APLIKASI DAN IMPLEMENTASI PENANGANAN MASALAH
HARDWARE DAN SOFTWARE KOMPUTER (STUDI KASUS : PT XYZ PROPERTY TBK)
Indra Kusuma Januar
Aditya Achmad Fathony
Widyanto Adi Saputro
Program Studi Komputer Akuntansi Politeknik Telkom Bandung
2011
ABSTRAK
Perkembangan bisnis properti di Indonesia pada saat ini sangat pesat,hal ini terbukti dengan semakin
banyaknya perusahaan yang bergerak dibidang properti. Sehubungan dengan meningkatnya
kebutuhan masyarakat untuk membeli properti seperti perumahan dan tempat bisnis, menjadikan
perusahaan yang bergerak dibidang properti semakin meningkatkan sistem kerja perusahaan
tersebut agar menjadi lebih terorganisir.
Penulis mencoba untuk merancang dalam pembuatan suatu aplikasi mengenai troubleshooting
komputer dan juga persediaan barang hardware dan software komputer, aplikasi yang mempunyai
fungsi-fungsi untuk membantu karyawan dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.
Aplikasi yang dibuat adalah aplikasi intranet yang berbasis web PHP dan menggunakan database SQL.
Perancangan aplikasi menggunakan metode DFD (Data Flow Diagram). Sedangkan perancangan
Databasenya menggunakan ER Diagram. Metode pengerjaannya menggunakan SDLC dengan model
waterfall. Dalam aplikasi ini terdapat fungsi untuk memasukkan data troubleshooting komputer,
permintaan barang, dan laporan persediaan barang.
Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan dapat mempermudah karyawan untuk membantu
pekerjaannya menjadi terkomputerisasi dalam reporting troubleshooting komputer beserta reporting
mengenai persediaan stok barang.
1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan bisnis properti di
Indonesia pada saat ini sangat pesat,hal ini
terbukti dengan semakin banyaknya
perusahaan yang bergerak dibidang properti.
Salah satunya adalah PT XYZ Property Tbk
yang merupakan salah satu perusahaan yang
bergerak dibidang properti dan kontruksi.
Ruang lingkup kegiatan perusahaan adalah
pengembangan kawasan perumahan, industri,
pembangunan infrastruktur dan fasilitas
umum. Pada saat ini kegiatan perusahaan
adalah untuk pembangunan perumahan di
daerah selatan Jakarta dan sebagian
Tangerang, pengelolaan properti dan jasa-jasa
penunjang lainnya.
Sehubungan dengan meningkatnya
kebutuhan masyarakat untuk membeli
properti seperti perumahan dan tempat
bisnis, menjadikan perusahaan yang bergerak
dibidang properti semakin meningkatkan
sistem kerja perusahaan tersebut agar
menjadi lebih terorganisir antara satu divisi
dengan divisi lainnya serta ditunjang dengan
penggunaan teknologi informasi.
Teknologi Informasi merupakan sumber
daya yang penting bagi perusahaan. Teknologi
Informasi tidak hanya digunakan untuk
menyelesaikan suatu pekerjaan tapi juga
sebagai alat untuk komunikasi antara satu
divisi dengan divisi lainnya yang jaraknya jauh,
itulah salah satu ciri dari perkembangan
teknologi informasi yang dapat menyelesaikan
permasalahan.
Adapun masalah yang didapat oleh PT
XYZ properti yaitu sistem di perusahaan
tersebut tidak semuanya menggunakan
teknologi informasi. Sebagian dari sistem
tersebut masih menggunakan sistem berbasis
microsoft excel. Karena itu untuk
mengatasinya dibutuhkan peningkatan
teknologi informasi dari sistem manual
menjadi sistem yang terkomputerisasi.
Sistem manual yang digunakan dalam
perusahaan tersebut ialah pengisian form
yang berbentuk hardcopy yaitu :
a. Mengisi form pengaduan kerusakan
hardware dan software
b. Mengisi form permintaan
penggantian komponen hardware
c. Mengisi form persediaan stock
barang hardware dan software
komputer
d. Mengisi form pembelian komponen
hardware dan software
Dengan adanya permasalahan ini penulis
membuat aplikasi sebagai media optimalisasi
dalam persediaan hardware dan licensed
software komputer, sehingga mempermudah
perusahaan untuk memfasilitasi dan
memberikan kemudahan bagi setiap
karyawan dalam menjalankan perkerjaan dan
menjadikan sistem di perusahaan tersebut
menjadi terkomputerisasi.
Aplikasi juga dapat menampilkan
data-data seperti laporan pembelian perangkat
keras dan perangkat lunak komputer,Laporan
Persediaan barang ,dan laporan penanganan
masalah. Dengan menjadikan pekerjaan pada
setiap karyawan menjadi efesien dan efektif
tanpa harus mengisi form manual.
Berdasarkan uraian tersebut diatas penulis
“Aplikasi Dan Implementasi Penanganan
Masalah Perangkat Keras dan Perangkat
Lunak Komputer Pada PTXYZ Property.Tbk
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut:
1. Bagaimana proses bisnis
Penanganan masalah
Perangkat keras dan
perangkat lunak komputer
di perusahaan tersebut
menjadi terkomputerisasi ?
2. Bagaimana mendesain
aplikasi laporan mengenai
penanganan masalah
perangkat keras dan
perangkat lunak komputer ?
1.3 Tujuan
Berdasarkan latar belakang tersebut adapun tujuan adalah sebagai berikut :
1. Dapat mengetahui proses
bisnis persediaan perangkat keras dan perangkat lunak di
perusahaan tersebut
menjadi terkomputerisasi.
2. Dapat mendesain aplikasi
laporan mengenai
penanganan masalah
perangkat keras dan
perangkat lunak komputer.
1.4 Batasan Masalah
Batasan masalah dalam penyusunan proyek akhir ini sebagai berikut :
1. Aplikasi ini untuk
penanganan masalah
(Troubleshooting) komputer
dan mencatat laporan
mengenai troubleshooting
komputer.
2. Aplikasi mencatat laporan
persediaan barang yaitu
perangkat keras dan
perangkat lunak komputer.
1.5 Metodologi Penelitian
Metodelogi yang digunakan oleh
penyusun dalam pembuatan tugas akhir ini
adalah metodelogi terstruktur dengan metode
waterfall model atau SDLC. Mengapa
demikian, karena pendekatan ini mempunyai
struktur yang jelas dalam setiap tahapan
perancangan dan implementasinya, aplikasi ini
memerlukan proses berkelanjutan. Tahapan
tersebut meliputi :
1. Perencanaan.
Mempelajari proses-proses dan
identifikasi data-data yang dalam
perancangan “Aplikasi dan
Implementasi Sistem Informasi
Penanganan Masalah dan Pembelian
Hardware dan Software ” sehingga
memenuhi kebutuhan dalam hal
untuk mengoptimalkan sistem
informasi kepada karyawan.
2. Perancangan.
Pada tahap ini,dilakukan
perancangan sistem yang nantinya mempermudah proses pengkodean
(Coding), seperti membuat Data Flow
Diagram (DFD), gambaran
antrmukanya, serta merancang
perkiraan spesifikasi hardware dan software yang dibutuhkan.
3. Coding.
Pada tahap ini dilakukan pengkodean untuk membuat aplikasi sistem informasi penanganan masalah dan
pembelian hardware dan software
serta database dari sistem ini.
4. Pengujian.
Pengujian sistem dilakukan agar sistem yang dibuat telah sesuai
dengan kebutuhan yang telah
dirancang. Pengujian juga bertujuan agar fungsionalitas serta logika dari sistem tersebut berjalan dengan baik
tanpa terjadi error.
5. Implementasi.
Pada tahap ini, hanya membuat
implementasikan. Tapi juga akan
implementasikan langsung pada
perusahaan PT XYZ property guna
mengoptimalkan sistem di
perusahaan tersebut.
6. Pemeliharaan.
Proses ini dilakukan guna
mempermudah dalam proses
pengembangan kedepannya Pihak PT XYZ property telah mempersiapkan beberapa unit manajemen sistem
informasi untuk mengevaluasi
perkembangan sistem informasi
penanganan masalah dan pembelian
hardware dan software.
1.6 Jadwal Pengerjaan
Tabel 1.1 JadwalpengerjaanProyek
2 TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Sistem
Sistem adalah unsur yang erat
hubungannya satu dengan yang
lain, yang berfungsi
bersama-sama untuk mencapai tujuan
tertentu.
Sistem adalah sekelompok unsur
yang erat berhubungan satu
dengan lainnya yang berfungsi
bersama-sama untuk mencapai
tujuan tertentu.
Dari beberapa pengertian tentang sistem
diatas dapat diambil kesimpulan bahwa sistem
adalah sekumpulan unsur-unsur atau
elemen-elemen yang saling berhubungan dan bekerja
sama untuk mencapai tujuan tertentu.[2]
2.1.1 Sistem Informasi
Sistemadalahsekelompokelemen-elemen
yang salingterintegrasidenganmaksud yang
samauntukmencapaisuatutujuan.
Informasiadalahdatayangtelahdiproses, atau
data yang
memilikimanfaat/kegunaan.Sisteminformasia
dalahkombinasiantaraprosedurkerja,
informasi, orang
danteknologiinformasiyangdiorganisasikanunt
ukmencapaitujuandalamsebuahorganisasi.Seb
uahsisteminformasimengumpulkan,mempros
es,menyimpan,meganalisis,
danmenyebarkaninformasiuntuktujuan yang
spesifik.[4]
Menurut pandangan dari para ahli
sisteminformasiadalahsuatusistemdidalamsua
tuorganisasi yang
mempertemukankebutuhan-kebutuhanpengolahantransaksiharian,
mendukungoperasi,
bersifatmanajerialdankegiatanstrategidarisuat
uorganisasidanmenyediakanpihakluartertentu
denganlaporan-laporan yang diperlukan.
3 ANALISIS KEBUTUHAN DAN
PERANCANGAN
3.1 Kebutuhan Perangkat Keras
Perangkat keras yang diperlukan dalam pembuatan
aplikasi dan implementasi hardware dan software
komputer oleh penulis adalah laptop dengan
spesifikasi sebagai berikut:
Tabel 3.1 Kebutuhan Perangkat Keras
3.2 Kebutuhan Perangkat Lunak
Perangkat lunak yang diperlukan dalam pembuatan
aplikasi dan implementasi hardware dan software
Tabel 3.2 Kebutuhan Perangkat Lunak
3.3 Perancangan Sistem
3.3.1 Bisnis Proses Exsisting Perusahaan
Proses Bisnis Pembelian Perangkat Keras dan Perangkat Lunak Komputer
Supervisor Bagian HRD Bagian MSI Bagian Keuangan Direksi Mulai Karyawan ke Bagian HRD
Form Hardware
Karyawan ke bagian MSI
Periksa Masalah dari komputer server
Mengisi form permintaan barang
Form Permintaan barang
Memeriksa form permintaan
barang
Disetujui/ Tidak disetujui ? barang telah dibeli Membuat
laporan persediaan barang
Laporan data barang tersedia
Troubleshooting komputer
Gambar 3.1 Proses Bisnis Exsisting
3.3.2 Data Flow Diagram 3.3.2.1 Diagram Konteks
view_dt_M SI
Sistem Informasi Troubleshooting komputer
+
Supervisor Keuang an
MSI Direksi
Gambar 3.2Conteks Diagram
Diagram konteks diatas memberikan
penjelasan mengenai aliran data secara
keseluruhan. Tahap awal dari pembuatan
Aplikasi ini adalah pembuatan DFD pada
Diagram Konteks. Dari diagram konteks ini
dapat diketahui bagaimana alur atau proses
sistem ini berjalan. Beberapa entitas yang
terlibat dalam sistem ini adalah Supervisor,
MSI, Keuangan, dan Direksi.
3.3.2.2 DFD level 1 Aplikasi
Dari diagram konteks diatas, maka
proses yang belum detail dapat diturunkan
sehingga akan lebih jelas proses yang ada.
Berikut adalah diagram konteks level 1,
sebagai hasil turunan dari diagram konteks.
Dimana diagram level1 ini terpecah menjadi 5
proses utama. Berikut adalah gambar
pemecahan prosesnya.
Gambar DFD 3.4 Level 2 Proses 1 Pada level 2 proses pengolahan reporting
troubleshooting didekomposisi. di level 2 ini
proses troubleshhoting komputer dikomposisi
menajadi 3 proses yaitu : input masalah,delete
masalah, dan update masalah.
File Pada level 2 proses pengolahan permintaan
barang didekomposisi. Di level 2 ini proses
pengolahan permintaan barang dikompisisi
menjadi 2 proses yaitu : mengecek stock
barang, dan mengajukan permintaan barang.
4.1
Keuangan Stock barang
Dt_brg Dt_brg
pengolahan stock barang dikomposisi menjadi 3 proses yaitu : input barang,delete barang, dan update barang.
Stock barang
Gambar DFD 3.7Level 2 Proses 5 Pada level 2 proses pengolahan laporang
didekomposisi. Di level 2 ini proses
pengolahan laporan dikomposisi menjadi 2
proses yaitu : laporan persediaan barang, dana laporan troubleshooting komputer.
3.3.3 Spesifikasi Proses (Process
Specification/PSPEC)
Process Specification (PSPEC) dapat
digunakan untuk menentukan rincian
pengolahan yang tersirat dalam DFD.Process
Specification menggambarkan input ke fungsi,
algoritma, PSPEC menunjukkan spesifikasi
proses yang digunakan untuk menggambarkan
cara kerja dari sebuah proses
direpresentasikan dalam flow diagram dapat
berupa pseudecode ataupunalgoritma. Berikut
adalah tabel PSPEC tiap proses dari DFD yang
dihasilkan.
Spesifikasi Proses
Tabel 3.3 Spesifikasi Proses Input Masalah
No. Proses 1.1
Nama
proses
Input masalah
Deskripsi Memasukkan data masalah
Masukan dt_mslh
Keluaran dt_mslh
Logika
Proses
Insert dt_mslh
If dt_mslh = valid
Then masuk ke datastore
masalah
Tabel 3.4Spesifikasi Proses Delete Masalah
No. Proses 1.2
Nama
proses
Deletemasalah
Deskripsi Menghapus data masalah
Masukan dt_mslh
Keluaran dt_mslh
Logika
Proses
Delete dt_mslh
If dt_mslh = valid
masalah
Tabel 3.5 Spesifikasi Proses Update Masalah
No. Proses 1.3
Nama
proses
Updatemasalah
Deskripsi Memperbaharui data masalah
Masukan dt_mslh
Keluaran dt_mslh
Logika
Proses
Update dt_mslh
If dt_mslh = valid
Then masuk ke datastore
masalah
Tabel 3.6 Spesifikasi Proses Input Barang
No. Proses 4.1
Nama
proses
Input Barang
Deskripsi Memasukkan data barang
Masukan dt_brg
Keluaran dt_brg
Logika
Proses
Insert dt_brg
If dt_brg = valid
Then masuk ke datastore stock
barang
Tabel 3.7 Spesifikasi Proses Delete Barang
No. Proses 4.2
Nama
proses
DeleteBarang
Deskripsi Menghapus data barang
Masukan dt_brg
Keluaran dt_brg
Logika
Proses
Delet dt_brg
If dt_brg = valid
Then masuk ke datastore stock
barang
Tabel 3.8 Spesifikasi Proses Update Barang
No. Proses 4.3
Nama
proses
UpdateBarang
Deskripsi Memperbaharui data barang
Masukan dt_brg
Keluaran dt_brg
Logika
Proses
Update dt_brg
If dt_brg = valid
Then masuk ke datastore stock
barang
Tabel 3.9 Spesifikasi Proses Laporan
Persediaan Barang
No. Proses 5.1
Nama
proses
Laporan Persediaan Barang
Deskripsi Membuat Laporan Persediaan
Barang
Masukan dt_stock_brg
Keluaran dt_stock_brg
Logika
Proses
If dt_brg = valid
Then Laporan Persediaan
Barang dilihat Direksi
Tabel 3.10 Spesifikasi Proses Laporan
Troubleshooting Komputer
No. Proses 5.2
Nama
proses
Laporan Troubleshooting
Komputer
Deskripsi Membuat Laporan
Troubleshooting Komputer
Masukan dt_mslh
Keluaran dt_mslh
Logika
Proses
If dt_mslh = valid
Komputer dilihat Direksi
Kamus Data
Tabel 3.11 kamus data masalah
Nama dt_mslh
Deskri
psi
Informasi data masalah
Sumbe
r /
Tujuan
Entitas masalah,dari entitas
supervisor melalui proses 1
pengolahan data masalah ke
storage data masalah
Strukt
ur
data
Id_mslh,mslh,Jenis_mslh,tang
gal,status
Tabel 3.12 kamus data supervisor
Nama dt_supervisor
Deskri
psi
Informasi data identitas
supervisor
Sumb
er /
Tujua
n
Entitas Supervisor,dari entitas
supervisor melalui Proses
Login ke storage supervisor
Strukt
ur
data
Id_sv,Nama_sv,Divisi,Kantor,e
mail,telpon
Tabel 3.13kamus dataDelete masalah
Nama Delete_mslh
Deskri
psi
Menghapus data masalah
Sumb
er /
Tujua
n
Entitas masalah,dari entitas
supervisor melalui proses 1
pengolahan data masalah ke
storage data masalah
Strukt
ur
data
Id_mslh,mslh,Jenis_mslh,status
,tanggal,Id_sv
Tabel 3.14 kamus data Update masalah
Nama Update_mslh
Deskri
psi
mengupdate data masalah
setelah dimanipulasi
Sumb
er /
Tujua
n
Entitas Supervisor,dari entitas
supervisor melalui proses 1
pengolahan data masalah ke
storage data masalah
Strukt
ur
data
Id_mslh,mslh,Jenis_mslh,status
,tanggal,Id_sv
Tabel 3.15 kamus data View data masalah
Nama View_dt_mslh
Deskri
psi
Informasi data masalah setelah
dimanipulasi
Sumb
er /
Tujua
n
Entitas Data masalah,dari
storage data masalah melalui
proses 1 pengolahan data
masalah ke entitas supervisor
Strukt
ur
data
Id_mslh,mslh,Jenis_mslh,status
,tanggal,Id_sv
Tabel 3.16 kamusdata barang
Nama dt_brg
Deskrip
si
Informasi data barang
Sumber
/ Tujuan
Entitas MSI,dari entitas MSI
melalui proses 3 pemgolahan
stock barang ke storage data
stock barang
Struktur
data
Id_brg,nama_brg,jenis_brg,it
em
Tabel 3.17 kamus data view stock barang
Nama View_dt_stock_brg
Deskrip
si
Informasi data stock barang
Sumber
/
Tujuan
Entitas MSI,dari storage stock
barang melalui proses 4
pengolahan stock barang ke
entitas MSI
Struktu
r data
Id_stock,id_brg,nama_barang
,item
Tabel 3.18 kamus data delete barang
Nama Delete_brg
Deskrip
si
Menghapus data barang yang
dimanipulasi
Sumber
/ Tujuan
Entitas MSI,dari entitas MSI
melalui proses 4 pengolahan
stock barang ke storage stock
barang
Struktur
data
Id_brg,nama_brg,item,jenis_
brg
Tabel 3.19 kamus data update barang
Nama Update_brg
Deskrip
si
Mengupdate data barang
yang dimanipulasi
Sumber
/ Tujuan
Entitas MSI,dari entitas MSI
melalui proses 4 pengolahan
stock barang ke storage stock
barang
Struktur
data
Id_brg,nama_brg,item,jenis_
brg
Tabel 3.20 kamus data permintaan barang
Nama Dt_permintaan_brg
Deskri
psi
Informasi data permintaan
barang
Sumb
er /
Tujua
n
Entitas MSI,dari entitas MSI
melalui proses 2
troubleshooting komputer ke
storage permintaan barang
Strukt Id_permintaan,Id_brg,item,sta
ur
data
tus,tanggal
Tabel 3.21 kamus data view permintaan barang
Nama View_dt_permintaan_brg
Deskrip
si
Informasi data permintaan
barang setelah dimanipulasi
Sumber
/
Tujuan
Entitas MSI,dari storage
permintaan barang melalui
proses 3 pengolahan
permintaan barang ke entitas
MSI
Struktu
r data
Id_permintaan,id_brg,item,ta
nggal
Tabel 3.22kamus data MSI
Nama dt_msi
Deskrips
i
Informasi data identitas MSI
Sumber
/ Tujuan
Entitas MSI,dari entitas MSI
melalui proses 2 pengolahan
troubleshooting komputer
ke storage MSI
Struktur
data
Id_msi,nama,telepon,jabata
n
Tabel 3.23 kamus data view data permintaan barang
Nama dt_permintaan_barang
Deskri
psi
Informasi data permintaan
barang yang dimanipulasi
Sumb
er /
Tujua
n
Entitas Keuangan,dari storage
permintaan barang melalui
proses 3 pengolahan
permintaan barang ke entitas
Tabel 3.24 kamus data update permintaan barang Nama Update_permintaan_brg
Deskr
ipsi
Mengupdate permintaan
barang yang dimanipulasi
Sumb
er /
Tujua
n
Entitas Keuangan, dari entitas
keuangan melalui proses 3
pengolahan permintaan barang
ke storage permintaan barang
Struk
tur
data
Id_permintaan,Id_msi,Id_brg,it
em,tanggal,status
Tabel 3.25 kamus data view data stock barang
Nama View_dt_stock_brg
Deskrip
si
Informasi stock barang yang
dimanipulasi
Sumber
/ Tujuan
Entitas Keuangan, dari
storage stock barang melalui
proses 4 pengolahan stock
barang ke entitas keuangan
Struktur
data
Id_brg,nama_brg,item,jenis_
brg
Tabel 3.26 kamus data view data masalah
Informasi data masalah yang
telah dimanipulasi
Sumb
er /
Tujua
n
Entitas Keuangan, dari storage
data masalah melalui proses 2
pengolahan troubleshooting
komputer ke entitas keuangan
Struk
tur
data
Id_mslh,masalah,Id_sv,Id_msi,st
atus,tanggal,action
Tabel 3.27 kamus data keuangan
Nama Dt_keuangan
Deskrip
si
Informasi data identitas
keuangan
Sumber
/
Tujuan
Entitas Keuangan, dari
entitas keuangan melalui
proses login user ke database
keuangan
Struktur
data
Id_keu,nama,Telp,Jabatan,e
Tabel 3.28 Kamus data
Nama View_lap_pers_brg
Deskrips
i
Informasi data persediaan
barang yang dimanipulasi
Sumber
/ Tujuan
Entitas Direksi,dari storage
stock barang melalui proses
5 pengolahan laporan ke
entitas direksi
Struktur
data
Id_direksi,Id_lap_pers,tangg
al
Tabel 3.29 kamus data laporan troubleshooting komputer
Nama View_lap_mslh
Deskrips
i
Informasi laporan
troubleshooting yang
dimanipulasi
Sumber
/ Tujuan
Entitas Direksi,dari storage
data masalah melalui proses
5 pengolahan data laporan
ke entitas direksi
Struktur
data
Id_direksi,Id_lap_mslh,tangg
al
Tabel 3.30 Kamus data direksi
Nama Dt_direksi
Deskripsi Informasi data direksi
Sumber /
Tujuan
Entitas direksi, dari entitas
login user ke database
direksi
Struktur
data
Id_Dir,nama,
3.4 Perancangan Antarmuka
3.4.1 Topologi GUI
Topologi Graphical User Interface merupakan
pemetaan dari aplikasi yang dibuat, sehingga dapat digambarkan secara umum mengenai
pemetaan GUI yang dapat diakses oleh user
maupun admin setelah proses login. Dari
aplikasi ini memiliki 5 level yang dapat mengakses data, yaitu supervisor, MSI, Keuangan, Direksi dan admin. Tiap level mempunyai hak akses yang berbeda, dapat dilihat melalui topologi GUI berikut.
Gambar 3.8Topologi GUI
3.4.1 Rancangan Halaman Supervisor
Gambar 3.9 Halaman Supervisor
3.4.2 Rancangan Halaman MSI
Gambar 3.10Halaman MSI
3.4.3 Rancangan Halaman Keuangan
Gambar 3.11 Halaman Keuangan
3.4.4 Rancangan Halaman Direksi
Gambar 3.12Halaman Direksi
3.5 Perancangan Basis Data
3.5.1 ERD (Entity Relationship Diagram)
Menangani
Gambar 3.13Entity Relationship Diagram
Gambar 3.14Skema Relasi Antar Tabel
3.5.3 Rancangan Database
Rancangan Database untuk pembuatan Aplikasi
dan penanganan masalah hardware dan
softwarekomputeradalah sebagai berikut:
a. Tabel Supervisor
Tabel Supervisor digunakan untuk
menyimpan data-data identitas supervisor
yang bisa loginke dalam aplikasi ini.
Tabel 3.31 Supervisor
b. Tabel Troubleshooting Komputer
Tabel masalah digunakan menginputkan
data-data Troubleshooting komputer dan
penanganannya.
Tabel 3.32 Masalah
c. Tabel MSI
Tabel MSI digunakan untuk menyimpan
data-data identitas MSI yang bisa login ke dalam
aplikasi ini.
Tabel 3.33 MSI
d. Tabel Permintaan Barang
Tabel permintaan barang digunakan untuk
menginputkan data permintaan barang beserta
tanggal pemakaian barang.
Tabel 3.34 permintaanbarang
e. Tabel Stock Barang
Tabel Stock Barang digunakan informasi
stock barang tersedia.
f. Tabel Keuangan
Tabel Keuangan digunakan untuk
menyimpan data-data identitas keuangan
yang memiliki hak akses login ke dalam
aplikasi ini.
Tabel 3.35 Keuangan
g. Tabel Barang
Tabel Barang digunakan untuk informasi
mengenai data-data barang yang masuk.
Tabel 3.36 Barang
h. Tabel User
Tabel User digunakan untuk mengakses
aplikasi in berdasarkan role-role dan
password yang ada pada setiap levelnya.
Tabel 3.37 User
i. Tabel Transaksi Pembelian
Tabel transaksi pembelian ini digunakan
untuk memasukkan data-data pembelian
dari distributor komputer.
Tabel 3.38 Transaksi Pembelian
4ImplementasidanPengujian
4.1 Implementasi
Desain dan perancangan yang telah dibuat
kemudian direalisasikan ke dalam pembuatan
Aplikasi penanganan masalah hardware dan
software komputer. Berikut adalah tampilan
dari hasil desain dan perancangan “Aplikasi
dan Implementasi Penanganan Masalah
Hardware dan Software Komputer”.
4.1.1 Halaman Utama
Halaman ini merupakan halaman yang
pertama kali diakses oleh user dan
superadmin. Halaman ini merupakan halaman
login untuk dapat mengakses aplikasi.
Halaman ini ditunjukkan pada Gambar 4.1.
4.1.2 Halaman Super Admin
Halaman ini berisi menu-menu yang dapat dilakukan superadmin. Dari halaman ini superadmin dapat melakukan semua fungsi yang ada diproses aplikasi seperti membuat daftar data-data master yaitu: tambah admin, tambah pegawai supervisor, tambah pegawai MSI, tambah stock barang, buat laporan
persediaan barang, dan buat laporan
troubleshooting komputer.
Gambar 3.2 halaman home superadmin
4.1.3 Halaman Supervisor
Halaman ini merupakan halaman yang berisi menu-menu yang dapat dilakukan supervisor. Dari halaman ini supervisor dapat melakukan fungsi yang ada diproses aplikasi seperti membuat data troubleshooting komputer, melihat data troubleshooting komputer, dan melihat history login.
Gambar 3.3 halaman home supervisor
4.1.4 Halaman Input Troubleshooting
Halaman ini merupakan halaman yang digunakan supervisor untuk menginputkan
masalah komputer. Pada halaman ini
supervisor memasukkan masalah dan nama
komputer karyawann yang mengalami
masalah.
Gambar 3.4 Input Troubleshooting Komputer
4.1.5 Halaman Lihat Troubleshooting sebagai Supervisor
Pada halaman ini supervisor dapat melihat troubleshooting yang sudah diinputkan dan dapat mengetahui siapa karyawan MSI yang menangani permasalahannya berserta update status proses permasalahan.
Gambar 3.5 Halaman Lihat Troubleshooting Komputer sebagai Supervisor
4.1.6 Halaman MSI
Halaman ini merupakan halaman yang berisi menu-menu yang dapat dilakukan MSI. Dari halaman ini supervisor dapat melakukan fungsi yang ada diproses aplikasi seperti melihat history login, melihat troubleshooting komputer, melihat stock barang, membuat permintaan barang, dan melihat permintaan barang.
4.1.7 Halaman Lihat Troubleshooting sebagai MSI
Halaman Lihat Troubleshooting ini MSI dapat
melihat isi troublesooting yang diinputkan oleh
supervisor, MSI juga dapat melihat nama supervisor
Gambar 3.6 Halaman lihat Troubleshooting Komputer sebagai MSI
4.1.8 Halaman Lihat Stock Barang sebagai MSI
Halaman lihat stock barang ini MSI dapat melihat banyaknya stock barang dan juga keterangan mengenai status stock barang.
Gambar 3.7 Halaman Lihat Stock Barang
4.1.9 Halaman Permintaan Barang
Halaman ini merupakan halaman untuk membuat permintaan barang, MSI dapat
membuat permintaan barang untuk
mengambil stock barang maupun stock barang tidak ada.
Gambar 3.8 Halaman Permintaan Barang
4.1.10 Halaman Lihat Permintaan Barang Halaman lihat permintaan barang ini MSI dan bagian Keuangan dapat melihat permintaan barang yang dibuat oleh MSI. Dihalaman ini juga keuangan dapat mengupdate status
mengenai permintaan barang disetujui atau tidak disetujui barang yang diminta oleh MSI.
Gambar 3.9 Halaman Lihat Permintaan Barang 4.1.11 Halaman Input Barang
Halaman input barang ini bagian Keuangan memasukkan data-data barang yang telah dibeli dari distributor komputer.
Gambar 3.10 Halaman Tambah Barang Masuk
4.1.12 Halaman Update Barang
Halaman update barang ini merupakan halaman untuk mengupdate barang apabila barang digunakan dalam menyelesaikan troubleshooting komputer.
Gambar 3.11 Halaman Update Barang
4.1.13 Halaman Lihat Permintaan barangsebagai Keuangan
harga barang persatuan dan juga total harga barang keseluruhan.
Gambar 3.12 halaman Lihat Permintaan barang sebagai Keuangan
4.1.14 Halaman Laporan Penanganan Masalah
Halaman ini merupakan halaman mengenai laporan penangan masalah. MSI membuat laporan ini untuk diketahui oleh direksi
sebagai laporan kinerja MSI dalam
menyelesaikan permasalahan berdasarkan jangka waktu yang ditentukan.
Gambar 0.2 Halaman Laporan Penanganan Masalah
4.1.15 Halaman laporan Persediaan Barang Halaman ini merupakan halaman mengenai laporan persediaan barang. Bagian Keuangan dapat membuat laporan ini untuk diketahui oleh direksi sebagai laporan barang tersedia digudang berdasarkan jangka waktu yang ditentukan.
Gambar 0.3 Halaman Laporan Persediaan Barang
4.1.5 Halaman Home Keuangan
Halaman ini merupakan halaman yang berisi menu-menu yang dapat dilakukan Keuangan. Dari halaman ini keuangan dapat melakukan fungsi yang ada diproses aplikasi seperti history login, melihat stock barang, melihat
permintaan barang, menginputkan data
barang.
Gambar 3.16 halaman home keuangan
4.1.6 Halaman home direksi
Halaman ini merupakan halaman yang berisi menu-menu yang dapat dilakukan keuangan. Dari halaman ini keuangan dapat melakukan fungsi yang ada diproses aplikasi
seperti history login, melihat laporan
troubleshooting komputer, melihat laporan persediaan barang, melihat laporan barang masuk, dan melihat laporan barang keluar.
4.2 Pengujian
Pengujian sistem bertujuan untuk menemukan kesalahan yang mungkin masih terdapat dalam sistem informasi dan untuk mengetahui apakah program yang dibuat telah sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Dalam pengujian ini dilakukan
dengan metode black box yaitu pengecekan
input dan output, apakah telah sesuai dengan
yang diharapkan atau tidak.
Tabel 4.1 pengujian form login
Tabel 4.2 Pengujian Form data pegawai Tabel 4.3 pengujian form transaksi pembelian
5 Kesimpulandan Saran
5.1 Kesimpulan
Kesimpulan dari hasil pembahasan diatas
adalah sebagai berikut :
a. Aplikasi dapat membuat data-data
persediaan stock barang, dan data
transaksi pembelian secara
terkomputerisasi
b. Aplikasi dapat menyajikan data-data
laporan persediaan barang dan
laporan troubleshooting komputer
5.2 Saran
Berdasarkan
kesimpulan
yang
diperoleh maka penulis mempunyai
saran-saran sebagai berikut:
a.
Untuk kedepannya diharapkan
aplikasi ini dapat menangani
mekanisme transaksi
pembelian seperti
menampilkan datahutang dan
tunai secara lebih kompleks.
b. Pada aplikasi ini diharapkan
dikembangkan menjadi aplikasi
yang lebih baik agar kualitasnya
menjadi lebih baik dan dapat
berfungsi lebih sempurna sesuai
dengan kebutuhan pengguna.
6 Refrensi
[1] Simarmata, janner. Aplikasi mobile
Commerce Menggunakan PHP dan
MySQL. Yogyakarta: Penerbit Andi,
2006
[2] Tata, Subari. Analisa Sistem Informasi.
Yogyakarta: Penerbit Andi, 2004
[3] Mulyadi. Sistem Akuntansi Edisi Ketiga.
Jakarta: Salemba empat, 2001
[4] Rohidin, Dede. Sistem Informasi
Manajemen. Bandung : Politeknik Telkom,
2009
[5] Ikatan Akuntansi Indonesia. Standar
Akuntansi Keuangan, Jakarta : Salemba
Empat, 2008
[6] Prof. Dr. Baridwan, Zaki. Intermediate
Accounting. Yogyakarta:
BPFE-Yogyakarta, 2004.
[7]http://sabdowaluyo.wordpress.co
m/2010/04/06/jurnal-pembelian/
didownload
14 Desember 2010
[8] Mikael, Sugianto. Membuat Beragam
Desain Diagram dan Flowchart. Jakarta
LAMPIRAN
INDEX
HOME
LOGIN
MSI Supervisor
Keuangan
Direksi Admin
Home
Profil
Logout
Profil Home
Logout
Home
Profil
Logout
Profil Home
Logout
Menu Menu Menu Menu
Report Persediaan
barang
Report Troubleshootin
g
Stock Barang
Permintaan barang
History barang
Troubleshooting
View Troubleshooting
Stock Barang
Permintaan barang History barang
Menu
Home
Maintenance
Logout
LAMPIRAN
Tabel 4.2 Pengujian Form data pegawai
Tabel 4.3 pengujian form transaksi pembelian
Tabel 1.1 JadwalpengerjaanProyek