JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART. Support level Resistance level Major trend Minor trend

11 

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Pa ge s | 1 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

Daily Report

valbury

19 October 2011 PT Valbury Asia Securities

HEADLINES

JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART

JAKARTA INDICES STATISTICS

CLOSE

CHANGE

VOLUME (Mn)

VALUE (Bn)

IHSG

3622.027 -106.988

5588 4097.32

LQ-45

641.238 -19.932

2365 2977.07

MARKET REVIEW

MARKET

VIEW

Indeks bergerak melemah pada perdagangan kemarin hingga menyentuh posisi terendah pada level 3.580,769 yang disebabkan oleh sentimen negatif dari eksternal yang memicu aksi profit taking. IHSG tercatat turun sebesar 106,988 poin (2,869%) ke level 3.622,027 dari posisi sebelumnya pada level 3.729,015. Sentimen negatif berasal dari pernyataan juru bicara Kanselir Jerman yang mengatakan para pemimpin Eropa tidak akan memberikan solusi cepat untuk krisis utang yang diupayakan para pembuat kebijakan global pada pertemuan puncak Uni Eropa pada 23 Oktober. Dari Asia, sentimen negatif berasal dari perlambatan ekonomi Cina yang disebabkan oleh langkah bank sentral yang memperketat kebijakan moneter dan melemahnya permintaan ekspor. Tindakan Jerman yang meredam harapan resolusi cepat untuk krisis utang Eropa dan laju pertumbuhan Cina yang melambat membuat seluruh bursa Asia mencatatkan penurunan. Indeks Nikkei 225 tercatat turun sebesar 137,69 poin (1,55%) ke level 8.741,91 dari posisi sebelumnya pada level 8.879,6 dan indeks Hang Seng tercatat turun sebesar 797,53 poin (4,23%) ke level 18.076,46 dari posisi sebelumnya pada level 18.873,99. Dari Eropa, sentimen negatif ditambah dari peringatan Moody’s Investor Service kepada Perancis yang akan mempertimbangkan untuk menurunkan peringkat utang negara tersebut dari outlook stabil menjadi negatif jika dalam beberapa bulan ke depan kekuatan finansial Perancis terus melemah. Kedua sentimen negatif tersebut menyebabkan mayoritas bursa Eropa bergerak melemah dalam kisaran di atas 0,5% hingga di atas 1%. Seluruh sektor perdagangan domestik tercatat melemah dan asing membukukan net sell Rp33 miliar. Sektor pertambangan menjadi sektor yang mencatatkan pelemahan terdalam mencapai 4,989%.

Membaiknya pasar global pada perdagangan saham kemarin yang ditandai dengan penguatan dari indeks bursa AS, diharapkan akan memberikan dukungan bagi IHSG hari ini. Indeks Wall Street pada perdagangan waktu AS di tutup menguat, seperti Dow Jones diakhiri di zona hijau dengan kenaikan sebesar 180,05 poin (1,58%) ke posisi 11577,05 dan indeks Nasdaq diakhiri dengan peningkatan sebesar 42,51 poin (1,63%) berada di level 2657,43. Kenaikan indeks Wall Street ini mendapat dorongan dari release data ekonomi AS yang membaik yakni Producer Price Index untuk September 2011 naik dan data Homebulider Sentiment untuk Oktober meningkat. Membaiknya bursa AS, setelah pulihnya kembali kepercayaan investor setempat dari sebelumnya dibenamkan oleh ketakutan atas pernyataan menkeu Jerman yang sempat menghapus harapan pasar. Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble dalam pernyataan bahwa Uni Eropa tidak memiliki solusi definitif dan tidak akan menghasilkan solusi penting untuk mengatasi krisis Eropa. Pernyataan ini terkait dengan pertemuan KTT Uni Eropa yang akan berlangsung akhir pekan. Kenaikan indeks Walls Street akan mengurangi sentimen dari pernyataan Moody's yang meperingatkan pada rating sovereign kredit Perancis 'AAA'. Dalam hal ini, Moody’s memberikan pandangan negatif terhadap peringkat kredit Prancis dalam tiga bulan ke depan. Alasannya khawatir krisis eropa telah meningkat biaya ekonomi di negara utama Eropa ini jika negara tersebut harus menyelamatkan bank-bank akibat krisis terhadap negara lemah dari anggota zona euro. Sentimen dari China pun mengenai pertumbuhan ekonomi negara tersebut yang mengalami perlambatan pertumbuhan menjadi 9,1% di kuartal ketiga 2011, diduga tensinya ke pasar hari ini cenderung lemah. Range IHSG 3559-3706.

• MEDC rencana rinvestasi bioethanol di Papua bernilai USD 30 juta • Anak usaha MEDC cari pinjaman untuk bangun pembangkit listrik • BRMS dapat dividen USD 40,8 juta dari Newmont Nusa Tenggara • KLBF proyeksikan pendapatan 3Q11 naik 10% jadi Rp 7,99 triliun • Unilever Plc, induk usaha UNVR naikkan investasi di Indonesia • ETWA butuh dana Rp 1,5 triliun untuk bangun pabrik refinery CPO • Anak usaha HITS dapat kontrak sewa kapal tanker dari Pertamina • APLN akuisisi 99,93% Tiara Metropolitan Indah (TMI)

• ROTI capex Rp 200 miliar di 2012 untuk bangun pabrik baru • ROTI encana tambah 3 produk baru di 2012

• CIMB outstanding KPR capai Rp 17,8 triliun di September 2011 • GPRA rencana kurangi pinjaman perbankan

• ADRO bekerja sama dengan Astra • UNTR tuntaskan akuisisi Duta Sejahtera • OKAS raih pinjaman USD 25 juta

• SGRO keluarkan Rp 140 milyar untuk kembangkan bisnis sagu • GIAA tingkatkan peremajaan pesawat

• Pendapatan JSPT naik 5%

• INAF kemungkinan terbitkan obligasi

• Cipaganti berpotensi tunjuk Batavia sebagai penjamin IPO • Para Group masuk Bank Sulut sebelum IPO

Support level Resistance level Major trend Minor trend 3559/3496/3412 3706/3791/3854 Down Up

(2)

Pa ge s | 2 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

Daily News

PT Valbury Asia Securities 19 October 2011

Medco Energi International (MEDC) berencana berinvestasi

bioethanol di Papua dengan total nilai investasi mencapai USD 30 juta. Medco telah memproduksi Bahan Bakar Nabati (BBN) jenis bioethanol di Lampung. Jika pilot plan di Lampung berhasil dalam 1-2 tahun ke depan, maka perseroan akan melakukan pengembangan berikutnya di Papua karena masih memiliki lahan yang luas. Saat ini Medco sudah melakukan uji coba di Papua dengan menanami lahan seluas 200 hektar sebagai pilot project untuk mengetahui jenis tanaman yang cocok dan efektif di lahan tersebut. Ke depan, perseroan mempertimbangkan ada kelapa sawit, hutan tanaman industri dan ada biofuel di Papua. Keseluruhan investasi yang ditanamkan sekitar USD 30 juta. PT Medco Power Indonesia, anak usaha Medco Energi

Internasional (MEDC) di bidang pembangkit listrik, tengah

mencari pinjaman dari bank nasional sekitar USD 105 juta untuk pembangunan pembangkit listrik minihidro dengan total kapasitas terpasang 120 megawatt.

Bumi Resources Minerals (BRMS) melaporkan bahwa anak

usaha yang dimiliki sebesar 75%, yaitu PT Multi Daerah Bersaing (MDB) telah mendapatkan dividen bersih sebesar USD 40.800.000 dari PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Sekitar 80% dari penerimaan dividen digunakan untuk pelunasan pinjaman pokok dan biaya bunga dari Credit Suisse, sedangkan sisanya digunakan untuk mendanai kebutuhan modal kerja di level MDB. Menurut perseroan, secara terkonsolidasi BRMS akan menunjukkan kondisi neraca keuangan dan rasio pinjaman terhadap modal yang semakin baik, setelah pelunasan pokok pinjaman dan biaya bunga tersebut.

Adaro Energy (ADRO) melalui anak usahanya, Alam Tri Abadi

(ATA), mengakuisisi 46% saham Bukit Enim Energy (BEE) dari Lucky Star Corporation, Oriental Holdings Ltd, dan BrightPath Corp, dengan nilai transaksi mencapai USD 46 juta. Setelah transaksi, ADRO menjadi pengendali BEE dengan kepemilikan 61%. Di BEE, ADRO berkolaborasi dengan Astra International (ASII) yang masuk melalui Pamapersada Nusantara. Akuisisi saham BEE merupakan komitmen perseroan untuk mengembangkan cadangan batubara di Sumsel. Hal ini sejalan dengan rencana ADRO mencapai kapasitas produksi 80 juta ton per tahun dalam jangka menengah.

United Tractors (UNTR) melalui anak usahanya, Tuah Turangga

Agung telah menyelesaikan akuisisi 60% saham Duta Sejahtera senilai USD 11,5 juta pada akhir pekan lalu. Sebelumnya, UNTR berencana menuntaskan akuisisi Duta Nurcahya setelah mengakuisisi Duta Sejahtera. Akuisisi Duta Nurcahya akan diputuskan tahun depan.

Ancora Indonesia Resources (OKAS) meraih pinjaman USD 25

juta dari Standard Bank. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk membiayai akuisisi tambang batubara. Perseroan berencana mengakuisisi tambang batubara Raja Kutai Bumi Makmur (RKBM) di Kalimantan Timur. Selain itu, dana hasil pinjaman juga dialokasikan untuk anggaran belanja modal RKBM. Perseroan memperkirakan tambang ini membutuhkan dana hingga beroperasi mencapai USD 17 juta. RKBM menyimpan cadangan sekitar 10-30 juta ton batubara dan masih berada di level early stage.

Sampoerna Agro (SGRO) tahun ini mengeluarkan dana Rp

100-140 milyar untuk mengembangkan bisnis sagu. Dana itu

digunakan untuk mengembangkan lahan sagu sekaligus membangun pabrik pengolahan. Dana investasi diambil dari belanja modal tahun ini sebesar Rp 1 triliun. Dalam 1-2 bulan ke depan, perseroan akan mengoperasikan pabrik sagu di Riau berkapasitas 100 ton per hari.

Kalbe Farma (KLBF) memproyeksikan pendapatan hingga kuartal

III 2011 mencapai Rp 7,99 triliun, meningkat 10% YoY dibanding sebelumnya Rp 7,27 triliun. Peningkatan tersebut didorong pertumbuhan volume penjualan. Kalbe Farma menargetkan pendapatan di semester II 2011 mencapai minimal Rp 5,43 triliun, naik 10% dibandingkan semester I 2011.

Unilever Plc, induk usaha Unilever Indonesia (UNVR), menaikkan alokasi investasi di Indonesia periode 2010-2012 menjadi USD 800 juta atau 550 juta euro dari rencana semula USD 486 juta atau 350 juta euro. Penambahan alokasi investasi itu dilakukan untuk peningkatan kapasitas pabrik serta penambahan portofolio produk. Unilever Indonesia mengalokasikan dana belanja modal Rp 1,4 triliun untuk peningkatan kapasitas produksi di 2012.

Transaksi pembiayaan antara Unilever Indonesia (UNVR) dengan Unilever Finance International (UFI). UFI memberikan pembiayaan kepada UNVR yang akan digunakan oleh UNVR untuk tujuan pembiayaan investasi dan korporasi secara umum. Total fasilitas pembiayaan yang ditawarkan UFI kepada perseroan maksimum setara dengan Rp1,2 triliun yang dapat ditarik secara bertahap dalam waktu antara 17 Oktober – 31 Desember 2011 yang akan ditandai dengan penandatanganan Confirmation Sheet untuk setiap penarikan. Perseroan telah melakukan penarikan pertama dari UFI pada 18 Oktober 2011 sebesara USD22.000.000 (setara dengan Rp202.400.000.000,-) dengan total beban biaya sebesar 7,35% per tahun.

Indofarma (INAF) kemungkinan menerbitkan obligasi setelah

menggelar kuasi reorganisasi pada akhir tahun ini. Perseroan akan merevitalisasi produksi dengan target pertumbuhan mencapai 23% pada tahun depan, lebih tinggi dari target industri farmasi, yaitu sebesar 15%. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan bisnis perseroan yang cukup baik pada semester I/2011.

Garuda Indonesia (GIAA) menargetkan akan mengoperasikan

sebanyak 154 unit pesawat pada 2015 dengan usia rata-rata 5 tahun. Target itu seiring dengan kedatangan seluruh armada baru yang dipesan perseroan. Saat ini perseroan mengoperasikan 89 unit pesawat dengan usia pesawat rata-rata sekitar 7,8 tahun atau lebih baik dari 2008 dengan rata-rata usia 12 tahun.

Eterindo Wahanatama (ETWA) membutuhkan tambahan dana

sekitar Rp 1,5 triliun untuk membangun pabrik pengolahan kelapa sawit (refinery) minyak sawit mentah (CPO) seiring target perseroan untuk ekspansi di sektor biodiesel. Pada tahun 2014 perseroan menargetkan sudah mulai memanen lahan perkebunan sawit sendiri.

PT Humpuss Transportasi Kimia, anak usaha Humpuss

Intermoda Transportasi (HITS), memperoleh kontrak sewa

kapal tanker dari PT Pertamina (persero) berdurasi 2 tahun. Humpuss Transportasi Kimia menyewakan kapal MT Sapta Samudera berkapasitas 6.800 deadweight tonnes (DWT) senilai USD 5.300 per hari.

(3)

Pa ge s | 3 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

Agung Podomoro Land (APLN) mengakuisisi 99,93% PT Tiara

Metropolitan Indah (TMI) yang berkedudukan di Jakarta Barat. TMI memiliki lahan seluas 1 hektar di sekitar Jakarta Barat yang nantinya akan dikembangkan sebagai proyek komersial. Nilai investasi perseroan di TMI tidak melebihi 20% dari ekuitas sehingga aksi korporasi ini tidak termasuk transaksi material.

Jakarta Setiabudi International (JSPT) membukukan

pendapatan Rp750 miliar dalam 9 bulan pertama tahun ini atau meningkat 4,7% dibandingkan dengan Rp716 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sebesar 30% pendapatan disumbangkan oleh bisnis residensial, perkantoran, dan ritel; sedangkan pendapatan sewa masih mendominasi pendapatan perseroan hingga 80%. Perseroan berencana menyeimbangkan pendapatan dari masing-masing divisi dalam beberapa tahun mendatang.

Nippon Indosari Corporindo (ROTI) berencana

menganggarkan belanja modal sebesar Rp 200 miliar pada tahun 2012 untuk investasi pabrik baru. Belanja modal perseroan berasal dari pinjaman perbankan dan kas internal. Perseroan tengah bernegosiasi dengan beberapa bank dalam negeri, yaitu Bank Mandiri (BMRI), Bank Central Asia (BBCA), dan Bank Permata (BNLI). Perseroan akan menegosiasikan pinjaman sebesar Rp 120 miliar. Perseroan berharap peningkatan produksi ini dapat meningkatkan penjualan perseroan hingga Rp 1 triliun sepanjang tahun 2012, naik 25% dari target penjualan tahun 2011 sebesar Rp 800 miliar. Hingga akhir September 2011 perseroan telah memenuhi 70% dari target penjualan tahun 2011. Per 30 September 2011, pejualan perseroan naik 31% YoY menjadi Rp 560 miliar dari sebelumnya Rp 428 miliar. Laba bersih naik 12% YoY menjadi Rp 0,65 miliar dari Rp 63 miliar. Peningkatan itu didorong oleh peningkatan penjualan hingga 20% di Medan dan Semarang, serta naik 10%-15% di Jabodetabek.

Nippon Indosari Corporindo (ROTI) berencana menambah 3

produk baru pada tahun 2012, sejalan dengan rencana penambahan kapasitas produksi perseroan hingga 30%. Sepanjang tahun 2011 perseroan telah meluncurkan 4 produk roti terbaru. Saat ini perseroan telah menghasilkan 32 produk roti berupa roti tawar dan roti manis.

Jasa Marga (JSMR) membantah telah terjadi keretakan maupun

pergeseran sambungan di jembatan tol Simpang Susun Tomang Ramp D arah dari Grogol menuju Kebon Jeruk ruas Jakarta-Tangerang. Kekuatan struktur jembatan sudah memenuhi syarat untuk menerima beban mati dan beban lalu lintas yang bergerak.

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menyediakan Rp 4 triliun untuk

membiayai pembangunan pabrik Pusri 2B milik PT Pupuk Sriwijaya Palembang yang akan diajukan penawarannya pada akhir tahun 2011. Perseroan mengincar menjadi pembiaya tunggal atau setidaknya menjadi pemimpin sindikasi dalam pembiayaan tersebut.

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menargetkan tambahan 2.000

nasabah korporat baru hingga akhir Desember 2011, dengan dana mengendap Rp 200 miliar per bulan atau sekitar Rp 2 triliun per tahun. Target nasabah baru tersebut berasal dari distributor PT Pupuk Sriwijaya Palembang berdasarkan perjanjian kerja sama kedua lembaga. Dalam kerja sama ini distributor harus menggunakan layanan BRI untuk melakukan pembelian.

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menyediakan tambahan Rp 2

triliun hingga akhir tahun ini untuk disalurkan kepada badan usaha milik negara dalam kerangka kerja sama yang sudah berjalan. Kepala Divisi Bisnis Badan Usaha Milik Negara (BUMN) BRI menyatakan sepanjang tahun 2011 perseroan telah menyalurkan Rp 39 triliun kepada beberapa proyek yang sudah di jalan.

CIMB Niaga (CIMB) mencatatkan outstanding Kredit Pemilikan

Rumah (KPR) sebesar Rp 17,8 triliun pada akhir September 2011, tumbuh 23% YoY. Dari komposisi tersebut sebesar Rp 17,3 triliun untuk KPR dan Rp 500 miliar untuk kredit multiguna.

Fitch Ratings telah menaikkan peringkat obligasi Nasional jangka panjang Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) di AA-(idn) dengan outlook Stabil.

Perdana Gapuraprima (GPRA) berniat mengurangi pinjaman

perbankan untuk keperluan modal kerja (capex). Perseroan meng-utamakan penggunaan kas internal dan hasil pre-sales untuk membiayai pengerjaan konstruksi proyek-proyek propertinya. Para Group berniat menjadi pemegang saham Bank Sulut sebelum menggelar IPO saham. Tujuan dari aksi korporasi itu untuk memperkuat modal Bank Sulut. Bank Sulut diperkirakan menggelar IPO saham paling lama pada semester I-2012. Perseroan akan melepas 30-40% saham ke publik dan membidik dana sekitar Rp 300 milyar.

Cipaganti Citra Graha, produsen batu bara dan penyedia

layanan transportasi, kemungkinan menunjuk PT Batavia Prosperindo Sekuritas sebagai penjamin IPO perseroan dengan target perolehan dana Rp500 miliar hingga Rp700 miliar.

Rencana PT Lion Mentari Airlines untuk melakukan penawaran umum saham perdana (IPO) di semester II 2012 dipastikan ditunda. Tahun ini PT Lion Mentari Airlines menargetkan pendapatan sebesar USD 920 juta, naik 15% dibandingkan pendapatan 2010.

Asosiasi Semen Indonesia menyebutkan penjualan semen

nasional pada September 2011 mencapai 3,8 juta ton atau naik 48,3% dibanding periode yang sama 2010. Sementara

dibanding bulan sebelumnya, penjualan September naik 0,2 juta ton. Kenaikan penjualan semen di pasar domestik terutama didorong mulai berjalan proyek-proyek infrastruktur, seperti jalan tol.

Bank Indonesia (BI) melihat dampak perlambatan ekonomi

global di Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS) akan terasa di sektor kredit perbankan pada waktu 6 bulan hingga 1 tahun ke depan. Meskipun demikian, BI optimis pertumbuhan

kredit di tahun depan masih akan tumbuh sekitar 24%.

(4)

Pa ge s | 4 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Market

Data

PT Valbury Asia Securities 19 Oktober 2011

COMMODITIES

DUAL LISTING

DESCRIPTION PRICE (USD) CHANGE DESCRIPTION PRICE (USD) PRICE (IDR) CHANGE (IDR)

CRUDE OIL (US$) / BARREL 88.34 1.96 TLKM (US) 33 7,314 127

NATURAL GAS (US$) / mmBtu 3.55 -0.14 ISAT (US) 28 6,159 67

GOLD (US$) / OUNCE 1657.85 -13.00 ANTM (GR) 0.15 1,655 -121

NICKEL (US$) / MT 19150.00 175.00 BLTA (SP) 0.03 182 -21

TIN (US$) / MT 21345.00 -150.00

COAL (NEWC) (US$) / MT * 120.79 --

COAL (RB) (US$) / MT* 112.15 --

CPO (ROTH) (US$) / MT 985.00 -20.00

CPO (MYR) / MT 2898.00 42.50

Rubber (MYR/Kg) 1340.75 -2.00

Pulp (BHKP) (US$) / per ton 745.03 -5.31 * weekly

GLOBAL INDICES VALUATION

PRICE CHANGE PER (X) PBV (X) MARKET CAP

COUNTRY INDICES

19-Okt-11 % Day % YTD 2011E 2012F 2011E 2012F (USD Bn)

USA DOW JONES INDUS. 11577.05 1.58 0.00 11.79 10.74 2.37 2.12 3,529.9

USA NASDAQ COMPOSITE 2657.43 1.63 0.17 16.11 13.36 3.05 2.28 4,266.2

ENGLAND FTSE 100 INDEX 5410.35 -0.48 -8.30 9.63 8.82 1.70 1.39 1,099.4

CHINA SHANGHAI SE A SH 2496.64 -2.33 -15.09 10.99 9.23 1.99 1.48 2,466.6

CHINA SHENZHEN SE A SH 1059.14 -2.92 -21.61 19.37 14.68 3.12 2.39 1,164.8

HONG KONG HANG SENG INDEX 18076.46 -4.23 -21.53 9.79 8.85 1.52 1.15 1,281.5

INDONESIA JAKARTA COMPOSITE 3622.03 -2.87 -2.20 14.39 12.06 3.65 2.53 351.5

JAPAN NIKKEI 225 8822.33 0.90 -13.77 14.23 12.54 1.16 1.03 2,221.6

MALAYSIA KLCI 1439.94 -1.73 -5.20 13.91 12.89 2.29 1.89 247.5

SINGAPORE STRAITS TIMES INDEX 2724.69 -1.95 -14.59 12.59 11.71 1.52 1.23 350.4

FOREIGN EXCHANGE

DESCRIPTION RATE (IDR) CHANGE DESCRIPTION RATE (USD) CHANGE

USD/IDR 8,883.75 65.75 1000 IDR/ USD 0.11 -0.0008

EUR/IDR 12,077.74 -179.39 EUR / USD 1.37 -0.0015

JPY/IDR 115.52 -0.12 JPY / USD 76.73 -0.0930

SGD/IDR 7,006.61 -8.68 SGD / USD 1.27 0.0016

AUD/IDR 9,049.25 -39.97 AUD / USD 1.02 -0.0020

GBP/IDR 13,876.65 -39.64 GBP / USD 1.57 -0.0006

CNY/IDR 1,392.41 8.15 GBP / USD 6.38 0.0103

MYR/IDR 2,850.56 17.04 MYR / USD 3.12 -0.0188

KRW/IDR 7.76 0.01 100 KRW / USD 11.44 -0.0157

CENTRAL BANK RATE

INTERBANK LENDING RATE

DESCRIPTION COUNTRY RATE (%) DESCRIPTION COUNTRY RATE (%)

FED Rate (%) US 0.25 JIBOR (IDR) Indonesia 5.54

BI Rate (%) Indonesia 6.50 LIBOR (GBP) England 0.69

ECB Rate (%) Euro 1.50 SIBOR (USD) Singapore 0.25

BOJ Rate (%) Japan 0.10 D TIBOR (YEN) Japan 0.18

BOE Rate (%) England 0.50 Z TIBOR (YEN) Japan 0.18

(5)

Pa ge s | 5 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

19 October 2011

INDONESIAN ECONOMIC INDICATORS

SBI

DESCRIPTION SEP’11 AUG’11 DESCRIPTION RATE (%)

Inflation YTD % 2.97 2.69 SBI (1M) 6.26

Inflation YOY % 4.61 4.79 SBI (3M) 6.37

Inflation MOM % 0.27 0.93 SBI (6M) 6.08

Foreign Reserve (USD Bn) 114.5024 124.638

GDP (IDR Bn) 1,811,113 1,811,113

BUSINESS & ECONOMIC CALENDAR

DATE AGENDA EXPECTATION

19 Oct* US Consumer Price Index YoY Tetap 3.8%

20 Oct* US Initial Jobless Claims Turun menjadi 400 ribu dari 404 ribu Ket: (^) US time (*) Tentative

LEADING MOVERS

LAGGING MOVERS

STOCK PRICE CHANGE (%) INDEX pt STOCK PRICE CHANGE (%) INDEX pt

UNVR IJ 15700 1.62 2.22 BMRI IJ 6400 -5.19 -9.41 TLKM IJ 7150 0.70 1.17 BBRI IJ 6400 -4.48 -8.53 SOBI IJ 2300 9.52 0.22 BBCA IJ 7750 -3.73 -8.52 SCMA IJ 5600 0.90 0.11 ASII IJ 68050 -1.38 -4.48 GSMF IJ 102 20.00 0.10 BUMI IJ 2025 -7.95 -4.23 EPMT IJ 780 4.00 0.10 ADRO IJ 1880 -4.08 -2.98 FPNI IJ 154 6.21 0.06 INCO IJ 3225 -7.19 -2.89 APIC IJ 445 3.49 0.05 SMGR IJ 8550 -4.47 -2.76 PTIS IJ 700 12.90 0.05 INDF IJ 5300 -4.50 -2.56 MIDI IJ 470 3.30 0.05 BDMN IJ 4925 -4.37 -2.49

UPCOMING IPO’S

COMPANY BUSINESS IPO PRICE (IDR) SHARES (Mn) ISSUED OFFERING DATE LISTING UNDERWRITER

PT Atlas

Resources Mining 1500-1900 783.33 31 Oct -2 Nov 2011 08 Nov 2011 PT Indopremier Securities, DBS Securities Indonesia PT Viva Media

Asia Media 280 2,286.00 08 Nov -10 Nov 2011 16 Nov 2011 PT Ciptadana Securities PT Danatama Makmur

RESULTS HIGHLIGHT 1H 2011 (in IDR Bn)

REVENUE CHANGE NET INCOME CHANGE EPS

STOCK

1H 2010 1H 2011 % 1H 2010 1H 2011 % 1H2010 1H 2011

GPRA 159.07 151.31 -4.88% 22.23 17.82 -19.87% 6.60 5.26

(6)

Pa ge s | 6 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Corporate Info

PT Valbury Asia Securities 19 October 2011

DIVIDEND

STOCK DPS (IDR) STATUS CUM DATE EX DATE RECORDING PAYMENT

IGAR 25.00 Cash Dividend 20-Oct-11 21-Oct-11 24-Oct-11 11-Nov-11

AALI 300.00 Cash Dividend 24-Oct-11 25-Oct-11 27-Oct-11 10-Nov-11

ASII 600.00 Cash Dividend 26-Oct-11 27-Oct-11 31-Oct-11 14-Nov-11

SIPD 1.00 Cash Dividend 26-Oct-11 27-Oct-11 31-Oct-11 10-Nov-11

FASW 12.00 Cash Dividend 27-Oct-11 28-Oct-11 01-Nov-11 15-Nov-11

AUTO 30.00 Cash Dividend 27-Oct-11 28-Oct-11 01-Nov-11 09-Nov-11

UNTR 185.00 Cash Dividend 27-Oct-11 28-Oct-11 01-Nov-11 11-Nov-11

INCO $0.01 Cash Dividend 02-Nov-11 03-Nov-11 07-Nov-11 21-Nov-11

CORPORATE ACTIONS

STOCK ACTION RATIO EXC. PRICE (IDR) CUM DATE EX DATE TRADING PERIOD

AMAG Rights Issue 3:3 200 03-Oct-11 04-Oct-11 10 Oct – 21 Oct’11

KIJA Rights Issue 500:219 250 13-Oct-11 14-Oct-11 20 Oct - 26 Oct’11

MYOH Reverse stock 8:1 -- -- -- 21 Oct’11

PNLF Rights Issue 6:1 125 02-Nov-11 03-Nov-11 09 Nov - 15 Nov’11

DKFT Rights Issue 1:9 1000 TBA TBA TBA

GENERAL MEETING

EMITEN AGM/EGM DATE AGENDA

OCAP RUPSLB 19-Oct-11 UNSP RUPSLB 20-Oct-11 ERTX RUPSLB 20-Oct-11 KBLV RUPSLB 21-Oct-11 BUMI RUPSLB 21-Oct-11 TRIM RUPSLB 21-Oct-11 DEWA RUPSLB 21-Oct-11 RMBA RUPSLB 24-Oct-11 INCF RUPST 24-Oct-11 TPIA RUPSLB 24-Oct-11 RODA RUPSLB 26-Oct-11 PNLF RUPSLB 26-Oct-11 BDMN RUPSLB 27-Oct-11 BRAM RUPSLB 28-Oct-11 SMRA RUPSLB 28-Oct-11 MYRXP RUPSLB 28-Oct-11 MYRX RUPSLB 28-Oct-11 VOKS RUPST 02-Nov-11 KRAS RUPSLB 07-Nov-11

(7)

Pa ge s | 7 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Technical Analysis

PT Valbury Asia Securities 19 October 2011

UNTR

TRADING BUY

S1

22700

R1

23300 TREND GRAFIK Major

DOWN

Minor

UP

S2

22100

R2

23900

Closing

Price 23100

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area jenuh jual • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp23000 – Rp23600 • Entry Rp23100, take Profit Rp23500

INDIKATOR Posisi Sinyal

MACD +34.3 Positif

Alligator Oscillator +645.2 Positif

Stochastics 89.2 Positif

Bollinger Band (Mid) 21317 Positif

MA5 22281 Positif 19,000 20,000 21,000 22,000 23,000 24,000 25,000 26,000 27,000

April May Jun Jul August September October

UNTR - Daily 18/10/2011 Open 22900, Hi 23100, Lo 22500, Close 23100 (-2.1%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 18,798.80, Fractal Up = 22,250.00, Fractal Down = 18,950.00, MA(Close,5) = 23,080.00, MA1(Close,8)

22,250 21,317.5 18,950 18,798.8 22,281.3 23,080 23,100 -600 -400 -200 0 200 400 0 UNTR - MACD (6,9) = 343.03, Signal() = 320.85

320.852 343.034 0.0 25.0 50.0 75.0 100.0 UNTR - Stochastic %D(12,3,3) = 90.25, Stochastic %K = 89.30, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

89.2959 80 20 89.2959 90.2521 90.2521 -3,000 -2,000 -1,000 0 1,000 2,000 UNTR - AO = 645.29, graph1 = -762.83 -762.826 645.295

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

ASII

TRADING BUY

S1

67250

R1

68550 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

65950

R2

69850

Closing

Price 68050

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasikan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area jenuh jual • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp67900 – Rp69850 • Entry Rp68050, take Profit Rp69850

INDIKATOR Posisi Sinyal

MACD +912.8 Positif

Alligator Oscillator +2400.8 Positif

Stochastics 97.5 Positif

Bollinger Band (Mid) 62757 Positif

MA5 66399 Positif 50,000 55,000 60,000 65,000 70,000 75,000

April May Jun Jul August September October

ASII - Daily 18/10/2011 Open 68000, Hi 68250, Lo 66950, Close 68050 (-1.4%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 56,170.59, Fractal Up = 65,600.00, Fractal Down = 57,300.00, MA(Close,5) = 67,570.00, MA1(Close,8) =

65,600 62,757.5 57,300 56,170.6 66,393.8 67,570 68,050 -1,500 -1,000 -500 0 500 1,000 0 ASII - MACD (6,9) = 912.80, Signal() = 888.15

888.15 912.799 0.0 25.0 50.0 75.0 100.0 ASII - Stochastic %D(12,3,3) = 94.62, Stochastic %K = 94.02, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

94.0224 80 20 94.0224 94.624 94.624 -6,000 -4,000 -2,000 0 2,000 4,000 6,000 8,000 ASII - AO = 2,400.88, graph1 = -495.21 -495.207 2,400.88

(8)

Pa ge s | 8 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

19 October 2011

GGRM

TRADING BUY

S1

54750

R1

56800 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

52700

R2

58850

Closing

Price 56100

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasikan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area jenuh jual • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp55900– Rp56800 • Entry Rp56100, take Profit Rp56800

INDIKATOR Posisi Sinyal

MACD +530.8 Positif

Alligator Oscillator 2673.6 Positif

Stochastics 56.1 Positif

Bollinger Band (Mid) 53745 Positif

MA5 56987 Negatif 40,000 45,000 50,000 55,000 60,000

April May Jun Jul August September October

GGRM - Daily 18/10/2011 Open 55800, Hi 56100, Lo 54050, Close 56100 (-0.1%) Auto Trading System(0.019,0.019)= 48,404.52, Fractal Up = 61,000.00, Fractal Down = 47,400.00, MA(Close,5)= 57,860.00, MA1(Close,8)

56,100 53,745 48,404.5 47,400 56,987.5 57,860 61,000 -800 -400 0 400 800 0 GGRM - MACD (6,9) = 378.25, Signal() = 530.77 378.245 530.767 0.0 25.0 50.0 75.0 100.0 GGRM - Stochastic %D(12,3,3) = 68.13, Stochastic %K = 56.15, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

56.1527 56.1527 20 68.1321 68.1321 80 -4,000 -3,000 -2,000 -1,000 0 1,000 2,000 3,000 4,000 5,000 GGRM - AO = 2,673.63, graph1 = 1,307.14 1,307.14 2,673.63

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

UNVR

TRADING BUY

S1

15400

R1

15900 TREND GRAFIK Major

DOWN

Minor

UP

S2

14900

R2

16400

Closing

Price 15700

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasikan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam jenuh jual • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp15500 – Rp16400 • Entry Rp15700, take Profit Rp16400

INDIKATOR Posisi Sinyal

MACD -34.7 Positif

Alligator Oscillator -404.3 Positif

Stochastics 26.0 Positif

Bollinger Band (Mid) 15712 Negatif

MA5 15740 Negatif 14,400 15,000 15,600 16,200 16,800 17,400 18,000

April May Jun Jul August September October

UNVR - Daily 18/10/2011 Open 15350, Hi 15750, Lo 15250, Close 15700 (1.6%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 16,506.57, Fractal Up = 16,250.00, Fractal Down = 15,500.00, MA(Close,5) = 15,740.00, MA1(Close,8)

15,718.8 15,712.5 15,700 15,500 15,740 16,250 16,506.6 -240.0 -180.0 -120.0 -60.0 0.0 60.0 120.0 180.0 240.0 0.0 UNVR - MACD (6,9) = -34.67, Signal() = -32.58

-34.6697 -32.577 0.0 25.0 50.0 75.0 100.0 UNVR - Stochastic %D(12,3,3) = 33.71, Stochastic %K = 26.01, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

26.0097 26.0097 20 33.7101 33.7101 80 -800 -400 0 400 800 1,200 UNVR - AO = -404.31, graph1 = -438.87 -438.873 -404.313

(9)

Pa ge s | 9 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

19 October 2011

BBNI

TRADING BUY

S1

3750

R1

3825 TREND GRAFIK Major

DOWN

Minor

UP

S2

3675

R2

3900

Closing

Price 3800

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area jenuh jual • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp3750– Rp3900 • Entry Rp3800, take profit Rp3900

INDIKATOR Posisi Sinyal

MACD +50.1 Positif

Alligator Oscillator -27.0 Positif

Stochastics 90.9 Positif

Bollinger Band (Mid) 3542 Positif

MA5 3625 Positif 3,000 3,200 3,400 3,600 3,800 4,000 4,200 4,400 4,600

April May Jun Jul August September October

BBNI - Daily 18/10/2011 Open 3800, Hi 3800, Lo 3725, Close 3800 (-2.6%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 2,992.57, Fractal Up = 3,750.00, Fractal Down = 3,125.00, MA(Close,5) = 3,740.00, MA1(Close,8) = 3,625.00

3,625 3,542.5 3,125 2,992.57 3,740 3,750 3,800 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 0.0 BBNI - MACD (6,9) = 50.13, Signal() = 40.94

40.9438 50.1297 0.0 25.0 50.0 75.0 100.0 BBNI - Stochastic %D(12,3,3) = 90.67, Stochastic %K = 93.13, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

90.6689 80 20 90.6689 93.1348 93.1348 -400 -200 0 200 400 BBNI - AO = -27.30, graph1 = -247.48 -247.475 -27.304

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

AALI

TRADING BUY

S1

18650

R1

19200 TREND GRAFIK Major

DOWN

Minor

UP

S2

18150

R2

19650

Closing

Price 19000

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart mengindikasikan trend positif • RSI sinyal uptrend dalam area jenuh jual • Harga saham berada di area upper band

Prediksi • Trading range Rp18900– Rp19650 • Entry Rp19000, take profit Rp19500

INDIKATOR Posisi Sinyal

MACD +141.9 Positif

Alligator Oscillator -1344.8 Positif

Stochastics 84.1 Positif

Bollinger Band (Mid) 18677 Positif

Ma5 18118 Positif 17,000 18,000 19,000 20,000 21,000 22,000 23,000 24,000

April May Jun Jul August September October

AALI - Daily 18/10/2011 Open 19000, Hi 19000, Lo 18500, Close 19000 (-2.8%) Auto Trading System(0.019,0.019)= 21,318.69, Fractal Up = 18,400.00, Fractal Down = 16,600.00, MA(Close,5)= 18,830.00, MA1(Close,8)=

18,677.5 18,400 18,118.8 16,600 18,830 19,000 21,318.7 -500 -400 -300 -200 -100 0 100 0 AALI - MACD (6,9) = 141.99, Signal() = 76.80

76.8004 141.992 0.0 25.0 50.0 75.0 100.0 AALI - Stochastic %D(12,3,3) = 76.51, Stochastic %K = 84.15, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

76.5056 76.5056 20 80 84.153 84.153 -3,000 -2,400 -1,800 -1,200 -600 0 600 AALI - AO = -1,344.80, graph1 = -2,255.17 -2,255.17 -1,344.8

(10)

Pa

ges

| 1

0 of

11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Trading View

PT Valbury Asia Securities 19 October 2011

Price Support Resistance Indicators 1 Month

Ticker Rec

18/10/11 Entry Exit S2 S1 R1 R2 MACD Stoc * Boll ** High Low

AGRICULTURE

AALI Trading Buy 19000 19000 19500 18150 18650 19200 19650 Positif Negatif Positif 22850 16550

LSIP Trading Sell 2000 2000 1960 1930 1980 2025 2100 Positif Negatif Negatif 2375 1710

SGRO Trading Buy 2900 2900 3100 2700 2850 3000 3150 Positif Positif Negatif 3550 2500

MINING

BUMI Trading Sell 2025 2025 1970 1850 1970 2100 2210 Negatif Negatif Negatif 2800 1600

PTBA Trading Buy 17000 17000 17350 15950 16650 17350 18050 Positif Positif Negatif 19950 13600

ADRO Trading Buy 1880 1880 1920 1780 1850 1920 1990 Positif Negatif Negatif 2100 1430

MEDC Trading Sell 2250 2250 2150 2075 2200 2325 2450 Negatif Negatif Negatif 2550 1870

INCO Trading Buy 3225 3225 3350 2975 3150 3350 3500 Positif Positif Negatif 4050 2525

ANTM Trading Buy 1660 1660 1710 1530 1620 1710 1800 Positif Positif Positif 1970 1380

TINS Trading Buy 1830 1830 1870 1740 1800 1860 1920 Positif Negatif Negatif 2350 1550

BASIC INDUSTRY AND CHEMICALS

SMGR Trading Buy 8550 8550 8900 8200 8450 8700 8950 Positif Positif Negatif 9400 7400

INTP Trading Sell 14300 14300 13900 13600 14100 14600 15100 Negatif Negatif Negatif 15950 10700

SMCB Trading Buy 1860 1860 1900 1770 1830 1890 1950 Positif Positif Positif 2125 1650

MISCELLANEOUS INDUSTRY

ASII Trading Buy 68050 68050 69850 65950 67250 68550 69850 Positif Negatif Positif 71800 55000

GJTL Trading Buy 2700 2700 2850 2550 2650 2750 2850 Positif Negatif Positif 3200 2100

CONSUMER GOODS INDUSTRY

INDF Trading Buy 5300 5300 5550 4850 5150 5450 5750 Positif Positif Negatif 6050 4150

GGRM Trading Buy 56100 56100 56800 52700 54750 56800 58850 Negatif Negatif Negatif 61500 47400

UNVR Trading Buy 15700 15700 16400 14900 15400 15900 16400 Negatif Positif Negatif 17750 14000

KLBF Trading Sell 3350 3350 3275 3275 3325 3375 3425 Negatif Negatif Negatif 3725 2650

PROPERTY, REAL ESTATE AND BUILDING CONSTRUCTION

BSDE Trading Buy 900 900 950 840 880 920 960 Positif Positif Negatif 1020 730

ELTY Trading Buy 114 114 118 104 111 118 125 Positif Positif Negatif 147 93

WIKA Trading Sell 520 520 490 460 500 540 580 Negatif Negatif Negatif 610 450

ADHI Trading Buy 530 530 560 480 510 540 570 Positif Negatif Negatif 610 450

INFRASTRUCTURE, UTILITIES & TRANSPORTATION

PGAS Trading Buy 2675 2675 2800 2550 2625 2700 2800 Positif Positif Negatif 2950 2025

JSMR Trading Buy 3675 3675 3800 3500 3625 3750 3850 Negatif Negatif Negatif 4275 3400

ISAT Trading Buy 4850 4850 4950 4725 4800 4900 4950 Positif Positif Negatif 6050 4625

TLKM Trading Buy 7150 7150 7350 6900 7050 7200 7350 Positif Positif Negatif 7900 6900

BLTA Trading Buy 184 184 192 165 179 193 210 Positif Negatif Negatif 265 171

FINANCE

BMRI Trading Buy 6400 6400 6550 5950 6250 6550 6850 Negatif Negatif Negatif 7300 5100

BBRI Trading Buy 6400 6400 6650 6050 6300 6550 6800 Positif Positif Negatif 7000 5000

BBNI Trading Buy 3800 3800 3900 3675 3750 3825 3900 Positif Positif Positif 4250 2975

BBCA Trading Sell 7750 7750 7550 7300 7600 7900 8200 Negatif Negatif Negatif 8500 6950

BDMN Trading Buy 4925 4925 5000 4700 4850 5000 5150 Positif Positif Negatif 5600 3975

TRADE, SERVICES & INVESTMENT

UNTR Trading Buy 23100 23100 23500 22100 22700 23300 23900 Positif Negatif Positif 25300 18700

MPPA Trading Sell 900 900 870 870 890 910 930 Positif Negatif Negatif 1180 840

Support and resistance for short term only by using;

Pivot Point, and/or

Standard deviation (risk level)

Description; *) Stochastics **) Bollinger band

(11)

Pa

ges

| 1

1 of

11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

RESEARCH TEAM

VP Research & Analysis Nico Omer Jonckheere

Head of Research Alfiansyah Alfiansyah@valbury.com Research Analyst Reny Susanti reny.susanti@valbury.com Michael Handisurya michael.handisurya@valbury.com

Budi Rustanto budi.rustanto@valbury.com

Winny Rahardja winny.rahardja@valbury.com

Research Support Selly Handayani selly.handayani@valbury.com

PT. VALBURY ASIA SECURITIES (Member of Indonesia Stock Exchange) Menara Karya bldg 10th Floor. Jl. HR. Rasuna Said Blok X-5, Kav. 1-2, Jakarta 12950

Telp : +6221- 255 33 600 (H), Fax : +6221- 255 33 662, E-mail : valburyriset@bloomberg.net

www.vas.co.id BRANCH OFFICES

JAWA

JAKARTA , Wisma Valbury Asia, Jl. Pluit Putra Raya No. 2, Jakarta 14450, (021) 669-2119

JAKARTA , Jl. Kencana Utama II Blok M8 No. 32 C, Puri Indah, Jakarta Barat. (021) 5835 6938 JAKARTA , Komplek Rukan Kelapa Gading Square, Blok D No. 028, Kelapa Gading, (021) 4586-7377,

JAKARTA , Gedung Niaga Mediterania (GNM), Blok M8L Pantai Indah Kapuk ,(021) 5596-4533 SURABAYA, Menara Mandiri, Lantai 7, Jl. Basuki Rakhmat No. 8A - 12A, (031) 295-5788

MALANG, Jl. Pahlawan Trip No. 7, (0341) 585-888

BANDUNG, Jl. Diponegoro No. 40, Bandung, (022) 872-55800

SEMARANG, Candi Plaza Building, Lantai Dasar, Jl. Sultan Agung No. 90-90A(024) 850-1122

YOGYAKARTA, Jl. Magelang KM 5.5 No. 75, (0274) 623-111 SOLO, Jl.Slamet Riyadi No.88, Solo, (0271) 632-888

BALI

DENPASAR, Komplek Teuku Umar Indah Blok 7, Jl. Teuku Umar No. 2-4, Denpasar – Bali 80114 (0361) 225-229

SUMATERA

MEDAN, Gedung Uniplaza Lt. 3, East Tower, Jl. M. T. Haryono No. A1, (061) 455-4635

PADANG, Jl. M. H. Thamrin No. 1 Petak 5 (0751) 841-888

PEKANBARU, Jl. Tuanku Tambusai Komplek CNN Blok A No. 3 (0761) 839-393 (0761) 839-313 KALIMANTAN

PONTIANAK, Jl. Tanjungpura No. 261, Pontianak (0561) 733-299, (0561) 735-468 BANJARMASIN, Jl. Jend. Ahmad Yani, No. 218D, KM 3.5, (0511) 326-5918

VAS GALERY

• JAKARTA : Universitas Mercu Buana • BANDUNG : Universitas Sangga Buana (USB) YPKP • YOGYAKARTA : Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) • YOGYAKARTA : Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) • BANJARMASIN : Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM)

• PEKANBARU : Politeknik Caltex Riau • PADANG : Universitas Negeri Padang

• MENADO : Universitas Klabat

MUTUAL FUND PRODUCT

MONEY MARKET MIXED FIXED INCOME EQUTY

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :