• Tidak ada hasil yang ditemukan

Model Sistem Informasi Sumber Daya Manus

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Model Sistem Informasi Sumber Daya Manus"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : Dina Pusvita Rini NIM : 12.01.55.0032

Model Sistem Informasi Sumber Daya Manusia

Model Sistem Informasi Sumber Daya Manusia A. Subsistem input sistem informasi SDM

Subsistem input terdiri dari :

1. SIA (Sistem Informasi Akuntansi)

SIA (Sistem Informasi Akuntansi) memberikan data personil yang bersifat keuangan.

Jadi,data yang diolah terdiri dari data:

(2)

 Data akuntansi (bersifat keuangan dan lebih dinamis, contoh : upah perjam,gaji per bulan,pendapatan kotor saat ini, dan pajak penghasilan tahun berjalan)

2. Subsistem Penelitian SDM

 Subsistem penelitian sumber daya manusia mengumpulkan data melalui proyek penelitian khusus, seperti :

a. Penelitian suksesi (mengidentifikasi calon bagi posisi yang akan tersedia/promosi jabatan)

b. Analisis dan evaluasi jabatan(mempelajari setiap jabatan dalam suatu area keahlian yang diperlukan

c. Penelitian keluhan(membuat tindak lanjut atas keluhan yang disampaikan pegawai untuk berbagai alasan)

3. Subsistem Intelijen SDM

 Subsistem intelijen sumber daya manusia mengumpulkan data yang berhubungan dengan SDM dari lingkungan luar perusahaan,seperti :

 Pemerintah (peraturan ketenagakerjaan)

 Pemasok (pelaksanaan fungsi perekrutan dan penerimaan pegawai baru)

 Serikat pekerja (mengatur kontrak kerja antara perusahaan dan serikat pekerja)

 Masyarakat global (menyediakan sumber daya lokal seperti perumahan,pendidikan dan rekreasi,untuk perekrutan skala lokal,nas/internasional)

 Masyarakat keuangan (untuk perencanaan personil)  Pesaing(perpindahan pegawai dari perusahaan lain)

B. Subsistem database sistem informasi SDM

Data yang tersimpan dalam datbase sistem informasi SDM terdiri data pegawai (perorangan) dan data non-pegawai (organisasi) yang dapat mempengaruhi arus personil di lingkungan perusahaan

C. Subsistem output sistem informasi SDM

(3)

1. Subsistem perencanaan angkatan kerja

Perencanaan angkatan kerja melibatkan semua kegiatan yang memungkinkan manajemen untuk mengidentifikasikan kebutuhan pegawai di masa depan. Aplikasi perencanaan angkatan kerja yang paling populer adalah pembuatan bagan organisasi,peramalan gaji dan analisis/evaluasi kerja

2. Subsistem perekrutan

Ada 2 aplikasi perekrutan dalam perusahaan yaitu :  Penelusuran pelamar

 Pencarian internal

Penelusuran pelamar lebih banyak dipraktekkan daripada pencarian internal untuk menemukan calon pekerja yag dibutuhkan oleh perusahaan. Untuk perusahaan untuk mengisi lowongan kerja lebih difokuskan pada lingkungan luar daripada pegawai yang ada.

3. Subsistem manajemen angkatan kerja

Aplikasi untuk mengetahui usaha pengembangan angkatan kerja yang sudah dilakukan,yaitu :

 Aplikasi penilaian kinerja  Aplikasi pelatihan

 Aplikasi pengendalian posisi  Aplikasi relokasi

 Aplikasi keahlian/kompetensi  Aplikasi suksesi

 Aplikasi pendisiplinan

4. Subsistem kompensasi

Aplikasi untuk subsistem ini,yaitu :  Aplikasi peningkatan penghargaan  Aplikasi gaji

 Aplikasi kompensasi eksekutif  Aplikasi insentif bonus

(4)

5. Subsistem tunjangan

Subsistem tunjangan menyediakan paket tunjangan baik bagi pegawai yang masih bekerja maupun yang sudah pensiun.

Banyak faktor yang menyebabkan subsistem ini sangat rumit dan sukar dilakukan antara lain lama bekerja,kreatifitas,kinerja dan adanya inovasi terbaru dari pegawai untuk dapat menentukan sendiri jumlah tunjangan yang diterimanya.

6. Subsistem pelaporan lingkungan

Referensi

Dokumen terkait

Untuk into diperlukan Sistem Informasi Geografis yang dapat memudahkan Dinas SDAP Kabupaten Garut dalam memperoleh informasi data spasial dan data non spasial

seleksi, penempatan, orientasi, dan induksi untuk mendapatkan SDM yang diperlukan sesuai dengan tujuan organisasi dan perusahaan. 3) Fungsi Pengembangan (Development )

◦ Organisasi matrik adalah organisasi proyek murni yang melekat pada divisi fungsional dalam organisasi induk.. Tim Proyek dan Organisasi –

Perbedaan tersebut merupakan tambahan upah (bonus) karena adanya kelebihan prestasi yang membedakan satu pegawai dengan yang lain. 2) Kompensasi pelengkap (Fringe

Empat faktor tersebut mempengaruhi tercapainya keefektifan komunikasi organisasi pada pelaksanaan program sosialisasi kebijakan SDM yang dilihat dari tercapainya persamaan

Dengan data base karyawan yang akurat, yang terdapat dalam sistem informasi manajemen, kegiatan untuk mengelola SDM secara tepat baik dari segi kuantitas maupun

1.0 Pendataan Admin Kepala Sekolah 2.0 Layanan 3.0 Pembuatan Laporan D1 tpengguna D2 tsdm D3 tketetapansk Data pengguna Data sdm Data ketetapansk D8 tpendidikan Data pendidikan

18 Faktor Lingkungan luar : faktor diluar lingkup organisasi yang mempengaruhi SDM suatu perusahaan • Pasar Tenaga Kerja: geografis,jumlah,perubahan • Pertimbangan Hukum:UU,PERDA,hk