• Tidak ada hasil yang ditemukan

7 pendidikan karakter di smp mll pbm mbs ekskul

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "7 pendidikan karakter di smp mll pbm mbs ekskul"

Copied!
41
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Masalah

Remaja mengaku pernah melakukan

hubungan seks pranikah

62,7%

Siswi SMP pernah melakukan

21,2%

Remaja pernah Aborsi

93,7%

Remaja SMP dan SMA pernah

melakukan ciuman dan oral seks

97,0%

Remaja SMP dan SMA pernah

menonton film porno

(3)

Masalah

Pengguna Narkoba

4.000.000Jumlah Pengguna Narkoba di Indonesia

20,0%

Dari 4 juta pengguna narkoba adalah pelajar

70,0%

Siswi SMP dan SMA di 12 Kota Besar

pernah

pendapatkan tawaran narkoba dari

temannya

83.000

Pelajar pengguna narkoba (SD,SMP,SMA)

di 12 Kota Besar

(4)

TUJUAN

(5)

DASAR HUKUM

1. Undang-Undang Dasar 1945 Amandemen

2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem

Pendidikan Nasional

3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang

Standar Nasional Pendidikan

4. Permendiknas No 39 Tahun 2008 Tentang Pembinaan

Kesiswaan

5. Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi

6. Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Standar

Kompetensi Lulusan

7. Rencana Pemerintah Jangka Menengah Nasional

2010-2014

8. Renstra Kemendiknas Tahun 2010-2014

(6)

Pengertian Karakter dan

Pendidikan Karakter

Karakter adalah nilai-nilai yang melandasi

perilaku manusia berdasarkan norma agama,

kebudayaan, hukum/konstitusi, adat istiadat, dan

estetika

Pendidikan karakter adalah upaya yang terencana

(7)

Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter adalah suatu sistem

penanaman nilai-nilai perilaku (karakter) kepada

warga sekolah yang meliputi komponen

pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan

tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut,

baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME), diri

(8)
(9)

9

PROSES PEMBUDAYAAN DAN PEMBERDAYAAN Agama, Pancasila,

UUD 1945, Nilai, Sosial

Budaya

Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan

best practices

Nilai-nilai

Karakter

PERANGKAT PENDUKUNG Kebijakan, Pedoman, Sumber Daya, Lingkungan, Sarana dan Prasarana, Kebersamaan, Komitmen pemangku

kepentingan.

Skema Pendidikan Karakter di SMP

PEMBELAJARAN

(10)

Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran

Perencana

an

Penyusunan

Silabus

RPP

Bahan Ajar

(11)

INTERVENSI

Contextual Teaching and Learning

HABITUASI

Pelaksanaan Pembelajaran

Pendahulu

an

Penutu

p

Kegiatan

Inti:

(12)

Evaluasi melalui

Authentic Assessment

Teknik Penilaian

Bentuk Instrumen

Tes Tertulis

Pilihan ganda

Benar-salah

Menjodohkan

Pilihan singkat

Uraian

Tes Lisan

Daftar pertanyaan

Tes Kinerja

Tes tulis

keterampilan

Tes identifikasi

Tes simulasi

Tes uji petik kerja

Penugasan

individual atau

kelompok

Pekerjaan rumah

Proyek

Observasi

Lembar observasi/lembar pengamatan

Penilaian portofolio

Lembar penilaian portofolio

Jurnal

Buku catatan jurnal

Penilaian diri

Lembar penilaian diri/kuesioner

Penilaian

antarteman

(13)

Pembinaan Karakter Melalui MBS

Perencanaan

Pelaksanaan.

SI, SKL,

Perencanaan

Pelaksanaan

(14)

Pembinaan Karakter melalui

Ekstrakurikuler

Pembiasaan Akhlak

Mulia;

MOS; . OSIS

Tatakrama dan Tata

Tertib Kehidupan

Sosial Sekolah;

Kepramukaan

Upacara Bendera

Pendidikan

Pendahuluan Bela

Negara

Pendidikan

Berwawasan

Kebangsaan

UKS

PMR

Pencegahan

(15)
(16)

PENDIDIKAN KARAKTER

SECARA TERPADU

(17)

DISTRIBUSI NILAI-NILAI POKOK DALAM MAPEL

Mata Pelajaran

Nilai Pokok

1. Pendidikan Agama

Religius, jujur, santun, disiplin, bertanggung jawab, cinta ilmu, ingin tahu, percaya diri, menghargai keberagaman, patuh pada aturan social, bergaya hidup sehat, sadar akan hak dan kewajiban, kerja keras, peduli

2. PKn Nasionalis, patuh pada aturan sosial, demokratis, jujur, menghargai keragaman, sadar akan hak dan kewajiban diri dan orang lain

3. Bahasa Indonesia

Berfikir logis, kritis, kreatif dan inovatif, percaya diri, bertanggung jawab, ingin tahu, santun, nasionalis

4. IPS Nasionalis, menghargai keberagaman, Berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, peduli social dan lingkungan, berjiwa wirausaha, jujur, kerja keras

5. IPA ingin tahu, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, jujur, bergaya hidup sehat, percaya diri, menghargai keberagaman, disiplin,

mandiri, bertanggung jawab, peduli lingkungan, cinta ilmu 6. Bahasa

Inggris

Menghargai keberagaman, santun, percaya diri, mandiri, bekerjasama, patuh pada aturan sosial

(18)

DISTRIBUSI NILAI-NILAI POKOK DALAM MAPEL

8. Penjasorkes

Bergaya hidup sehat, kerja keras, disiplin, jujur, percaya

diri, mandiri, menghargai karya dan prestasi orang lain

9.

TIK/Keterampila

n

Berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, mandiri,

bertanggung jawab, dan menghargai karya orang lain

10.

Muatan

Lokal

(19)
(20)

STRATEGI DALAM SILABUS

1. Penambahan kegiatan pembelajaran yang

sekaligus dapat mengembangkan karakter

2. Penambahan indikator pencapaian yang

terkait dengan pencapaian peserta didik

dalam hal karakter

3. Penambahan dan/atau modifikasi teknik

penilaian yang sekaligus dapat

(21)

STRATEGI DALAM RPP

1. Penambahan kegiatan pembelajaran

yang sekaligus dapat

mengembangkan karakter

2. Penambahan indikator pencapaian

yang terkait dengan pencapaian

peserta didik dalam hal karakter

3. Penambahan dan/atau modifikasi

(22)

STRATEGI DALAM BAHAN AJAR

1. Adaptasi bahan ajar dari silabus dan RPP

yang telah disusun.

2. Adaptasi yang paling mungkin

dilaksanakan oleh guru adalah dengan

cara

menambah

kegiatan pembelajaran

yang sekaligus dapat mengembangkan

karakter. Cara lainnya adalah dengan

mengadaptasi atau mengubah

(23)
(24)

CONTOH PENANAMAN NILAI DALAM PELAKSANAAN

PEMBELAJARAN:

A. PENDAHULUAN

1. Guru datang tepat waktu

(contoh nilai yang ditanamkan: disiplin)

2. Guru mengucapkan salam dengan ramah kepada siswa ketika memasuki

ruang kelas

(contoh nilai yang ditanamkan: santun, peduli)

3. Berdoa sebelum membuka pelajaran

(contoh nilai yang ditanamkan:

religius)

4. Mengecek kehadiran siswa

(contoh nilai yang ditanamkan: disiplin, rajin)

5. Mendoakan siswa yang tidak hadir karena sakit atau karena halangan

lainnya

(contoh nilai yang ditanamkan: religius, peduli)

6. Memastikan bahwa setiap siswa datang tepat waktu

(contoh nilai yang

ditanamkan: disiplin)

7. Menegur siswa yang terlambat dengan sopan

(contoh nilai yang

ditanamkan: disiplin, santun, peduli)

8. Mengaitkan materi/kompetensi yang akan dipelajari dengan karakter

(25)

B. INTI :

1. EKSPLORASI

1. Melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam

tentang topik/tema materi yang dipelajari dengan menerapkan

prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber

(contoh nilai yang ditanamkan: mandiri, berfikir logis, kreatif,

kerjasama)

2. Menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media

pembelajaran, dan sumber belajar lain

(contoh nilai yang

ditanamkan: kreatif, kerja keras)

3. Memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara

peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya

(contoh nilai yang ditanamkan: kerjasama, saling menghargai,

peduli lingkungan)

4. Melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan

pembelajaran

(contoh nilai yang ditanamkan: rasa percaya diri,

mandiri)

5. Memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium,

studio, atau lapangan

(contoh nilai yang ditanamkan: mandiri,

(26)

1. Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna (contoh nilai yang ditanamkan: cinta ilmu, kreatif, logis)

2. Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis (contoh nilai yang ditanamkan: kreatif, percaya diri, kritis, saling menghargai, santun)

3. Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut (contoh nilai yang ditanamkan: kreatif, percaya diri, kritis)

4. Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif (contoh nilai yang ditanamkan: kerjasama, saling menghargai, tanggung jawab)

5. Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar (contoh nilai yang ditanamkan: jujur, disiplin, kerja keras, menghargai)

6. Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok (contoh nilai yang ditanamkan: jujur, bertanggung jawab, percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)

7. Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok

(contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)

8. Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan (contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)

9. Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik (contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)

(27)

1. Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan,

isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik

(contoh nilai

yang ditanamkan: saling menghargai, percaya diri, santun, kritis, logis)

2. Memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik

melalui berbagai sumber

(contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, logis,

kritis)

3. Memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman

belajar yang telah dilakukan

(contoh nilai yang ditanamkan: memahami

kelebihan dan kekurangan)

4. Memfasilitasi peserta didik untuk lebih jauh/dalam/luas memperoleh

pengetahuan, keterampilan, dan sikap, antara lain dengan guru:

1. berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab

pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan

menggunakan bahasa yang baku dan benar

(contoh nilai yang

ditanamkan: peduli, santun)

;

2. membantu menyelesaikan masalah

(contoh nilai yang ditanamkan:

peduli)

;

3. memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil

eksplorasi

(contoh nilai yang ditanamkan: kritis)

;

4. memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh

(contoh nilai yang

ditanamkan: cinta ilmu)

; dan

5. memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum

berpartisipasi aktif

(contoh nilai yang ditanamkan: peduli, percaya diri)

.

(28)

1. bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri

membuat rangkuman/simpulan pelajaran

(contoh nilai yang

ditanamkan: mandiri, kerjasama, kritis, logis)

;

2. melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang

sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram

(contoh

nilai yang ditanamkan: jujur, mengetahui kelebihan dan

kekurangan)

;

3. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil

pembelajaran

(contoh nilai yang ditanamkan: saling

menghargai, percaya diri, santun, kritis, logis)

;

4. merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk

pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling

dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun

kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik; dan

5. menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan

berikutnya.

(29)

III. EVALUASI

PENCAPAIAN

(30)

TEKNIK DAN BENTUK INSTRUMEN

Teknik Penilaian

Bentuk Instrumen

TesTertulis

Pilihan ganda

Benar-salah

Menjodohkan

Pilihan singkat

Uraian

Tes Lisan

Daftar pertanyaan

Tes Kinerja

Tes tulis keterampilan

Tes identifikasi

Tes simulasi

Tes uji petik kerja

Penugasan individual

atau kelompok

Pekerjaan rumah

Proyek

Observasi

Lembar observasi/lembar pengamatan

Penilaian portofolio

Lembar penilaian portofolio

Jurnal

Buku catatan jurnal

(31)

CONTOH: ADAPTASI PENILAIAN DIRI

No

.

Aspect

Very

Much

Much

Little

Asking for opinions

Giving opinions

Asking about facts

Giving facts

Patience

(32)

PENDIDIKAN KARAKTER

SECARA TERPADU

(33)

PENDAHULUAN

1.Latar Belakang

2.Tujuan

PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN KARAKTER

1.PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER YANG TERPADU DALAM

MANAJEMEN SEKOLAH

2.MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH

a.Perencanaan pendidikan karakter

Implementasi nilai kemandirian dalam pengembangan perencanaan

program dan kegiatan sekolah

mplementasi nilai kemitraan atau kerjasama dalam pengembangan

RKS dan RKAS

Implementasi nilai partisipasi dalam pengembangan RKS dan RKAS

Implementasi nilai keterbukaan dalam pengembangan RKS dan RKAS

(34)

b. Pelaksanaan Program dan Kegiatan Pendidikan Karakter

1)Implementasi nilai kemandirian dalam pelaksanaan program dan kegiatan

2)Implementasi nilai kerjasama atau kemitraan dalam pelaksanaan program dan

kegiatan

3)Implementasi nilai partisipasi dalam pelaksanaan program dan kegiatan

4)Implementasi nilai keterbukaan dalam pelaksanaan program dan kegiatan

5)Implementasi nilai akuntabilitas dalam pelaksanaan program dan kegiatan dan

hasil-hasilnya

c. Strategi Dalam Pelaksanaan Pendidikan Karakter di Sekolah

Strategi pelaksanaan program dan kegiatan dalam penanaman karakter

Strategi untuk menanamkan nilai-nilai karakter sikap moral

Strategi untuk pemahaman nilai-nilai karakter tindakan moral

d. Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi dalam Pendidikan Karakter

1)Implementasi nilai kemandirian dalam pelaksanaan pengawasan dan evaluasi

di sekolah

2)Implementasi nilai kemitraan/kerjasama dalam pelaksanaan pengawasan dan

evaluasi

3)Implementasi prinsip partisipasi dalam pelaksanaan pengawasan dan evaluasi

di sekolah

4)Implementasi prinsip keterbukaan dalam pelaksanaan pengawasan dan

evaluasi di sekolah

(35)

PENDIDIKAN KARAKTER

SECARA TERPADU

(36)

1.Kegiatan ekstrakurikuler yang

mendukung

pengembangan

kompetensi akademik

a. pembelajaran

untuk

program

perbaikan,

(37)

2. Kegiatan

ekstrakurikuler untuk

pengembangan bakat,

minat, dan

(38)

NO JENIS KEGIATAN PEMBINAAN KESISWAAN

1. Pembinaan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa antara lain : a.Melaksanakan peribadatan sesuai dengan ketentuan agama masing-masing b.Memperingati hari hari besar keagamaan

c.Melaksanakan perbuatan amaliah sesuai dengan norma agama d.Membina toleransi kehidupan antar umat beragama

e.Mengadakan kegiatan lomba yang bernuansa kegamaan

f.Mengembangkan dan memberdayakan kegiatan keagamaan di sekolah 2. Pembinaan budi pekerti luhur atau ahlak mulia, antara lain

a.Melaksanakan tata tertib dan kultur sekolah

b.Melaksanakan gotong royong dan kerja bakti (bakti sosial)

c.Melaksanakan norma-norma yang berlaku dan tatakrama pergaulan

d.Menumbuhkembangkan kesadaran untuk rela berkorban terhadap sesama e.Menumbuhkembangkan sikap hormat dan menghargai warga sekolah

f.Melaksanakan kegiatan 7 K (Keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, kedamaian dan kerindangan)

3. Pembinaan kepribadian unggul, wawasan kebangsaaan, dan bela negara, antara lain :

a.Melaksanakan upacara bendera pada hari senin dan /hari sabtu, serta hari – hari besar nasional

b.Menyayikan lagu–lagu nasional (Mars dan Hymne) c.Melakasanakan kegiatan kepramukaan

d.Mengunjungi dan mempelajari tempat-tempat bernilai sejarah

e.Mempelajari dan meneruskan nilai-nilai luhur, kepeloporan, dang semangat perjuangan para pahlawan

f.Melaksanakan kegiatan bela negara

(39)

NO JENIS KEGIATAN PEMBINAAN KESISWAAN

4. Pembinaan prestasi akademik, seni, dan/atau olaharaga sesuai bakat dan minat, antar lain : a.Mengadakan lomba mata pelajaran/program keahlian

b.Menyelenggarakan kegiatan ilmiah

c.Mengikuti kegiatan workshop, seminar, diskusi panel yang bernuansa ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek)

d.Mengadakan studi banding dan kunjungan (studi wisata) ke tempat-tempat sumber belajar e.Mendesain dan memproduksi media pembelajaran

f.Mengadakan pameran karya inovatif dan hasil penelitian g.Mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan sekolah h.Membentuk klub sains, seni dan olahraga

i.Menyelenggarakan festival dan lomba seni

j.Menyelenggarakan lomba dan pertandingan olahraga

5. Pembinaan demokrasi, hak asasi manusia, pendidikan politik, lingkungan hidup, kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks masyarakat plural, antar lain :

a.Memantapkan dan mengembangkan peran siswa di dalam OSIS sesuai dengan tugasnya masing-masing

b.Melaksanakan latihan kepemimpinan siswa

c.Melaksanakan kegiatan dengan prinsip kejujuran, transparan, dan profesional d.Melaksanakan kewajiban dan hak diri dan orang lain dalam pergaulan masyarakat e.Melaksanakan kegiatan kelompok belajar, diskusi, debat dan pidato

f.Melaksanakan kegiatan orientasi siswa baru yang bersifat akademik dan pengenalan lingkungan tanpa kekerasan

g.Melaksanakan penghijauan dan peridangan lingkungan sekolah 6. Pembinaan kreativitas, keterampilan dan kewirausahaan, antar lain :

a.Meningkatkan kreativitas dan ketrampilan dalam menciptakan suatu barang menjadi lebih berguna b.Meningkatkan kreativitas dan ketrampilan di bidang barang dan jasa

c.Meningkatkan usaha koperasi siswa dan unit produksi

d.Melaksanakan praktek kerja nyata (PKN)/pengalaman kerja lapangan (PKL)/praktek kerja industri(Prakerim)

(40)

NO JENIS KEGIATAN PEMBINAAN KESISWAAN

7. Pembinaan kualitas jasmani, kesehatan dan gizi berbasis sumber gizi yang terdiversifikasi, antar lain :

a.Melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat b.Melaksanakan usaha kesehatan sekolah (UKS)

c.Melaksanakan pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, zat adiktif (narkoba), minuman keras, merokok, dan HIV AIDS

d.Meningkatkan kesehatan reproduksi remaja e.Melaksanakan hidup aktif

f.Melakukan diversifikasi pangan

g.Melaksanakan pengamanan jajan anak sekolah 8. Pembinaan sastra dan budaya, antara lain :

a.Mengembangkan wawasan dan keterampilan siswa di bidang sastra b.Menyelenggarakan festival/lomba, sastra dan budaya

c.Meningkatkan daya cipta sastra d.Meningkatkan apresiasi budaya

9. Pembinaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), antar lain : a.Memanfaatkan TIK untuk memfasilitasi kegiatan pembelajaran b.Menjadikan TIK sebagai wahana kreativitas dan inovasi

c.Memanfaatkan TIK untuk meningkatkan integritas kebangsaan 10. Pembinaan komunikasi dalam bahasa Inggris, antar lain :

a.Melaksanakan lomba debat dan pidato

b.Melaksanakan lomba menulis dan korespodensi c.Melaksanakan kegiatan English Day

(41)

Referensi

Dokumen terkait

1. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, prsktikum, pemberian tugas dan pemberian hukuman yang mana metode- metode tersebut akan membantu terbentuknya

Keteladanan adalah perilaku dan sikap guru dan tenaga kependidikan yang lain dalam memberikan contoh terhadap tindakan-tindakan yang baik sehingga diharapkan

Adapun keteladanan atau pemberian contoh disini maksudnya adalah, yaitu perilaku dan sikap guru dan tenaga kependidikan yang lain dalam memberikan contoh terhadap