Aqiqah berasal dari kosa kata bahasa arab. Dengan Cara etimologi berarti
memutus, artinya kalau beliau memutus (tali silaturahmi) keduanya. Dengan Cara terminologis, Aqiqah berarti menyembelih kambing terhadap hri ketujuh (dari kelahiran seseorang bayi) juga sebagai ungkapan rasa syukur atas rahmat Allah swt berupa kelahiran satu orang anak.
Hukum Aqiqah
Kepada dasarnya jalankan aqiqah yakni sunat, Sekian Banyak ulama seperti Imam Hasan Al-Bashri, serta Imam Laits, berpendapat bahwa hukumnya yakni wajib. Opini ini berdasarkan atas salah satu Hadits :
Artinya : tiap anak tergadai aqiqahnya yg disembelih untuknya diwaktu hri ketujuh & dicukur, dulu dikasih nama. HR Ahmad & Tirmidzi
Pengertian, Ketika, Hewan, Doa, & Hukum Aqiqah Kala Aqiqah
Berdasarkan hadits Rasulullah SAW, aqiqah dilakukan mulai sejak hri ketujuh
sesudah lahir, & tak ada batas ketika, apabila anak sudah baligh & belum dilakukan, sehingga disunatkan laksanakan sendiri.
Hewan Aqiqah