• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V. RENCANA PRODUKSI.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB V. RENCANA PRODUKSI."

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

BAB V.

RENCANA PRODUKSI.

V. 1. Proses Produksi/ Proses Penyampaian Jasa.

Proses penjualan makanan dan minuman di rumah makan “Bamboe”

dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu : 1. Pengunjung masuk.

Tahap ini merupakan tahap awal, dimana pengunjung akan disambut oleh seorang greeter. Greeter akan mengucapkan salam, seperti “ Selamat siang..; atau Selamat datang..”. Ini akan menimbulkan kesan keramahan dan perasaan diterima. Kemudian pengunjung bisa masuk sambil didampingi oleh greeter dan memilih tempat yang diinginkan.

2. Pengunjung duduk.

Setelah pengunjung duduk, maka salah satu pramusaji yang bertugas akan menyerahkan menu. Pengunjung akan ditinggalkan beberapa saat untuk memilih menu dengan leluasa.

3. Pengunjung siap memesan makanan dan minuman.

Setelah pengunjung siap memesan, pramusaji akan menulisnya pada captain’s order. Setelah selesai proses memesan maka pramusaji mengulangi pesanan pengunjung untuk menghindari kesalahan.

Karena kesederhanaan jenis minuman yang disediakan, maka tidak perlu adanya bar counter khusus dan bartender. Oleh karena itu, pramusaji yang bertugas akan bergantian untuk menyiapkan minuman yang dipesan.

Captain’s order ini terdiri dari 3 slip, yaitu :

a. Slip 1 untuk kasir, dalam proses pembuatan nota atau bill.

b. Slip 2 untuk pramusaji yang menyiapkan minuman, jika pengunjung tidak memesan minuman maka slip 2 tetap ditinggal pada captain’s order.

c. Slip 3 untuk dapur, jika pengunjung tidak memesan makanan maka slip 3 akan tetap ditinggal pada captain’s order.

(2)

d. Slip 4 untuk ditinggal pada captain’s order, digunakan pramusaji untuk memudahkan pengantaran makanan dan untuk menghindari kesalahpahaman antara pramusaji dan dapur.

4. Pengunjung menikmati hidangan.

Selama pengunjung menikmati makanan dan minumannya, pramusaji bertanggung jawab untuk mengantisipasi kebutuhan pengunjung sebelum diminta.

5. Pengunjung selesai menikmati hidangan.

Setelah pengunjung selesai menikmati hidangan, maka pramusaji hendaknya menawarkan hidangan penutup, sehingga pengunjung ingin mencoba hidangan yang lain.

6. Pengunjung melakukan pembayaran.

Pengunjung akan meminta nota atau bill apabila sudah tidak ingin lagi menikmati hidangan. Pramusaji bisa mengambil nota atau bill dari kasir, sambil melakukan pembayaran pramusaji bisa mengadakan percakapan ramah tamah, dan menanyakan mengenai kualitas makanan dan minuman serta kualitas pelayanan yang disajikan agar bisa menjadi saran bagi pihak manajemen untuk peningkatan kualitas.

7. Pengunjung meninggalkan tempat.

Pada saat pengunjung meninggalkan tempatnya maka pramusaji mengucapkan “terima kasih atas kunjungannya..” begitu pula greeter mengucapkan “terima kasih, silahkan datang kembali..”.

(3)

Gambar 5.1.

Bagan proses penyampaian jasa.

Kasir Makanan Minuman Pramusaji (dapur)

Y

T

Start

Pengunjung datang

Disambut oleh greeter dan pramusaji

Pengunjung pergi Pengunjung duduk

Tawari lagi Pesan menu

Tunai atau Kartu Kredit Pengunjung meminta

nota atau bill Pengunjung

menikmati

Pramusaji dan greeter memberi salam

Simpan Slip 4 Serahkan

Slip 3 Serahkan

Slip 2 Serahkan

Slip 1

Nota atau Bill

Proses Proses

Siap disajikan Siap

disajikan

(4)

V. 2. Persyaratan Fisik Tempat Usaha.

“Bamboe” yang berlokasi di Jalan Lontar 52 dengan luas seluruhnya 360 m2 dan luas bangunan 275 m2. “Bamboe” secara keseluruhan akan dibagi dalam 3 bagian utama.

1. Area Dapur.

2. Area Ruangan Rumah Makan.

3. Area Gudang Penyimpanan.

4. Lahan Parkir.

Keseluruhan denah dari “Bamboe” dapat dilihat pada Lampiran 1.

V. 2. 1. Area dapur.

Area dapur memiliki beberapa area yang dirancang dan dibuat untuk memenuhi standar kebersihan dan kesehatan, karena dapur merupakan tempat produksi utama dari makanan. Area dapur meliputi area persiapan, area pengolahan, area makanan yang sudah siap saji dan sampai area pencucian.

“Bamboe” memiliki beberapa ketentuan – ketentuan fisik dari area dapur untuk menunjang keselamatan kerja, antara lain :

a. Lantai.

Bahan menggunakan keramik lantai, bahan tidak licin dan mudah dibersihkan. Lantai memiliki saluran – saluran pembuangan untuk memudahkan proses pembersihan lantai.

b. Dinding.

Bahan menggunakan keramik dinding, bahan yang digunakan berwarna putih sehingga terkesan bersih dan terang serta bahan harus mudah dibersihkan.

c. Atap.

Bahan tidak mudah bocor. Atap dibuat lebih tinggi dari ukuran normal dan memiliki exhaust system untuk menjaga sirkulasi udara tetap bersih.

(5)

d. Lain – lain, misalnya : o Penerangan yang cukup.

o Saluran air panas dan dingin yang memadai.

o Memiliki saluran pembuangan air yang baik.

o Pipa dan saluran penghisap asap pada setiap perapian yang ada.

o Saluran untuk gas dan alat pendeteksi kebocoran gas.

o Alat pendeteksi asap ( antisipasi kebakaran ) dan tabung pemadam kebakaran yang cukup.

o Memasang lampu pembunuh serangga yang cukup.

o Kipas angin dinding untuk membantu sirkulasi udara.

o Adanya jendela yang cukup untuk memperlancar sirkulasi udara.

o Adanya tempat sampah.

o Adanya kotak P3K.

V. 2. 2. Dining Area.

Beberapa ketentuan fisik dari ruangan rumah makan ini, antara lain : o Adanya tempat sampah.

o Penerangan yang cukup.

o Adanya kipas angin dinding dan ventilasi udara yang cukup.

o Adanya beberapa air conditioner untuk kenyamanan pengunjung.

o Lantai tidak menggunakan keramik melainkan dengan bahan semen dan dihaluskan. Selain semen, beberapa bagian lantai akan digunakan kayu.

o Untuk atap digunakan bahan kayu lapis sesuai dengan bangunan yang sudah ada.

o Dinding akan dilapisi dengan batang bambu.

o Ruangan rumah makan akan didekorasi dengan beberapa tumbuhan, beberapa hiasan dinding seperti wayang kulit dan

(6)

ornamen hasil kerajinan tangan, serta beberapa alat musik tradisional seperti gendang dan lain – lain.

Area ruangan makan (dining area) ini akan dibagi menjadi beberapa bagian.

a. Area meja tamu.

“Bamboe” akan menyediakan 19 buah meja tamu yang berbentuk kotak dan 65 buah kursi tamu ( jumlah kursi yang tersedia 60 buah kursi dan 5 buah kursi cadangan). Meja dan kursi tamu akan terbuat dari bahan kayu, meja dan kursi ini desainnya dibuat sesederhana mungkin untuk memudahkan penataan dan pembersihan.

Area meja tamu akan dibagi menjadi beberapa bagian, sebagai berikut :

o 2 buah meja lesehan dengan kapasitas masing – masing 4 orang.

o 2 buah meja lesehan dengan kapasitas masing – masing 6 orang.

o 4 buah meja dengan kapasitas masing – masing 2 orang.

o 7 buah meja dengan kapasitas masing – masing 4 orang.

o 4 buah meja dengan kapasitas masing – masing 6 orang.

b. Area meja samping (side table).

Dalam ruangan rumah makan, ada 2 area side table. Masing – masing area side table memiliki sebuah lemari kecil untuk membantu kelancaran operasional dari pelayanan. Lemari ini digunakan untuk menyimpan peralatan rumah makan seperti sendok, garpu, piring, tissue, tusuk gigi dan lain – lain.

c. Area kamar kecil.

Dibagi menjadi 2 untuk pria dan wanita, yang masing – masing memiliki 1 buah tempat cuci tangan dan 1 buah toilet.

(7)

V. 2. 3. Area Gudang Penyimpanan.

Area gudang penyimpanan ini memiliki beberapa syarat, sebagai berikut .

o Memiliki penerangan yang cukup.

o Memiliki sirkulasi udara yang baik.

o Ruangan ini sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung.

o Ruangan ini sejuk, kering dan tidak lembab.

o Memiliki lantai yang mudah dibersihkan dan memiliki saluran pembuangan air seperti area dapur.

V. 2. 4. Lahan Parkir.

Pada lahan parkir akan dibagi menjadi 2, yaitu lahan parkir sepeda motor dan lahan parkir mobil. Untuk lahan parkir mobil, dapat menampung kurang lebih 10 buah mobil. Untuk kenyamanan pengunjung, lahan parkir sepeda motor dan mobil ini akan diatur oleh petugas keamanan “Bamboe”. Untuk membantu operasional petugas keamanan maka dibuat juga sebuah pos keamanan. Lahan parkir ini tidak menggunakan pagar pembatas untuk memudahkan pengaturan parkir dan tidak dipungut biaya.

V. 3. Mesin dan Peralatan.

Pihak manajemen telah menentukan dan memilih mesin dan peralatan yang dipergunakan untuk proses produksi dan operasional dari rumah makan

“Bamboe”. Untuk mesin dan peralatan ini akan dibeli dari penyalur mesin dan peralatan rumah makan, keputusan untuk membeli ini karena pertimbangan bahwa biaya perawatan mesin baru akan kecil dan adanya pemberian garansi dari penyalur mesin dan peralatan.

Daftar lengkap dari mesin dan peralatan yang digunakan dapat dilihat pada tabel 4.1. sampai dengan tabel 4.5. pada bab 4.

(8)

V. 4. Bahan Baku.

Bahan baku yang digunakan secara keseluruhan baik oleh departemen depan dan departemen belakang, digolongkan menjadi 6 kelompok besar, yaitu :

1. Daging 2. Ayam.

3. Ikan.

4. Sayur.

5. Buah – buahan.

6. Bumbu – bumbu.

7. Minuman.

8. Lain – lain.

Seluruh bahan baku ini akan dijelaskan lebih detil pada tabel 5.12.

V. 5. Persyaratan dan Kebijakan Persediaan.

Penentuan persyaratan dan kebijakan persediaan akan memegang peranan penting dalam efisiensi biaya produksi dan menjaga kualitas produksi. Untuk itu pihak manajemen “Bamboe” menggunakan 2 macam sistem pengendalian persediaan bahan baku, yaitu :

1. Kuantitas Pemesanan Ekonomis ( Economic Order Quantity atau EOQ ).

Sistem ini menggunakan pengendalian persediaan yang mengacu pada batas persediaan minimum dan batas persediaan maksimum.

o Batas persediaan minimum (safety stock) adalah jumlah minimum yang harus tersedia agar proses operasional produksi dapat terus berlangsung, kecuali terjadi hal – hal yang tidak memungkinkan untuk membeli persediaan bahan baku lagi.

o Batas persediaan maksimum adalah batas jumlah maksimum dari persediaan yang ada, dan tidak boleh melebihi batas ini untuk menghindari biaya berlebih dari bahan baku yang tidak diperlukan.

2. Masuk Pertama – Keluar Pertama ( First In First Out atau FIFO ).

(9)

Sistem pengendalian persediaan ini mengacu pada waktu pembelian persediaan dan waktu penggunaan persediaan.

Kedua sistem ini digunakan oleh manajemen “Bamboe” untuk mempermudah perencanaan pembelian persediaan dan kelancaran proses produksi “Bamboe”.

Setiap unit dari bahan baku, peralatan dan lain – lain akan dilengkapi dengan kartu persediaan ( inventory card, lihat Lampiran ) dan secara keseluruhan akan ditempatkan pada gudang tempat penyimpanan ( store ).

Untuk mempermudah proses penyimpanan dan pencatatan maka store ini dibagi menjadi 2 area, yaitu area penyimpanan persediaan untuk departemen depan dan departemen belakang.

V. 6. Pemasok.

Pemilik dari “Bamboe” memiliki beberapa pertimbangan untuk menentukan para pemasok persediaan untuk kebutuhan operasional

“Bamboe”, antara lain :

1. Harga yang lebih kompetitif.

Manajemen “Bamboe” akan memilih pemasok yang menawarkan bahan baku yang harganya lebih murah dibandingkan dengan pemasok yang lainnya, tanpa mengabaikan kualitas dari bahan baku. Hal ini bertujuan untuk meminimalisasi biaya produksi sehingga meningkatkan profit dan untuk menekan harga jual agar kompetitif.

2. Pelayanan purna jual.

Pertimbangan pelayanan purna jual adalah hal – hal yang mempermudah proses operasional dari “Bamboe”, antara lain :

o Pelayanan antar.

o Sistem pembayaran.

o Jaminan kualitas mutu bahan baku, mesin, peralatan, perlengkapan dan lain – lain.

(10)

o Pelayanan perbaikan atau garansi ( mesin dan peralatan ).

o Ketepatan waktu pengiriman.

3. Lokasi pemasok.

Lokasi pemasok harus mudah dijangkau untuk mempercepat proses dan penyelesaian masalah yang mungkin terjadi.

Beberapa pemasok akan dipilih untuk memasok bahan baku yang digunakan oleh rumah makan “Bamboe”, antara lain :

a. Pemasok persediaan bahan baku daging, sayur dan buah – buahan, serta bumbu – bumbu antara lain :

1. Pasar tradisional Pabean.

2. Pasar tradisional Keputran.

3. Golden City Mall.

Carrefour.

Vila Bukit Mas, Surabaya.

4. Alfa Supermarket.

Raya Dukuh Kupang, Surabaya.

b. Pemasok minuman tradisional.

1. Ibu Nurlaila.

Jalan Simohilir IIA No.19, Surabaya.

2. Depot “Mimi”.

Jalan Darmo Baru Barat XI No.7, Surabaya.

c. Pemasok makanan kecil.

1. Depot “Mimi”.

Jalan Darmo Baru Barat XI No. 7, Surabaya.

2. “Ibu Hasan”

Jalan Manyar Rejo No. 8, Surabaya.

d. Pemasok minuman.

1. PT. Coca Cola Amatil Indonesia.

Jalan Rungkut Industri I No. 27, Surabaya.

(11)

e. Pemasok mesin.

1. Nayati.

Jalan Ngagel Jaya Selatan

Komplek Ruko Manyar Megah Indah Plaza G No. 33.

Surabaya.

2. Rotaryana Prima.

Jalan Manyar Kartika I No. 1, Surabaya.

f. Pemasok perlengkapan.

1. Resto Mart.

Plaza Surabaya lantai II No. EC 3/R, Surabaya 2. Café Glass.

Jalan Ngagel Jaya 104, Surabaya.

3. Super Kitchen.

Jalan Dharmahusada 186, Surabaya.

g. Pemasok alat – alat elektronik.

1. Asli Computer Shop.

Pakuwon Trdae Center UG / E 46, Surabaya.

2. Perdana Electronic.

Jalan Basuki Rachmad 46, Surabaya.

h. Pemasok peralatan kantor.

1. Trivia.

Jalan Baratajaya XIII No. 22, Surabaya.

2. CV. Duta Graha Bersama.

Jalan Simohilir II F No. 22, Surabaya.

V. 7. Tenaga Kerja yang Dibutuhkan.

Bagian ini akan menjelaskan mengenai jam kerja dan peraturan mengenai penampilan standar dari staff untuk area dapur, rumah makan dan petugas keamanan.

(12)

Untuk pelayanan yang baik maka diperlukan kinerja yang baik dan didukung oleh penampilan yang profesional. Manajemen “Bamboe”

menetapkan beberapa persyaratan umum yang harus ditaati oleh setiap staff, antara lain :

1. Jam operasional.

2. Standar penampilan.

Berikut ini adalah penjelasan lebih mendetil mengenai persyaratan umum di atas.

1. Jam operasional.

Tabel 5.1.

Jam Operasional “Bamboe”

Jam Operasional

Staf yang dibutuhkan Tugas – tugas harian yang dikerjakan Shift I 09.00 – 17.00

WIB

Front Department

• 1 penyelia.

• 3 pramusaji.

• 1 kasir.

Back Department

• 1 kepala koki.

• 2 koki.

• 1 steward.

Total staff = 9 orang

Front Department

• Persiapan, seperti membersihkan area rumah makan; memoles dan

mempersiapkan peralatan makan dan napkin; dan mengatur meja dan kursi.

• Bersiap – siap melayani pengunjung.

Back Department

• Persiapan, seperti membersihkan area dapur; menyiapkan bahan – bahan yang akan digunakan ( memotong sayuran, daging dan mempersiapkan garnish ).

• Bersiap – siap untuk menerima pesanan.

Shift II 15.00 – 23.00 WIB

Front Department

• 1 penyelia.

• 3 pramusaji.

• 1 kasir.

Back Department

• 1 kepala koki.

• 2 koki.

• 1 steward.

Total staff = 9 orang

Front Department

• Melayani pengunjung bekerja sama dengan staff dari shift I dan menerima handover tugas dari shift I.

• Melakukan closing, membersihkan dan menyimpan peralatan makan;

membersihkan area rumah makan dan mematikan semua aliran listrik.

Back Department

• Menerima dan menyiapkan pesanan dari pengunjung.

• Mempersiapkan sebagian bahan untuk hari berikutnya.

• Membuang sampah.

• Membersihkan area dapur.

(13)

Middle Shift

12.00 – 20.00 WIB

Front Department

• 1 manajer.

• 1 pramusaji.

• 1 kasir.

Back Department

• 1 koki.

• 1 steward.

Total staff = 5 orang

Front Department

• Membantu tugas dari shift I dan II untuk melayani pengunjung.

Back Department

• Membantu tugas dari shift I dan II untuk mempersiapkan pesanan pengunjung.

2. Standar penampilan.

a. Standar penampilan pribadi.

1. Pria.

• Rambut pendek dan rapi.

2. wanita.

• Rambut yang panjang wajib diikat dan rapi.

• Menggunakan rias wajah yang secukupnya.

b. Tanda nama.

Untuk seluruh staff “Bamboe” akan diberi tanda nama masing – masing. Tanda nama ini wajib dipakai di sisi kiri atas seragam.

c. Sepatu.

• Staff dapur mengenakan sepatu kerja khusus yang tidak licin, memiliki pelindung dan berwarna hitam.

• Staff rumah makan mengenakan sepatu kerja yang tidak licin dan berwarna hitam.

• Petugas keamanan mengenakan sepatu berwarna hitam.

• Untuk steward mengenakan sepatu kerja yang tidak licin dan berwarna hitam.

d. Seragam.

• Staff dapur akan mengenakan seragam khusus juru masak dan kain ikat leher berwarna putih serta celana panjang hitam.

• Staff rumah makan akan mengenakan seragam kaos berwarna hitam dengan logo “Bamboe” dan celana panjang hitam.

(14)

• Untuk petugas keamanan disediakan seragam khusus.

• Untuk steward juga disediakan seragam khusus.

Waktu istirahat untuk setiap karyawan adalah satu jam dan pembagian waktunya telah ditentukan sebagai berikut.

• Untuk Shift I, jam istirahat dimulai pukul 14.00 – 16.00 .

• Untuk Shift II, jam istirahat dimulai pukul 18.00 – 20.00 .

• Untuk Middle Shift, jam istirahat dimulai pukul 17.00 – 18.00 .

Giliran istirahat ini akan dilakukan secara perseorangan atau berpasangan, disesuaikan dengan kesibukan dari “Bamboe”. Untuk 3 orang petugas keamanan akan bergiliran perseorangan untuk beristirahat.

Untuk latar belakang dan tanggung jawab dengan lengkap akan dijelaskan pada Bab VII yang memuat “Rencana Organisasi”.

V. 8. Biaya Fasilitas, Perlengkapan dan Bahan Baku.

Tabel 5.2.

Biaya Sewa Lokasi.

Keterangan Harga Unit Total Biaya Sewa

Sewa lokasi (tanah dan bangunan) selama 3 tahun.

30,000,000 3 tahun 90,000,000

Untuk ijin usaha, biaya yang ditetapkan oleh Dinas Pariwisata Daerah Kota Surabaya adalah Rp 7,500,- per kursi. Informasi ini diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan Bapak M. Zulfian. Rusdi dari Dinas Pariwisata Kota Surabaya pada tanggal 8 Oktober 2004.

Tabel 5.3.

Biaya Ijin Usaha.

Keterangan Harga Unit Total Biaya Ijin

Usaha Biaya ijin usaha Dinas Pariwisata kota

Surabaya

7,500 60 kursi 450,000

(15)

Tabel 5.4.

Biaya Promosi.

No. Keterangan Harga Jumlah

1. Surat kabar “Jawa Pos” 2 kolom x 8,5 cm 8 kali 375,000/kali 3,000,000 2. Buletin “Trading Post

Surabaya”

¼ halaman 2 kali 650,000/kali 1,300,000 3. Brosur “Glory Print” 6,5 cm x 7,4 cm

(30.000 lembar)

3 kali 500,000/kali 1,500,000 4. Spanduk “OXCY Advertising” 90 cm x 300 cm 7 hari 342,857.14/hari 2,400,000

5. Papan logo dan menu 600,000

6. Radio “Global FM” 3 kali 7 hari 571,428.57/hari 4,000,000

Total 12,800,000

Tabel 5.5.

Biaya Seragam.

No. Keterangan Harga Unit Jumlah

1. Seragam pramusaji 7 orang @ 2 buah 30,000 14 buah 420,000 2. Seragam kepala koki 2 orang @ 2 buah 60,000 4 buah 240,000 3. Seragam koki 5 orang @ 2 buah 40,000 10 buah 400,000 4. Seragam steward 3 orang @ 2 buah 30,000 6 buah 180,000 5. Seragam petugas keamanan 3 orang @ 2 buah 60,000 6 buah 360,000

Total 1,600,000

Tabel 5.6.

Biaya Renovasi Lokasi.

No. Keterangan Jumlah

1. Pembelian bambu dekorasi dinding 900,000

2. Renovasi dinding dan lantai ruangan makan 1,250,000 3. Pembelian hiasan, dekorasi dan ornamen 500,000 4. Pembangunan area dapur, kamar kecil dan gudang penyimpanan 3,100,000 5. Pembersihan dan pengecatan ulang lokasi 2,300,000

Total 8,050,000

Tabel 5.7.

Biaya Mesin.

No. Keterangan Unit Harga Jumlah

1. Freezer 1 buah 4,600,000 4,600,000

2. Chiller 2 pintu 1 buah 11,200,000 11,200,000 3. Kompor 2 burner 2 buah 4,400,000 8,800,000

4. Oven 1 buah 4,500,000 4,500,000

5. Deep Fryer 1 buah 9,000,000 9,000,000

6. Penghisap asap (exhaust system) 1 buah 9,200,000 9,200,000

7. Blender 2 buah 500,000 1,000,000

8. Dispenser 2 buah 750,000 1,500,000

9. Reverse Osmosis water filter 1 buah 2,500,000 2,500,000

Total 52,300,000 Sumber : Rotaryana Prima dan Nayati.

(16)

Tabel 5.8.

Biaya Perlengkapan Dapur.

No. Keterangan Unit Harga Jumlah

1. Meja dapur 2 buah 2,000,000 4,000,000

2. Rak piring 1 buah 3,000,000 3,000,000

3. Bak cuci piring 1 buah 3,000,000 3,000,000 4. Bak cuci piring ( steward ) 1 buah 4,200,000 4,200,000

5. Timbangan 2 buah 100,000 200,000

6. Teflon 3 buah 95,000 285,000

7. Wajan 3 buah 75,000 225,000

8. Cutting board 3 buah 20,000 60,000

9. Parutan 2 buah 10,000 20,000

10. Panci besar 3 buah 80,000 240,000

11. Panci kecil 3 buah 55,000 165,000

12. Pisau besar 2 buah 150,000 300,000

13. Pisau sedang 2 buah 125,000 250,000

14. Pisau kecil 2 buah 30,000 60,000

15. Mangkuk melamin besar 3 buah 8,500 25,500 16. Mangkuk melamin sedang 3 buah 6,500 19,500 17. Mangkuk melamin kecil 3 buah 5,000 15,000

18. Spatula kayu 2 buah 7,500 15,000

19. Spatula besi 2 buah 9,500 19,000

20 Laddle 2 buah 13,500 27,000

21. Tempat sampah 1 buah 65,000 65,000

22. Napkin 10 buah 5,500 55,000

Total 16,246,000 Sumber : RestoMart, Café Glas dan Super Kitchen.

Tabel 5.9.

Biaya Perlengkapan Ruang Makan.

No. Keterangan Unit Harga Jumlah

1. Meja komputer kasir 1 buah 275,000 275,000

2. Komputer kasir 1 buah 2,500,000 2,500,000

3. Speaker 4 buah 600,000 2,400,000

4. CD player compo 1 buah 735,000 735,000

5. AC split 2 pk 2 buah 2,200,000 4,400,000 6. AC split 1 pk 2 buah 1,400,000 2,800,000

7. Meja tamu 19 buah 145,000 2,755,000

8. Kursi tamu 65 buah 25,000 1,625,000

9. Lemari kecil 2 buah 215,000 430,000

10. Piring besar 100 buah 8,500 850,000

11. Piring sedang 80 buah 7,000 560,000

12. Piring kecil 60 buah 5,500 330,000

13. Sendok besar 100 buah 3,500 350,000

14. Sendok kecil 60 buah 2,000 120,000

15. Garpu besar 100 buah 3,500 350,000

16. Garpu kecil 60 buah 2,000 120,000

(17)

17. Collins glass 150 buah 3,250 487,500

18. Bottle opener 2 buah 5,500 11,000

19. Drum air kecil 2 buah 32,500 65,000

20. Nampan 15 buah 11,000 165,000

21. Asbak 25 buah 4,000 100,000

22. Tempat tusuk gigi 25 buah 2,750 68,750

23. Tempat saus dan sambal 25 buah 2,500 62,500 24. Tempat garam dan merica 25 buah 2,500 62,500

25. Tempat sampah 2 buah 65,000 130,000

26. Napkin 15 buah 5,500 82,500

Total 21,834,750 Sumber : RestoMart, Café Glas, Super Kitchen, Perdana Electronic dan Asli Computer Shop.

Tabel 5.10.

Biaya Perlengkapan Steward.

No. Keterangan Unit Harga Jumlah

1. Sapu 6 buah 9,000 54,000

2. Squeezer 3 buah 21,500 64,500

3. Pel 5 buah 19,500 97,500

4. Sikat lantai 3 buah 12,500 37,500

5. Napkin 3 buah 5,500 16,500

6. Tempat sampah 1 buah 65,000 65,000

Total 335,000 Sumber : RestoMart, Café Glas dan Super Kitchen.

Tabel 5.11.

Biaya Perlengkapan Administrasi.

No. Keterangan Unit Harga Jumlah

1. AC split 1 pk 1 buah 1,300,000 1,300,000

2. Meja tulis 1 buah 575,000 575,000

3. Kursi 4 buah 85,000 340,000

4. Lemari buku 1 buah 435,000 435,000

5. Kalkulator 2 buah 37,000 74,000

6. Folder file 4 buah 12,000 48,000

7. Stapler 2 buah 8,500 17,000

Total 2,789,000 Sumber : Perdana Electronic, Trivia dan CV. Duta Graha Bersama.

(18)

Tabel 5.12.

Daftar Bahan Baku.

No. Keterangan Jumlah Satuan Harga/ Satuan Total Daging

1. Daging sapi has 2 kg 51,000 102,000

2. Daging sapi lulur 2 kg 48,000 96,000

3. Daging sapi kisi 2 kg 45,000 90,000

4. Buntut sapi 3 kg 41,000 123,000

Ayam

5. Ayam 4 ekor 21,500 86,000

Ikan

6. Bandeng 2 kg 14,000 28,000

7. Ikan asin 2 kg 12,000 24,000

8. Ikan teri / bilis 1 kg 12,000 12,000

9. Ikan tongkol 2 kg 15,000,- 30,000

Sayuran dan buah – buahan

10. Kentang 1 kg 3,900 3,900

11. Wortel 1 kg 3,700 3,700

12. Kangkung 4 ikat 2,650 10,600

13. Jagung 2 kg 3,600 7,200

14. Kacang panjang 4 ikat 2,550 10,200

15. Kubis 2 kg 3,400 6,800

16. Tomat 2 kg 2,700 5,400

17. Sayur nangka muda 2 kg 3,600 7.200

18. Kecambah 1 kg 3,800 3,800

19. Mentimun 1 kg 2,950 2,950

20. Kelapa 5 butir 3,500 17,500

Rempah dan bumbu

21. Bawang merah 2 kg 6,000 12,000

22. Bawang putih 2 kg 6,000 12,000

23. Bawang pre 2 ikat 2,600 5,200

24. Daun jeruk 2 ikat 2,200 4,400

25. Daun sere 2 ikat 2,400 4,800

26. Daun salam 2 ikat 2,500 5,000

27. Daun kemangi 2 ikat 2,300 4,600

28. Daun seledri 2 ikat 2,650 5,300

29. Daun bawang 2 ikat 2,100 4,200

30. Daun pandan 2 ikat 2,700 5,400

31. Lengkuas 2 pak 3,200 6,400

32. Asam 2 pak 3,500 7,000

33. Kunyit 2 pak 3,300 6,600

34. Keluwek 2 pak 3,100 6,200

35. Kemiri 2 pak 3,400 6,800

36. Ketumbar 2 pak 3,000 6,000

37. Jahe 2 pak 3,700 7,400

38. Pala 2 pak 4,300 8,600

39. Cengkeh 2 pak 5,200 10,400

40. Kayu manis 2 pak 4,600 9,200

41. Kunci 2 pak 4,500 9,000

42. Cabe rawit 1 kg 18,000 18,000

(19)

43. Cabe 1 kg 25,000 25,000

44. Terasi 2 pak 8,000 16,000

Lain – lain

45. Tahu 10 potong 1,500 15,000

46. Tempe 5 potong 2,500 12,500

47. Kecap manis 2 botol 10,500 21,000

48. Kecap asin 2 botol 9,500 19,000

49. Gula 1 kg 4,500 4,500

50. Garam 1 kg 7,000 7,000

51. Merica 1 kg 7,000 7,000

52. Penyedap rasa 1 kg 14,000 14,000

53. Gula merah 1 kg 5,200 5,200

54. Minyak goreng 4 liter 8,500 34,000

55. Tepung 1 kg 4,500 4,500

56. Telur 2 kg 7,500 15,000

57. Beras 10 kg 6,500 65,000

Makanan kecil

58. Tahu isi 10 buah 1,000 10,000

59. Ote ote 10 buah 1,000 10,000

60. Pisang goreng 10 buah 1,000 10,000

61. Jentik manis 10 buah 1,000 10,000

62. Ketan wajik 10 buah 1,000 10,000

63. Ketan srikaya 10 buah 1,000 10,000

64. Lapis 10 buah 1,000 10,000

65. Kelepon 10 buah 1,000 10,000

Minuman tradisional

66. Legen 5 botol 4,500 22,500

67. Sinom 5 botol 4,500 22,500

68. Beras kencur 5 botol 4,500 22,500

69. Temulawak 5 botol 4,500 22,500

Minuman dingin

70. Kacang hijau 1 kg 4,300 4,300

71. Kacang merah 1 kg 5,100 5,100

Minuman

72. Coca Cola 48 botol 1,500 72,000

73. Fanta 48 botol 1,500 72,000

74. Sprite 48 botol 1,500 72,000

75. Frestea 48 botol 1,500 72,000

76. Air mineral 48 botol 1,500 72,000

Total 1,638,850 Sumber : Pasar tradisional Pabean, Pasar tradisional Keputran, Carrefour, Alfa Supermarket,

Ibu Nurlaila, Ibu Vivi, Depot “Mimi”, “Ibu Hasan” dan PT. Coca Cola Amatil Indonesia.

Referensi

Dokumen terkait

Melihat kondisi serta ketersediaan bahan baku biomassa jerami padi yang melimpah, pada penelitian ini penulis ingin menyelidiki pengaruh temperatur pemanasan terhadap

Loss of motor function (quadriplegia) with cervical cord transsection; paraplegia wth thoracic cord transsection.. All functions involving the spinal cord below of

Nilai indeks similaritas (IS) di muara sungai selama tiga kali pengambilan sampel rata-rata tidak mirip, kecuali pada stasiun 2 saat surut dan stasiun 1 saat pasang

Setiap perusahaan tentunya membutuhkan dana sebagai modal kerjanya untuk membiayai aktivitas operasional perusahaan sehari-hari. Setiap modal kerja yang digunakan

kuantitatif digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keputusan rumahtangga petani untuk melakukan kegiatan pengembangan sumberdaya manusia dan

Menyusun saran rekomendasi strategis terkait Pencegahan Korupsi pada Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah secara Nasional.. Tujuan secara umum:

Dalam pengujian flash point pada setiap sampel ada beberapa alat dan bahan yang perlu disiapkan sebelum dilakukan pengujian diantaranya yaitu:. alat uji

Unsaturated Polyester banyak digunakan dalam produk-produk komposit karena biaya relatif rendah, mempunyai sifat-sifat mekanik yang baik, mempunyai daya tahan