Analisis
Analisis PDRB Kota Jambi
PDRB Kota Jambi
Dr. Junaidi, SE, M.Si
Dr. Junaidi, SE, M.Si
Dr. Tona Aurora Lubis, SE, MM
Dr. Tona Aurora Lubis, SE, MM
Dr. Junaidi, SE, M.Si
Dr. Junaidi, SE, M.Si
Dr. Tona Aurora Lubis, SE, MM
Dr. Tona Aurora Lubis, SE, MM
Seminar:
Seminar: PDRB Kota JambiPDRB Kota Jambi Bappeda Kota Jambi, 17 Desember
Pendahuluan
Pendahuluan
Salah satu komponen esensial dari pembangunan adalah
pembangunan ekonomi
Penentuan target pembangunan ekonomi perlu melihat
kondisi atau tingkat pencapaian saat ini
Indikator yang biasa digunakan untuk mengetahui kondisi
perekonomian suatu daerah adalah Produk Domestik
Regional Bruto (PDRB).
Perlu dilakukan analisis PDRB Kota Jambi dalam rangka
memahami kondisi dan tingkat pencapaian pembangunan
ekonomi
Salah satu komponen esensial dari pembangunan adalah
pembangunan ekonomi
Penentuan target pembangunan ekonomi perlu melihat
kondisi atau tingkat pencapaian saat ini
Indikator yang biasa digunakan untuk mengetahui kondisi
perekonomian suatu daerah adalah Produk Domestik
Regional Bruto (PDRB).
Perlu dilakukan analisis PDRB Kota Jambi dalam rangka
Tujuan
Tujuan Kegiatan
Kegiatan
Menganalisis struktur perekonomian Kota Jambi
berdasarkan sektor serta perkembangan antar
waktu
Menganalisis laju pertumbuhan ekonomi dan laju
pertumbuhan antar sektor perekonomian Kota
Jambi
Menganalisis sektor unggulan Kota Jambi
Menganalisis struktur perekonomian Kota Jambi
berdasarkan sektor serta perkembangan antar
waktu
Menganalisis laju pertumbuhan ekonomi dan laju
pertumbuhan antar sektor perekonomian Kota
Jambi
Metode
Metode Analisis
Analisis
Struktur perekonomian, laju pertumbuhan dianalisis
secara deskriptif analitik dengan memanfaatkan
ukuran-ukuran statistik deskriptif seperti
rata-rata, persentase, rasio dan pertumbuhan.
Untuk menganalisis sektor unggulan digunakan
teknik overlay dari analisis Location Quotient
(LQ), shift share dan Tipology klassen.
Struktur perekonomian, laju pertumbuhan dianalisis
secara deskriptif analitik dengan memanfaatkan
ukuran-ukuran statistik deskriptif seperti
rata-rata, persentase, rasio dan pertumbuhan.
Untuk menganalisis sektor unggulan digunakan
Pertumbuhan
Pertumbuhan dan
dan Struktur
Struktur
Perekonomian
Perekonomian Kota Jambi
Kota Jambi
Pertumbuhan
Pertumbuhan dan
dan Struktur
Struktur
Perekonomian
PDRB Kota Jambi Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha Tahun 2012-2014 (Juta Rupiah)
Kat. Lapangan Usaha Tahun
2012 2013 2014
A Pertanian, Kehutanan & Perikanan 194.911 223.456 268.200
B Pertambangan & Penggalian 844.923 934.926 945.870
C Industri Pengolahan 1.839.982 2.014.623 2.367.245
D Pengadaan Listrik dan Gas 24.742 24.099 28.462
E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah,
Limbah dan Daur Ulang 40.792 47.189 54.412
F Bangunan 1.252.697 1.685.208 1.830.535
G Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi
Mobil dan Sepeda Motor 3.615.624 4.027.020 4.787.504
H Transportasi dan Pergudangan 1.711.822 2.003.877 2.429.004 Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi
Mobil dan Sepeda Motor
H Transportasi dan Pergudangan 1.711.822 2.003.877 2.429.004
I Penyediaan Akomodasi dan Makan
Minum 311.882 356.701 457.896
J Informasi dan Komunikasi 674.471 721.768 803.717
K Jasa Keuangan dan Asuransi 920.275 1.095.591 1.243.262
L Real Estate 409.179 458.350 500.759
M,N Jasa Perusahaan 457.466 497.994 554.290
O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan
dan Jaminan Sosial Wajib 1.114.675 1.164.299 1.655.067
P Jasa Pendidikan 783.478 868.404 1.106.003
Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 308.019 346.360 450.926
R,S,T,U Jasa Lainnya 116.020 124.517 131.061
PDRB Kota Jambi Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha Tahun 2012-2014 (Juta Rupiah)
Kat. Lapangan Usaha Tahun
2012 2013 2014
A Pertanian, Kehutanan & Perikanan 160.062 167.004 176.100
B Pertambangan & Penggalian 739.003 760.239 769.189
C Industri Pengolahan 1.651.477 1.751.215 1.866.239
D Pengadaan Listrik dan Gas 21.569 23.584 25.851
E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah,
Limbah dan Daur Ulang 38.234 38.817 40.081
F Bangunan 1.113.964 1.421.241 1.479.151
G Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi
Mobil dan Sepeda Motor 3.039.039 3.318.510 3.609.316 Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi
Mobil dan Sepeda Motor
H Transportasi dan Pergudangan 1.606.567 1.710.186 1.867.941
I Penyediaan Akomodasi dan Makan
Minum 263.446 282.414 328.271
J Informasi dan Komunikasi 648.473 663.712 709.840
K Jasa Keuangan dan Asuransi 788.174 887.724 919.045
L Real Estate 362.070 377.287 392.461
M,N Jasa Perusahaan 384.549 394.129 418.399
O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan
dan Jaminan Sosial Wajib 985.000 1.016.422 1.087.533
P Jasa Pendidikan 647.201 665.363 668.731
Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 284.805 315.472 356.365
R,S,T,U Jasa Lainnya 109.510 112.315 114.968
St
1. Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil
A Pertanian, Kehutanan & Perikanan B Pertambangan & Penggalian
C Industri Pengolahan
D Pengadaan Listrik & Gas
E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah & Daur Ulang
F Bangunan
G Perdag. Besar & Eceran, Reparasi Mobil & Sepeda Motor
H Transportasi & Pergu&gan
I Penyediaan Akomodasi & Makan Minum
J Informasi & Komunikasi K Jasa Keuangan & Asuransi
L Real Estate
M Jasa Perusahaan
N Adm. Pemerintahan, Pertahanan & Jaminan Sosial Wajib
O Jasa Pendidikan
P Jasa Kesehatan & Kegiatan Sosial
Q Jasa Lainnya
Tiga sektor utama pembentuk PDRB:
1. Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; 2. Industri Pengolahan 3. Transportasi dan
Pertumbuhan Sektor Ekonomi Kota Jambi Tahun 2013-2014 Berdasarkan Peringkat
Lapangan Usaha Tahun
Rata-rata
2013 2014
Bangunan 27,58 4,07 16,39
Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 10,77 12,96 12,56
Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 7,20 16,24 12,30
Pengadaan Listrik dan Gas 9,34 9,61 9,93
Perdag. Besar & Eceran, Reparasi Mobil & Sepeda Motor 9,20 8,76 9,38
Jasa Keuangan dan Asuransi 12,63 3,53 8,30
Transportasi dan Pergudangan 6,45 9,22 8,13
PDRB 8,27 6,64 7,73
Industri Pengolahan 6,04 6,57 6,50
Industri Pengolahan 6,04 6,57 6,50
Adm. Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 3,19 7,00 5,20
Pertanian, Kehutanan & Perikanan 4,34 5,45 5,01
Informasi dan Komunikasi 2,35 6,95 4,73
Jasa Perusahaan 2,49 6,16 4,40
Real Estate 4,20 4,02 4,20
Jasa Lainnya 2,56 2,36 2,49
Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah & Daur Ulang 1,52 3,26 2,42
Pertambangan & Penggalian 2,87 1,18 2,04
Jasa Pendidikan 2,81 0,51 1,66
Kota Jambi 8,27 6,64 7,73
Analisis
Analisis Sektor
Sektor Basis
Basis
LQ merupakan perbandingan besarnya peranan suatu
sektor di Kota Jambi terhadap besarnya peranan
sektor tersebut di Provinsi Jambi.
Nilai LQ > 1 (sektor basis): peranan suatu sektor di
Kota Jambi lebih dominan dibandingkan sektor di
tingkat Provinsi dan sebagai petunjuk bahwa Kota
Jambi surplus akan produk sektor tersebut.
Niilai LQ < 1 (sektor non-basis): kebutuhan
masyarakat terhadap output sektor tsb tidak dapat
dipenuhi dari produksi Kota Jambi, tetapi sebagian di
datangkan dari luar Kota Jambi.
LQ merupakan perbandingan besarnya peranan suatu
sektor di Kota Jambi terhadap besarnya peranan
sektor tersebut di Provinsi Jambi.
Nilai LQ > 1 (sektor basis): peranan suatu sektor di
Kota Jambi lebih dominan dibandingkan sektor di
tingkat Provinsi dan sebagai petunjuk bahwa Kota
Jambi surplus akan produk sektor tersebut.
Niilai LQ < 1 (sektor non-basis): kebutuhan
Analisis Sektor Basis Kota Jambi Tahun 2012-2014
Lapangan Usaha
LQ
Kete-rangan
2012 2013 2014 Rata-rata
Pertanian, Kehutanan & Perikanan 0,05 0,05 0,04 0,05 Non Basis Pertambangan & Penggalian 0,21 0,21 0,20 0,21 Non Basis
Industri Pengolahan 1,12 1,08 1,12 1,11 Basis
Pengadaan Listrik & Gas 3,68 3,66 3,73 3,69 Basis
Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah,
Limbah & Daur Ulang 2,03 2,01 2,03 2,02 Basis
Bangunan 1,38 1,45 1,39 1,41 Basis
Perdagangan Besar & Eceran, Reparasi
Mobil & Sepeda Motor 2,73 2,73 2,76 2,74 Basis Perdagangan Besar & Eceran, Reparasi
Mobil & Sepeda Motor 2,73 2,73 2,76 2,74 Basis Transportasi & Pergu&gan 4,16 4,07 4,14 4,13 Basis
Penyediaan Akomodasi & Makan Minum 2,21 2,20 2,18 2,20 Basis
Informasi & Komunikasi 1,55 1,48 1,49 1,51 Basis
Jasa Keuangan & Asuransi 2,70 2,68 2,70 2,69 Basis
Real Estate 1,83 1,79 1,84 1,82 Basis
Jasa Perusahaan 2,73 2,71 2,77 2,74 Basis
Adm. Pemerintahan, Pertahanan & Jaminan
Sosial Wajib 2,30 2,24 2,14 2,22 Basis
Jasa Pendidikan 1,50 1,45 1,47 1,48 Basis
Jasa Kesehatan & Kegiatan Sosial 2,27 2,30 2,28 2,29 Basis
Analisis
Analisis Shift
Shift--Share
Share
Untuk mengetahui proses pertumbuhan ekonomi Kota Jambi
dikaitkan dengan perekonomian Provinsi Jambi.
Komponen Regional Share (Rs)
RS (+) perkembangan perekonomian (sektor) Prov. Jambi berpengaruh positif terhadap perekonomian (sektor) Kota Jambi. RS (-) sebaliknya
Komponen Proportional Shift (Ps).
Ps (+) pertumbuhan perekonomian (sektor) Kota Jambi lebih tinggi dibandingkan Prov. Jambi. Berspesialisasi pada sektor yang secara Provinsi tumbuh lebih cepat. Ps(-) sebaliknya
Komponen Differential Shift (Ds)
Ds (+) daya saing perekonomian (sektor) Kota Jambi lebih
tinggi., kuatnya dukungan kelembagaan, prasarana sosial-ekonomi dan kebijakan lokal wilaya Ds(-) sebaliknya.
Untuk mengetahui proses pertumbuhan ekonomi Kota Jambi
dikaitkan dengan perekonomian Provinsi Jambi.
Komponen Regional Share (Rs)
RS (+) perkembangan perekonomian (sektor) Prov. Jambi berpengaruh positif terhadap perekonomian (sektor) Kota Jambi. RS (-) sebaliknya
Komponen Proportional Shift (Ps).
Ps (+) pertumbuhan perekonomian (sektor) Kota Jambi lebih tinggi dibandingkan Prov. Jambi. Berspesialisasi pada sektor yang secara Provinsi tumbuh lebih cepat. Ps(-) sebaliknya
Komponen Differential Shift (Ds)
Ds (+) daya saing perekonomian (sektor) Kota Jambi lebih
Analisis Shift Share Kota Jambi Tahun 2012-2014
Sektor Shift Share
RS (Nij) Ps (Mij) Ds (Cij) TOTAL (Dij)
Pertanian, Kehutanan & Perikanan 24.604 8.907 -17.473 16.038
Pertambangan & Penggalian 113.598 -55.396 -28.016 30.186
Industri Pengolahan 253.861 -41.311 2.213 214.762
Pengadaan Listrik & Gas 3.316 619 347 4.282
Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah,
Limbah & Daur Ulang 5.877 -4.214 184 1.847
Bangunan 171.236 182.038 11.913 365.187
Perdagangan Besar & Eceran,
Reparasi Mobil & Sepeda Motor 467.153 72.275 30.848 570.276 Transportasi & Pergu&gan 246.957 21.357 -6.940 261.374
Transportasi & Pergu&gan 246.957 21.357 -6.940 261.374
Penyediaan Akomodasi & Makan
Minum 40.496 28.884 -4.556 64.825
Informasi & Komunikasi 99.682 -8.933 -29.381 61.367
Jasa Keuangan & Asuransi 121.156 10.685 -970 130.872
Real Estate 55.656 -29.450 4.185 30.392
Jasa Perusahaan 59.112 -31.647 6.385 33.850
Adm. Pemerintahan, Pertahanan &
Jaminan Sosial Wajib 151.412 31.356 -80.235 102.533
Jasa Pendidikan 99.486 -66.583 -11.373 21.530
Jasa Kesehatan & Kegiatan Sosial 43.779 25.682 2.100 71.561
Jasa Lainnya 16.834 -5.208 -6.167 5.458
Analisis Kuadran Shift Share Kota Jambi Tahun 2012-2014
Kuadran II (Mixed Winer) Ps Negatif, Ds Positif
1. Industri Pengolahan
2. Pengadaan Air, Pengelolaan
Sampah, Limbah dan Daur Ulang
3. Real Estate. 4. Jasa Perusahaan
Kuadran I (Winner) Ps dan Ds positif
1. Pengadaan Listrik dan Gas
2. Bangunan
3. Perdagangan besar dan eceran, reparasi
mobil dan sepeda motor
4. Jasa kesehatan dan kegiatan sosial
Kuadran IV (Lossers) Ds dan Ps Negatif
1. Pertambangan dan Penggalian 2. Informasi dan Komunikasi 3. Jasa Pendidikan
4. Jasa Lainnya
Kuadran III (Mixed Lossers) Ps Positif, Ds Negatif
1. Sektor Pertanian, Kehutanan & Perikanan 2. Transportasi dan Pergudangan
3. Penyediaan Akomodasi dan Makan
Minum
4. Jasa Keuangan dan Asuransi
5. Adm. Pemerintahan, Pertahanan dan
Jaminan Sosial Wajib
Kuadran IV (Lossers) Ds dan Ps Negatif
1. Pertambangan dan Penggalian 2. Informasi dan Komunikasi 3. Jasa Pendidikan
4. Jasa Lainnya
Kuadran III (Mixed Lossers) Ps Positif, Ds Negatif
1. Sektor Pertanian, Kehutanan & Perikanan 2. Transportasi dan Pergudangan
3. Penyediaan Akomodasi dan Makan
Minum
4. Jasa Keuangan dan Asuransi
5. Adm. Pemerintahan, Pertahanan dan
Analisis
Analisis Tipology
Tipology Klassen
Klassen
Membagi sektor ekonomi menjadi empat klasifikasi, yaitu sektor cepat
maju dan cepat tumbuh (developed), sektor maju tapi tertekan (stagnant), sektor potensial atau masih dapat berkembang cepat (developing) dan sektor relatif tertinggal (underdeveloped)
Developed sector ( si> s dan ski > sk )
Stagnant sector (si< s dan ski > sk)
Developing sector ( si> s dan ski < sk)
Underdeveloped sector (si< s dan ski < sk)
Keterangan:
si = pertumbuhan sektor Kota Jambi s = pertumbuhan sektor Provinsi Jambi ski = kontribusi sektor Kota Jambi
sk = kontribusi sektor Provinsi Jambi
Membagi sektor ekonomi menjadi empat klasifikasi, yaitu sektor cepat
maju dan cepat tumbuh (developed), sektor maju tapi tertekan (stagnant), sektor potensial atau masih dapat berkembang cepat (developing) dan sektor relatif tertinggal (underdeveloped)
Developed sector ( si> s dan ski > sk )
Stagnant sector (si< s dan ski > sk)
Developing sector ( si> s dan ski < sk)
Underdeveloped sector (si< s dan ski < sk)
Keterangan:
si = pertumbuhan sektor Kota Jambi s = pertumbuhan sektor Provinsi Jambi ski = kontribusi sektor Kota Jambi
Analisis Tipology Klassen Kota Jambi Tahun 2012-2014
Kuadran I
Sektor maju & tumbuh pesat (developed sector) (si> s dan ski > sk)
1. Industri Pengolahan
2. Pengadaan Listrik dan Gas
3. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang
4. Bangunan
5. Perdag. Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Motor
6. Real Estate 7. Jasa Perusahaan
8. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial.
Kuadran II
Sektor maju tapi tertekan (stagnant sector) (si< s dan ski > sk)
1. Transportasi dan Pergudangan
2. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 3. Informasi dan Komunikasi
4. Jasa Keuangan dan Asuransi
5. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
6. Jasa Pendidikan Kuadran I
Sektor maju & tumbuh pesat (developed sector) (si> s dan ski > sk)
1. Industri Pengolahan
2. Pengadaan Listrik dan Gas
3. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang
4. Bangunan
5. Perdag. Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Motor
6. Real Estate 7. Jasa Perusahaan
8. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial.
Kuadran II
Sektor maju tapi tertekan (stagnant sector) (si< s dan ski > sk)
1. Transportasi dan Pergudangan
2. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 3. Informasi dan Komunikasi
4. Jasa Keuangan dan Asuransi
5. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
6. Jasa Pendidikan
Kuadran III
Sektor potensial atau masih dapat berkembang (developing sector)
(si> s dan ski < sk)
Tidak Ada
Kuadran IV
Sektor relatif tertinggal (underdeveloped sector) (si< s dan ski < sk)
1. Sektor Pertanian
Analisis
Analisis Overlay
Overlay
Analisis
Analisis Overlay PDRB Kota Jambi Tahun 2012-2014
Lapangan Usaha Analisis Perin
gkat
LQ Shift-Share Klassen
Pengadaan Listrik & Gas Basis Winer Developed 1
Bangunan Basis Winer Developed I
Perdagangan Besar & Eceran, Reparasi
Mobil & Sepeda Motor Basis Winer Developed I
Jasa Kesehatan & Kegiatan Sosial Basis Winer Developed I
Industri Pengolahan Basis Mixed Winer Developed II
Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah
& Daur Ulang Basis Mixed Winer Developed II
Real Estate Basis Mixed Winer Developed II
Jasa Perusahaan Basis Mixed Winer Developed II
Jasa Perusahaan Basis Mixed Winer Developed II
Transportasi & Pergu&gan Basis Mixed Lossers Stagnant III
Penyediaan Akomodasi & Makan Minum Basis Mixed Lossers Stagnant III
Jasa Keuangan & Asuransi Basis Mixed Lossers Stagnant III
Adm. Pemerintahan, Pertahanan & Jaminan
Sosial Wajib Basis Mixed Lossers Stagnant IV
Informasi & Komunikasi Basis Lossers Stagnant V
Jasa Pendidikan Basis Lossers Stagnant V
Pertanian, Kehutanan & Perikanan Non Basis Mixed Lossers Underdeveloped VI
Pertambangan & Penggalian Non Basis Lossers Underdeveloped VII
Kesimpulan
Kesimpulan
Tiga sektor utama dalam pembentukan PDRB Kota Jambi adalah
Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; Sektor Industri Pengolahan dan Sektor Transportasi dan
Perdagangan.
Secara agregat pada periode Tahun 2012 – 2014, perekonomian
Kota Jambi tumbuh sebesar 7,73 persen pertahun. Relatif lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan Provinsi Jambi yang sebesar 7,69 persen pertahun.
Sektor unggulan di Kota Jambi yaitu sektor pengadaan listrik dan
gas; bangunan; perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor; serta sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial
Tiga sektor utama dalam pembentukan PDRB Kota Jambi adalah
Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; Sektor Industri Pengolahan dan Sektor Transportasi dan
Perdagangan.
Secara agregat pada periode Tahun 2012 – 2014, perekonomian
Kota Jambi tumbuh sebesar 7,73 persen pertahun. Relatif lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan Provinsi Jambi yang sebesar 7,69 persen pertahun.
Sektor unggulan di Kota Jambi yaitu sektor pengadaan listrik dan
Rekomendasi
Rekomendasi
Dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi, Pemerintah
Kota Jambi perlu lebih menfokuskan kebijakan pembangunannya
pada empat sektor unggulannya yaitu sektor pengadaan listrik
dan gas; bangunan; perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil
dan sepeda motor; serta sektor jasa kesehatan dan kegiatan
sosial. Secara terperinci kebijakan untuk masing-masing sektor
unggulan diberikan sebagai berikut:
Pengadaan Listrik dan Gas
a.1 Peningkatan penyediaan tenaga listrik dengan mendorong
investasi untuk terlibat dalam usaha penyediaan tenaga
listrik kepada masyarakat.
a.2 Peningkatan dan percepatan program pipa gas perkotaan
yang mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas
a.3 Peningkatan koordinasi dan pengawasan distribusi gas
bersubsidi.
Dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi, Pemerintah
Kota Jambi perlu lebih menfokuskan kebijakan pembangunannya
pada empat sektor unggulannya yaitu sektor pengadaan listrik
dan gas; bangunan; perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil
dan sepeda motor; serta sektor jasa kesehatan dan kegiatan
sosial. Secara terperinci kebijakan untuk masing-masing sektor
unggulan diberikan sebagai berikut:
Pengadaan Listrik dan Gas
a.1 Peningkatan penyediaan tenaga listrik dengan mendorong
investasi untuk terlibat dalam usaha penyediaan tenaga
listrik kepada masyarakat.
a.2 Peningkatan dan percepatan program pipa gas perkotaan
yang mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas
a.3 Peningkatan koordinasi dan pengawasan distribusi gas
Bangunan
b.1 Mendorong percepatan pembangunan perumahan KPR bersubsidi untuk masyarakat lapisan bawah
b.2 Penyediaan program penjaminan untuk masyarakat lapisan bawah agar memenuhi persyaratan perbankan dalam mendapatkan KPR bersubsidi
b.3 Peningkatan kuantitas dan kualitas infrastruktur perkotaan dalam rangka mendukung aktivitas sektor-sektor perekonomian lainnya di Kota Jambi
Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor
c.1 Meningkatkan jangkauan pelayanan perdagangan besar di Kota Jambi melalui fasilitasi pemerintah Kota Jambi dalam bentuk kerjasama dengan daerah-daerah serta negara-negara tujuan ekspor.
c.2 Meningkatkan kualitas SDM dunia usaha perdagangan melalui pelatihan yang komprehensif dan konstruktif
c.3 Menata dan membina pedagang eceran khususnya pedagang kaki lima melalui pembangunan kawasan-kawasan baru PKL yang
mampu meningkatkan daya saing PKL
c.4 Meningkatkan kualitas SDM dan teknologi pada usaha-usaha reparasi mobil dan sepeda motor melalui kegiatan-kegiatan pelatihan pada pelaku usaha
Bangunan
b.1 Mendorong percepatan pembangunan perumahan KPR bersubsidi untuk masyarakat lapisan bawah
b.2 Penyediaan program penjaminan untuk masyarakat lapisan bawah agar memenuhi persyaratan perbankan dalam mendapatkan KPR bersubsidi
b.3 Peningkatan kuantitas dan kualitas infrastruktur perkotaan dalam rangka mendukung aktivitas sektor-sektor perekonomian lainnya di Kota Jambi
Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor
c.1 Meningkatkan jangkauan pelayanan perdagangan besar di Kota Jambi melalui fasilitasi pemerintah Kota Jambi dalam bentuk kerjasama dengan daerah-daerah serta negara-negara tujuan ekspor.
c.2 Meningkatkan kualitas SDM dunia usaha perdagangan melalui pelatihan yang komprehensif dan konstruktif
c.3 Menata dan membina pedagang eceran khususnya pedagang kaki lima melalui pembangunan kawasan-kawasan baru PKL yang
mampu meningkatkan daya saing PKL
Sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial
d.1 Promosi jasa kesehatan di Kota Jambi dapat dikaitkan
dengan kebijakan pariwisata dalam bentuk program wisata
kesehatan.
d.2 Peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga medis terutama
dokter-dokter spesialis dalam rangka menunjang kebutuhan
masyarakat kota terhadap pelayanan kesehatan
d.3 Peningkatan kualitas pelayanan pada Rumah Sakit Kota
Jambi dalam rangka peningkatan akreditasi rumah sakit
d.4 Penataaan dan pembinaan usaha-usaha penyediaan jasa
kesehatan lainnya seperti klinik, praktek dokter, pelayanan
kesehatan paramedis, pelayanan kesehatan tradisional, jasa
peayanan penunjang kesehatan, jasa angkutan khusus
pengangkutan orang sakit serta jasa kesehatan hewan.
d.5 Penataan dan pembinaan lembaga-lembaga sosial non-profit
di Kota Jambi seperti LSM dan lembaga swadaya
kemasyarakatan lainnya.
Sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial
d.1 Promosi jasa kesehatan di Kota Jambi dapat dikaitkan
dengan kebijakan pariwisata dalam bentuk program wisata
kesehatan.
d.2 Peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga medis terutama
dokter-dokter spesialis dalam rangka menunjang kebutuhan
masyarakat kota terhadap pelayanan kesehatan
d.3 Peningkatan kualitas pelayanan pada Rumah Sakit Kota
Jambi dalam rangka peningkatan akreditasi rumah sakit
d.4 Penataaan dan pembinaan usaha-usaha penyediaan jasa
kesehatan lainnya seperti klinik, praktek dokter, pelayanan
kesehatan paramedis, pelayanan kesehatan tradisional, jasa
peayanan penunjang kesehatan, jasa angkutan khusus
pengangkutan orang sakit serta jasa kesehatan hewan.
d.5 Penataan dan pembinaan lembaga-lembaga sosial non-profit
di Kota Jambi seperti LSM dan lembaga swadaya
Sektor-sektor lainnya sebagai pendukung sektor unggulan perlu
ditingkatkan kinerjanya sesuai dengan kriterianya masing-masing
sebagai berikut:
Sektor industri pengolahan; pengadaan air, pengelolaan
sampah, limbah dan daur ulang; real estate dan jasa
perusahaan. Kelompok sektor ini memiliki tingkat daya saing
yang kuat tetapi laju pertumbuhannya lambat dan secara
umum sektor berpotensi untuk dikembangkan. Kebijakan
utama pada sektor ini adalah mendorong pertumbuhannya
baik melalui peningkatan ketersediaan bahan baku maupun
melalui peningkatan investasi.
Sektor transprotasi dan pergudangan; penyediaan akomodasi
dan makan minum; jasa keuangan dan asuransi serta sektor
administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial
wajib. Keempat sektor ini memiliki laju pertumbuhan yang
cepat, tetapi dengan daya saing yang lemah. Kebijakan di
sektor ini terutama adalah meningkatkan kualitas SDM dan
teknologi dalam rangka meningkatkan daya saing sektor ini.
Sektor-sektor lainnya sebagai pendukung sektor unggulan perlu
ditingkatkan kinerjanya sesuai dengan kriterianya masing-masing
sebagai berikut:
Sektor industri pengolahan; pengadaan air, pengelolaan
sampah, limbah dan daur ulang; real estate dan jasa
perusahaan. Kelompok sektor ini memiliki tingkat daya saing
yang kuat tetapi laju pertumbuhannya lambat dan secara
umum sektor berpotensi untuk dikembangkan. Kebijakan
utama pada sektor ini adalah mendorong pertumbuhannya
baik melalui peningkatan ketersediaan bahan baku maupun
melalui peningkatan investasi.
Sektor transprotasi dan pergudangan; penyediaan akomodasi
Daftar Pustaka
Daftar Pustaka
(References)
(References)
Adisasmita, R, 2005.Dasar-Dasar Ekonomi Wilayah, Graha Ilmu, Yogyakarta. Adisasmita, R, 2008.Ekonomi Archipelago, Graha Ilmu, Yogyakarta.
Amir,Amri. 2007.Pembangunan dan Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Dalam Era Globalisasi (Teori dan Kebijakan),Cetakan Pertama-Fakultas Ekonomi Universitas Jambi.
Arsyad, Lincolin, 2004.Pengantar Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi Daerah. BPFE, Yogyakarta.
Aswandi, H, & Kuncoro, M, 2002. Evaluasi Penetapan Kawasan Andalan : Studi Empiris di Kalimantan Selatan 1993-1999.Jurnal
Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 17(1), 27-55.
______, 2013. Badan Pusat Statistik Kota Jambi. Jambi dalam Angkat Tahun 2013.Jambi. ______, 2014. Badan Pusat Statistik Kota Jambi. Jambi dalam Angkat Tahun 2014.Jambi. ______, 2015. Badan Pusat Statistik Kota Jambi. Jambi dalam Angkat Tahun 2015.Jambi. ______, 2013. Badan Pusat Statistik Kota Jambi. Kota Jambi Dalam Angka Tahun 2013, Jambi. ______, 2014. Badan Pusat Statistik Kota Jambi. Kota Jambi Dalam Angka Tahun 2014, Jambi. ______, 2015. Badan Pusat Statistik Kota Jambi. Kota Jambi Dalam Angka Tahun 2015, Jambi.
Kuncoro, M, 2005.Otonomi dan Pembangunan Daerah: Reformasi, Perencanaan, Strategi dan Peluang. Erlangga, Jakarta. Rachbini, Didik J, 2001.Pembangunan Ekonomi & Sumber Daya Manusia. Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta. Richardson, Harry W, 2001.Dasar-Dasar Ilmu Ekonomi Regional,Terjemahan Paul Sitohang, Edisi Revisi, LP FE UI, Jakarta. Sjafrizal, 2008.Ekonomi Regional,Teori dan Aplikasi, Padang,Baduose Media, Cetakan Pertama, Padang.
Sukirno, Sadono. 2007.Ekonomi Pembangunan: Proses, Masalah dan Dasar Kebijakan.Kencana, Jakarta
Tabrani,Andi, 2008.Analisis Sektor Unggulan Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara,Jurnal, Pusat pengkajian Kebijakan Peningkatan Daya Saing BPPT, Jakarta.
Tambunan,Tulus T. H, 2001.Transformasi Ekonomi di Indonesia:Teori & Penemuan Empiris. Salemba Empat Jakarta. Tarigan, Robinson, 2007.Ekonomi Regional,Teori dan Aplikasi,PT. Bumi Aksara, Cetakan Keempat, Jakarta.
Todaro, Michael P, 2004.Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga, Penerbit Erlangga, Edisi delapan Jakarta.
Yusral,Y; Junaidi,J; Bhakti, A. 2015. Klasifikasi Pertumbuhan, Sektor Basis dan Kompetitif. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah. Vol. 2 No.4, April-Juni 2015
Adisasmita, R, 2005.Dasar-Dasar Ekonomi Wilayah, Graha Ilmu, Yogyakarta. Adisasmita, R, 2008.Ekonomi Archipelago, Graha Ilmu, Yogyakarta.
Amir,Amri. 2007.Pembangunan dan Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Dalam Era Globalisasi (Teori dan Kebijakan),Cetakan Pertama-Fakultas Ekonomi Universitas Jambi.
Arsyad, Lincolin, 2004.Pengantar Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi Daerah. BPFE, Yogyakarta.
Aswandi, H, & Kuncoro, M, 2002. Evaluasi Penetapan Kawasan Andalan : Studi Empiris di Kalimantan Selatan 1993-1999.Jurnal
Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 17(1), 27-55.
______, 2013. Badan Pusat Statistik Kota Jambi. Jambi dalam Angkat Tahun 2013.Jambi. ______, 2014. Badan Pusat Statistik Kota Jambi. Jambi dalam Angkat Tahun 2014.Jambi. ______, 2015. Badan Pusat Statistik Kota Jambi. Jambi dalam Angkat Tahun 2015.Jambi. ______, 2013. Badan Pusat Statistik Kota Jambi. Kota Jambi Dalam Angka Tahun 2013, Jambi. ______, 2014. Badan Pusat Statistik Kota Jambi. Kota Jambi Dalam Angka Tahun 2014, Jambi. ______, 2015. Badan Pusat Statistik Kota Jambi. Kota Jambi Dalam Angka Tahun 2015, Jambi.
Kuncoro, M, 2005.Otonomi dan Pembangunan Daerah: Reformasi, Perencanaan, Strategi dan Peluang. Erlangga, Jakarta. Rachbini, Didik J, 2001.Pembangunan Ekonomi & Sumber Daya Manusia. Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta. Richardson, Harry W, 2001.Dasar-Dasar Ilmu Ekonomi Regional,Terjemahan Paul Sitohang, Edisi Revisi, LP FE UI, Jakarta. Sjafrizal, 2008.Ekonomi Regional,Teori dan Aplikasi, Padang,Baduose Media, Cetakan Pertama, Padang.
Sukirno, Sadono. 2007.Ekonomi Pembangunan: Proses, Masalah dan Dasar Kebijakan.Kencana, Jakarta
Tabrani,Andi, 2008.Analisis Sektor Unggulan Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara,Jurnal, Pusat pengkajian Kebijakan Peningkatan Daya Saing BPPT, Jakarta.
Tambunan,Tulus T. H, 2001.Transformasi Ekonomi di Indonesia:Teori & Penemuan Empiris. Salemba Empat Jakarta. Tarigan, Robinson, 2007.Ekonomi Regional,Teori dan Aplikasi,PT. Bumi Aksara, Cetakan Keempat, Jakarta.
Todaro, Michael P, 2004.Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga, Penerbit Erlangga, Edisi delapan Jakarta.