• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kepribadian Muhammadiyah dalam islam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Kepribadian Muhammadiyah dalam islam "

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Nama kelompok

1.Utami Merdekawati (1500018235)

2.Maiya Auliya Afifati(1500018)

(3)

A.

Sejarah Kepribadian Muhammadiyah

B.

Pengertian dan fungsi kepribadian Muhammadiyah

C.

Matan atau Isi Kepribadian Muhammadiyah

Apakah Muhamadiyah itu?

Dasar amal usha Muhammadiyah

Pedoman amal usaha dan perjuangan muhammadiyah

Sifat Muhammadiyah

(4)

 Kepribadian Muhammadiyah muncul pada waktu Muhammadiyah dipimpin oleh

Kolonel H.M. Yunus Anis priode 1959-1962.

 KM ini semula bersumber dari uraian K.H. Faqih Usman waktu beliau memberikan

pelatihan di Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta yang diadakan oleh PP. Muhammadiyah. Beliau menjelaskan tentang “Apa Sih Muhammadiyah itu?

 KM ini kemudian dimusyawarahkan bersama setiap PWM yaitu: H.M. Saleh Ibrahim

(Jawa Timur), R. Darsono (Jawa Tengah), Adang Affandi (Jawa Barat), Kemudian.

 KM disempurnakan oleh anggota TIM, antara lain: K.R. Moh. Wardan, Prof. K.H.

Farid Ma’ruf, M. Jarnawi Hadikusuma, M. Djindar Tamimy, turut membahas Prof. H. Kasman Singodimejo, SH., dan prakarsa K.H. Faqih Usman.

(5)

 Kemudian dibawa ke sidang Tanwir menjelang Muktamar ke-35 di Jakarta (Muktamar

setengah Abad).

 Setelah KM mengalami perbaikan dari usulan para peserta Tanwir sehingga menjadi

(6)

 Kepribadian Muhammadiyah adalah rumusan yang menggambarkan hakekat

Muhammadiyah, serta apa yang menjadi dasar dan pedoman amal usaha dan perjuangan Muhammadiyah, serta sifat-sifat yang dimilikinya.

 Fungsi Kepribadian Muhammadiyah adalah sebagai landasan, pedoman dan pegangan

bagi gerak Muhammadiyah menuju cita-cita terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

(7)

Muhammadiyah adalah suatu persyarikatan yang merupakan “Gerakan Islam” maksud gerakannya adalah dakwah Islam dan amar ma’ruf nahi munkar” yang ditujukan kepada dua bidang yakni perseorangan dan masyarakat. Kepada yang sudah Islam bersifat tajdid (pembaharuan) untuk kembali kepada ajaran Islam yang

murni, dan kepada yang belum masuk Islam bersifat ajakan untuk memeluk Islam

.

(8)

Dasar dan Amal Usaha Muhammadiyah

Muhammadiyah mendasarkan segala gerak dan amal usahanya pada prinsip-prinsip yang tersimpul dalam MAD, yaitu:

 Hidup manusia harus berdasar tauhid, ibadah, dan taat kepada Allah.  Hidup manusia bermasyarakat.

 Mematuhi ajaran-ajaran agama Islam dengan keyakinan bahwa ajaran Islam itu

satu-satunya landasan kepribadian dan ketertiban bersama untuk kebahagiaan dunia dan akhirat.

 Menegakan dan menjungjung tinggi agama Islam dalam masyarakat adalah

kewajiban sebagai ibadah kepada Allah dan Ihsan kepada sesama manusia.

 Ittiba’ kepada langkah perjuangan Nabi Muhammadiyah SAW.

(9)

Pedoman Amal Usaha dan Perjuangan Muhammadiyah

(10)

Sifat-sifat Muhammadiyah

Muhammadiyah wajib memiliki dan memelihara sifat-sifatnya sebagai berikut:

 Beramal dan berjuang untuk perdamaian dan kesejahteraan.

 Memperbanyak kawan dan mengamalkan ukhuwah islamiyyah.

 Lapang dada, luas pandangan dengan memegang teguh ajaran Islam.  Bersfat keagamaan dan kemasyarakatan.

 Mengindahkan segala hukum, undang-undang, peraturan serta dasar dan falsafah

negara yang sah.

 Amar ma’ru nahi munkar dalam segala lapangan serta menjadi contoh tauladan yang

(11)

 Aktif dalam perkembangan masyarakat dengan maksud islah dan pembangunan

sesuai dengan ajaran Islam.

 Kerjasama dengan golongan Islam manapun juga dalam usaha menyiarkan dan

mengamalkan agama Islam serta membela kepentingannya.

 Membantu pemerintah serta bekerjasama dengan golongan lain dalam memelihara

dan membangun Negara untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur yang diridhai Allah.

(12)

Sumber

https://

www.academia.edu/6730514/Kepribadian_Muhammadiyah?auto=downl

oad

https://

www.scribd.com/document/332297786/MAKALAH-KEPRIBADIA

N-MUHAMMADIYAH

Referensi

Dokumen terkait

Dengan tetap berpegang teguh pada siklus waktu Aboge, masyarakat penganut Aboge di Desa Cikakak dan wilayah lainnya akan tetap berpedoman pada aturan atau kaidah

Lalu di sinilah usaha guru PAI yang merupakan bagian dari pendidikan dengan berpegang teguh pada norma dan nilai-nilai ajaran dalam agama Islam harus mampu mengatasi

*eligiusitas masyarakat etnik Madura telah dikenal luas sebagai bagian dari keberagamaan kaum muslimin Indonesia yang berpegang teguh pada tradisi atau ajaran Islam dalam

Namun demikian, dalam perkembangan Yahudi pencerahan dan Yahudi reformasi mendapat perlawanan baru dari kalangan orang Yahudi yang berpegang teguh terhadap ajaran

Gerakan pembaharuan (modernis) merupakan ajaran Islam yang mengikuti perkembangan zaman dengan tetap berpegang teguh kepada al-Qur’an dan as-Sunnah dalam menyelesaikan berbagai

Berikut syarat yang harus dipenuhi oleh seorang muhtasib : a. Merdeka, akil baligh dan adil. Memiliki pandangan yang luas serta berpegang teguh kepada ajaran Islam. Memiliki

Umat islam di berbagai belahan dunia tidak akan bersatu dan memiliki kalimat dunia tidak akan bersatu dan memiliki kalimat yang sama, kecuali dengan berpegang teguh pada akidah

Dengan tetap berpegang teguh pada siklus waktu Aboge, masyarakat penganut Aboge di Desa Cikakak dan wilayah lainnya akan tetap berpedoman pada aturan atau kaidah