RPP Fisika SMA Kurikulum 2013

13 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMAN 1 Tulang Bawang Udik

Mata Pelajaran : Fisika Kelas/Semester : X/Dua

Peminatan : M-IPA

Alokasi Waktu : 4 x 3 JP Kompetensi Inti

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

Kompetensi Dasar

3.6 Menganalisis sifat elastisitas bahan dalam kehidupan sehari hari

4.6 Mengolah dan menganalisis hasil percobaan tentang sifat elastisitas suatu bahan

Indikator

 Menjelaskaan karakteristik benda elastis sesuai hukum Hooke  Melakukan percobaan hukum Hooke

 Menentukan konstanta pegas berdasarkan persobaan  Membedakan stress dan strain

 Menganalisis susunan pegas seri dan paralel

 Menemukan penerapan sifat elastis dalam kehidupan dan teknologi Tujuan Pembelajaran

Setelah proses mencari informasi, menanya, berdiskusi, dan melaksanakan percobaan siswa dapat menjelaskaan karakteristik benda elastis sesuai hukum Hooke; melakukan percobaan hukum Hooke; menentukan konstanta pegas

(2)

2

berdasarkan percobaan, membedakan stress dan strain; menganalisis susunan pegas seri dan paralel; dan menemukan penerapan sifat elastis dalam kehidupan dan

teknologi Materi Ajar

 Benda plastis dan elastis

 Sifat benda elastis, makin besar pertambahan panjang makin besar gaya pegas (hukum Hooke)

 Stress, strain, dan modulus elastisitas Stress Strain

Strain

 Konstanta pegas

 Susunan pegas seri dan paralel

Seri, pegas semakin lemah

Paralel, pegas semakin kuat

Metode Pembelajaran

 Demonstrasi dan Eksperimen  Dikusi kelompok

 Presentasi  Penugasan Alat/Media/Bahan

 Alat : pegas/karet, neraca pegas, mistar, statif

 Bahan ajar : buku pegangan Fisika jilid 1, Buku Fisika Penunjang Aktifitas Siswa, mechanics 1 dan 2, dan hands out

Langkah Kegiatan/Skenario Pembelajaran

Setelah mereviu hasil pencapaian kompetensi (KD) sebelumnya, siswa mengikuti peragaan menarik pegas, mengukur panjangnya, dan membaca skala gaya neraca pegas untuk menemukan rumusan hukum Hooke, serta menentukan konstanta pegas. Selanjutnya memalui diskusi, mendefinisikan konsep stress, strain, dan modulus elastisitas; menemukan rumusan untuk susunan pegas seri dan paralel; dan memecahkan masalah elastitas dan gaya pegas. Siswa dari perwakilan dua kelompok praktik mempresesntasikan hasil percobaan dan penerapan elastisitas dalam kehidupan dan teknologi. Selama proses pembelajaran dilakuan penilaian proses pada aktivitas di kelas dan hasil tugas mandiri.

(3)

3 Pertemuan pertama

Rincian Kegiatan Waktu

Pendahuluan

 Merefleksi hasil kompetensi (KD) sebelumnya tentang gerak melingkar

 Mejelaskan kaitan elastisitas dengan hukum Newton (KD sebelumnya) dan gerak getaran (KD yang akan datang)  Menyampaikan tujuan pembelajaran

 Bertanya dan menagih secara lisan tugas baca mencari informasi tentang elastisitas melalui berbagai sumber (buku, internet, atau modul)

 Melaksanakan pretes tentang karakteristik benda elastis

20 menit

Kegiatan Inti

 Siswa dibagi dalam kelompok kecil, masing-masing terdiri atas 4 orang

 Siswa dalam kelompok diminta untuk menarik dua karet berbeda jenis, kemudian membandingkan kekuatannya, mana yang lebih kuat

 Siswa Mencermati demonstrasi percobaan. Perwakilan kelompok mencatat hasil bacaan panjang pegas/karet awal, pertambahan panjang, dan skala neraca pegas. Kemudian menyimpulkan hubungan antara pperubahan panjang dengan besar gaya (skala neraca pegas). Kegiatan dilakukan untuk pegas lain yang berbeda

 Masing-masing kelompok berdiskusi menghitung konstanta pegas untuk kedua pegas/karet, kemudian menyimpulkan

kaitan antara kuat lemahnya karet/pegas dengan besar kecilnya konstanta pegas

 Perwakilan dari dua kelompok menyampaikan hasil hitungan dan kesimpulan diskusi

 Masing-masing kelompok diberikan dua masalah yang dapat diselesaikan dengan hukum Hooke

 Kelompok mendiskusikan pemecahan masalah

100 menit

Penutup

 Bersama siswa menyimpulkan karakteristik benda elastis dan hukum Hooke

 Memberikan tugas baca tentang modulus elastisitas dan susunan pegas

 Melaksanakan postes

(4)

4 Pertemuan Kedua

Rincian Kegiatan Waktu

Pendahuluan

 Merefleksi hasil pretes dan postes pertemuan sebelumnya  Menagih dan mengingatkan tugas baca

 Menyampaikan tujuan pembelajaran

 Melaksanakan pretes tentang modulus elastisitas dan susunan pegas

20 menit

Kegiatan Inti

 Dua orang siswa dari kelompok berbeda diminta untuk memaparkan hasil tugas baca tentang stress, strain, dan modulus elastisitas

 Kelompok diminta untuk mencoba menarik satu karet,

kemudian menarik tiga karet yang disusun seri,dan tiga karet yang disusun paralel.

 Kelompok mendiskusikan hasil kegiatan tentang hubungan antara susunan pegas dengan kekuatan pegas yang dirasakan  Dengan fasilitasi guru, siswa merumuskan konstanta pegas seri

dan paralel

 Setiap kelompok diberikan pemecahan masalah

 Kelompok mendiskusikan pemecahan masalah modulus elastisitas dan susunan pegas seri/paralel

 Perwakilan kelompok memaparkan hasil diskusi pemecahan masalah

100 menit

Penutup

 Bersama siswa menyimpulkan modulus elastisitas dan susunan pegas

 Memberikan tugas baca lembar kerja praktik yang akan datang  Melaksanakan postes

15 menit

Pertemuan Ketiga

Rincian Kegiatan Waktu

Pendahuluan

 Merefleksi hasil pretes dan postes pertemuan sebelumnya  Menagih dan mengingatkan tugas baca

 Menyampaikan tujuan pembelajaran

 Memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang prosedur/langkah kerja praktik yang perlu dikonfirmasi

20 menit

Kegiatan Inti

 Siswa dibagi dalam kelompok, masing-masing terdiri dari 4 orang siswa

 Siswa bekerja dalam kelompok sesuai langkah kerja dalam lembar kerja

(5)

5

Rincian Kegiatan Waktu

 Kelompok mendiskusikan penyajian dan pengolahan data serta menyiapkan bahan presentasi kelompok

 Dua perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompok

 Guru menanggapi hasil presentasi untuk memberi penguatan pemahaman dan/atau mengklarifikasi miskonsepsi

 Setiap siswa menyiapkan laporan hasil praktikum dengan perbaikan dan penyempurnaan berdasarkan hasil diskusi  Siswa menyerahkan laporan praktikum melalui email,

sedangkan laporan cetaknya dikumpulkan tiga hari kemudian. Penutup

 Bersama siswa menyimpulkan kembali hasil praktik dan mengingatkan pentingnya kecermatan, ketelitian, keuletan, dan kejujuran dalam memperoleh, menyajikan, mengolah, dan menganalisis data, serta pentingnya kerjasama, kolaborasi, dan komunikasi dalam kerja kelompok

 Memberikan tugas presentasi penerapan elastisitas dalam kehidupan dan teknologi dan persiapan mengikuti tes tertulis (Ulangan harian) pada pertemuan yang akan datang

15 menit

Pertemuan Keempat

Rincian Kegiatan Waktu

Pendahuluan

 Merefleksi hasil laporan praktik yang sudah terkumpul  Menagih dan mengingatkan tugas baca

 Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui presentasi 

20 menit

Kegiatan Inti

 Dua orang siswa dari kelompok berbeda yang dipilih secara acak diminta untuk mempresentasikan tugasnya

 Siswa lain dari kelompok berbeda bertanya dan menanggapi presentasi

 Satu siswa diminta menyampaikan refleksi pengalaman belajar tentang elastisitas

60 menit

Penutup

 Siswa melaksanakan tes tertulis ulangan harian

 Memberikan tugas baca untuk pertemuan berikutnya tentang fluida

(6)

6 Penilaian

1. Mekanisme dan prosedur

Penilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui observasi kerja kelompok, kinerja presentasi, dan laporan tertulis. Sedangkan penilaian hasil dilakukan melalui tes tertulis.

2. Aspek dan Instrumen penilaian

Instrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas dalam kelompok, kedisiplinan, dan kerjasama.

Instrumen kinerja presentasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas peran serta, kualitas visual presentasi, dan isi presentasi Instrumen laporan praktik menggunakan rubrik penilaian dengan fokus utama pada kualitas visual, sistematika sajian data, kejujuran, dan jawaban pertanyaan.

Instrumen tes menggunakan tes tertulis uraian dan/atau pilihan ganda 3. Contoh Instrumen (Terlampir)

Sumber/Referensi

Buku Pegangan Kurikulum 2013 Fisika Jilid 1

http://forumguru.com http://e-dukasi.net http://psb-psma.go.org.id

Karta, ... Juli 2013 Mengetahui Kepala SMAN 1 Tuba Udik Guru Mata Pelajaran Fisika

Mulyono Raharjo, S.Pd Trian Hermawan

NIP. 196407221988031006 NPM.1013022060

Catatan Kepala Sekolah

... ... ... ... ... ... ... ... ... ...

(7)

7 Lampiran

a. Lembar Observasi dan kinerja presentasi

LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI DAN KINERJA PRESENTASI Mata Pelajaran : Fisika

Kelas/Program : X/M-IPA

Kompetensi : KD 3.6 dan 4.6

No Nama Siswa

Observasi Kinerja Presentasi Jml

Skor NilaI Akt Disl Kerjsm Prnsrt Visual Isi

(1) (2) (3) (4) (5) (6) 1. 4 4 3 4 3 3 21 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21.

Keterangan pengisian skor 4. Sangat tinggi

3. Tinggi 2. Cukup tinggi 1. Kurang

(8)

8 a. Pretes/postes

Pretes/Postes Pertama

A. Berilah tanda ceklist pada kolom Benar atau Salah

No Pernyataan Benar Salah

1. Dalam keadaan apa pun benda elastis pasti ke bentuk semula

2. Karet selalu bersifat elastis

3. Batang kayu selalu bersifat plastis 4. Satuan stress identik dengan Pascal

5. Kekuatan pegas dinyatakan dengan konstanta pegas 6. Menurut Hooke makin besar gaya pegas, makin besar

pertambahan panjangnya A. Jawablah petanyaan berikut ini

1. Sebuah pegas mula-mula panjangnya 20,0 cm, ditarik dengan gaya 2,1 N panjangnya menjadi 23,0 cm. Berapa besar konstanta pegas? Berapa besar gaya pegas saat panjang pegas yang ditarik menjadi 25,0 cm? ... ... ... ... b. Contoh Tes Uraian

1. A sign (m = 200 kg) hangs from the end of vertical steel girder with cross-sectional area of 0.5 cm2 and 50 cm of length. The additional of length is 2.5 cm in this situation

a. What is the strain and stress on the girder? b. Calculate the modulus Young!

2. Perhatikan data percobaan berikut

Perhatikan data percobaan tentang pegas yang diberi beban (g = 10 m.s-2). Exp Mass (gram) Panjang

pegas (cm)

1) 50 32.0

2) 100 34.5

3) 250 42.0

4) x 45.0

a.Berapa konstanta pegas (k)!

b.Perkirakan nila x pada percobaan ke 4!

3. Sebuah pegas mula-mula panjangnya 27,0 cm. Ketika diberi beban 100 gram panjang pegas menjadi 29,5 cm. Berapa panjang pegas jika masa beban yang digantungkan 170 gram?

(9)

9 c. Lembar Kerja Praktik

1. Timbang seluruh masa beban

gantung kombinasi berikut dengan pengaitnya (Mo)

2. Susun alat seperti gambar

3. Baca skala yang ditunjukan mistar pada bagian bawah beban pada posisi awal (Lo)

4. Ambil satu beban dan catat masanya (m), kemudian baca skala pada mistar (L)

5. Lakukan percobaan dengan terus menerus mengambil masa beban. Lakukan pengukuran dengan cermat dan teliti. Kemudian masukan data percobaan ke dalam tabel berikut ini Data Percobaan

Mo = ... kilogram Lo = ... meter

Perc

Ke Total masa yang diambil (m) Bacaan Mistar (L) 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

6. Buatlah grafik dengan m sebagai sumbu x dan L sebagai sumbu y 7. Jawablah pertanyaan berikut ini

a. Tuliskan persamaan grafik yang terbentuk b. Hitung gradiennya

c. Amati data percobaan, kemudian hitung besar konstanta pegas (k) d. Tentukan titik potong sumbu X (Xo) dan titik potong sumbu Y (Yo) e. Jika sebuah tetapan Q = grad x k, hitunglah nilai tetapan Q! Catatan:

Kontrol ketelitian dan kejujuran data adalah: grafik berbentuk turun, gradien negatif dan nilai Q mendekati nilai percepatan gravitasi.

8. Buatlah laporan praktik dengan struktur seperti berikut. Gunakan laptop/komputer atau kalkulator untuk mendapatkan grafik dan persamaan garis yang akurat. Kirim laporan melalui email tryan0k@gmail.com

Struktur laporan adalah sebagai berikut a. Judul

b. Tujuan

(10)

10

d. Alat dan bahan (sertakan dengan gambar atau foto) e. Langkah kerja

f. Data percobaan g. Jawaban pertanyaan h. Kesimpulan

(11)

11 1. Badai Berhembus (The Great Wind Blows)

S

trategi ini merupakan icebreaker yang dibuat cepat yang membuat para peserta latihan bergerak tertawa. Strategi tersebut merupakan cara membangun team yang baik dan menjadikan para peserta lebih mengenal satu sama lain.

Langkah-langkah :

 Aturlah kursi –kursi ke dalam sebuah lingkaran. Mintalah peserta untuk duduk di kursi yang telah disediakan.

 Jelaskan kepada peserta aturan permainan, untuk putaran pertama pemandu akan bertindak sebagai angin.

 Pemandu sebagai angin akan mengatakan „ angin berhembus kepada yang memakai – misal : kacamata‟ (apabila ada beberapa peserta memakai kacamata).

 Peserta yang memakai kacamata harus berpindah tempat duduk, pemadu sebagai angin ikut berebut kursi.

 Akan ada satu orang peserta yang tadi berebut kursi, tidak kebagian tempat duduk. Orang inilah yang menggantikan pemandu sebagai angin.

 Lakukan putaran kedua, dan seterusnya. Setiap putaran yang bertindak sebagai angin harus mengatakan „angin berhembus kepada yang …………. (sesuai dengan karakteristik peserta, misal : baju biru, sepatu hitam, dsb)

============================

2. Lempar spidol

Permainan ini bertujuan untuk menghangatkan suasana dan menghilangkan kekakuan antar peserta dan pemandu dan antar peserta sendiri . Pelajaran yang bisa dipetik dari permainan ini adalah perlunya sikap hati–hati dan cepat tanggap.

Langkah–langkah :

 Mintalah semua peserta berdiri bebas di depan tempat duduk masing-masing.

 Minta peserta bertepuk tangan ketika Anda melemparkan spidol ke udara, dan pada saat spidol Anda tangkap lagi dengan tangan, semua peserta serta merta diminta berhenti bertepuk tangan. Ulangi sampai beberapa kali.

 Ulangi proses ke-2 dengan tambahan selain bertepuk tangan juga bersenandung. ( bergumam ) : “Mmmmm….!”.

(12)

12

 Ulangi proses ke–3 ini beberapa kali, dan setiap kali semakin cepat gerakannya, kemudian akhiri dengan satu anti klimaks: spidol Anda tidak dilambungkan, tapi hanya melambungkan tangan seperti akan melambungkannya ke atas (gerak tipu yang cepat !). amati : apakah peserta masih bertepuk tangan dan bergumam atau tidak ?

 Mintalah tanggapan dan kesan, lalu diskusikan dan analisa bersama kemudian simpulkan.

============================

3. Sepatu Lapangan :

Permainan ini bermanfaat untuk mendorong proses kerjasama Tim, bahwa dalam sebuah Tim setiap orang akan belajar mendengar pendapat orang lain dan merekam masing-masing pendapat secara cermat dalam pikirannya, sebelum memutuskan pendapat apa yang terbaik menurut kelompok.

Langkah – langkah :

 Bagilah peserta ke dalam kelompok – kelompok kecil ( 5 – 6 orang ), 1 orang akan menjadi pembicara kelompok.

 Mintalah setiap kelompok untuk mendiskusikan tentang sepatu lapangan apa yang cocok untuk bekerja di „lapangan‟ dan peralatan apa lagi yang dibutuhkan (waktunya sekitar 5 menit)

 Mintalah pembicara kelompok untuk mengingat pendapat yang berbeda dan pendapat yang sama dari setiap orang di kelompoknya masing-masing.

 Mintalah pembicara kelompok untuk menyampaikan hasil diskusi ini seklaigus memperkenalkan nama anggota kelompoknya dan apa pendapat orang – orang tersebut mengenai topik diskusi di atas.

 Setelah semua kelompok selesai, kemudian diskusikan : Apakah pembicara telah menyampaikan pendapat semua anggota kelompoknya secara tepat ? Apa yang dikurangi? Apa yang ditambah ? Apa yang tidak tepat.

============================

4. Kompak

Permainan ini bermanfaat untuk menghangatkan suasana dan membentuk suasana kerja dalam Tim.

(13)

13  Jelaskan kepada peserta aturan permainan ini

 Bagilah peserta ke dalam 5 – 6 kelompok, yang penting satu kelompok terdiri dari 6 orang.

 Mintalah masing – masing kelompok untuk membuat lingkaran dan satu orang anggota dari masing-masing kelompok untuk berdiri di tengah – tengah kelompoknya.

 Katakana bahwa permainan ini untuk mnguji kita , apakah di antara teman-teman dalam kelompok itu saling percaya kepada TIM KERJA KITA. Yang berdiri di tengah harus menutup matanya, dengan ditutup kain, kemudian menjatuhkan diri secara bebas kea rah mana saja.

 Sementara itu teman-teman dalam kelompoknya melingkar dan harus bertanggungjawab atas keselamatan teman yang di tengah tadi, karena permainan ini bisa – bisa akan memakan korban, maka jika yang di tenagh menjatuhkan diri kepadanya dia harus siap dan bertanggungjawab untuk menahan dan melemparkannya kepada teman yang lain. Begitu seterusnya, dan minta siapa yang di tengah bisa bicara dengan cara bergiliran .

============================

5. Bercermin Langkah–langkah :

 Minta setiap peserta untuk berpasangan, 1 orang menjadi bayangan di cermin dan 1 orang menjadi seseorang yang sedang berdandan di depan cermin.

 Bayangan harus mengikuti gerak – gerik orang yang berdandan.

 Keduanya harus bekerja sama agar bisa bergerak secara kompak dengan kecepatan yang sama.

Figur

Memperbarui...

Related subjects :