PERANCANGAN VIDEO DOKUMENTER TENTANG DAMPAK PANDEMI TERHADAP USAHA PRINT
ADEVERTISING DI ROVELL ADVERTISING
Hafizh Arif Al-farsy Rukmana Politeknik Piksi Ganesha, Bandung, Indonesia
Email: [email protected]
Adrian Alexander Suripatty
Politeknik Piksi Ganesha, Bandung, Indonesia Email: [email protected]
Copyright © 2021 The Author
This is an open access article
Under the Creative Commons Attribution Share Alike 4.0 International License DOI:
10.53866/jimi.v1i3.21
Abstract
Advertising is one way to promote a product or service. There are various ways to create advertisements, one of which is by making large banners or billboards, commonly called print advertising. In recent years, many entrepreneurs have become interested in starting a company in print advertising. Not because there is no reason, many entrepreneurs are starting to look at this business opportunity, because it turns out that many UMKM need to promote the products or services they offer, unfortunately in the last three years there has been an outbreak of the covid 19 pandemic that has affected the economy of the Indonesian state which has made Entrepreneurs work hard to maintain their business. This documentary video was made to provide information about the impact of the pandemic on the print advertising business.
Keywords: Print Advertising, Pandemic, Video Documentary.
Abstrak
Iklan adalah salah satu cara untuk mempromosikan produk atau jasa. Ada berbagai cara untuk membuat iklan, salah satunya dengan membuat spanduk maupun baliho yang besar atau biasa disebut dengan print advertising. Pada tahun-tahun terakhir banyak para pengusaha yang mulai tertarik membuat perusahaan di bidang print advertising. Bukan karena tidak ada alasan, banyak pengusaha yang mulai melirik peluang bisnis usaha ini, karna ternyata banyak dibutuhkan oleh para UMKM untuk mempromosikan produk atau jasa yang ditawarkannya, sayangnya di tiga tahun terakhir ini telah terjadi wabah pandemi Covid-19 yang mempengaruhi perekonomian Negara Indonesia yang membuat para pengusaha bekerja keras untuk mempertahakan usahanya. Video dokumenter ini dibuat untuk memberikan informasi mengenai pengaruhnya pandemi terhadap usaha print advertising.
Kata Kunci:Print Advertising, Pandemi, Video Dokumenter.
1. Pendahuluan
Advertising adalah jasa periklanan yang berguna untuk mengekspresikan peluang sekaligus mendramatisasi produk yang dijual oleh perusahaan melalui penggunaan percetakan dengan desain dan warna yang berseni supaya dapat menarik perhatian konsumen atau pelanggan. Advertising merupakan media yang sudah tersebar luas yang dapat memungkinkan produk yang dijual oleh perusahaan dapat terjual dan dipesan berulang-ulang oleh konsumen. Banyak para pengusaha yang mulai melirik bisnis dibidang ini, namun adanya wabah pandemi Covid-19 pada dua tahun terakhir ini menjadi tahun-tahun terberat bagi para pengusaha. Pemberlakuan PSBB dan PPKM membuat usaha ini terhenti untuk beberapa bulan. Banyak juga pengusaha yang terus mencari cara agar usahanya tidak gulung tikar, karena memang tidak sedikit modal yang di keluarkan pada awal pembuatan bisnis ini. Oleh karena itu, adanya video ini diharapkan dapat menginformasikan bagaimana pengaruhnya pandemi terhadap usaha ini dan bagaimana cara pengusaha beradaptasi agar terus berjalan usahanya ditengah pandemi Covid-19 yang belum usai.
1.1 Batasan Masalah
Hal yang akan dipaparkan dalam video ini berisi tentang bagaimana pengaruhnya pandemi terhadap usaha iklan cetak/ print advertising. Berapa peningkatan atau penurunan konsumen membuat iklan cetak dan seberapa pentingnya iklan cetak/ print advertising terhadap minat pembeli.
1.2 Tujuan Masalah
Maksud dan tujuan dari perancangan video dokumenter ini adalah :
a. Karya video dokumenter ini diharapkan dapat menyampaikan informasi mengenai dampak pandemi terhadap para pengusaha iklan cetak/ print advertising.
b. Menginformasikan peran penting penyedia jasa pembuatan iklan cetak/ print advertising bagi UMKM yang tumbuh semakin banyak pada era pandemi.
c. Menginformasikan kepada masyarakat/ UMKM adanya media untuk mempromosikan usahanya. Dengan menggunakan video dokumenter yang nantinya akan di tempatkan di sosial media, memungkinkan masyarakat luas lebih bisa mengetahui seberapa pentingnya iklan cetak/ print advertising untuk mempromosikan usaha atau jasanya.
1.3 Kajian Pustaka Dan Hipotesis Penelitian 1.3.1 Dokumenter
Dokumenter adalah sebuah film yang berkaitan langsung dengan suatu fakta dan non-fiksi yang berusaha untuk menyampaikan kenyataan dan bukan sebuah kenyataan yang direkayasa. Film-film seperti ini peduli terhadap perilaku masyarakat, suatu tempat atau suatu aktivitas (The Complete Film Dictionary, Edisi Ke-2, halaman 103).
Menurut Frank Beaver, Dokumenter adalah Sebuah film non-fiksi. Film Dokumenter biasanya di- shoot di sebuah lokasi nyata, tidak menggunakan aktor dan temanya terfokus pada subyek–subyek seperti sejarah, ilmu pengetahuan, sosial atau lingkungan. Tujuan dasarnya adalah untuk memberi
pencerahan, memberi informasi, pendidikan, melakukan persuasi dan memberikan wawasan tentang dunia yang kita tinggali (Dictionary of Film Terms, hlm 119).
1.3.2 Advertising / Iklan
Dalam memasarkan suatu barang atau jasa, perusahaan memerlukan suatu usaha promosi yaitu iklan.
Tujuan iklan adalah untuk memperkenalkan, mengingatkan dan mempengaruhi publik agar mau membeli barang dan jasa yang di tawarkan perusahaan. Tanpa usaha promosi melalui iklan, perusahaan tidak dapat secara maksimal memperkenalkan, mengingatkan dan mempengaruhi publik untuk membeli barang atau jasanya.
Menurut pendapat Durianto pengertian iklan adalah merupakan suatu proses komunikasi yang bertujuan untuk membujuk atau menggiring orang untuk mengambil tindakan yang menguntungkan bagi pihak pembuat iklan.
Berdasarkan pendapat ahli atau pakar tersebut dapat disimpulkan bahwa iklan adalah salah satu jenis teknik komunikasi massa dengan membayar ruangan atau waktu untuk menyiarkan informasi tentang barang atau jasa yang ditawarkan oleh si pemasang iklan.
1.3.3 Pandemi Covid-19
Pandemi Covid-19 ialah krisis kesehatan yang menggemparkan dunia pada awal tahun 2020. Dunia dikagetkan dengan merebaknya sebuah virus baru yaitu coronavirus jenis baru (SARS-Co-V-2) dan penyakitnya disebut Coronavirus Disease (Covid-19). Virus jenis baru ini berasal dari Wuhan, Tiongkok yang ditemukan pada akhir Desember tahun 2019.
Virus corona merupakan keluarga besar virus sumber penyakit ringan hingga berat, seperti pilek dan penyakit serius seperti SARS dan MERS. Infeksi Covid-19 dapat menimbulkan gejala sedang hingga berat. Gejala klinis yang timbul yaitu kesulitan bernafas, batuk, hingga demam. Selain itu dapat disertai dengan sesak nafas memberat, fatigue, myalgia, gejala gastrointenistal seperti diare serta gejala saluran nafas lain. Setengah dari beberapa pasien muncul sesak dalam satu minggu.
Salah satu negara yang terdampak akibat virus corona ini ialah Indonesia. Banyak sektor di Indonesia yang terkena dampaknya. Sektor perekonomian merupakan salah satu sektor yang merasakan dampak dari adanya pandemi ini. Dengan adanya kebijakan pemerintah dan program untuk membatasi warga untuk berkegiatan di luar, mengakibatkan penurunannya intraksi jual beli dan menurunnya permintaan pada pasar. Hal tersebut membuat banyaknya perusahaan yang akhirnya gulung tikar dan para karyawan yang terkena PHK massal. Dengan terjadinya PHK massal, tenaga kerja yang tadinya bekerja mendapat penghasilan beralih menjadi UMKM (Usaha Masyarakat Kecil Menengah).
Disinilah peran serta print advertising untuk membantu UMKM membuat media promosi untuk memajukan usahanya.
1.3.4 Editing
Editing adalah proses mengorganisir, reviewing, memilih, dan menyusun gambar dan suara hasil rekaman produksi. Editing harus menghasilkan tayangan gambar yang padu dan cerita yang penuh makna sesuai apa yang telah direncanakan sebelumnya yaitu untuk menghibur, menginformasikan, memberi inspirasi dan lainnya (Roy Thompson and Christopher J. Bowen, 2009).
1.3.5 Storyboard
Menurut Luther, pengertian storyboard adalah deskripsi dari setiap scene yang bertujuan untuk menjelaskan/ menggambarkan objek multimedia dan perlakukan dengan jelas (Sutopo, 2003: 36).
2. Metode
2.1 Pengumpulan Data & Tahapan Perancangan
Data yang dikumpulkan selama proses perancangan, menggunakan beberapa teknik, yaitu wawancara, studi literasi dan observasi ke lapangan.
Data yang berkaitan dengan perancangan, proses wawancara, mengurus perizinan, perancangan konsep dan storyboard, persiapan alat dan fasilitas, proses produksi pengambilan gambar, proses sortir footage dan audio, proses editing secara online dan offline, kemudian melakukan rendering dengan hasil ukuran berupa file MP4.
2.2 Strategi Perancangan 2.2.1 Strategi Komunikasi
Video dokumenter “Dampak Pandemi Pada Usaha Print Advertising” ini dirancangan untuk menyampaikan informasi dengan baik dan jelas. Video dokumenter ini dibuat untuk memberi informasi bagaimana dampaknya pandemi terhadap usaha iklan cetak kepada audien. Video dokumenter ini juga bisa digunakan sebagai bahan untuk promosi.
2.2.2 Strategi Media
Penulis memilih media digital berupa video dalam pembuatan video dokumenter “Dampak Pandemi Pada Usaha Print Advertising” ini karena memiliki keunggulan yaitu masyarakat lebih menyukai atau tertarik dengan informasi yang disampaikan menggunakan konsep audio visual, salah satunya dalam bentuk video.
Gambar 1. Tahapan Perancangan
3. Hasil dan Pembahasan
Video dokumenter ini memiliki durasi kurang lebih 6 menit. Durasi ini sudah ditinjau serta mencakup informasi yang dibutuhkan di dalamnya. Lamanya durasi pada sebuah video dokumenter juga tidak akan efektif karena akan membuat audiens merasa jenuh. Video dokumenter ini berisi mengenai informasi tentang dampak pandemi Covid-19 pada usaha print advertising.
3.1 Tahapan Produksi
Dalam pembuatan video dokumenter “Dampak Pandemi Pada Usaha Print Advertising” ini melewati beberapa tahapan produksi, mulai dari pra produksi, produksi, pasca produksi hingga menghasilkan output file dengan format MP4. Yang akan dijelaskan sebagai berikut :
3.1.1 Pra Produksi
Pra produksi ini merupakan tahapan yang umumnya dilakukan sebelum melakukan proses produksi atau pengambilan video. Langkah pra produksi dalam pembuatan video dokumenter memiliki tahapan sebagai berikut :
a. Pembuatan Storyline
Storyline merupakan alur yang akan dijadikan acuan dalam pembuatan video dokumenter “Dampak Pandemi Terhadap Usaha Print Advertising” berikut adalah point point yang terdapat dalam storyline video dokumenter “Dampak Pandemi Pada Usaha Print Advertising” :
Tabel 1. Storyline Video Dokumenter “Dampak Pandemi Pada Usaha Print Advertising”
No Footage Audio Durasi
1 Opening Backsound 9 detik
2 Potongan berita Presiden Jokowi mengumumkan kasus positif Covid19 pertama di Indonesia
Backsound Voice Over
18 detik
3 Potongan berita tentang wabah Covid 19 yang semakin menambah penularaannya
Backsound Voice Over
15 detik
4 Warga memakai masker di tempat umum Backsound
Voice Over
12 detik
5 Potongan berita tentang PPKM yang akan dilaksanakan
Backsound Voice Over
1 menit
6 Toko print advertising tutup dan hanya membuka layanan online
Backsound Voice Over
4 detik
7 Wawancara narasumber pemilik usaha print Advertising
Backsound Voice Over
2 menit
8 Billboard, spanduk, dan lain media promosi Backsound 5 detik
9 Wawancara narasumber pemilik usaha print Backsound Voice Over
1 menit
10 Stiker himbauan masker Backsound
Voice Over
5 detik
11 Tempat usaha UMKM Backsound 18 detik
12 Wawancara narasumber dari pihak UMKM Backsound Voice Over
1 menit
13 Spanduk yang di pakai UMKM untuk media promosi
Backsound Voice Over
5 detik
14 Closing Backsound
Voice Over
1 menit
15 Credit Tittle Backsound 4 detik
b. Pembuatan Storyboard
Storyboard sendiri merupakan sebuah sketsa dari setiap scene yang menjadi poin-poin penting yang akan dijadikan sebagai acuan dalam proses pengambilan gambar, yang disertai keterangan. Berikut adalah contoh storyboard dari video dokumenter “Dampak Pandemi Pada Usaha Print Advertising”:
Gambar 1. Storyboard ( Sumber: Dokumen Pribadi )
Gambar 2. Storyboard (Sumber: Dokumen Pribadi) 1.3.2 Proses Produksi
Produksi merupakan suatu tahapan pengambilan gambar atau perekaman video yang dilakukan dalam pembuatan video dokumenter. Proses pengambilan gambar dilakukan menggunakan 1 kamera. Peralatan yang digunakan yaitu, Canon EOS M10 dan 1 Tripod.
1.3.3 Pasca Produksi a. Capturing
Proses ini merupakan proses pemindahan file video dari kamera ke komputer atau laptop yang nantinya dilanjutkan ke proses pemilihan stock shoot, sebelum lanjut ke proses editing.
b. Editing
Proses ini adalah proses penyusunan video video dalam pembuatan video dokumenter, dalam proses editing ini sendiri terbagi menjadi dua proses yaitu editing offline dengan tahapan cut to cut hingga memasukkan audio, dan editing online. Software yang digunakan dalam proses editing video dokumenter “Dampak Pandemi Terhadap Usaha Print Advertising“ adalah Adobe Premiere Pro dan Adobe After Effects.
Gambar 4. Adobe Premiere cc 2018 ( Sumber: Dokumen Pribadi )
Gambar 5. Adobe Premiere cc 2018 ( Sumber: Dokumen Pribadi ) c. Rendering
Setelah melakukan editing baik itu offline ataupun online selanjutnya melakukan proses rendering untuk menghasilkan output video, disini perancang menggunakan software rendering Adobe Encoder CC 2018 serta Adobe Premiere CC 2018.
Gambar 6. Rendering Adobe Premiere cc 2018 ( Sumber: Dokumen Pribadi )
4. Hasil Produksi
Hasil dari produksi video dokumenter “Dampak Pandemi Terhadap Usaha Print Advertising “ ini telah selesai, Kemudian video ini di publish agar dapat di apresiasi oleh penonton atau khalayak ramai. Berikut beberapa hasil capture video dokumenter “Dampak Pandemi Pada Usaha Print Advertising.”
Gambar 7. Beberapa hasil capture video dokumenter ( Sumber: Dokumen Pribadi )
5. Kesimpulan
Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa dengan adanya pandemi yang terjadi di dunia khususnya Indonesia, sangat mempengaruhi usaha atau bisnis print adevertising ini. Omset Toko yang turun hingga 80%, Toko yang terpaksa harus tutup beberapa minggu, yang akhirnya buka namun hanya menerima via online, dan mulai lagi bangkit, namun harus tetap berdampingan dengan pandemi Covid-19 yang belum usai.
Print Advertising adalah solusi bagi UMKM membuat media untuk promosi usaha nya. UMKM terbantu dengan adanya jasa pembuatan print advertising ini, mereka membuat iklan untuk promosi usahanya dan omset mereka meningkat. Video dokumenter ini dibuat dengan tujuan untuk menyampaikan informasi
mengenai dampak pandemi terhadap para pengusaha iklan cetak/ print advertising. Media video dokumenter ini dipilih oleh penulis karena akan lebih efektif dan lebih diminati, apalagi di era sekarang masyarakat lebih menyukai informasi yang berbentuk audio visual, salah satunya dalam bentuk video. Dalam perancangan video dokumenter selanjutnya, penulis berharap agar perancang lebih memperhatikan lagi dalam segi pengambilan gambar dan audio sehingga lebih menarik. Penulis juga berharap agar video dokumenter ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dengan adanya informasi yang disampaikan dalam video dokumenter ini.
Bibliografi
Beaver, F. (2009). Dictionary of Film Terms. Peter Lang.
Konigsberg, I. (1997). The Complete Film Dictionary. Penguin Reference. Michigan Durianto. (2003). Invasi Pasar Dengan Iklan Yang Efektif. PT. Gramedia Pustaka. Jakarta.
Puspita, V. (2021). Pandemi Covid-19. https://repository.unja.ac.id/16034/5/BAB%20II.pdf