• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KHUSUS SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2020

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KHUSUS SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2020"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

PROGRAM PELATIHAN PROGRAM PEMBELAJARAN INDIVIDUAL (PPI) DI RESOURCE CENTER SLBN CICENDO

TESIS

diajukan untuk memenuhi sebagian syarat untuk memperoleh Gelar Master Pendidikan Program Studi Pendidikan Khusus

Oleh:

Thufaila Ariib Naafia NIM. 1707476

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KHUSUS SEKOLAH PASCASARJANA

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2020

brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk

provided by Repository UPI

(2)

PROGRAM PELATIHAN PROGRAM PEMBELAJARAN INDIVIDUAL (PPI) DI RESOURCE CENTER SLBN CICENDO

Oleh

Thufaila Ariib Naafia

S.Pd Universitas Pendidikan Indonesia, 2020

Sebuah Tesis yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Magister Pendidikan (M.Pd.) pada Program Studi Pendidikan Khusus

© Thufaila Ariib Naafia 2020 Universitas Pendidikan Indonesia

Agustus 2020

Hak Cipta dilindungi undang-undang.

Tesis ini tidak boleh diperbanyak seluruhya atau sebagian,

dengan dicetak ulang, difoto kopi, atau cara lainnya tanpa ijin dari penulis.

(3)

Thufaila Ariib Naafia 1707476

PROGRAM PELATIHAN PROGRAM PEMBELAJARAN INDIVIDUAL (PPI) DI RESOURCE CENTER SLBN CICENDO

disetujui dan disahkan oleh pembimbing:

Pembimbing I

Dr. Musjafak Assjari, M.Pd NIP. 19550516 198101 1 001

Pembimbing II

Dr. Tjutju Soendari, M.Pd NIP. 19560214 198003 2 001

disetujui dan disahkan oleh penguji:

Penguji I

Dr. Imas Diana Aprilia, M.Pd NIP. 19700417 199402 2 001

Penguji II

Dr. Sunardi, M.Pd

NIP. 19600201 198703 1 002 .

Mengetahui

Ketua Program Studi Pendidikan Khusus

Dr. Sunardi, M.Pd NIP. 196002011987031002

(4)

ABSTRAK

PROGRAM PELATIHAN PROGRAM PEMBELAJARAN INDIVIDUAL (PPI) DI RESOURCE CENTER SLBN CICENDO

Thufaila Ariib Naafia 1707476

Tujuan dari penelitian ini yaitu merumuskan program pelatihan program pembelajaran individual (PPI) di resource center SLBN Cicendo. Subjek penelitian ini yaitu ketua resource center, penanggung jawab bidang asesmen dan litbang di resource center, guru pembimbing khusus, kepala sekolah dan guru di tiga sekolah penyelenggara pendidikan inklusif di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Resource Center SLBN Cicendo. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa kondisi objektif program pelatihan di resource center SLBN Cicendo Kota Bandung belum optimal sebagaimana salah satu peran dan fungsinya sebagai pusat pelatihan. Berdasarkan analisis kebutuhan program pelatihan di resource center maka dibutuhkan program pelatihan program pembelajaran individual (PPI) di resource center SLBN Cicendo. Program pelatihan PPI telah dirumuskan melalui beberapa tahapan yaitu perancangan program, validasi program dan revisi terhadap program sehingga telah menghasilkan program pelatihan program pembelajaran individual (PPI) di resource center SLBN Cicendo. Tujuan dari program pelatihan ini yaitu optimalisasi peran, fungsi dan fokus pengembangan resource center SLBN Cicendo sebagai pusat pelatihan, peserta pada pelatihan ini yaitu guru-guru serta pihak terkait di sekolah inklusif di kota bandung. program pelatihan PPI ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru-guru di sekolah inklusif dalam menyusun PPI.

Kata kunci: resource center, PPI, pendidikan inklusif

(5)

ABSTRACT

A TRAINING PROGRAM INDIVIDUALIZED EDUCATIONAL PROGRAM (IEP) AT SLBN CICENDO RESOURCE CENTER

Thufaila Ariib Naafia 1707476

The aim of this research is to design an individualized educational program (IEP) training program at the SLBN Cicendo resource center. The subjects of this study were the head of the resource center, the coordinator of the assessment and research and development sector at the resource center, special education teacher, principals and teachers in three schools that provide inclusive education in Bandung. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. This research was conducted at the SLBN Cicendo Resource Center. The results obtained that the objective conditions of the training program at the SLBN Cicendo resource center are not yet optimal as one of its roles and functions as a training center. Based on the analysis of training program needs at resource centers, an individualized educational program (IEP) training program is needed at the SLBN Cicendo resource center. The IEP training program has been formulated through several stages, namely program design, program validation and revision of the program so that it has produced an individualized educational program (IEP) training program at the SLBN Cicendo resource center. The purpose of this training program is to optimize the role, function and focus of developing the SLBN Cicendo's resource center as a training center, participants in this training are teachers and related parties in inclusive schools in Bandung city. The IEP training program is expected to help improve the understanding and skills of teachers in inclusive schools in preparing the IEP.

Keyword : resource center, IEP, inclusive education

(6)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL... i

HALAMAN HAK CIPTA... ii

HALAMAN PENGESAHAN... iii

HALAMAN PERNYATAAN... iv

KATA PENGANTAR... v

HALAMAN UCAPAN TERIMAKASIH... vi

ABSTRAK... viii

DAFTAR ISI... x

DAFTAR TABEL... xii

DAFTAR GAMBAR... xiii

DAFTAR BAGAN... xiv

DAFTAR LAMPIRAN... xv

BAB I PENDAHULUAN... 1

1.1 Latar Belakang... 1

1.2 Fokus Penelitian... 6

1.3 Pertanyaan Penelitian... 6

1.4 Tujuan Penelitian... 6

1.5 Manfaat Penelitian... 6

BAB II KAJIAN PUSTAKA... 8

2.1 Pendidikan Inklusif... 8

2.1.1 Konsep Pendidikan Inklusif ... 8

2.1.2 Sistem Pendukung Pendidikan Inklusif ... 10

2.2 Resource Center... 12

2.2.1 Pengertian Resource Center... 12

2.2.2 Peran Fungsi dan Tugas Resource Center... 13

2.2.3 Program Resource Center... 16

2.3 Program Pembelajaran Individual (PPI)... 17

2.3.1 Konsep PPI... 17

2.3.2 Langkah-langkah Perumusan PPI... 20

2.2.3 Komponen-komponen PPI... 24

(7)

2.4 Program Pelatihan Program Pembelajaran Individual (PPI)...

26

BAB III METODE PENELITIAN... 29

3.1 Desain Penelitian... 29

3.2 Partisipan dan Tempat Penelitian... 29

3.3 Pengumpulan Data... 30

3.4 Tahapan Penelitian... 33

3.5 Instrumen Penelitian... 35

3.6 Analisis Data... 40

3.7 Pengujian Keabsahan Data... 42

BAB IV TEMUAN DAN PEMBAHASAN... 43

4.1 Temuan... 43

4.1.1 Kondisi Objektif Program Pelatihan di Resource Center SLBN Cicendo ... 43 4.1.2 Rumusan Program Pelatihan Program Pembelajaran Individual (PPI)………... 45 4.1.2.1 Alur Penyusunan Program ... 45

4.1.2.2 Sistematika Program... 48

4.1.2.3 Draft Program Pelatihan Program PPI di Resource Center SLBN Cicendo... 50 4.1.2.4 Validasi Program ... 52

4.2 Pembahasan... 75

4.2.1 Kondisi Objektif Program Pelatihan di Resource Center SLBN Cicendo ... 75 4.2.2 Rumusan Program Pelatihan Program Pembelajaran Individual (PPI) di resource center SLBN Cicendo……….. 79 BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI... 84

5.1 Kesimpulan... 84

5.2 Rekomendasi... 85

DAFTAR PUSTAKA... 86

(8)

DAFTAR PUSTAKA

Abdurrahman, M. (2012). Anak Berkesulitan Belajar Teori, Diagnosis, Dan Remediasinya .Jakarta: PT Rineka Cipta.

Amka (2019). PENDIDIKAN INKLUSIF BAGI SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KALIMANTAN SELATAN. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Vol. 4, Nomor 1, Juni 2019

Amuda, H. (2005). Pedoman Resource Center Untuk Anak Berkesulitan Belajar.

Bandung: Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Amuda, H. (2009). Pedoman Resource Center. Bandung: Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Angga S (2016). Kebijakan Pemerintah Terhadap Pendidikan Inklusif. Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini. Volume. 1 No. 3. September 2016 e-ISSN: 2502-3519

Anggia, A.S & Dadang S. (2018). IMPLEMENTASI KURIKULUM PADA SEKOLAH PENYELENGGARA PENDIDIKAN INKLUSIF. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Volume 11, Nomor 2, September 2018

Ariastuti R & Dyah, V.H. (2016). Optimalisasi Peran Sekolah Inklusi. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Volume 1, No. 1, Desember 2016. P-ISSN:

2540-8739

Bailey, L. dkk. (2015). Inclusive education: Teacher perspectives from Malaysia.

International Journal of Inclusive Education 19(5),547–559.

Balai Pelatihan Guru Sekolah Luar Biasa (BPG SLB) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (2008)

Bandi Delphie. (2006). Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus (dalam setting Pendidikan Inklusi). Bandung: PT Refika Aditama

Barnawi dan Arifin, Mohammad. (2014). Kinerja Guru Profesional. Yogyakarta:

Ar-Ruzz Media.

Basrowi, & Suwandi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT.

Rineka Cipta

Carrington, S., Robinson, R. (2004) A case study of inclusive school development:

a journey of learning. The International Journal of Inclusive Education 8(2):141-153

Creswell, J. W. (2010). Research design: pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Yogyakarta: PT. Pustaka Pelajar

Creswell, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif dan Desain Riset: Memilih Diantara Lima Pendekatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

(9)

Dadang Garnida. (2015). Pengantar Pendidikan Inklusif. Refika Aditama:

Bandung

Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. (2011).

PEDOMAN PEMBERDAYAAN SEKOLAH LUAR BIASA DALAM IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF\

Direktorat PLB. (2004). Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan: Pengadaan dan Pembinaan Tenaga Kependidikan. Jakarta: Depdiknas.

Djamarah,S.B (2005). Guru dan Anak Didik Dalam Interaksi Edukatif Suatu Pendekatan Teoritis Psikologis. Jakarta: PT. Rhineka Cipta

Eka Yuli, A & Zulfa Rahma, E. (2018). PENGEMBANGAN PROGRAM PUSAT SUMBER (RESOURCE CENTRE) SLBN A KOTA BANDUNG DALAM MENDUKUNG IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF DI KOTA BANDUNG. Inclusive: Journal of Special Education Volume IV Nomor 1, Februari 2018 - ISSN 2502-437X

Eleweke, C. J., & Rodda, M. (2002). The challenge of enhancing inclusive education in developing countries. International Journal of Inclusive Education 6(2), 113–126.

Endang R (2005). Program Pembelajaran Individual. Makalah. Program Studi Pendidikan Khusus FIP UPI

Fathurozi. (2010). Pengembangan Program Resource Center (RC) SLBN Cileunyi dalam Mendukung Implementasi Pendidikan Inklusif di Wilayah Kecamatan Cileunyi. JASSI_Anakku Vol. 10 Nomor 2 Tahun 2011

Federal Ministry of Education. (2015). Guideline for Establishing and Managing Inclusive Education Resource/ Support Centers (RCs). Addis Ababa:

Ministry for Foreign Affairs of Finland. Tersedia di http://planipolis.iiep.unesco.org

Forlin, C. (2010). Teacher education reform for enhancing teachers’

preparedness for inclusion. International Journal of Inclusive Education, 14(7), 649-653

Forlin, C. and Rose, R. (2010). ‘Authentic School Partnerships for Enabling Inclusive Education in Hong Kong’. Journal of Research in Special Educational Needs. 10:1

Giangreco, M.F. (2013). Teacher Assistant Supports in Inclusive Scholls:

Research, Practices and Alternatives. Australasian Journal of Special Education.Vol 37.Issue 2 : 93-106. Doi:10.1017/jse.2013.1

Gunansyah, P (2018). PERANAN RESOURCE CENTER SLB SUKAPURA KOTA BANDUNG DALAM MENGOPTIMALKAN LAYANAN PENDIDIKAN INKLUSIF. Primaria Educationem Journal, Volume 1, Nomor 2, November, 2018, https://pej-pgsd.unla.ac.id

(10)

Hernik Farisia. (2017). STRATEGI OPTIMALISASI KEMAMPUAN BELAJAR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) MELALUI PROGRAM PEMBELAJARAN INDIVIDUAL (PPI). SELING Jurnal Program Studi PGRA. Volume 3 Nomor 2 Juli 2017 P. 1-17

Hildegun Olsen. (2003). Pendidikan Inklusif Suatu Strategi Menuju Pendidikan Untuk Semua (Materi Lokakarya). Mataram: Direktorat PSLB

Hussin, M. K. A. Bin, & Hamdan, A. R. Bin. (2016). Effect of knowledge, readiness and teaching technique in inclusive practices among mainstream teachers in Malaysia. International Journal of Early Childhood Special Education, 8(1), 1–15.

Iim Wasliman (2009). Pendidikan Inklusif Ramah Anak Sebagai Strategi Membangun Rumah Masa Depan Pendidikan Indonesia. Bandung:

Depdiknas Kopertis Wilayah IV Jabar STKIP

Iim Wasliman. (2007). Modul Manajemen Sistem Pendidikan Kebutuhan Khusus.

(Perangkat Sistem Pengajaran Modul). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia

Jogiyanto. (2008). Metodelogi Penelitian Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi Offset.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi ketiga. (2002). Jakarta: Balai Pustaka.

Kantavong, P. (2017). Understanding inclusive education practices in schools under local government jurisdiction: a study of Khon Kaen Municipality in Thailand. International Journal of Inclusive Education

Kate L & Hayarpi P. (2012). Special Schools as a Resource for Inclusive Education. New York: Open Society Foundation, ISBN: 978-1-936133- 71-0

Kwon, H. (2005). Inclusion in South Korea: The current situation and future directions. International Journal of Disability, Development and Education, 52, 1,59-68

Lohrmann, S., & Bambara, L. M. (2006). Elementary education teachers’ beliefs about essential supports needed to successfully include students developmental disabilities who engage in challenging behaviors. Research and Practice for Persons with Severe Disabilities, 31, 157-173

Lynch, James. (1994). Proyection for Children with Special Need Education in Asian Region. USA: The World Bank.

Megan Mackey (2014). Inclusive Education in the United States: Middle School General Education Teachers’ Approaches to Inclusion.

International Journal of Instruction July 2014 Vol. 7, No.2

Mercer, D. C. dan Mercer, A. R. (1989). Teaching Student with Learning Problem. Ohio: Merril Publishing Company

(11)

Ministry of Education. (2012). Special Needs/Inclusive Education Strategy Implementation Guideline. Addis Adaba

Moekijat. (2010). Sumber Daya Manusia. Bandung: CV. Mandar Maju

Muhaimin, dkk (2009). Manajemen Pendidikan: Aplikasinya Dalam Penyusunan Rencana Pengembangan Sekolah/ Madrasah. Kencana: Jakarta

Mukhopadhyay, S dkk. (2012) Inclusive Education for Learners with Disabilities in Botswana Primary School. Sage Open. 2 (2) 1- 9. Doi:

10.1177/2158244012451584

Mulyono, A. (2009). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Rineka Cipta:

Jakarta

Nenden, I. H. (2010). PENDIDIKAN INKLUSIF. EduHumaniora: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 1, e-ISSN 2579-5457

Notoatmodjo, Soekidjo, 2003, Pengembangan Sumber Daya Manusia, Jakarta:

PT. Rineka Cipta

Office of Special Education and Rehabilitative Services. (2000). A Guide to the Individualized Education Program. U.S. Department of Education

Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 72 Tahun 2013 tentang PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF.

Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 72 Tahun 2013 tentang PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009 tentang PENDIDIKAN INKLUSIF BAGI PESERTA DIDIK YANG MEMILIKI KELAINAN DAN MEMILIKI POTENSI KECERDASAN DAN/ATAU BAKAT ISTIMEWA. Jakarta: Menteri Pendidikan Nasional

Praptiningrum, N. (2010). Fenomena Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif Bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Pendidikan Khusus Vol. 7 (2), hlm.

32- 39

Purnomo, E (2016). KEBUTUHAN GURU SEKOLAH DASAR INKLUSI DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI MELALUI MEDIA VIDEO. Jurnal Teknologi Pendidikan, Kwangsan, Vol. 4 No. 2 Edisi Desember 2016.

Radiyati, Sri. (2013). Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Inklusif dalam Penanganan Anak Berkebutuhan Pendidikan Khusus Melalui Pembelajaran Kolaboratif. Jurnal Cakrawala Pendidikan, Juni 2013, Th.

XXXII, No.2

Rahmasari, D (2015). RANCANGAN IEP (INDIVIDUALIZED EDUCATIONAL PROGRAM) BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PADA PENDIDIKAN INKLUSIF. Jurnal. ISBN: 978-979-3456-52-2

(12)

Ryndak, D dkk. (2013). Involvement and progress in the general curriculum for students with extensive support needs: K-12 inclusive-education research and implications for the future. Inclusion, 1, 28-49.

Santrock, W. John. (2014). Psikologi Pendidikan. Edisi 5-Buku 1. Jakarta:

Salemba Humanika

Sarosa. (2011). Penelitian Kualitatif: Dasar-Dasar. Yogyakarta: Indeks.

Sasadara W, L. dkk. (2017). Evaluasi Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusi.

Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, Vol. 4, No. 2, Juli-Desember 2017, e-ISSN 2549-9661

Schmidt, S & Venet, M. (2012). Principals Facing Inclusive Schooling or Integration. Canadian Journal Of Education 35, 1 :217-238.

Siagian, S.P.(2008). Manajemen Sumber Daya Manusia (Edisi Pertama). Jakarta:

Binapura Aksara.

Skjorten,M.D. 2003. Menuju Inklusi dan Pengayaan. Dalam Pendidikan Kebutuhan Khusus, Sebuah Pengantar. Johnsen (ed). Seri Menuju Inklusi I. UPI Bandung.

Slavin, Robert E. (2005). Cooperative Learning: theory, research and practice (N. Yusron. Terjemahan). London: Allymand Bacon. Buku asli diterbitkan tahun 2005.

Smith, J. David. (2006). Inklusi, Sekolah Ramah untuk Semua. Bandung: Penerbit Nuansa.

Sourav M, dkk. (2012). Inclusive Education for Learners With Disabilities in Botswana Primary Schools. Jurnal SAGE Open, April-June 2012: 1–9 Sudjana, Nana & Ibrahim. (2012). Penelitian dan Penilaian Pendidikan.

Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:

Alfabeta

Sugiyono. (2015). Cara Mudah Menyusun: Skripsi, Tesis, dan Disertasi.

Bandung. Alfabeta.

Sukadari. (2019). Model Pendidikan Inklusi dalam Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta. Kanwa Publisher

Sunanto, J. (2009) Indeks Inklusi dalam pembelajaran di kelas yang terdapat ABK di sekolah Dasar. Jurnal Asesmen dan Intervensi Anak Berkebutuhan khusus.

Suparno, dkk. (2007). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (Bahan Ajar Cetak). Jakarta. Dirjen DIKTI Departemen Pendidikan Nasional

Syaodih, N. (2005). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya

(13)

Tarmansyah. (2009). PELAKSANAAN PENDIDIKAN INKLUSIFDI SD NEGERI 03 ALAI PADANG UTARA KOTA PADANG. Pedagogi, Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Volume IX No. 1 April 2009

Totok, B. (2007). MENYELARASKAN ARAH PEMBANGUNAN PENDIDIKAN KHUSUS DI INDONESIA. Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan - Vol. 16 Th. VIII Oktober 2007

Undang-Undang No. 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta UNESCO. (2007). Merangkul Perbedaan: Perangkat untuk Mengembangkan

Lingkungan Inklusif, Ramah terhadap Pembelajaran. Edisi Keempat:

ISBN 92-9223-032-8

Valentin, J. (2007). The Paeger Hanbook of Special Education: edited by alberto m.bursztyn. US: Praeger.

Venianaki, A & Zervakis, S (2015). Collaboration Practices between Special Education Teachers and Mainstream Teachers in Secondary Education.

Journal of Education & Social Policy Vol. 2, No. 6

William B W dan Keith, D. (1996). Human Resources and Personnel Management. Fifth Edition. McGraw-Hill.

Zagona, A.L., Kurth, J.A., & Macfarland, S.Z.C. (2017). Teachers’ View of their Preparation for Inclusive Education and Collaboration Teacher and Education and Special Education. The Journal of the Teacher Education Division of the Council for Exceptional Children. 40 (3)

Referensi

Dokumen terkait

‘’Prosedur Pendaftaran Wajib Pajak Dan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Timur.. Tujuan dan Manfaat Praktik Kerja

C peran seorang kameramen penting

Sedangkan sisanya 42,3% dapat dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, dan berdasarkan hasil uji penelitian ini menunjukkan bahwa

Analisis korelasi pula menunjukkan bahawa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara empat aspek pengajaran Sejarah dengan pencapaian murid dalam mata pelajaran Sejarah

Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Muara Enim. Pokja I Jasa Konsultansi

b. Laporan keuangan yang mencerminkan perubahan dalam investasi terikat yang dikelola oleh bank syariah untuk. kemanfaatan pihak-pihak lain berdasarkan akad

Dalam kaitannya dengan kerjasama ekonomi sub-regional dalam lingkup kerjasama ASEAN yang melibatkan propinsi-propinsi di wilayah KBI dan KTI , berbagai upaya telah

Pada har i ini, Rabu tanggal Dua Puluh Empat bulan Juni tahun Dua Ribu Lima Belas ber tempat di Kantor Pengadilan Neger i Jayapur a, Pokja ULP Pengadilan Negeri