RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SMK Negeri 1 Sakra Mata Pelajaran : Kepariwisataan Kelas / Semester : X Perhotelan/ Ganjil Materi Pokok : Industri Pariwisata Alokasi Waktu : 3 JP (@ 45 menit) Guru Mata Pelajaran : Moh. Subiardi
1. TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning, peserta didik diharapkan mampu : KD 3.1 Memahami industri pariwisata 1. Mendeskripsikan pengertian industri
pariwisata dengan santun.
2. Mendeskripsikan ciri-ciri industri pariwisata dengan cermat.
3. Menganalisis unsur industri pariwisata dengan tanggung jawab.
4. Memahami industri pariwisata dengan rasa ingin tahu.
KD 4.1 Mengelompokkan industri pariwisata
Mengelompokkan industri pariwisata dengan cermat.
Media/Alat, Bahan dan Sumber Pembelajaran Meida/Alat
Bahan
Sumber Belajar
: Komputer, LCD, Whiteboard, Spidol : Video Pembelajaran , Slide Power Point : Hand Out, Internet
2. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu
Pendahuluan Orientasi: Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran.
Motivasi: Guru menginformasikan pentingnya materi yang akan dipelajari dalam kegiatan sehari-hari.
Apersepsi: Guru mengajukan pertanyaan yang
15 menit
mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari.
Inti 1) Stimulation
Mengamati: Peserta didik tertarik turut serta dalam kegiatan penjelasan guru (interaktif) dalam pembelajaran dengan tekun dan seksama.
2) Problem statement
Menanya: Peserta didik termotivasi untuk memberikan jawaban atas pertanyaan singkat dan mengajukan pertanyaan awal mengenai materi pembelajaran dengan percaya diri.
3) Data collection
Mengumpulkan informasi: Peserta didik dalam bentuk kelompok 3-5 orang berupaya melakukan observasi, mengumpulkan dan menganalisis informasi, serta membangun hipotesis berdasarkan permasalahan yang diajukan guru tentang materi pembelajaran dengan tekun.
Mengasoiasi/mengolah: Peserta didik dalam bentuk kelompok berdiskusi untuk menemukan hubungan antar konsep disertai dengan berpikir kritis dan analitis untuk membangun kesimpulan.
4) Verification
Peserta didik menyusun konsep berupa pengetahuan baru yang telah diperoleh, yang dapat diaplikasikan dalam berbagai situasi seperti latihan (exercise) yang memungkinkan peserta didik untuk menerapkannya pada situasi sederhana dengan tekunn dan cermat.
5) Generalization
Mengomunikasikan: Peserta didik melaporkan hasil temuannya, merefleksi apa yang telah dipelajari hingga mengonsolidasikan pengetahuannya dalam bentuk presentasi kelompok dengan tekun dan cermat.
105 menit
Penutup Rangkuman dan refleksi : 15 menit
1. Peserta didik menanyakan hal-hal yang masih diragukan dan melaksanakan evaluasi dengan penuh rasa ingin tahu.
2. Peserta didik turut membantu memberikan penjelasan tentang hal-hal yang diragukan peserta didik lain sehingga informasi menjadi benar dan tidak terjadi kesalahpahaman terhadap materi dengan tekun.
3. Peserta didik menyimak kesimpulan materi dari guru dengan sabar dan tekun.
Tindak lanjut :
1. Peserta didik mencatat penjelasan guru tentang tugas tindak lanjut untuk pertemuan selanjutnya dengan cermat.
2. Ketua kelas memimpin doa’a kemudian dilanjutkan dengan menjawab salam dengan penuh rasa syukur dan santun.
3. PENILAIAN PEMBELAJARAN
No. Ranah Kompetensi Teknik Penilaian
Bentuk Penilaian
1 Pengetahuan Tes tertulis Soal essai
2 Keterampilan Unjuk kerja Penugasan
Sakra, Juli 2021
Mengetahui Kepala Sekolah,
Diperiksa Waka Kurikulum
Guru Mata Pelajaran,
AHMAD SUHAMKA, SP. SYAHRUL IDIANI, SP. MOH. SUBIARDI, SP.
NIP. 19701231 200604 1 123 NIP. 19750906 200701 1 014 NIP.19760111 200801 1 012
Lampiran – lampiran :
Lampiran 1. Materi Pembelajaran :
I. Pengertian Industri Pariwisata
Industri Pariwisata diartikan sebagai sehimpunan bidang usaha yang menghasilkan berbagai jasa dan barang yang dibutuhkan oleh mereka yang melakukan perjalanan wisata.
Setiap produk, baik yang nyata maupun maya yang disajikan untuk memenuhi kebutuhan tertentu manusia, hendaknya dinilai sebagai produk industri.
Menurut Undang-Undang Pariwisata Nomor 10 tahun 2009, Industri Pariwisata adalah kumpulan usaha pariwisata yang saling terkait dalam rangka menghasilkan barang dan/atau jasa bagi pemenuhan kebutuhan wisatawan dalam penyelenggaraan pariwisata.
II. Ciri – ciri Industri Pariwisata 1. Tidak dapat disimpan.
2. Tidak dapat dipindahkan.
3. Produksi dan proses konsumsi terjadi atau berlangsung bersamaan.
4. Tidak ada standar ukuran yang pasti atau objektif.
5. Pelanggan tidak dapat mencicipi produk itu sebelumnya.
6. Pengelolaan produk wisata mengandung resiko besar III. Ruang Lingkup Industri Pariwisata
Ruang lingkup industri pariwisata menyangkut berbagai sektor ekonomi. Adapun aspek- aspek yang tercakup dalam industri pariwisata antara lain:
1. Restoran/ F& B
Di dalam bidang restoran, perhatian antara lain dapat diarahkan pada kualitas pelayanan, baik dari jenis makanan maupun teknik pelayanannya.
Di samping itu, dari segi kandungan gizi, kesehatan makanan dan lingkungan restoran serta penemuan makanan-makanan baru dan tradisional baik resep, bahan maupun penyajiannya yang bias dikembangkan secara nasional, regional, bahkan internasional.
2. Penginapan/ Akomodasi
Penginapan atau home stay yang terdiri dari hotel, motel, resort, , kondominium, time sharing, wisma-wisma, merupakan aspekaspek yang dapat diakses dalam pengembangan bidang kepariwisataan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan penginapan ini dapat berupa;
strategi pemasaran, pelayanan saat penginapan, integrasi dan restoran atau biro perjalanan, dan sebagainya. Penelitian juga dapat diarahkan pada upaya memperkecil limbah dari industry pariwisata tersebut.
3. Pelayanan perjalanan / Biro Perjalanan
Pelayanan perjalanan ini meliputi biro perjalanan, paket perjalanan (tour wholesalers), perusahaan incentive travel dan reception service.
4. Transportasi
Transportasi ini dapat berupa sarana dan prasarana angkutan wisata seperti mobil/bus, pesawat udara, kereta api, kapal pesiar, dan sepeda.
5. Destinasi Wisata
Daerah tujuan wisata dapat berupa Pantai, Hutan, Gunung, arsitektur bangunan, tempat perkemahan (camping ground), taman-taman bertema, museum-museum, hutan lindung, agrowisata, keajaiban alam
6. Cinderamata
Cinderamata dapat berupa oleh – oleh atau kenang-kenangan yang dapat dibawa oleh oleh wisatawan pada saat kembali ketempat asal. Cinderamata dapat berupa benda-benda kerajinan seperti patung, kain tenun, lukisan dll
7. Atraksi wisata
Meliputi kegiatan seni dan budaya, ruang konser, teater, dan lain sebagainya.
8. Money changer / Penukaran uang
Gambar 1. Destinasi Wisata Pantai Kuta Bali
Gambar 2. Toko oleh - oleh
Gambar 3. Alat Transportasi wistawan
Gambar 4. Usaha Perjalana Wisata
Gambar 5. Gambar atraksi budaya
Lampiran 2 . Penilaian Tugas Kelompok 1. Buatlah kelompok terdiri dari 4 orang
2. Lakukan diskusi kelompok untuk membahas industri pariwisata di kota anda 3. Gunakan literatur dari internet, buku pelajaran (Kepariwisataan Kelas X) Hal 10-11 4. Kelompokkan jenis kegiatan berikut ke dalam kelompok unsur – unsur Industri
Pariwisata seperti Akomodasi, Transportasi, Atraksi, Food and Beverage Busines, Penukaran Uang, Usaha tokooleh – oleh, usaha daya tarik wisata.
( Motel, Resort, Pendakian gunung, sepeda, Boat, Cafe, cincin mutiara, Gendang belek, restorant, Moey changer, Baju khas lombok, tenun gedogan, Taman Narmada, kolam renang, soto kikil, ayam taliwang, pelecing kangkung, Home stay, zelaya tour and Travel, porter, Event Organizer, Sirkuit Mandalika)
5. Kumpulkan hasil diskusi
Lampiran 3. Penilaian Individu ( Essay)
1. Jelaskan pengertian dari Industri Pariwisata
2. Jelaskan Undang – Undang RI yang mengatur tentang Pariwisata
3. Jelaskan Salah satu Unsur Industri Pariwisata yang menyediakan penginapan selama melakukan perjalanan wisata ?
4. Sebutkan dan jelaskan ciri – ciri industri pariwisata !
Lampiran 4. Tugas Rumah
1. Jika suatu saat anda tidak bekerja di Hotel dengan melihat materi unsur Industri Pariwisata, kira – kira anda unsur indutr pariwisata yang amana yang akan anda usahakan, dan jelaskan alasannya !