• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III METODOLOGI PENELITIAN"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

10 BAB III

METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan paradigma kualitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK merupakan upaya perbaikan pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru terhadap siswanya untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran di dalam kelas.

Metode PTK relevan dengan penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti, yang berusaha meningkatkan proses pembelajaran di kelas untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak, terutama dalam mengenal bilangan.

3.2 Teknik Sampel Penelitian 1. Tempat Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di PAUD kelompok A2 TK Sinar Nyata.

Salatiga.

2. Waktu

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret sampai selesai.

3. Subjek Penelitian

Subjek penelitian adalah Anak Usia Dini Kelompok A2 PAUD TK Sinar Nyata kota salatiga Kecamatan Sidorejo Lor Tahun Pelajaran 2014/2015, yang berjumlah 14, terdiri dari 8 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. objek penelitiannya adalah Membilang Menggunakan Kartu Angka.

3.3 Variabel Penelitian dan Definisi Oprasional

Sugiyono (2010:38), mendefinisikan variable penelitian adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian

(2)

11 ditarik kesimpulannya. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu Variabel Bebas (X) dan Variabel Terikat (Y).

3.3.1 Variabel Bebas (X)

Sugiyono (2010: 39) mendefinisikan variabel bebas (independen) adalah merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat). Dalam penelitian ini, variable bebasnya adalah Kartu Angka.

3.3.2 Variabel Terikat (Y)

Sugiyono (2010: 39) mendefinisikan variabel terikat (dependen) merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variable bebas. Dalam penelitian ini ,variabel terikat adalah konsep bilangan, mengenal bilangan menjadi landasan dasar bagi pengembangan aspek perkembangan kognitif anak dalam berhitung dan pengembangan kemampuan matematika untuk anak usia dini yang bersifat abstrak yaitu bilangan.

3.4 Rencana Tindakan

Penelitian ini dikelompokkan menjadi 2 siklus yang tiap siklus terdapat beberapa tahap atau langkah. Adapun tahap-tahap atau langkah tersebut yaitu:

a) Tahap perencanaan.

b) Tahap pelaksanaan tindakan.

c) Tahap pengamtan dan interpretasi.

d) Tahap analisis dan refleksi.

1. Siklus I a. Perencanaan

Pada tahap ini dibuat skenario yang merupakan penjabaran dari tindakan, sehingga peneliti mudah melaksanakan tindakan atau pembelajaran dengan harapan penggunaan media kartu angka dapat meningkatkan kemampuan pada anak, terutama dalam membilang.

Adapun tahap perencanaan tindakan sebagai berikut : 1) Membuat rencana pelaksanaan pembelajaran.

(3)

12 2) Menyusun lembar observasi untuk mencatat situasi belajar

mengajar selama pembelajaran berlangsung.

3) Membuat instrumen penelitian.

4) Menyusun alat evaluasi pembelajaran.

5) Mendesain alat evaluasi.

6) Merencanakan analisa hasil tes . b. Implementasi Tindakan

Melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas sesuai dengan rencana yang telah dituangkan dalam skenario pembelajaran. Adapun rencana implementasi tindakan adalah sebagai berikut :

1) Guru menciptakan kondisi belajar yang lebih baik.

2) Guru menyampaikan dan menyajikan media yang akan digunakan.

3) Guru menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan

c. Observasi Dan Pengamatan

Selama pelaksanaan tindakan diadakan observasi, yang diamati adalah aktivitas-aktivitas siswa yang tampak selama proses belajar mengajar, dan semuanya dicatat dalam lembar observasi yang telah disiapkan. Evaluasi hasil belajar dilakukan pada tiap akhir siklus. Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah:

1) Melihat kekurangan dalam proses belajar mengajar serta aktivitas siswa dalam belajar dengan menggunakan lembar observasi.

2) Mengadakan perbaikan untuk melaksanakan siklus berikutnya.

d. Analisis Dan Refleksi

Analisis hasil penelitian dan refleksi dilakukan pada akhir siklus.

Pada tahap ini, peneliti mengkaji pelaksanaan dan hasil yang diperoleh dalam pemberian tindakan kelas pada suatu siklus, dan hasil dari refleksi

(4)

13 ini digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki serta menyempurnakan perencanaan dan pelaksanaan tindakan pada siklus selanjutnya.

2. Siklus II

Pelaksanaan siklus kedua ini urutannya sama dengan pelaksanaan pada siklus pertama dan tindakan yang dilakukan pada siklus kedua ini berdasarkan hasil dari analisis tes pada siklus pertama sehingga dapat dilihat perbedaaan antara siklus pertama dan siklus kedua apakah ada peningkatan pada penggunaan metode penelitian. Apabila siklus pertama belum ada peningkatan tindakan maka akan dilanjutkan pada siklus kedua ataupun siklus selanjutnya.

3.5 Cara Pengumpulan Data

Dalam penelitian, pengumpulan data merupakan bagian yang terpenting dalam suatu penelitian, bahkan merupakan suatu keharusan bagi seorang peneliti.

Pada umumnya data yang digunakan dalam penelitian yaitu data primer dan data sekunder. Data Primer yaitu data yang diproleh secara langsung atau data yang diproleh dari sumber pertama, sedangkan data sekunder yaitu data yang diproleh secara tidak langsung. Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penelitian ini, maka peneliti menggunakan beberapa teknik yaitu sebagai berikut :

1) Observasi.

Observasi adalah salah satu tehnik pengumpulan data yang digunakan untuk mendapatkan informasi dengan cara mengamati perilaku anak dalam situasi tertentu. Dengan observasi penulis dapat memperoleh data berupa jumlah siswa yang mampu menyebut bilangan maupun belum mampu menyebut bilangan dalam menggunakan kartu angka, sejauh mana perkembangan anak mengenal bilangan menggunakan kartu angka.

2) Dokumentasi

Dokumentasi adalah salah satu teknik pengumpulan data atau bukti-bukti penjelasan yang lebih luas mengenai fokus penelitian.

(5)

14 Dokumen digunakan dengan tujuan mencari data yang berasal dari wawancara dan catatan yang ada hubungannya dengan objek penelitian sebagai sumber data. Dengan dokumentasi peneliti dapat mengambil foto-foto dan video anak pada saat pembelajaran berlangsung.

3.6 Teknik Analisis Data

Berapapun banyak data yang terkumpul, tidak akan bermakna sebelum data tersebut dianalisa dan diolah. Dengan terkumpulnya data maka langkah selanjutnya adalah menganalisis data tersebut. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tehnik Deskriptif Kompratif.

Teknik deskriftif kompratif digunakan untuk data kualitatif, yaitu dengan membandingkan hasil antara siklus dengan indikator keberhasilan. Analisis ini juga digunakan untuk menghitung nilai atau skor yang diproleh siswa yaitu besarnya peningkatan kemampuan dalam berbicara dan bercerita. Hasil komparasi tersebut digunakan untuk mengetahui indikator keberhasilan dan kegagalan dalam setiap siklus. Indikator yang belum tercapai diperbaiki pada siklus berikutnya.

3.7 Indikator Keberhasilan

Kriteria untuk mengukur tingkat pencapaian keberhasilan pembelajaran dalam mengenal lambang bilangan dinyatakan telah mencapai tujuan pembelajaran jika total jumlah anak yang mampu mengenal bilangan dengan menggunakan media kartu angka diatas 85%. Proses perbaikan pembelajaran dinyatakan telah mencapai tujuan pembelajaran jika jumlah anak yang paham atau mampu mengenal/menyebut lambang bilangan ditambah jumlah anak yang sangat mampu mengenal bilangan di atas 85%.

Referensi

Dokumen terkait

Menurut buku Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D Sugiyono (2012;137) menjelaskan bahwa,”Wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data apabila peneliti

Instrumen penelitian yang digunakan peneliti dalam proses pengumpulan data yang akan dianalisis adalah keterbacaan wacana yang ada di dalam buku teks Bahasa dan

Dalam penelitian ini, peneliti melakukan pembatasan nara sumber atau responden untuk mendapatkan suatu kontrol terhadap keabsahan suatu penelitian, karena yang terpenting adalah

Teknik observasi langsung adalah suatu metode pengumpulan data secara langsung dimana peneliti atau pembantu peneliti langsung mengamati gejala-gejala yang diteliti

Data sekunder adalah sumber tidak langsung yang memberikan data kepada pengumpulan data dengan menggunakan studi kepustakaan. Peneliti kepustakaan ini dilakukan dengan

Zuldafrial (2012:197) observasi adalah merupakan suatu teknik pengumpulan data dalam penelitian yang dilakukan oleh peneliti dengan cara mengamati objek atau

Potensi dan Masalah Penelitian ini berawal dari adanya potensi dan masalah Pengumpulan Data Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dengan narasumber Desain Produk

Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data menurut Arikunto 2002: 134 adalah cara atau metode yang dapat digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data, dimana cara tersebut menunjuk