KEANEKARAGAMAN JENIS ORDO ODONATA (DRAGONFLY DAN DAMSELFLY) DI SUB-DAS BUMI PERKEMAHAN BEDENGAN DESA SELOREJO KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG
SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI
SKRIPSI
Oleh :
LAILATUL KHOIRIAH NIM: 201710070311092
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2021
ii
KEANEKARAGAMAN JENIS ORDO ODONATA (DRAGONFLY DAN DAMSELFLY) DI SUB-DAS BUMI PERKEMAHAN BEDENGAN DESA SELOREJO KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG
SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI
SKRIPSI
Diajukan Kepada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang
sebagian Salah Satu Prasyarat untuk Mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan Biologi
Oleh :
LAILATUL KHOIRIAH NIM: 201710070311092
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2021
iii
LEMBAR PERSETUJUAN
Skripsi dengan Judul :
KEANEKARAGAMAN JENIS ORDO ODONATA (DRAGONFLY DAN DAMSELFLY) DI SUB-DAS BUMI PERKEMAHAN BEDENGAN DESA SELOREJO KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG
SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI
Oleh :
LAILATUL KHOIRIAH NIM: 201710070311092
telah memenuhi persyaratan untuk dipertahankan di depan Dewan Penguji dan disetujui
pada tanggal 22 Juni 2021
Menyetujui,
Pembimbing I Pembimbing II
Dr. Abdulkadir Rahardjanto, M.Si Dwi Setyawan, S.Pd., M.Pd
iv
LEM BAR PEN GESA HAN
v
SURAT PERNYATAAN
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Lailatul Khoiriah
Tempat tanggal lahir : Sidoarjo, 22 Juli 1998
NIM : 201710070311092
Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Program Studi : Pendidikan Biologi
Dengan ini menyatakan dengan sebenar – benarnya bahwa:
1. Skripsi dengan judul “Keanekaragaman Jenis Ordo Odonata (Dragonfly dan Damselfly) di Sub-DAS Bumi Perkemahan Bedengan Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang sebagai Sumber Belajar Biologi”
adalah hasil karya saya, dan dalam naskah skripsi ini tidak terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar akademik di suatu Perguruan Tinggi, dan tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, baik sebagian atau keseluruhan, kecuali secara tertulis dikutip dalam naskah ini dan disebutkan dalam sumber kutipan atau daftar pustaka.
2. Apabila ternyata di dalam naskah skripsi ini terdapat unsur–unsur plagiasi, saya bersedia skripsi ini digugurkan dan gelar akademik yang telah saya peroleh dibatalkan, serta diproses dengan ketentuan hukum yang berlaku.
3. Skripsi ini dapat dijadikan sumber pustaka yang merupakan hak bebas royalty non ekslusif.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
Malang, 01 Juli 2021 yang menyatakan,
Lailatul Khoiriah NIM: 201710070311092
vi
MOTO DAN PERSEMBAHAN
ِمْي ِحَّرلا ِنَمْحَّرلا ِالل ِمــــــــــــــــــْسِب
َنوُلَمْعَي اوُناَك اَم ِنَسْحَأِب مُهَرْجَأ آوُرَبَص َنيِذَّلا َّنَي ِزْجَنَل َو
“……Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.”
(QS. An-Nahl: 96)
“Berusaha tanpa mengenal lelah dan putus asa, selalu iringi langkah dengan do’a, insyaAllah kita akan menuai hasil terbaik di waktu yang dikehendaki-Nya.”
~ Lailatul Khoiriah ~
Karya ini saya persembahkan kepada:
Kedua orang tua, adik, dan keluarga besar yang tidak pernah berhenti memberikan do’a, motivasi, semangat, dan kasih sayangnya, sehingga saya dapat
menyelesaikan skripsi ini dengan sebaiik-baiknya, kepada Dosen Pembimbing serta Bapak dan Ibu Dosen Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah
Malang yang telah banyak mengajarkan ilmu semasa saya kuliah, dan kepada teman-teman yang selalu supportif sejak awal hingga akhir masa kuliah. Semoga
Allah SWT membalas semua kebaikan yang telah diberikan kepada saya yang bernilai sama dengan ibadah.
vii
KATA PENGANTAR
ِمْي ِحَّرلا ِنَمْحَّرلا ِالل ِمــــــــــــــــــْسِب
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat, taufiq, hidayah, dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul
“Keanekaragaman Jenis Ordo Odonata (Dragonfly dan Damselfly) di Sub- DAS Bumi Perkemahan Bedengan Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang sebagai Sumber Belajar Biologi”. Shalawat serta salam tetap tercurahkan kepada tauladan kita Nabi Muhammad SAW. Penulis menyadari selama proses penyusunan hingga selesainya skripsi ini, penulis telah banyak mendapat bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada :
1. Bapak Dr. Poncojari Wahyono, M. Kes selaku Dekan Fakultas dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang
2. Ibu Dr. Iin Hindun, M. Kes selaku Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang
3. Bapak Husamah, S.Pd., M.Pd selaku Sekretaris Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang
4. Bapak Dr. Abdulkadir Rahardjanto, M.Si selaku Dosen Pembimbing I atas bimbingan, saran, dan motivasi yang telah diberikan
5. Bapak Dwi Setyawan, S.Pd., M.Pd selaku Dosen Pembimbing II atas bimbingan, saran, dan motivasi yang telah diberikan
6. Bapak dan Ibu dosen Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang yang telah memberikan ilmunya kepada penulis
7. Kepala Pengelolaan Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang (Perum Perhutani) yang telah memberikan izin penelitian
8. Bapak Suliyono selaku Pengelola Wisata Bumi Perkemahan Bedengan yang telah memberikan izin penelitian
viii
9. Keluarga saya Ayah Moh. Kamil, Ibu Nurul Hidayati, Adik Fariddzul Khakim, dan keluarga besar yang senantiasa memberikan doa, semangat, dan motivasi dalam kelancaran selama penelitian hingga penyusunan skripsi
10. Teman-teman tim penelitian yang telah banyak berkontribusi memberikan bantuan dalam kelancaran penelitian, teman-teman di Malang dan di Sidoarjo yang selalu memberikan do’a dan dukungan
11. Semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan balasan yang berlipat ganda atas semua amal baik yang telah diberikan. Penulis menyadari bahwa penyusunan skripsi ini masih belum sempurna. Oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi penulis, pembaca, dan perkembangan ilmu pengetahuan. Aamiin ya rabbal ‘alamin.
Malang, 01 Juli 2021 Penulis,
Lailatul Khoiriah
ix
ABSTRAK
Khoiriah, L. 2021. Keanekaragaman Jenis Ordo Odonata (Dragonfly dan Damselfly) di Sub-DAS Bumi Perkemahan Bedengan Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang sebagai Sumber Belajar Biologi.
Skripsi Malang: Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang, Pembimbing (I) : Dr. Abdulkadir Rahardjanto, M.Si, (II) Dwi Setyawan, S.Pd., M.Pd
Sensitivitas Ordo Odonata (Dragonfly dan Damselfly) yang cukup tinggi terhadap perubahan perairan sungai dikhawatirkan dapat mengancam eksistensinya pada ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis- jenis, klasifikasi, dan keanekaragaman jenis Ordo Odonata Sub-DAS Bumi Perkemahan Bedengan, kondisi parameter fisika dan kimia, dan pemanfaatannya sebagai sumber belajar biologi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode visual day flying digunakan untuk mendapatkan data yang ditentukan secara purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan ciri morfologi species, kemudian dianalisis secara kuantitatif untuk menghitung struktur komunitas. Hasil indeks keanekaragaman jenis Shannon-Wiener sedang (1< H’≤3), indeks kekayaan jenis Margalef rendah (D<2,5), indeks kemerataan jenis Pielou tinggi (E>0,6), indeks dominansi jenis Simpson rendah (0<C<0,5), indeks kesamaan jenis Sorensen daerah hutan-bumi perkemahan dan daerah bumi perkemahan-perkebunan rendah (IS<75%), serta daerah hutan-perkebunan tinggi (IS≥75%). Kondisi parameter fisika dan kimia (suhu udara, kelembaban udara, kecepatan angin, intensitas cahaya, suhu air, total solid, pH air, biological oxygen demand5, dissolved oxygen) dikisaran optimum. Ekosistem Bumi Perkemahan Bedengan mendukung kehidupan Ordo Odonata, sehingga kualitasnya harus dijaga agar dapat mempertahankan eksistensi Ordo Odonata. Penelitian ini dapat digunakan sebagai sumber belajar biologi kelas X SMA/MA tentang keanekaragaman hayati.
Kata kunci: Dragonfly, Damselfly, Keanekaragaman, Ordo Odonata, Sumber Belajar Biologi
x
ABSTRACT
Khoiriah, L. 2021. The Diversity of the Odonata Order (Dragonfly and Damselfly) in Bumi Perkemahan Bedengan Sub-watershed Selorejo Village Dau District Malang Regency as a Biology Learning Resource. Thesis Malang: Biology Education Study Program, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang, Advisor (I) : Dr. Abdulkadir Rahardjanto, M.Si, (II) Dwi Setyawan, S.Pd., M.Pd
The high sensitivity of the Odonata Order (Dragonfly and Damselfly) in river waters change is feared to threaten its existence in the ecosystem. This study aims to determine the types, classifications, and diversity of the Odonata Order in the Bumi Perkemahan Bedengan sub-watershed, the condition of physical and chemical parameters, and their use as a source of learning biology. This study uses a descriptive type of research with a quantitative approach. The visual day flying method is used to obtain data determined by purposive sampling. The data were analyzed descriptively based on the morphological characteristics of the species, then analyzed quantitatively to calculate the community structure. The results of the Shannon-Wiener species diversity index are moderate (1< H'≤3), the Margalef species richness index are low (D<2.5), the Pielou species evenness index are high (E>0,6), the Simpson species dominance index are low (0 <C<0,5), the Sorensen species similarity index in the forest-campground area and campground-plantation area are low (IS<75%), in the forest-plantation area are high (IS≥75%). The condition of physical and chemical parameters (air temperature, humidity, wind speed, light intensity, water temperature, total solid, water pH, biological oxygen demand5, dissolved oxygen) are in the optimum range. The Bumi Perkemahan Bedengan ecosystem supports the life of the Odonata Order, so its quality must be maintained to maintain the existence of the Odonata Order. This research can be used as a learning resource for biology class X SMA/MA on biodiversity.
Keywords: Dragonfly, Damselfly, Diversity, Odonata Order, Biology Learning Resources
xi
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL LUAR……….……….. i
HALAMAN SAMPUL DALAM ……….………. ii
LEMBAR PERSETUJUAN... iii
LEMBAR PENGESAHAN ... iv
SURAT PERNYATAAN... v
MOTO DAN PERSEMBAHAN ... vi
KATA PENGANTAR ... vii
ABSTRAK ... ix
ABSTRACT ... x
DAFTAR ISI ... xi
DAFTAR GAMBAR ... xiv
DAFTAR TABEL ... xv
DAFTAR LAMPIRAN ... xvi
BAB I ... 1
PENDAHULUAN ... 1
1.1. Latar Belakang ... 1
1.2. Rumusan Masalah ... 4
1.3. Tujuan Penelitian ... 5
1.4. Manfaat Penelitian ... 6
1.4.1. Manfaat Teoritis ... 6
1.4.2. Manfaat Praktis ... 6
1.5. Batasan Penelitian ... 7
1.6. Definisi Istilah... 7
BAB II ... 8
TINJAUAN PUSTAKA ... 8
2.1. Keanekaragaman Phylum Arthropoda ... 8
2.1.1. Keanekaragaman Classis Insecta ... 8
2.1.2. Keanekaragaman Ordo Odonata ... 9
2.2. Ordo Odonata ... 10
2.2.1. Klasifikasi Ordo Odonata ... 10
2.2.2. Siklus Hidup Ordo Odonata ... 12
2.2.3. Habitat Ordo Odonata ... 12
xii
2.2.4. Peranan Ordo Odonata ... 13
2.2.5. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keanekaragaman Ordo Odonata . 14 2.3. Daerah Aliran Sungai (DAS)... 15
2.3.1 Sub-DAS ... 16
2.4. Gambaran Umum Wisata Bumi Perkemahan Bedengan ... 16
2.5. Sumber Belajar ... 18
2.5.1. Definisi Sumber Belajar... 18
2.5.2. Syarat Sumber Belajar ... 19
2.5.3. Komponen Sumber Belajar ... 19
2.5.4. Klasifikasi Sumber Belajar ... 20
2.5.5. Manfaat Sumber Belajar ... 20
2.6. Kerangka Konseptual ... 22
BAB III ... 23
METODE PENELITIAN ... 23
3.1. Pendekatan dan Jenis Penelitian ... 23
3.2. Waktu dan Tempat Penelitian ... 23
3.2.1. Waktu ... 23
3.2.2. Tempat ... 23
3.3. Populasi, Sampel, dan Teknik Pengambilan Sampel ... 25
3.3.1. Populasi ... 25
3.3.2. Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel ... 25
3.4. Variabel Penelitian ... 25
3.4.1. Jenis Variabel ... 25
3.4.2. Definisi Operasional Variabel ... 26
3.5. Prosedur Penelitian ... 26
3.5.1. Persiapan Penelitian ... 26
3.5.2. Pelaksanaan dan Alur Penelitian... 29
3.6. Metode Pengumpulan Data ... 37
3.6.1. Teknik Pengumpulan Data Ordo Odonata ... 37
3.6.2 Teknik Pengumpulan Data Parameter Lingkungan ... 38
3.6.3. Instrumen Penelitian ... 39
3.7. Teknik Analisis Data ... 40
BAB IV ... 43
HASIL DAN PEMBAHASAN ... 43
xiii
4.1 Hasil Penelitian ... 43
4.1.1 Jenis-jenis Ordo Odonata (Dragonfly dan Damselfly) di Sub-DAS Bumi Perkemahan Bedengan Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang . 43 4.1.2 Klasifikasi Ordo Odonata (Dragonfly dan Damselfly) di Sub-DAS Bumi Perkemahan Bedengan Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang ... 45
4.1.3 Keanekaragaman Ordo Odonata (Dragonfly dan Damselfly) di Sub- DAS Bumi Perkemahan Bedengan Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang ... 62
4.1.4 Kondisi Parameter Fisika dan Kimia di Sub-DAS Bumi Perkemahan Bedengan Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang ... 67
4.2 Pembahasan ... 68
4.2.1 Jenis-jenis Ordo Odonata (Dragonfly dan Damselfly) di Sub-DAS Bumi Perkemahan Bedengan Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang . 68 4.2.2 Klasifikasi Ordo Odonata (Dragonfly dan Damselfly) di Sub-DAS Bumi Perkemahan Bedengan Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang ... 73
4.2.3 Keanekaragaman Ordo Odonata (Dragonfly dan Damselfly) di Sub- DAS Bumi Perkemahan Bedengan Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang ... 78
4.2.4 Kondisi Parameter Fisika dan Kimia di Sub-DAS Bumi Perkemahan Bedengan Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang ... 83
4.2.5 Pemanfaatan Hasil Penelitian Keanekaragaman Jenis Ordo Odonata (Dragonfly dan Damselfly) di Sub-DAS Bumi Perkemahan Bedengan Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang sebagai Sumber Belajar Biologi ... 89
BAB V ... 106
PENUTUP ... 106
5.1 Kesimpulan ... 106
5.2 Saran ... 108
DAFTAR PUSTAKA ... 110
LAMPIRAN ... 122
xiv
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Sub Ordo Anisoptera ... 11
Gambar 2.2 Sub Ordo Zygoptera ... 11
Gambar 2.3 Siklus Hidup Odonata ... 12
Gambar 2.4 Kerangka Konseptual ... 22
Gambar 3.1 Lokasi Penelitian di Sub-DAS Bumi Perkemahan Bedengan ... 24
Gambar 3.2 Contoh Pengambilan Air Secara Langsung ... 34
Gambar 4.1 Orthetrum brunneum (Fonscolombe, 1837)... 46
Gambar 4.2 Orthetrum caffrum (Burmeister, 1839) ... 47
Gambar 4.3 Orthetrum glaucum (Brauer, 1865) ... 48
Gambar 4.4 Orthetrum pruinosum (Burmeister, 1839) ... 50
Gambar 4.5 Orthetrum sabina (Drury, 1770) ... 51
Gambar 4.6 Pantala flavescens (Fabricius, 1798) ... 52
Gambar 4.7 Zygonyx ida (Burmeister, 1839) ... 53
Gambar 4.8 Calopteryx splendens (Harris, 1776) ... 54
Gambar 4.9 Vestalis luctuosa (Burmeister, 1839) ... 55
Gambar 4.10 Rhinocypha anisoptera (Selys, 1879) ... 57
Gambar 4.11 Euphaea lara (Krüger, 1898) ... 58
Gambar 4.12 Euphaea masoni (Selys, 1879) ... 59
Gambar 4.13 Euphaea variegata (Rambur, 1842) ... 60
Gambar 4. 14 Prodasineura autumnalis (Fraser, 1922) ... 61
Gambar 4.15 Grafik Jenis-jenis Ordo Odonata (Dragonfly dan Damselfly) ... 69
Gambar 4. 16 Grafik Indeks Keanekaragaman Jenis ... 78
Gambar 4.17 Grafik Indeks Kekayaan Jenis ... 79
Gambar 4.18 Grafik Indeks Kemerataan Jenis ... 80
Gambar 4.19 Grafik Indeks Dominansi Jenis ... 81
Gambar 4.20 Grafik Indeks Kesamaan Jenis ... 82
xv
DAFTAR TABEL
Tabel 3.1 Definisi Operasional Variabel ... 26
Tabel 3.2 Alat yang Digunakan dalam Penelitian ... 27
Tabel 3.3 Bahan yang digunakan dalam penelitian ... 28
Tabel 3.4 Kriteria Mutu Air Sungai ... 37
Tabel 3.5 Species Ordo Odonata (Dragonfly dan Damselfly) ... 39
Tabel 3.6 Parameter Fisika pada Tiga Stasiun ... 40
Tabel 3.7 Parameter Kimia pada Tiga Stasiun ... 40
Tabel 4.1 Jenis-jenis Ordo Odonata (Dragonfly dan Damselfly) ... 43
Tabel 4.2 Klasifikasi Ordo Odonata (Dragonfly dan Damselfly) ... 45
Tabel 4.3 Indeks Keanekaragaman Jenis (H’) ... 62
Tabel 4.4 Indeks Kekayaan Jenis (Dmg) ... 63
Tabel 4.5 Indeks Kemerataan Jenis (E)... 64
Tabel 4.6 Indeks Dominansi Jenis (C) ... 65
Tabel 4.7 Indeks Kesamaan Jenis (IS) ... 66
Tabel 4.8 Kondisi Parameter Fisika Pengujian di Laboratorium ... 67
Tabel 4.9 Kondisi Parameter Fisika Pengukuran di Lapangan ... 67
Tabel 4.10 Kondisi Parameter Kimia Pengujian di Laboratorium ... 68
Tabel 4.11 Kondisi Parameter Kimia Pengukuran di Lapangan ... 68
xvi
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Lokasi Wisata Bumi Perkemahan Bedengan... 122
Lampiran 2 Foto Kegiatan Penelitian ... 124
Lampiran 3 Perhitungan Ordo Odonata yang Didapatkan ... 127
Lampiran 4 Data Parameter Lingkungan ... 135
Lampiran 5 Hasil Pengujian Sampel Air Sungai ... 141
Lampiran 6 Surat Izin Penelitian... 149
Lampiran 7 Lembar Plagiasi ... 153
110
DAFTAR PUSTAKA
A’tourrohman, M., Ulfah, M., Septiani, M., Silmi, F. I., Utami, R. T., Malianimah, S. F., Rahmawati, S. D., Ananto, A. D., Dewi, B. A., &
Setyawati, S. M. (2020). Karakterisasi dan identifikasi Orthetrum sabina (Odonata: Lebullidae) di Lapangan Rusunawa Jerakah Purwoyoso Semarang.
Jurnal Litbang Edusaintech, 1(1), 51–56.
http://journal.pwmjateng.com/index.php/jle
Abdillah, M., Alifuddin, F., & Maulida, A. F. N. (2018). Diversitas Odonata dan peranannya sebagai indikator air di Kawasan Wisata Air Terjun Kakek Bodo Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan. Seminar Nasional Biologi - Universitas Negeri Semarang “Eksplorasi Keanekaragaman Hayati Sebagi Upaya Konservasi Di Era Disrupsi,” 322–328.
Abdillah, M. M. (2020). Kajian kualitas air pada sungai-sungai di Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang menggunakan indikator biologi berupa keragaman odonata. Jurnal Biologi Makassar, 5(1), 40–46.
Abdillah, M. M., & Lupiyaningdyah, P. (2020). Distribution, characteristic and behavior of Rhinocypha anisoptera Selys, 1879 (Odonata: Zygoptera:
Chlorocyphidae) in East Java. Journal Zoo Indonesia, 29(2), 94–102.
https://doi.org/10.52508/zi.v29i2.4036
Aminullah, R., & Lagiono. (2020). Keanekaragaman arthropoda permukaan tanah di kawasan Wisata Air Terjun Lano Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong.
Jurnal Pendidikan Hayati, 6(1), 14–19.
Amrullah, S. H. (2018). Indeks keanekaragaman capung (insecta: odonata) sebagai pengukur kualitas lingkungan sungai dalam kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Prosiding Seminar Hasil Penelitian, 86–91.
Anhwange, B. A., Agbaji, E. B., & Gimba, E. C. (2012). Impact assessment of human activities and seasonal variation on River Benue, within Makurdi Metropolis. International Journal of Science and Technology, 2(5), 248–254.
Ansari, M. L., Soendjoto, M. A., & Dharmono. (2016). Capung di Kawasan Rawa Desa Sungai Lumbah Kabupaten Barito Kuala. Prosiding Seminar Nasional Lahan Basah, 89–95.
Arifah, D. (2017). Indeks keanekaragaman echinodermata di Pantai Tanjung Setia Kabupaten Pesisir Barat sebagai sumber belajar biologi SMA kelas X. Jurna Pendidikan Biologi, 8(2), 117–124.
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian suatu pendekatan dan praktek. Rineka Cipta.
Asdak, C. (2010). Hidrologi dan pengelolaan daerah aliran sungai (5th ed.).
111
UGM Press.
Ashar, M., & Prasetya, D. D. (2018). Pemanfataan teknologi wirausaha outbond dalam pemberdayaan masyarakat disekitar kebun jeruk Desa Selorejo Dau Malang. Jurnal Karinov, 1(1).
Azwir, Jalaluddin, Rubiah, & Listiana. (2019). Identifikasi keanekaragaman jenis serangga pada tanaman jagung (Zea mays L.) di Gampong Sukamulia Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Seminar Nasional Multidisplin Ilmu, 2, 358–366.
Basir, A., Dharmawibawa, I. D., & Safnowandi. (2017). Keanekaragaman dan kelimpahan arthropoda tanah di lahan stroberi (Fragaria sp) Sembalun Kabupaten Lombok Timur sebagai dasar penyusunan modul ekologi hewan.
Prosiding Seminar Nasional Pendidik Dan Pengembang Pendidikan Indonesia, 1–8.
Budiwan, A., Fahrizal, & Prayogo, H. (2018). Analisa vegetasi pada pengelolaan hutan tradisional masyarakat Suku Dayak Tamambaloh dan Iban di wilayah redd+ kphp model Kapuas Hulu. Jurnal Hutan Lestari, 6(1), 246–253.
Cahyani, P. M., Maretha, D. E., & Asnilawati. (2020). Ensiklopedia insecta. In Ensiklopedia insecta (pp. 1–12).
Cai, Y., Nga, Y. P. Q., & Ngiam, R. W. J. (2019). Diversity and distribution of dragonflies in Bukit Timah Nature Reserve Singapore. Gardens’ Bulletin Singapore, 71(1), 293–316. https://doi.org/10.26492/gbs71(suppl.1).2019- 011
Cendrawati, M. A., Rahmadhani, T. P., Meilita, N., & Pujiastuti, Y. (2018).
Identifikasi capung odonata pada vegetasi perairan, rerumputan, dan tanaman perdu di Kampus Indralaya Universitas Sriwijaya. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal, 402–409.
Choong, C. Y., Dow, R. A., & Ng, Y. F. (2017). New records of Odonata from Kelantan, Malaysia, with a checklist of species recorded from the state.
Journal of The International Dragonfly Fund, 21, 1–22.
Dalia, B. P. I., & Leksono, A. S. (2014). Interaksi antara capung dengan arthropoda dan vertebrata predator di Kepanjen Kabupaten Malang. Jurnal Biotropika, 2(1), 26–30.
Degabriele, G. (2013). An overview of the dragonflies and damselflies of the Maltese Islands (Central Mediterranean) (Odonata). Bulletin of the Entomological Society of Malta, 6, 5–127.
Devi, S. R., Setiadi, L., Erfanda, M. P., Hanifa, B. F., Firizki, D. T., & Nadhori, Q. (2019). Struktur komunitas ordo anura di lokasi Wisata Bedengan Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Jurnal Riset Biologi Dan Aplikasinya, 1(2), 71–79.
112
Diantoro, M., Nasikhudin, Utomo, J., Sholeha, N., & Astarini, N. A. (2020).
Pengembangan wahana wisata flying fox sebagai wahana edukasi olahraga di Bedengan Selorejo. Prosiding Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (HAPEMAS 2), 403–410.
Ejiadi, Badrun, Y., & Gesriantuti, N. (2017). Serangga air sebagai bioindikator di Sungai Siak Kota Pekanbaru. Prosiding 2nd CELSciTech, 2, 1–9.
Fakhrah. (2016). Inventarisasi insekta permukaan tanah di Gampong Krueng Simpo Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen. Jurnal Pendidikan Almuslim, 4(1), 48–52.
Fauzan, S., Firmansyah, R., Putri, D. M., Putri, S. F., & Jannah, M. (2020).
Pendampingan penyiapan cafe pinggir kali sebagai wujud pemanfaatan sungai untuk daya tarik wisata alam Bumi Perkemahan Bedengan Desa Selorejo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jurnal Sinergi, 3(1), 8–13.
Firdhausi, N. F., Rijal, M., & Husen, H. Y. (2018). Kajian ekologis Sungai Arbes Ambon Maluku. Jurnal Biology Science & Education, 7(1), 13–22.
Fitria, F., Hidayati, N. A., Franata, A. Y., Saputra, H. M., & Afriyansyah, B.
(2019). Komposisi odonata di Kabupaten Bangka Selatan. Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi Dan Mikrobiologi, 4(2), 31–36.
Fitriana, N. (2016). Diversitas capung (odonata) di Situ Pamulang Kota Tangerang Selatan Banten. Jurnal Pro-Life, 3(3), 228–240.
Gesriantuti, N., Herlina, N., & Yunita, N. (2018). Jenis-jenis odonata di kawasan Stadion Utama Riau Pekanbaru. Jurnal Photon, 9(1), 197–202.
Hafid, H. A. (2011). Sumber dan media pembelajaran. Sulesana, 6(2), 69–78.
Hamakonda, U. A., Suharto, B., & Susanawati, L. D. (2019). Analisis kualitas air dan beban pencemaran air pada Sub DAS Boentuka Kabupaten Timor Tengah Selatan. Jurnal Teknologi Pertanian Andalas, 23(1), 56–67.
https://doi.org/10.25077/jtpa.23.1.56-67.2019
Hamdi, A. S., & Baharuddin, E. (2014). Metode penelitian kualitatif. Deepublish.
Hanisa, E., Nugraha, W. D., & Sarminingsih, A. (2017). Penentuan status mutu air sungai berdasarkan metode indekskualitas air–national sanitation foundation (ika-nsf) sebagai pengendalian kualitas lingkungan (Studi Kasus : Sungai Gelis, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah). Jurnal Teknik Lingkungan, 6(1), 1–
15. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tlingkungan
Hanum, S. O., Salmah, S., & Dahelmi. (2013). Jenis-jenis capung (odonata) di Kawasan Taman Satwa Kandi Kota Sawahlunto Sumatera Barat. Jurnal Biologi Universitas Andalas, 2(1), 71–76.
Hartika, W., Diba, F., & Wahdina. (2017). Keanekaragaman jenis capung (Odonata) pada Ruang Terbuka Hijau Kota Pontianak. Jurnal Hutan Lestari, 5(2), 156–163.
113
Hasnah. (2019). Peningkatan profesionalitas guru dalam pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar melalui diskusi kelompok kerja guru (KKG) TK Islam Terpadu Al Azka. Jurnal Literasiologi, 2(2), 113–129.
Herlambang, A. E. N., Hadi, M., & Tarwotjo, U. (2016). Struktur komunitas capung di Kawasan Wisata Curug Lawe Benowo Ungaran Barat. Jurnal Bioma, 18(1), 70–78.
Hermawan, A. S., & Fitriana, N. (2015). Jenis dan fluktuasi capung pada Taman Kota Bumi Serpong Damai Tangerang Selatan Banten. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, 1, 1795–1801.
https://doi.org/10.13057/psnmbi/m010808
Hobson, K. A., Anderson, R. C., Soto, D. X., & Wassenaar, L. I. (2012). Isotopic evidence that Dragonflies (Pantala flavescens) migrating through the Maldives Come from the Northern Indian Subcontinent. Journal PLOS ONE, 7(12), 1–4. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0052594
Husnia, F., Hidayat, S., & Setyawati, S. M. (2019). Biodiversitas capung subordo zygoptera sebagai bioindikator kualitas air di Aliran Sungai Kawasan Muria Desa Colo Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Journal of Biology Education, 2(2), 128–135.
Ilhamdi, M. L. (2018). Pola penyebaran capung (Odonata) di Kawasan Taman Wisata Alam Suranadi Lombok Barat. Jurnal Biologi Tropis, 18(1), 27–33.
Ilhamdi, M. L., Idrus, A. A., & Santoso, D. (2019). Kekayaan jenis capung di Taman Wisata Alam (TWA) Suranadi sebagai bahan penyusunan buku suplemen IPA. Prosiding Seminar Nasional SIMBIOSIS IV, 8–14.
Imtihana, M., Martin, F. P., & Priyono, B. (2014). Pengembangan buklet berbasis penelitian sebagai sumber belajar materi pencemaran lingkungan di SMA.
Unnes Journal of Biology Education, 3(2), 186–192.
Irawan, A., & Rahadi, W. S. (2018). Capung Sumba Taman Nasional Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti (2nd ed.). Balai Taman Nasional Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti.
Irawan, F., Hadi, M., & Tarwotjo, U. (2017). Struktur komunitas Odonata di Kawasan Wana Wisata Curug Semirang Kecamatan Ungaran Barat,
Semarang. Jurnal Bioma, 19(1), 69–75.
https://doi.org/10.14710/bioma.19.1.69-75
Julaika, W., Junardi, & Kustiati. (2018). Spesies capung (ordo: odonata) di Taman Nasional Gunung Palung Kalimantan Barat. Jurnal Protobiont, 7(2), 37–42.
Juwita, F. R., & Afifah, L. (2017). Keanekaragaman serangga: fakta, fiksi, dan keterbaruan penelitian di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Perhimpunan Entomologi Indonesia Cabang Bandung Tahun 2017, 196–
2013.
114
Kalkman, V., & Orr, A. G. (2013). Field guide to the damselflies of New Guinea.
Brachytron.
Kartono, A., Soimin, M., & Rachman, I. N. A. (2020). Keanekaragaman species burung di Kawasan Hutan Taman Wisata Karandangan. Jurnal Silva Samalas, 3(1), 22–27.
Khan, M. K. (2018). Odonata of eastern Bangladesh with three new records for the country. Journal of Threatened Taxa, 10(13), 12821–12827.
https://doi.org/10.11609/jott.3819.10.13.12821-12827
Kittel, R. N., & Engels, W. (2016). Diversity of dragonflies (odonata: anisoptera ) of Rio Grande do Sul Brazil with five new records for the state. Notulae Odonatologicae, 8(8), 247–318.
Kosterin, O. E. (2014). Odonata briefly observed on the islands of Bali and Lombok, Lesser Sundas, Indonesia, in the late February 2014. Journal of The International Dragonfly Fund, 74, 1–48.
Kurniawan, A. J., & Prayogo, H. (2018). Keanekaragaman jenis burung diurnal di Pulau Temajo Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat. Jurnal Hutan Lestari, 6(1), 230–237.
Kutcher, T. E., & Bried, J. T. (2014). Adult Odonata conservatism as an indicator of freshwater wetland condition. Journal Ecological Indicators, 38, 31–39.
https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.ecolind.2013.10.028
Laily, Z., Rifqiyanti, N., & Kurniawan, A. P. (2018). Keanekaragaman odonata pada habitat perairan dan padang rumput di Telaga Madirda. Jurnal MIPA, 41(2), 105–110.
Lino, J., Koneri, R., & Butarbutar, R. R. (2019). Keanekaragaman capung (odonata) di Tepi Sungai Kali Desa Kali Kabupaten Minahasa Sulawei Utara. Jurnal MIPA UNSRAT Online, 8(2), 59–62.
Manuel, J., Benitez, M., & Ripoll, J. (2018). Dragonflies Along The Great Malaga Path and in The Province Identification Guide. Great Malaga Path Team.
Mapi-ot, E. F., Taotao, A. U., Nuneza, O. M., & Villanueva, R. J. T. (2013).
Species diversity of adult Odonata in selected areas from Misamis Occidental Province Philippines. International Journal of the Bioflux Society, 6(4), 421–
432.
Muktitama, S. R., Prayogo, H., & Indrayani, Y. (2018). Keanekaragaman jenis capung di kawasan kampus Universitas Tanjungpura Pontianak. Jurnal Hutan Lestari, 6(4), 752–764.
Munthe, Y. V., Aryawati, R., & Isnaini. (2012). Struktur komunitas dan sebaran fitoplankton di Perairan Sungsang Sumatera Selatan. Maspari Journal, 4(1), 122–130. http://masparijournal.blogspot.com
115
Nisita, R. A., Hariani, N., & Trimurti, S. (2020). Keanekaragaman odonata di kawasan Bendungan Lempake, Sungai Karang Mumus dan Sungai Berambai
Samarinda. Jurnal Edubiotik, 5(2), 123–141.
https://doi.org/10.33503/ebio.v5i02.774
Novianti, H., Ansori, I., & Idrus, I. (2019). Pengembangan LKPD biologi kelas X SMA berdasarkan identifikasi jenis capung di kawasan persawahan Desa Lubuk Kembang. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Biologi, 3(2), 195–
201. https://doi.org/https://doi.org/10.33369/diklabio.3.2.195-201
Nugrahani, M. P., Nazar, L., Makitan, T., & Setiyono, J. (2014). Peluit Tanda Bahaya: Capung Indikator Lingkungan Panduan Penilaian Kualitas Lingkungan Melalui Capung. Indonesian Dragonflies Society.
Nugroho, S. S. (2020). Hukum konservasi sumber daya alam & keanekaragaman hayati. Penerbit Lakeisha.
Nuraina, I., Fahrizal, & Prayogo, H. (2018). Analisa komposisi dan keanekaragaman jenis tegakan penyusun hutan tembawang jelomuk di Desa Meta Bersatu Kecamatan Sayan Kabupaten Melawi. Jurnal Hutan Lestari, 6(1), 137–146.
Nurrohman, E., Rahardjanto, A., & Wahyuni, S. (2015). Keanekaragaman makrofauna tanah di kawasan perkebunan coklat (Theobroma cacao L. ) sebagai bioindikator kesuburan tanah dan sumber belajar biologi. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 1(2), 197–208.
Pamungkas, D. W., & Ridwan, M. (2015). Keragaman jenis capung dan capung jarum (odonata) di beberapa sumber air di Magetan Jawa Timur. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, 1295–1301.
https://doi.org/10.13057/psnmbi/m010606
Panov, E. N., Opaev, A. S., Pavlova, E. Y., & Nepomnyashchikh, V. A. (2016).
Behaviour of two demoiselle species (Calopteryx splendens, C. Virgo) during social interaction: A signal or a symptom? Russian Entomological Journal, 25(1), 103–120. https://doi.org/10.15298/rusentj.25.1.10
Patty, S. I., Arfah, H., & Abdul, M. S. (2015). Zat hara (fosfat, nitrat), oksigen terlarut dan ph kaitannya dengan kesuburan di Perairan Jikumerasa, Pulau Buru. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 1(1), 43–50.
https://doi.org/10.35800/jplt.3.1.2015.9578
Paulson, D. (2011). Dragonflies and damselflies of the East. Princeton University Press.
Permenkes. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017.
Ponimin, Wardhana, M. I., Taufiq, A., & Sari, A. A. (2020). Perancangan seni patung landscape eco-culture Desa Wisata Selorejo Dau Malang melalui program kemitraan desa. Jurnal Praksis Dan Dedikasi, 3(2), 78–88.
116
PP. (2001). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air.
PP. (2012). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai.
Purba, W. C., & Yulminarti. (2018). Komposisi dan kelimpahan capung (ordo:
Odonata) pada tiga tipe habibat di Desa Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Jurnal Riau Biologia, 3(1), 17–22.
http://ejournal.unri.ac.id/index.php/JRB
Putra, A. B. N. R., Winarno, A., Purnomo, A., Nidhom, A. M., Smaragdina, A.
A., Agustina, Y., & Kiong, T. T. (2020). Pembangunan sirkuit teknologi self balancing smart scooter sebagai wahana sehat di area perkemahan Bedengan.
Jurnal Graha Pengabdian, 2(4), 347–356.
Putra, A. B. N. R., Winarno, A., Purnomo, Habibi, M. A., Satyananda, D., Agustina, Y., & Kiong, T. T. (2021). Peningkatan daya tarik dan wawasan wisatawan dengan pembangunan Eco-Smart Mini Lab sebagai wisata edukasi alam. Jurnal Karinov, 4(1), 2–7.
Putri, T. A. M., Wimbaningrum, R., & Setiawan, R. (2019). Keanekaragaman jenis capung anggota ordo odonata di area persawahan Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Bioma, 8(1), 324–336.
Rachman, H. T., Hidayati, S., & Triatmanto. (2017). Penyusunan panduan identifikasi spesies capung berdasarkan penelitian keanekaragaman capung di Rawa Jombor Klaten. Jurnal Prodi Pendidikan Biologi, 6(7), 435–446.
Rahadi, W. S., Feriwibisono, B., Nugrahani, M. P., Putri, B., & Makitan, T.
(2013). Naga terbang wendit. Indonesia Dragonfly Society.
Rahmawati, L., Fajri, S. R., & Armiani, S. (2019). Keanekaragaman capung jarum (zygoptera) di Taman Wisata Alam Kerandangan Batu Layar Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Ilmiah Biologi, 7(1), 16–25.
Ratih, I., Prihanta, W., & Susetyarini, E. (2015). Inventarisasi keanekaragaman makrozoobentos di Daerah Aliran Sungai Brantas Kecamatan Ngoro Mojokerto sebagai sumber belajar biologi SMA kelas X. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 1(2), 158–168.
Rizal, S., & Hadi, M. (2015). Inventarisasi jenis capung (odonata) pada areal persawahan di Desa Pundenarum Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak. Bioma, 17(1), 16–20.
Rohman, A., Sulistyono, S., Nuryati, W., & Arifandy, A. (2020). Capung di Cagar Alam Pulau Bawean Indonesia. Borneo Journal of Resource Science and Technology, 10(1), 45–50. https://doi.org/DOI: https:
doi.org/10.33736/bjrst.2022.2020 Capung
Rosniar, N., Perdana, I., & Hamama, S. F. (2019). Klasifikasi jenis serangga dan
117
peranannya pada tanaman kopi di Kampung Kenawat Bener Meriah.
Prosiding Seminar Nasional Muti Disiplin Ilmu UNAYA, 1(10), 264–272.
Rozali, Mubarak, & Nurrachmi, I. (2016). Patterns of distribution total suspended solid (TSS) in River Estuary Kampar Pelalawan. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Riau, 3(2), 1–13.
Ruslan, H. (2020). Keanekaragaman capung (Odonata) di sekitar Kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil - Bukit Batu Riau. Jurnal Bioma, 16(1), 31–42.
https://doi.org/10.21009/Bioma16(1).4
Safrudin, A., & Maulana, F. (2020). Kepadatan populasi capung sambar hijau (Orthetrum sabina) pada persawahan di Desa Karang Buah Kecamatan Belawang Kabupaten Barito Kuala. Jurnal Pendidikan Hayati, 6(2), 37–45.
Salampessy, M. L., Pratiwi, R., Aisyah, & Panjaitan, P. B. P. (2020). Buku Ajar Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. PT Penerbit IPB Press.
Sari, E. K., & Wijaya, O. E. (2019). Penentuan status mutu air dengan metode indeks pencemaran dan strategi pengendalian pencemaran Sungai Ogan Kabupaten Ogan Komering Ulu. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(3), 486–491.
https://doi.org/10.14710/jil.17.3.486-491
Setiawan, F., Waluyo, N. A., Harahap, D. N. S., & Samitra, D. (2019). Jenis-jenis capung (anisoptera) di Bendungan Watervang Kota Lubuklinggau. Prosiding Seminar Nasional HAYATI VII, 1–5.
Setiawan, J., & Maulana, F. (2019). Keanekaragaman jenis arthropoda permukaan tanah di Desa Banua Rantau Kecamatan Banua Lawas. Jurnal Pendidikan Hayati, 5(1), 39–45.
Setiyono, J., Diniarsih, E., Respatika, N., & Budi, N. S. (2017). Dragonfly of Yogyakarta. Indonesia Dragonfly Society.
Setyawati, S. M., Puwowidodo, Huda, M. M., & Dewi, B. A. (2017). The diversity of the dragonfly of Orthetrum genus in Protected Area of Mount Prau, Central Java Indonesia. Journal Of Natural Sciences And Mathematics Research, 3(1), 228–235. https://doi.org/10.21580/jnsmr.2017.3.1.1747 Setyowati, L. D., & Suharini, E. (2011). DAS Garang Hulu: tata air, erosi, dan
konservasi. Widya Karya.
Siboro, M. B., Helmiyetti, & Tarantona, M. (2019). Jenis-jenis capung di Cagar Alam Teluk Klowe Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. Jurnal Konservasi Hayati, 10(2), 64–73.
https://doi.org/10.33369/hayati.v1i2.10950
Simatupang, S., Syamsi, F., Rahmi, & Efendi, Y. (2019). Keanekaragaman capung (ordo: Odonata) di Kawasan Hutan Lindung Duriangkang Tanjung Piayu Batam. Jurnal Simbiosa, 8(2), 158–167. https://doi.org/10.33373/sim- bio.v8i2.2139
118
Simbolon, P. (2019). Studi jenis-jenis capung di Kawasan Gunung Nanggarjati Hutapadang Kabupaten Tapanuli Selatan. Jurnal Education and Development, 7(1), 99–102.
Sirait, M., Rahmatia, F., & Pattulloh. (2018). Komparasi indeks keanekaragaman dan indeks dominansi fitoplankton di Sungai Ciliwung Jakarta. Jurnal Kelautan, 11(1), 75–79. https://doi.org/10.21107/jk.v11i1.3338
Siregar, A. Z. (2016). Keanekaragaman dan konservasi status capung di kampus hijau Unversitas Sumatera Utara Medan Indonesia. Jurnal Pertanian Tropik, 3(1), 25–30.
Siyoto, S., & Sodik, A. (2015). Dasar metodologi penelitian. Literasi Media Publishing.
Standar Nasional Indonesia (SNI). (2004a). SNI 06-6989.11-2004 air dan air limbah – bagian 11: cara uji derajat keasaman (pH) dengan menggunakan alat pH meter.
Standar Nasional Indonesia (SNI). (2004b). SNI 16-7062-2004 Pengukuran intensitas penerangan di tempat kerja.
Standar Nasional Indonesia (SNI). (2005a). SNI 06-6989.23-2005 air dan air limbah – bagian 23: cara uji suhu dengan termometer.
Standar Nasional Indonesia (SNI). (2005b). SNI 06-6989.26-2005 air dan air limbah – bagian 26 : cara uji kadar padatan total secara gravimetri.
Standar Nasional Indonesia (SNI). (2008). SNI 6989.57:2008 air dan air limbah – bagian 57: metoda pengambilan contoh air permukaan.
Suartini, N. M., & Sudatri, N. W. (2019). Spesies capung (ordo odonata) pada pertanaman padi di beberapa sawah sekitar Denpasar Bali. SIMBIOSIS, 7(1), 23–28.
Sugiarto, A. (2019). Jenis-jenis capung (odonata: libellulidae) pada kawasan persawahan di Desa Serdang Menang. Insect Village, 2(3), 32–35.
Sugiarto, E. (2016). Analisis emosional, kebijaksanaan pembelian dan perhatian setelah transaksi terhadap pembentukan disonansi kognitif konsumen pemilik sepeda motor honda pada UD. Dika Jaya Motor Lamongan. Jurnal Penelitian Ilmu Manajemen, 1(1), 34–47.
Suhirman. (2018). Pengelolaan sumber belajar dalam meningkatkan pemahaman peserta didik. Journal Of Early Childhood Islamic Education, 2(1), 159–173.
Sumarni, S. (2018). Keanekaragaman jenis capung (odonata) di Desa Nibung Kecamatan Selimbau Kabupaten Kapuas Hulu. PIPER, 14(26), 253–266.
Suprayitno, Sudjono, I., Wulandari, R., & Suwarno. (2020). Peningkatan literasi dan fasilitas me uju Wahana Wisata Bedengan yang sehat di Kabupaten Malang. Prosiding Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (HAPEMAS 2),
119
66–72.
Supriadi. (2015). Pemanfaatan sumber belajar dalam proses pembelajaran.
Lantanida Journal, 3(2), 127–139.
Suryanto, H., Aminnudin, Sukarni, Suprayitno, Marsono, Darnanto, B., &
Yanuhar, U. (2021). Pelatihan pemeliharaan ikan koi untuk pengembangan wisata ikan di kawasan Bedengan, Selorejo, Malang. Jurnal Pengabdian, Pendidikan Dan Teknologi, 2(1), 14–22.
Susanto, M. A. D., Abdillah, M. M., & Mubarak, Z. (2020). Keanekaragaman Odonata di Waduk Selorejo Kabupaten Malang Dan Sumber Clangap Kabupaten Kediri. Jurnal Biosilampari, 2(2), 36–43.
https://doi.org/10.31540/biosilampari.v2i2.892
Susanto, M. A. D., Abdillah, M. M., Permana, R. C., Mubarak, Z., & Anwar, M.
S. (2020). Inventarisasi jenis capung (Anisoptera) dan capung jarum (Zygoptera) di Sumber Clangap dan Sumber Mangli Kabupaten Kediri.
Seminar Nasional Biologi 5, 113–119.
Susanto, M. A. D., & Zulaikha, S. (2021). Diversity and community structure of Dragonfly and Damselfly (Odonata) at the Selorejo Waterfall Area, Ponorogo Regency, East Java Indonesia. Jurnal Riset Biologi Dan
Aplikasinya, 3(1), 30–37.
https://doi.org/https://doi.org/10.26740/jrba.v3n1.p30-37
Sutadji, E., Nurmalasari, R., & Nafiah, A. (2020). Pengembangan potensi isata kawasan Bedengan dengan pembangunan fasilitas rumah pohon untuk wisatawan. Jurnal Pengabdian Pendidikan Dan Teknologi, 1(2), 107–112.
Suterisni, M., Karyadi, B., & Winarni, E. W. (2018). Studi keanekaragaman arthropoda tanah di area konservasi kura-kura Manouria emys Universitas Bengkulu dan pengembangan pembelajaran siswa SMA. Journal of Science Education, 2(1), 106–112.
Syarifah, E. B., Fitriana, N., & Wijayanti, F. (2018). Keanekaragaman capung (Odonata) di Taman Mini Indonesia Indah dan Taman Margasatwa Ragunan, Dki Jakarta, Indonesia. Jurnal Bioprospek, 13(1), 50–58.
https://fmipa.unmul.ac.id/jurnal/index/Bioprospek
Taradipha, M. R. R., Rushayati, S. B., & Haneda, N. F. (2018). Karakteristik lingkungan terhadap komunitas serangga. Journal of Natural Resources and
Environmental Management, 9(2), 394–404.
https://doi.org/10.29244/jpsl.9.2.394-404
Theresia, C., Ritaningrum, A. I., Devara, G., Kusuma, W. R., Santoso, N., &
Djamahar, R. (2021). Prosiding Pendidikan Biologi An abundance of dragonflies along The Lake Kenanga to The Garden of The Faculty of Nursing University of Indonesia. Prosiding Pendidikan Biologi, 4(1), 109–
119. https://doi.org/https://doi.org/10.21009/pbe.4-1.10
120
Thorp, J. H., & Covich, A. P. (2010). Ecology and Classification of North American Freshwater Invertebrates. Elsevier Inc.
Triyanti, M., & Arisandy, D. A. (2020). Fauna capung di Bukit Cogong Kabupaten Musi Rawas. Jurnal Pendidikan Dan Biologi, 12(2), 181–187.
https://doi.org/10.25134/quagga.v12i2.2804.Received
Utomo, J., Diantoro, M., Hidayat, A., Nasikhudin, Astarini, N. A., & Sholeha, N.
(2020). Pengembangan wahana high rope pada wisata air dangkal di Bumi Perkemahan Bedengan Desa Selorejo Malang. Prosiding Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (HAPEMAS 2), 418–425.
Virgiawan, C., Hindun, I., & Sukarsono. (2015). Studi keanekaragaman capung (odonata) sebagai bioindikator kualitas air Sungai Brantas Batu Malang dan sumber belajar biologi. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 1(2), 188–196.
Wakhid, Koneri, R., Tallei, T., & Maabuat, P. V. (2014). Kelimpahan populasi capung jarum (zygoptera) di kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Sulawesi Utara. Jurnal BIOSLOGOS, 4(2), 41–47.
Wijayanto, A. G., Nafisah, N. A., Laily, Z., & Zaman, M. N. (2016). Inventarisasi capung (Insecta: Odonata) dan variasi habitatnya di Resort Tegal Bunder dan Teluk Terima Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Seminar Nasional Pendidikan Dan Saintek 2016, 427–434.
Wulandari, A. S. N., Setyawati, T. R., & Kustiati. (2019). Komposisi spesies capung (odonata) di kawasan Cagar Alam Mandor Kecamatan Mandor Kabupaten Landak Kalimantan Barat. Jurnal Protobiont, 8(1), 20–26.
Wulandari, S. Y., Yusuf, M., & Muslim. (2014). Kajian konsentrasi dan sebaran parameter kualitas air di Perairan Pantai Genuk, Semarang. Buletin
Oseanografi Marina, 3(1), 9–19.
https://doi.org/10.14710/buloma.v3i1.11213
Yamin, M. R., Kariimah, S. A., Ramadhanti, N. R. N., & Wulandari, I. A. I.
(2021). Distribusi temporal dan spatial arthropoda pada berbagai jenis tumbuhan liar di agroekosistem. Jurnal Bionature, 22(1), 15–28.
Yani, R. F., Karyadi, B., & Ansori, I. (2020). Pengembangan lembar kerja peserta didik tentang keanekaragaman hayati jenis capung untuk mengembangkan pemahaman siswa SMA. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Biologi, 4(1), 31–39. https://doi.org/https://doi.org/10.33369/diklabio.4.1.31-39 Yogihati, C. I., Diantoro, M., Nasikhudin, Tiana, S. K. G., & Ittikhad, A. A.
(2021). Perancangan sistem wahana perkemahan ramah dan aman sebagai daya tarik wisatawan Bumi Perkemahan Bedengan. Jurnal Pengabdian Dan
Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 102–107.
https://doi.org/10.37802/society.v1i2.138
Yudiawati, E., & Oktavia, L. (2020). Keanekaragaman jenis capung (odonata) pada areal persawahan di Kecamatan Tabir dan di Kecamatan Pangkalan
121
Jambu Kabupaten Merangin. Jurnal Sains Agro, 5(2).
Yunasiska, E. A., Ansori, I., & Rahman, A. (2020). Pengembangan lembar kerja peserta didik berdasarkan identifikasi keanekaragaman capung di persawahan Desa Tabeak Kauk Kabupaten Lebong. Jurnal Pendidikan Dan
Pembelajaran Biologi, 4(1), 24–30.
https://doi.org/https://doi.org/10.33369/diklabio.4.1.24-30
Zaman, M. N., Fuadi, B. F., Purwanto, P. B., Syafii, I., Yusuf, M., Ikram, A. M., Rifai, A. M., Solakhudin, M., & Rouf, M. S. A. (2018). Keanekaragaman capung (odonata) di Pulau Nusakambangan Bagian Barat. Seminar Nasional Pendidikan Biologi Dan Saintek III, 142–148.
Zulhafandi. (2020). Keanekaragaman capung (odonata) pada sawah sistem organik dan konvensional di Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal Ilmu
Pertanian, 3(1), 34–42.
https://doi.org/https://doi.org/10.35334/jpen.v3i1.1570
153
Lampiran 7 Lembar Plagiasi