• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lampiran 1. Surat Ijin Penelitian

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Lampiran 1. Surat Ijin Penelitian"

Copied!
79
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran 1

Surat Ijin Penelitian

(2)
(3)

Lampiran 2

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

(RPP)

(4)

Siklus I

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

Nama Sekolah : SD Muhammadiyah Ambarketawang 3 Mata pelajaran : Matematika

Kelas / semester : II (dua) / 2 (dua)

Alokasi waktu : 6 x 35 menit (3 x pertemuan)

A. Standart kompetensi

 Melakukan perkalian dan pembagian bilangan sampai dua angka B. Kompetensi dasar

 Melakukan pembagian bilangan dua angka C. Tujuan pembelajaran

 Siswa dapat menjelaskan arti pembagian

 Siswa dapat membagi bilangan dua angka dengan satu angka

 Siswa dapat menjelaskan pembagian merupakan lawan dari perkalian

 Karakter sisiwa yang diharapkan:

 Disiplin (Discipline)

 Tekun (Diligence)

 Tanggung jawab (Responsibilitiy)

 Ketelitian (Carefulness)

 Kerjasama (Cooperation)

 Toleransi (Tolerance)

 Percaya diri ( Confidence)

 Keberanian ( Bravery)

(5)

D. Materi pembelajaran Pembagian Bilangan 1. Arti pembagian

Membagi sampai habis

Kita dapat melakukan pembagian dalam dua cara yang berbeda.

Coba cermati masalah berikut ini!

Jawab :

Langkah 1 : Siapkan 8 roti dan 4 kantong plastik.

Langkah 2 : 8 roti dimasukkan ke dalam kantong plastik dalam setiap kantong dimasukkan 1 roti.

Langkah 3 : Roti yang belum dimasukkan ke dalam kantong plastik tinggal 8 – 4 = 4

4 roti yang tersisa dimasukkan lagi ke dalam kantong plastik.

Jefri mempunyai 8 roti.

Roti akan dimasukkan ke dalam 4 kantong plastik Isi setiap kantong plastik harus sama.

(6)

Setiap kantong dimasukkan 1 roti.

Sekarang semua roti berada di kantong plastik.

Berapa isi setiap kantong?

Karena Jefri melakukan 2 kali pengurangan: 8 – 4 – 4 = 0 Jadi setiap kantong plastik berisi 2 roti.

Pengurangan berulang 8 – 4 – 4 = 0 sama artinya 8 : 4 = 2 Penulisan 8 : 4 = 2 dibaca 8 dibagi 4 sama dengan 2 8 disebut bilangan yang dibagi

4 disebut bilangan pembagi 2 disebut hasil bagi dari 8 dan 4

2. Membagi Bilangan Dua Angka dengan Bilangan Satu Angka

Untuk mengingatkan pembagian satu bilangan dengan bilangan lain tanpa sisa perhatikan contoh berikut!

Pembagian merupakan pengurangan yang berulang untuk bilangan yang sama.

(7)

3. Mengenal Pembagian sebagai Lawan dari Perkalian Mengubah pembagian menjadi bentuk perkalian.

Ayo perhatikan tabel berikut!

Contoh

1. Berapa 6 : 3 ?

6 : 3 = 2 karena 2 × 3 = 6 2. Berapa 12 : 6 ?

12 : 6 = 2 karena 2 × 6 = 12

Pembagian merupakan lawan dari perkalian

(8)

E. Metode pembelajaran

 Ceramah

 Bermain peran

 Tanya jawab

 Diskusi

 Penugasan

F. Langkah-langkah pembelajaran

No Kegiatan Pembelajaran

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru

1

SIKLUS I Prtemuan I Kegiatan Awal

- Berdo’a, mengucapkan salam - Mengabsen siswa

- Guru mengkondisikan kelas dan alat peraga

- Apersepsi “ guru membawa 6 buah buku tulis, 3 siswa diminta untuk maju ke depan, guru membagikan buku tulis kepada 3 siswa tersebut, siswa menjawab bagian yang diterima masing- masing siswa ”

- Guru mengarahkan materi, dengan menyampaikan kompetensi/tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

10 menit

2

Kegiatan Inti

 Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

 Menyiapkan skenario bermain peran (“ Bu retno membeli 8 pensil di warung Pak Agung, pensil

45 menit

(9)

tersebut akan diberikan kepada Via dan Fian sehingga pensil yang dibeli Bu Retno habis”.)

 Beberapa siswa diminta maju kedepan kelas untuk mempraktikan skeranio kegiatan pembagian yang sudah disiapkan

 Membagi peran sesuai dengn tokoh-tokoh yang akan diperagakan.

 Setiap siswa yang mendapatkan peran memakai tanda pengenal yaitu topi yang dipakai sesuai nama- nama tokoh yang dimainkan.

 Siswa mempraktikan skenario yang sudah disiapkan.

 Guru bertanya tentang kegiatan yang telah dilaksanakan

 Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

 Menfasilitasi soal setiap satu bangku satu yang berisikan permasalah berkaitan dengan materi.

 Bermain peran : siswa mempraktekan pembagian

“setiap satu bangku mempraktikan, Ridwan sedang bermain kartu di teras rumah, dia di panggil ayah untuk membeli gula. Kemudian ia memasukan kartunya ke kantong plastik. Ridwan mempunyai 9 kartu, kartu tersebut akan dimasukan ke dalam 3 katong plastik. Masing-masing kantong plastik berisi sama banyak”

 Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berfikir tentang permasalahan yang terdapat pada soal.

 Siswa diminta maju kedepan kelas untuk perwakilan dari pasangan mempresentasikan hasil

(10)

diskusi

 Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru :

 Bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa

 Guru dan siswa bersama-sama menyimpulkan arti pembagian

 Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang konsep pembagian.

3

Kegiatan Akhir

Dalam kegiatan akhir, guru :

 Membimbing siswa untuk merangkum hasil pelajaran.

 Memberikan tindak lanjut (PR)

 Menginformasikan kepada siswa mengenai materi yang akan disampaikan pada pertemuan berikutnya.

 Salam penutup.

15 menit

1

Pertemuan II Kegiatan awal

 Guru mengucapkan salam

 Apersepsi : “guru mengingatkan kembali pada materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya“

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran / kompetensi yang akan dicapai.

5 menit

2 Kegiatan inti

 Eksplorasi

50 menit

(11)

Dalam kegiatan eksplorasi, guru :

 Tempat duduk siswa dirubah, sehingga mereka bertukar tempat duduk dengan yang lain.

 Guru membahas tugas rumah yang diberikan guru pada pertemuan yang lalu.

 Guru menjelaskan pembagian lawan dari perkalian

 Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru :

 Menfasilitasi soal setiap satu bangku satu yang berisikan permasalah berkaitan dengan materi.

 Bermain peran: Meminta kepada siswa untuk berpasangan dengan teman sebangkunya, mempraktikan dan mendiskusikan yang telah diperoleh. “Siswa mempraktikkan pembagian dua angka dengan satu angka yang lainnya dengan stik es krim”

 Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berfikir tentang permasalahan yang terdapat pada soal.

 Meminta perwakilan dari pasangan untuk maju kedepan mempresentasikan hasil diskusi

 Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru :

 Bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa

 Membantu menjelaskan permasalah yang dihadapi siswa.

 Guru dan siswa bersama-sama menyimpulkan Membagi bilangan dua angka dengan bilangan satu angka

(12)

3. Kegiatan Akhir

Dalam kegiatan akhir, guru :

 Mengadakan tanya jawab sekitar materi yang telah disampaikan ( Membagi bilangan dua angka dengan bilangan satu angka)

 Siswa merangkum hasil pembelajaran.

 Pembelajaran diakhiri dengan salam.

15 menit

1.

Pertemuan III Kegiatan awal

 Guru mengucapkan salam

 Apersepsi : “guru mengingatkan kembali pada materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya“

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran/

kompetensi yang akan sicapai.

5 menit

2. Kegiatan inti

 Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru :

 Guru melakukan tanya tawab tentang materi yang lalu

 Guru menjelaskan materi tentang mengenal pembagian sebagai lawan dari perkalian

 Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

 Siswa dibagi dalam 5 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 4 siswa.

 Guru membagikan lembar kerja kelompok.

 Guru membagikan 6 penghapus, 30 clip buku dan 3

50 menit

(13)

kantong plastik.

 Bermain Peran: Setiap kelompok diminta untuk mempraktikan “ Tasya, Sinta dan Arjun membeli 6 penghapus dan 30 clip buku. Kepada penjual mereka meminta penghapus dan clip buku tersebut dijadikan 3 kantong plastik supaya mereka sama- sama membawa. Masing-masing kantong plastik jumlahnya sama banyak”.

 Siswa bekerja dalam kelompoknya masing-masing.

 Siswa mempresentasikan hasil kerja kelompoknya didepan kelas.

 Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru :

 Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan dari hasil kerja kelompoknya.

 Siswa diberi kesempatan untuk bertanya materi yang kurang dipahami.

 Siswa merangkum hasil pembelajaran.

 Guru memberikan tes sebagai evaluasi dari siklus I.

 Siswa mengerjakan soal tes yang diberikan guru.

3. Kegiatan akhir

 Siswa bersama guru membahas hasil evaluasi.

 Pembelajaran di akhiri dengan salam

15 menit

G. Sumber dan media pembelajaran Sumber :

- Buku “Matematika 2, Purnomosidi dkk. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional“ Hal 73 – 76

- Buku “Senang Matematika Untuk SD Kelas 2, Amin Mustoha dkk.

Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional“ Hal 145 – 15

(14)
(15)

SOAL EVALUASI

I. Ayo kerjakan soal berikut!

1) 12 : 3 dapat ditulis dalam bentuk 12 – ... – ... – ...– ... = ....

Jadi 12 : 3 = ....

2) 10 : 2 dapat ditulis dalam bentuk 10 – ... – ... – ...– ... – ... = ....

Jadi 10 : 2 = ....

3) 49 : 7 dapat ditulis dalam bentuk 49 – ... – ... – ...– ... – ... – ... – ... = ....

Jadi 49 : 7 = ....

4) 10 : 5 = ....

5) 20 : 4 = ....

6) 28 : 7 = ....

7) 8 : 4 = 2 bentuk perkaliannya 2 x 4 = ....

4 x 2 = ....

8) 10 : 5 = 3 bentuk perkaliannya 3 x ... = ....

5 x ... = ....

9) 40 : 8 = ... karena ... x 8 = 40 10) 30 : 6 = ... karena ... x 6 = 30

NO ABSEN : KELAS :

(16)

Kunci Jawaban : 1. 12-3-3-3-3 = 0

12 : 3 = 4 2. 10-2-2-2-2-2 = 0

10 : 2 = 5

3. 49-7-7-7-7-7-7-7 = 0 49 : 7 = 7

4. 2 5. 5 6. 4

7. 2 x 4 = 8 4 x 2 = 8 8. 3 x 5 = 15

5 x 3 = 15

9. 5 karena 5 x 8 = 40 10. 5 karena 5 x 6 = 30

(17)

Siklus II

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

Nama Sekolah : SD Muhammadiyah Ambarketawang 3 Mata pelajaran : Matematika

Kelas / semester : II (dua) / 2 (dua) Alokasi waktu : 2 x 35 menit

A. Standart kompetensi

 Melakukan perkalian dan pembagian bilangan sampai dua angka B. Kompetensi dasar

 Melakukan pembagian bilangan dua angka C. Tujuan pembelajaran

 Siswa dapat membagi dengan bilangan 1

 Siswa dapat membagi bilangan dengan bilangan itu sendiri

 Karakter sisiwa yang diharapkan:

 Disiplin (Discipline)

 Tekun (Diligence)

 Tanggung jawab (Responsibilitiy)

 Ketelitian (Carefulness)

 Kerjasama (Cooperation)

 Toleransi (Tolerance)

 Percaya diri ( Confidence)

 Keberanian ( Bravery) D. Materi pembelajaran

Pembagian Bilangan

(18)

1. Membagi dengan Bilangan 1

2. Membagi Bilangan dengan Bilangan itu Sendiri

(19)

E. Metode pembelajaran

 Ceramah

 Bermain peran

 Tanya jawab

 Diskusi

 Penugasan

(20)

F. Langkah-langkah pembelajaran

No Kegiatan Pembelajaran

Alokasi Waktu

Kegiatan Guru

1

SIKLUS II Kegiatan Awal

- Berdo’a, mengucapkan salam - Mengabsen siswa

- Guru mengkondisikan kelas dan alat peraga

- Apersepsi “guru mengingatkan kembali pada materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya“

- Guru mengarahkan materi, dengan menyampaikan kompetensi/tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

10 menit

2

Kegiatan Inti

 Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

 Menyiapkan skenario bermain peran Kegiatan I

(“ Bpk guru mempunyai 5 bola, Bola tersebut akan diberikan kepada Andi. Berapa jumlah bola yang diterima andi?”)

Kegiatan 2

( “Budi mempunyai 9 buah kelereng, klereng tersebut dibagikan kepada 9 teman-temannya.

Berapa buah kelereng yang diterima masing-masing teman Budi?”)

 Membagi peran sesuai dengn tokoh-tokoh yang akan diperagakan.

 Setiap siswa yang mendapatkan peran memakai tanda pengenal yaitu topi yang dipakai sesuai nama-

45 menit

(21)

nama tokoh yang dimainkan.

 Siswa mempraktikan skenario yang sudah disiapkan.

 Guru bertanya tentang kegiatan yang telah dilaksanakan

 Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

 Menfasilitasi soal setiap satu bangku satu yang berisikan permasalah berkaitan dengan materi.

 Bermain peran : siswa mempraktekan pembagian

“setiap satu bangku mempraktikan, Bu Ani mempunyai 7 permen coklat. Permen coklat tersebut akan diberikan kepada vera.

 Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berfikir tentang permasalahan yang terdapat pada soal.

 Siswa diminta maju kedepan kelas untuk perwakilan dari pasangan mempresentasikan hasil diskusi

 Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi,guru :

 Bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa

 Guru dan siswa bersama-sama menyimpulkan bilangan dibagi 1 hasilnya bilangan itu sendiri dan bilangan dibagi bilangan itu sendiri hasilnya 1

 Guru memberikan soal tes sebagai evaluasi siklus II

 Siswa mengerjakan soal tes evaluasi yang diberikan guru

(22)

3

Kegiatan Akhir

Dalam kegiatan akhir, guru :

 Siswa bersama guru mencocokan soal tes evaluasi

 Pembelajaran diakhiri dengan salam

15 menit

G. Sumber dan media pembelajaran Sumber :

- Buku “Matematika 2, Purnomosidi dkk. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional“ Hal 73 – 76

- Buku “Senang Matematika Untuk SD Kelas 2, Amin Mustoha dkk.

Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional“ Hal 145 – 153

Alat Peraga : - Topi pengenal - Bola

- Kelereng - Permen coklat H. Evaluasi

1. Teknik Penilaian :

a. Penilaian proses dilakukan pada saat siswa melakukan diskusi dan presentasi yaitu keterlibatan dan keaktifan siswa dalam serta partisipasi selama proses pembelajaran.

b. Penilaian hasil di dasarkan pada nilai tes siswa.

2. Bentuk tes : tes objektif (uraian singkat) 3. Soal evaluasi : terlampir

4. Kunci jawaban : terlampir 5. Pedoman penilaian

Pedoman Penilaian Hasil

1 nomer skornya 2 Nilai anak : Betul x 5

20 x 5 = 100

(23)
(24)

SOAL EVALUASI

I. Ayo kerjakan soal berikut!

1) 18 : 6 dapat ditulis dalam bentuk 18 – ... – ... – ...= ....

Jadi 18 : 6 = ....

2) 21 : 3 dapat ditulis dalam bentuk 21 – ... – ... – ...– ... – ... – ... – ... = ....

Jadi 21 : 3 = ....

3) 20 : 5 dapat ditulis dalam bentuk 20 – ... – ... – ...– ... = ....

Jadi 20 : 5 = ....

4) 15 : 3 = ....

5) 72 : 8 = ....

6) 14 : 7 = 2 bentuk perkaliannya 2 × ... = ....

7 × ... = ....

7) 6 : 6 = … 8) 9 : 1 = …

9) Sofi membeli 12 boneka.

Boneka tersebut akan dibagikan kepada kedua adiknya.

Berapa boneka yang diterima masing-masing adiknya?

10) Pak Alvian mempunyai 4 kantong plastik.

Setiap kantong plastik berisi 10 salak.

Semua salak dibagikan sama banyak kepada 5 anak.

Berapa salak yang diterima setiap anak?

NAMA :

NO ABSEN :

KELAS :

(25)

Kunci Jawaban 1. 18 – 6 – 6 – 6 = 0

18 : 6 = 3

2. 21 : 3 = 3 – 3 – 3 – 3 – 3 – 3 – 3 = 0 21 : 3 = 7

3. 20 : 5 = 5 – 5 – 5 – 5 = 0 20 : 5 = 4

4. 5 5. 9

6. 2 x 7 = 14 7 x 2 = 14 7. 1

8. 9 9. 6 10. 8

(26)

Lampiran 3

Daftar Nilai

Siswa Pra Siklus, Siklus I dan II

(27)

Daftar Nilai

Kelas II SD Muhammadiyah Ambarketawang 3 Gamping Sleman Prasiklus

No Nama Siswa Nilai Keterangan

Tuntas Tidak Tuntas

1 AN 60 √

2 AK 70 √

3 AFK 40 √

4 AF 70 √

5 AM 60 √

6 AT 80 √

7 DN 60 √

8 DA 100 √

9 FD 70 √

10 HC 40 √

11 HR 60 √

12 HA 0 √

13 IA 20 √

14 LS 80 √

15 KP 60 √

16 KM 90 √

17 LQ 40 √

18 MI 80 √

19 MH 70 √

20 NI 40 √

21 ND 60 √

(28)

22 NH 40 √

23 NA 40 √

24 RW 60 √

25 VR 70 √

26 VN 90 √

27 WS 40 √

28 ZR 40 √

29 RAP 0 √

Jumlah 1630 11 18

Rata-rata 56

Nilai tertinggi 100 Nilai terendah 0

(29)

Daftar Nilai

Kelas II SD Muhammadiyah Ambarketawang 3 Gamping Sleman Siklis I

No Nama Siswa Nilai

Keterangan

Tuntas Tidak Tuntas

1 AN 70 √

2 AK 80 √

3 AFK 45 √

4 AF 70 √

5 AM 70 √

6 AT 80 √

7 DN 80 √

8 DA 100 √

9 FD 80 √

10 HC 60 √

11 HR 80 √

12 HA 40 √

13 IA 50 √

14 LS 85 √

15 KP 70 √

16 KM 80 √

17 LQ 60 √

18 MI 80 √

19 MH 80 √

20 NI 70 √

21 ND 70 √

(30)

22 NH 60 √

23 NA 60 √

24 RW 70 √

25 VR 75 √

26 VN 90 √

27 WS 60 √

28 ZR 60 √

29 RAP 45 √

Jumlah 2020 19 10

Rata-rata 70

Nilai tertinggi 100 Nilai terendah 40

(31)

Daftar Nilai

Kelas II SD Muhammadiyah Ambarketawang 3 Gamping Sleman Siklus II

No Nama Siswa Nilai

Keterangan

Tuntas Tidak Tuntas

1 AN 75 √

2 AK 100 √

3 AFK 65 √

4 AF 100 √

5 AM 90 √

6 AT 100 √

7 DN 85 √

8 DA 100 √

9 FD 100 √

10 HC 70 √

11 HR 90 √

12 HA 60 √

13 IA 65 √

14 LS 100 √

15 KP 75 √

16 KM 100 √

17 LQ 70 √

18 MI 100 √

19 MH 100 √

20 NI 70 √

21 ND 70 √

(32)

22 NH 65 √

23 NA 70 √

24 RW 75 √

25 VR 100 √

26 VN 100 √

27 WS 70 √

28 ZR 65 √

29 RAP 60 √

Jumlah 2390 27 2

Rata-rata 82

Nilai tertinggi 100 Nilai terendah 60

(33)

Lampiran 4

Lembar Observasi Aktivitas Guru

(34)

LEMBAR OBSEVASI AKTIVIRAS GURU DALAM MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN

Siklus I Pertemuan ke I Hari/Tanggal Senin, 19 Maret 2012 Guru yang diobservasi Syamsiam Ningrun S.Pd

SD Muhammadiyah Ambarketawang 3

Kelas II

Mata Pelajaran Matematika

Jumlah siswa di kelas 10 laki-laki 19 Perempuan 29 Total

Berilah tanda check (√ ) pada kolom yang sesuai dengan aspek yang diamati!

No Aspek yang diamati

Komentar

Keterangan Ya Tidak

1. Memeriksa kesiapan siswa

√ Siswa membawa peralatan belajar buku, pensil 2. Menyampaikan kompetensi

(tujuan) yang akan dicapai √ Guru menyampaikan tujuan pembelajaran 3. Menyampaikan materi sesuai

dengan hierarki belajar √ Penyampaian materi belum runtut

4. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan metode bermain peran

Karena pertama kalinya guru menggunakan metode bermain peran

5. Menguasai kelas

Masih banyak siswa yang ramai/ bermain sendiri dengan temannya 6. Melibatkan siswa dalam

penggunaan metode bermain

peran √

Semua siswa mendapat perannya masing-masing untuk melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode

(35)

bermain peran 7. Menumbuhkan partisipasi

aktif siswa dalam penggunaan metode bermain peran

Masih banyak siswa yang belum sepenuhnya melakukan peran yang diinginkan dalam sekenario pembelajaran metode bermain peran 8. Menumbuhkan keceriaan dan

antusiasme siswa dalam bermain peran

Siswa antusias dalam mengikuti pembelajaran namun sebagian siswa masih banyak yang belum tertarik untuk mengikuti pembelajaran

9. Memantau siswa dalam kegiatan belajar

Saat siswa melakukan percobaan dengan bermain peran guru berkeliling kelas untuk memantau dan memberikan penjelasan kepada siswa yang belum paham

10 Melaksanakan refleksi pembelajaran dengan melibatkan siswa

Meberikan umpan balik kepada siswa

11 Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan)

-

Sleman, 19 Maret 2012

Obsever

(36)

LEMBAR OBSEVASIAKTIVIRAS GURU DALAM MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN

Siklus I Pertemuan ke 2 Hari/Tanggal Selasa, 20 Maret 2012 Guru yang diobservasi Syamsiam Ningrun S.Pd

SD Muhammadiyah Ambarketawang 3

Kelas II

Mata Pelajaran Matematika

Jumlah siswa di kelas 10 laki-laki 19 Perempuan 29 Total

Berilah tanda check (√ ) pada kolom yang sesuai dengan aspek yang diamati!

No Aspek yang diamati

Komentar

Keterangan Ya Tidak

1. Memeriksa kesiapan siswa

Siswa membawa peralatan belajar buku, pensil, buku paket

2. Menyampaikan kompetensi

(tujuan) yang akan dicapai √ Guru menyampaikan tujuan pembelajaran 3. Menyampaikan materi sesuai

dengan hierarki belajar

Penyampaian materi sudah runtut tetapi masih banyak materi yang terlewatkan untuk disampaikan 4. Melaksanakan pembelajaran

sesuai dengan metode

bermain peran

Guru menyampaikan sekenario bermain peran dan memberikan siswa masing-masing tokoh yang hendak dimainkan 5. Menguasai kelas

√ Siswa sudah mulai tertarik kepada pembelajaran, namun masih ada sedikit

(37)

siswa yang bermain sendiri

6. Melibatkan siswa dalam penggunaan metode bermain peran

Semua siswa mendapat perannya masing-masing untuk melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode bermain peran

7. Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam penggunaan metode bermain peran

Siswa sudah mulai sepenuhnya paham untuk memainkan peran yang ada dalam sekenario pembelajaran yang guru berikan

8. Menumbuhkan keceriaan dan antusiasme siswa dalam bermain peran

Siswa antusias dalam mengikuti pembelajaran namun ada sebagian siswa yang masih belum

bersemangat untuk mengikuti pembelajaran 9. Memantau siswa dalam

kegiatan belajar

Saat siswa melakukan percobaan dengan bermain peran guru berkeliling kelas untuk memantau dan

memberikan penjelasan kepada siswa yang belum paham

10 Melaksanakan refleksi pembelajaran dengan melibatkan siswa

Meberikan umpan balik kepada siswa

11 Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan)

-

Sleman, 20 Maret 2012

Obsever

(38)

LEMBAR OBSEVASIAKTIVIRAS GURU DALAM MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN

Siklus I Pertemuan ke 3

Hari/Tanggal Rabu, 21 Maret 2012 Guru yang diobservasi Syamsiam Ningrun S.Pd

SD Muhammadiyah Ambarketawang 3

Kelas II

Mata Pelajaran Matematika

Jumlah siswa di kelas 10 laki-laki 19 Perempuan 29 Total

Berilah tanda check (√ ) pada kolom yang sesuai dengan aspek yang diamati!

No Aspek yang diamati

Komentar

Keterangan Ya Tidak

1. Memeriksa kesiapan siswa

Siswa membawa peralatan belajar buku, pensil, buku paket

2. Menyampaikan kompetensi

(tujuan) yang akan dicapai √ Guru menyampaikan tujuan pembelajaran 3. Menyampaikan materi sesuai

dengan hierarki belajar √

Penyampaian materi sudah runtut dan sesuai dengan hierarki belajar

4. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan metode bermain peran

Guru menyampaikan sekenario bermain peran dan memberikan siswa masing-masing tokoh yang hendak dimainkan serta menjelaskan bagai mana jalan cerita yang hendak dimainkan

(39)

5. Menguasai kelas

Siswa sudah mulai tertarik kepada pembelajaran, dan berperan aktif saat teman lain memerankan peran dalam sekenario pembelajaran 6. Melibatkan siswa dalam

penggunaan metode bermain peran

Semua siswa mendapat perannya masing-masing untuk melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode bermain peran

7. Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam penggunaan metode bermain peran √

Siswa sudah sepenuhnya paham untuk memainkan peran yang ada dalam sekenario pembelajaran yang guru berikan 8. Menumbuhkan keceriaan dan

antusiasme siswa dalam

bermain peran √

Siswa antusias dalam mengikuti pembelajaran serta bersemangat dalam memainkan perannya.

9. Memantau siswa dalam kegiatan belajar

Saat siswa melakukan percobaan dengan bermain peran guru berkeliling kelas untuk memantau dan memberikan penjelasan kepada siswa yang belum paham

10 Melaksanakan refleksi pembelajaran dengan melibatkan siswa

Meberikan umpan balik kepada siswa

11 Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan)

√ Memberikan nilai evaluasi

Sleman, 21 Maret 2012

Obsever

(40)

LEMBAR OBSEVASIAKTIVIRAS GURU DALAM MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN

Siklus II

Hari/Tanggal Sabtu, 24 Maret 2012 Guru yang diobservasi Syamsiam Ningrun S.Pd

SD Muhammadiyah Ambarketawang 3

Kelas II

Mata Pelajaran Matematika

Jumlah siswa di kelas 10 laki-laki 19 Perempuan 29 Total

Berilah tanda check (√ ) pada kolom yang sesuai dengan aspek yang diamati!

No Aspek yang diamati

Komentar

Keterangan Ya Tidak

1. Memeriksa kesiapan siswa

Siswa membawa peralatan belajar buku, pensil, buku paket

2. Menyampaikan kompetensi

(tujuan) yang akan dicapai √ Guru menyampaikan tujuan pembelajaran 3. Menyampaikan materi sesuai

dengan hierarki belajar √

Penyampaian materi sudah runtut dan sesuai dengan hierarki belajar 4. Melaksanakan pembelajaran

sesuai dengan metode bermain peran

Guru menyampaikan sekenario bermain peran dan memberikan siswa masing-masing tokoh yang hendak dimainkan serta menjelaskan bagai mana jalan cerita yang hendak dimainkan

(41)

5. Menguasai kelas

Siswa sudah mulai tertarik kepada pembelajaran, dan berperan aktif saat teman lain memerankan peran dalam sekenario pembelajaran 6. Melibatkan siswa dalam

penggunaan metode bermain peran

Semua siswa mendapat perannya masing-masing untuk melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode bermain peran

7. Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam penggunaan metode bermain peran √

Siswa sudah sepenuhnya paham untuk memainkan peran yang ada dalam sekenario pembelajaran yang guru berikan 8. Menumbuhkan keceriaan dan

antusiasme siswa dalam

bermain peran √

Siswa antusias dalam mengikuti pembelajaran serta bersemangat dalam memainkan perannya.

9. Memantau siswa dalam kegiatan belajar

Saat siswa melakukan percobaan dengan bermain peran guru berkeliling kelas untuk memantau dan

memberikan penjelasan kepada siswa yang belum paham

10 Melaksanakan refleksi pembelajaran dengan melibatkan siswa

Meberikan umpan balik kepada siswa

11 Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan)

Memberikan nilai evaluasi

Sleman, 24 Maret 2012

Obsever

(42)

Lampiran 5

Lembar Observasi Aktivitas Siswa

(43)

LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS SISWA

DALAM MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN Siklus I Pertemuan ke 1

Hari/Tanggal Senin, 19 Maret 2012

SD Muhammadiyah Ambarketawang 3

Kelas II

Mata Pelajaran Matematika

Jumlah siswa di kelas 10 laki-laki 19 Perempuan 29 Total

Berilah tanda check (√ ) pada kolom yang sesuai dengan aspek yang diamati!

NO ASPEK YANG DIAMATI SKOR

1 2 3 4 1 Siswa menempati tempat duduk masing-masing √

2 Kesiapan siswa menerima pembelajaran √

3 Siswa mampu menjawab apersepsi √

4 Mendengarkan secara seksama saat dijelaskan kompetensi/tujuan yang akan dicapai

5 Memperhatikan dengan serius ketika dijelaskan materi pembelajaran

6 Aktif bertanya saat proses pelajaran materi √ 7 Siswa terlibat aktif dalam kegiatan belajar √

(44)

8 Siswa mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan benar

9 Siswa mengikuti pelajaran dengan santai dan tidak ada tekanan

10 Adanya interaksi positif antara siswa dengan metode pembelajaran yang digunakan guru

11 Siswa tertarik pada materi yang disajikan dengan metode bermain peran

12 Siswa dapat bekerja sama dalam menyelesaikan lembar kerja secara berkelompok

13 Siswa nelakukan diskusi saat menyelesaikan lembar kerja kelompok

14 Siswa merasa senang pada saat pembelajaran berlangsung

15 Siswa mampu berinteraksi saat bermain peran disajikan

16 Siswa merasa terbimbing √

17 Siswa mampu menjawab dengan benar pertanyaan- pertanyaan yang diajukan guru

18 Siswa secara aktif membuat rangkuman √

19 Siswa mampu menyelesaikan evaluasi dengan baik dan tepat waktu

(45)

Keterangan:

1. Skor 1 jika pernyataan tersebut dilakukan antara 1 % -25 % dari seluruh siswa yang ada

2. Skor 2 jika pernyataan tersebut dilakukan antara 26% - 50 % dari seluruh siswa yang ada

3. Skor 3 jika pernyataan tersebut dilakukan antara 51 % - 75 % dari seluruh siswa yang ada

4. Skor 4 jika pernyataan tersebut dilakukan diatas 75 % dari seluruh siswa yang ada

(46)

LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS SISWA

DALAM MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN Siklus I Pertemuan ke 2

Hari/Tanggal Selasa, 20 Maret 2012

SD Muhammadiyah Ambarketawang 3

Kelas II

Mata Pelajaran Matematika

Jumlah siswa di kelas 10 laki-laki 19 Perempuan 29 Total

Berilah tanda check (√ ) pada kolom yang sesuai dengan aspek yang diamati!

NO ASPEK YANG DIAMATI SKOR

1 2 3 4

1 Siswa menempati tempat duduk masing-masing √

2 Kesiapan siswa menerima pembelajaran √

3 Siswa mampu menjawab apersepsi √

4 Mendengarkan secara seksama saat dijelaskan kompetensi/tujuan yang akan dicapai

5 Memperhatikan dengan serius ketika dijelaskan materi pembelajaran

6 Aktif bertanya saat proses pelajaran materi √

7 Siswa terlibat aktif dalam kegiatan belajar √

(47)

8 Siswa mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan benar

9 Siswa mengikuti pelajaran dengan santai dan tidak ada tekanan

10 Adanya interaksi positif antara siswa dengan metode pembelajaran yang digunakan guru

11 Siswa tertarik pada materi yang disajikan dengan metode bermain peran

12 Siswa dapat bekerja sama dalam menyelesaikan lembar kerja secara berkelompok

13 Siswa nelakukan diskusi saat menyelesaikan lembar kerja kelompok

14 Siswa merasa senang pada saat pembelajaran berlangsung

15 Siswa mampu berinteraksi saat bermain peran disajikan

16 Siswa merasa terbimbing √

17 Siswa mampu menjawab dengan benar pertanyaan- pertanyaan yang diajukan guru

18 Siswa secara aktif membuat rangkuman √

19 Siswa mampu menyelesaikan evaluasi dengan baik dan tepat waktu

(48)

Keterangan:

1. Skor 1 jika pernyataan tersebut dilakukan antara 1 % -25 % dari seluruh siswa yang ada

2. Skor 2 jika pernyataan tersebut dilakukan antara 26% - 50 % dari seluruh siswa yang ada

3. Skor 3 jika pernyataan tersebut dilakukan antara 51 % - 75 % dari seluruh siswa yang ada

4. Skor 4 jika pernyataan tersebut dilakukan diatas 75 % dari seluruh siswa yang ada

(49)

LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS SISWA DALAM MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN

Siklus I Pertemuan ke 3

Hari/Tanggal Rabu, 21 Maret 2012

SD Muhammadiyah Ambarketawang 3

Kelas II

Mata Pelajaran Matematika

Jumlah siswa di kelas 10 laki-laki 19 Perempuan 29 Total

Berilah tanda check (√ ) pada kolom yang sesuai dengan aspek yang diamati!

NO ASPEK YANG DIAMATI SKOR

1 2 3 4

1 Siswa menempati tempat duduk masing-masing √

2 Kesiapan siswa menerima pembelajaran √

3 Siswa mampu menjawab apersepsi √

4 Mendengarkan secara seksama saat dijelaskan kompetensi/tujuan yang akan dicapai

5 Memperhatikan dengan serius ketika dijelaskan materi pembelajaran

6 Aktif bertanya saat proses pelajaran materi √

7 Siswa terlibat aktif dalam kegiatan belajar √

(50)

8 Siswa mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan benar

9 Siswa mengikuti pelajaran dengan santai dan tidak ada tekanan

10 Adanya interaksi positif antara siswa dengan metode pembelajaran yang digunakan guru

11 Siswa tertarik pada materi yang disajikan dengan metode bermain peran

12 Siswa dapat bekerja sama dalam menyelesaikan lembar kerja secara berkelompok

13 Siswa nelakukan diskusi saat menyelesaikan lembar kerja kelompok

14 Siswa merasa senang pada saat pembelajaran berlangsung

15 Siswa mampu berinteraksi saat bermain peran disajikan

16 Siswa merasa terbimbing √

17 Siswa mampu menjawab dengan benar pertanyaan- pertanyaan yang diajukan guru

18 Siswa secara aktif membuat rangkuman √

19 Siswa mampu menyelesaikan evaluasi dengan baik dan tepat waktu

(51)

Keterangan:

1. Skor 1 jika pernyataan tersebut dilakukan antara 1 % -25 % dari seluruh siswa yang ada

2.Skor 2 jika pernyataan tersebut dilakukan antara 26% - 50 % dari seluruh siswa yang ada

3.Skor 3 jika pernyataan tersebut dilakukan antara 51 % - 75 % dari seluruh siswa yang ada

4.Skor 4 jika pernyataan tersebut dilakukan diatas 75 % dari seluruh siswa yang ada

(52)

LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS SISWA DALAM MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN

Siklus II

Hari/Tanggal Sabtu, 24 Maret 2012

SD Muhammadiyah Ambarketawang 3

Kelas II

Mata Pelajaran Matematika

Jumlah siswa di kelas 10 laki-laki 19 Perempuan 29 Total

Berilah tanda check (√ ) pada kolom yang sesuai dengan aspek yang diamati!

NO ASPEK YANG DIAMATI SKOR

1 2 3 4

1 Siswa menempati tempat duduk masing-masing √

2 Kesiapan siswa menerima pembelajaran √

3 Siswa mampu menjawab apersepsi √

4 Mendengarkan secara seksama saat dijelaskan kompetensi/tujuan yang akan dicapai

5 Memperhatikan dengan serius ketika dijelaskan materi pembelajaran

6 Aktif bertanya saat proses pelajaran materi √

7 Siswa terlibat aktif dalam kegiatan belajar √

(53)

8 Siswa mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan benar

9 Siswa mengikuti pelajaran dengan santai dan tidak ada tekanan

10 Adanya interaksi positif antara siswa dengan metode pembelajaran yang digunakan guru

11 Siswa tertarik pada materi yang disajikan dengan metode bermain peran

12 Siswa dapat bekerja sama dalam menyelesaikan lembar kerja secara berkelompok

13 Siswa nelakukan diskusi saat menyelesaikan lembar kerja kelompok

14 Siswa merasa senang pada saat pembelajaran berlangsung

15 Siswa mampu berinteraksi saat bermain peran disajikan

16 Siswa merasa terbimbing √

17 Siswa mampu menjawab dengan benar pertanyaan- pertanyaan yang diajukan guru

18 Siswa secara aktif membuat rangkuman √

19 Siswa mampu menyelesaikan evaluasi dengan baik dan tepat waktu

(54)

Keterangan:

1. Skor 1 jika pernyataan tersebut dilakukan antara 1 % -25 % dari seluruh siswa yang ada

2. Skor 2 jika pernyataan tersebut dilakukan antara 26% - 50 % dari seluruh siswa yang ada

3. Skor 3 jika pernyataan tersebut dilakukan antara 51 % - 75 % dari seluruh siswa yang ada

4. Skor 4 jika pernyataan tersebut dilakukan diatas 75 % dari seluruh siswa yang ada

(55)

Lampiran 6

Dokumentasi Penelitian

(56)
(57)
(58)
(59)

Lampiran 7

Surat Ijin Telah Melaksanakan

Penelitian

(60)
(61)

Skripsi

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PEMBAGIAN DUA ANGKA MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA SISWA KELAS II SD

MUHAMMADIYAH AMBARKETAWANG 3 GAMPING SLEMAN SEMESTER 2

TAHUN AJARAN 2011 / 2012

Oleh

Leinna Mega Reinny (292008125)

PROGAM STUDI S1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

(62)

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

o Pembelajaran Matematika di SD Muhammadiyah Ambarketawang 3 mengalami penurunan khususnya pada pokok materi Pembagian Dua Angka, yaitu hasil belajar siswa rendah.

o Dari hasil observasi menunjukkan bahwa kreatifitas guru dalam menanamkan kosep pembelajaran dalam pelajaran matematika pembagian dua angka masih kurang dan masih menggunakan metode belajar yang konvensional, sehingga mengakibatkan hasil belajar siswa rendah.

o Cara yang digunakan peneliti untuk mengatasi masalah yang terjadi yaitu dengan menggunakan metode bermain peran dalam pembelajaran matematika Pembagian Dua Angka di kelas II.

1.2 Identifikasi Masalah

Dilihat dari segi peserta didik :

Rendahnya hasil belajar peserta didik tentang konsep pembagian,

Peserta didik kurang serius dalam menerima pembelajaran dari guru,

Peserta didik kurang bisa membagikan dua angka

(63)

Pembelajaran yang dilakukan cenderung monoton menyebabkan peserta didik jenuh dengan pembelajaran yang sedang berlangsung,

Dengan menjelaskan materi guru tidak memberikan contoh – contoh konkrit yang lebih mudah dipahami peserta didik,

Pembelajaran yang dilakukan hanya menuntut untuk menghafal tanpa mengetahui konsepnya.

1.3 Rumusan Masalah

Apakah dengan penerapan metode bermain peran pada pembelajaran matematika pembagian dua angka dapat meningkatkan hasil belajar”.

1.4 Tujuan Penelitian

M eningkatkan hasil belajar Matematika Pembagian Dua

Angka siswa kelas II.

(64)

1.5.1 Manfaat Teoritis

Dapat memberikan sumbangan kepada pembelajaran matematika, utamanya pada peningkatan hasil belajar matematika pembagian dua angka melalui metode bermain peran.

1.5.2 Manfaat Praktis

Bagi peserta didik : Peserta didik mendapat pengalaman baru dalam pembelajaran melalui kegiatan bermain peran.

Bagi guru : Sebagai acuan guru dalam menggunakan metode yang sesuai dengan tahap perkembangan peserta didik.

Bagi sekolah : Sebagai masukan untuk meningkatkan hasil

belajar matematika dengan menggunakan metode bermain

peran.

(65)

KAJIAN PUSTAKA

2.1. Kajian Teori

2.1.1 Hasil Belajar

Menurut Sudjana (2011) hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya.

Oemar Hamalik (2005) yaitu hasil belajar

tampak sebagai terjadinya perubahan tingkah laku

pada diri siswa, yang dapat diamati dan diukur

dalam perubahan pengetahuan sikap dan

keterampilan.

(66)

Proses membantu siswa mempelajari matematika dengan menggunakan perencanaan yang tepat, mewujudkannya sesuai kondisi yang tepat pula sehingga tercapai hasil yang memuaskan. Hasil tersebut merupakan tujuan yang telah dirumuskan yang merupakan akibat dari interaksi antara guru yang mengajar dan murid yang belajar matematika (Nana Sudjana, 1998).

2.1.3. Konsep Pembagian

Secara matematika konsep yang berlaku untuk pembagian

dapat didefinisikan berikut ini, a : b = ... artinya adalah ada

sekumpulan benda sebanyak a dibagi rata (sama banyak)

dalam b kelompok. Maka cara membaginya dilakukan

dengan pengambilan berulang sebanyak b sampai habis

dengan setiap kali pengambilan dibagi rata ke semua

kelompok.

(67)

Metode bermain peran pada dasarnya yakni siswa dapat berperan atau memainnkan perannan dalam

mendramatisasikan masalahsosial/psikologis (Roestiyah, 2008)

Langkah-langkah Metode Bermain

Guru harus mengajarkan dan memperkenalkan tentang teknik pelaksanaan metode bermain peran.

Guru menunjuk beberapa siswa.

Guru harus memilih masalah yang menarik minat siswa.

Guru harus dapat menceritakan peristiwa yang akan diperankan.

Bila ada kesediaan sukarela dari siswa untuk berperan, guru harus memberikan tanggapan.

Guru memberikan penjelasan kepada pemeran dengan baik sebaik-baiknya, agar mengetahui tugas perannya, menguasai masalahnya dan pandai berekspresi maupun berdialog.

Siswa yang tidak bermain peran menjadi penonton yang aktif.

(68)

menimbulkan kalimat pertama dalam dialog.

Setelah bermain peran mencapai situasi klimaks, maka harus dihentikan agar kemungkinan-kemungkinan pemecahan masalah dapat didiskusikan secara umum. Bermain peran juga dapat dihentikan bila sedang menemui jalan buntu

Sebagai tindak lanjut sebagai diskusi, dilakukan tanya jawab, diskusi atau membuat karangan yang berbentuk sandiwara .

2.2 Kajian Hasil Penelitian yang Relevan

Penelitian yang dilakukan Rianta Agus Prabawa (2010) dengan judul penelitian “Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Melalui Bermain Peran Pada Pokok Bahasan Operasi Hitung Campuran Untuk Siswa Kelas II SD N Winong Semester II Tahun Ajaran 2009/2010”

Penelitian Krisna Nugraha (2009) dengan judul penelitian

“Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Sub Pokok Bahasan

Pembagian Menggunakan Metode Bermain Peran Pada Siswa

Kelas II SD Negeri Bringin 1 Kecamatan Beringin Kabupaten

Semarang Tahun Ajaran 2008/2009”.

(69)

Kondisi Awal

Siklus II

Tindakan

Siklus I

Kemampuan belajar siswa dalam membagikan dua angka rendah

Hasil belajar materi Pembagian Bilangan Dua Angka dari 29 siswa terdapat 18 siswa

mendapat nilai dibawah KKM sedangkan 11 siswa diatas KKM. ( KKM = 65 )

Kondisi Akhir

Metode bermain peran adalah permainan pembelajaran yang seolah-olah siswa dihadapkan pada situasi tertentu untuk mengetahui pemahaman suatu konsep

75% kemampuan dalam membagikan dua angka siswa meningkat.

75% dari hasil belajar siswa meningkat berdasarkan hasil evaluasi tertulis siswa.

75% dari jumlah siswa memperoleh nilai ≥

(70)

2.4. Hipotesis Tindakan

Pembelajaran menggunakan metode bermain

peran dapat meningkatkan hasil belajar siswa

dalam pembelajaran matematika pembagian

dua angka kelas II SD Muhammadiyah

Ambarketawang 3 Gamping Sleman Tahun

Ajaran 2011/ 2012.

(71)

METODE PENELITIAN

3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian

3.1.1.Tempat Penelitian

SD Muhammadiyah Ambarketawang 3 Gamping Sleman Tahun Ajaran 2011/ 2012.

3.1.2 Waktu Penelitian

Peneliti merencanakan penelitian pada semester genap tahun 2011/ 2012 yaitu bulan Februari sampai bulan April 2012.

3.1.3 Subyek Penelitian

Siswa kelas II SD Muhammadiyah Ambarketawang 3 Gamping Sleman Tahun Ajaran 2011/ 2012 dengan jumlah siswa 29 siswa.

3.1.4 Jenis Penelitian

Penelitian tindakan kelas jenis kolaborasi.

3.2 Variabel dan Definisi Operasional

Variabel bebas (X) : Metode bermain peran

Pembelajaran yang dilakukan dengan melibatkan siswa bermain sendiri perannya masing-masing dalam materi pembagian dua angka.

Variabel terikat (Y) : Hasil Belajar

(72)

Penelitian ini direncanakan akan dilaksanakan dalam dua siklus yang dipergunakan adalah model Kemmis &

Mc Taggart dalam Suharsimi Arikunto (2009) yaitu perencanaan,tindakan, observasi, refleksi.

Refleksi

Observasi

Tindakan

Perencanaan

(73)

3.4.1 Teknik Pengumpulan Data

Observasi

Wawancara

Tes

Dokumentasi

3.4.2 Instrumen Pengumpulan Data

Lembar Observasi

Soal Tes

3.5 Indikator Kinerja

Indikator Proses

Indikator Hasil

3.6 Teknik Analisis Data

Menggunakan deskriptif kuantitatif dan deskriptif

kualitatif kemudian , hasilnya dianalisis dengan deskriptif

komparatif.

(74)

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1. Hasil Penelitian

4.1.1. Diskripsi Subyek Penelitian

Siswa Kelas II SD Muhammadiyah Ambarketawang 3 Gamping Sleman Semester II Tahun Ajaran 2011/2012 dengan jumlah 29 siswa. Terdiri atas 19 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki, dengan usia antara 7 sampai 8 tahun. Rata-rata orang tua mereka adalah pedagang, hanya sebagian kecil saja yang menjadi swasta.

4.2.2. Diskripsi Kondisi Awal 4.1.3. SIKLUS I

Perencanaan

Tahap Pelaksanaan Tindakan

(75)

Refleksi

Hambatan : Penerapan model bermain peran belum terbiasa dilaksanakan siswa dalam kegiatan pembelajaran sehingga dalam mengarahkan siswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran dengan metode bermain peran, masih sulit untuk dilakukan.

Penyelesaian : Dalam proses pembelajaran memerlukan pengarahan yang maksimal dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan siswa.

4.1.4. SIKLUS II

Perencanaan

Tahap Pelaksanaan Tindakan

Observasi

4.2 Hasil Analisis Data

(76)

o Penggunaan metode bermain peran dapat meningkatkan hasil belajar siswa, karena pembelajarannya lebih menekankan pada aspek keterampilan siswa untuk lebih aktif dalam suatu pembelajaran. Metode bermain peran adalah salah satu metode yang proses pembelajarannya melibatkan siswa miningkatkan kemampuan untuk mengenal perasaannya sendiri dan perasaan orang lain. Sehingga siswa memperoleh cara berperilaku baru untuk mengatasi masalah seperti dalam permainan perannya dan dapat meningkatkan ketrampilan memecahkan masalah.

o Peningkatan ketuntasan siswa:

- Pra Siklus : 11 siswa tuntas ( 38%) - Siklus I : 19 siswa tuntas ( 66%) - Siklus II : 27 siswa tuntas ( 93%) o Peningkatan rata-rata nilai siswa

- Pra Siklus : 56

- Siklus I : 70

- Siklus II : 82

(77)

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas PTK secara kolaboratif antara peneliti dan guru kelas II SD Muhammadiyah Ambarketawang 3 Gamping Sleman dengan menggunakan metode bermain peran dapat diperoleh hasil akhir siklus I dan siklus II bahwa 66%

siswa menjadi 93% siswa mendapat nilai diatas KKM. Hal

ini terbukti bahwa pembelajaran menggunakan metode

bermain peran mampu meningkatkan hasil belajar

Matematika Pembagian Dua Angka pada siswa kelas II SD

Muhammadiyah Ambarketawang 3 Gamping Sleman.

(78)

5.2. Saran

Bagi Guru

Melakukan variasi atau penerapan metode pembelajaran agar siswa tidak merasa bosan dalam mengikuti pembelajaran di kelas.

Bagi Siswa

Siswa mampu mengembangkan kemampuan dengan bertanya kepada guru atau teman menyampaikan pendapat dan presentasi di depan kelas.

Dengan metode bermain peran siswa dapat

meningkatkan hasil belajar dengan baik.

(79)

Referensi

Dokumen terkait

Tidak terdapat penyedia yang meminta penjelasan terhadap dokumen pengadaan paket pekerjaan Pembangunan Fasilitas Umum (Fasum) Gedung Utama Bertingkat 3 Lantai SPN

Kuesioner ISAAC ini, baik kuesioner inti untuk mendiagnosis DA, RA dan asma maupun kuesioner faktor risiko, dapat digunakan pada keadaan geografi maupun bahasa yang

Setelah mendapatkan susu hasil perahan, segera bawa susu hasil perahan trsebut ke kamar susu, kemudian disaring. Penyaringan harus dilakukan segera

Bagi saya, pemimpin itu bukan berarti memiliki jiwa yang besar, pemimpin juga bukan berarti memiliki jiwa yang keras, pemimpin adalah yang melakukan segala hal dengan kombinasi

bahwa dalam rangka memberikan penghargaan dan standardisasi imbalan kepada pemulia tanaman yang berasal dari penerimaan negara bukan pajak royalti hak perlindungan

Buku ini membahas hukum lingkungan dalam masalah dan persepsi yang baru tentang cara bagaimana sistem hukum harus mampu menjawab secara efektif persoalan yang timbul dari benturan

[r]

[r]