• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROSES BERPIKIR SISWA QUITTER DALAM MENYELESAIKAN MASALAH SPLDV BERDASARKAN LANGKAH-LANGKAH POLYA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PROSES BERPIKIR SISWA QUITTER DALAM MENYELESAIKAN MASALAH SPLDV BERDASARKAN LANGKAH-LANGKAH POLYA"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Hasil Pekerjaan Siswa Quitter dalam Menyelesaikan Masalah
Gambar 2. Hasil Pekerjaan Siswa Quitter dalam Menyelesaikan Masalah
Gambar 4. Alur Proses Berpikir Siswa Quitter dalam Menyelesaikan Masalah

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa : (1) Profil proses berpikir siswa RE (reflektif) dalam memecahkan masalah matematika adalah : (a) dalam memahami masalah,

Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa proses berpikir mahasiswa dimensi teacher dalam memecahkan masalah matematika dalam memahami masalah, mahasiswa dimensi

Polya (1973) membagi empat langkah dalam memecahkan masalah matematika yang berkaitan dengan menyelesaikan soal pemecahan masalah atau soal cerita matematika, yaitu: 1)

Berdasarkan penjelasan yang telah diberikan dapat diketahui bahwa siswa CL dengan tipe climber melakukan proses berpikir asimilasi baik pada tahap memahami masalah,

Kedua , mahasiswa dengan gaya kognitif Field Dependent (FD) menggunakan proses berpikir reflektif pada empat langkah pemecahan masalah (Polya) dengan karakteristik:

Pertama, mahasiswa dengan gaya kognitif Field Independent (FI) menggunakan proses berpikir reflektif pada empat langkah pemecahan masalah (Polya) dengan

Karena penyelesaian dengan menggunakan langkah Polya sangat efektif, dapat mempermudah penyelesaian masalah, mengurangi kesalahan yang dilakukan, dan memperoleh pengalaman menggunakan

Salah satu cara yang dilakukan siswa untuk menyelesaikan suatu masalah dengan menggunakan langkah-langkah Polya, yaitu: 1 langkah dimana siswa harus memahami masalah, 2 siswa membuat