• Tidak ada hasil yang ditemukan

Green Ekonomi dan Bisnis 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Green Ekonomi dan Bisnis 1"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Green Ekonomi

Ekonomi hijau adalah sebuah rezim ekonomi yang meningkatkan kesejahteraan manusia dan kesetaraan sosial, sekaligus mengurangi risiko lingkungan secara signifikan. Ekonomi hijau juga berarti perekonomian yang rendah atau tidak menghasilkan emisi karbon dioksida dan polusi lingkungan, hemat sumber daya alam dan berkeadilan social. Sedangkan ekonomi hijau ekologis merupakan sebuah model pembangunan ekonomi yang berlandaskan pembangunan berkelanjutan dan pengetahuan ekonomi ekologis.

Ciri ekonomi hijau yang paling membedakan dari rezim ekonomi lainnya adalah penilaian langsung kepada modal alami dan jasa ekologis sebagai nilai ekonomi dan akuntansi biaya dimana biaya yang diwujudkan ke masyarakat dapat ditelusuri kembali dan dihitung sebagai kewajiban, kesatuan yang tidak membahayakan atau mengabaikan aset. Untuk tinjauan umum tentang kebijakan pembangunan lingkungan internasional yang menuju ke laporan Ekonomi Hijau Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP).

Program Lingkungan PBB (UNEP; United Nations Environment Programme) dalam laporannya berjudul Towards Green Economy menyebutkan, ekonomi hijau adalah ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan keadilan sosial. Ekonomi hijau ingin menghilangkan dampak negatif pertumbuhan ekonomi terhadap lingkungan dan kelangkaan sumber daya alam.

Dari definisi yang diberikan UNEP, pengertian ekonomi hijau dalam kalimat sederhana dapat diartikan sebagai perekonomian yang rendah karbon (tidak menghasilkan emisi dan polusi lingkungan), hemat sumber daya alam dan berkeadilan sosial.

(2)

tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi masa depan”. Sehingga dapat dikatakan bahwa ekonomi hijau merupakan motor utama pembangunan berkelanjutan.

Ekonomi Hijau (Green Economy)

Ekonomi Hijau Tema Hari Lingkungan Hidup 2012. UNEP menetapkan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2012 adalah “Green Economy: Does it include you?”. Dalam konteks Indonesia, tema tersebut diadaptasi sebagai Tema Hari Lingkungan Hidup Indonesia 2012 menjadi “Ekonomi Hijau: Ubah perilaku, tingkatkan kualitas lingkungan”.

Dari sini terlihat pentingnya perubahan paradigma dan perilaku untuk selalu mengambil setiap kesempatan dalam mencari informasi, belajar dan melakukan tindakan demi melindungi dan mengelola lingkungan hidup. Dengan kualitas lingkungan hidup yang lebih baik akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

(3)

meningkatnya emisi gas rumah kaca, berkurangnya areal hutan serta musnahnya berbagai spesies dan keanekaragaman hayati. Di samping itu adalah ketimpangan rata-rata pendapatan penduduk negara kaya dengan negara miskin.

Konsep ekonomi hijau diharapkan menjadi jalan keluar. Menjadi jembatan antara pertumbuhan pembangunan, keadilan sosial serta ramah lingkungan dan hemat sumber daya alam. Tentunya konsep ekonomi hijau baru akan membuahkan hasil jika kita mau mengubah perilaku.

Green Bisnis

Becana yang terjadi di muka bumi ini, bukanlah kesalahan dari Tuhan atau dari alam semata tapi juga di akibatkan sebagian besar adalah andil dari tangan-tangan manusia. Tangan-tangan inilah

yang memotong pohon-pohon, memotong tanaman, kemudian tidak melakukan penanaman atau reboisasi kembali sehingga menyebabkan mala petaka banjir. Ini juga tantangan untuk kita yang ada di Tebing Tinggi ini, bayangkan jika setiap orang, satu orangnya tinggal di satu rumah lama-lama lahan kita habis, maka kita harus cerdas. Jika sungai ini kering air minum kita pasti terganggu, mati lampu saja kita ribut, bayangkan jika tidak ada lagi air minum mungkin kita jauh lebih ribut lagi karena tidak ada yang di pakai untuk kehidupan kita lagi.

Menghijaukan bumi untuk menyelamatkan dunia, menjadi Green Warrior sekaligus Green Miliarder. Berdasarkan data dari berbagai sumber, kondisi bumi kita sedang dalam keadaan kritis:

1. Lapisan ozon yang terus menipis menyebabkan lebih banyak radiasi ultraviolet sampai ke Bumi, hal tersebut berbahaya untuk kesehatan;

(4)

3. Berkurangnya hutan sebagai konverter gas karbon yang menyebabkan Bumi semakin gersang, banjir, longsor, dan bencana alam lainnya terjadi di mana-mana.

Sekarang saatnya kembali menghijaukan bumi untuk menyelamatkan dunia dengan cara menanam pohon sebanyak-banyaknya dan mengurangi emisi gas karbon dengan cara menghemat penggunaan bahan bakar minyak. Sejalan dengan hal tersebut, telah hadir program I-GIST yang merupakan pelopor penyelamat lingkungan hidup dengan memberikan keuntungan finansial bagi investor. Berbinis di igist bisa memberikan banyak kebaikan untuk sesama dengan menanam pohon memberikan sejuta manfaat bagi lingkungan dan dunia.

Investasi adalah keharusan agar dapat mempersiapkan kebutuhan masa depan. Investasi dapat dilakukan dengan menanam pohon Jabon. Investasi Jabon dapat memberi keuntungan hingga 400 % dan memberi dampak positif bagi ekonomi warga

dan pelestarian lingkungan. Dengan sistem EYE-GROW Anda bisa memantau perkembangan pohon jabon Anda yang diterapkan oleh I-GIST untuk memantau pertumbuhan pohon setiap 5 detiknya yang bisa Anda akses dimana saja melalui jaringan internet.

MARKETING PLAN

Merencanakan Masa Depan (Investasi membangun asset). I-Gist (International Green Investment System) pada komoditas pohon Jabon adalah peluang investasi terbaik untuk membangun asset. Nilai Tambah Investasi Pohon Jabon Melalui I-Gist :

 Investasi yang aman dan menguntungkan

(5)

 Pemanfaatan lahan krisis dan non produktif

 Pemberdaya masyarakat

 Pembangunan Daerah dan Nasional

Mengapa Berinvestasi Jabon?

1. Tanaman kayu penghijauan yang pertumbuhannya tercepat didunia, dengan pertumbuhan diameter rata-rata 10 cm pertahun dan dapat mencapai ketinggian sampai 25 m dan dapat di panen pada usia 5 tahun dengan volume kayu + 0,9 m3/pohon dan jika di jual dapat mencapai + Rp 1.000.000/ pohon 2. Termasuk tanaman pionir, yang dapat tumbuh dengan mudah pada

lahan-lahan terbuka, lahan-lahan yang semula kosong sehingga tepat untuk penghijauan pada lahan-lahan kritis.

3. Budidaya Jabon relatif mudah, tidak terlalu membutuhkan perawatan yang istimewa.

4. Harga kayu yang relatif tinggi, saat ini berkisar Rp 1.200.000,- per kubik. Harga ini akan cenderung terus meningkat, karena kebutuhan industri terhadap kayu, serta saat ini tidak diperkenankan kayu bulat yang berasal dari alam. 5. Pertumbuhan sangat cepat dibandingkan dengan kayu keras lainnya

termasuk bila dibandingkan dengan sengon (albasia), Jabon tergolong tumbuhan pionir sebagaimana sengon. Ia dapat tumbuh di tanah liat, tanah lempung podsolik cokelat, atau tanah berbatu.

(6)

Mengapa Investasi Ini Prospeknya Bagus ?

1. Kebutuhan kayu nasional saat ini : 57,1 juta m3 per tahun. Kemampuan hutan alam dan hutan tanaman : 45,8 juta m3 per tahun, defisit kebutuhan kayu sebesar : 11,3 juta m3 per tahun, untuk memenuhi kebutuhan kayu tersebut, penebangan ilegal banyak terjadi di kawasan hutan.

Sumber : (kementerian lingkungan hidup, 2007)

2. Di daerah Jawa Barat saja, pertumbuhan jumlah unit usaha penggergajian rata-rata naik 20% per tahun, pertumbuhan itu tidak diikuti oleh pertumbuhan hutan rakyat, hingga menurut majalah trubus edisi november 2011, saat ini defisit kebutuhan kayu mencapai 34 juta m3 / tahun.

3. Isu global warming dan Indonesia sebagai paru-paru dunia, tuntutan dari dunia bahwa Indonesia harus menjaga hutan alam yang berfungsi sebagai paru-paru dunia dan pencegah global warming, tuntutan ini membuat pemerintah harus melarang pengambilan kayu dari hutan alam, kebutuhan industri akan sangat mengandalkan hutan tanaman rakyat.

Manajemen Resiko I-Gist

Program ini di fasilitasi oleh PT GMN (Global Media Nusantara) perusahaan yang memiliki legalitas jelas dan dapat dipertanggungjawabkan pemasaran property tercepat bekerja sama dengan PT. Wahana Bangun. Prima dengan nama cluster flexter premium residance di Bandung.

1. Investor memiliki sertifikat resmi yang dilegalisir, dengan denah detail 2. Lokasi cluster pohon jabon miliknya dan dapat di perjual belikan

3. Didukung konsultan quality control yang berpengalaman di bidang investasi kehutanan, sehingga target pertumbuhan investasi dapat tercapai. 4. Tanaman investasi di jamin dan diberikan kompensasi penggantian jika

terjadi bencana alam maupun kebakaran dan didukung tim pengamanan lapangan yang dapat di control sehingga resiko dapat di minimalisir

5. Sistem eye-grow

Kemudahan Liquiditas Investasi Igist

(7)

Tambahan Keuntungan Igist

Solusi bagaimana investasi dan menabung gratis dan menikmati hasil cukup hanya dalam 1 tahun.

Sumber :

http://alamendah.org/2012/06/03/mengenal-pengertian-ekonomi-hijau-green-economy/

http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi_Hijau

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Adapun fungsi xilitol yang terbukti secara klinis adalah menghambat pertumbuhan plak gigi, menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans, menghambat demineralisasi email

Deis dan Groux (1992) dalam Nurul (2015) mengemukakan 4 hal yang memiliki hubungan dengan kualitas audit yaitu: (1) lama waktu auditor melakukan pemeriksaan terhadap suatu

kelima, haiiiat sila ieadilan social bagi seluruh raiyat Indonesia merupaian perwujudan dari sistem etia yang tdai meneianian pada iewajiban

Keberhasilan pelaksanaan kegiatan PPL 2 ini tidak lepas dari peranan guru pamong dan dosen pembimbing yang sudah banyak membantu baik secara materi maupun non

Produsen yang tidak menghargai/peduli ling- kungan tidak mengubah posisi konsumsi lingkungan E0, sehingga dengan peningkatan penggunaan input dan intensitas tanam yang

Sistem Surya Pasif (passive solar system) merupakan suatu teknik pemanfaatan energi surya secara langsung dalam bangunan tanpa atau seminimal mungkin

Melalui program PKM Pengabdian Masyarakat ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan lahan kosong yang tidak terpakai menjadi lebih berdaya guna