajemen waktu baik

3. Seluruh anggota kelompok berperan aktif 4. Visual materi presentasi menarik dan lugas

4

 Hanya 3 kriteria terpenuhi 3

(14)

14

No Aspek

Penilaian

Kriteria Bobot

 Hanya 2 kriteria terpenuhi

 Hanya 1 kriteria terpenuhi

2 1 4 Penguasaan

Materi

1. Penguasaan materi dan tata Bahasa dapat menginterpretasi konsep dengan tepat

2. Mampu menjawab pertanyaan audience dengan tepat 3. Pengetahuan luas

4. Mampu mengemukakan ide dan/atau argument dengan baik

4

 Hanya 3 kriteria terpenuhi

 Hanya 2 kriteria terpenuhi

 Hanya 1 kriteria terpenuhi

3 2 1

SKOR MAKSIMUM 16

(15)

15 LAMPIRAN 5

INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP (OBSERVASI)

Nama Sekolah : SMK Negeri 5 Malang

Mata Pelajaran : Kimia

Kelas/Semester : X TKJ 1/ Ganjil Tahun Ajaran : 2022/2023

No Nama Pesera Didik Waktu Kejadian

Kejadian/Perilaku Positif/Negatif Tindak

Lanjut

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini diperlihatkan dengan jelas oleh lele lokal melalui kegiatan yang paling menonjol dilakukan oleh ikan uji tersebut, dalam upaya beradaptasi dengan badan air yang

Adapun tujuan khusus dari penelitian ini, adalah (1) mengetahui karakteristik atlet remaja, (2) menganalisis persentase total komposisi tubuh atlet remaja, (3) menganalisis

No Nama Merchant Sub Merchant Kategori Alamat Telepon Area Diskon/Promo 11 INNA HOTEL GROUP INNA SAMUDRA BEACH - PEL.RATU (*4) Leisure Jl.. No Nama Merchant Sub Merchant

Dispepsia atau sakit maag adalah sekumpulan gejala (sindrom) yang terdiri dari nyeri atau rasa tidak nyaman di epigastrium, mual, muntah, kembung, rasa penuh

Sebuah cara untuk memeriksa keadaan reflek adalah dengan meletakkan bayi secara horizontal dan meluruskan punggungnya dan biarkan kepala bayi turun secara

bahwa untuk melaksanakan Pasal 13 ayat (2) Peraturan Menteri Kehutanan Nomor : P.54/Menhut-II/2007 tentang Izin Peralatan untuk Kegiatan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan

Maksud penelitian ini adalah digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dalam menyempurnakan kebuijakan-kebijakan pasca pemekaran wilayah

Un t u k menguji apakah da t abase sudah ter koneksi, maka silahkan buka browser , ketikkan.