© 2013 by Third Millennium Ministries
Pengakuan Iman
Rasuli
Pedoman Studi
Untuk video, manuskrip dan bahan-bahan lainnya, silakan kunjungi Third Millennium Ministries di
P
ELAJARAN
PEDOMAN STUDI
DAFTAR ISI Garis Besar ... 4 Catatan ... 5 Pertanyaan Pendalaman ... 24 Pertanyaan Aplikasi... 29Cara Menggunakan Pelajaran dan Panduan Studi ini
• Sebelum Anda menonton video pelajaran ini, ada dua hal yang perlu Anda
lakukan:
o Persiapan — Bacalah semua bacaan yang direkomendasikan.
o Jadwalkan waktu jeda — Pelajari garis besar dan petunjuk waktu yang
ada untuk menentukan kapan Anda akan mulai menonton dan kapan Anda akan berhenti menonton. Pelajaran-pelajaran IIIM ini sarat informasi, sehingga Anda mungkin perlu menjadwalkan lamanya waktu belajar Anda. Waktu jeda perlu dijadwalkan pada bagian-bagian utama di dalam garis besar.
• Sementara Anda menonton video pelajaran ini
o Buatlah Catatan — Gunakan bagian Catatan untuk mengikuti alur
pelajaran ini serta membuat catatan-catatan tambahan. Banyak dari ide-ide utama yang ada sudah dirangkum di dalam catatan, tetapi lengkapi
rangkuman ini dengan catatan Anda sendiri. Anda juga perlu menambahkan detail-detail pendukung yang bisa menolong Anda mengingat, menjelaskan, dan mempertahankan ide-ide utama itu.
o Pause/replay bagian-bagian dari pelajaran ini — Anda mungkin
tertolong jika Anda melakukan pause/replay video pada titik-titik tertentu agar Anda bisa menuliskan catatan tambahan Anda, mengulangi konsep-konsep yang sulit, ataupun mendiskusikan poin-poin yang menarik bagi Anda.
• Setelah Anda menonton video pelajaran ini, jawablah
o Pertanyaan Pendalaman — yaitu pertanyaan tentang isi dasar dari
yang telah disediakan. Pertanyaan-pertanyaan pendalaman sebaiknya dijawab secara perorangan, dan bukan dalam kelompok.
o Pertanyaan Aplikasi— Pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan isi
pelajaran dengan kehidupan, teologi, dan pelayanan Kristen. Pertanyaan-pertanyaan aplikasi dapat digunakan untuk tugas-tugas tertulis atau sebagai topik diskusi kelompok. Jika digunakan untuk tugas tertulis, sebaiknya jawaban yang diberikan panjangnya tidak lebih dari satu halaman.
Garis Besar
I. Introduksi (1:01) II. Keilahian (2:41)
A. Pengakuan Iman Rasuli (3:10) 1. Struktur (5:05) 2. Konsepsi Yesus (8:15) B. Dasar Alkitabiah (10:06) 1. Nama (11:25) 2. Atribut (15:44) 3. Karya (21:21) 4. Formula (25:34) III.Roh Kudus sebagai Pribadi (28:20)
A. Atribut (30:27) B. Perbedaan (38:08) C. Relasi (43:44) IV.Karya (48:38)
A. Kuasa untuk Mencipta (50:04) 1. Dunia Natural (51:48) 2. Karunia-karunia (55:18) 3. Pembaruan Pribadi (1:01:02) B. Pengudusan (1:04:29) C. Anugerah (1:08:52) 1. Anugerah Umum (1:09:07) 2. Anugerah Perjanjian (1:11:46) 3. Anugerah Keselamatan (1:16:20) D. Pewahyuan (1:19:39) 1. Wahyu Umum (1:20:50) 2. Wahyu Khusus (1:23:16)
3. Iluminasi dan Pimpinan di dalam Hati (1:25:39) V. Kesimpulan (1:32:02)
Catatan
I. Introduksi
Pengakuan Iman Rasuli langsung membahas topik Roh Kudus dalam satu baris kalimat: Aku percaya kepada Roh Kudus.
II. Keilahian
A. Pengakuan Iman Rasuli
Pengakuan Iman Rasuli meneguhkan keilahian Roh Kudus.
1. Struktur
Struktur Tritunggalnya menyetarakan Roh Kudus dengan Bapa dan Anak dengan cara-cara yang penting.
2. Konsepsi Yesus
“Dikandung daripada Roh Kudus”:
• tidak secara eksplisit menyatakan bahwa Roh Kudus itu ilahi sepenuhnya, tetapi
• memberikan implikasi yang kuat akan kepercayaan ini
• mengacu kepada Lukas 1:35 (“kuasa Allah Yang Mahatinggi”)
B. Dasar Alkitabiah
Kita menghargai pengakuan iman tersebut sebagai sebuah rangkuman dari Kitab Suci, bukan sebagai pengganti Kitab Suci.
1. Nama
Nama yang mengimplikasikan keilahian-Nya dengan cara yang paling implisit adalah nama Roh Kudus.
Beberapa nama yang ada di antara kisaran yang sangat implisit dan sangat eksplisit adalah:
• Roh Tuhan
• Roh Allah
• Roh Allah yang hidup
• Roh Yesus
• Roh Kristus
• Roh Bapamu
• Roh Anak-Nya
Kisah Para Rasul 5:3-4 secara eksplisit merujuk kepada Roh Kudus dengan nama “Allah.”
2. Atribut
Alkitab mendemonstrasikan keilahian Roh Kudus dengan menganggap atribut-atribut ilahi sebagai milik-Nya.
a. Communicable
Atribut-atribut yang communicable, yang dapat
“dikomunikasikan” atau “dibagikan” dengan cara tertentu kepada ciptaan-ciptaan Allah:
• Rasio
• Kasih
b. Incommunicable
Atribut-atribut yang tidak dapat dibagikan kepada ciptaan-Nya:
• kemahakuasaan
• kemahahadiran
• kekekalan
3. Karya
Karya-karya Roh Kudus mendemonstrasikan keilahian-Nya.
Roh Kudus melakukan banyak karya yang hanya bisa dilakukan oleh Allah sendiri:
• Melahirbarukan roh kita
• Menjadi jalan masuk kita kepada Bapa
• Mengaplikasikan keselamatan kepada kita
• Kuasa-Nya ada di balik mukjizat-mukjizat
• Menginspirasikan penulisan Kitab Suci Firman Roh Kudus itu adalah Firman Allah.
• Penolong
o menyingkapkan kebenaran
o menginsafkan dunia akan dosa
o bersaksi bagi Yesus
4. Formula
Formula Tritunggal: suatu nas di dalam Kitab Suci yang secara eksplisit menyebutkan ketiga pribadi Allah Tritunggal dalam perbandingan yang relatif setara.
Contoh:
• Matius 28:19
III. Roh Kudus sebagai Pribadi
Roh Kudus adalah pribadi yang sejati dan bukan semata-mata suatu kekuatan atau kuasa ilahi.
Peneguhan dari pengakuan iman tersebut terhadap Roh Kudus sebagai anggota dari Allah Tritunggal juga merupakan pengakuan tersirat terhadap keberadaan-Nya sebagai pribadi.
A. Atribut
Kualitas-kualitas yang dimiliki Roh Kudus yang bersifat unik bagi suatu pribadi:
• kehendak
• kecerdasan
• agensi
B. Perbedaan
Perbedaan antara Roh dan pribadi-pribadi lain dalam Tritunggal tidak selalu jelas sepenuhnya.
Perbedaan-perbedaan antara Roh dengan pribadi-pribadi Tritunggal lainnya: • Yohanes 16:7 • Roma 8:26-27 C. Relasi Dua perspektif: • Tritunggal Ontologis
o Fokus pada keberadaan dan eksistensi Allah
o Roh Kudus setara dengan Bapa dan Anak di dalam kuasa dan kemuliaan-Nya
o Ketiga pribadi ini: tidak terbatas, kekal, tidak berubah, memiliki atribut ilahi yang sama
• Tritunggal Ekonomis
o Bagaimana pribadi-pribadi Allah itu berinteraksi satu sama lain
o Masing-masing pribadi memiliki tanggung jawab, otoritas, dan pengaturan peran yang berbeda
o Otoritas Roh ada di bawah otoritas yang lebih tinggi dari Bapa dan Anak
o Peran Roh terutama adalah untuk melaksanakan instruksi dan untuk memuliakan Bapa dan Anak
Roh Kudus disebut “pribadi ketiga” dari Allah Tritunggal.
IV. Karya
“Aku percaya kepada Roh Kudus” menyiratkan sejumlah kepercayaan tentang karya Roh Kudus.
A. Kuasa untuk Mencipta
Definisi: kemampuan untuk menciptakan hal-hal baru dan untuk memerintah dan mengubah apa yang telah diciptakan.
1. Dunia Natural
Roh menggunakan kemahakuasaan ilahi untuk menciptakan dunia dari tidak ada menjadi ada.
• Kejadian 1
• Mazmur 33:6
• Ayub 33:4
• Mazmur 104:30
Roh Kudus mengadakan banyak mukjizat dengan kuasa-Nya:
• Keluaran 17:6 – Memampukan Musa untuk mendapatkan air dari batu karang.
• 1 Raja-raja 17 – Melipatgandakan tepung serta minyak dari sang janda.
• Matius 14-15 – Memampukan Yesus untuk melipatgandakan makanan.
• Roma 8:11 – Membangkitkan Yesus dari antara orang mati.
• Roma 15:18-19 – Memberikan kuasa bagi semua mujizat dan pelayanan Paulus.
• Lukas 1:35 – Menyebabkan sang Anak Dara Maria mengandung Yesus (satu-satunya karya Roh Kudus yang secara eksplisit disebutkan dalam Pengakuan Iman Rasuli).
Roh Kudus memiliki kuasa untuk menciptakan, memperbarui, dan membawa semua ciptaan untuk mencapai keadaan akhir yang dikehendaki Allah.
2. Karunia Rohani
Definisi: Kemampuan-kemampuan yang memiliki asal usul supernatural yang diberikan Roh Kudus kepada pribadi-pribadi untuk tujuan membangun jemaat.
Karunia/talenta natural:
• Hikmat
• Pengetahuan
• Mengajar • Memberi Semangat • Kedermawanan • Kepemimpinan • Belas kasihan Karunia supernatural: • Menyembuhkan
• Kuasa melakukan mukjizat
Karunia-karunia di antara keduanya:
• Nubuat
• Berbahasa lidah
• Menafsirkan bahasa lidah
• Membedakan bermacam-macam roh
Berbagai pandangan yang berbeda tipis tentang karunia-karunia rohani:
• Cessationist— Roh Kudus hanya memberikan
karunia-karunia yang mirip dengan talenta-talenta natural
• Continuationist— Roh masih memberikan semua karunia
yang sama
• Moderat— Roh Kudus masih bisa memberikan karunia-karunia spektakuler ketika Ia menginginkannya
Roh Kudus terus memberikan setidaknya beberapa karunia kepada umat-Nya demi kepentingan gereja.
3. Pembaruan Pribadi
Roh Kudus menciptakan hidup baru di dalam kita dengan menjadikan roh kita hidup di hadapan Allah.
• Kelahiran baru
• Dilahirkan kembali
Roh Kudus terus bekerja di dalam kita dengan tujuan menjadikan kita orang-orang yang mengasihi dan menaati Tuhan.
Pada hari terakhir, Roh Kudus akan menggunakan kuasa-Nya untuk mencipta untuk membangkitkan tubuh jasmani semua orang Kristen yang setia.
B. Pengudusan
Definisi: tindakan yang menjadikan manusia maupun benda lainnya kudus untuk:
• Memisahkan manusia dan benda lainnya untuk dipakai oleh Allah
• Memurnikan mereka
• Menjadikan mereka layak untuk berada di dekat kemuliaan-Nya yang tidak terselubung
Gereja kudus adanya atau dikuduskan oleh kehadiran dan pelayanan Roh Kudus.
Roh Kudus menguduskan orang-orang percaya secara pribadi dengan berdiam di dalam mereka.
• Memurnikan kita dari dosa
• Memisahkan kita bagi Allah
• Kita menikmati serta mendapatkan manfaat dari pengaruh Roh
C. Anugerah
1. Anugerah Umum
Definisi: panjang sabar yang Allah tunjukkan dan kemurahan-kemurahan yang diberikan-Nya kepada seluruh umat manusia, tanpa memandang iman mereka
Roh Kudus tidak memberikan anugerah umum kepada semua orang secara sama rata.
• Menahan dosa
• Memberikan pengetahuan
2. Anugerah Perjanjian
Definisi: panjang sabar dan kemurahan-kemurahan yang Allah berikan kepada semua orang yang menjadi bagian dari umat perjanjian-Nya, bahkan jika mereka bukanlah orang percaya yang sejati.
Allah sangat sabar dan penuh belas kasihan terhadap orang Israel kuno.
Semua orang yang menjadi bagian dari gereja berbagian di dalam berkat-berkat itu yang telah Allah karuniakan kepada gereja secara keseluruhan.
3. Anugerah Keselamatan
Definisi: aplikasi manfaat-manfaat kekal dari kehidupan Kristus yang sempurna, kematian, kebangkitan, kenaikan dan kedatangan-Nya kembali bagi mereka yang menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat
Berkat-berkat dari anugerah keselamatan Roh Kudus:
• Kelahiran baru • Pertobatan • Pengampunan • Pembenaran • Keselamatan D. Pewahyuan
Roh Kudus adalah agen pewahyuan, kesaksian dan pengertian.
“Roh kebenaran”
1. Wahyu Umum
Definisi: penggunaan dunia natural dan mekanisme-mekanismenya oleh Allah untuk menjadikan eksistensi-Nya, natur-Nya,
kehadiran-Nya, tindakan-tindakan-Nya dan kehendak-Nya itu dikenal oleh semua manusia
Wahyu umum disampaikan melalui karya-karya dari kuasa Roh Kudus untuk menciptakan di dalam alam semesta.
2. Wahyu Khusus
Definisi: keterlibatan langsung Allah atau melalui para pembawa berita-Nya untuk menjadikan eksistensi-Nya, natur-Nya,
kehadiran-Nya, tindakan-tindakan-Nya dan kehendak-Nya dikenal oleh sebagian umat manusia.
Roh Kudus memberikan wahyu khusus dalam bentuk:
• Kitab Suci
• Nubuat
• Mimpi
• Penglihatan
• Kunjungan malaikat
Wahyu khusus yang terbesar yang pernah diberikan Roh Kudus kepada kita adalah inkarnasi Yesus Kristus sendiri.
Roh Kudus sebagai penulis Kitab Suci:
• Matius 22:43
• Markus 12:36
• Kisah Para Rasul 1:16; 4:25
• 2 Timotius 3:16-17
• 2 Petrus 1:20-21
3. Iluminasi dan Pimpinan di dalam Hati
Roh Kudus, yang diberikan kepada gereja, akan memberikan pengertian kepada kita untuk memahami apa yang diinspirasikan-Nya kepada para nabi.
Iluminasi:
Suatu karunia pengetahuan atau pengertian ilahi yang terutama bersifat kognitif.
Pimpinan di dalam Hati
Suatu karunia pengetahuan atau pengertian ilahi yang terutama bersifat emotif atau intuitif.
Iluminasi dan pimpinan di dalam hati tidak selalu bisa dibedakan dengan jelas di dalam Alkitab.
Iluminasi dan pimpinan di dalam hati adalah sarana-sarana normal yang digunakan Roh Kudus untuk mengajarkan kepada umat-Nya kebenaran-kebenaran yang telah diwahyukan-Nya
Untuk mendapatkan manfaat dari pelayanan ini di dalam kehidupan kita:
• Berkomitmen untuk mempelajari Alkitab
• Rajin berdoa
• Mengabdikan diri kita bagi kehidupan yang benar dan kudus
Pertanyaan Pendalaman
1. Bagaimanakah Pengakuan Iman Rasuli meneguhkan keilahian Roh Kudus?
2. Apakah dasar alkitabiah untuk pengajaran dari pengakuan iman tersebut tentang keilahian Roh Kudus?
3. Atribut-atribut pribadi apa sajakah yang dinyatakan Alkitab milik Roh Kudus? Bagaimana atribut-atribut ini mendemonstrasikan keberadaan-Nya sebagai pribadi?
4. Bagaimanakah Roh Kudus berbeda dari Bapa dan Anak sebagai pribadi yang terpisah di dalam Tritunggal?
5. Bagaimanakah hubungan antara Roh Kudus dengan kedua pribadi Tritunggal lainnya? Mengapa Roh Kudus disebut sebagai “pribadi ketiga” dari Tritunggal?
6. Diskusikan kuasa Roh Kudus untuk menciptakan dan jelaskan bagaimana kuasa ini terlihat di dalam dunia natural, di dalam karunia-karunia rohani, serta di dalam pembaruan pribadi atas roh dan hati kita sebagai manusia.
7. Apakah pengudusan itu dan bagaimanakah Roh Kudus berkarya untuk menguduskan umat Allah?
9. Apa sajakah ketiga aspek dari pewahyuan, dan bagaimanakah Roh berkarya melalui masing-masing aspek itu untuk mewahyukan kehendak-Nya?
Pertanyaan Aplikasi
1. Bagaimanakah seharusnya pemahaman tentang keilahian Roh Kudus mempengaruhi kehidupan doa kita?
2. Dengan cara apa sajakah Anda tergoda untuk berpikir tentang Roh Kudus hanya sebagai suatu kekuatan atau kuasa yang tidak berpribadi?
3. Bukti apakah yang telah Anda lihat di dalam kehidupan Anda sendiri yang menunjukkan bahwa Roh Kudus telah dan sedang menerapkan keselamatan pada diri Anda?
4. Jika salah satu peran Roh Kudus adalah memperbarui ciptaan kepada keadaan akhirnya sebagaimana yang dimaksudkan Allah untuknya, bagaimanakah
seharusnya kita memandang atau memperlakukan ciptaan yang ada di sekitar kita sekarang?
5. Ambil waktu sejenak untuk menuliskan apa saja karunia dan kemampuan Anda. Bagaimanakah semua hal ini bisa menjadi karunia-karunia Roh kepada Anda untuk membangun gereja?
6. Dalam area apa sajakah Anda paling membutuhkan pengudusan Roh yang terus-menerus di dalam kehidupan Anda?
7. Dengan cara bagaimanakah orang Kristen dipisahkan bagi Allah?
8. Bagaimanakah Anda menyaksikan anugerah Roh Kudus di dalam dunia di sekitar Anda, bahkan di antara orang-orang yang tidak percaya?
9. Bagaimanakah Anda bisa lebih memanfaatkan iluminasi dan pimpinan Roh Kudus dalam hati di dalam kehidupan Anda?