• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI (5)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI (5)"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

USUL PENELITIAN

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI TERHADAP

KINERJA ORGANISASI.

(Survey Pada Sekolah Tinggi Musi Palembang)

Oleh:

REGINALDUS KRISTOFORUS JAWA BENDI, S.T.

Jurusan Teknik Informatika

SEKOLAH TINGGI TEKNIK MUSI

PALEMBANG

(2)

HALAMAN PENGESAHAN USUL PENELITIAN 1. Judul Penelitian :

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI TERHADAP KINERJA ORGANISASI

(SURVEY PADA SEKOLAH TINGGI MUSI PALEMBANG)

2. Peneliti

a. Nama Lengkap dan Gelar : Reginaldus Kristoforus Jawa Bendi, S.T. b. Jenis Kelamin : Laki-laki

c. Golongan/Pangkat/NIP : DS106

d. Bidang Keahlian Utama : Teknik Informatika e. Jabatan Akademik : -

f. Jabatan Struktural : Pejabat Sementara Ketua Jurusan g. Fakultas/ Program Studi : Teknik Informatika

4. Lokasi Penelitian : Sekolah Tinggi Musi

5. Kerjasama dengan institusi lain : -

6. Lama dan waktu penelitian

Dimulai bulan : Maret 2006 Diakhiri bulan : Agustus 2006

7. Sumber dana yang diperlukan :

STT Musi : Rp 2.000.000,-

Kopertis/Dikti : -

Sumber lain : Rp 200.000,- Jumlah : Rp 2.200.000,-

Palembang, 20 April 2006

(R. Kristoforus Jawa Bendi)

NIP: DS106

Menyetujui untuk dilaksanakan, Mengetahui

Ketua STT Musi Ketua Jurusan

Benedictus Effendi, S.T., M.T. R. Kristoforus Jawa Bendi, S.T.

(3)

A. JUDUL PENELITIAN

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI TERHADAP KINERJA ORGANISASI (Survey Pada Sekolah Tinggi Musi Palembang). B. BIDANG ILMU

SISTEM INFORMASI C. PENDAHULUAN

Teknologi informasi merupakan salah satu hal yang penting dalam menunjang keberhasilan operasional suatu organisasi, mulai dari membantu pengembangan produk baru sampai penyediaan market intelligence sebagai alat analis dalam pembuatan keputusan. Hal ini khususnya untuk organisasi dengan pasar global yang semakin menuntut organisasi untuk selalu tampil well informed (Setianingsih, 1997). Sehingga keputusan untuk berinventasi dalam bidang teknologi informasi menjadi suatu hal yang penting. Investasi ini secara agregat diharapkan dapat meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan (Reich dan Izak, 1996).

Studi menunjukkan bahwa teknologi informasi telah mendukung pembuatan keputusan strategik dan operasional organisasi. Teknologi informasi telah mengarahkan para pimpinan organisasi untuk menggunakan berbagai stimulasi dan berbagai taktik pemecahan masalah dalam mengidentifikasi permasalahan yang berkembang dan peluang-peluang yang ada. Beberapa hasil penelitian terdahulu membuktikan bahwa teknologi informasi memungkinkan suatu organisasi memiliki keunggulan kompetitif yang terus-menerus (sustainable competitive advantage). Teknologi informasi juga merupakan suatu kesempatan untuk meningkatkan efesiensi dan efektifitas serta keunggulan kompetitif (Ives dan Learmonth, 1984; Porter dan Miller, 1985).

(4)

membantu pimpinan dan karyawan untuk menganalisis permasalahan, memvisualisasikan subyek yang komplek dan menciptakan produk baru (Martin et. al., 2002).

Penelitian mengenai kontribusi sistem informasi terhadap kinerja organisasi dan kontribusinya dalam meraih keunggulan kompetitif telah banyak dilakukan (Premkumar dan King, 1992; DeLone dan McLean, 1992; Raghunathan dan Raghunathan, 1990). Pemanfaatan sistem informasi dalam organisasi merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan kinerja organisasi. Pemanfaatan sistem informasi dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu: faktor norma sosial, affect (keyakinan) terhadap sistem bersangkutan, kondisi pendukung, kompleksitas sistem bersangkutan, konsekuensi jangka panjang, kebiasaan serta kecocokan antara tugas dan teknologi (Moore dan Benbasat, 1992; Hartwick dan Barki, 1994).

Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian-penelitian sebelumnya, hanya bedanya sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sekolah Tinggi Musi (STT dan STIE Musi). Responden dalam penelitian ini adalah para pimpinan, karyawan dan dosen di lingkungan Sekolah Tinggi Musi yang secara langsung berhubungan dengan sistem informasi. Pemilihan responden didasarkan pada asumsi bahwa merekalah yang secara langsung berperan dalam menentukan keberhasilan kinerja Sekolah Tinggi Musi. Penggunaan sistem informasi dalam penelitian ini didefinisikan sebagai penggunaan hardware dan software komputer untuk mendukung operasi, manajemen, dan pembuatan keputusan.

(5)

D. RUMUSAN MASALAH

Permasalahan yang hendak dianalisis dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh positif faktor-faktor pemanfaatan sistem informasi, yaitu: faktor norma sosial, affect (keyakinan) terhadap sistem bersangkutan, kondisi pendukung, kompleksitas sistem bersangkutan, konsekuensi jangka panjang, dan kebiasaan terhadap peningkatan kinerja Sekolah Tinggi Musi.

E. TINJAUAN PUSTAKA

Investasi dalam sistem informasi bisa dipandang sebagai respon strategis organisasi terhadap globalisasi. Sehingga investasi sistem informasi ini dapat dipertimbangkan secara signifikan mempengaruhi rangkaian nilai (value chain) organisasi dan memperbaiki kualitas. Sementara terbukti bahwa pemanfaatan sistem informasi ini dipengaruhi faktor-faktor: norma sosial, affect (keyakinan) terhadap sistem bersangkutan, kondisi pendukung, kompleksitas sistem bersangkutan, konsekuensi jangka panjang, kebiasaan serta kecocokan antara tugas dan teknologi (Baroudi et.al., 1986; Davis, 1989; Moore dan Benbasat, 1992; Hartwick dan Barki, 1994).

1. Norma Sosial

Triandis (1980) berpendapat bahwa perilaku dipengaruhi oleh norma sosial, yang merupakan pesan yang dirasakan dari sesuatu yang lain dan mencerminkan bahwa individu berpikir atas sesuatu yang mereka perbuat. Selanjutnya Triandis memperluas istilahnya dan disebut dengan faktor sosial, yang merupakan internalisasi individu dari referensi kelompok budaya subyektif. Budaya subyektif berisi norma, peran, dan nilai.

Dukungan empiris terhadap hubungan norma sosial dan perilaku ditemukan dalam beberapa studi. Pavri (1988) melaporkan hubungan positif antara norma sosial dan penggunaan komputer oleh pimpinan dalam lingkungan penggunaan opsional. Dukungan serupa juga dikemukakan oleh Thompson et al., (1991) yang menemukan bahwa faktor sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemanfaatan komputer. H1: Norma sosial secara agregat mempengaruhi kinerja Sekolah Tinggi Musi sebagai

(6)

2. Affect

Affect merupakan perasaan gembira, kegirangan hati, ketidaksenangan atau benci yang berhubungan dengan individu tertentu (Triandis, 1980). Aspek-aspek teknologi (seperti; sistemyang berkualitas tinggi) sangat mempengaruhi sikap pemakai sistem (affect) terhadap sistem yang bersangkutan. Sikap pemakai bersama-sama dengan faktor sosial dan faktor situasional lainnya akan mempengaruhi intensitas pemanfaatan teknologi dan akhirnya akan meningkatkan pemanfaatan teknologi. Davis et.al., (1989) menemukan bahwa affect memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemanfaatan komputer.

H2: Affect secara agregat mempengaruhi kinerja Sekolah Tinggi Musi sebagai akibat

dimanfaatkannya sistem informasi.

3. Kondisi Pendukung

Triandis (1980) menyatakan bahwa perilaku tidak dapat terjadi apabila tidak ada kondisi obyektif yang mendukungnya. Dalam konteks pemanfaatan komputer, komputer merupakan salah satu tipe dari kondisi pendukung (facilitating condition) yang dapat mempengaruhi pemanfaatan komputer. Pelatihan yang diberikan untuk membantu user dalam mengurangi dan mengeliminasi hambatan potensial merupakan bentuk lain dari kondisi pendukung. Schultz dan Stevin (1975) dalam Triandis (1980) mempertimbangkan bahwa dukungan atau penolakan sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi pemanfaatan.

H3: Kondisi pendukung yang ada dalam perusahaan mempengaruhi kinerja Sekolah

Tinggi Musisebagai akibat dimanfaatkannya sistem informasi.

4. Kompleksitas

(7)

H3: Kompleksitas mempengaruhi kinerja Sekolah Tinggi Musi sebagai akibat

dimanfaatkannya sistem informasi.

5. Konsekuensi yang Dirasakan

Faktor penting yang mempengaruhi perilaku adalah konsekuensi yang diharapkan dari perilaku (Triandis, 1980). Menurutnya setiap tindakan dirasakan sebagai konsekuensi potensial yang memiliki nilai, bersama dengan suatu kemungkinan bahwa konsekuensi lain yang akan terjadi. Hal ini berarti setiap individu akan mengevaluasi konsekuensi perilakunya dan menentukan pilihan perilakunya atas kemungkinan adanya imbalan dari perilaku yang dia lakukan.

Benbasat, et. al (1986), dalam penelitiannya yang menyelidiki penggunaan computer-aided design/computer-aided machine (CAD/CAM) dalam sistem pemanufakturan, menemukan hubungan yang kuat antara pengharapan dan penggunaan aktual. Ia menunjukkan, jika konsekuensi yang diharapkan dari penggunaan suatu komputer attractive, dan kemungkinan perolehan konsekuensi tinggi, maka pemanfaatan suatu komputer akan lebih besar.

H5: Konsekuensi yang dirasakan secara agregat mempengaruhi kinerja Sekolah Tinggi

Musisebagai akibat dari dimanfaatkannya sistem informasi.

6. Kebiasaan

Kebiasaan merupakan determinan yang penting dari perilaku. Menurut Triandis (1980), kebiasaan adalah situasi rangkaian perilaku yang terjadi tanpa instruksi pribadi. Individu biasanya tidak sadar terhadap rangkaian ini. Dalam penelitian sebelumnya telah ditunjukkan bahwa kebiasaan adalah prediktor perilaku yang kuat (Sugar, 1967 dalam Thompson et.al., 1991). Pada konteks pemanfaatan komputer, kebiasaan dapat memainkan peran dalam penggunaan komputer, komputer mungkin digunakan untuk mengerjakan tugas-tugas sederhana dan pasti karena komputer telah biasa digunakan sebelumnya. Kebiasaan dapat diukur dengan frekuensi terjadinya perilaku. Hal ini identik dengan ukuran pemanfaatan.

H6: Kebiasaan secara agregat mempengaruhi kinerja Sekolah Tinggi Musi sebagai

(8)

F. TUJUAN PENELITIAN

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris bahwa ada pengaruh positif faktor-faktor pemanfaatan sistem infomasi (faktor norma sosial, affect (keyakinan) terhadap sistem bersangkutan, kondisi pendukung, kompleksitas sistem bersangkutan, konsekuensi jangka panjang, dan kebiasaan) terhadap peningkatan kinerja Sekolah Tinggi Musi.

G. KONTRIBUSI PENELITIAN

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam hal pembuktian secara empiris bahwa sistem informasi memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kinerja Sekolah Tinggi Musi. Disamping itu, penelitian ini dapat juga memberikan informasi kepada Sekolah Tinggi Musi mengenai pengaruh faktor-faktor pemanfaatan sistem informasi terhadap peningkatan kinerja mereka.

H. METODA PENELITIAN

1. Sampel Penelitian

Sampel dalam penelitian ini adalah Sekolah Tinggi Musi yang memiliki 3 jurusan pada STT Musi (Teknik Arsitektur, Teknik Industri, Teknik Informatika) dan 2 jurusan pada STIE Musi (Manajemen dan Akuntansi). Responden dalam penelitian ini adalah para pimpinan, karyawan dan dosen di lingkungan Sekolah Tinggi Musi yang menggunakan secara langsung sistem informasi berbasis komputer.

2. Metoda Pengumpulan Data

(9)

Setiap variabel akan diwakili oleh sepuluh pertanyaan dengan lima point skala likert. Sikap partisipan yang sangat tidak setuju diwakili oleh point 1 (satu), sedangkan sikap sangat setuju diwakili oleh point 5 (lima).

3. Analisis Data

Data akan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Untuk menentukan hubungan antara faktor norma sosial, affect (keyakinan) terhadap sistem bersangkutan, kondisi pendukung, kompleksitas sistem bersangkutan, konsekuensi jangka panjang, kebiasaan dengan kinerja perusahaan, digunakan lima point skala likert. Sikap partisipan yang sangat tidak setuju diwakili oleh point 1 (satu), sedangkan sikap sangat setuju diwakili oleh point 5 (lima).

Setelah semua data terkumpul, terlebih dahulu akan dilakukan uji validitas dan reliabilitas untuk melihat validitas dan konsistensi internal antar variabel dalam instrumen. Selanjutnya akan dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan alat analisis statistik multiple regression untuk melihat pengaruh faktor norma sosial, affect (keyakinan) terhadap sistem bersangkutan, kondisi pendukung, kompleksitas sistem bersangkutan, konsekuensi jangka panjang, kebiasaan terhadap kinerja organisasi.

Bentuk persamaan regresinya adalah sebagai berikut:

Y = a + 1X1 + + 2X2 + 3X3 + 4X4 + 5X5 + 6X6 + Dalam hal ini: Y = Kinerja Sekolah Tinggi Musi

X1 = Norma sosial X2 = Affect

X3 = Kondisi pendukung X4 = Kompleksitas sistem

X5 = Konsekuensi jangka panjang X6 = Kebiasaan

(10)
(11)

J. PERSONALIA PENELITIAN

1. Peneliti :

a. Nama Lengkap dan Gelar : Reginaldus Kristoforus Jawa Bendi, S.T.

b. NIP : DS106

c. Golongan/Pangkat : - d. Jabatan Fungsional : Dosen

e. Jabatan Struktural : Pejabat Sementara Ketua Jurusan f. Fakultas/ Program Studi : Teknik Informatika

g. Bidang Keahlian : Teknik Informatika

h. Tempat Penelitian : Sekolah Tinggi Musi (STT & STIE Musi) i. Waktu untuk penelitian : 12 jam/minggu

2. Anggota Peneliti : -

1 Pos Anggaran: Honorarium

a. Honor Peneliti 1 orang Rp 600.000,- Rp 600.000,- 2 Pos Anggaran: Bahan

a. Kertas HVS A4 70gram b. Tinta Printer

b. Pembelian Buku & Jurnal yang relevan

Penelitian Rp 400.000 Rp 400.000,-

5 Pos Anggaran: Lain-lain a. Biaya pemesanan dan

pengiriman buku &

jurnal Rp 200.000 Rp 200.000,-

(12)

L. LAMPIRAN 1. Daftar Pustaka

Baroudi, J.J., M.H. Olson dan B. Ives, “An Empirical Study in The Impact of User Involvement on System Usage and Information Satisfaction”, Communication of The ACM, Maret 1986.

Benbasat, I., A.S. Dexter, dan P. Todd, “ An Experimental Program Investigating Color-Exhanced and Graphical Information Presentation: An Integration of The Finding”, Communication of The ACM, November 1986.

Davis, Fred D., “Perceives Usefulness, Perceives Ease of Use, and User Acceptance of Information Technology”, MIS Quartely, September 1989.

DeLone W.H., dan E.R. McLean, “Information System Succes: The Quest for The Dependent Variable”, Information System Research, Maret 1992.

Hartwick, John dan Henri Barki, “Explaining The Role of User Partisipation in Information System Usage”, Management Science, April 1994.

Ives, B., dan Learmonth G.P., “The Information System As A Competitive Weapon”, Communications of The ACM, Vol. 27, No. 12/ 1984.

Martin, E. Wainright, et. al, “Managing Information Technology”, Prentice Hall, New Jersey, International Edition, 2002.

Moore, G.C., dan I. Benbasat, “An Empirical Examination of A Model of The Factors Affecting Utilization of Information Technology by End Users”, Working Paper of The Bristish Colombia, Vocounver, B.C., 1992.

Pavri, F, “An Empirical Investigation of The Factors Contributing to Micro-Computer Usage”, Dissertation, University of Westwrn Ontario, 1988.

Porter, M., dan Miller V.E., “How Information Gives You Competitive Advantage”, Harvard Business Review, Vol. 63, No. 4/1985.

Premkumar, G., dan William R. King., “An Empirical Assessment of Innformation Systems Planning and The Role of Information Systems in Organizations”, Journal of MIS, Vol.9, No.2/Fall 1992.

(13)

Reich, Blaize H., dan Izak Benhasar, “Measuring The Linkage Between Business and Information Technology Objectives”, MIS Quartely, Maret 1996.

Setianingsih, Sunarti, “Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Hubungannya Dengan Peningkatan Kinerja Individual”, Telaah, Vol.1, No.3/ 1997.

Thompson, R.L., C.A. Higgins dan J.M. Howell, “Toward of Conceptual Model of Utilization”, MIS Quartely, Maret 1991.

Triandis, H.C., Value, Attitudes and Personal Behavior, University of Nebraska Press, Lincoln, NE, 1980.

2. Daftar Riwayat Hidup

Nama Lengkap dan gelar : Reginaldus Kristoforus Jawa Bendi, S.T.

Jenis Kelamin : Laki-laki

Alamat : Jl. Sersan Sani No. 870 Sekip Ujung Palembang 30127

E-mail : [email protected]

Fakultas/Jurusan : Teknik Informatika Pangkat/Golongan/NIP : - / - / DS106 Bidang Keahlian : Teknik Informatika

Pendidikan Profesional : Universitas Sanata Dharma, Sarjana Teknik, 2003, Teknik Informatika. Riwayat Pekerjaan : Sekolah Tinggi Teknik Musi, Dosen

Teknik Informatika, 2003 - sekarang

Publikasi : -

Palembang, 30 Januari 2006

Peneliti

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan maka diperoleh kesimpulan bahwa variabel persepsi terhadap keadilan sistem perpajakan, norma sosial,

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat pengaruh positif aktiva tetap, pertumbuhan perusahaan, profitabilitas, kebijakan dividen, likuiditas dan

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul: “ ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI DAN PENGGUNAAN SISTEM

penelitian sebelumnya menemukan bahwa pemanfaatan sistem informasi oleh pengguna dipengaruhi oleh faktor-faktor antecedentnya, yakni faktor sosial, affect, kondisi

Penulisan skripsi ini dengan judul “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Pemanfaatan Sistem Informasi dan Penggunaan Sistem Informasi pada Industri Perbankan

Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi pemanfaatan sistem informasi dan Teknologi Informasi dan Pengaruh Pemanfaatan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi

Untuk mengetahui apakah faktor keterlibatan pengguna dalam proses pengembangan sistem, kemampuan teknik personal sistem informasi ukuran organisasi, dukungan

Pengaruh Faktor Sosial Terhadap Minat Pemanfaatan Sistem Informasi Berdasarkan hasil analisi diketahui bahwa nilai signifikansi untuk variabel faktor sosial sebesar 0,096