INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER
PRINSIP USABILITY
PRINSIP
–
PRINSIP USABILITY
KEMAMPUAN MANUSIA YANG BAIK VS YANG BURUK
PROSES USER CENTERED DESIGN (UCD)
KAPASITAS MANUSIA
1)
Pengindraan (penglihatan, pendengaran, perabaan)
2)
System motor
3)
Memory (STM, LTM)
4)
Proses kognitif
;atensi pilih, pembelajaran, menyelesaiakan
masalah, bahasa.
LISNAWATI _065108086
PUTERI PRAVITASARI _ 065108070
ALI YUSMAN _ 065108104
PRINSIP
–
PRINSIP USABILITY
Prinsip usability terbagi atas 6 macam (yang saya ketahui):
1. Human Abilities
Pengertian Prinsip Usability Pada mata kuliah interaksi manusia dan komputer adalah suatu masalah optimasi penggunaan sistem oleh pengguna. Sistem akan bekerja dengan baik apabila dipergunakan secara maksimal oleh pengguna sehingga semua kemampuan sistem dapat termanfaatkan secara maksimal.
Didalam Prinsip Usability terdapat hal-hal yang harus diperhatikan diantaranya Human Ability, Human Capabilities, Memori, Proses, Observations, Problem Solving.
Dapat disebut juga :
prinsip usability adalah prinsip ( bakat , kemampuaan, ketangkasan ) yang dapat di pergunakan dalam pembelajaran,perusahaan dan dalam diri manusia sendiri. contohnya dalam teknologi yaitu jika seorang user atau pemakai komputer dia menggunakan perangkat lunak.
user tersebut dengan tidak sadar telah mempelajari kemampuan suatu kinerja perangkat tersebut bahwa dalam perangkat lunak tersebut terdapat sistem yang bekerja dengan fungsi tertetu. sehingga interaksi pengguna dengan seperangkat komputer bisa di hubungkan dan saling mengenal. sangat sulit sistem agar user bisa berinteraksi dengan komputer banyak cara agar komputer bisa mengerti apa yang user perintahkan. kita ingin menampilkan huruf A saja sangat rumit perjalanan sistemnya.ini lah dimana kita mempelajari prinsip usability mengenal proses sistem interaksi manusia dengan sebuah komputer.
Prinsip Usability Dix (1993)
a. Learnability : kemudahan bahwa pengguna baru dapat menggunakan interaksi secara efektif dan memperoleh maximal kinerja.
b. Flexibility : ragam cara user dan sistem dapat bertukar informasi
c. Robustness : dukungan untuk user agar dapat mencapai tujuan dengan baik.
KEMAMPUAN MANUSIA YANG BAIK VS BURUK
a. Human abilities baik
Kapasitas Long Term Memory (LTM) tidak terbatas
Durasi LTM tidak terbatas dan complex
Kemampuan memahami tinggi
Mekanisme konsentrasi powerful
Pengenalan pola pikir powerful
b. Human abilities buruk
Kapasitas Short Term Memory (STM) terbatas
Durasi STM terbatas
Akses yang tidak dapat diandalkan pada STM
Proses yang cenderung salah
Proses yang lambat
PROSES USER CENTERED DESIGN (UCD)
PROSES INFORMASI
Proses informasi pada manusia terdiri dari 3 sistem utama :
1. Perseptual
Menangani sensor dari luar
Sebagai buffer untuk menampung masukkan yang diterima dari indera manusia
Diproses (diterima) untuk diteruskan ke otak (memori) 2. Kognitif : memproses hubungan keduanya
3. Sistem Motor : mengontrol aksi / respon (pergerakan, kecepatan, kekuatan )
KAPASITAS MANUSIA
1) Pengindraan (penglihatan, pendengaran, perabaan) 1. Penglihatan/ Mata
Mata adalah suatu panca indera yang berfungsi untuk melihat dan didalam panca indera mata ini terdapat dua tahap konsep penglihatan.
Konsep penglihatan pada manusia terdiri dari dua tahap yaitu : 1. Penerimaan stimulus dari luar secara fisik
2. Pemrosesan serta interpretasi dari stimulus tersebut a. Kemampuan Penglihatan
۞ Sensivitas
۞ Ketajaman
۞ Pergerakan
b. Warna
۞ Warna dikaitkan dengan hue, intensitas, dan saturation
۞ Hue panjang gelombang spektrum cahaya
۞ Intensitas brightness dari warna
۞ Saturation jumlah / kadar putih (whiteness) dalam warna
۞ Masalah persepsi warna pada cones (sel pada selaput retina yang sensitif terhadap warna) dan ganglion (simpul syaraf)
۞ 380 (blue) ~ 770nm (red)
2. Pendengaran/Telinga
Telinga adalah suatu panca indera yang digunakan untuk mendengar. Sistem yang terdapat pada telinga yaitu system auditory yang memiliki kapasitas sangat besar untuk mengumpulkan informasi lingkungan sekitar. Dapat mendengar objek apa saja yang ada di sekitar dan memperkirakan kemana objek tersebut akan berpindah.
Pemrosesan suara
Suara memiliki beberapa karakteristik, yaitu :
۞ Pitch : frekuensi suara (20 – 20.000 HZ)
۞ Loudness : amplitudo suara (30 – 100dB)
۞ Timbre : tipe atau jenis suara
Sistem auditory melakukan filtering suara kita mengabaikan suara background dan berkonsentrasi pada informasi yang penting.
3. Perabaan/Peraba
Peraba adalah suatu panca indera yang berfungsi untuk melakukan sentuhan. Manusia menerima stimuli melalui kulit. Kulit memiliki tiga jenis sensor penerima (sensory receptor), yaitu :
۞ Thermoceptor =merespon panas / dingin
۞ Nociceptor =merespon pada tekanan yang intens, rasa sakit
۞ Mechanoceptor = merespon pada tekanan
3) Memory (STM, LTM)
Memori adalah suatu tempat atau wadah untuk menyimpan data atau informasi. Memori juga dapat menyimpan pengetahuan faktual dan pengetahuan prosedural.
a. STM
Short Term Memory (STM)
Memori kerja menyimpan informasi yang dibutuhkan dalam waktu yang singkat / sementara pada saat kita sedang melakukan pekerjaan.
Dapat diakses dengan cepat, namun berkurang secara cepat pula
Metode digunakan untuk mengukur kapasitas, yaitu berdasarkan : a. Panjang suatu deret (sequence) yang dapat diingat secara terurut. b. Kemampuan mengingat kembali item-item secara acak.
b. LTM
Long Term Memory (LTM)
Penyimpanan utama untuk informasi faktual, pengetahuan berdasarkan eksperimen / pengalaman, aturan-aturan prosedur, tingkah laku, dsb.
Kapasitasnya lebih besar, waktu akses yang lebih lambat, serta proses hilangnya informasi lebih lambat.
Terdapat dua jenis LTM :
a. Memori Episodik : menyimpan “data” kejadian atau pengalaman dam bentuk serial menurut waktu.
b. Memori Semantik : menyimpan record-record fakta, konsep, keahliaan (skills) serta informasi lain yang diperoleh selama hidup dengan terstruktur.
4)
Proses kognitif ; atensi pilih, pembelajaran, menyelesaiakan masalah, bahasa.
Pembahasan yang keempat yaitu Problem Solving atau yang biasa kita kenal Penyelesaian masalah, penyelesaian masalah pada IMK ini setelah penyimpanan di LTM, kemudian diaplikasikan. Penalaran (Reasoning) : proses pengambilan kesimpulan mengenai sesuatu atau hal baru dengan pengetahuan yang dimiliki oleh manusia. Demikian pembahasan saya mengenai Prinsip Usability pada mata kuliah interakasi manusia dan Komputer.
Observasi
Orang lebih fokus untuk menyelesaikan masalah, tidak untuk belajar menggunakan suatu sistem secara efektif.
Orang menggunakan perbandingan jika tidak ada penyelesaian.
Orang lebih kepada heuristic daripada algorithmic
1. Lebih mencoba coba-coba daripada pemikiran matang
Penyelesaian masalah
Setelah penyimpanan di LTM, kemudian diaplikasikan
Penalaran (Reasoning) : proses pengambilan kesimpulan mengenai sesuatu atau hal baru dengan pengetahuan yang dimiliki oleh manusia.
Reasoning terdiri dari :
Deduktif
Menarik kesimpulan secara logika dari premis yang diberikan
Jika A, maka B
Sangat buruk untuk mengkonfirmasikan validitas dan kebenaran
Induktif
Men-generalisasi dari kasus sebelumnya untuk belajar tentang hal baru
Meskipun induksi mungkin tidak dapat diandalkan namun merupakan proses yang berguna
Induksi mengakibatkan manusia senantiasa belajar mengenai lingkungan
Abduktif
Penalaran dari sebuah fakta ke aksi atau kondisi yang mengakibatkan fakta tersebut terjadi
Metode ini digunakan untuk menjelaskan event yang kita amati
DAFTAR PUSTAKA
1. http://muhammadnurulmuhtadi.blogspot.com/2010/02/prinsip-usability.html 2. http://blog-indonesia.com/blog-archive-10533-65.html