• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROTOTYPE SISTEM PERSEDIAAN DAN PENJUALA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PROTOTYPE SISTEM PERSEDIAAN DAN PENJUALA"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

PROTOTYPE SISTEM PERSEDIAAN DAN PENJUALAN ALAT KESEHATAN

Dona Yuliawati [email protected]

Jurusan Sistem Informasi

Fakultas Ilmu Komputer, Informatika Dan Bisnis Darmajaya Jl. Z.A. Pagar Alam No. 93 A, Bandar Lampung

Telp. (0721)787214 Fax. (0721) 700261

ABSTRAK

Dalam proses pengolahan data alat kesehatan masih dilakukan pencatatan kedalam buku kegiatan harian baik dalam pendataan persediaan barang maupun transaksi penjualan, sehingga kurang efisien dan masih kemungkinan adanya kesalahan dalam perhitungan jumlah persediaan barang, baik itu pemasukan atau pengeluaran dalam pembuatan laporan keuangan harian dan bulanan. Selain itu data pelaporan masih menggunakan alat sederhana berupa mesin ketik dengan menggunakan kertas kop surat. Dengan pelaporan menggunakan mesin ketik, hal tersebut memerlukan waktu yang lama pada saat bagian administrasi membutuhkannya kembali.

Sistem baru yang dirancang dengan pengembangan metodologi SSAD (Structured Systems Analysis and Design), adapun tools yang digunakan antara lain data flow diagram, bagan alir dokumen, dan bagan alir program. Dengan bahasa pemrograman Java dan database Mysql.

Dengan sistem yang baru tersebut diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih baik dalam pengolahan data persediaan dan penjualan alat kesehatan.

Kata Kunci : Sistem Persediaan dan Penjualan Alat Kesehatan, Netbeans,

I. Pendahuluan

Komputer merupakan salah satu fasilitas yang digunakan untuk menunjang kegiatan operasional sebuah perusahaan atau instansi pemerintah. Komputer dapat membantu pekerjaan manusia dalam mengelola data, pekerjaan administrasi, bisnis dan lain-lain, sehingga fasilitas komputer merupakan aset penting bagi perusahaan. Pemanfaatan komputer juga dapat membuat perusahaan menjadi lebih

maju dan bernilai bahkan sangat tepat dalam menyajikan data pengambilan keputusan. Pengolahan data dan informasi secara cepat, tepat dan efisien adalah hal penting yang dibutuhkan bagi setiap perusahaan atau instansi,seperti pada Perusahaan CV. Yona Kimia yang bergerak dalam bidang pengadaan alat alat kesehatan.

(2)

perlengkapan rumah sakit, Kimia Klinik (Reagentia) serta Alat Peraga Sekolah (SD/SMP/SMU/Perguruan Tinggi). Dalam pengolahan data transaksi persediaan dan penjualanCV. Yona Kimia masih dicatat di buku harian administrasi pemasukan keuangan dan buku administrasi pengeluaran keuangan, sehingga kurang efisien dan sering terjadinya kesalahan dalam perhitungan, baik itu pemasukan atau pengeluaran dalam pembuatan laporan keuangan harian dan bulanan.Selain itu juga data pelaporan menggunakan mesin ketik dengan menggunakan kertas kop surat yang disediakan,kemudian diarsipkan.Hal ini mengakibatkan sangat sulit di dalam proses pencarian data-data tersebut jika diperlukan,karena semua harus melihat kembali pada dokumen-dokumen sebelumnya.

Untuk meningkatkan kinerja bagian administrasi CV. Yona Kimia maka perlu adanya perubahan dalam sistem pengolahan data yang masih sederhana menjadi sistem pengolahan data yang bersifat komputerisasi,dengan adanya perubahan sistem tersebut diharapkan pengolahan data keuangan menjadi lebih cepat dan optimal sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.Maka atas dasar tersebut penulis mencoba suatu gagasan untuk membuat suatu sistem informasi persediaan dan penjualan untuk membantu CV. Yona Kimia.

II. Metodologi Penelitian

Metode Pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian adalah metodologi Structured Systems Analysis and Desaign (SSAD).

Analisis Sistem Berjalan

Berikut dijelaskan tentang analisis sistem persediaan yang berjalan pada CV. YONA

SistemPersediaan

n Alat Kesehatan

Gambar 1 Prosedur Persediaan Barang Yang Berjalan

Sistem Penjualan Alat Kesehatan

Gambar 2 Prosedur Penjualan Barang Yang Berjalan

(3)

rekapan kegiatan,sehingga masih sering terjadi kekeliruan saat mendatanya.

2. Pada saat pembuatan laporan ke bagian administrasi yang berasal dari buku rekapan kegiatan membutuhkan waktu yang cukup lama dan memungkinkan terjadinya ketidak sesuaian laporan seperti yang diharapkan oleh bagian administrasi.

b. Sub Sistem Penjualan Barang

1.Penyimpanan kwitansi setelah kwitansi penjualan diterima oleh bagian administrasi, dapat memungkinkan kwitansi hilang atau rusak sehingga pada akhir bulan tidak dapat dibuat laporan pendapatan

Sistem Yang diusulkan

Berikut adalah model Sistem Persediaan dan Penjualan Alat Kesehatan Yang Diusulkan.

Context Diagram sistem yang diusulkan

Gambar 4 Context Diagram

DFD level 0

Gambar 5 DFD level 0

DFD level 1 proses 1 sub sistem persediaan barang

Gambar 6 DFD Subsistem persediaan barang

(4)

Gambar 7 DFD level 1 Proses 2 sub penjualan barang

Rancangan Output dan Input

Dalam pembahasan ini, akan jelaskan tentang output dan input yang akan dirancang proses pengembangan sistem

Rancangan Output Laporan Persedian Alat Kesehatan

Gambar 8 Rancangan Output Laporan Persedian Alat Kesehatan

Gambar 9 Rancangan Output Laporan Kwitansi Penjualan

Rancangan Output Laporan Faktur Penjualan

Gambar 10 Rancangan Output Laporan Faktur Penjualan

(5)

Rancangan Form Input Data Barang

Gambar 12 Rancangan Form Input Data Barang

Rancangan Form Input Data Satuan

Gambar 13 Rancangan FormData Satuan

Rancangan Form Input Data Konsumen

Gambar 14 Rancangan FormInput Data Perkebunan

Rancangan FormInput Data Supplier

Gambar 15 Rancangan FormInput Data Supplier

Rancangan InputData Persediaan

Gambar 16 RancanganInputData Persediaan

Rancangan FormInput Data Transaksi Penjualan

Gambar 17 Rancangan FormInput Data User

Rancangan Form InputLogin

Gambar 18 Rancangan Form InputData Hasil Produksi Perkebunan

(6)

Rancangan desain database sistem persediaan dan penjualan alat kesehatan akan dijelaskan sebagai berikut.

Relasi Antar Tabel

Gambar 19Relasi Antar Tabel

Rancangan Desain Kontrol

Gambar 20Rancangan Menu Utama HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil dan pembahasan sistem akan dijelaskan berikut ini.

Menu Utama

Gambar 21 Menu Utama

(7)

Gambar 22 Menu Master Barang Sub Menu Master Satuan

Gambar 23 Menu Master Satuan Sub Menu Master Konsumen

Gambar 24 Sub Menu Master Konsumen

Sub Menu Master Supplier

Gambar 25 Sub Menu Master Supplier Sub Menu Master Persediaan Barang

Gambar 26 Menu Master Persediaan Barang

Sub Menu Penjualan Barang

Gambar 27 Menu Penjualan Barang

(8)

Gambar 28Menu Cetak Laporan Data Persediaan Barang

Menu Cetak Laporan Penjualan Per Bulan

Gambar 29Menu Cetak Laporan Penjualan Per Bulan

Laporan Data Persediaan Barang

Gambar 30Laporan Data Persediaan Barang

Laporan Kwitansi Penjualan

Gambar 31Laporan Kwitansi Penjualan

Laporan Faktur Penjualan

Gambar 32Laporan Faktur Penjualan Laporan Surat Jalan

Gambar 33 Laporan Surat Jalan Form login User

Gambar 34 Form login User Kelebihan Program

Adapun kelebihan yang dimiliki dari sistem pengolahan hasil produksi dan monitoring kinerja karyawan adalah sebagai berikut:

a. Memiliki fasilitas database sebagai media penyimpanan data, sehingga dapat menghindari kehilangan data , kerusakan data, dan mempermudah dalam proses pencarian data.

(9)

c. Aplikasi telah memiliki keamanan data yang cukup baik karena terdapat form login untuk memulai pengoprasian program.

d. Aplikasi dapat menghasilkan laporan dengan hanya menginputkan kode dan periode bulan yang ingin dicetak. e. Aplikasi yang dibuat sudah

menggunakan pembuatan nomor otomatisasi sehingga mempermudah dalam pengolahan data dan menghindari terjadinya kesalah dalam pengentrian dan kesamaan data.

Kekurangan Program

Adapun kekurangan yang dimiliki sistem aplikasi ini adalah sebagai berikut:

a. Program ini belum berbasis client server, sehingga pimpinan belum bisa mengakses laporan secara langsung dari komputer dimana ruangan pimpinan berada.

b. Tidak adanya update otomatis ketika data dihapus sehingga user perlu merefresh terlebih dahulu tabel di database.

SIMPULAN DAN SARAN

Berdasarkan hasil rancang bangun sistem persediaan dan penjualan alat kesehatan maka penulis mengambil beberapa kesimpulan adalah sebagai berikut :

a. Belum adanya sistem informasi yang mengolah data persediaan dan penjualan alat kesehatan pada CV. Yona Kimia, sehingga masih sering terjadi keterlambatan informasi dalam proses persediaan dan penjualan alat kesehatan, maka dari itu dibutuhkan sistem yang dapat membantu pengolahan data persediaan dan penjualan alat kesehatan agar dapat memudahkan pihak pimpinan perusahaan dalam pengambilan keputusan.

b. Dengan adanya sistem persediaan dan penjualan pada CV. Yona

Kimia dapat memudahkan bagian gudang serta bagian administrasi dalam kegiatan pembuatan laporan persediaan dan penjualan barang. Saran

Adapun saran yang akan diberikan penulis untuk CV. YONA KIMIA adalah sebagai berikut:

a. Sistemyangtelahterimplmentasi sebaiknyadilakukanperawatanpada programtersebut(maintenancesystem). b. Untuk dapat digunakan lebih dari satu

orang pada saat bersamaan, programaplikasisebaiknyamenggunaka nsistemclient-server.

DAFTAR PUSTAKA

Edhi Sutanta, 2003. Perancangan Sistem Informasi, Gramedia, Jakarta.

Fatansyah, 2007, Basis Data, INFORMATIKA,

Bandung.

Jogiyanto, H.M. 2005. Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi

Kristanto, 2000, Perancangan Sistem Informasi dan Aplikasinya, GAVA MEDIA,Yogyakarta.

Gambar

Gambar 1 Prosedur Persediaan BarangYang Berjalan
Gambar 5 DFD level 0
Gambar 9 Rancangan Output LaporanKwitansi Penjualan
Gambar 15 Rancangan FormInput DataSupplier
+4

Referensi

Dokumen terkait

Lebih-lebih lagi setelah ada seruan presiden USA Woodrow Wilson yang terkenal dengan kebebasan dalam menentukan nasib sendiri pada negara-negara terjajah (the right of

Majid Ezzati, rekan penulis penelitian ini dan rekan professor bidang kesehatan internasional mengatakan bahwa program penanggulangan TB dapat “mendapat manfaat dari meliputi

menyerahkan persembahan kita dalam doa kepada Tuhan. Kiranya persembahan ini berkenan kepada-Mu sebagai tanda syukur dan setia kami bagi-Mu. Kiranya Engkau berkenan

2014 Tentang Penataan dan Pengisian Keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pada Daerah Induk dan Pemekaran (Berita Negara Republik Indonesia. Tahun 2014 Nomor

Tahap Pra Pelayanan Dalam Panti Tahap pendekatan awal merupakan tahap sosialisasi program pembinaan di PSBR Rumbai kepada masyarakat dan calon siswa (remaja putus

LKIP DPPKB 2017 Page 21 Dalam laporan ini, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga dan Keluarga Berencana Kabupaten Minahasa Tenggara dapat memberikan gambaran penilaian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran otot atlet bulutangkis usia 9-12 tahun yang paling buruk adalah pada kekuatan otot perut, didominasi oleh semua

Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya