Respons biokimia beberapa progeni kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) terhadap cekaman kekeringan pada kondisi lapang
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Respons linier yang diperoleh merupakan respons linier negatif yang artinya bahwa belum dapat ditentukan dosis optimum karena peubah yang diamati akan terus
[r]
Peranan cendawan mikoriza arbuskular dalam meningkatkan daya adaptasi bibit kelapa sawit terhadap cekaman kekeringan pada media tanah gambut bekas hutan. Prosiding Seminar
Lamanya cekaman air menurunkan pertumbuhan bibit kelapa sawit melalui penurunan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah akar primer, bobot basah tajuk, bobot basah
yang halus ini juga akan memperluas bidang serapan air dan hara hingga ke pori- pori tanah pada saat akar bibit kelapa sawit sudah mengalami kesulitan untuk menyerapnya, sehingga
Bibit kelapa sawit dengan genotipe A02 dan A34 mengindikasikan memiliki sifat toleran terhadap cekaman kekeringan, karena berdasarkan analisis indeks sensitivitas genotipe
Lamanya cekaman air menurunkan pertumbuhan bibit kelapa sawit melalui penurunan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah akar primer, bobot basah tajuk, bobot basah
memberikan informasi bahwa pada kondisi cekaman kekeringan terdapat hubungan korelasi antara dosis silika dengan variabel kekerasan akar, panjang akar, luas permukaan akar,