PERBEDAAN KICKING POWER DAN KICKING ACCURACY PADA PEMAIN SEPAK BOLA UNIVERSITAS SEBELAS MARET YANG
MEMILIKI SOMATOTYPE MESOMORPH DAN ECTOMORPH SKRIPSI
Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Kedokteran
FATHU THAARIQ BAIHAQY G0015082
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA 2018
ii
PERBEDAAN KICKING POWER DAN KICKING ACCURACY PADA PEMAIN SEPAK BOLA UNIVERSITAS SEBELAS MARET YANG
MEMILIKI SOMATOTYPE MESOMORPH DAN ECTOMORPH
SKRIPSI
Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Kedokteran
FATHU THAARIQ BAIHAQY G0015082
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA 2018
v ABSTRAK
Fathu Thaariq Baihaqy. G0015082. 2018. Skripsi. Fakultas Kedokteran.
Universitas Sebelas Maret.
Pendahuluan: Somatotype merupakan pengkategorian bentuk tubuh berdasarkan komposisi tubuh. Terdapat tiga jenis yaitu, ectomorph, endomorph, dan mesomorph. Ectomorph memiliki dominasi perkembangan yang berasal dari lapisan ectoderm dan memiliki ciri cenderung kurus, tinggi, dan tipis. Memiliki sangat sedikit komposisi lemak dalam tubuh dan memiliki kecepatan metabolisme yang tinggi. Somatotype jenis ini memiliki kelebihan pada kecerdasan, dan kepekaan karena memiliki dominasi perkembangan pada sistem saraf pusat dan perifer. Endomorph adalah klasifikasi yang berasal dari perkembangan lapisan endoderm, memiliki kecenderungan tubuh yang gemuk, bulat, dan berlemak.
Mesomorphic memiliki kecenderungan perkembangan yang berasal dari lapisan mesoderm. Lapisan ini akan berkembang menjadi otot dan tulang. Otot merupakan jaringan yang dapat menghasilkan kekuatan daya ledak. Kekuatan yang dapat dihasilkan berdasarkan pada kualitas, ukuran, dan komposisi otot. Kekuatan otot atau muscle power dihasilkan dari kontraksi isometric. Muscle power kicking merupakan kombinasi dari kecepatan kontraksi dan muscle strength saat melakukan tendangan. Ketepatan tendangan atau kicking accuracy dapat dihasilkan dari pemain yang memiliki kelebihan dalam koordinasi sistem neuromuscular.
Kekuatan tendangan dan ketepatan tendangan yang berkualitas akan meningkatkan keberhasilan dalam olahraga kaki salah satunya adalah sepak bola. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan kicking power dan kicking accuracy pada pemain sepak bola Universitas Sebelas Maret yang memiliki somatotype mesomorph dan ectomorph.
Metode: Penelitian ini dilakukan kepada pemain sepak bola Universitas Sebelas Maret, di Lapangan Sepak Bola Yonif Mekanis 413 Mojolaban, Sukoharjo.
Somatotype mesomorph dan ectomorph sebagai variable bebas, kicking power dan kicking accuracy sebagai variable terikat. Diuji menggunakan Uji T Independent
Hasil: Didapatkan hasil bahwa pemain sepak bola Universitas Sebelas Maret memiliki somatotype ectomorph dan mesomorph.
Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan kicking power pada pemain yang memiliki somatotype mesomorph dan ectomorph
vi
ABSTRACT
Fathu Thaariq Baihaqy. G0015082. 2018. Mini thesis. Fakultas Kedokteran.
Universitas Sebelas Maret.
Introduction: Somatotype is the categorization of body shape based on body composition. There are three types ectomorph, endomorph, and mesomorph.
Ectomorph has a developmental dominance that originates from the ectoderm layer and has the characteristics of being thin, tall, and thin. Has very little fat composition in the body and has a high metabolic rate. This type of somatotype has advantages in intelligence, and sensitivity because it has a predominance of development in the central and peripheral nervous system. Endomorph is a classification that originates from the development of the endoderm layer, has a tendency to body fat, round, and fatty. Mesomorphic has a developmental tendency originating from the mesoderm layer. This layer will develop into muscles and bones. Muscle is a tissue that can produce explosive power. The strength that can be generated is based on the quality, size, and composition of muscles. Muscle strength or muscle power results from isometric contractions. Muscle power of kicking is a combination of the speed of contraction and muscle strength when shooting. The accuracy of the kick or kicking accuracy can be generated from players who have advantages in the coordination of the neuromuscular system. The kicking power and the kicking accuracy will increase success in foot sports, one of which is soccer. This study was conducted to determine the differences in kicking power and kicking accuracy on Sebelas Maret Universities soccer players who have mesomorph and ectomorph somatotype.
Methods: The research was conducted at Sebelas Maret University soccer players, at the 413 Mojolaban Mechanical Battalion Football Field, Sukoharjo.
Mesomorph and ectomorph type somatotype as independent variable and kicking power and kicking accuracy as dependent variable. Tested using the independent T Test.
Result: It was found that Sebelas Maret University football players had ectomorph and mesomorph somatotype.
Conclusions: There was no different kicking power on soccer player who have mesomorph and ectomorph
vii
PRAKATA
Segala puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala berkah, rahmat, serta karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dengan judul
“PERBEDAAN KICKING POWER DAN KICKING ACCURACY PADA PEMAIN SEPAK BOLA UNIVERSITAS SEBELAS MARET YANG MEMILIKI SOMATOTYPE MESOMORPH DAN ECTOMORPH” ini dengan baik.
Penulis menyadari bahwa penelitian ini tidak lepas dari kerjasama dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dengan penuh rasa hormat, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.
2. Dhoni Akbar Ghozali, dr., M.Kes selaku Pembimbing Utama yang telah meluangkan banyak waktu, tenaga serta pikiran untuk memberikan bimbingan dan saran yang membangun hingga terselesaikannya skripsi ini.
3. Prof. Dr. Muchsin Doewes, dr., SU, AIFO, MARS, PFark selaku Pembimbing Pendamping yang telah memberikan bantuan, meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan dan dukungan hingga terselesaikannya skripsi
4. Dr. Selfi Handayani, dr., M.Kes selaku Penguji Utama yang telah berkenan menguji secara kritis dan memberikan saran serta masukan dalam penyusunan skripsi ini.
5. Kusmadewi Eka Damayanti, dr., M.Gizi selaku Ketua Tim Skripsi FK UNS, Bp. Sunardi dan Mbak Nita selaku Sekretariat Tim Skripsi FK UNS
6. Yang tercinta, Ayahanda Muhammad Masykur dan Ibunda Minhatul Hani’ah, kakak tersayang, Nihaayatun Kamilah Permatasari, Ifthar Mumtahanah Perwitasari, dan Naufal Elbar beserta seluruh keluarga besar, yang senantiasa mendoakan selalu, memberikan dukungan dan semangat dalam penyusunan skripsi ini.
7. Dokter Sari yang membuat kehidupan kampus saya lebih berwarna, teman- teman Kontrakan Ulul Albab, BSMI UNS, temen-temen Sinau Ngilingi Gusti, Saudaraku Ma’had Adz-Dzikr, Kabinet BEMFK UNS atas semangat dan bantuan dalam penyusunan skripsi ini.
8. Tim Skripsi Anatomi Hafizh Nur Santoso, Ambar Sukmawarti, M. Arif Fikri yang telah berjuang bersama dan juga teman-teman dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan yang telah bersedia menjadi subyek penelitian.
9. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu-persatu, yang turut membantu proses penelitian ini.
Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penelitian dan penyusunan skripsi ini. Saran, koreksi, dan tanggapan dari semua pihak sangat penulis harapkan. Akhir kata, penulis berharap skripsi ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca.
Surakarta, November 2018 Fathu Thaariq Baihaqy
viii
DAFTAR ISI
SKRIPSI ...i
SKRIPSI ... ii
PENGESAHAN SKRIPSI ... iii
PERNYATAAN ...iv
ABSTRAK ... v
ABSTRACT ...vi
PRAKATA ... vii
DAFTAR ISI ... viii
DAFTAR TABEL ... x
DAFTAR GAMBAR ...xi
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A.Latar Belakang ... 1
B. Rumusan Masalah ... 4
C.Tujuan Penelitian ... 4
D.Manfaat Penelitian ... 4
BAB II LANDASAN TEORI ... 6
A.Tinjauan Pustaka ... 6
1. Somatotype ... 6
2. Sepak Bola dan Somatotype ... 22
a. Kicking Power ... 22
b. Kicking Accuracy ... 24
3. Sepak Bola ... 26
B. Kerangka Berpikir ... 34
C.Hipotesis ... 35
BAB III METODOLOGI PENELITIAN... 36
A.Jenis Penelitian ... 36
ix
B. Lokasi Penelitian ... 36
C.Subyek Penelitian ... 36
D.Alur Penelitian ... 37
E. Identifikasi Variabel Penelitian ... 37
F. Definisi Operasional Variabel Penelitian ... 38
G.Alat dan Bahan ... 39
H.Cara Kerja ... 40
I. Prosedur Penelitian ... 45
J. Teknik Analisis Data ... 46
K.Jadwal Penelitian ... 47
BAB IV ... 48
HASIL PENELITIAN ... 48
A.Data Hasil Penelitian ... 48
1. Karakteristik Subjek Penelitian ... 48
2. Sajian Data Hasil Penelitian ... 48
B. Analisis Data ... 61
BAB V PEMBAHASAN ... 66
A.Perbedaan Kicking Power pada Pemain Sepak Bola Universitas Sebelas Maret yang Memiliki Somatotype Mesomorph dan Ectomorph. ... 66
B. Perbedaan Kicking Accuracy pada Pemain Sepak Bola Universitas Sebelas Maret yang Memiliki Somatotype Mesomorph dan Ectomorph. ... 70
C.Kelemahan Penelitian ... 71
BAB VI SIMPULAN DAN SARAN ... 73
A.Simpulan ... 73
B. Saran ... 73
DAFTAR PUSTAKA ... 74
LAMPIRAN ... 82
Lampiran 1 Ethical Clearance ... 82
Lampiran 2 Dokumentasi Penelitian ... 83
x
DAFTAR TABEL
Tabel 4.1 Umur Sampel ... 48
Tabel 4.2 Tinggi Badan ... 48
Tabel 4.3 Berat Badan ... 49
Tabel 4.4 Lipat Kulit Triceps ... 49
Tabel 4.5 Lingkar Biceps ... 49
Tabel 4.6 Lebar Sendi Siku ... 50
Tabel 4.7 Lipat Kulit Subscapular ... 50
Tabel 4.8 Lipat Kulit Supraspinal ... 51
Tabel 4.9 Lipat Kulit Betis ... 51
Tabel 4.10 Lebar Sendi Lutut ... 52
Tabel 4.11 Lingkar Betis ... 52
Tabel 4.12 Hasil Penghitungan pada Somatotype Rating Form ... 53
Tabel 4.13 Koordinat pada Somatochart ... 53
Tabel 4.14 Kategori Somatotype pada Somatochart ... 55
Tabel 4.15 Pengukuran Kicking accuracy. ... 57
Tabel 4.16 Hasil Kicking accuracy ... 57
Tabel 4.17 Pengukuran Kicking power. ... 59
Tabel 4.18 Hasil Kicking power. ... 59
Tabel 4.19 Hasil Tabel Silang Kategori Somatotype dengan kicking accuracy pemain sepak bola Universitas Sebelas Maret. ... 62
Tabel 4.20 Hubungan Somatotype dengan kicking accuracy Pemain sepak bola Universitas Sebelas Maret. ... 62
Tabel 4.21 Tabel Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test... 63
Tabel 4.22 Uji Homogenitas Variasi somatotype, kicking accuracy, dan kicking power. ... 64
Tabel 4.23 Independent T-test kicking power pemain sepak bola Universitas Sebelas Maret. ... 64
Tabel 4.24 Uji beda Mann Whitney somatotype mesomorph dan ectomorph dengan kicking accuracy. ... 64
xi
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Lapangan Permainan (IFAB, 2016) ... 28
Gambar 2.2 Tiga komponen somatotype (Streuber et al., 2016). ... 20
Gambar 2.3 Posisi Frankfort plane (Singh, 2016) ... 9
Gambar 2.4 Mengukur berat badan. ... 10
Gambar 2.5 Alat ukur skinfold caliper. ... 11
Gambar 2.6 Tentukan lokasi mengukur lipat kulit (Centers for Disease Control and Prevention, 2012). ... 11
Gambar 2.7 Tarik kulit sampai membentuk lipatan(Centers for Disease Control and Prevention, 2012) ... 12
Gambar 2.8 Ukur menggunakan skinfold caliper (Center for Disease... 12
Gambar 2.9 Tentukan lokasi pengukuran lipat kulit subscapula (Center for Disease Control and Prevention, 2012). ... 13
Gambar 2.10 Pengukuran menggunakan skinfold caliper (Centers for Disease Control and Prevention, 2012) ... 13
Gambar 2.11 Lokasi pengukuran supraspinal skinfold (Kinanthropometry, 2001). ... 14
Gambar 2.12 Pengukuran menggunakan skinfold caliper (Marfell-Jones et al., 2012). ... 14
Gambar 2.13 Lokasi pengukuran calf skinfold (Kinanthropometry, 2001). ... 15
Gambar 2.14 Pengukuran menggunakan skinfold caliper (Marfell-Jones et al., 2012). ... 15
Gambar 2.15 Pengukuran lebar sendi siku (Anton et al; 2009). ... 16
Gambar 2.16 Pengukuran lebar sendi lutut (Anton et al; 2009) ... 16
Gambar 2.17 Pengukuran lingkar biceps fleksi (Marfell-Jones et al., 2012). ... 17
Gambar 2.18 Pengukuran lingkar betis (Marfell-Jones et al., 2012). ... 17
Gambar 2.19 Heat-Carter Somatotype Rating Form (Centres for Disease Control and Prevention, 1988) ... 18
xii
Gambar 2.20 Somatochart (Centres for Disease Control and Prevention, 1988). 18 Gambar 3.1 Rancangan Penelitian... 37 Gambar 4.1 Penggolongan menggunakan Somatochart. ... 55