• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS ETIKA BISNIS kasus ipod

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "TUGAS ETIKA BISNIS kasus ipod"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS ETIKA BISNIS

DISUSUN OLEH :

KELOMPOK 2

ANGGUN PRATIWI

(1202112817)

SYAHNASTHALIA

(1202120294)

ZAKI AFSAH

(1202112694)

JURUSAN AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI

(2)

SKENARIO 1

Bayangkan anda adalah sebagai orang yang pertama kali memasuki kelas etika bisnis, anda menemukan sebuah Ipod di lantai di bawah kursi, dengan kondisi yang masih baik. Pada saat anda menyalakan Ipod itu, ternyata berisi musik-musik kesukaan anda. Anda pun melihat sekeliling tidak ada seorang pun mahasiswa yang akan tahu. Namun, karena tiba-tiba mahasiswa lainnya berdatangan, maka anda menaruh kembali Ipod tersebut di lantai di dekat kursi dan di bawah tas anda. Anda sadar bahwa sepenjang pelajaran anda dapat memikirkan keputusan apa yang diambil, apakah anda akan mengambil Ipod tersebut atau tidak.

Fakta utama yang dipertimbangkan saat pengambilan keputusan :

 Saya adalah orang pertama yang masuk ke dalam kelas dan tidak ada orang lain pada

saat itu.

 Saya menemukan sebuah Ipod di bawah kursi dan ternyata Ipod tersebut masih dalam

kondisi baik dan di dalamnya berisi musik kesukaan saya.

 Ketika mahasiswa lain memasuki kelas, saya menunda keputusan apa yang akan saya

ambil terhadap Ipod tersebut.

Beberapa kemungkinan keputusan yang akan saya ambil adalah sebagai berikut :

1. Saya akan mengambil Ipod tersebut untuk dijadikan hak milik saya, karena tidak akan ada orang yang mengetahuinya mengingat tidak ada satu orang pun yang berada di dalam kelas saat saya menemukan ipod tersebut. Keputusan ini sangat menguntungkan bagi saya karena Ipod itu masih dalam kondisi baik dan berisi musik kesukaan saya.

2. Saya tidak akan mengambil ipod tersebut untuk dijadikan milik saya, karena saya merasa bahwa Ipod tersebut bukan hak saya dan saya harus mengembalikan kepada pemiliknya walaupun saya tidak tahu siapa pemilik Ipod ini sebenarnya, saya akan melapor dan menyerahkannya kepada pihak kampus untuk ditindaklanjuti dan mencari tahu siapa pemiliknya.

(3)

pusing. Pada realitanya banyak di antara kita yang mengambil keputusan atau bersikap demikian dalam kehidupan sehari-hari.

Keputusan yang akan saya ambil adalah keputusan nomor dua. Saya akan mengembalikan Ipod tersebut kepada pemiliknya, atau saya akan menyerahkannya kepada pihak kampus untuk ditindaklanjuti, bukan malah mengambilnya untuk dijadikan hak milik saya.

Menurut kelompok kami, kejadian di atas adalah hal yang etis dan sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Merupakan hal yang etis apabila ada seseorang yang menemukan sebuah barang berharga yang kemudian tergoda untuk mengambilnya demi kepentingan dan keuntungan pribadi. Dan merupakan hal yang etis pula apabila orang tersebut memiliki niat baik untuk mengembalikan Ipod tersebut atau menyerahkannya kepada pihak kampus untuk ditindak lanjuti dengan alasan moral dan keyakinan dan tidak mau mengambil resiko.

Beberapa pihak yang terlibat dalam keputusan ini yaitu :

 Pribadi, atau orang yang menemukan Ipod.

 Pihak kampus, tempat untuk melaporkan barang yang ditemukan.

SKENARIO 2

Anda adalah seorang teman yang duduk di samping orang yang menemukan Ipod itu. Kemudian ia menceritakan bahwa ia menemukan Ipod tadi.

Fakta utama yang dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan :

 Saya sebagai satu-satunya teman yang dimintai pendapat oleh teman saya yang

menemukan Ipod ini.

 Teman saya mengatakan bahwa Ipod yang ditemukannya dalam kondisi yang sangat

baik dan berisi musik kesukannya.

 Teman saya mengatakan bahwa tidak ada satu pun orang yang tahu mengenai Ipod

(4)

Beberapa kemungkinan keputusan yang akan saya sarankan kepadanya adalah sebagai berikut :

1. Saya akan menyarankan kepada teman saya untuk mengambilnya saja demi keuntungan bersama, seperti menyarankan untuk menjual Ipod tersebut dan keuntungan akan dibagi berdua. Tidak ada seorang pun yang mengetahui perihal Ipod ini selain kami berdua.

2. Saya akan menyarankan kepada teman saya untuk mengambilnya namun langsung menyerahkan Ipod tersebut kepada pihak kampus untuk ditindaklanjuti dan pemilik Ipod yang sebenarnya akan mendapat kembali Ipod-nya.

Keputusan yang akan saya ambil adalah keputusan nomor dua. Saya akan menyarankan dan mengingatkan hal yang terbaik untuk teman saya, menyerahkan Ipod itu kepada pihak yang semestinya, bukan malah menyarankannya untuk mengambil Ipod itu dan dijadikan milik pribadi hanya demi kepentingannya.

Menurut kelompok kami, merupakan hal yang etis apabila ada seorang teman yang menemukan sebuah barang berharga dan meminta pendapat mengenai hal apa yang sebaiknya dilakukan terhadap barang tersebut. Memberikan kedua kemungkinan saran seperti yang tertulis diatas adalah hal yang etis dan biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Dan merupakan hal yang etis pula apabila seorang teman kita ini tidak mau mendengarkan/menyetujui pendapat kita, semua kembali pada keputusan apa yang akhirnya ia ambil karena ia lah orang pertama yang menemukan Ipod tersebut.

Pihak yang terlibat dalam keputusan ini yaitu :

 Teman saya, orang yang menemukan Ipod dan meminta pendapat.  Saya, sebagai seorang teman yang dimintai pendapat.

Referensi

Dokumen terkait

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 2 ayat (2) dan ayat (3) serta Pasal 3 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun

Dengan adanya pembelian barang yang tinggi sehingga harus adanya pengendalian internal yang baik di dalam Hotel Shangri-La Surabaya khususnya dalam siklus

Sudiadnyana, Eka, Yudha dan teman-teman yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu selama penulis menempuh studi di Fakultas Ekonomi Universitas Udayana

Salah satu cara untuk  mendapat ketebalan yang tepat adalah dengan membuat garis – garis plesteran/patok pada dinding dengan arah vertikal dari atas ke bawah dengan jarak 1 -

Dalam aplikasinya di proses pengeringan kayu nilai di ujung-ujung ruas garis atau di sisi-sisi luar persegi panjang tersebut adalah temperatur yang diberikan

Prinsip kerja dari sistem ini adalah ketika terjadi suatu yang abnormal di dalam rumah baik itu kemalingan maupun asap yang tidak wajar, ada api, dan suhu

Dengan menggunakan model tersebut diperoleh variabel yang signifikan terhadap TPAK perempuan Jawa Timur adalah TPAK laki-laki, persentase penduduk miskin, PDRB perkapita, UMK,

Penelitian ini dilakukan dengan melihat dan mengeksplor tanggapan mengenai praktik kartu kredit syariah dalam hal ini aplikasi iB Hasanah Card dari berbagai sudut