• Tidak ada hasil yang ditemukan

3. KONSEP PERANCANGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "3. KONSEP PERANCANGAN"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

3. KONSEP PERANCANGAN

3.1. Konsep Pemasaran

Menurut Kennedy dan Soemanagara, pemasaran adalah sekumpulan rancangan kegiatan yang saling terkait untuk mengenali kebutuhan konsumen dan mengembangkan, mendistribusikan, mempromosikan, serta menetapkan harga yang tepat dari sebuah produk dan layanan untuk mencapai kepuasan dari konsumen yang bertujuan untuk menghasilkan keuntungan (13).

Selain itu, dapat dikatakan juga bahwa pemasaran merupakan sebuah proses. Oleh karena itu, kegiatannya dilakukan dalam jangka panjang. Berikut adalah pemahaman mengenai proses pemasaran menurut Kennedy dan Soemanagara :

a. Identifikasi potensi dari pasar sasaran (konsumen).

b. Analisis kebutuhan dan identifikasi pasar sasaran.

c. Riset potensial dari pasar sasaran atas penjualan dan kemampuan daya beli serta kekuatan dari produk dan layanan yang dimiliki.

d. Menciptakan produk dan layanan yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan pasar sasaran.

e. Distribusi, harga, dan promosi produk dan layanan pada konsumen.

f. Memeriksa kembali apakah telah tercapai kepuasan pelanggan setelah penjualan atau belum.

g. Melakukan inovasi produk setiap saat yang berhubungan dengan produk utama.

h. Berpromosi setiap saat, di setiap tempat dan pada setiap orang (15).

Pada intinya, konsep pemasaran merupakan suatu falsafah yang telah banyak digunakan oleh berbagai perusahaan di dunia dan terbukti cukup berhasil.

Kotler menjelaskan, di dalam konsep pemasaran dinyatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasional adalah terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran (target markets) dan pemberian kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan lebih efisien dari yang dilakukan para pesaing (1: 21). Oleh karena itu, konsep pemasaran sangat mempertimbangkan pemuasan

70 Universitas Kristen Petra

(2)

kebutuhan dan keinginan konsumen atau dapat juga dikatakan mengutamakan konsumen. Di sini konsumen dianggap sebagai bos sekaligus partner di dalam mencari laba.

3.1.1. Tujuan Pemasaran

3.1.1.1. Tujuan Pemasaran Jangka Pendek

Yang dimaksud dengan tujuan pemasaran jangka pendek adalah hasil akhir atau dampak yang diinginkan untuk terjadi berdasarkan kegiatan pemasaran yang dilakukan dalam jangka waktu kurang lebih satu tahun ke depan.

Berikut adalah tujuan pemasaran jangka pendek dari perancangan strategi promosi Djiraf Gift Shop, yaitu :

a. Meningkatkan awareness konsumen terhadap Djiraf Gift Shop.

b. Memberikan motivation kepada konsumen untuk mengunjungi Djiraf Gift Shop.

3.1.1.2. Tujuan Pemasaran Jangka Panjang

Yang dimaksud dengan tujuan pemasaran jangka panjang adalah hasil akhir atau dampak yang diinginkan untuk terjadi berdasarkan kegiatan pemasaran yang dilakukan dalam jangka waktu kurang lebih lima hingga sepuluh tahun ke depan.

Tujuan pemasaran jangka panjang yang ingin dicapai oleh Djiraf Gift Shop adalah memperkuat image Djiraf Gift Shop di benak konsumen.

3.1.2. Strategi Pemasaran

Di dalam konsep pemasaran dinyatakan bahwa agar berhasil, maka pemasar harus menentukan kebutuhan dan keinginan konsumen (sasaran) dan memberikan kepuasan yang diharapkan dengan lebih efisien serta lebih efektif dibandingkan pesaing. Maka dari itu, strategi pemasaran harus disesuaikan bukan saja dengan konsumen (sasaran), tetapi juga dengan strategi-strategi para pesaing yang juga melayani konsumen (sasaran) yang sama. Agar tujuan tersebut berhasil, pemasar harus merumuskan strategi-strategi yang memperkuat posisi tawaran-

71 Universitas Kristen Petra

(3)

tawarannya dibanding dengan tawaran-tawaran pesaing dalam benak konsumen (Kotler 2: 307).

Berbagai aktivitas yang tercakup dalam strategi pemasaran ini, antara lain perencanaan produk, kebijakan harga, melakukan berbagai kegiatan promosi, distribusi, penjualan dan pelayanan, riset pemasaran, tema periklanan, dan sebagainya.

3.1.2.1. Strategi Pemasaran Jangka Pendek

Strategi pemasaran jangka pendek dari perancangan strategi promosi Djiraf Gift Shop adalah memanfaatkan berbagai media promosi untuk memperkenalkan nama Djiraf Gift Shop.

3.1.2.2. Strategi Pemasaran Jangka Panjang

Sedangkan strategi pemasaran jangka panjang dari perancangan strategi promosi Djiraf Gift Shop adalah :

a. Mempromosikan Djiraf Gift Shop melalui media massa secara kontinyu, sedikitnya enam bulan sekali.

b. Memberikan potongan harga atau discount untuk produk-produk tertentu secara berkala, misalnya setiap enam bulan sekali .

3.1.3. Tujuan Komunikasi Periklanan

Promosi Djiraf Gift Shop ini ingin mengkomunikasikan bahwa dalam setiap kenangan momen yang indah, di sana ada peran serta Djiraf Gift Shop.

Peran serta yang dimaksud adalah Djiraf membantu mewujudkan momen tersebut menjadi indah melalui produk-produk gift dan souvenir yang ditawarkannya kepada konsumen. Produk-produk yang ditawarkannya itu mencakup berbagai tema dan suasana, sehingga secara fleksibel dapat menyesuaikan dengan kebutuhan konsumennya. Pemahaman inilah yang ingin coba ditanamkan dalam benak para konsumen.

72 Universitas Kristen Petra

(4)

3.1.4. Strategi Komunikasi Periklanan

Strategi komunikasi periklanan yang digunakan di sini mengangkat tentang momen-momen indah yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, misalnya hari ulang tahun, hari valentine, hari natal, dan sebagainya. Dalam masing-masing momen tersebut selalu diselipkan sedikit sentuhan dari Djiraf Gift Shop. Fungsinya agar konsumen selalu ingat untuk mengunjungi Djiraf Gift Shop manakala akan merayakan momen-momen tertentu atau sekedar mencari barang- barang untuk koleksi pribadi.

3.2. Konsep Media 3.2.1. Tujuan Media

a. Menciptakan attention, interest, desire, dan action kepada konsumen.

b. Menanamkan brand image di benak konsumen dengan mengingatkan mengenai kelebihan Djiraf Gift Shop, sehingga mereka tidak akan beralih pada kompetitor.

3.2.2. Strategi Media

Di dalam mendukung penyampaian pesan pada suatu media, diperlukan adanya strategi media yang tepat dan efisien. Efisiensi pengunaan media tersebut dapat dilihat dari sejauh mana media itu mampu menjangkau sasaran secara tepat, frekuensi yang dibutuhkan, dan durasi tayang iklan pada media dengan intensitas yang tinggi. Oleh karena itu, pemilihan media tidak boleh dilakukan secara sembarangan agar dapat mendukung penyampaian pesan dari produk tersebut secara lancar.

Berikut adalah strategi media yang digunakan dalam pelaksanaan promosi Djiraf Gift Shop :

a. Selektif di dalam memilih media yang akan dipergunakan sebagai sarana promosi Djiraf Gift Shop.

b. Sedapat mungkin beriklan melalui media-media yang tidak membutuhkan biaya besar, tetapi mampu memberikan dampak yang cukup kuat dalam menarik perhatian konsumen.

73 Universitas Kristen Petra

(5)

c. Mengutamakan penempatan komunikasi periklanan pada media-media yang sering ditemui atau digemari dan dekat dengan target audience, sehingga kegiatan promosi dapat tepat mengenai sasaran.

d. Penggunaan media-media promosi yang saling mendukung satu sama lain, serta dilakukan secara berkelanjutan.

3.2.3. Pemilihan Media

Menurut Kotler, agar dapat memilih media, pengiklan harus melakukan beberapa langkah berikut untuk menyampaikan pesan periklanan :

a. Keputusan mengenai jangkauan, frekuensi, dan dampak

ƒ Jangkauan

Pengiklan harus memutuskan mengenai berapa orang dari audiens sasaran yang harus diutamakan pada kampanye iklan selama jangka waktu tertentu.

ƒ Frekuensi

Pengiklan harus memutuskan mengenai berapa kali orang yang berada dalam audiens sasaran tersebut harus diekspos pada pesan selama jangka waktu tertentu.

ƒ Dampak

Pengiklan juga harus memutuskan mengenai dampak yang diinginkan dari eksposur atau media yang bersangkutan.

b. Pemilihan di antara jenis-jenis media utama

Masing-masing media memiliki kelebihan dan kelemahan tertentu. Oleh karena itu, pengiklan perlu mempertimbangkan beberapa variabel, yaitu kebiasaan media audiens sasaran, produk, pesan, dan biaya.

c. Pemilihan sarana media spesifik

Sarana media yang dianggap spesifik adalah sarana yang paling efektif biaya. Penilaian itu mencakup karakteristik media, jangkauan media, biaya produksi media, serta ukuran iklan yang ingin ditampilkan dalam media.

d. Keputusan mengenai jadwal waktu media

Pengiklan harus memutuskan mengenai jadwal waktu periklanannya selama satu tahun yang dikaitkan dengan unsur musim dan perkembangan ekonomi yang diharapkan. Selain itu, pengiklan juga harus memilih antara iklan

74 Universitas Kristen Petra

(6)

yang terus-menerus (kontinuitas iklan) dan iklan yang meledak. Kontinuitas dapat dicapai dengan menyusun jadwal media secara merata selama kurun waktu tertentu. Sedangkan iklan yang meledak, akan merujuk pada jadwal media yang tidak merata selama jangka waktu yang sama (2: 224-229).

3.2.3.1. Khalayak Sasaran

Berikut adalah definisi khalayak sasaran menurut beberapa aspek, yaitu : a. Demografis

Demografis merupakan bagian karakteristik dari konsumen yang menyangkut data diri berupa usia, jenis kelamin, golongan, tingkat pendidikan, status pekerjaan, serta tingkat ekonomi dari target audience yang dituju.

Target audience dari Djiraf Gift Shop adalah :

ƒ Masyarakat kota Surabaya berasal dari kelas A dan B.

ƒ Pria maupun wanita usia 15-25 tahun. Selain itu, tak menutup kemungkinan ada juga konsumen yang berasal dari golongan dewasa. Umumnya mereka adalah yang berminat membeli secara grosir atau juga sekadar memesan produk souvenir untuk keperluan acara anak-anak.

ƒ Berlatar belakang pendidikan SMA hingga lulusan S-1.

b. Psikografis

Psikografis berhubungan dengan sifat dari target audience yang dipilih.

Hal ini menyangkut hal-hal yang menjadi karakteristik mendasar dan yang menyangkut kepribadian diri mereka, termasuk motivasi mereka, perilaku, serta gaya hidup mereka.

Target audience dari Djiraf Gift Shop adalah :

ƒ Mereka yang ingin mewujudkan rasa kasih sayang atau penghargaan kepada orang-orang terdekat yang dikasihinya dalam wujud hadiah dan dilengkapi pula dengan packaging hadiah yang menarik sebagai pelengkap apresiasi penghargaan mereka terhadap orang yang bersangkutan.

ƒ Mereka yang bergaya hidup modern dan dinamis.

ƒ Mereka yang berkepribadian terbuka.

75 Universitas Kristen Petra

(7)

ƒ Mereka yang gemar mengikuti tren dan gemar bersolek karena audience semacam itu tidak akan segan mengeluarkan biaya untuk membeli barang yang mereka sukai atau yang akan mereka berikan kepada orang lain.

c. Geografis

Dalam aspek geografis, yang diteliti adalah lingkungan tempat tinggal para target audience serta luasnya masyarakat yang dapat dijangkau untuk perancangan promosi Djiraf Gift Shop.

Daerah yang menjadi konsentrasi untuk sasaran promosi nantinya adalah seluruh wilayah urban Surabaya, tetapi juga tidak menutup kemungkinan dapat menjangkau luar kota Surabaya.

d. Behavioristis

Behavioristis berhubungan dengan kebiasaan-kebiasaan target audience sehari-hari pada umumnya, sehingga nantinya dapat dijadikan acuan mana yang akan menjadi sasaran utama dari perancangan strategi promosi ini. Termasuk juga di dalamnya adalah bagaimana pola hidup dari target audience. Hal tersebut meliputi gaya berpakaian, kegemaran, dan lain-lain.

Target audience dari Djiraf Gift Shop adalah :

ƒ Bila dipandang dari segi konsumen pria, kebanyakan mereka membeli produk Djiraf dengan tujuan ingin memberikan hadiah kepada pasangan atau orang terdekat yang mereka kasihi.

ƒ Sedangkan bila dipandang dari segi konsumen wanita, mereka membeli produk Djiraf tak terbatas hanya untuk diberikan kepada orang-orang yang mereka sayangi saja, tetapi terkadang juga sebagai souvenir untuk acara tertentu (satu bulanan, pesta ulang tahun, dan sebagainya). Kemudian, dapat juga untuk sekedar menyenangkan diri sendiri (misalnya hobi mengkoleksi barang tertentu).

76 Universitas Kristen Petra

(8)

3.2.3.2. Panduan Media

Media-media yang digunakan dalam perancangan ini adalah media komunikasi visual, di mana media tersebut merupakan perpaduan antara ATL (Above The Line) dan BTL (Below The Line).

Yang dimaksud dengan ATL adalah media yang ‘tak langsung’ mengenai audience-nya karena sifatnya yang terbatas pada penerimaan audience. Media yang termasuk ATL adalah surat kabar, televisi, majalah, radio, media luar ruang (outdoor), bioskop, dan lain-lain.

Sedangkan yang dimaksud dengan BTL adalah media yang ‘langsung’

mengenai audience-nya karena sifatnya yang memudahkan audience untuk langsung menyerap satu produk atau satu pesan saja. Contoh media BTL ini adalah Point of Purchase, brosur, merchandise, flyer, stationary set, dan lain-lain.

Berikut penjelasan mengenai media-media yang digunakan dalam strategi promosi Djiraf Gift Shop :

a. Surat kabar

Surat kabar merupakan salah satu media penyampai pesan yang memiliki sirkulasi luas dan massal. Umumnya surat kabar meliput seluruh khalayak mereka dalam ruang waktu yang sangat singkat. Selain itu, banyak pembaca yang juga menggunakannya sebagai sarana untuk memperoleh lebih banyak informasi tentang suatu produk atau jasa baru, serta promosi penjualan. Oleh karena itu, media surat kabar ini dirasa perlu untuk menjangkau kalangan pembaca semacam itu.

Untuk surat kabar yang dipilih untuk menyebar luaskan promosi Djiraf Gift Shop, dipilih Jawa Pos karena surat kabar tersebut merupakan surat kabar terbesar di Surabaya dan peminatnya juga amat banyak dan luas; sehingga diharapkan seluruh target audience dapat terjaring dalam promosi ini. Untuk penempatannya, dipilih halaman “Komunikasi Bisnis” dan tayang sebanyak dua kali dalam satu bulan pada hari Senin, tetapi hanya pada bulan-bulan tertentu saja, yaitu pada bulan Desember (mulai dua minggu hingga satu minggu menjelang hari Natal) dan bulan Februari (mulai dua minggu hingga satu minggu menjelang Valentine’s day). Hal tersebut dikarenakan pada bulan-bulan tersebut para konsumen cenderung ramai berburu produk-produk yang berkaitan dengan hari

77 Universitas Kristen Petra

(9)

spesial tersebut. Sedangkan, mengenai ukuran iklan yang ditempatkan di media ini adalah sebesar 1,5 kolom x 85 mm.

Kekuatan dari surat kabar adalah :

ƒ Market coverage tinggi; mampu menjangkau pelosok daerah serta mempunyai distribusi yang fleksibel.

ƒ Dapat dibaca di mana saja dan secara berulang-ulang.

ƒ Harga relatif murah, sehingga mampu dikonsumsi oleh segala lapisan masyarakat.

ƒ Dapat berfungsi sebagai comparison shopping karena adalah merupakan kebiasaan audience untuk selalu memperhatikan surat kabar sebagai referensi sebelum berbelanja.

ƒ Memiliki karakter yang kuat karena memiliki berita-berita yang aktual sesuai dengan perkembangan pemikiran masyarakat yang semakin dewasa.

ƒ Mempunyai target pasar sendiri sesuai dengan khalayak pembacanya.

ƒ Dapat dibeli tanpa harus menjadi pelanggan (secara eceran).

ƒ Ada ruang beriklan atau space yang khusus untuk produk.

ƒ Fleksibel ketika menjadi bagian dari iklan produk.

Kelemahan dari surat kabar adalah :

ƒ Clutter tidak beraturan ketika produk dan berita bersanding.

ƒ Short life span. Koran dibaca dalam waktu yang singkat dan cepat, setelah habis dibaca cenderung dibuang.

ƒ Limited coverage of certain groups. Walaupun sirkulasinya luas, tetapi tetap saja kelompok pasar tertentu tidak dapat terlayani dengan baik.

ƒ Kualitas visual tergantung pada kualitas cetakan.

ƒ Berdaya rangsang lemah.

ƒ Merupakan medium statis karena tidak dilengkapi dengan audio video.

ƒ Sering terjadi kesalahan cetak.

b. Majalah

Majalah dipilih sebagai media promosi dari Djiraf Gift Shop karena media ini juga merupakan media yang dekat dengan khalayak sasaran (sering dijumpai) dan juga memiliki fungsi yang kurang lebih hampir sama dengan surat kabar,

78 Universitas Kristen Petra

(10)

yaitu untuk menginformasikan kepada khalayak dengan lebih mudah mengenai keberadaan suatu produk atau jasa.

Iklan majalah ini ditempatkan dalam majalah remaja lokal yang beredar di Surabaya dengan waktu terbit satu bulan sekali, seperti Shop & Shop. Untuk waktu tayangnya, dipilih setiap dua bulan sekali dan dimulai dari bulan Agustus 2009. Pemilihan majalah tersebut didasarkan pada banyaknya target audience yang menggemari majalah tersebut, sehingga dirasa akan lebih efektif dalam mempromosikan Djiraf Gift Shop.

Kekuatan dari majalah adalah :

ƒ Dapat dibaca di mana saja dan secara berulang-ulang.

ƒ Biaya yang dikeluarkan relatif rendah.

ƒ Kualitas visual cukup tinggi karena mutu kertas lebih baik dari surat kabar.

ƒ Memiliki daya rangsang cukup.

ƒ Biaya sewa ruang iklan relatif sedang.

ƒ Jika selesai dibaca, biasanya disimpan untuk kemudian dibuka kembali.

Kelemahan dari majalah adalah :

ƒ Daya jangkaunya terbatas hanya pada kalangan tertentu saja, yaitu kalangan yang menjadi target dari majalah itu sendiri.

ƒ Umumnya majalah hanya dibeli jika ada berita yang menarik perhatian.

c. Display poster

Biasanya display poster menampilkan secara visual mengenai suatu produk atau jasa yang bertujuan untuk mengingatkan dan menginformasikan kembali tentang produk serta keberadaan dari Djiraf Gift Shop kepada khalayak sasaran. Display Poster ini ditempatkan di stand pameran, papan pengumuman sekolah dan kampus, serta etalase Djiraf Gift Shop.

Kekuatan dari display poster adalah :

ƒ Biaya produksi murah.

ƒ Kualitas visual cukup tinggi.

ƒ Daya jangkau dan raihan cukup luas.

Kelemahan dari display poster adalah :

ƒ Berdaya rangsang rendah.

79 Universitas Kristen Petra

(11)

ƒ Informasi yang ditampilkan terbatas.

ƒ Keamanan kurang terjamin.

ƒ Jika posisinya tidak strategis, segmentasi yang dituju tidak tercapai.

d. X-banner

Fungsi daripada x-banner ini hampir sama seperti poster, yaitu untuk memberikan tampilan visual mengenai suatu produk atau jasa. X-banner ini diletakkan di etalase toko serta stand pameran Djiraf Gift Shop (bila mengikuti kegiatan pameran).

Kekuatan dari x- banner adalah :

ƒ Ukurannya cukup besar, sehingga dapat dilihat dari jarak yang cukup jauh.

ƒ Mudah diletakkan di mana saja.

ƒ Biaya produksi relatif murah.

Kelemahan dari x- banner adalah :

ƒ Cukup memakan tempat dikarenakan ukurannya yang cukup besar.

ƒ Informasi yang ditampilkan terbatas.

ƒ Daya rangsang rendah.

e. Brosur

Yang dimaksud dengan brosur adalah bahan cetakan yang terdiri dari beberapa halaman yang dijilid hingga menyerupai buku. Di sini brosur dipilih sebagai media promosi karena dianggap mampu menyajikan infomasi yang akurat yang berhubungan dengan suatu produk atau jasa yang ditawarkan oleh Djiraf Gift Shop, sehingga dapat membantu khalayak sasaran di dalam mengenal dan mengetahui keberadaan Djiraf Gift Shop.

Brosur ini dibagikan di setiap stand pameran dan di Djiraf Gift Shop itu sendiri.

Kekuatan dari brosur adalah :

ƒ Fleksibel.

ƒ Informasi yang disampaikannya spesifik.

ƒ Langsung ditujukan pada personal.

ƒ Biaya produksinya murah.

80 Universitas Kristen Petra

(12)

ƒ Daya rangsang bisa kuat dan bisa rendah, tergantung atas daya tarik visual yang ditampilkan.

Kelemahan dari brosur adalah :

ƒ Cenderung diabaikan jika isinya tidak menarik atau tidak berhubungan dengan kebutuhan.

ƒ Ruang pesan dibatasi oleh kemampuan biaya.

f. Merchandise

Fungsi utama dari media ini, yaitu sebagai wujud apresiasi terhadap konsumen atas partisipasinya di dalam membeli dan menggunakan produk dari Djiraf Gift Shop. Kemudian, fungsi lainnya adalah sebagai media pendukung promosi Djiraf Gift Shop secara ‘tidak langsung’.

Wujud dari merchandise ini adalah sticker, ballpoint, magnet kulkas, dan mug.

Merchandise ini diberikan atau dibagikan kepada para konsumen yang melakukan pembelian dalam jumlah tertentu dan berlaku selama persediaan masih ada. Untuk mekanisme pembagiannya adalah sebagai berikut :

ƒ Untuk setiap pembelian Rp. 10.000,00 mendapatkan sticker Djiraf Gift Shop.

ƒ Untuk setiap pembelian Rp. 30.000, 00 mendapatkan ballpoint Djiraf Gift Shop.

ƒ Untuk pembelian Rp. 50.000, 00 mendapatkan magnet kulkas Djiraf Gift Shop.

ƒ Untuk pembelian Rp. 150.000, 00 mendapatkan mug Djiraf Gift Shop.

Selain itu, konsumen yang datang dengan membawa flyer Djiraf Gift Shop juga berhak mendapatkan merchandise berupa sticker Djiraf Gift Shop dan ini juga berlaku selama persediaan masih ada.

Kekuatan dari merchandise adalah :

ƒ Mampu menarik perhatian konsumen.

ƒ Memperkuat image Djiraf Gift Shop dalam benak konsumen.

ƒ Sifatnya fleksibel.

ƒ Dinilai efektif dalam menciptakan awareness karena wujudnya berupa benda- benda yang sering dijumpai sehari-hari.

81 Universitas Kristen Petra

(13)

Kelemahan dari merchandise adalah :

ƒ Tidak semua konsumen dapat memilikinya karena dibatasi oleh nilai pembelian tertentu.

g. Leaflet / flyer (selebaran)

Leaflet merupakan lembaran kertas cetak yang terdiri atas satu halaman atau lebih. Biasanya leaflet ini dibagikan di tempat-tempat umum seperti sekolah, kampus, perumahan, dan sebagainya. Selain itu, dapat juga diselipkan pada kaca- kaca mobil yang sedang diparkir di jalan.

Alasan pemilihan media ini adalah sifatnya yang fleksibel dan sederhana, serta langsung mengarah pada personal; sehingga dirasa tepat untuk membantu mempromosikan Djiraf Gift Shop.

Kekuatan dari leaflet adalah :

ƒ Langsung ditujukan pada personal.

ƒ Biaya produksi murah.

ƒ Fleksibel.

Kelemahan dari leaflet adalah :

ƒ Cenderung diabaikan jika isinya tidak menarik atau tidak sesuai dengan kebutuhan.

ƒ Mudah rusak dikarenakan cuaca, benda cair atau pun dirobek-robek.

ƒ Informasi yang ditampilkan terbatas.

h. Point of Purchase (POP)

Media ini dimanfaatkan untuk membuka peluang bagi para konsumen di dalam menerima ide-ide baru serta berbagai alternatif produk. Di sini Djiraf Gift Shop berusaha mempengaruhi berbagai keputusan pembeli atau konsumen melalui berbagai tampilan atau display produk, tanda atau label, serta perantara komunikasi lainnya.

Wujud dari media POP yang digunakan untuk menunjang promosi Djiraf Gift Shop ini antara lain berupa member card, voucher (dalam dua versi), dan label promosi. Sedangkan untuk penempatannya cenderung lebih di dalam area gift shop. Berikut adalah mekanisme penempatannya :

82 Universitas Kristen Petra

(14)

ƒ Untuk nilai nominal pembelian minimum Rp. 100.000, 00; konsumen berhak mendapatkan member card Djiraf Gift Shop yang berlaku untuk selamanya.

Kelebihan dari member card ini adalah konsumen mendapatkan discount 10%

untuk seluruh produk yang terdapat di Djiraf Gift Shop, terkecuali untuk produk-produk yang sudah di-sale.

ƒ Setiap pembelian sejumlah Rp. 100.000, 00; konsumen berhak mendapatkan voucher belanja Djiraf Gift Shop senilai Rp. 10.000, 00. Selain itu, untuk pembelian sejumlah Rp. 200.000, 00; konsumen berhak mendapatkan voucher belanja produk Djiraf Gift Shop senilai Rp. 20.000, 00. Seluruh voucher tersebut hanya berlaku dalam jangka waktu tertentu yang ditentukan oleh pihak Djiraf Gift Shop.

ƒ Untuk label promosi, penempatannya pada rak atau etalase yang memajang produk-produk Djiraf Gift Shop yang masuk dalam kategori produk sale. Jadi penempatannya lebih bersifat di dalam toko atau stand pameran.

Kekuatan dari POP adalah :

ƒ Mampu menarik perhatian konsumen.

ƒ Mampu meningkatkan daya beli konsumen.

Kelemahan dari POP adalah :

ƒ Sifatnya cenderung hanya sementara, yaitu ketika diadakan sale atau promosi saja.

i. T-shirt

T-shirt termasuk media penyampaian pesan yang sifatnya luas dan sederhana. Dikatakan demikian karena wujudnya yang sederhana (hanya berupa kaos oblong), merupakan benda yang sering digunakan dalam hidup sehari-hari;

tetapi dengan desain yang menarik akan dapat mencuri perhatian khalayak luas.

Di dalam pengaplikasiannya, media ini diberikan kepada konsumen dengan nilai nominal pembelian minimum Rp. 20.000, 00. Melalui konsumen yang membeli dengan nilai nominal rendah tersebut, diharapkan media ini akan lebih banyak tersebar; sehingga informasi mengenai Djiraf Gift Shop juga akan cepat tersebar luas.

83 Universitas Kristen Petra

(15)

Kekuatan dari T-shirt adalah :

ƒ Mampu menanamkan awareness terhadap Djiraf Gift Shop.

ƒ Mampu menumbuhkan likeability terhadap tampilan Djiraf Gift Shop.

ƒ Mampu menarik perhatian konsumen.

ƒ Meningkatkan image produk.

ƒ Mengingatkan kembali mengenai produk atau jasa yang ditawarkan.

Kelemahan dari T-shirt adalah :

ƒ Biaya produksinya yang tergolong cukup mahal.

ƒ Informasi yang disampaikan terbatas.

j. Post Card

Post card di sini merupakan salah satu media yang difungsikan untuk memberitahukan kepada khalayak luas tentang keberadaan Djiraf Gift Shop.

Media ini ditempatkan di toko dan stand pameran Djiraf Gift Shop, serta diberikan secara cuma-cuma kepada seluruh konsumen yang menginginkannya. Media ini hadir dalam berbagai desain (tiga versi, sesuai dengan iklan-iklannya yang dimuat dalam berbagai media lainnya). Pada umumnya, tak jarang pula media ini akhirnya dijadikan bahan koleksi oleh para konsumen.

Kekuatan post card :

ƒ Daya jangkau cukup luas karena fungsinya sebagai kartu yang dikirimkan pada orang lain. Jadi bukan tidak mungkin akan dapat menjangkau dalam dan luar negeri.

ƒ Dapat dijadikan bahan koleksi bagi konsumen.

ƒ Biaya produksinya cukup murah.

ƒ Mengingatkan konsumen terhadap Djiraf.

Kelemahan post card :

ƒ Saat ini orang sudah mulai jarang menggunakan post card, sehingga ada kemungkinan media ini dianggap kurang berguna.

ƒ Hanya dapat dinikmati oleh sekelompok orang tertentu saja (yang memiliki hobi mengkoleksi post card).

84 Universitas Kristen Petra

(16)

3.2.3.3. Program Media

Tabel 3.1. Program Media

Keterangan :

ƒ Minggu ketiga bulan Desember 2009 dan minggu kedua bulan Febuari 2010 diperkirakan akan ada even untuk menyambut hari Natal dan Valentine’s day.

Oleh karena itu, kegiatan promosi di media surat kabar dilakukan dalam waktu dua minggu menjelang even tersebut berlangsung.

ƒ Oleh karena sirkulasi terbit majalah lokal yang sifatnya bulanan, maka untuk kegiatan promosi melalui majalah akan dilakukan setiap 2 bulan sekali dan diposisikan pada bulan-bulan yang diperkirakan akan ada even tertentu.

ƒ Penyebaran leaflet difokuskan pada bulan-bulan di mana diperkirakan akan ada even tertentu. Selain itu, leaflet juga disebarkan pada bulan Juli 2009 dengan tujuan untuk memperkenalkan masyarakat terhadap Djiraf terlebih dahulu.

ƒ T-shirt akan dibagikan pada bulan Juli 2009 sebagai awal permulaan dimulainya serangkaian kegiatan promosi ini. Melalui media t-shirt ini diharapkan dapat membawa impact yang cukup kuat terhadap kegiatan promosi Djiraf Gift Shop ini.

3.2.3.4. Biaya Media

Biaya media merupakan besarnya biaya yang diperlukan untuk mencetak desain promosi ke dalam media-media yang telah ditentukan sebelumnya. Berikut ini adalah penjelasannya, yaitu :

85 Universitas Kristen Petra

(17)

Tabel 3.2. Iklan Surat Kabar Djiraf Gift Shop Media Ukuran Lama

Pemasangan Iklan

Total Surat Kabar

(Jawa Pos)

1,5 kolom x 85 mm 4 x Rp. 10.494.000, 00

Tabel 3.3. Iklan Majalah Djiraf Gift Shop

Media Ukuran Banyak Pemasangan Iklan

Total Majalah

(Shop & Shop)

17,2 x 23,5 cm 6 x Rp. 5.400.000, 00

Tabel 3.4. Display Poster Djiraf Gift Shop

Media Ukuran Teknik Cetak Jumlah Total

Display Poster

29,7 x 42cm Digital Printing

50 lembar Rp. 450.000, 00

Tabel 3.5. X-banner Djiraf Gift Shop

Media Ukuran Teknik Cetak Jumlah Total

X-banner 60 x 160 cm Digital Printing

2 buah Rp. 270.000, 00

Tabel 3.6. Brosur Djiraf Gift Shop

Media Ukuran Teknik Cetak Jumlah Total

Brosur 26 x 20 cm Offset 3000 lembar Rp. 2.931.600, 00

86 Universitas Kristen Petra

(18)

Tabel 3.7. Merchandise Djiraf Gift Shop

Media Ukuran Teknik Cetak Jumlah Total

Sticker 16 x 7 cm Cutting Sticker 3000 lembar Rp. 1.500.000, 00

Ballpoint Sablon 500 buah Rp. 1.750.000, 00

Magnet kulkas

12,5 x 6 cm Manual 100 buah Rp. 500.000, 00

Mug Sablon 50 buah Rp. 750.000, 00

Tabel 3.8. Leaflet Djiraf Gift Shop

Media Ukuran Teknik Cetak Jumlah Total

Leaflet 10,5 x 15 cm Offset 6000 lembar Rp. 2.570.000, 00

Tabel 3.9. Point of Purchase Djiraf Gift Shop

Media Ukuran Teknik Cetak Jumlah Total

Member card

8,5 x 5 cm Digital Printing

1000 buah Rp. 2.500.000, 00

Voucher

(2 macam)

12,4 x 7 cm Digital Printing

120 lembar Rp. 45.000, 00

Label Promosi (2 macam)

15 x 6,5 cm Digital Printing

50 lembar Rp. 45.000, 00

87 Universitas Kristen Petra

(19)

Tabel 3.10. T-Shirt Djiraf Gift Shop

Media Ukuran Teknik Cetak Jumlah Total

T- shirt All size Sablon 5 lusin Rp. 2.400.000, 00

Tabel 3.11. Post Card Djiraf Gift Shop

Media Ukuran Teknik Cetak Jumlah Total

Post Card

(3 macam)

10 x 15 cm Offset @ 350 lembar Rp. 1.282.500, 00

3.3. Konsep Kreatif 3.3.1. Tujuan Kreatif

Tujuan kreatif dari strategi promosi Djiraf Gift Shop yang ingin dicapai adalah :

a. Menanamkan awareness konsumen terhadap Djiraf Gift Shop.

b. Menciptakan attention, interest, desire, dan action kepada konsumen.

3.3.2. Strategi Kreatif 3.3.2.1. Brand Essence

Brand essence adalah segala keunikan yang ditonjolkan oleh suatu brand, yang tidak dapat ditemukan pada brand lainnya. Di sini Djiraf Gift Shop memiliki brand essence yang dipandang dari beberapa segi, yaitu :

a. Fungsi

ƒ Menjual berbagai produk gift secara lengkap, mulai dari produk lokal hingga produk impor.

ƒ Tidak hanya saja melayani pembelian secara retail, tetapi juga secara grosir.

ƒ Produk-produknya ditujukan untuk golongan A dan B, diutamakan bagi golongan remaja usia 15-25 tahun.

88 Universitas Kristen Petra

(20)

b. Personality

ƒ Produk-produknya menarik, unik dan bervariasi.

ƒ Pelayanannya ramah.

ƒ Menawarkan desain souvenir yang kreatif dan inovatif.

ƒ Memiliki outlet yang cukup luas.

ƒ Bagian dari hidup para remaja wanita.

ƒ Menawarkan harga yang cukup terjangkau.

ƒ Produknya berkualitas tinggi.

ƒ Menonjolkan kesan girlie.

c. Diferensiasi

ƒ Melayani pembelian secara grosir.

ƒ Mempunyai website online yang dapat memudahkan konsumen dalam menjangkau Djiraf Gift Shop.

ƒ Memiliki desain souvenir yang kreatif dan berbeda dari yang lain.

d. Source of authority

ƒ Dipercaya oleh Citibank untuk menjalin kerjasama di dalam memberikan penawaran yang menarik bagi para pemegang kartu kredit Citibank.

ƒ Masuk dalam liputan acara televisi lokal seperti SBO dan Arek TV.

ƒ Mampu memberikan kesan eksklusif kepada konsumennya dengan cara memberikan member card kepada konsumen yang melakukan pembelian dalam jumlah tertentu. Kelebihan dari member card tersebut adalah konsumen akan mendapatkan discount sebesar 10% untuk setiap pembelian berikutnya.

3.3.2.2. Consumer Insight

Yang dimaksud dengan consumer insight adalah pendapat atau harapan konsumen mengenai kebutuhannya di dalam menggunakan suatu layanan produk atau jasa. Berikut adalah consumer insight dari audience Djiraf Gift Shop :

ƒ Menginginkan produk yang murah, tetapi berkualitas tinggi.

ƒ Mempunyai kesan elegan, sehingga dapat meningkatkan prestige konsumen.

ƒ Menginginkan produk yang unik, tidak sama dengan yang lain.

89 Universitas Kristen Petra

(21)

ƒ Produknya menimbulkan kenyamanan bagi konsumen.

ƒ Memberikan pelayanan yang ramah terhadap konsumen.

ƒ Menginginkan produk yang kreatif, variatif, dan inovatif.

ƒ Produk harus memiliki tampilan yang semenarik mungkin.

ƒ Produk yang ditawarkan dijamin kebersihan dan kerapiannya.

ƒ Produk memiliki tekstur yang halus, tetapi kuat dan awet.

3.3.2.3. Proposisi

Djiraf Gift Shop sebagai sahabat setia dalam berbagai momen.

3.3.3. Program Kreatif

3.3.3.1. Tema Pokok Perancangan atau Big Idea

Tema pokok dari perancangan ini mengangkat tentang “best moment in life” atau momen terbaik dalam hidup. Yang dimaksud dengan momen terbaik dalam hidup tersebut adalah momen-momen seperti ulang tahun, valentine’s day, natal, idul fitri, dan sebagainya. Di sini Djiraf diposisikan sebagai pemegang peranan penting dalam momen-momen tersebut. Melalui produk-produk gift yang selalu ada di setiap momen, Djiraf merupakan kunci utama atas kesuksesan momen tersebut untuk dikenang oleh konsumennya. Hal inilah yang coba ditampilkan secara simbolik dalam berbagai aplikasi desain promosi Djiraf Gift Shop. Tujuannya agar dapat memasuki benak konsumen dengan lebih mendalam, sehingga citra yang ingin ditanamkan dapat tersampaikan.

3.3.3.2. Pendukung Tema Perancangan

Untuk mendukung tema tersebut, digunakan teknik fotografi indoor untuk produk yang disesuaikan dengan tagline dari Djiraf Gift Shop, yaitu “right moment, right gift”. Kemudian, dipadu-padankan dengan aksen-aksen yang mampu menunjang keindahan dari desain itu sendiri.

3.3.3.3. Pedoman bentuk Pesan Verbal

Secara verbal, pesan kreatif perlu adanya keseragaman dalam setiap media yang digunakan agar tidak terpecah dan tidak memiliki konotasi yang berbeda-

90 Universitas Kristen Petra

(22)

beda. Pesan-pesan yang disampaikan dalam bentuk verbal ini mengandung unsur informasi dan persuasi. Informasi yang disertakan dalam berbagai media disesuaikan dengan keefektivannya dalam media tersebut.

3.3.3.4. Pedoman Bentuk Pesan Visual

Pesan visual akan lebih banyak berbicara dari foto-foto yang ditampilkan, baik dari susunan warna, tampilan produk, angle, dan keserasian satu sama lain yang mampu mewakili Djiraf Gift Shop secara simbolik. Selain itu juga menggunakan desain yang cenderung berwarna cerah dan menampilkan karakter target audience yang aktif, enerjik, dan dinamis.

Beberapa hal penting dalam pesan visual adalah:

ƒ Pemilihan produk yang secara simbolik dapat mewakili image yang ingin ditonjolkan dari Djiraf Gift Shop.

ƒ Sesi pemotretan yang artistik.

ƒ Lay out desain yang menarik, tetapi tetap menonjolkan foto; sehingga pesan visual dapat tersampaikan secara maksimal.

ƒ Penggunaan warna yang cerah dan bersemangat agar sesuai dengan karakter target audience Djiraf Gift Shop yang mayoritas merupakan kalangan remaja.

ƒ Pemilihan typeface yang unik dan sederhana, tetapi tetap terlihat eksklusif.

3.3.3.5. Biaya Kreatif

Biaya kreatif terdiri dari biaya produksi dan design fee (Wibowo, 159).

91 Universitas Kristen Petra

(23)

Tabel 3.12. Biaya Pemuatan Iklan Surat Kabar Djiraf Gift Shop

Jenis Media Keterangan

Surat Kabar (Jawa Pos)

Ukuran 1,5 kolom x 85 mm Jumlah Pemuatan 4 kali

Waktu Pemuatan Pada hari Senin minggu kedua dan ketiga bulan Desember 2009 dan pada hari Senin minggu pertama dan kedua bulan Februari 2010

Biaya Tarif iklan 4 x terbit

(dihitung 2x terbit per bulan Desem- ber dan Februari)

Rp. 5.300.000, 00 x 2 Rp. 10.600.000, 00

Discount 10% x Rp. 10.600.000, 00 - Rp. 1.060.000, 00 PPn 10% x Rp. 9.540.000, 00 Rp. 954.000, 00

TOTAL Rp. 10.494.000, 00

Sumber :

www.jawapos.com, 4 Juni 2009

Tabel 3.13. Biaya Pemuatan Iklan Majalah Djiraf Gift Shop

Sumber :

Jenis Media Keterangan

Majalah (Shop & Shop)

Ukuran 17,3 x 23,5 cm Jumlah Pemuatan 6 kali

Waktu Pemuatan Setiap 2 bulan sekali Biaya

Tarif iklan /bulan Rp. 900.000, 00 Rp. 5.400.000, 00

TOTAL Rp. 5.400.000, 00

Shop & Shop, 5 Juni 2009

92 Universitas Kristen Petra

(24)

Tabel 3.14. Biaya Pembuatan Display Poster Djiraf Gift Shop

Jenis Media Keterangan

Display Poster

Jumlah Cetak 50 lembar

Ukuran 29,7 x 42 cm (A3)

Bahan Art paper 210 gr

Jenis Cetak Digital printing + Laminasi Glossy Biaya

Ongkos Cetak /lembar Rp. 5.000, 00 Rp. 250.000, 00 Laminasi Glossy /lembar Rp. 4.000, 00 Rp. 200.000, 00

Total Rp. 450.000, 00

Sumber :

Premier Digital Printing, 5 Juni 2009

Tabel 3.15. Biaya Pembuatan X-banner Djiraf Gift Shop

Sumber :

Jenis Media Keterangan

X-Banner Jumlah Cetak 2 buah

Ukuran 60 x 160 cm

Bahan Photo paper 250 gr

Jenis Cetak Digital printing + Doff

Biaya

Bahan + Printing @ Rp. 135.000, 00

Total Rp. 270.000, 00

Premier Digital Printing, 5 Juni 2009

93 Universitas Kristen Petra

(25)

Tabel 3.16. Biaya Pembuatan Brosur Djiraf Gift Shop

Sumber :

Jenis Media Keterangan

Brosur Jumlah Cetak 3000 lembar

Ukuran 26 x 20 cm (2 sisi)

Bahan Art paper 150 gr

Jenis Cetak Cetak offset + Laminasi Glossy Biaya

Film Offset Rp. 120.000, 00

Bahan Rp. 60, 00/lembar Rp. 180.000, 00

Ongkos Cetak 12 warna (2 sisi)

Rp. 175.000, 00/warna

Rp. 2.100.000, 00

Laminasi Glossy 26 x 20 x Rp 0,30/cm2 x 2 x 800 Rp. 249.600, 00 Pisau ((20 x 4) + (26 x 2)) x Rp 1.000, 00 Rp. 132.000, 00

Ongkos Lipat Rp. 150.000, 00

Total Rp. 2.931.600, 00

CV. Karya Makmur, 5 Juni 2009

94 Universitas Kristen Petra

(26)

Tabel 3.17. Biaya Pembuatan Merchandise Djiraf Gift Shop

Sumber :

Jenis Media Keterangan

Merchandise Sticker Jumlah Cetak 3000 lembar

Ukuran 15,9 x 7 cm

Jenis Cetak Cutting sticker

Biaya

Ongkos Pembuatan @ Rp. 500, 00

Total Rp. 1.500.000, 00

Ballpoint Jumlah Cetak 500 buah

Jenis Cetak Sablon

Biaya

Ongkos Pembuatan @ Rp. 3.500, 00

Total Rp. 1.750.000, 00

Magnet kulkas

Jumlah Cetak 100 buah

Jenis Cetak Manual

Biaya

Ongkos Pembuatan @ Rp. 5.000, 00

Total Rp. 500.000, 00

Mug Jumlah Cetak 50 buah

Jenis Cetak Sablon Manual

Biaya

Ongkos Pembuatan @ Rp. 15.000, 00

Total Rp. 750.000, 00

Grand Total Rp. 4.500.000, 00

Kupu Promotion dan Montelupo D’ Craft, 4 Juni 2009

95 Universitas Kristen Petra

(27)

Tabel 3.18. Biaya Pembuatan Leaflet Djiraf Gift Shop

Sumber :

Jenis Media Keterangan

Leaflet Jumlah Cetak 6000 lembar

Ukuran 10,5 x 15 cm (2 sisi)

Bahan Art paper 150 gr

Jenis Cetak Cetak offset

Biaya

Film Offset Rp. 80.000, 00

Bahan Rp. 65, 00/lembar Rp. 390.000, 00

Ongkos Cetak 12 warna (2 sisi)

Rp. 175.000, 00/warna Rp. 2.100.000, 00

Total Rp. 2.570.000, 00

CV. Karya Makmur, 5 Juni 2009

96 Universitas Kristen Petra

(28)

Tabel 3.19. Biaya Pembuatan Point of Purchase Djiraf Gift Shop

Sumber :

Jenis Media Keterangan

Point of Purchase

Member card

Jumlah Cetak 1000 buah

Ukuran 8,5 x 5 cm

Jenis Cetak Digital printing Biaya

Ongkos Pembuatan @ Rp. 2.500, 00

Total Rp. 2.500.000, 00

Voucher (2 macam)

Jumlah Cetak 120 lembar

(30 lembar voucher Rp. 20.000, 00 dan 90 lembar voucher Rp. 10.000, 00)

Ukuran 12,4 x 7 cm

Bahan Art paper 150 gr

Jenis Cetak Digital printing Biaya

Ongkos Pembuatan @ Rp. 375, 00

Total Rp. 45.000, 00

Label promosi (2 macam)

Jumlah Cetak 50 lembar

(25 lembar untuk promosi 20% dan 25 lembar untuk promosi 50%)

Ukuran 15 x 6,5 cm

Bahan Art paper 210 gr + Laminasi Glossy Jenis Cetak Digital printing

Biaya

Ongkos Pembuatan @ Rp.900, 00

Total Rp. 45.000, 00

Grand Total Rp. 2.590.000, 00

Premier Digital Printing dan Syndicate 23 Printing Café Outlet, 5 Juni 2009

97 Universitas Kristen Petra

(29)

Tabel 3.20. Biaya Pembuatan T-shirt Djiraf Gift Shop

Jenis Media Keterangan

T-shirt Jumlah Cetak 60 buah (5 lusin)

Ukuran All size

Bahan Kaos

Jenis Cetak Sablon

Biaya

Ongkos Cetak @ Rp. 40.000, 00

Total Rp. 2.400.000, 00

Sumber :

Kupu Promotion, 4 Juni 2009

Tabel 3.21. Biaya Pembuatan Post Card Djiraf Gift Shop

Sumber :

Jenis Media Keterangan

Post Card Jumlah Cetak 3 x @ 350 lembar = 1050 lembar

Ukuran 10 x 15 cm (2 sisi)

Bahan Ivory 210 gr

Jenis Cetak Cetak offset

Biaya

Film Offset 3 x Rp. 60.000, 00 Rp. 180.000, 00

Bahan Rp. 50, 00/lembar Rp. 52.500, 00

Ongkos Cetak 6 warna Rp. 175.000, 00/warna Rp. 1.050.000, 00

Total Rp. 1.282.500, 00

CV. Karya Makmur, 5 Juni 2009

98 Universitas Kristen Petra

(30)

99 Universitas Kristen Petra

Tabel 3.22. Total Biaya Media Dan Kreatif

Media Total

Iklan surat kabar Rp. 10.494.000, 00 Iklan majalah Rp. 5.400.000, 00

Display poster Rp. 450.000, 00

X-banner Rp. 270.000, 00

Brosur Rp. 2.931.600, 00

Merchandise Rp. 4.500.000, 00

Leaflet Rp. 2.570.000, 00

Point of Purchase Rp. 2.590.000, 00

T-shirt Rp. 2.400.000, 00

Post card Rp. 1.282.500, 00

Design Fee + Photography Rp. 5.500.000, 00 Grand Total Rp. 38.388.100, 00

Gambar

Tabel 3.1. Program Media
Tabel 3.2. Iklan Surat Kabar Djiraf Gift Shop  Media Ukuran  Lama
Tabel 3.10. T-Shirt Djiraf Gift Shop
Tabel 3.12. Biaya Pemuatan Iklan Surat Kabar Djiraf Gift Shop
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dengan tingkat aksesibilitas yang lebih tinggi maka masyarakat Suku Bajo di Desa Lagasa lebih  mempunyai  kesempatan  untuk  melakukan  berbagai  aktivitas 

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusian, Kelautan, dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Suseno Sukoyono mengatakan bahwa penentuan jenis pelatihan di

Segmen ini secara umum bersifat effluent (air tanah mengisi air sungai), sehingga gejala imbuhan influent (air sungai mengisi air tanah) yang terjadi pada segmen

Data untuk rumusan masalah pertama dan kedua yang berkaitan dengan analisis isi buku teks adalah hasil analisis isi buku teks Prigel Basa Jawa Kanggo SMA/SMK/MA Kelas XI dengan

Dengan adanya metode tersebut maka akan dapat membantu pimpinan perusahaan dalam pengambilan putusan untuk membeli atau menyewa peralatan ( tools ).. Dari pembahasan

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu dan daya saing lulusan pendidikan kejuruan tersebut adalah dengan mengembangkan jejaring kerjasama

Kepercayaan tinggi akan suatu agen hayati apabila organisme hanya menyerang target gulma atau sedikit tanaman yang masih satu genus. • Agen hayati yang di lepaskan harusdi monitor

“Sekitar jam 11.30, saya melihat beberapa orang di antara massa mencegat sebuah mobil dan memaksa penumpang turun, kemudian menarik dua orang gadis keluar. Mereka mulai