i DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
PPPPTK BMTI
MENGGAMBAR DENGAN PERANGKAT LUNAK 2 D
JILID 2
DISUSUN OLEH :
Endang Triyani, ST., M.Pd Kusmana, S.Pd
KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN
PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN BIDANG MESIN DAN TEKNIK INDUSTRI
2013
i
PENULIS
DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN PPPPTK BMTI
MENGGAMBAR DENGAN PERANGKAT LUNAK 2 D JILID 2
DISUSUN OLEH : Endang Triyani, ST., M.Pd
Kusmana, S.Pd
KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN
PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN BIDANG MESIN DAN TEKNIK INDUSTRI
2013
ii
KATA PENGANTAR
Kurikulum 2013 adalah kurikulum berbasis kompetensi. Di dalamnya dirumuskan secara terpadu kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan yang harus dikuasai peserta didik serta rumusan proses pembelajaran dan penilaian yang diperlukan oleh peserta didik untuk mencapai kompetensi yang diinginkan.
Faktor pendukung terhadap keberhasilan Implementasi Kurikulum 2013 adalah ketersediaan Buku Siswa dan Buku Guru, sebagai bahan ajar dan sumber belajar yang ditulis dengan mengacu pada Kurikulum 2013. Buku Siswa ini dirancang dengan menggunakan proses pembelajaran yang sesuai untuk mencapai kompetensi yang telah dirumuskan dan diukur dengan proses penilaian yang sesuai.
Sejalan dengan itu, kompetensi keterampilan yang diharapkan dari seorang lulusan SMK adalah kemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret. Kompetensi itu dirancang untuk dicapai melalui proses pembelajaran berbasis penemuan (discovery learning) melalui kegiatan-kegiatan berbentuk tugas (project based learning), dan penyelesaian masalah (problem solving based learning) yang mencakup proses mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. Khusus untuk SMK ditambah dengan kemampuan mencipta .
Sebagaimana lazimnya buku teks pembelajaran yang mengacu pada kurikulum berbasis kompetensi, buku ini memuat rencana pembelajaran berbasis aktivitas. Buku ini memuat urutan pembelajaran yang dinyatakan dalam kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan peserta didik. Buku ini mengarahkan hal-hal yang harus dilakukan peserta didik bersama guru dan teman sekelasnya untuk mencapai kompetensi tertentu; bukan buku yang materinya hanya dibaca, diisi, atau dihafal.
Buku ini merupakan penjabaran hal-hal yang harus dilakukan peserta didik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sesuai dengan pendekatan kurikulum 2013, peserta didik diajak berani untuk mencari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Buku ini merupakan edisi ke-1. Oleh sebab itu buku ini perlu terus menerus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan.
Kritik, saran, dan masukan untuk perbaikan dan penyempurnaan pada edisi berikutnya sangat kami harapkan; sekaligus, akan terus memperkaya kualitas penyajian buku ajar ini. Atas kontribusi itu, kami ucapkan terima kasih. Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada kontributor naskah, editor isi, dan editor bahasa atas kerjasamanya.
Mudah-mudahan, kita dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan menengah kejuruan dalam rangka mempersiapkan generasi seratus tahun Indonesia Merdeka (2045).
Jakarta, Januari 2014 Direktur Pembinaan SMK
Drs. M. Mustaghfirin Amin, MBA
iii
DAFTAR ISI
PENULIS ... i
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI ... iii
DAFTAR GAMBAR ... v
BAB 8 ... 1
SHEET SET PADA AUTOCAD ... 1
A. Kegiatan Belajar ... 1
Tujuan Kegiatan Pembelajaran ... 1
Uraian Materi ... 1
B. Rangkuman ... 12
C. Latihan... 13
BAB 9 ... 17
MENGGUNAKAN PERINTAH HATCH PADA AUTOCAD ... 17
A. Kegiatan Belajar ... 17
Tujuan Kegiatan Pembelajaran ... 17
Uraian Materi ... 17
B. Rangkuman ... 32
C. Latihan... 33
BAB 10 ... 41
BLOCK DAN INSERT PADA AUTOCAD ... 41
A. Kegiatan Belajar ... 41
Tujuan Kegiatan Pembelajaran ... 41
Uraian Materi ... 41
iv
B. Rangkuman ... 59
C. Latihan... 59
BAB 11 ... 62
ORTHOGRAPHIC DAN ISOMETRIC PADA AUTOCAD... 62
A. Kegiatan Belajar ... 62
Tujuan Kegiatan Pembelajaran ... 62
Uraian Materi ... 62
B. Rangkuman ... 79
C. Latihan... 80
BAB 12 ... 89
MENGEMBANGAN MANAJEMEN GAMBAR ... 89
A. Kegiatan Belajar ... 89
Tujuan Kegiatan Pembelajaran ... 89
Uraian Materi ... 89
B. Rangkuman ... 124
C. Latihan... 125
BAB 13 ... 126
EVALUASI ... 126
A. Tes Tertulis... 126
B. Tes Praktik ... 127
BAB 14 ... 141
PENUTUP ... 141
DAFTAR PUSTAKA ... 142
v
DAFTAR GAMBAR
Gambar 8. 1 Judul gambar block nomor 2 dari sheet set drawings ... 2
Gambar 8. 2 Delapan gambar dalam lembar set 62 Pheasant Drive ... 3
Gambar 8. 3 Memilih Sheet set manager dari panel View / Pallete ... 4
Gambar 8. 4Sheet set manager pallete ... 4
Gambar 8. 5 Cara memulai membuat Sheet set ... 5
Gambar 8. 6 Dialog Details Sheet set ... 6
Gambar 8. 7 Dialog pilihan Layouts ... 6
Gambar 8. 8 Confirm dialog ... 7
Gambar 8. 9 Sheet Manager pallete for 62 Pheasant Drive ... 8
Gambar 8. 10 Publish icon in the Sheet set manager ... 9
Gambar 8. 11 Dialog pilihan DWF File ...10
Gambar 8. 12 Icon Publish Job in Progress ...10
Gambar 8. 13 Menu klik kanan ...11
Gambar 8. 14 Detail Autodesk Design Review dari file dwf 62 Pheasant Drive. ...11
Gambar 8. 15 Latihan 1 – exploded orthographic projection ...13
Gambar 8. 16 Gambar DWF for Latihan 1 ...14
Gambar 8. 17 Latihan 1 – lima buah gambar sheet set ...15
Gambar 8. 18 Latihan 2 ...16
Gambar 9. 1 Beberapa pola menggunakan perintah hatch dari pola menggunakan perintah hatch Predefined ...17
Gambar 9. 2 Pola Predefined Hatch Palletete yang lain ...19
Gambar 9. 3 Contoh 1 – Menggunakan perintah hatch ...20
Gambar 9. 4 Contoh 2 - menggunakan perintah hatch sebagian ...21
Gambar 9. 5 Contoh 3 – Associative menggunakan perintah hatch ...22
Gambar 9. 6 Menggunakan perintah hatch dengan pilihan Asosiatif diatur ON ...23
Gambar 9. 7 Gradient tool icon dari Home/Draw panel ...24
Gambar 9. 8 Dialog Hatch dan Gradient ...24
Gambar 9. 9 Gradient menggunakan perintah hatch...25
Gambar 9. 10 Options lebih pada Hatch dan dialog Gradient ...26
vi
Gambar 9. 11 Pilihan tampilan Island in the Hatch diperluas dan dialog Gradient ...26
Gambar 9. 12 contoh lain menggunakan perintah hatch ...27
Gambar 9. 13 Contoh 6 - teks dalam menggunakan perintah hatch ...28
Gambar 9. 14 Contoh 7 – layers set untuk contoh hatch lebih lanjut ...29
Gambar 9. 15 Contoh 7 - konstruksi pada layer 0 ...30
Gambar 9. 16 Contoh 7 - konstruksi pada layer text ...30
Gambar 9. 17 Contoh Ketujuh - konstruksi pada layer HATCH ...31
Gambar 9. 18 Hasil melakukan hatch pada gambar ...32
Gambar 9. 19 Latihan 1 gambar pictorial ...33
Gambar 9. 20 Latihan 1 ...34
Gambar 9. 21 Latihan 2 ...35
Gambar 9. 22 Latihan 3 ...36
Gambar 9. 23 Latihan 4 ...37
Gambar 9. 24 Latihan 5 ...37
Gambar 9. 25 Latihan 6 ...38
Gambar 9. 26 Latihan 7 ...39
Gambar 10. 1 Contoh block ...42
Gambar 10. 2 Klik Buat tool icon di panel Rumah / Block ...42
Gambar 10. 3 Dialog Definisi Block dengan memasukkan gambar ...43
Gambar 10. 4 Daftar pop-up di bidang Nama dialog Block Definition menunjukkan semua block yang disimpan dalam gambar ...44
Gambar 10. 5 Contoh 1 - memasukkan block ...45
Gambar 10. 6 Insert tool icon di panel Home / Block ...45
Gambar 10. 7 Insert dialog dengan Nama pop-up yang menampilkan daftar nama semua block dalam gambar...46
Gambar 10. 8 Contoh - metode pertama memasukkan block ...47
Gambar 10. 9 Memilih Design Center dari View/Pallete panel ...48
Gambar 10. 10 DesignCenter dengan block kompas didrag di layar ...48
Gambar 10. 11 Ikon di bagian atas pallete DesignCenter ...49
Gambar 10. 12 Hasil dari klik pada Tree View toggle ...50
Gambar 10. 13 The Explode ...50
vii
Gambar 10. 14 Explode tool icon di panel Home / Modify ...51
Gambar 10. 15 Purge dialog ...52
Gambar 10. 16 Contoh menggunakan DesignCenter-satu set simbol listrik / elektronik ...53
Gambar 10. 17 Contoh menggunakan DesignCenter...54
Gambar 10. 18 Contoh menggunakan DesignCenter-sirkuit selesai ...55
Gambar 10. 19 Contoh-WBLOCK ...56
Gambar 10. 20 Contoh gambar dari DesignCenter ...57
Gambar 10. 21 Latihan 1 ...60
Gambar 10. 22 Latihan 3 ...60
Gambar 10. 23 Exercise 4 ...61
Gambar 11. 1 Contoh gambar ortografik ...62
Gambar 11. 2 Tampak depan dari solid ...63
Gambar 11. 3 depan dan Akhir pemandangan Solid ...64
Gambar 11. 4 views depan dan akhir dan rencana solid ...64
Gambar 11. 5 Membuat Centre layer saat dari panel Home / Layers ...65
Gambar 11. 6 Akhir gambar kerja solid ...66
Gambar 11. 7 Gambar solid yang digunakan untuk menunjukkan pertama dan ketiga sudut proyeksi...67
Gambar 11. 8 proyeksi sudut pertama ...67
Gambar 11. 9 Proyeksi sudut ketiga ...68
Gambar 11. 10 Pandangan sectional ...69
Gambar 11. 11 Ikon Hatc htool dan tooltip dari panel Rumah / Draw ...69
Gambar 11. 12 The Hatch dan dialog Gradient dan pallete Pola ANSI Hatch ...70
Gambar 11. 13 The Pick an internal pointbutton of the Boundary Hatch and Fill dialog ...71
Gambar 11. 14 Hasil setelah gambar dihatch ...72
Gambar 11. 15 poin jaringan AutoCAD ditetapkan untuk menggambar isometrik ...73
Gambar 11. 16 Tiga isoplanes ...73
Gambar 11. 17 Tiga isoplanes gambar BAB 7 ...74
Gambar 11. 18 Contoh pertama - gambar-the isometrik Model ...76
Gambar 11. 19 Contoh pertama - gambar-Model isometrik gambar Item 3 dan 4 ...76
viii
Gambar 11. 20 Contoh pertama - gambar isometrik ...77
Gambar 11. 21 Kedua contoh - isometrik gambar - proyeksi ortografik model ...78
Gambar 11. 22 Kedua contoh - gambar isometrik - tahap dalam pembangunan ...78
Gambar 11. 23 Latihan 1, 2 dan 3 gambar isometrik dari tiga bagian slider yang latihan 1,2 dan 3 akan dibuat berdasarkan gambar tersebut. ...80
Gambar 11. 24 Latihan 1 ...81
Gambar 11. 25 Latihan 2 dan 3 ...82
Gambar 11. 26 Latihan 4 dan 5, proyeksi ortografik 3 bagian tool holder ...83
Gambar 11. 27 Latihan 4 dan 5, proyeksi ortografik setiap bagian tool holder ...84
Gambar 11. 28 Gambar isometrik dari pelat sudut yang latihan 6 dan 7 didasarkan ...85
Gambar 11. 29 Latihan 6 dan 7 - proyeksi ortografik dari pelat sudut ...86
Gambar 11. 30 Latihan 8 dan 9 gambar isometrik komponen untuk 2 latihan ...87
Gambar 11. 31 Latihan 8 dan 9 ...88
Gambar 12. 1 Contoh Block ...91
Gambar 12. 2 AutoCAD block sampel ...92
Gambar 12. 3 Contoh insert block dalam berbagai arah sudut ...93
Gambar 12. 4 Contoh Dynamic Block ...94
Gambar 12. 5 Jadwal Pintu dan Kolom dari Dynamic Blocks ...95
Gambar 12. 6 Deskripsi Jarak Lebar Kolom Gambar 6 - Nama Parameter ...95
Gambar 12. 7 Menggunakan Wipeout untuk memanipulasi dinding di penempatan pintu. ...96
Gambar 12. 8 Mengaktifkan pallete ...98
Gambar 12. 9 Tool Pallete ...98
Gambar 12. 10 Design Center ... 100
Gambar 12. 11 Tombol Field saat membuat teks ... 101
Gambar 12. 12 Judul Sampel Block ... 103
Gambar 12. 13 box dialog Fields ... 104
Gambar 12. 14 Simpan pilihan sebagai dwt ... 105
Gambar 12. 15 Template standar CAD ... 106
Gambar 12. 16 Konfigurasi CAD Standard ... 107
Gambar 12. 17 pelanggaran peringatan Standard ... 108
ix
Gambar 12. 18 Memperbaiki Pelanggaran standar ... 109
Gambar 12. 19 Ekstraksi Data ... 110
Gambar 12. 20 Kategori Filter ... 111
Gambar 12. 21 Properti Obyek ... 112
Gambar 12. 22 Hasil data ekstraksi ... 113
Gambar 12. 23 Layer Filter ... 114
Gambar 12. 24 Layer States ... 115
Gambar 12. 25 Layer Properti per Viewport ... 116
Gambar 12. 26 SheetSet Concept ... 117
Gambar 12. 27 Sheet set manager ... 118
Gambar 12. 28 SheetSet Properti ... 119
Gambar 12. 29 Sheet set Kategori di Fields ... 120
Gambar 12. 30 Lembar Daftar Tabel ... 121
Gambar 12. 31 Publish Option ... 122
Gambar 12. 32 Pengiriman dialog berikut adalah struktur terkait berkas... 123
Gambar 12. 33 Struktur File ... 124
Gambar 12. 34 Latihan 1 ... 125
Gambar 13. 1 Denah bendung ... 127
Gambar 13. 2 Potongan X-X bendung ... 128
Gambar 13. 3 Potongan Y-Y Bendung ... 129
Gambar 13. 4 Saluran pembawa ... 129
Gambar 13. 5 Saluran pengendap 1 ... 130
Gambar 13. 6 Saluran pengendap 2 ... 130
Gambar 13. 7 Denah rumah turbin ... 131
Gambar 13. 8 Potongan A-A rumah turbin ... 132
Gambar 13. 9 Potongan B-B rumah turbin ... 133
Gambar 13. 10 Denah bak penenang ... 134
Gambar 13. 11 Potongan A-A bak penenang ... 134
Gambar 13. 12 Potongan B-B bak penenang ... 134
Gambar 13. 13 Potongan C-C bak penenang ... 135
x
Gambar 13. 14 Potongan C-C bak penenang ... 135
Gambar 13. 15 Potongan D-D bak penenang ... 136
Gambar 13. 16 Denah bak pengendap pasir dan saluran pembawa ... 136
Gambar 13. 17 Potongan A-A bak pengendap pasir dan saluran pembawa ... 136
Gambar 13. 18 Potongan B-B bak pengendap pasir dan saluran pembawa ... 137
Gambar 13. 19 Potongan C-C bak pengendap pasir dan saluran pembawa ... 137
Gambar 13. 20 Penampang saluran pembawa ... 138
Gambar 13. 21 Denah bendung dan intake ... 138
Gambar 13. 22 Potongan A-A bendung ... 139
Gambar 13. 23 Potongan B-B bendung ... 139
Gambar 13. 24 Potongan C-C bendung ... 140
Gambar 13. 25 Potongan D-D bendung ... 140
1
BAB 8
SHEET SET PADA AUTOCAD
A. KEGIATAN BELAJAR
TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari kegiatan belajar ini, diharapkan Anda dapat:
1. Membuat set lembar.
2. Menggunakan sheet set manager.
3. Mendesain sheet set didasarkan pada desain sebuah rumah dua lantai.
URAIAN MATERI
Sheet set
Ketika sesuatu yang akan diproduksi atau dibangun, apakah itu menjadi bangunan, desain rekayasa, perangkat elektronik atau bentuk lainnya, rancangan desain akan dituangkan dalam bentuk gambar teknis, yang akandisampaikan kepada mereka yang bertanggung jawab membuat semua informasi yang diperlukan desain untuk dapat melanjutkan sesuai dengan keinginan desainer. Pada bidang konstruksi bangunan, seperangkat gambar kerja ini disebut sebagai gambar kerja atau shop drawing. Gambar ini biasanya akan dirancang, diedit, direvisi, dan diolah oleh beberapa orang atau perusahaan yang bertanggung jawab untuk konstruksi, dan memungkinkan semua pihak yang terlibat untuk melakukan penyesuaian atau menyarankan perubahan desain.
2 Dalam beberapa kasus mungkin ada sejumlah besar gambar yang diperlukan dalam set seperti gambar. Dalam AutoCAD 2010 semua gambar desain yang akan diproduksi dapat dikumpulkan bersama-sama dalam satu set lembar. Bab ini menunjukkan bagaimana AutoCAD 2010 dapat menampilkan sheet set gambar yang efisien untuk sebuah proyek pembangunan rumah di 62 Pheasant Drive. Beberapa gambar lain, terutama detil gambar, akan diperlukan dalam contoh ini, tetapi sheet set yang dijelaskan di sini hanya terdiri dari empat buat gambar.
Sheet set Untuk 62 Pheasant Drive
1. Buat template 62 Pheasant Drive.dwt. Template dwt, tapi termasuk margin dan block untuk judul. Simpan template dalam format Layout1. Sebuah contoh dari judul block dari satu dari gambar dibangun dalam template ini ditunjukkan pada Gambar. 8.1.
Gambar 8. 1 Judul gambar block nomor 2 dari sheet set drawings
2. Buatlah masing-masing gambar yang akan membentuk lembaran diatur dalam menggambar Template. Seluruh set gambar ditunjukkan pada Gambar. 8.2. Simpan gambar dalam sebuah direktori - dalam contoh ini ini telah diberikan nama 62 Pheasant Drive.
3. Klik Sheet set manager dalam panel View / Pallete (Gambar 8.3). Lembar ini Mengatur pallete manager muncul (Gambar 8.4). Klik New Sheet set ... di pop-up menu di bagian atas pallete. Bagian pertama dari serangkaian Buat Lembar Dialog Set muncul - Buat Sheet
3 set - dialog Mulailah (Gambar 8.5). Klik tombol radio di sebelah gambar yang ada, diikuti dengan klik pada Tombol Next dan Lembar dialog berikutnya Set Rincian muncul (Gambar 8.6).
Gambar 8. 2 Delapan gambar dalam lembar set 62 Pheasant Drive
4 Gambar 8. 3 Memilih Sheet set manager dari panel View / Pallete
Gambar 8. 4Sheet set manager pallete
5 Gambar 8. 5 Cara memulai membuat Sheet set
6 Gambar 8. 6 Dialog Details Sheet set
4. Masukkan rincian dalam dialog seperti ditunjukkan pada Gambar. 8.6. Kemudian klik Next tombol untuk membawa Pilih Layouts dialog ke layar (Gambar 8.7).
5. Klik tombol Browse dan dari Browse for Folder daftar yang datang ke layar, pilih direktori 62 Pheasant Drive. Klik OK tombol dan gambar-gambar yang diselenggarakan di direktori muncul di Pilih Layouts dialog (Gambar 8.7). Jika daftar sudah benar, klik Next tombol. Sebuah confirm dialog muncul (Gambar 8.8). Jika sudah benar klik Tombol Finish dan Lembar pallete Set manager muncul menunjukkan gambar yang akan di lembar set 62 Pheasant Drive (Gambar 8.9).
Gambar 8. 7 Dialog pilihan Layouts
7 Gambar 8. 8 Confirm dialog
Catatan:
1. Delapan gambar di sheet set ditunjukkan pada Gambar. 8.9. Jika salah satu gambar di sheet set selanjutnya diubah atau diubah, ketika gambar dibuka lagi dari 62 Pheasant Drive Pallete lembar Manager, gambar akan mencakup perubahan.
8 Gambar 8. 9 Sheet Manager pallete for 62 Pheasant Drive
2. Gambar hanya dapat ditempatkan ke dalam set sheet jika mereka telah diselamatkan di layar Layout. Perhatikan bahwa semua gambar yang ditampilkan dalam 62 Pheasant Drive Sheet set manager memiliki Layout1 setelah judul gambar karena masing-masing telah disimpan setelah dibangun dalam Template Layout1.
3. Lembar set dalam bentuk DWF file (Desain Web Format) dapat dikirim melalui email kepada orang lain yang menggunakan gambar atau ditempatkan pada intranet. Metode memproduksi DWF untuk 62 Pheasant Drive set sheet berikut.
9 62 Pheasant Drive DWF
1. Dalam 62 Pheasant Drive Sheet set manager klik Publish ikon, diikuti dengan klik Publikasikan ke DWF di menu yang muncul (Gambar 8.10). Tentukan file DWF dialog muncul (Gambar 8.11). masuk 62 Pheasant Drive di File name field diikuti dengan klik pada Pilih tombol. Sebuah warning window (Gambar 8.12) muncul.
Klik Tutup nya tombol. Publish job di bawah kanan sudut window AutoCAD 2010 mulai berfluktuasi, menunjukkan bahwa DWF file sedang diproses (Gambar 8.12).
Hasil yang didapat seperti pada gambar (Gambar 8.13).
Gambar 8. 10 Publish icon in the Sheet set manager
10 Gambar 8. 11 Dialog pilihan DWF File
Gambar 8. 12 Icon Publish Job in Progress
11 Gambar 8. 13 Menu klik kanan
Gambar 8. 14 Detail Autodesk Design Review dari file dwf 62 Pheasant Drive.
12 2. Autodesk Design Review muncul window yang menunjukkan 62 Pheasant Drive.dwf (Gambar 8.14). Klik pada panah Next Page (Page On) untuk melihat gambar lain di DWF file.
3. Jika diperlukan file Design Review dapat dikirim antara orang-orang melalui email sebagai lampiran, dibuka di intranet perusahaan atau, memang, termasuk dalam sebuah halaman web internet.
B. RANGKUMAN
1. Untuk memulai lembaran yang baru, pilih icon Lembar Set manager Tools / Pallete panel.
2. Lembar set hanya dapat berisi gambar disimpan dalam format Layout.
3. Lembar set dapat diterbitkan sebagai Design Review Format (* dwf.) Files yang dapat dikirim antara kantor-kantor melalui email, diterbitkan pada intranet atau diterbitkan pada halaman web.
4. Sub-set dapat dimasukkan dalam set lembar.
5. Perubahan atau amandemen yang dibuat untuk setiap gambar dalam satu set administratif dalam lembar mengatur gambar ketika sheet set dibuka.
13 C. LATIHAN
1. Gambar. 8.15 adalah gambar proyeksi ortografik bagian dari piston dan yang menghubungkan batang. Ada empat bagian dalam perakitan. Gambar setail dari yang dibutuhkan sheet set ditunjukkan pada Gambar. 8.17. Buatlah gambar pada Gambar. 8.15 dan juga empat gambar bagian-bagiannya. Simpan masing-masing gambar dalam format Layout1 dan buat set sheet yang berisi lima gambar.
Gambar 8. 15 Latihan 1 – exploded orthographic projection
14 Gambar 8. 16 Gambar DWF for Latihan 1
15 Gambar 8. 17 Latihan 1 – lima buah gambar sheet set
16 2. Buatlah sebuah lembar set mirip dengan Latihan 1 dari gambar ortografik Mesin
menyesuaikan spindle diberikan pada Gambar. 11.18.
Gambar 8. 18 Latihan 2
17
BAB 9
MENGGUNAKAN PERINTAH HATCH PADA AUTOCAD
A. KEGIATAN BELAJAR
TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari kegiatan belajar ini, diharapkan Anda dapat mempelajari lebih lanjut dari penggunaan perintah hatch dalam berbagai bentuknya.
URAIAN MATERI
Ada sejumlah pola tersedia menggunakan perintah hatch gambar di AutoCAD 2010.
Beberapa contoh dari set lain pola hatch Predefined (Gambar 9.2) di sub-dialog Hatch Pattern Palette yang ditunjukkan pada Gambar. 9.1.
Gambar 9. 1 Beberapa pola menggunakan perintah hatch dari pola menggunakan perintah hatch Predefined
18 Pola menggunakan perintah hatch lainnya dapat dipilih bentuk pallete pola hatch ISO atau ANSI, atau operator dapat merancang/pola hatchnya sendiri dan menyimpannya ke pallete menggunakan perintah hatch.
Contoh 1 - menggunakan perintah hatch section view (Gambar 9.3)
Gambar. 9.3 menunjukkan dua pandangan proyeksi ortografik yang mencakup pandangan sectional. Perhatikan hal berikut dalam gambar:
1. Garis bagian pesawat, terdiri dari garis tengah dengan ujung-ujungnya ditandai A dan panah yang menunjukkan arah melihat untuk mendapatkan tampilan sectional.
2. Pandangan sectional diberi label dengan huruf dari garis bagian pesawat.
3. Permukaan potongan tampilan sectional menggunakan perintah hatch dengan pola menggunakan perintah hatch ANSI31, yang digunakan secara umum untuk menggunakan perintah hatch bagian gambar teknik.
19 Gambar 9. 2 Pola Predefined Hatch Palletete yang lain
20 Gambar 9. 3 Contoh 1 – Menggunakan perintah hatch
21 Contoh 2 - Aturan menggunakan perintah hatch (Gambar 9.4)
Gambar 9. 4 Contoh 2 - menggunakan perintah hatch sebagian
Gambar 9.4 menggambarkan tahapan dalam menggunakan perintah hatch pandangan bagian akhir pemegang tool bubut.
Perhatikan hal berikut di bagian:
1. Ada dua sudut menggunakan perintah hatch untuk membedakan bagian yang terpisah dari bagian.
22 2. Bagian ini mengikuti aturan umum bahwa bagian-bagian seperti sekrup, baut, mur, paku keling, benda silindris lainnya, jaring dan tulang rusuk dan fitur seperti lainnya akan ditampilkan sebagai tampilan luar dalam bagian.
Contoh 3 - Associative menggunakan perintah hatch (Gambar 9.5)
Gambar 9.5 menunjukkan dua pandangan akhir rumah. Setelah membuat pandangan kiri, ditemukan bahwa window atas telah ditempatkan di posisi yang salah. Menggunakan Move tool, window dipindahkan ke posisi baru. Menggunakan perintah hatch bata secara otomatis disesuaikan dengan posisi baru. Menggunakan perintah hatch asosiatif tersebut hanya mungkin jika box centang adalah ON - tanda centang pada box cek di daerah Options dialog (Gambar 9.6).
Gambar 9. 5 Contoh 3 – Associative menggunakan perintah hatch
23 Gambar 9. 6 Menggunakan perintah hatch dengan pilihan Asosiatif diatur ON
Contoh 4 - Gradient Warna menggunakan perintah hatch (Gambar 9.9)
Gambar 9.8 menunjukkan dua contoh menggunakan perintah hatch dari Gradient sub- dialog dari Hatch dan dialog Gradient.
1. Membuat dua garis besar masing-masing terdiri dari enam persegi panjang (Gambar 9.9).
2. Klik ikon Gradient di Home/Menggambar panel (Gambar 9.7) atau dalam toolbar Draw. Dalam dialog Hatch and Gradient yang muncul (Gambar 9.8) memilih salah satu pilihan gradien, diikuti dengan klik pada Pilih sebuah tombol titik intern. Klik salah satu panel warna dalam dialog dan ketika kemudian dialog menghilang, area tunggal salah satu persegi panjang di gambar kiri, diikuti dengan klik pada dialog â tombol OK saat dialog muncul kembali.
24 Gambar 9. 7 Gradient tool icon dari Home/Draw panel
Gambar 9. 8 Dialog Hatch dan Gradient
25 3. Ulangi pada masing-masing persegi panjang lain dari gambar kiri, mengubah
pola di setiap persegi panjang.
4. Klik tombol (...) di sebelah kanan kolom Color, pilih warna baru dari dialog Pilih Warna yang muncul dan item ulangi 3 dan 4 di enam persegi panjang.
Hasilnya ditunjukkan pada Gambar. 9.9.
Gambar 9. 9 Gradient menggunakan perintah hatch
Catatan :
Jika Dua tombol radio warna diatur pada (dot dalam lingkaran) warna yang terlibat dalam menggunakan perintah hatch gradien dapat diubah dengan mengklik tombol yang ditandai dengan tiga berhenti penuh (...) di sebelah kanan dari bidang warna. Ini membawa dialog Pilih warna pada layar, yang menawarkan tiga pilihan sub-dialog dari yang untuk memilih warna.
Contoh 5 - Maju menggunakan perintah hatch (Gambar 9.12)
26 Gambar 9. 10 Options lebih pada Hatch dan dialog Gradient
Gambar 9. 11 Pilihan tampilan Island in the Hatch diperluas dan dialog Gradient
Jika panah di sudut kanan bawah Hatch dan dialog Gradient diklik (Gambar 9.10) dialog menunjukkan pilihan gaya tampilan Island (Gambar 9.11).
1. Buatlah sebuah gambar yang meliputi tiga garis seperti yang ditunjukkan pada gambar kiri dari Gambar. 8.12 dan salin dua kali untuk menghasilkan tiga gambar yang identik.
2. Pilih pola menggunakan perintah hatch STARS pada sudut 0 dan skala 1.
27 3. Klik pada tombol radio Normal daerah gaya tampilan Island.
4. Pilih titik di gambar kiri. Menggunakan perintah hatch gambar seperti yang ditunjukkan.
5. Ulangi di tengah gambar dengan tombol radio dari style Outer ditetapkan pada (dot dalam tombol).
6. Ulangi dalam menggambar dengan Abaikan diatur pada tangan kanan.
Gambar 9. 12 contoh lain menggunakan perintah hatch
Contoh 6 - Teks dalam menggunakan perintah hatch (Gambar 9.13)
1. Buatlah sebuah persegi panjang Polyline menggunakan ukuran diberikan dalam Fig.9.13.
2. Dalam dialog Manager Text Style, mengatur font teks untuk Arial dan Height nya = 25.
3. Menggunakan tool Dtext memasukkan teks seperti yang ditunjukkan pusat persegi panjang.
4. Menggunakan perintah hatch daerah menggunakan pola hatch HONEY diatur ke sudut 0 dan skala 1.
28 Hasilnya ditunjukkan pada Gambar. 9.13.
Gambar 9. 13 Contoh 6 - teks dalam menggunakan perintah hatch
Catatan :
Teks akan dimasukkan dengan daerah perbatasan sekitarnya bebas dari menggunakan perintah hatch menyediakan tombol radio Normal pemilihan gaya tampilan Island aktif.
Contoh 7 - Maju menggunakan perintah hatch (Gambar 9.14)
1. Dari panel Home / Layers membuka daftar Layer dengan klik pada tanda panah di sebelah kanan bidang Layer Control (Gambar 9.14).
29 Gambar 9. 14 Contoh 7 – layers set untuk contoh hatch lebih lanjut
2. Perhatikan tambahan ditambahkan layer HATCH warna merah (Gambar 9.14).
3. Dengan layer 0 saat membuat garis besar seperti yang diberikan pada Gambar.9.15.
30 Gambar 9. 15 Contoh 7 - konstruksi pada layer 0
Gambar 9. 16 Contoh 7 - konstruksi pada layer text
4. Membuat layer HATCH saat ini dan menambahkan menggunakan perintah hatch ke daerah-daerah yang ditunjukkan pada Gambar. 9.17 menggunakan pola hatch ANGLE pada skala 2 untuk atap dan BRICK pada skala 0,75 untuk dinding.
31 Gambar 9. 17 Contoh Ketujuh - konstruksi pada layer HATCH
5. Matikan layer Text. Hasilnya dapat dilihat pada gambar Fig. 9.18.
32 Gambar 9. 18 Hasil melakukan hatch pada gambar
B. RANGKUMAN
1. Berbagai besar pola hatch yang tersedia ketika bekerja dengan AutoCAD 2010.
2. Dalam pandangan sectional dalam gambar teknik itu adalah biasa untuk menunjukkan barang-barang seperti baut, sekrup, benda silindris lainnya, jaring dan tulang rusuk sebagai pandangan luar.
3. Ketika Associative menggunakan perintah hatch diatur, jika sebuah benda bergerak dalam area menggunakan perintah hatch, menggunakan perintah hatch mengakomodasi agar sesuai di sekitar objek bergerak.
4. Warna gradien menggunakan perintah hatch tersedia dalam AutoCAD 2010.
5. Ketika menggunakan perintah hatch terjadi di sekitar teks, ruang di sekitar teks akan bebas dari menggunakan perintah hatch.
33 C. LATIHAN
1. Gambar 9.19 adalah gambar pictorial dari komponen dari 3 gambar proyeksi seperti pada gambar 9.20. Buatlah tiga pandangan tapi dengan tampilan depan sebagai tampilan sectional berdasarkan bagian A-A.
Gambar 9. 19 Latihan 1 gambar pictorial
34 Gambar 9. 20 Latihan 1
2. Buat gambar proyeksi. 9.21 Untuk dimensi yang diberikan dengan tampilan depan sebagai sectional tampilan AA.
35 Gambar 9. 21 Latihan 2
3. Buatlah gambar 3. Buatlah gambar dengan mengikuti deskripsi dari tahapan yang diberikan pada Gambar. 9.22.
36 Gambar 9. 22 Latihan 3
4. Gambar. 9.23 adalah gambar tampak mobil menggunakan perintah hatch. Buatlah sebuah gambar yang sama dengan menggunakan menggunakan perintah hatch!
37 Gambar 9. 23 Latihan 4
5. Buatlah gambar seperti di bawah ini, Gambar. 9.24, membuat gambar tampak rumah seperti yang ditunjukkan. Ukuran anda sesuaikan sendiri.
Gambar 9. 24 Latihan 5
38 6. Tentukan dimensi Anda sendiri, buatlah proyeksi tiga pandangan rumah dua lantai
seperti ditunjukkan pada Gambar. 9.25.
Gambar 9. 25 Latihan 6
39 7. Buat gambar 9.26 seperti gambar berikut ini :
Gambar 9. 26 Latihan 7
a. Pada layer text , buat lingkaran dengan radius 9.0 b. Buat layer O aktif
c. Buat gambar detail seperti di atas dan simpan sebagai block dengan nama shape d. Ketik perintah Divide seperti perintah berikut ini :
40 Command : enter div right-click
Select object to divide: pick the circle
Enter number of segments or [Block]:enter b right-click Enter name of block to insert:
enter shape right-click
Align block with object? [Yes/
No] _ Y _ : right-click
Enter the number of segments:
enter 20 right-click Command:
41
BAB 10
BLOCK DAN INSERT PADA AUTOCAD
A. KEGIATAN BELAJAR
TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari kegiatan belajar ini, diharapkan Anda dapat:
1. Untuk menggambarkan pembangunan block dan wblocks.
2. Untuk memperkenalkan penyisipan block dan wblocks ke dalam gambar.
3. Untuk memperkenalkan penggunaan DesignCenter palet.
4. Untuk menjelaskan penggunaan tersebut yang Explode dan bersihkan tool.
URAIAN MATERI
Block adalah gambar yang dapat dimasukkan ke dalam gambar lain. Block yang terkandung dalam data gambar di mana mereka telah dibuat. Wblocks akan disimpan sebagai gambar di kanan mereka sendiri, tetapi dapat dimasukkan ke dalam gambar lain jika diperlukan.
Block
Contoh 1 - Block (Gambar 10.3)
1. Membuat simbol bangunan seperti ditunjukkan pada Gambar. 10.1 untuk skala 1:50.
42 Gambar 10. 1 Contoh block
2. klik Kiri Create tool icon di panel Home / Block (Gambar 10.2). Itu Dialog Block Definition (Gambar 10.3) muncul. Untuk membuat block dari simbol gambar : a) Masukkan di Name, ketik : kompas.
b) Klik tombol Select Objects. Dialog akan menghilang. Jendelakan gambar dari kompas. Dialog muncul kembali. Perhatikan ikon kompas terlihat di bagian atas- tengah dialog.
c) Klik tombol Pick Point. Dialog menghilang. Klik sebuah titik pada gambar kompas untuk menentukan titik penyisipannya. Dialog muncul kembali.
Gambar 10. 2 Klik Buat tool icon di panel Rumah / Block
43 Gambar 10. 3 Dialog Definisi Block dengan memasukkan gambar
kompas sebagai block
d) Jika dianggap perlu memasukkan deskripsi pada bidang dialog Description.
e) Klik tombol OK. Gambar ini sekarang disimpan sebagai block dalam gambar.
f) Ulangi item 1 dan 2 untuk membuat block dari semua simbol lainnya dalam gambar.
g) Buka dialog Block Definition lagi dan klik tanda panah di sebelah kanan bidang Nama. Block disimpan dalam gambar tercantum ( Gambar. 10.4 ).
Memasukkan block ke dalam gambar
Ada dua metode yang simbol disimpan sebagai block dapat dimasukkan ke dalam gambar lain.
44 Gambar 10. 4 Daftar pop-up di bidang Nama dialog Block Definition menunjukkan
semua block yang disimpan dalam gambar
Cara 1: Memasukkan block
Pastikan bahwa semua simbol disimpan sebagai block dan disimpan dalam data gambar di mana simbol-simbol dibuat, menghapus gambar dari simbol dan di tempat mereka membuat garis besar rencana sebuah rumah untuk skala 01:50 ( Gambar. 10.5 ).
Kemudian:
45 Gambar 10. 5 Contoh 1 - memasukkan block
Klik kiri tool icon Insert di panel Home / Block ( Gambar. 10.6 ) atau tool Insert Block pada toolbar Draw. The Insert dialog akan muncul di layar ( Gambar. 10.7 ). Dari Nama daftar pop-up pilih nama block yang akan dimasukkan.
Gambar 10. 6 Insert tool icon di panel Home / Block
46 Gambar 10. 7 Insert dialog dengan Nama pop-up yang menampilkan daftar nama
semua block dalam gambar
Klik tombol OK, dialog menghilang. Simbol gambar muncul di layar dengan titik penyisipan di persimpangan rambut kursor siap untuk terdrag ke posisi dalam gambar rencana.
Setelah semua gambar block ditempatkan, posisi mereka dapat disesuaikan. Block adalah obyek tunggal dan dengan demikian dapat didrag ke posisi baru yang diperlukan di bawah kontrol mouse. Sudut mereka posisi dapat diubah pada baris perintah, yang menunjukkan:
Command : INSERT
Specify insertion point or [Basepoint/Scale/X/
Y/Z/Rotate/PScale/PX/PY/PZ/PRotate]:enter r (Rotate)right-click
Specify insertion angle: enter 180 right-click
47 Specify insertion point: pick
Command :
Seleksi dari prompt ini memungkinkan scaling, membentang sepanjang sumbu apapun, preview dll sebagai block dimasukkan.
Masukkan semua block yang diperlukan dan menambahkan rincian lain yang diperlukan dengan gambar rencana garis. Hasilnya diberikan dalam Gambar. 10.8 .
Gambar 10. 8 Contoh - metode pertama memasukkan block
Cara 2 : Memasukkan block
1. Simpan gambar yang mencakup semua block untuk nama file yang cocok (misalnya building_symbols.dwg). Ingat gambar ini mencakup data dari block di file-nya.
48 2. Klik kiri Design Center di panel View / Pallete ( Gambar. 10.9 ) atau tekan Ctrl + 2
kunci. Pallete DesignCenter muncul di layar ( Gambar.10.10 ).
3. simbol semua bisa didrag ke posisi yang diinginkan untuk gambar rencana rumah (Gambar. 10.5) dari DesignCenter tersebut.
Gambar 10. 9 Memilih Design Center dari View/Pallete panel
Gambar 10. 10 DesignCenter dengan block kompas didrag di layar
Catatan tentang pallete DesignCenter
49 1. Seperti dengan pallete lain, pallete DesignCenter dapat kembali berukuran oleh
menyeret pallete untuk ukuran baru dari tepi atau sudut.
2. Klik pada salah satu dari tiga ikon di sudut kanan atas pallete (Gambar 9.11) memiliki hasil berikut:
Gambar 10. 11 Ikon di bagian atas pallete DesignCenter
Tree View Btoggle - perubahan dari menampilkan dua daerah - List Folder dan ikon dari block dalam sebuah file dan ikon dari block dalam file - untuk area tunggal menampilkan ikon block ( Gambar 10.12. ).
Preview - sebuah klik pada ikon membuka area kecil di dasar pallete yang menunjukkan tampilan yang diperbesar dari block ikon yang dipilih.
50 Gambar 10. 12 Hasil dari klik pada Tree View toggle
Description - sebuah klik pada ikon membuka daerah kecil lain dengan deskripsi block.
Block A adalah satu objek tidak peduli berapa banyak benda itu awalnya dibangun dari.
Hal ini memungkinkan sebuah block yang akan didrag tentang area gambar sebagai objek tunggal.
The Explode Tool
Gambar 10. 13 The Explode
Sebuah box centang di sudut kiri bawah dari dialog Insert diberi label Explode. Jika tanda centang di box centang, Explode akan diatur dan ketika block dimasukkan itu akan meledak menjadi objek dari mana itu dibangun ( Gambar. 10.13 ).
51 Cara lain untuk meledak block akan menggunakan Explode tool dari panel Home / Modify ( Gambar. 10.14 ). Sebuah klik pada icon atau memasuki ex pada baris perintah membawa petunjuk ke baris perintah:
Command :_explode
Select objects: pick a block on screen 1 found.
Select objects: right-click Command :
Dan mengambil objek meledak menjadi obyek aslinya.
Gambar 10. 14 Explode tool icon di panel Home / Modify
Purge
52 Dialog Purge ( Gambar. 10.15 ) disebut untuk layar dengan memasukkan atau pembersihan pada baris perintah.
Gambar 10. 15 Purge dialog
Purge dapat digunakan untuk menghapus data (jika ada yang harus dibersihkan) dari dalam sebuah gambar, sehingga menghemat ruang file ketika gambar disimpan ke disk.
Untuk membersihkan gambar dari data yang tidak diinginkan (jika ada), dalam dialog klik Pembersihan Semua tombol dan sub-dialog muncul dengan tiga saran - membersihkan dari
53 item bernama, pembersihan dari semua item atau melewatkan membersihkan item bernama.
Menggunakan DesignCenter (Gambar 10.18)
Membuat set simbol rangkaian listrik / elektronik ditunjukkan pada Gambar. 10.16 dan membuat serangkaian block dari masing-masing simbol.
Gambar 10. 16 Contoh menggunakan DesignCenter-satu set simbol listrik / elektronik
Simpan gambar ke file Fig16.dwg.
Buka template acadiso.dwt. Buka DesignCenter dengan klik pada ikon di panel View / Pallete. Dari daftar Folder pilih file Fig16.dwg dan klik pada Block dengan nama file-nya.
Kemudian tarik ikon simbol dari DesignCenter ke area gambar seperti ditunjukkan pada Gambar.10.17. Pastikan mereka ditempatkan di posisi yang tepat dalam hubungan satu sama lain untuk membentuk sebuah rangkaian.
54 Jika perlu baik Pindah dan / atau Putar simbol ke posisi yang benar.
Gambar 10. 17 Contoh menggunakan DesignCenter
Tutup pallete DesignCenter dengan klik pada x di sudut kiri.
Lengkapi gambar rangkaian seperti yang ditunjukkan pada Gambar. 10.18 .
55 Gambar 10. 18 Contoh menggunakan DesignCenter-sirkuit selesai
Catatan
Gambar 10.18 tidak mewakili sirkuit elektronik yang otentik.
Wblocks
Wblocks atau block ditulis akan disimpan sebagai file gambar di kanan mereka sendiri dan bukan bagian dari gambar di mana mereka telah diselamatkan.
Contoh - WBLOCK (Gambar 9.19)
56 Gambar 10. 19 Contoh-WBLOCK
Buatlah sebuah dioda pemancar cahaya (LED) simbol dan masukkan w pada baris perintah. Dialog Write Block muncul ( Gambar. 10.19 ).
57 Gambar 10. 20 Contoh gambar dari DesignCenter
Klik tombol bertanda tiga berhenti penuh (..,) ke sebelah kanan nama file dan path fields dan dari Browse Menggambar dialog File yang datang untuk layar pilih direktori yang sesuai. Nama direktori muncul dalam nama file dan path fields. Tambahkan LED.dwg pada akhir nama.
Pastikan unit Insert diatur ke milimeter dalam daftar pop-up.
Klik Pilih objek tombol, Window gambar simbol dan ketika dialog muncul kembali, klik tombol titik Pick, diikuti dengan memilih ujung kiri simbol.
Akhirnya klik tombol OK dialog dan simbol disimpan dalam direktori yang dipilih sebagai LED.dwg file gambar dalam dirinya sendiri.
58 Catatan pada DesignCenter
Gambar dapat disisipkan ke dalam window AutoCAD dari DesignCenter dengan menyeret ikon yang mewakili gambar ke dalam window ( Gambar. 10.20 ).
Ketika gambar seperti itu didrag ke window AutoCAD, baris perintah menunjukkan urutan seperti:
Command : _-INSERT Enter block name or [?]:
“ C:\Acad2010\Chapter16\Inserts\Fig06.dwg”
Units : Millimetres Conversion: 1.0000
Specify insertion point or [Basepoint/Scale/X/Y/
Z/Rotate]:enter s right-click Specify scale factor for XYZ axes
<1 >: enter 4right-click Specify insertion point or
[Basepoint/Scale/X/Y/Z/Rotate]:pick Specify rotation angle <0 >:
Command :
59 B. RANGKUMAN
1. Block menjadi bagian dari file gambar di mana mereka dibangun.
2. Wblocks menjadi gambar file di kanan mereka sendiri.
3. Gambar atau bagian dari gambar dapat dimasukkan ke dalam gambar lain dengan tool Insert.
4. Block atau gambar yang dimasukkan adalah obyek tunggal kecuali salah box centang Meledak dialog Insert diperiksa atau block atau gambar yang meledak dengan Explode tool.
5. Gambar dapat disisipkan ke dalam area gambar AutoCAD menggunakan DesignCenter tersebut.
6. Block dalam gambar dapat dimasukkan ke dalam gambar dari DesignCenter tersebut.
C. LATIHAN
1. Buatlah simbol bangunan Gambar. 10.21 dalam sebuah gambar disimpan sebagai symbols.dwg. Kemudian, menggunakan DesignCenter buatlah gambar bangunan lantai pertama rumah Anda dengan menggunakan simbol-simbol. Anda tidak harus berfokus tentang dimensi karena latihan ini dirancang untuk berlatih menggunakan ide pembuatan block dan menggunakan DesignCenter tersebut.
60 Gambar 10. 21 Latihan 1
2. Buatlah gambar simbol listrik / elektronik pada Gambar. 10.17 dan menyimpannya sebagai block dalam electronics.dwg file gambar.
3. Membuat sirkuit elektronik yang diberikan pada Gambar. 10.22 dari file electronics.dwg menggunakan DesignCenter tersebut.
Gambar 10. 22 Latihan 3
61 4. Membuat sirkuit elektronik yang diberikan pada Gambar 10.23 dari
fileelectronics.dwg menggunakan DesignCenter tersebut.
Gambar 10. 23 Exercise 4
62
BAB 11
ORTHOGRAPHIC DAN ISOMETRIC PADA AUTOCAD
A. KEGIATAN BELAJAR
TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari kegiatan belajar ini, diharapkan Anda dapat menggambar menggunakan metode membuat pandangan dalam proyeksi ortografik dan pembangunan gambar isometrik.
URAIAN MATERI
Proyeksi ortografik
Proyeksi ortografik melibatkan melihat sebuah artikel yang dijelaskan dalam gambar teknik dari arah yang berbeda - dari depan, dari sisi, dari atas, dari bawah atau dari posisi lain yang melihat. Proyeksi ortografik sering melibatkan:
Gambar 11. 1 Contoh gambar ortografik
63 Gambar detail yang tersembunyi, menggunakan jalur rinci tersembunyi. Sectional Views di mana artikel ditarik dibayangkan sebagai dipotong melalui dan permukaan potong ditarik.
Baris Centre melalui busur, lingkaran, bola dan bentuk silinder.
Contoh proyeksi ortografik
Gambar Objek solid secara ortografik dapat dilihat pada Gambar. 11.1, buatlah tiga gambar proyeksi ortografik solid :
1. Menggambar apa yang dilihat ketika solid dilihat dari sisi kiri dan menganggap ini sebagai bagian depan solid. Apa yang ditarik akan menjadi tampilan depan (Gambar 11.2).
Gambar 11. 2 Tampak depan dari solid
2. Menggambar apa yang dilihat ketika solid dilihat dari ujung kiri dari tampilan depan. Ini menghasilkan pandangan akhir. Gambar. 11.3 menunjukkan tampilan akhir di samping tampilan depan.
64 3. Menggambar apa yang dilihat ketika solid dilihat dari atas tampilan depan. Ini menghasilkan rencana. Gambar. 11.4 menunjukkan rencana bawah tampilan depan.
4. Pada panel Home / Layers, dalam daftar Layer klik Centre untuk membuat layer saat ini (Gambar 11.5). Semua baris sekarang akan digambarkan dengan garis pusat.
Gambar 11. 3 depan dan Akhir pemandangan Solid
Gambar 11. 4 views depan dan akhir dan rencana solid
65 5. Dalam tiga-view gambar menambah lini tengah.
6. Membuat layer tersembunyi layer saat ini dan tambahkan baris detil tersembunyi.
7. Membuat layer teks saat ini dan menambahkan garis perbatasan dan block judul.
8. Membuat layer Dimensi saat ini dan menambahkan semua dimensi.
Gambar 11. 5 Membuat Centre layer saat dari panel Home / Layers
66 Gambar 11. 6 Akhir gambar kerja solid
Sudut pertama dan sudut ketiga
Ada dua jenis proyeksi ortografik sudut pertama dan sudut ketiga Gambar.. 11.7 adalah gambar bergambar dari solid digunakan untuk menunjukkan dua sudut. Gambar. 11.8 menunjukkan tiga-view proyeksi sudut pertama dan Gambar. 11.9 pandangan yang sama di sudut ketiga.
67 Gambar 11. 7 Gambar solid yang digunakan untuk menunjukkan pertama dan
ketiga sudut proyeksi
Gambar 11. 8 proyeksi sudut pertama
68 Gambar 11. 9 Proyeksi sudut ketiga
Dalam kedua sudut pandang ini dari arah yang sama. Perbedaannya adalah bahwa pandangan seperti yang terlihat ditempatkan di sisi melihat dari tampilan depan di sudut ketiga dan di sisi berlawanan dengan melihat di sudut pertama.
Sectional View
Dalam rangka untuk menunjukkan bentuk internal makhluk solid ditarik dalam proyeksi ortografik yang solid dibayangkan sebagai yang dipotong sepanjang pesawat dan permukaan potong kemudian ditarik seperti yang terlihat. Praktek umum adalah untuk menggunakan perintah hatch daerah yang kemudian menunjukkan pada permukaan potong. Perhatikan garis bagian pesawat, label bagian dan menggunakan perintah hatch dalam tampilan sectional Gambar. 11.10.
69 Gambar 11. 10 Pandangan sectional
Menambahkan hatch pada gambar
Untuk menambahkan hatch seperti ditunjukkan pada Gambar. 11.10:
1. Klik Hatch - baik klik kiri pada icon tool dalam Home / Menggambar panel (Gambar 11.11), klik tool di toolbar Draw, atau masukkan jam pada baris perintah (Catatan -. Tidak masuk menggunakan perintah hatch karena hal ini memberikan hasil yang berbeda). The Hatch dan dialog Gradient (Gambar 11.12) muncul.
Gambar 11. 11 Ikon Hatc htool dan tooltip dari panel Rumah / Draw
70 Gambar 11. 12 The Hatch dan dialog Gradient dan pallete Pola ANSI Hatch
2. Klik di bidang Swatch. The Hatch Pattern Palletete muncul. Kiri-klik tab ANSI dan dari pola yang dihasilkan Ikon klik dua kali ikon ANSI31. Pallete menghilang dan pola ANSI31 muncul di bidang Swatch.
3. Dalam dialog klik kiri Pilih sebuah tombol titik intern (Gambar 11.13). Dialog menghilang.
71 Gambar 11. 13 The Pick an internal pointbutton of the Boundary Hatch and Fill
dialog
4. Di depan pandang pick seperti yang ditunjukkan pada gambar kiri dari Gambar.
11.14. Dialog muncul kembali. Klik tombol Preview dialog dan, dalam tampilan sectional yang muncul kembali, periksa apakah menggunakan perintah hatch yang memuaskan. Dalam contoh ini juga mungkin bahwa angka Skala dalam dialog perlu dimasukkan sebagai 2 di tempat default 1. Tekan tombol Esc dari keyboard dan kembali dialog. Mengubah angka dan Preview lagi. Jika puas klik kanan.
72 Gambar 11. 14 Hasil setelah gambar dihatch
Menggambar Isometric
Menggambar isometrik tidak boleh bingung dengan gambar model solid, Menggambar isometrik adalah metode 2D menggambarkan obyek dalam bentuk gambar.
Mengatur window AutoCAD untuk menggambar isometrik
Untuk mengatur AutoCAD 2010 untuk pembangunan gambar isometrik:
1. Pada command line:
Command : enter snap
Specify snap spacing or [On/Off/Aspect/Rotate/
Style/Type]5 : s (Style)
Enter snap grid style [Standard/Isometric] S : i (Isometric)
Specify vertical spacing 5 : right-click Command :
73 Dan titik-titik jaringan di window menganggap pola isometrik seperti ditunjukkan pada Gambar. 11.15. Perhatikan juga garis kursor rambut yang di set di sudut kiri Isometric.
Gambar 11. 15 poin jaringan AutoCAD ditetapkan untuk menggambar isometrik
Gambar 11. 16 Tiga isoplanes
74 Gambar 11. 17 Tiga isoplanes gambar BAB 7
2. Ada tiga sudut isometrik - Isoplane Top, Isoplane Kiri dan Kanan Isoplane. Ini dapat diatur baik dengan menekan tombol fungsi F5 atau dengan menekan Ctrl dan tombol E. Berulang menekan salah satu dari ini € antara tiga pengaturan.
Gambar. 7.16 adalah pandangan isometrik menunjukkan tiga pesawat isometrik.
Lingkaran Isometric
Lingkaran dalam gambar menunjukkan isometrik sebagai elips. Untuk menambahkan lingkaran isometrik ke gambar isometrik, panggilan tool Ellipse. Command line menunjukkan:
Command : _ellipse
Specify axis endpoint of ellipse or [Arc/Center/
Isocircle]:enter i (Isocircle) right-click Specify center of isocircle: pick or enter coordinates
Specify radius of isocircle or [Diameter]: enter a number
75 Command :
Dan isocircle muncul. Posisi Isoplane Its ditentukan oleh mana dari isoplanes beroperasi pada saat isocircle dibentuk. Gambar 11.17 menunjukkan tiga isoplanes mengandung isocircles.
Contoh gambar isometrik
Contoh 1 - gambar isometrik (Gambar 11.20)
1. Bekerja dengan bentuk dan ukuran yang diberikan dalam proyeksi ortografik Gambar. 11.18. Mengatur Snap on (tekan tombol fungsi F9) dan Grid pada (F7).
2. Mengatur Snap ke Isometric dan mengatur Isoplane untuk Isoplane Top menggunakan F5.
3. Dengan Line, membuat garis besar atas model (Gambar 11.19) bekerja untuk dimensi yang diberikan pada Gambar. 11.18.
76 Gambar 11. 18 Contoh 1 - Model Gambar Isometrik
Gambar 11. 19 Contoh 1 - gambar-Model isometrik gambar 3 dan 4
4. Gunakan perintah Ellipse tool dan set ke isocircle dan menambahkan isocircle dari radius 20 dipusatkan di posisi yang benar di garis atas (Gambar 11.19).
77 Gambar 11. 20 Contoh pertama - gambar isometrik
5. Mengatur Isoplane untuk Isoplane right dan dengan perintah Copy, salin atas dengan elips yang vertikal ke bawah tiga kali seperti ditunjukkan pada Gambar.
11.20.
6. Tambahkan baris seperti yang ditunjukkan pada Gambar. 11.19.
7. Akhirnya menggunakan Trim untuk menghapus bagian yang tidak diinginkan dari garis dan elips untuk menghasilkan gambar. 11.20.
Contoh 2 - gambar isometrik (Gambar 11.22)
Gambar. 11.21 adalah proyeksi ortografik dari model yang isometrik yang gambar yang akan dibangun. Gambar. 11.22 menunjukkan tahapan dalam konstruksi. Angka-angka mengacu pada item dalam daftar di bawah ini.
78 Gambar 11. 21 Contoh 2 - gambar isometrik - model proyeksi ortografik
Gambar 11. 22 Contoh 2 - gambar isometrik - tahap konstruksi
1. Dalam Isoplane Right membuat dua isocircles dari jari-jari 10 dan 20.
2. Tambahkan baris seperti pada gambar 2 dan trim bagian yang tidak diinginkan dari isocircle.
3. Dengan Copy, salin tiga kali dalam menggambar 3.
79 4. Dengan Trim, memotong garis yang tidak diinginkan dan bagian dari isocircle
seperti pada gambar 4.
5. Dalam Isoplane Left menambahkan baris seperti pada gambar 5.
6. Dalam Isoplane Right menambahkan garis dan isocircles seperti pada gambar 6.
7. Dengan Trim, memotong garis yang tidak diinginkan dan bagian isocircles untuk menyelesaikan gambar isometrik - gambar 7.
B. RANGKUMAN
1. Terdapat dua jenis proyeksi ortografik - sudut pertama dan sudut ketiga.
2. Jumlah tampilan dimasukkan dalam proyeksi ortografik tergantung pada kompleksitas komponen ditarik - aturan yang baik untuk mengikuti adalah untuk mencoba sepenuhnya menggambarkan objek dalam sedikitnya dilihat mungkin.
3. Views Sectional memungkinkan bagian-bagian dari sebuah benda yang biasanya tersembunyi dari pandangan akan lebih lengkap dijelaskan dalam proyeksi.
4. Ketika layer diaktifkan OFF, semua konstruksi pada layer yang menghilang dari layar.
5. Jika layer terkunci, benda dapat ditambahkan ke layer tetapi tidak ada penambahan lebih lanjut atau modifikasi dapat ditambahkan ke lapisan. Jika dilakukan usaha untuk memodifikasi objek pada layer terkunci, ikon kunci kecil muncul di dekat obyek dan command line menunjukkan:
Command : _erase
Select objects: pick 1 found 1 was on a locked layer dan objek tidak akan diubah.
6. Layer beku tidak bisa dipilih, tetapi perhatikan bahwa layer 0 tidak dapat dibekukan.
80 7. Menggambar isometrik adalah metode bergambar 2D memproduksi ilustrasi menunjukkan benda-benda. Ini bukan metode 3D menunjukkan tampilan bergambar.
8. Ketika menggambar elips dalam isometrik menggambar Isocircle cepat dari tool urutan command line Ellipse harus digunakan.
9. Ketika membuat sebuah gambar isometrik Snap harus diatur ke modus isometrik sebelum konstruksi dapat dimulai.
C. LATIHAN
Gambar. 11.23 merupakan gambar isometrik dari slider fitment di mana tiga latihan 1,2 dan 3 akan dibuat berdasarkan gambar tersebut.
Gambar 11. 23 Latihan 1, 2 dan 3 gambar isometrik dari tiga bagian slider yang latihan 1,2 dan 3 akan dibuat berdasarkan gambar tersebut.
81 1. Gambar. 11.24 adalah sudut proyeksi ortografik pertama bagian dari fitment ditampilkan dalam gambar isometrik Gambar. 11.23. Buatlah tiga sudut pandang ketiga proyeksi ortografik bagian.
Gambar 11. 24 Latihan 1
2. Gambar. 11.25 adalah sudut proyeksi ortografik pertama dari bagian lain dari fitment tersebut. Buatlah tiga sudut pandang ketiga proyeksi ortografik bagian.
3. Hasil gambar isometrik bagian ditunjukkan pada Gambar. 7.25.
82 Gambar 11. 25 Latihan 2 dan 3
4. Buatlah gambar 3 pandangan proyeksi ortografik di sudut pilihan Anda sendiri dari pemegang tool disusun seperti ditunjukkan dalam gambar isometrik Gambar. 7.26.
Detail diberikan pada Gambar. 7.27.
83 Gambar 11. 26 Latihan 4 dan 5, proyeksi ortografik 3 bagian tool holder
84 Gambar 11. 27 Latihan 4 dan 5, proyeksi ortografik setiap bagian tool holder
5. Buatlah sebuah gambar isometrik tool holder ditunjukkan pada Gambar 11.26 dan 11.27.
6. Buatlah gambar proyeksi ortografik diberikan pada Gambar. 7.29.
7. Membuat sebuah gambar isometrik dari pelat sudut yang ditunjukkan pada Gambar 7.28 dan 7.29.
85 Gambar 11. 28 Gambar isometrik dari pelat sudut yang latihan 6 dan 7 didasarkan
86 Gambar 11. 29 Latihan 6 dan 7 - proyeksi ortografik dari pelat sudut
8. Buatlah proyeksi sudut ketiga komponen tersebut yang ditampilkan dalam gambar isometrik Gambar. 7.30 dan 3 pandangan proyeksi sudut pertama Gambar. 7.31.
87 Gambar 11. 30 Latihan 8 dan 9 gambar isometrik komponen untuk 2 latihan
9. Buatlah gambar isometrik ditunjukkan pada Gambar. 7.30 bekerja dengan dimensi yang diberikan pada Gambar. 7.31.
88 Gambar 11. 31 Latihan 8 dan 9
89
BAB 12
MENGEMBANGAN MANAJEMEN GAMBAR
A. KEGIATAN BELAJAR
TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari kegiatan belajar ini, diharapkan Anda dapat menggambar dengan efisien dan efektif menggunakan tool yang tersedia pada AutoCAD.
URAIAN MATERI
AutoCAD telah digunakan selama beberapa dekade. Banyak pengguna AutoCAD masih menggunakan AutoCAD sebagai pengganti penyusunan manual. Ada banyak fitur baru yang ditambahkan dalam AutoCAD. Menggabungkan mereka semua dan menciptakan sistem gambar akan memaksimalkan kerjasama tim dan memastikan gambar standar.
Menggambar bukan hanya tentang seberapa cepat Anda menyelesaikannya. Hal ini juga tentang betapa mudahnya Anda dapat memodifikasi selama proses desain. Selain itu, bagaimana Anda dapat menggunakan data dengan membuat beberapa otomatisasi. Kita dapat menggunakan kolom untuk block judul dan membuat jadwal dengan menggunakan ekstraksi data misalnya.
90 MENCIPTAKAN REUSABLE CONTENT
Ketika Anda menggambar desain Anda, Anda akan menemukan bahwa Anda perlu untuk menarik benda serupa berulang kali. Entah itu adalah objek khas, simbol penjelasan, dan lain-lain objek tidak hanya ditempatkan beberapa kali dalam satu gambar. Anda juga mungkin perlu untuk menempatkan mereka pada gambar lainnya. Alih-alih menggambar objek setiap kali Anda mulai membuat gambar, Anda dapat menentukan obyek sebagai isi dapat digunakan kembali, menyimpannya ke Library Anda, dan membaginya kepada tim Anda. AutoCAD memiliki fitur yang sempurna untuk ini : block.
BLOCK
MENGGUNAKAN DAN MENCIPTAKAN BLOCK
Gambar-gambar di bawah ini adalah block. Ini dalah beberapa block sampel dari AutoCAD. Anda dapat menggunakan beberapa block yang sama beberapa kali. Objek arsitektur seperti toilet duduk, rombongan seperti mobil dan pohon, annotation symbol, dan sebagainya.