• Tidak ada hasil yang ditemukan

sini Bahan Kuliah Ekonomika Pengantar | mutosagala

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "sini Bahan Kuliah Ekonomika Pengantar | mutosagala"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

(1)

N. G R E G O R Y M A N K I W

PowerPoint® Slides

by Ron Cronovich

13

P R I N C I P L E S O F

F O U R T H E D I T I O N

The Costs of Production

(2)

In this chapter, look for the answers to

these questions:

Apa yang dimaksud fungsi produksi? Apa yang

dimaksud marginal product? Bagaimana hubungan

keduanya?

Apa yang dimaksud

various costs

, dan bagaimana

hubungannya pada setiap cost dan kepada output?

Bagaimana perbedaan biaya jangka pendek dan

jangka panjang?

(3)

Total Revenue, Total Cost, Profit

Kita mengasumsikan bahwa tujuan perusahaan

adalah memaksimumkan profit.

(4)

Costs: Explicit vs. Implicit

Explicit costs

– membutuhkan uang yang keluar

(penggunaan kas), contoh membayar upah

tenaga kerja.

Implicit costs

– tidak membutuhkan uang yang

keluar dari kas, contoh opportunity cost dari

owner’s time

Remember one of the Ten Principles:

The cost of something is

what you give up to get it

.

(5)

Explicit vs. Implicit Costs: An

Example

Seseorang membutuhkan $100,000 untuk memulai bisnisnya. Suku bunga sebesar 5%.

Case 1: pinjam sebesar $100,000

explicit cost = $5000 interest on loan

Case 2: individu menggunakan $40,000 dari tabungannya,

kemudian meminjam sebesar $60,000

explicit cost = $3000 (5%) interest on the loan

implicit cost = $2000 (5%) foregone interest you could

have earned on your $40,000.

(6)

Economic Profit vs. Accounting

Profit

Accounting profit

= total revenue dikurangi total explicit costs

Economic profit

= total revenue dikurangi total costs ( termasuk

biaya explicit and implicit)

(7)

The Production Function

Production function

menunjukan hubungan

antara banyaknya input yang digunakan untuk

produksi dan kuantitas output.

(8)

0

Example 1: Farmer Jack’s Production

Function

(bushels of wheat) L

(9)

Marginal Product

Marginal product dari suatu input, adalah peningkatan

output karena adanya tambahan penggunaan input. Dengan menganggap semua input lain konstan.

Contoh: jika Farmer Jack memperkerjakan satu lagi

pekerja, outputnya meningkat melalui marginal product of labor.

Notation:

(delta) = “change in…”

Examples:

Q = change in output, L = change in labor

Marginal product of labor (MPL) =

Q

(10)

3000 (bushels of wheat) L

(no. of workers)

EXAMPLE 1:

Total & Marginal

(11)

MPL equals the

slope of the

production function.

Notice that

MPL diminishes

as

L

increases.

This explains why

the production

function gets flatter

as

L

increases.

No. of workers

EXAMPLE 1:

MPL = Slope of Prod Function

3000

(bushels of wheat) L

(12)

Why MPL Is Important

Recall one of the Ten Principles:

Rational people think at the margin.

Ketika Jack menambah pekerja,

Cost yang akan dihadapinya meningkat karena

membayar upah pekerja yang lebih banyak.

Outputnya akan meningkat melalui

MPL

Mempertimbangkan kedua hal tersebut membantu

Jack untuk memutuskan apakah ia akan

(13)

Why MPL Diminishes

Diminishing marginal product:

marginal product dari suatu input menurun ketika penggunaan input meningkat.(other things equal)

Contoh output meningkat semakin kecil dan semakin kecil untuk setiap tambahan pekerja. Mengapa?

Jika Jack meningkatkan pekerja tapi lahan tetap,

maka rata-rata pekerja memiliki lahan yang lebih sedikit untuk digarap, maka akan menjadi kurang produktif.

Pada umumnya, MPL diminishes ketika L meningkat

(14)

EXAMPLE 1:

Farmer Jack’s Costs

Jack harus membayar $1000/bulan untuk lahan

(tanah), terlepas dari berapa banyak gandum

yang dihasilkan

(15)

EXAMPLE 1:

Farmer Jack’s Costs

(bushels of wheat)

L

(16)

EXAMPLE 1:

Farmer Jack’s Total Cost

Curve

Q

(bushels of wheat)

Total Cost

0 $1,000

1000 $3,000

1800 $5,000

2400 $7,000

2800 $9,000

(17)

Marginal Cost

Marginal Cost

(

MC

)

adalah peningkatan Total Cost dari adanya

tambahan produksi satu satuan unit:

∆TC

Q

(18)

EXAMPLE 1:

Total and Marginal Cost

Marginal

Cost (MC)

(bushels of wheat)

Q = 1000 ∆TC = $2000

Q = 800 ∆TC = $2000

Q = 600 ∆TC = $2000

Q = 400 ∆TC = $2000

(19)

MC

usually rises

as

Q

rises,

as in this example.

EXAMPLE 1:

The Marginal Cost Curve

$11,000

(20)

Why MC Is Important

Farmer Jack is rational dan menginginkan untuk

maksimum profitnya. Untuk meningkatkan profit,

haruskah ia produksi lebih banyak gandum, atau

lebih sedikit?

Untuk menemukan jawaban, Farmer Jack

perlu untuk “think at the margin.”

Jika tambahan biaya produksi gandum (

MC

) lebih

kecil dari tambahan pendapatan yang ia dapat

(21)

Fixed and Variable Costs

Fixed costs (

FC

)

– do not vary with the quantity

of output produced.

For Farmer Jack,

FC

= $1000 for his land

Other examples:

cost of equipment, loan payments, rent

Variable costs (

VC

)

– vary with the quantity

produced.

For Farmer Jack,

VC

= wages he pays workers

(22)

EXAMPLE 2

Contoh kedua lebih umum dapat dilakukan

(23)
(24)

Recall,

Marginal Cost (

MC

)

is the change in total cost from

producing one more unit:

Usually,

MC

rises as

Q

rises, due

to diminishing marginal product.

Sometimes (as here),

MC

falls

before rising.

(In other examples,

MC

may be

constant.)

EXAMPLE 2:

Marginal Cost

(25)

EXAMPLE 2:

Average Fixed

is fixed cost divided by the

quantity of output:

AFC

=

FC

/

Q

Notice that

AFC

falls as

Q

rises:

The firm is spreading its fixed

(26)

EXAMPLE 2:

Average Variable

Q

Average variable cost (

AVC

)

is variable cost divided by the

quantity of output:

AVC

=

VC

/

Q

As

Q

rises,

AVC

may fall initially.

In most cases,

AVC

will

(27)

EXAMPLE 2:

Average Total

Q

Average total cost

(

ATC

)

sama dengan

total cost dibagi

dengan jumlah

output:

ATC

=

TC

/

Q

atau,

(28)

Usually, as in this example,

EXAMPLE 2:

Average Total Cost

(29)

EXAMPLE 2:

The Various Cost Curves

Together

AFC AVC ATC

MC

$0 $25 $50 $75 $100 $125 $150 $175 $200

0 1 2 3 4 5 6 7

C

o

st

(30)

A

A CC T T I I VV E LE L E E A A R R NN I I N N G G

3

3

:

:

Costs

Costs

Fill in the blank spaces of this table.

(31)

Use AFC = FC/Q

Use AVC = VC/Q

Use relationship between MC and TC

(32)

$0

awalnya,

AFC menurun

mendorong ATC

ke bawah.

Dan pada akhirnya,

kenaikan AVC

mendorong ATC

(33)

EXAMPLE 2:

ATC and MC

ATC menurun.

ketika MC > ATC,

ATC meningkat. Kurva MC

memotong

kurva ATC pada

(34)

Costs in the Short Run & Long

Run

Short run:

beberapa input adalah fixed (

e.g.,

factories,

land). Maka biaya dari input terebut adalah

FC

.

Long run:

semua input dalam jangka panjang adalah

berubah ubah.

(

e.g.,

firms can build more factories,

or sell existing ones)

(35)

EXAMPLE 3:

LRATC with 3 factory Sizes

ATCS ATCM ATC

L

Q

Avg Total Cost Perusahaan dapat

memilih dari 3 factory sizes: S,

M, L.

Each size has its own SRATC curve.

(36)

EXAMPLE 3:

LRATC with 3 factory Sizes

ATCS ATCM ATC

L

Q

Avg Total Cost

QA QB

LRATC

Untuk memproduksi kurang dari QA,

perusahaan akan memilih size S

dalam jangka panjang. Produksi antara QA dan

QB, akan memilih size

M

dalam jangka panjang. Produksi lebih dari QB, akan memilih size L

(37)

A Typical LRATC Curve

Q

ATC

Dalam dunia nyata, pabrik dalam berbagai ukuran, masing-masing dengan kurva SRATCnya sendiri,

Jadi kurva LRATC terlihat seperti ini:

(38)

How ATC Changes As

the Scale of Production Changes

Economies of scale: ATC

menurun ketika Q

meningkat.

Constant returns to scale: ATC

tetap sama

ketika Q meningkat.

Diseconomies of scale: ATC

meningkat ketika Q

LRATC

Q

(39)

How ATC Changes As

the Scale of Production Changes

Economies of scale terjadi ketika meningkatnya

produksi memungkinkan spesialisasi yang lebih

besar:

pekerja lebih efisien ketika bekerja

More common when

Q

is low.

Diseconomies of scale disebabkan karena ada

masalah koordinasi dalam suatu organisasi

besar.

Contoh:

pengendalian biaya yang buruk

(40)

CONCLUSION

Biaya sangat penting dalam keputusan bisnis,

termasuk produksi, harga, dan

hiring

.

Bab ini telah memaparkan konsep various cost.

Bab-bab berikut akan menunjukkan bagaimana

perusahaan menggunakan konsep tersebut

(41)

CHAPTER SUMMARY

Biaya implisit tidak melibatkan pengeluaran kas,

namun sama pentingnya dengan biaya eksplisit

untuk keputusan bisnis,

Accounting profit

revenue dikurangi explicit

costs. Economic profit

revenue dikurangi total

(explicit + implicit) costs.

(42)

CHAPTER SUMMARY

The marginal product of labor adalah peningkatan

output karena adanya tambahan satu lagi input

labor, dengan menganggap input lain tetap.

Marginal product biasanya menurun seiring

meningkatnya penggunaan input. Dengan

demikian, sesuai dengan pertumbuhan output,

fungsi produksi akan menjadi lebih datar, dan kurva

biaya total menjadi curam.

(43)

CHAPTER SUMMARY

Marginal cost adalah peningkatan pada total cost

dari adanya tambahan unit produksi. Kurva MC

selalu upward-sloping.

Average variable cost adalah variable cost dibagi

dengan output.

Average fixed cost adalah fixed cost dibagi dengan

output. AFC selalu menurun ketika output

meningkat.

(44)

CHAPTER SUMMARY

The MC curve intersects the ATC curve

at minimum average total cost.

When MC < ATC, ATC falls as

Q

rises.

When MC > ATC, ATC rises as

Q

rises.

In the long run, all costs are variable.

Economies of scale: ATC falls as

Q

rises.

Diseconomies of scale: ATC rises as

Q

rises.

Referensi

Dokumen terkait

Gedung H, Kampus Sekaran-Gunungpati, Semarang 50229 Telepon: (024)

Peserta yang keberatan terhadap hasil keputusan pemenang pekerjaan ini, dapat mengajukan sanggahan kepada panitia pengadaan dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah pengumuman

Risiko tidak sistematis atau dikenal dengan risiko spesifik ( risiko perusahaan ), adalah risiko yang tidak terkait dengan perubahan pasar secara

[r]

[r]

Dengan mempertimbangkan potensi, kondisi, permasalahan, tantangan dan peluang yang ada di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan

Sekolah yang mengadakan kunjungan ke Makam RA Kartini adalah SMPN 2 Rembang b.. Siswa SMPN 2 Rembang yang mengikuti kunjungan sebanyak

Penelitian yang pernah dilakukan oleh (Susirah Soetarjo, dalam Soenardi 2007) menyatakan bahwa 70% dari orang tua yang mempunyai anak yang menderita autis