• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN COMPETENCY BASED TRAINING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MELAKUKAN PERBAIKAN DAN ATAU SETING ULANG KONEKSI JARINGAN BERBASIS LUAS (WIDE AREA NETWORK) DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN COMPETENCY BASED TRAINING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MELAKUKAN PERBAIKAN DAN ATAU SETING ULANG KONEKSI JARINGAN BERBASIS LUAS (WIDE AREA NETWORK) DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA."

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

commit to user

1 BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Dalam era globalisasi seperti sekarang ini persaingan dunia sangatlah

ketat, baik di dunia usaha maupun industri. Maka dari itu sangatlah penting bagi

kita semua untuk selalu memberikan inisiatif maupun terobosan untuk kemajuan

bangsa terutama dalam dunia pendidikan. Karena pendidikan sebagai dasar

pondasi untuk terciptanya Negara yang maju. Sekolah Menengah Kejuruan

(SMK) merupakan sekolah dengan spesifikasi program keahlian dengan tujuan

memberikan bekal ketrampilan kejuruan yang dapat dijadikan sebagai bekal hidup

setelah anak didik menyelesaikan masa belajarnya. Pendidikan dan pelatihan

kejuruan Indonesia dirancang oleh pemerintah dengan Pendekatan kurikulum atau

silabus yang kurang sesuai dengan kebutuhan industri. Karena Industri kurang

dilibatkan di dalam mengidentifikasi kebutuhan pendidikan dan pelatihan

sehingga hasilnya kurang sesuai dengan kebutuhan industri. Lulusan SMK setelah

memasuki di dunia industri banyak yang belum siap kerja bila di hadapkan

dengan pekerjaan yang rumit.

Tenaga kerja lulusan SMK hanya siap dilatih untuk bekerja. Diharapkan

setelah memasuki dunia kerja/ dunia industri benar-benar menjadi tenaga yang

berkualitas atau tenaga yang mumpuni/ mampu menangani berbagai pekerjaan

yang berkaitan di industri terutama sesuai jurusan yang di minati. Oleh karena itu,

pemerintah mengenalkan pelatihan berdasarkan Competency Based Training,

melalui Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 240 tahun 2004

tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia, dengan

menggunakan sumber pengajaran dan pembelajaran berdasarkan kompetensi

sebagai pengantar dasar standar kompetensi industri.

Di SMK banyak yang menerapkan proses pembelajaran dengan

menerapkan Model pembelajaran Berbasis Kompetensi atau Competency Based

Training. Berdasarkan pengamatan peneliti bahwa Penerapan Competency Based

(2)

commit to user

pelajaran Melakukan perbaikan dan atau seting ulang koneksi jaringan berbasis

luas (Wide Area Network) bahwa siswa kurang mampu untuk menangani

permasalahan perbaikan koneksi jaringan komputer dengan tingkat kesulitan yang

tinggi. Hal ini terkait dengan dunia usaha sebagai pengguna tamatan juga

berpendapat bahwa hasil pembelajaran dengan penerapan Berbasis Kompetensi

pada permasalahan perbaikan komputer dan jaringan membuat siswa serasa

kurang pengalaman, apalagi menangani permasalahan pekerjaan yang rumit, yang

utamanya membutuhkan kreativitas yang tinggi.

Model Problem Solving adalah suatu model pembelajaran yang

berpusat pada ketrampilan pemecahan masalah, yang diikuti dengan

penguatan kreativitas. Ketika dihadapkan dengan situasi pertanyaan khususya

pada perbaikan, siswa dapat melakukan ketrampilan memecahkan masalah

untuk memilih dan mengembangkan tanggapannya. Tidak hanya dengan cara

menghafal tanpa dipikir, ketrampilan memecahkan masalah memperluas

proses berpikir. Problem Solvingditandai oleh kerja siswa yang berpasangan atau

dalam kelompok-kelompok kecil untuk menginvestigasikan masalah khususnya

dalam pembelajaran jaringan komputer. Kawasan pekerjaan jaringan komputer

adalah untuk jasa dan MR (Maintenance and Repair), yang menuntut kemampuan

dan ketrampilan menganalisis, mengidentifikasi kerusakan sehingga dapat di

ambil suatu tindakan keputusan untuk mencapai sasaran dan hal ini dapat

dijembatani dengan problem solving. Dengan penerapan problem solving akan

membuat siswa lebih tertantang dalam aktifitas pembelajaran, sehingga

memungkinkan tumbuhnya kreativitas baru dalam memacahkan permasalahan.

Apabila penerapanproblem solving diimbangi dengan memperhatikan kreativitas

siswa kemungkinan besar prestasi belajar siswa akan meningkat. Hal ini diperkuat

juga dengan penelitian yang dilakukan oleh suyadi (2009) menyimpulkan bahwa

prestasi belajar matematika siswa pada kegiatan belajar mengajar menggunakan

model pembelajaran pemecahan masalah (problem solving) lebih baik dari pada

menggunakan model pembelajaran langsung.

Banyak faktor yang mempengaruhi dan saling menunjang dalam kegiatan

(3)

commit to user

pengajaran dan model pembelajaran. Ketepatan dalam menggunakan model

pembelajaran yang dilakukan oleh guru akan dapat berpengaruh dalam

meningkatkan prestasi belajar siswa. Prestasi belajar merupakan salah satu

petunjuk keberhasilan siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Sewaktu

pebelajaran berlangsung siswa akan lebih mudah menerima materi yang di

berikan oleh guru apabila dalam penerapan model pembelajaran yang tepat dan

sesuai dengan tujuan pembelajarannya. Model pembelajaran yang cocok untuk

suatu materi pelajaran tertentu belum tentu cocok jika diterapkan pada materi

yang lain.

Berdasarkan permasalahan di atas maka perlu dilakukan perbaikan

pembelajaran agar prestasi belajar siswa meningkat. Salah satunya dengan

menggunakan solusi pemecahan masalah yaitu dengan model Problem solving

pada pembelajaran teknik komputer dan jaringan. Sehingga dalam penelitian ini

mengambil judul “Pengaruh model pembelajaran Problem Solving dan

Competency Based Training terhadap prestasi belajar siswa pada mata

pelajaran melakukan perbaikan dan atau seting ulang koneksi jaringan

berbasis luas(Wide Area Network)ditinjau dari kreativitas siswa”.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas ada beberapa hal yang dapat

dipermasalahan, diantaranya:

1. Apakah Model pembelajaran dapat meningkatkan Prestasi Belajar Siswa

pada Mata Pelajaran Melakukan Perbaikan dan atau Setting Ulang Koneksi

Jaringan Berbasis Luas (Wide Area Network)?

2. Apakah kreativitas siswa dapat meningkatkan Prestasi Belajar Siswa

khususnya pada Mata Pelajaran Melakukan Perbaikan dan atau Setting Ulang

Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide Area Network)?

3. Apakah ada perbedaan Pengaruh antara Model Problem Solving dan

Competency Based Training terhadap Prestasi Belajar Melakukan Perbaikan

(4)

commit to user

4. Apakah ada perbedaan Pengaruh antara kreativitas siswa yang tinggi dan

yang rendah terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Melakukan

Perbaikan dan atau Seting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas ?

5. Apakah ada interaksi pengaruh antara Model Pembelajaran dan kreativitas

terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Melakukan Perbaikan

dan atau Setting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide Area

Network)?

C. Pembatasan Masalah

Berdasarkan berbagai permasalahan tersebut di atas maka dapat

dirumuskan suatu perumusan masalah sebagai berikut:

1. Penerapan Model Problem Solving dibandingkan denganCompetency Based

Training sebagai upaya meningkatkan kemampuan siswa pada Mata

Pelajaran Melakukan Perbaikan dan atau Setting Ulang Koneksi Jaringan

Berbasis Luas (Wide Area Network).

2. Kreativitas dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa pada Mata Pelajaran

Melakukan Perbaikan dan atau Setting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas

(Wide Area Network).

3. Prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Melakukan Perbaikan dan atau

Setting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide Area Network) dibatasi

pada hasil belajar aspek kognitif.

D. Perumusan Masalah

Penelitian ini dilakukan di kelas XII SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 2

Kabupaten Sragen, dari penelitian ini maka dapat di ambil perumusan masalah.

Rumusan masalah berkaitan dengan pembatasan masalah seperti yang telah

disampaikan di atas adalah:

1. Apakah ada perbedaan Pengaruh antara Model Problem Solving dan Model

Competency Based Training terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata

Pelajaran Melakukan Perbaikan dan atau Seting Ulang Koneksi Jaringan

(5)

commit to user

2. Apakah ada perbedaan Pengaruh antara Kreativitas siswa yang tinggi dan

yang rendah terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Melakukan

Perbaikan dan atau Setting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide

Area Network)?

3. Apakah ada interaksi pengaruh antara Model Pembelajaran dan Kreativitas

siswa terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Melakukan

Perbaikan dan atau Setting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide

Area Network)?

E. Tujuan Penelitian

Untuk memberi arah dan sebagai pemandu dalam penelitian ini, maka

secara spesifik dapat peneliti kemukakan tujuan penelitian adalah untuk

mengetahui:

1. Perbedaan pengaruh antara Model Problem Solving dan Model

Competency Based Training terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata

Pelajaran Melakukan Perbaikan dan atau Setting Ulang Koneksi Jaringan

Berbasis Luas (Wide Area Network).

2. Perbedaan pengaruh antara Kreativitas siswa yang tinggi dan yang rendah

terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Melakukan perbaikan

dan atau setting ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide Area

Network).

3. Ada tidaknya interaksi pengaruh antara Model Pembelajaran dan

Kreativitas Siswa terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran

Melakukan Perbaikan dan atau Setting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis

Luas (Wide Area Network).

F. Manfaat Penelitian

1. Manfaat Teoritis, sebagai:

a. Bahan kajian lanjut bagi peneliti khususnya di pembelajaran Teknik

Komputer dan Jaringan.

b. Bahan kajian lebih lanjut bagi Dinas Pendidikan mengenai pengembangan

(6)

commit to user

c. Bahan masukan bagi SMK untuk pengembangan pembelajaran dengan

jaringan dunia usaha.

2. Manfaat praktis:

a. Penerapkan Model pembelajaran yang sesuai menjadikan siswa lebih

kreatif dan inovatif, sehingga siswa tidak bosan sewaktu pembelajaran

berlangsung.

b. Guru lebih inovatif dan lebih bergairah dalam melaksanakan pembelajaran

sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa.

c. Siswa dapat lebih mengembangkan penalaran dan ketrampilannya dalam

menghadapi permasalahan yang lebih menantang dan rumit.

d. Meningkatkan rasa percaya diri karena siswa terbiasa melaksanakan

pekerjaan yang bersifatproblem solving.

e. Meningkatkan kualitas pendidikan sekolah terhadap prestasi belajar yang

(7)

commit to user

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN

COMPETENCY BASED TRAINING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA

PADA MATA PELAJARAN MELAKUKAN PERBAIKAN DAN ATAU SETING

ULANG KONEKSI JARINGAN BERBASIS LUAS(WIDE AREA NETWORK)

DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA

TESIS

Disusun untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Magister

Program studi Teknologi Pendidikan

Oleh

Istanto

S811302022

PROGRAM PASCASARJANA

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

(8)

commit to user

iii

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN

COMPETENCY BASED TRAINING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA

PADA MATA PELAJARAN MELAKUKAN PERBAIKAN DAN ATAU SETING

ULANG KONEKSI JARINGAN BERBASIS LUAS(WIDE AREA NETWORK)

DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA

TESIS

Oleh

Istanto S811302022

Komisi Nama Tanda tangan Tanggal

Pembimbing

Pembimbing I

Pembimbing II

Telah dinyatakan memenuhi syarat

(9)

commit to user

iv

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN

COMPETENCY BASED TRAINING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA

PADA MATA PELAJARAN MELAKUKAN PERBAIKAN DAN ATAU SETING

ULANG KONEKSI JARINGAN BERBASIS LUAS(WIDE AREA NETWORK)

DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA

TESIS

Oleh

Istanto S811302022

Telah dipertahankan di depan penguji

dan dinyatakan telah memenuhi syarat

Pada tanggal.…..2015

(10)

commit to user

v

PERNYATAAN KEASLIAN DAN PERSYARATAN

PUBLIKASI

Saya menyatakan sebenar-benarnya bahwa:

1. Tesis yang berjudul: ”PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM

SOLVING DAN COMPETENCY BASED TRAINING TERHADAP

PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MELAKUKAN

PERBAIKAN DAN ATAU SETING ULANG KONEKSI JARINGAN

BERBASIS LUAS (WIDE AREA NETWORK) DITINJAU DARI

KREATIVITAS SISWA” ini adalah karya penelitian saya sendiri dan tidak

terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar

akademik serta tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau

diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang tertulis dengan acuan yang disebutkan

sumbernya, baik dalam naskah karangan dan daftar pustaka. Apabila di dalam

naskah tesis ini dibuktikan terdapat unsure-unsur plagiasi, maka saya bersedia

menerima sangsi, baik tesis beserta gelar magister saya di batalkan serta diproses

sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Publikasi sebagian atau keseluruhan isi Tesis pada jurnal atau forum ilmiah harus

menyertakan tim promoter sebagai author dan PPs UNS sebagai institutnya.

Apabila saya melakukan pelanggaran dari ketentuan publikasi ini, maka saya

(11)

commit to user

vi

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT, dengan rahmat dan hidayah yang telah dilimpahkannya sehingga tesis ini dapat terselesaikan.

Proses penyusunan tesis ini tidak lepas dari hambatan, rintangan, dan kesulitan. Namun berkat do’a dan bantuan dari berbagai pihak sehingga hal-hal tersebut dapat teratasi. Maka dari itu, pada kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih sedalam-dalamnya dan disertai dengan rasa hormat kepada:

1. Rektor Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah memberikan ijin dan

motivasi untuk melanjutkan studi pada Program Pascasarjana Universitas

Sebelas Maret Surakarta.

2. Dekan FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah memberikan

kesempatan penulis mengikuti perkuliahan dengan menggunakan fasilitas yang

ada.

3. Kepala Program Studi Teknologi Pendidikan yang selalu memberikan

pengarahan dan motivasi demi terselesaikannya tesis ini.

4. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing I yang selalu memberi

bimbingan, motivasi, dan saran demi terselesainya tesis ini.

5. Dr. Suharno, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing II yang dengan penuh kesabaran

telah membimbing dan membantu penulis dalam menyusun tesis.

6. Seluruh staf pengajar Program Studi Teknologi Pendidikan Program

Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah membakali ilmu

pengetahuan bagi penulis.

7. Kepala SMK Negeri 1 Sragen dan Kepala SMK Negeri 2 Sragen yang telah

memberi fasilitas dan mengijinkan penulis untuk melakukan penelitian guna

menyusun tesis ini.

8. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah

membantu penyusunan tesis ini.

Penulis menyadari bahwa tesis ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu

penulis mengharapkan kritik dan saran dari pihak-pihak yang berkompeten. Semoga

tesis ini memberikan manfaat bagi pembaca. Amin.

Surakarta, Juli 2015

(12)

commit to user

PERNYATAAN KEASLIAN TESIS DAN PUBLIKASINYA ... v

KATA PENGANTAR ... vi

A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Identifikasi Masalah ... 3

C. Pembatasan Masalah ... 4

D. Perumusan Masalah ... 4

E. Tujuan Penelitian ... 5

F. Manfaat Penelitian ... 5

BAB II. LANDASAN TEORI ... 7

A. Kajian Teori ... 7

1. Pembelajaran Teknik Komputer dan Jaringan ... 7

a. Pembelajaran ... 7

b. Teknik Komputer dan Jaringan ... 8

c. Melakukan Perbaikan dan atau Setting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide Area Network) ... 8

2. Model Pembelajaran ... 9

a. Pembelajaran Pemecahan Masalah(Problem Solving)... 10

(13)

commit to user

viii

3. Prestasi Belajar Melakukan Perbaikan dan atau Setting

Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide Area

Network) ... 15

4. Kreativitas Siswa ... 19

B. Penelitian yang Relevan ... 22

C. Kerangka Pikir ... 24

1. Pengaruh antara Model Problem Solving dan Competency Based Training terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Melakukan Perbaikan dan atau Setting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide Area Network) ... 24

2. Pengaruh antara Kreativitas Siswa yang tinggi dan yang rendah terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Melakukan Perbaikan dan atau Setting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide Area Network) ... 24

3. Interaksi Pengaruh antara Model Pembelajaran dan Kreativitas Siswa terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Melakukan Perbaikan dan atau Setting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide Area Network) ... 25

D. Pengajuan Hipotesis ... 26

BAB III. METODE PENELITIAN ... 27

A. Tempat dan Waktu Penelitian ... 27

1. Tempat Penelitian ... 27

2. Waktu Penelitian ... 27

B. Metode dan Desain Penelitian ... 27

1. Metode Penelitian ... 27

2. Desain Penelitian ... 28

C. Populasi, Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel ... 29

1. Populasi ... 29

2. Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel ... 29

D. Definisi Operasional ... 30

(14)

commit to user

ix

2. Pembelajaran Competency Based Training ... 31

3. Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Melakukan Perbaikan dan atau Setting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide Area Network) ... 31

4. Kreativitas Siswa ... 32

E. Teknik Pengambilan Data ... 32

1. Instrumen Penelitian ... 32

2. Uji Coba Instrumen Penelitian ... 32

F. Teknik Analisis Data ... 37

1. Uji Prasyarat Analisis ... 37

2. Uji Hipotesis ... 37

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 39

A. Deskripsi Data ... 39

B. Pengujian Prasyarat Analisis ... 49

1. Uji Normalitas ... 49

2. Uji Homogenitas ... 50

C. Pengujian Hipotesis ... 50

D. Uji lanjut ... 52

E. Pembahasan ... 54

F. Keterbatasan Penelitian ... 58

BAB V. KESIMPULAN ... 59

A. Kesimpulan ... 59

B. Implikasi ... 60

C. Saran-saran ... 61

DAFTAR PUSTAKA ... 63

(15)

commit to user

x

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 1. Rencana Tahapan Penelitian ... 27

Tabel 2. Desain Faktorial ... 28

Tabel 3. Indeks daya beda soal ... 35

Tabel 4. Distribusi Frekuensi Prestasi Belajar Secara Keseluruhan ... 39

Tabel 5. Distribusi Frekuensi Kreativitas secara keseluruhan ... 40

Tabel 6. Distribusi Frekuensi Prestasi BelajarProblem Solving ... 41

Tabel 7. Distribusi Frekuensi Prestasi Belajar Competency Based Training ... 42

Tabel 8. Distribusi Frekuensi Prestasi Belajar dengan Kreativitas Tinggi . 43 Tabel 9. Distribusi Frekuensi Prestasi Belajar dengan Kreativitas Rendah 44 Tabel 10. Distribusi Frekuensi Prestasi Belajar dengan Model Pembelajaran Problem Solving pada siswa dengan Kreativitas Tinggi ... 45

Tabel 11. Distribusi Frekuensi Prestasi Belajar dengan Model Pembelajaran Problem Solving pada siswa dengan Kreativitas Rendah ... 46

Tabel 12. Distribusi Frekuensi Prestasi Belajar dengan Model Pembelajaran Competency Based Training pada siswa dengan Kreativitas Tinggi ... 47

Tebel 13. Distribusi Frekuensi Prestasi Belajar dengan Model Pembelajaran Competency Based Training pada siswa dengan Kreativitas Rendah ... 48

Tabel 14. Uji Normalitas ... 49

Tabel 15. Uji Homogenitas ... 50

Tabel 16. Ringkasan Hasil Analisa Data ... 51

(16)

commit to user

xi

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 1. Bagan Kerangka Pikir ... 26

Gambar 2. Grafik Histogram Nilai Prestasi Belajar secara keseluruhan ... 40

Gambar 3. Grafik Histogram Nilai Kreativitas siswa secara keseluruhan ... 41

Gambar 4. Grafik Histogram Nilai Prestasi Belajar Kelompok Problem

Solving ... 42

Gambar 5. Grafik Histogram Nilai Prestasi Belajar KelompokCompetency

Based Training ... 43

Gambar 6. Grafik Histogram Nilai Prestasi Belajar dengan Krativitas

Tinggi ... 44

Gambar 7. Grafik Histogram Nilai Prestasi Belajar dengan Krativitas

Rendah ... 45

Gambar 8. Grafik Histogram Nilai Prestasi Melakukan Perbaikan dan atau

Seting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide Area

Network) dengan Model Pembelajaran Problem Solving pada

Siswa dengan Kreativitas Tinggi ... 46

Gambar 9. Grafik Histogram Nilai Prestasi Melakukan Perbaikan dan atau

Seting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide Area

Network) dengan Model Pembelajaran Problem Solving pada

Siswa dengan Kreativitas Rendah ... 47

Gambar 10. Grafik Histogram Nilai Prestasi Melakukan Perbaikan dan atau

Seting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide Area

Network) dengan Model Pembelajaran Competency Based

Trainingpada Siswa dengan Kreativitas Tinggi ... 48

Gambar 11. Grafik Histogram Nilai Prestasi Melakukan Perbaikan dan atau

Seting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide Area

Network) dengan Model Pembelajaran Competency Based

(17)

commit to user

xii

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman LAMPIRAN 1

RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) Kelas Kontrol ... 66

RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) Kelas Eksperimen ... 78

SILABUS ... 90

KISI-KISI Tes Prestasi Aspek Kognitif ... 92

Soal Tes Prestasi ... 93

Kunci Jawaban dan Pedoman Penilaian ... 99

Lembar Jawab ... 100

Kisi-Kisi Angket Kreativitas ... 101

Angket Kreativitas ... 102

LAMPIRAN 2 Tabel Induk Data ... 105

Hasil Uji Validitas Butir ... 106

Uji Reliabilitas Instrumen Prestasi ... 107

Daya Beda ... 108

Tingkat Kesukaran Soal ... 109

Tabel Skala Sikap ... 110

Uji Validitas Skala Sikap ... 112

Uji Reliabilitas Skala Sikap ... 113

LAMPIRAN 3 Data Prestasi KelompokCompetency Based Training ... 114

Data Kreativitas KelompokCompetency Based Training ... 115

Tabel PrestasiWANDengan ModelCompetency Based Training ... 117

Data Prestasi KelompokProblem Solving ... 120

Data Kreativitas KelompokProblem Solving ... 121

Tabel PrestasiWANDengan ModelProblem Solving ... 123

LAMPIRAN 4 Pengujian Prasyarat Analisis ... 140

Uji Normalitas ... 140

(18)

commit to user

xiii

ABSTRAK

Istanto. NIM S811302022. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving Dan Competency Based Training Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Melakukan Perbaikan dan atau Seting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide Area Network) Ditinjau Dari Kreativitas Siswa. Pembimbing I Dr. Nunuk Suryani, M.Pd. Pembimbing II Dr. Suharno, M.Pd. Tesis: Program Studi Teknologi Pendidikan, Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2015

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan pengaruh antara Model pembelajaran Problem Solving dan Comptecency Based Training terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Melakukan Perbaikan dan atau Seting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas(Wide Area Network),(2) perbedaan pengaruh antara kreativitas yang tinggi dan yang rendah terhadap mata pelajaran Melakukan Perbaikan dan atau Seting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide Area Network), (3) interaksi pengaruh antara model pembelajaran degan kreativitas siswa terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran Melakukan Perbaikan dan atau Seting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas(Wide Area Network).

Metode penelitian adalah eksperiman, penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 2 Sragen pada Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. Sampel berjumlah 61 siswa kelas XII yang diambil secara cluster random sampling, dengan 30 siswa dari SMK Negeri 1 Sragen sebagai kelompok kontrol yang menggunakan model pembelajaranCompetency Based Training, dan 31 siswa SMK Negeri 2 Sragen sebagai kelompok Eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Problem Solving. Teknik pengumpulan data melalui tes tertulis. Instrumen tes prestasi belajar berbentuk tes obyektif untuk variabel prestasi belajar, sedangkan untuk kreativitas menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis varians dua jalur dengan prasyarat uji analisis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas dengan taraf signifikanisi penelitian sebesar 5%.

Kesimpulan hasil analisis data hasil penelitian: (1) terdapat perbedaan pengaruh antara model pemebelajaran Problem Solving dan Competency Based Training terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran Melakukan Perbaikan dan atau Seting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas (Wide Area Network)Karena p- value = 0,000 < 0,05, (2) terdapat perbedaan pengaruh antara kreativitas yang tinggi dan yang rendah terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran Melakukan Perbaikan dan atau Seting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas(Wide Area Network) Karena p- value= 0,005 < 0,05, (3) ada interaksi pengaruh antara model pembelajaran dan krativitas siswa terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran Melakukan Perbaikan dan atau Seting Ulang Koneksi Jaringan Berbasis Luas(Wide Area Network)Karenap- value= 0,037 < 0,05.

(19)

commit to user

xiv

ABSTRACT

Istanto. NIM S811302022 .The Effect of the Problem Solving and Competency Based

Training learning modelon the Students’ Achievement in make improvements and or

setting broad-based network connection (Wide Area Network) Subject Viewed by

Students Creativity.Post Graduate Program, Educational Technology Studies Program, Sebelas Maret University of Surakarta. 2015

This study aimed to determine: (1) the differences of the student’s achievement in implicating Problem Solving learning model and those who imply Competency Based Training on make improvements and or setting broad-based network connection (Wide Area Network); (2) to know the differences of the effect of the high and the low one in creativity on make improvements and or setting broad-based network connection (Wide Area Network) Subject and; (3), to find out the differences interaction between learning Model with Creativity to the students’ achievement in make improvements and or setting broad-based network connection (Wide Area Network) Subject.

This research is conducted in SMK Negeri 1 and SMK Negeri 2 Sragen on Skills Program of Computer Engineering and Networks. The sample of the research was 61 students of the third year that are selected by cluster random sampling, consist of 30 students of the third year of SMK Negeri 1 Sragen as a control group that apply the Competency Based Training learning model, and 31 students of the third year of SMK Negeri 2 Sragen as a experiment group that apply the Problem Solving learning model.

The data were taken from written test

.

Achievement test instrument shaped objective test for variable learning achievement, while for creativity using questionnaires. The data were then analyzed by using a two-way analysis of varian (ANOVA) with the prerequisite test of normality test and variance homogenity test at the significance level of 5%.

The conclusions of the research show that: (1) there is a significant achievement difference in make improvements and or setting broad-based network connection (Wide Area Network) subject by applying Problem Solving learning model and those who applying Competency Based Training, becausep- value= 0,000 < 0,05, (2) there is a significant achievement difference in make improvements and or setting broad-based network connection (Wide Area Network) subject between the students who have the high with the low ones Creativity, because p- value = 0,005 < 0,05 and (3) there is significant influence of the students who applying learning model with Creativity to the students achievement in make improvements and or setting broad-based network connection(Wide Area Network), becausep- value= 0,037 < 0,05.

Gambar

Tabel Induk Data ....................................................................................

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terhadap kreativitas dan hasil

Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan: (1) tidak ada perbedaan pengaruh penerapan pembelajaran dengan metode pictorial riddle dan problem solving terhadap prestasi belajar

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Cooperative Problem Solving (CPS) dapat meningkatkan kreativitas dan prestasi belajar siswa pada materi pokok

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Cooperative Problem Solving (CPS) dapat meningkatkan kreativitas dan prestasi belajar siswa pada materi pokok

Dari uraian yang telah dipaparkan di atas, dapat disimpulkan: (1) model pembelajaran Problem Solving berbantuan alat peraga memberikan prestasi belajar yang sama baiknya

penelitian ini 1) penerapan model pembelajaran Problem Solving Fisika pada konsep Listrik dinamis dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa 2) terdapat perbedaan hasil

pembelajaran Creative Problem Solving dan apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan kedua model tersebut..

Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn kelompok siswa yang dibelajarkan melalui Model pembelajaran Problem Solving dan