• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN TINGKAT KONSUMSI ANTIOKSIDAN DENGAN SINDROMA METABOLIK PADA MASYARAKAT DEWASA DI KOTA PADANG.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "HUBUNGAN TINGKAT KONSUMSI ANTIOKSIDAN DENGAN SINDROMA METABOLIK PADA MASYARAKAT DEWASA DI KOTA PADANG."

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kasus atau kontrol sebagian besar mengonsumsi lemak jenuh dengan kategori kurang baik (>10%) dari total energi yang dikonsumsi

overweight (IMT lebih) = 4,9 , yang artinya lansia dengan IMT lebih memiliki risiko terjadinya osteoartritis 4,9 kali lebih besar dari lansia dengan IMT normal

Sedangkan risiko prevalensi untuk terjadinya hipertensi yang lebih besar pada anak perempuan daripada anak laki-laki pada anak dengan obesitas, yaitu sebesar 7,3 kali pada

Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mengetahui hubungan antara ketidakteraturan makan dan pola konsumsi makanan tinggi lemak dengan kejadian sindroma

secara baik mempunyai risiko terjadi PJK sebesar 2,313 kali lebih besar. 3) Penderita DM tipe 2 dengan kadar trigliserida yang tidak terkontrol secara. baik mempunyai

Hal ini berarti pasien yang memiliki riwayat diabetes mellitus memiliki risiko 5,35 kali lebih besar terserang stroke pada dewasa awal (18-40 tahun) dibandingkan dengan pasien

didapatkan bahwa risiko luaran janin tidak matur pada jarak persalinan ≥ 24 bulan 1 kali lebih besar dari jarak persalinan < 24 bulan, dan sebagian besar ibu

Rumah tangga yang memiliki tingkat pelaksanaan kadarzi kurang baik berpeluang meningkatkan risiko kejadian stunting pada baduta 20,6 kali lebih besar daripada rumah tangga yang memiliki