• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. Hasil Penelitian. LTE. BOLT! sendiri adalah produk hasil kerja sama antara Internux dengan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV. Hasil Penelitian. LTE. BOLT! sendiri adalah produk hasil kerja sama antara Internux dengan"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

58 4.1. Gambaran Umum PT. Internux

PT Internux bersinergi dengan Mitsui & Co, resmi menghadirkan layanan data 4G LTE (Long Term Evolution) dengan memperkenalkan BOLT! Super 4G LTE. BOLT! sendiri adalah produk hasil kerja sama antara Internux dengan beberapa partner untuk mendukung kehadiran layanan 4G di Indonesia, di antaranya seperti Mitsui & Co dan Huawei. Layanan 4G LTE dari Internux hanya dapat mengakses layanan data (internet). Juga, tidak dapat digunakan untuk layanan telepon dan SMS.

Untuk membantu operational excellence, PT Internux menggandeng First Media. First Media dipilih karena berpengalaman dalam menggelar layanan berbasis data, meski ia tidak menampik kemungkinan bahwa First Media bisa menjadi kompetitornya di masa depan.

Nilai investasi Internux dan Mitsui mencapai US$ 550 juta, dan sebagian besar dananya akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur jaringan pada tahun 2014. Internux juga mendapat suntikan dana US$ 1 juta dari Mitsui Corp asal Jepang. Internux berharap dapat menghadirkan layanan prima dari produknya dengan menggunakan 1.500 BTS untuk kawasan Jabodetabek dan menargetkan penambahan 3.500 BTS baru sampai tahun 2015. Untuk mendukung operasi layanan 4G nya, BOLT! Super 4G LTE ini menyewa menara BTS dari lima penyedia layanan, yakni PT Daya Mitra Telekomunikasi (Mitratel), Iforte,

(2)

Protelindo, Solusi Tunas Pratama (STP), dan Tower Bersama Group (TBG). Sementara untuk perangkat radio, Internux memilih produk Huawei.

4.1.1. Bolt! Super 4G

BOLT! adalah penyedia jaringan internet 4G pertama di Indonesia untuk sektor komersial. Konsumen bisa menikmatinya dengan membeli alat pemancar jaringan nirkabel WiFi 4G dan bisa diakses lewat laptop maupun smartphone dan tablet berfasilitas 4G.

Perusahaan telekomunikasi Internux meluncurkan Bolt! dengan layanan 4G Long Term Evolution pertama di Indonesia, pada tanggal 14 Desember 2013. Produknya diberi nama BOLT! yang menawarkan kecepatan akses internet hingga 72 Mbps. BOLT! hanya melayani akses data, tidak dapat digunakan untuk telepon dan SMS.

Saat ini Bolt! mencakup kawasan Jabodetabek dan akan terus melakukan pengembangan jaringan yang terfokus pada wilayah tersebut. Bolt! memaksimalkan pengguna jabodetabek agar dapat menggunakan akses internet instant berbasis 4G. Pelanggannya juga dapat merasakan internet super cepat dari Bolt! super 4G.

4.2. Hasil Penelitian

Hasil penelitian terhadap isi pesan iklan Bolt! Super 4G dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian didapatkan setelah melakukan wawancara mendalam (indepth interview) terhadap key informan yang dituju.

(3)

Bolt! Super 4G merupakan produk internet mobile yang dikeluarkan oleh PT. Internux yang bekerja sama dengan First Media sebagai pengawas. Bolt! mulai dipasarkan sejak Desember 2013 dan sejak kemunculannya tersebut, masyarakat langsung tertarik dengan produk ini. Bolt! mencoba memberikan layanan internet akses data terbaik yang bisa dirasakan oleh masyarakat. Karena itu tak tanggung-tanggung mereka berani mengklaim bahwa kecepatan internet mereka ini di atas rata-rata kecepatan yang bisa diberikan provider lain.

“Internetan sepuluh kali lebih cepat”, itu yang bisa menggambarkan kecepatan akses internet Bolt! dibandingkan dengan provider lain. Dengan tagline seperti itu pun masyarakat yang penasaran dengan kata tersebut menjadi tertarik dan mencobanya. Banyak dari mereka yang merasa puas dengan kecepatan yang ditawarkan namun tidak menutup kemungkinan bahwa ada juga pelanggan yang harus merasa kecewa karena wilayahnya belum sepenuhnya tercover oleh jaringan BTS dari Bolt!.

Untuk menjelaskan apa itu Bolt! Super 4G, Store Manager, Muhammad Ashabul Fathi menjelaskan secara singkat mengenai Bolt!

“Bolt! Super 4G merupakan provider yang menyediakan layanan data internet untuk para pelanggannya dan Bolt! Super 4G ini merupakan provider yang mengawali adanya akses internet 4G di Indonesia. Dalam menyediakan layanan jasa internet, Bolt! memberikan kemudahan bagi para pelanggannya untuk bisa mengakses internet dimana saja dan kapan saja dengan modem mobile wireless-nya (mifi). Tak hanya modem mifi, Bolt! sudah mulai menjamah layanan berbasis voice dengan produk

barunya berupa Power Phone.”51

(4)

Dalam keseharian masyarakat modern tidak dapat terlepas dari jeratan internet. Mulai dari chatting, browsing, download, sampai bermain game. Aktifitas semacam ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat modern zaman sekarang. Tak ada satupun yang luput dari kesehariannya tanpa internet mulai dari anak-anak hingga orang dewasa semua sudah bisa menggunakan internet yang seakan-akan seperti kebutuhannya hidup. Internet menawarkan berbagai suguhan yang tidak akan pernah membuat penikmatnya merasa bosan. Hal itu pula yang mendasari diluncurkannya produk Bolt! Super 4G ini menurut Costumer Service, Nicky Hermawan:

“Yang menjadi dasar diluncurkannya produk Bolt! ini kita melihat segala macam aktifitas masyarakat modern sekarang sudah serba terikat dengan internet. Mulai dari chatting, browsing, download, bermain game, sampai streaming video pun dilakukan oleh masayarakat sekarang. Dari hal tersebutlah kami berniat untuk meningkatkan teknologi layanan internet masa kini yang sebelumnya masyarakat hanya merasakan kecepatan di jaringan 3G dan kini kami menawarkan akses internet yang lebih cepat dari 3G yaitu 4G. Akses internet 4G merupakan generasi terbaru dalam jaringan internet. Kecepatan yang ditawarkanpun tidak tanggung-tanggung bisa mencapai sepuluh kali lebih cepat dari akses internet

3G.”52

Seiring perkembangan zaman, akses internet pun mulai memperlihatkan kehebatannya dengan jaringan terbarunya yaitu 4G. 4G yang sebelumnya hanya bisa dinikmati oleh beberapa negara maju saja seperti Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat, kini Indonesia sudah bisa merasakan seperti apa kecepatan yang ditawarkan oleh 4G melalui produk Bolt! ini. Dan dalam hal ini, Field Officer serta Team Leader, Denny menjelaskan seperti apa itu 4G.

(5)

“4G LTE, Long Term Evolution itu merupakan pengembangan jaringan internet terbaru yang pastinya sudah melewati kecepatan akses internet dari 3G. Sistem jaringan 4G ini menyediakan pita ultra lebar untuk berbagai macam perlengkapan elektronik seperti smartphone dan laptop. Dengan kecepatan jaringan 4G ini masyarakat bisa mendapatkan berbagai macam informasi lebih cepat bahkan bila Anda sudah menggunakan jaringan 4G, untuk streaming video pun rasanya seperti

mononton di televisi tanpa terasa ada jeda buffering.”53

Peran Bolt! Super 4G ini sangat membantu aktifitas masyarakat. Hal ini pun dibenarkan oleh pengguna Bolt!, Muhammad Arif Rahman:

“Awalnya saya tahu Bolt! ini dari teman saya yang sudah lama menggunakan. Karena teman-teman di kampus saya banyak yang menggunakan dan menurut pengakuan mereka, Bolt! ini kualitas internetnya sangat bagus. Dan dengan adanya modem Bolt! ini sangat membantu akitfitas saya. Karena tidak selamanya saya berada di rumah misalkan saya ingin mencari bahan untuk skripsi lewat internet tapi saya sedang diluar rumah. Modem ini juga cukup praktis untuk dibawa kemana saja. Jadi tiap saya butuh internet tinggal nyalain aja modemnya dan saya bisa langsung internetan.

Melihat dari harga modem dan layanan paket data yang sangat murah. Bolt! Super 4G ini mencoba menarik pasar dengan kategori menengah – kebawah. Karena untuk tiap pembelian modem, pelanggan hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 299.000 sudah termasuk paket data sebesar 8Gb berlaku selama 30 hari. Dan

(6)

juga pengisian ulang paketnya pun tergolong cukup murah. Mulai dari Rp. 25.000 sampai dengan Rp. 200.000 untuk penggunaan selama 30 hari.

Muhammad Arif Rahman pun menambahkan, bahwa harga paket yang ditawarkan oleh Bolt! ini sangat murah, cocok untuk seorang mahasiswa yang ingin berinternet ria dengan dana yang minim. Sebelumnya ia juga menggunakan provider lain namun karena harganya dirasa cukup mahal akhirnya dia berpikir untuk mencoba provider lain dan setelah ada saran serta informasi dari beberapa temannya ia pun ikut menggunakan Bolt! Super 4G.54

Melihat dari hasil wawancara, didapatkan bahwa Bolt! Super 4G memiliki beberapa kekuatan, diantaranya yaitu: murah, efisien, cepat, dan dapat dibawa kemana saja. Hal ini dijelaskan oleh Store Manager, Muhammad Ashabul Fathi:

“Kelebihan Bolt! sekarang kita bisa bersaing dalam segi kecepatan internet dan harga. Harga paket yang kami tawarkan tergolong sangat murah untuk menikmati kecepatan internet 4G seperti Bolt! ini. Dari segi ini lah kita merasa percaya diri untuk bisa bersaing dengan provider

lain.”55

Tidak sampai di situ, Team Leader of Field Officer, Denny pun menambahkan bahwa kekuatan Bolt! Super 4G tidak hanya itu. Mereka merasa unggul karena mereka menggunakan jaringan internet terbaru yaitu 4G. Perlu diketahui bahwa penggunaan internet 4G ini belum banyak digunakan oleh masyarakat dikarenakan belum banyak perangkat atau ponsel yang bisa menggunakan jaringan 4G. Dan untuk kawasan Jabodetabek, Bolt! Super 4G

54

Transkrip Hasil Wawancara dengan Pengguna Bolt! Super 4G LTE, Muhamad Arif Rahman 55 Transkrip Hasil Wawancara dengan Store Manager, Muhammad Ashhabul Fathi

(7)

merasa lebih percaya diri lagi karena di kawasan itu sebagian besar pengguna sudah bisa menikmati akses internet 4G dari Bolt! Super 4G.

Dengan didukung beberapa kekuatan, produk Bolt ini tak luput dari beberapa kelemahan. Adapun beberapa gangguan tersebut disebabkan faktor internal maupun faktor eksternal. Hal ini dijelaskan oleh Customer Service, Nicky Hermawan:

“Ada beberapa kelemahan Bolt! yang dalam kasus ini bisa disebabkan oleh faktor internal serta faktor eksternal. Yang pertama, faktor internal yang kita hadapi adalah cangkupan wilayah yang kita miliki hanya bisa dinikmati terikat pada wilayah jabodetabek saja. Jadi jika untuk bersaing dengan provider lain yang sudah memiliki area atau cangkupan yang lebih global, kami akan sulit bersaing dengan provider tersebut hanya dalam kasus cangkupan wilayah saja. Kemudian adapun faktor eksternal yang kami hadapi berupa cuaca atau blind spot dibeberapa area. Seperti yang Anda ketahui bahwa modem yang kami tawarkan itu berupa wireless jadi kekuatan sinyalnya bergantung kepada udara yang ada. Jika cuaca sedang tidak mendukung, maka besar kemungkinan akan menggangu kepada kualitas sinyal internet tersebut. Misalnya, di wilayah Anda sedang terjadi hujan yang sangat lebat, maka secara tidak langsung hal tersebut dapat mengganggu kualitas dari sinyal itu sendiri. Lalu ada beberapa titik blind spot. Blind spot disini maksudnya adalah area tersebut belum sepenuhnya dapat tercover secara maksimal. Area yang mengalami blind spot ini biasanya terjadi masalah terhadap jarak pengguna dengan BTS yang terlalu jauh. Jarak yang dirasa kurang ideal tersebut juga akan mempengaruhi kualitas dari kekuatan sinyal

internetnya.”56

Melihat peluang yang sangat baik ini, Bolt! memaksimalkan peluang tersebut dengan berupaya manarik seluruh pelanggan yang masih menggunakan jaringan 3G agar dapat beralih ke jaringan 4G dengan produk Bolt! ini. Bolt! berupaya menarik pelanggan yang masih menggunakan 3G tersebut agar dapat

(8)

merasakan kecepatan yang ditawarkan oleh jaringan internet 4G yang pada produk Bolt!.

Dari berbagai macam kekuatan, Bolt! ternyata juga sudah memperkirakan bahwa akan ada ancaman yang mereka hadapi berupa bersaing di pasar 4G dengan provider-provider besar yang ada di Indonesia. Hal ini pun dijelaskan oleh Store Manager, Muhammad Ashabul Fathi:

“Untuk ancaman kita sudah memperkirakan bahwa akan ada saatnya kita memiliki kompetitor yang menyediakan layanan jasa internet berbasis 4G juga. Walaupun pada awal kami launching produk Bolt! tidak memiliki masalah karena belum memiliki saingan pada saat itu. Tetapi internet ini kan teknologi jadi setiap saat akan ada perkembangan serta kemajuan yang terjadi kami pun harus siap dengan hal tersebut. Dalam rapat yang diadakan awal Desember 2014 juga sudah ada beberapa rancangan untuk menghadapi persaingan pasar 4G di Indonesia. Namun untuk lebih mendetailnya saya belum bisa menjelaskan karena terkait dengan persiapan produk belum sepenuhnya terealisasi. Jadi yang saya bisa beritahu bahwa kami selalu melakukan inovasi agar mampu bersaing di

pasar 4G kedepannya.”57

4.3. Pembahasan

4.3.1 Analisis SWOT terhadap Produk Bolt! Super 4G LTE

Setelah mengumpulkan data-data hasil penelitian dengan melakukan wawancara mendalam (indepth interview). Maka diketahui Analisis SWOT Branding terhadap produk Bolt! Super 4G sebagai berikut:

1. Strength (Kekuatan)

Meskipun Bolt! merupakan produk baru, ternyata Bolt! mampu menarik minat masyarakat untuk membeli karena kecepatan yang ditawarkannya. Selain Bolt! memiliki kecepatan internet yang super cepat, Bolt! juga

(9)

unggul dalam teknologi jaringan internet terbaru yaitu internet 4G. Hal ini juga yang menyebabkan kecepatan internet Bolt! tidak bisa disamakan oleh provider yang masih menggunakan jaringan 3G. Perhatian masyarakat makin tertuju karena harga modem dan paket yang ditawarkan cukup murah yang menjadi daya tarik lebih bagi Bolt!. Dan modemnya yang berukuran kecil bisa dibawa dan digunakan kapan saja menjadi nilai tambahan untuk kekuatan Bolt!.

2. Weaknesses (Kelemahan)

Bolt! yang memiliki jangkauan internet yang hanya mencakup wilayah jabodetabek saja, ini akan menjadi kelemahan tersendiri jika ada pengguna yang membawa modemnya ke luar wilayah jabodetabek. Karena diluar wilayah jabodetabek, Bolt! belum bisa mengcover pelanggannya dengan jaringan internet 4G dari Bolt!. Kendala lain yang harus dihadapi oleh pengguna Bolt! adalah ketika mengalami cuaca buruk. Cuaca buruk ini dapat mengakibatkan buruknya kualitas sinyal yang didapatkan oleh pengguna. Cuaca buruk juga mengakibatkan jaringan internet menjadi tidak stabil.

3. Opportunities (Peluang)

Bolt! mengambil peluang untuk menarik para pengguna 3G agar beralih menggunakan jaringan 4G dari Bolt! Karena pada saat itu provider lain belum ada yang menyediakan internet berjaringan 4G seperti yang diberikan oleh Bolt!

(10)

Ancaman yang akan dihadapi Bolt! adalah ketika provider lain mulai mengembangkan layanannya atau sudah menggunakan akses internet 4G. Dalam hal ini Bolt! akan dihadapi dengan banyaknya kompetitor yang ada di Indonesia. Terlebih Bolt! harus menghadapi perusahaan-perusahaan yang lebih besar yang akan membuatnya kesulitan menghadapi kompetitor-kompetitor tersebut karena sudah memiliki jangkauan layanan yang lebih luas.

Berdasarkan analisis SWOT, terdapat empat alternatif strategi yang dapat digunakan, yaitu: strategi SO, streategi WO, strategi ST, dan strategi WT.

1. Strategi SO

Saat pertama kali Bolt! Super 4G diluncurkan, masyarakat langung tertarik karena tagline yang digunakan yaitu “interntan sepuluh kali lebih cepat” dan hal ini pula yang membuat Bolt! Super 4G menjadi populer dikalangan para pengguna internet. Bolt! sangat mengetahui potensi pasar yang ada karena saat itu belum ada provider lain yang menyediakan jasa internet berbasis 4G. Artinya Bolt! sangat memaksimalkan peluang ini dengan melihat belum adanya pesaing yang dengan layanan serupa.

2. Strategi WO

Dalam keadaan ini Bolt! belum mampu bersaing dalam hal jangkauan area internet serta kendala lain diluar dugaan seperti cuaca yang buruk. Disaat cuaca buruk seperti hujan lebat ini bisa mengakibatkan tidak stabilnya sinyal internet atau bahkan turunnya kecepatan data. Hal ini dapat sangat mengganggu penggunanya ketika sedang menggunakan internet.

(11)

Meskipun modem ini dapat dibawa kemana saja, namun belum seluruh area dapat digunakan secara maksimal. Misalkan Jakarta, ada beberapa tempat yang mengalami blind spot karena area tersebut tidak terjangkau atau belum ada BTS terdekat.

3. Strategi ST

Dengan segala macam keunggulan yang diberikan oleh Bolt! Super 4G ini namun tak luput juga Bolt! akan menghadapi beberapa ancaman kedepannya berupa persaingan pasar internet 4G. Contohnya provider lain pun akan ikut terjun juga ke kelas 4G ini. Sehingga Bolt! akan memiliki banyak saingan kedepannya. Namun Bolt! sudah menyiapkan strategi untuk mengatasi hal ini. Seperti mereka akan memperbanyak produk-produk baru serta memperluas akses internet dengan menambahkan beberapa BTS di titik tertentu yang memungkinkan pasarnya akan berkembang ditempat tersebut. Dan tidak ketinggalan Bolt! akan melakukan upgrade agar kualitas internet yang diberikan lebih maksimal. 4. Strategi WT

Keadaan terburuk yang akan dihadapi oleh Bolt! merupakan kelemahannya dalam jangkauan area yang belum luas, hanya sebatas Jabodetabek. Hal ini akan berimbas buruk jika Bolt! bersaing dengan provider atau perusahaan yang lebih besar yang sudah memiliki jangkauan internet lebih luas atau bahkan provider tersebut bisa merangkul seluruh pengguna internet di Indonesia. Dalam hal ini Bolt! harus mempertimbangkan untuk memperluas jangkauan wilayah internetnya.

(12)

4.3.2. Bolt! Sebagai Produk

Menurut Rangkuti dalam bukunya yang berjudul The Power of Brands menjelaskan suatu produk akan berhasil jika sudah memenuhi beberapa point yang sudah dijabarkan dengan tepat, yaitu:58

1. Segmentasi Pelanggan

Dalam kasus ini, produk Bolt! Super 4G dituntut harus dapat menentukan segmentasi mereka terkait dengan produk dan calon pelanggan atau konsumen mereka. Menurut keterangan dari Store Manager, Muhammad Ashhabul Fathi menjelaskan bahwa produk Bolt! ini berusaha menjangkau pelanggan dari kelas menengah ke bawah.59 Hal ini dimaksudkan untuk menarik perhatian masyarakat terhadap produk baru yang mereka luncurkan dan masyarakat dapat dengan mudah mengenal dan mengingat produk mereka.

2. Harapan Pelanggan

Tidak dapat dipungkiri bahwa persaingan pasar dalam penyediaan jasa layanan internet di Indonesia sudah banyak perusahaan yang turut dalam persaingan tersebut. Tantangan yang dihadapi Bolt! adalah ketika mereka harus mampu bersaing dengan produk yang diluncurkan oleh perusahaan lain serta mendapatkan pelanggan-pelanggan berikutnya. Hal ini bertujuan agar Bolt! semakin dikenal secara luas oleh masyarakat dan mendapatkan respon positif dalam persaingan produk sejenis. Harapan pelanggan disini dimaksudkan agar para pengguna produk lain dapat beralih menggunakan

58

Freddy Rangkuti. The Power of Brands. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta. 2004. Hal 125 59 Transkip Hasil Wawancara dengan Store Manager, Muhammad Ashhabul Fathi

(13)

produk Bolt! Super 4G. Dan pada kenyataannya Bolt! telah mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan yang sudah lebih dahulu meluncurkan produk internet. Menurut Team Leader, Denny, menjelaskan bahwa produk Bolt! tidak merasakan kendala dalam persaingan penjualan produk Bolt! Menurut keterangannya pula banyak pengguna produk lain yang pindah ke produk Bolt! karena fasilitas yang ditawarkan oleh Bolt! tidak bisa didapatkan dari produk lain.60 Hal ini juga merupakan daya tarik lebih pelanggan terhadap produk Bolt! meskipun produk tersebut tergolong masih baru dikalangan masyarakat dan pengguna internet di Indonesia.

3. Variasi Harga

Kunci keberhasilan produk yang selanjutnya adalah menciptakan variasi harga untuk perluasan pasar. Sebuah produk harus memiliki variasi harga yang ditawarkan agar konsumen lain dapat tertarik dan berminat dengan harga lain yang ditawarkan. Maka dari itu Bolt! meluncurkan beberapa variasi harga internet guna menarik lebih banyak pelanggan. Menurut Store Manager, Fathi menjelaskan Bolt! sudah menawarkan beberapa variasi harga paket internet dengan quota yang berbeda pada tiap harganya, harga paket internet yang disediakan mulai dari Rp. 25.000 sampai dengan Rp.200.000.61 Dengan adanya variasi harga tersebut, pelanggan dapat dengan leluasa memilih paket internet yang mereka inginkan sesuai dengan kebutuhan dan dana yang mereka miliki.

60

Transkrip Hasil Wawancara dengan Team Leader of Field Officer, Denny 61 Transkrip Hasil Wawncara dengan Store Manager, Muhammad Ashhabul Fathi

(14)

4. Optimalisasi Kapasitas

Sebuah produk yang telah sukses dikenal secara luas oleh masyarakat akan berimbas kepada tingginya angka penjualan. Hal ini berkaitan dengan permintaan barang atau produk yang dilakukan oleh para konsumen atau calon penggunanya. Bolt! yang telah berhasil menciptakan citra positif dikalangan masyarakat mulai mendapatkan feedback berupa peningkatan permintaan produk Bolt! itu sendiri. Oleh karena itu Bolt! harus mampu memenuhi permintaan yang mungkin setiap saat akan terus meningkat dengan cara memperbanyak variasi produk yang mereka miliki. Menurut Costumer Service, Nicky Hermawan menjelaskan Bolt! saat ini sudah meluncurkan beberapa produk seperti mobile modem, slim modem, dan home modem. Dan Bolt! pun sudah menambahkan variasi produknya yaitu berupa Bolt! Power Phone. Yaitu produk Bolt! berbentuk handphone yang dilengkapi dengan kartu Bolt! di dalamnya dan dapat digunakan layaknya

handphone pada umumnya.62 Dengan adanya variasi produk ini konsumen

akan lebih mudah memilih produk mana yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

4.3.3 Bolt! Sebagai Bagian dari Perkembangan Modem

Modulator Demodulator atau lebih sering dikenal sebagai modem merupakan salah satu dari teknologi pendukung komunikasi. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier), sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal

(15)

informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Namun modem sebenarnya adalah alat komunikasi jarak jauh dengan dua arah.

Modem sangat berperan dalam perkembangan teknologi komunikasi saat ini. Dimana modem memberikan kemudahan manusia untuk mengetahui informasi secara global. Dengan adanya modem juga memberi peluang manusia untuk berkomunikasi satu sama lain dengan menghilangkan batas ruang dan waktu.

Modem dibedakan menjadi dua jenis, yaitu modem internal dan modem eksternal. Modem internal merupakan sebuah kartu yang dipasang di salah satu slot pada komputer yang sudah built-in dan menggunakan power supply yang berasal dari komputer. Sedangkan modem eksternal biasanya menggunakan device lain sebagai pemancar sinyal internet. Pada modem eksternal biasanya memiliki adaptor atau baterai untuk bisa mengaktifkan perangkat tersebut.

Dalam hal ini Bolt! merupakan perangkat atau device yang tergolong dalam modem eksternal. Yaitu perangkat mandiri yang memiliki beterai untuk mengaktifkan serta memancarkan sinyal internet ke perangkat lain seperti laptop, tablet, atau handphone. Bolt! juga turut serta dalam perkembangan jaringan 4G di Indonesia karena Bolt! Merupakan pelopor dimulainya era internet 4G di Indonesia. Bolt! sudah banyak berkontribusi dalam layanan jasa internet terutama pada jaringan 4G.

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil pre tes yang diperoleh dalam siklus III ini, hanya ada beberapa siswa yang belum tuntas dalam kata lain nilai yang diperoleh siswa belum memenuhi

Teeburu Tsukue.. Misalnya kata tsukue dan teeburu adakalanya menunjukan hal yang sama yaitu ‘meja’, tetapi tsukue lebih mengacu pada meja duduk gaya Jepang

Bagaimana persepsi saudara mengenai potensi kemenyan, apakah akan habis?. Apakah sekarang saudara

RANCANG BANGUN APLIKASI PELAYANAN CUSTOMER PADA SENGKALING FOOD

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan mutu selama penyimpanan dan pendugaan umur simpan dari keripik ikan beledang dalam kemasan polypropylene rigid.. Pemilihan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas LBB-AVBP dalam menyisihkan Fe dan Mn pada air sumur bor menggunakan tanaman Typha latifolia dan Cyperus papyrus

Maka dari itu, penulis mengadakan suatu penelitian untuk dapat memahami lebih lanjut tentang Evaluasi Kinerja BPBD Kabupaten Badung dan faktor pendukung serta penghambat

Berdasarkan hasil regresi diketahui bahwa Pertumbuhan Ekonomi, Pertumbuhan Penduduk, Investasi, Tingkat Upah, dan Inflasi di Indonesia secara bersama - sama memberikan