DETERMINAN MORAL HAZARD PASIEN RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM PUSAT H. ADAM MALIK MEDAN DALAM
MEMENUHI KEBUTUHAN AKAN PELAYANAN KESEHATAN
TESIS
Oleh
WIDIYANTO 127032122/IKM
PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN
THE DETERMINANT OF MORAL HAZARD OF THE OUT-PATIENT PATIENTS AT H.ADAM MALIK GENERAL HOSPITAL IN
MEETING THEIR NEED FOR HEALTH SERVICE
THESIS
BY WIDIYANTO 127032122/IKM
MAGISTER OF PUBLIC HEALTH SCIENCE STUDY PROGRAM FACULTY OF PUBLIC HEALTH
UNIVERSITY OF SUMATERA UTARA MEDAN
DETERMINAN MORAL HAZARD PASIEN RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM PUSAT H. ADAM MALIK MEDAN DALAM
MEMENUHI KEBUTUHAN AKAN PELAYANAN KESEHATAN
TESIS
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat
untuk Memperoleh Gelar Magister Kesehatan (M.Kes) dalam Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Minat Studi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan pada Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Sumatera Utara
Oleh
WIDIYANTO 127032122/IKM
PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN
Judul Tesis : DETERMINAN MORAL HAZARD PASIEN RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM PUSAT H. ADAM MALIK MEDAN DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN AKAN
PELAYANAN KESEHATAN
Nama Mahasiswa : Widiyanto
Nomor Induk Mahasiswa : 127032122
Program Studi : S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Minat Studi : Administrasi dan Kebijakan Kesehatan
Menyetujui Komisi Pembimbing
(Prof. dr. Sutomo Kasiman, Sp.PD, Sp.JP(K)) (Siti Khadijah , S.K.M, M.Kes
Ketua Anggota
)
Dekan
(Dr.Drs. Surya Utama, M.S)
Telah Diuji
Pada Tanggal : 15 Agustus 2014
PANITIA PENGUJI TESIS
Ketua : Prof. dr. Sutomo Kasiman, Sp.PD, Sp.JP(K) Anggota : 1. Siti Khadijah Nasution, S.K.M, M.Kes
PERNYATAAN
DETERMINAN MORAL HAZARD PASIEN RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM PUSAT H. ADAM MALIK MEDAN DALAM
MEMENUHI KEBUTUHAN AKAN PELAYANAN KESEHATAN
TESIS
Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.
Medan, September 2014
ABSTRAK
Masalah Moral hazard pada awalnya merupakan fenomena yang ditemukan pada bisnis asuransi namun dalam perkembangannya tidak hanya ditemukan di dunia asuransi tetapi juga di segala bidang kehidupan termasuk bidang kesehatan. Merujuk kepada definisi Moral hazard yang dikemukakan oleh Manning (1996) yang dikutip Dreher( 2004) pengertian moral hazard dibedakan atas moral hazard langsung dan moral hazard tidak langsung. Moral hazard langsung terjadi pada kasus dimana peserta asuransi menjadi tidak berhati-hati setelah mengikuti program asuransi, sementara moral hazard tidak langsung terjadi ketika sistem dari asuransi menyebabkan timbulnya moral hazard secara langsung
Program jaminan kesehatan BPJS I yang baru saja dimulai pada tanggal 1 Januari 2014 sesuai UU No.40/2004/pasal 19, BPJS ini diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip asuransi sosial dan prinsip ekuitas.Menurut UU No. 40/pasal 22 disebutkan memiliki manfaat komprehensif dengan penggunaan iur untuk pelayanan yang berpotensi Moral Hazard (PTASKES 2014).
Fenomena yang sama juga dijumpai di Rumah Sakit H. Adam Malik Medan ada beberapa pasien rawat jalan peserta BPJS I non PBI tidak melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur (tidak kontrol), datang dengan keluhan yang sama (tidak adanya usaha preventif)
Berdasarkan penelitian yang dilakukan secara explanatory research deketahui variabel pendidikan sangat berpengaruh secara signifikan terhadap munculnya perilaku Moral hazard.
Untuk mengatasi masalah Moral hazard ini disarankan kepada direktur RSUP H. Adam Malik Medan untuk lebih meningkatkan program penyuluhan kesehatan terutama melalui instalasi PKMRS sehinga peserta asuransi kesehatan BPJS I NON PBI dan masyarakat lebih memahami dan menghargai mamfaat kesehatan.
ABSTRACT
The problem of moral hazard is at first a phenomenon found in an insurance business but in its development it is not only found in the world of insurance but also in all sectors of life including in the field of health. According to Manning (1996) cited in Dreher (2004), the meaning of moral hazard can be differenciated between direct moral hazard and indirect moral hazard. Direct moral hazard occurs in the cases in which the insurance participants are not careful after following insurance programs, while indirect moral hazard occurs when the system of insurance resulted in the direct moral hazard.
The Health InsuranceProgram of BPJS I which just began on January 1, 2014 in accordance with Article 19 of Law No.40/2004 is organized nationally based on the principles of social insurance and equity. According to Article 22 of Law No.40/2004, the Health Insurance Program of BPJS I has a comprehensive benefit by using the dues for the services that are potential to have moral hazard (PT ASKES 2014).
The same phenomenon has also been found at H. Adam Malik General Hospital in which several out-patient patients as the participants of non-PBI BPJS I who did not perform regular health checks (no control) came with the Same complaints (no preventive effort at all).
The result of this explanatory study showed that the variable of education had a very significant influence on the incident of moral hazard behavior.
To overcome this Moral Hazard problem, the Director of H.Adam Malik General Hospital is suggested to further improve the health extension program especially through PKMRS installation that the participants of non-PBI BPJS health insurance and the community at large can understand and appreciate the health benefits more.
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala Rahmat dan Karunia Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini dengan judul “Determinan Moral Hazard Pasien Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Dalam Memenuhi Kebutuhan Akan Pelayanan Kesehatan”.
Penulisan tesis ini merupakan salah satu persyaratan akademik untuk menyelesaikan pendidikan pada Program Studi S2 IlmuKesehatan Masyarakat Minat Studi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.
Dalam penulisan tesis ini, penulis mendapat bantuan, dukungan dan bimbingan dari berbagai pihak baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk itu penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DMT & H, M.Sc, (CTM), Sp. A(K) selaku Rektor Universitas Sumatera Utara.
2. Dr. Drs. Surya Utama, M.S, selaku Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.
4. Dr. Ir. Zulhaida Lubis, M.Kes, selaku Pembantu Dekan I Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.
5. Prof. dr. Sutomo Kasiman, Sp.PD, Sp.JP(K), selaku pembimbing I dan Siti Khadijah Nst, S.K.M, M.Kes, selaku pembimbing II, dimana kedua pembimbing dengan penuh perhatian, kesabaran, dan ketelitian memberikan bimbingan, arahan, petunjuk, hingga selesainya Tesis ini.
6. Drs. Amru Nst, M.Kes dan dr. Fauzi, S.K.M selaku Tim Penguji yang telah bersedia menguji dan memberikan masukan guna penyempurnaan tesis ini.
7. Seluruh staf pengajar Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara, yang telah memberikan ilmu 8. Orang tua saya tercinta Hj. Syamiati dan Alm. Pitoyo, istri saya tercinta drg. Tuti
Isnita dan anak-anak saya tercinta Naufal, Najwa dan Khalis dan juga kedua mertua saya Alm. H. Siddik Pulungan dan Almh. Hj. Masdogor Siregar serta keponakan saya Indah, Pras, Tari yang selalu memberikan motivasi, dukungan, doa pada penulis dalam penyusunan tesis ini.
Penulis juga menyadari bahwa tesis ini masih terdapat kekurangan, untuk itu kritik dan saran yang mendukung sangat penulis harapkan. Akhirnya penulis menyerahkan semua kepada Allah SWT untuk memohon Ridho-Nya, semoga tesis penelitian ini dapat bermanfaat bagi dunia pendidikan dan kesehatan.
Medan, September 2014
Penulis
RIWAYAT HIDUP
Penulis bernama Widiyanto berumur 42 tahun dilahirkan di Medan pada tanggal 5 April 1973 beragama Islam, penulis anak keenam dari enam bersaudara dengan status sudah menikah, memiliki tiga orang anak dan penulis merupakan anak dari pasangan Pitoyo dan Hj. Syamiati.
DAFTAR ISI
2.2. Bentuk Moral Hazard di Asuransi Kesehatan ... 11
2.3. Tingkat Moral Hazard ... 11
2.4. Ciri-ciri Moral Hazard ... 15
2.5. Solusi Mengatasi Moral Hazard ... 17
2.6. Asuransi Kesehatan (Definisi, Manfaat dan Ciri Khusus) ... 21
BAB 4. HASIL PENELITIAN ... 32
4.1. Deskripsi Lokasi Penelitian ... 32
4.2. Karakteristik Responden ... 33
4.3. Analisis univariat ... 35
4.4. Analisi Bivariat ... 36
4.5. Analisis Multivariat ... 40
BAB 5. PEMBAHASAN ... 41
5.1 Pengaruh Jenis Kelamin,Umur,Pendidikan, Pekerjaan dan Pengetahuan terhadap munculnya perilaku Moral hazard ... 41
BAB 6. KESIMPULAN DAN SARAN ... 48
6.1 Kesimpulan ... 48
6.2 Saran ... 49
DAFTAR PUSTAKA ... 51
DAFTAR TABEL
Nomor Judul Halaman
4.1. Tabel Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Kategori
Umur, Pendidikan, Pekerjaan, Jenis Kelamin dan Pengetahuan ... 34 4.2. Tabel Distribusi Jawaban Responden yang Dikaitkan dengan
Perilaku Moral Hazard Pada Responden ... 35 4.3. Tabel Distribusi Moral Hazard ... 36 4.4 Tabel Tabulasi Silang Hubunngan Umur, Pendidikan, Pekerjaan,
DAFTAR GAMBAR
Nomor Judul Halaman
2.1. Fungsi Moral Hazard ... 12 2.2. Grafik Tornado Memperlihatkan Variabel-variabel yang
DAFTAR LAMPIRAN
No. Judul Halaman
1 Kuesioner Penelitian ... 54
2 Hasil Analisis Univariat ... 56
3 Hasil Analisis Bivariat ... 59
4 Hasil Analisis Multivariat ... 65
5 Surat Izin Penelitian ... 68
6 Surat Balasan Penelitian ... 69
7 Surat Persetujuan Ethical Clearance ... 70