• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sinkretisme Dalam Upacara Basapa Di Makam Syekh Burhanuddin - Universitas Negeri Padang Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Sinkretisme Dalam Upacara Basapa Di Makam Syekh Burhanuddin - Universitas Negeri Padang Repository"

Copied!
75
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)

Gambar

Gambar 01. Gerbang komplek makam Syekh Burhanuddin
Gambar 03. Makam Syekh Burhanuddin dikelilingi peziarah yang berdoa di luar cungkupnya
Gambar 05. Pakiah-pakiah berdoa dengan kemenyan dalam komplek

Referensi

Dokumen terkait

masyarakat yang berada di sekitar area makam Syekh Jangkung. Hal. tersebut muncul dari peziarah yang mempunyai nadzar

Gambar 2: Acara pengajian di kompleks makam Sunan Hasan Munadi (dokumen pribadi)... Gambar 3: Para pengunjung datang ke sendang Kalimah Toyyibah (dokumen

Kepengurusan dalam pengelolaan situs batu goong dan komplek makam Syekh Mansyur ini oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pandeglang dan juga BPCB

Kekeramatan Makam Syekh al-Wasil Syamsuddin di Setono Gedong Kota Kediri Tahun 1995- 2008”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana keberadaan makam Syekh al-Wasil

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan Pemerintah Kota Magelang dalam mengembangkan objek wisata religi makam Syekh Subakir

Penelitian mengenai alih bahasa Teks Kitab Menerangkan Perkembangan Agama Islam di Minangkabau Semenjak Dahulu dari Syekh Burhanuddin sampai ke Zaman Kita Sekarang

PERANAN LKMD D M MENGGERAKKAN PARTISIPASI. MASYARAKAT DI KABUPATEN PADANG

Artikel ini membahas tentang wisata religi makam Papan Tinggi di Barus, yang merupakan komplek makam tua yang dipercaya sebagai makam ulama penyiar Islam awal, Syekh Mahmud Al-Muhtazam, dan peran masyarakat non-muslim dalam