7
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Tinjauan Pustaka
A. Pengertian Sistem Informasi 1. Sistem
Sistem adalah suatu jalinan kerja dari alur-alur yang saling berketerkaitan, bertemu untuk melakukan kegiatan atau untuk melakukan sasaran tertentu (Dedi, Iqbal & Fahroji, 2019).
Sistem merupakan seperangkat elemen yang digabungkan menjadi satu dengan lainnya untuk tujuan bersama (Nafiudin, 2019).
2. Informasi
Informasi adalah data yang diolah menjadi lebih berguna dan berarti bagi penerimannya, serta untuk mengurangi ketidakpastian dalam proses pengembalian keputusan mengenai suatu keadaan (Anggraeni & Irviani, 2017).
3. Sistem Informasi
Sistem informasi adalah suatu sistem didalam sebuah organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolaan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang dibutuhkan (Hutahaean, 2015).
Sistem informasi merupakan suatu kombinasi teratur dari orang-orang,
mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam sebuah organisasi (Anggraeni & Irviani, 2017).
B. Pengertian Gaji
Gaji adalah pembayaran atas jasa-jasa yang dilakukan oleh pekerja yang didasarkan pada sejumlah pekerjaan yang telah diselesaikan misalnya jumlah unit produksi. Disamping gaji, pegawai mungkin memperoleh manfaat-manfaat yang diberikan dalam bentuk tunjangan, misalnya tunjangan jabatan, tunjangan pengobatan, tunjangan perumahan, hari raya, uang makan , uang transport, dan lain-lain. (Sujarweni, 2015)
Gaji merupakan sejumlah uang yang diterima oleh tenaga-tenaga manajerial dan tata usaha atas jasanya. Uang yang diterima dengan jumlah yang tetap berdasarka tarif bulanan. (Tulus, 2011)
C. Website
Ada beberapa pendukung agar sebuah website dapat diakses oleh pemakai diantaranya:
1. Internet
Internet adalah suatu jaringan yang menghubungkan computer-komputer di dunia, tanpa batasan wilayah atau jarak dengan menggunakan standar Internet
Protocol Suite (TCP/IP) saat proses tukar menukar (Darmanto, 2015).
2. Website
World Wide Web atau lebih sering dikenal sebagai web adalah suatu layanan
sajian informasi yang menggunakan konsep hyperlink (tautan), yang memudahkan
surfer (sebutan para pemakai komputer yang melakukan browsing atau
penelusuran informasi melalui internet (Maulidah, Pebrianto, Supriyadi, & Fauzi, 2019).
3. Web Browser
Web browser adalah program computer yang digunakan sebagai media
untuk berselancar di internet (Hadi, 2016). 4. Web Server
Web Server merupakan sebuah perangkat lunak dalam server yang berfungsi
menerima permintaan (request) berupa halaman web melalui HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali (response) hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML (Sholichin, 2016).
D. Bahasa Pemrograman 1. JavaScript
JavaScript merupakan bahasa pemograman web yang pemprosesannya
dilakukan disisi client. Javascript dapat dijalankan hanya dengan menggunakan
browser. Berbeda dengan PHP yang berjalan disisi server untuk menjalankan
skrip Javascript tidak memerlukan refresh pada browser (Abdulloh, 2018).
2. HTML (Hyper Text Markup Language)
HTML (Hyper Text Markup Language) adalah bahasa standar web yang dikelola penggunaannya oleh W3C (World Web Consortiun) berupa tag-tag yang menyusun setiap elemen dari website. HTML berperan sebagai penyusun struktur halaman website yang menempatkan setiap elemen website sesuai layout yang diinginkan (Abdulloh, 2018).
3. PHP (Hypertext Preprocessor)
PHP merupakan script untuk pemrograman script web server-side, script yang membuat dokumen HTML secara on the fly, maksudnya dokumen HTML
yang dihasilkan dari suatu aplikasi bukan dokumen HTML yang dibuat dengan menggunakan editor teks atau editor HTML (sovia dan Febio, 2011).
4. CSS ( Cascading Style Sheet)
CSS kepanjangan dari Cascading Style Sheet adalah bahasa-bahasa yang merepresentasikan halaman web. Seperti warna, layout, dan font. Dengan menggunakan CSS, seorang web developer dapat membuat halaman web yang dapat beradaptasi dengan berbagai macam ukuran layar (Pahlevi, Mulyani, & Khoir, 2018).
E. Basis Data (Database) 1. Pengertian Basis Data
Basis data merupakan himpunan data (arsip) yang slaing berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah (Fathansyah, 2015).
Basis data merupakan kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudasi) yang tidak perlu untuk memenuhi beberapa kebutuhan(Fathansyah, 2015).
2. Xampp
XAMPP merupakan sebuah perangkat lunak gratis sehingga bebas digunakan oleh siapapun. XAMPP berguna sebagai server yang terdiri dari (localhost), yang terdiri dari apache, HTTP server, MySQL database dan penerjemah bahasa yang dirangkai dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl (Dedi, Iqbal & Fahroji, 2019).
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU General
Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial
untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL (Sholichin, 2016).
4. SQL
SQL merupakan singkatan dari Structured Query Language. SQL atau juga sering disebut sebagai query merupakan suatu bahasa (language) yang digunakan untuk mengakses database (Witanto & Solihin, 2016).
SQL atau Structur Query Language berperan sebagai bahasa yang mengatur transaksi data antara aplikasi dengan database sebagai tempat penyimpanan data” (Abdulloh, 2018).
F. Entity Relationship Diagram (ERD)
Entity Relationship Diagram adalah suatu model penyajian data dengan
menggunakan Entity dan Relationship. ERD menggambarkan model konseptual untuk menggambarkan struktur logis dari basis data berbasis grafis (Agung, Kusyanti & Data, 2011).
Komponen-komponen pembentuk ERD sebagai berikut: a. Entitas
b. Atribut
Karakteristik dari setiap entity atau relationship yang menyediakan penjelasan detail mengenai entity atau relationship tersebut.
c. Relasi
Relasi Merupakan Hubungan yang terjadi antara satu atau lebih entity.
G. Unifed modeling language (UML)
Unified Modeling Language (UML) adalah sebuah bahasa yang berdasarkan
gambar untuk menvisualisasikan, menspesifikasikan, membangun dan pendokumentasian dari sebuah sistem pengembangan perangkat lunak berbasis Objek (Syafitri, 2016).
Berikut diagram-diagram pada UML: a. Use Case Diagram
Diagram ini menunjukkan fungsionalitas suatu sistem atau kelas dan bagaimana sistem ini berinteraksi dengan dunia luar, misalnya menyusun sebuah daftar layanan kesehatan.
b. Activity diagram
Menggambarkan berbagai alir aktivitas dalam sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal, keputusan yang mungkin terjadi, dan bagaimana suatu aktivitas berakhir.
c. Sequence diagram
Menggambarkan interaksi antar objek berupa pesan (message) yang digambarkan terhadap waktu.
d. Class Diagram
Class diagram adalah visualisasi kelas-kelas dari suatu sistem dan
merupakan tipe diagram yang paling banyak dipakai. Diagram ini memperlihatkan hubungan antar kelas dan penjelasan detail tiap-tiap kelas didalam model desain (dalam logical view) dari suatu sistem.
H. Pengujian Web (Black Box Testing)
Black Box Testing Merupakan Pengujian perangkat lunak dari segi
spesifikasi fungsional tanpa menguji desain dan kode program untuk mengetahui apakah fungsi, masukan dan keluaran dari perangkat lunak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan (Cholifah, Yulianingsih & Sagita, 2018).
2.2. Penelitian Terkait
Penelitian mengenai Sistem Informasi Penggajian Pegawai telah banyak dilakukan diantara yaitu:
1. Penelitian yang dilakukan oleh Titin Prihatin dan Syifah Fauziah dengan judul “IMPLEMENTASI METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD) PADA SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN
GURU HONOR” menemukan masalah bahwa Banyaknya humam error pada sistem penggajian guru yang masih manual terutama guru honor pada sebuah lembaga pendidikan dalam mengolah dan menyajikan data sehingga adanya pihak yang dirugikan akibat proses tersebut yang dapat menganggu kegiatan operasional pada lembaga pendidikan tersebut. Maka dibutuhkannya suatu sistem yang sudah terkomputerisasi. Dengan adanya
sistem yang sudah terkomputerisasi dapat mempermudah dalam pengelolaan data penggajian dan menjadi lebih cepat dan akurat (Prihatin & Fauziah, 2020).
2. Penelitian yang dilakukan oleh Sri Retno Laonde dengan judul “Aplikasi
Sistem Administrasi Pembayaran Gaji Guru dan Pegawai Pada SMK Kasih Rafael Mimika Papua” menjelasakan bahwa Sistem administrasi
penggajian yang digunakan pada SMK Kasih Rafael Mimika Papua masih menggunakan sistem manual, yang dimana dapat menimbulkan kesalahan pada proses penghitungan gaji kurang cepat dan tepat, karna untuk menghitung gaji guru harus merekap kembali absensi guru dan membutuhkan waktu yang cukup lama, kurang efisien dan bisa saja terjadi kesalahan pada saat penghitungan kehadiran, sehingga kompensasi atas kinerja para guru atau gaji para guru penghitungannya terkadang tidak sesuai. Dengan adanya sistem komputerisasi dapat mempermudah pengeolaan sistem administrasi pembayaran gaji guru dan pegawai di SMK Kasih Rafael Mimika Papua (Laonde, 2020).
3. Penelitian yang dilakukan oleh Heru Supriyono, Nugroho Ari Saputro dan Rokhmad Andria Pradessya yang berjudul “Rancang Bangun Sistem
Informasi Manajemen Presensi Berbasis SMS Gateway (Studi Kasus : SMP Muhammadiyah 1 Kartasura) menemukan permasalahan yaitu pada
sekolah tersebut belum memiliki sistem komputerisasi yang baik untuk mengelola kehadiran siswa, guru, dan karyawan. Untuk menindak lanjuti hal tersebut, maka perlu dibuatlah suatu sistem informasi manajemen berbasis Short Message Services (SMS), yang dapat membantu menangani
masalah kehadiran siswa, guru dan karyawan, serta memberi informasi kehadiran siswa kepada orang tuanya melalui SMS. SMS gateway dipilih karena sangat 4 mudah digunakan untuk proses penyampaian informasi presensi kepada orang tua dan biayanya sangat murah. Sistem informasi manajemen presensi ini dirancang dengan bahasa pemograman PHP dan MySQL, serta penggunaan GAMMU sebagai penerapan SMS gateway (Supriyono, Saputro & Pradessya, 2016).
4. Penelitian yang dilakukan oleh Kritika Mahajan, Shilpa Shukla, dan Nitasha Soni dalam jurnalnya yang berjudul “A Review Of Computerized Payroll
System” mengatakan bahwa penggajian merupakan sebuah kewajiban bagi
perusahaan untuk membayar gaji dan lembur karyawan secara tepat waktu. Penghitungan gaji akan menyita banyak waktu jika dilakukan dengan cara yang manual, terutama bagi perusahaan-perusahaan besar. Maka dalam penelitian ini penilis merancang sebuah sistem komputerisasi yang akan dibuat secara otomatis, yang melibatkan jam kerja, penghargaan, potongan, dan pajak. Manfaat dari sistem penggajian ini yaitu tidak memerlukan waktu lama dalam proses penghitungan gaji. Tujuan dalam sistem penggajian ini yaitu menyediakan sistem yang efisien, meningkatkan keamanan dan memperkecil kesalahan penghitungan gaji dengan cara manual (Mahajan, Shukla, & Soni, 2015).
Pada penelitian ini menggunakan hal yang sama yaitu penelitian mengenai proses penggajian pegawai atau guru, akan tetapi dalam penelitian ini objeknya yaitu MTs Miftahul Ihsan Cilograng.