• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tugas SIM dan Desain Nama I Gede Muriark

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Tugas SIM dan Desain Nama I Gede Muriark"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Tugas SIM dan Desain

Nama : I Gede Muriarka NIM : 1291761018

Review Jurnal

Development of a Framework for

Computerized Health Management Information Systems in Nigeria A. Pendahuluan

Kesehatan merupakan hak hakiki dari setiap orang, dan setiap orang mendambakan hidup dalam kondisi yang sehat sehingga bisa melaksanakan sebaga sesuatu dengan maksimal. Manajemen kesehatan informasi adalah penggabungan semua data yang ada dan diperlukan oleh semua pembuat kebijakan, baik dokter atau semua pengguna pelayanan kesehatan untuk melindungi dan meningkatkan kesehatan penduduk. Beberapa negara didunia ini sudah memiliki sistem yang canggih dan kompetitif untuk mencari data ini.

International Institute for Communication and Development (IICD) memiliki tujuan untuk meningkatkan kesehatan di kota atau populasi yang masih kecil dengan bantuan ICT. IICD beroperasi di sembilan negara di Afrika dan Amerika Latin dan telah mendukung proyek-proyek di Mali, Tanzania, Uganda dan Zambia namun Nigeria tidak disertakan untuk hal tersebut. Sebuah framework untuk negara-negara di bawah IICD diusulkan pada tahun 2007 dalam sebuah karya penelitian yang dilakukan oleh Nicole Archangel bekerjasama dengan IICD. Banyak hal sudah dilakukan untuk mengembangkan dunia kesehatan dengan menggunakan ICT namun sampai saat ini masih banyak penolakan yang terjadi.

B. Studi Literatur

(2)

C. Framework Sistem Informasi Manajemen Kesehatan dan Keterbatasannya.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya HMIS di bangun diatas framework khusus. Penelitian ini adalah perbaikan dari sistem yang sudah ada sebelumnya. Penelitian yang sekarang dilakukan harus disesuaikan dengan kondisi dan dengan konteks Nigeria. Tujuan utama dari penelitian ini adalah meminimalkan tingkat kegagalan dan meningkatkan tingkat keberhasilan dari pelaksanaanya.

Bekerjasama dengan IICD, Nicole datang dengan framework yang diciptakannya untuk membantu dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengenalan dan keberhasilan HMIS di sembilan negara – negara di Afrika dan Amerika Latin. Pengembangan framework yang bergerak dibidang kesehatan terpadu artinya penggabungan dari rumah sakit dan semua praktisi dalam bidang kesehatan dan menjadi sebuah jarinagn yang besar.

Disebut dengan jaringan terdesentralisasi karena framework ini dibuat untuk membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengenalan sistem informasi dan menilai tingkat keberhasilan dari HMIS di negara berkembang.

Pengembangan framework ini bertujuan untuk mengidentifikasi beberapa hal antara lain : a. Tujuan

b. Perencanaan dan Strategi

c. Peran dan tanggung jawab Stakeholders d. Aspek sosial dan budaya

e. Teknologi

f. Pengembangan kapasitas SDM manusia g. Partisipasi dan kesadaran masyarakat h. Aspek keuangan yang berkelanjutan

Berdasarkan hal tersebut, maka dapat digambarkan seperti dibawah ini :

(3)

Tabel 1: Masalah Per Tahap

Tujuan Definisi tujuan Cek tujuan Monitoring tujuan

Strategi dan Perencanaan

Definisi strategi dan tujuan

Implementasi strategi

Monitoring strategi

Peran dan tanggung jawab stakeholder

Aspek sosial dan budaya

Identifikasi partisipan

Cek partisipan Monitoring partisipan

Teknologi Identifikasi tools, jaringan koneksi dan

Trainning Mencapai tujuan yang

berkelanjutan

Input dan Output Monitoring input dan output

D. Metodelogi Penelitian

Pendekatan ilmiah yang diadopsi dalam penelitian ini adalah:

a. Kerangka desain: rancangan kerangka dilakukan untuk menentukan kerangka aplikasi arsitektur

b. Pengembangan Aplikasi: aplikasi dibuat berdasarkan desain yang sudah dikembangkan sebelumnya. Dan akan dilakukan pengujian secara berkala. Framework dikembangkan dilaksanakan dalam suatu aplikasi dan diuji dengan data untuk menentukan relevansi dari yang sudah dilakukan dan untuk menentukan langkah kedepan bagaimana seharusnya

(4)

Dan berikut ini adalah gambaran umum dari sistem yang dikembangkan :

Gambar 2 : Model perancangan Sistem Informasi Multi Mahasa Manajemen Kesehatan

Pada gambar tersebut dijelaskan bagaimana alur sistem tersebut, mungkin memang masih sangat sederhana , prosesnya masih simpel yakni pertama user yang menggunakan harus login, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Setelah proses login maka akan dilajutkan ke proses pemilihan bahasa, setelah itu baru menuju ke menu yang diinginkan.

E. Hasil dan pembahasan.

(5)

Gambar 3: Stakeholder dan arus informasi

Faktor – faktor dan isu – isu yang terkait untuk integrasi ke framework (tabel 2). Yang dipilih untuk framework ini adalah tahap 1, tahap 2 dan tahap 3.

Tabel 2 : Masalah per tahap Tahap 1 :

Perancangan

Tahap 2: Implementasi

Tahap 3:

Pasca Implementasi Perancangan dan

strategi

Mendefinisikan tujuan Cek tujuan Monitoring tujuan

Peran dan tanggung jawab stakeholder

Tanggung jawab dan aliran komunikasi

Daftar periksa dan tanggung jawab

Data pribadi pasien

Tanggung jawab untuk memantau dan memeriksa

Memantau dan memeriksa riwayat kesehatan

Membuat pertanyaan untuk saran

Aspek sosial dan budaya

Identidikasi partisipan Identifikasi partisipan yang memiliki bahasa yang berbeda

Cek partisipan Implementasi sistem multi bahasa

Monitoring partisipan.

Monitoring efek dari adat, dan

(6)

Teknilogi Identifikasi tools, koneksi atau jarngan dan desain

Implementasi teknologi

Pemeliharaan

Pengembangan SDM Identifikasi kemampuan dan memberikan training

Memberikan training Hal ini terus dilakukan untuk

Input dan Output Monitoring input dan output

F. Kesimpulan

Framework yang dikembangkan ini memiliki beberapa keuntungan antara lain : a. Aplikasi kesehatan yang terpusat

b. Memungkinkan terjadi interaksi antara pasien dan praktisi c. Adanya penterjemah bahasa untuk interaksi dengan medis

d. Pengembangan web, sehingga bisa diakses dari mana saja dan kapan saja.

G. Kesimpulan Reviewer

a. Framework dan sistem yang dikembangkan memang masih sederhana bagi kita yang tinggal diIndonesia apa lagi yang di Eropa, tetapi jiga diterapkan di Nigeria akan menjadi sesuatu yang baru dan sangat wah.

b. Framework yang dikembangkan dititik beratkan kepada penggunaan penterjemah bahasa, sehingga bisa terjadi interaksi antara penterjemah dan pasien.

c. Sistem ini dibangun secara terpusat.

d. Kekurangannya mungkin dalam penelitian ini belum dijelaskan tentang aplikasi apa yang akan dibangun dan bagaimana sarana pendukungnya, kemudian belum dijelaskan juga siapa yang akan memberikan trainning kepada pengguna sistem.

e. Diharapkan dengan sistem ini akan terjadi peningkatan tingkat kesehatan di Nigeria dengan menggunakan sarana Informasi.

Gambar

Gambar 1 : Stakeholder dan aliran Informasi (Winter et al., 2003)
Tabel 1: Masalah Per Tahap
Gambar 2 : Model perancangan Sistem Informasi Multi Mahasa Manajemen Kesehatan
Tabel 2 : Masalah per tahap

Referensi

Dokumen terkait

Adapun pelaporan dalam sP2Rs ini yaitu Data Dasar Rumah sakit, Data Ketenagaan.. Fungsional, Data Kegiatan Pelayanan Instalasi, dan Data Morbiditas dan

Sebanyak 4 (Empat) riset telah ditandatangani perjanjian pemberian bantuan dana riset tahun kedua, untuk riset yang telah sesuai dengan standar komersialisasi..

Cara merancang dan membangun sistem pendukung keputusan untuk evaluasi penilaian kinerja karyawan, yaitu dimulai dari pengumpulan data, mengidentifikasi masalah,

Alat ini akan diterapkan pada ruangan data center Rumah Sakit Islam Muhammadiyah Sumberrejo untuk memastikan temperatur pada ruangan tersebut telah sesuai standar TIA-942 dan

Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi partisipatif untuk mengamati kondisi sarana yang ada di rumah sakit, angket tertutup sebagian untuk

 Sistem pelaporan manajemen, yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui toksisitas isolate aktif batang pranajiwa terhadap larva udang (Artemia Salina Leach) serta untuk mengidentifikasi

BAB VI PENUTUP Demikian laporan bulan Januari 2023 unit SIMRS di Rumah Sakit Umum Balikpapan Baru ini dibuat, untuk pengumpulan data untuk dianalisa laporan triwulan I tahun 2023