• Tidak ada hasil yang ditemukan

A Pendidikan Dasar

Dalam dokumen - 2017 RPJM 2017 (Halaman 66-70)

GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH

I. A Pendidikan Dasar

APS merupakan ukuran daya serap sistem pendidikan terhadap penduduk usia sekolah. Angka tersebut memperhitungkan adanya perubahan penduduk terutama usia

Gambaran Umum Kondisi Daerah II - 33

sekolah. Ukuran yang banyak digunakan di sektor pendidikan seperti pertumbuhan jumlah murid lebih menunjukkan perubahan jumlah murid yang mampu ditampung di setiap jenjang sekolah. Sehingga, naiknya persentase jumlah murid tidak dapat diartikan sebagai semakin meningkatnya partisipasi sekolah. Kenaikan tersebut dapat pula dipengaruhi oleh semakin besarnya jumlah penduduk usia sekolah yang tidak diimbangi dengan ditambahnya infrastruktur sekolah serta peningkatan akses masuk sekolah sehingga partisipasi sekolah seharusnya tidak berubah atau malah semakin rendah.

1. Angka Partisipasi Sekolah

Angka Partisipasi Sekolah (APS) memberikan gambaran secara umum tentang banyaknya kelompok umur tertentu yang sedang bersekolah, tanpa memperhatikan jenjang pendidikan yang sedang dijalani. APS merupakan indikator yang digunakan sebagai petunjuk keberhasilan program wajib belajar. Sebagai standar, program wajib belajar dikatakan berhasil jika nilai APS umur 7-12 tahun lebih dari 95 % dan umur APS 13-15 tahun lebih dari 70 %. Adapun Angka Partisipasi Sekolah (APS) tahun 2012 – 2014, dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 2.28

Perkembangan APS Jenjang Pendidikan Dasar Tahun 2012 – 2014

Tahun Uraian Laki-laki Perempuan Total

2012 7 – 12 tahun (%) - - 89,67 13 – 15 tahun (%) - - 80,16 2013 7 – 12 tahun (%) - - 87.38 13 – 15 tahun (%) - - 84.69 2014 7 – 12 tahun (%) 100,00 98,96 99,52 13 – 15 tahun (%) 100,00 93,86 96,80 Sumber : Dinas Pendidikan dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Tamiang, 2015.

Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa pada tahun 2014, APS usia 7-12 tahun mencapai 99,52 %. Sedangkan, penduduk usia 13-15 tahun yang masih bersekolah sebanyak 96,80 %. Oleh karena itu, terlihat bahwa capaian APS untuk usia 7-12 tahun (99,52 %) sudah melewati target wajib belajar, demikian juga dengan target APS usia 13-15 tahun yang sudah melampui target sebesar 70 %. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa penerapan program wajib belajar sembilan tahun di Kabupaten Aceh Tamiang sudah berhasil.

2. Rasio Ketersedian Sekolah Jenjang Pendidikan Dasar

Rasio ketersediaan sekolah dapat menunjukkan kemampuan untuk menampung semua penduduk usia pendidikan. Rasio ketersediaan sekolah ini dihitung untuk tiap

II - 34  Gambaran Umum Kondisi Daerah

10.000 penduduk. Selama kurun waktu 2010 – 2014 rasio ketersediaan sekolah untuk jenjang pendidikan SD/MI mengalami penurunan. Hal ini disebabkan karena bertambahnya jumlah murid, yang tidak sebanding dengan pertambahan jumlah sekolah. Pada tahun 2010 rasio ketersediaan sekolah mencapai 52 sekolah per 10.000 penduduk, berkurang menjadi 48 sekolah per 10.000 penduduk di tahun 2014, dan pada titik-titik tertentu masih dibutuhkan sekolah untuk melayani penduduk yang penyebaran tidak merata, hal ini dapat diatasi dengan membuka kelas jauh (filial). Demikian juga dengan ketersediaan sekolah pada jenjang SMP/MTs masih belum mencukupi, hal ini mengindikasikan perlunya pembangunan sekolah baru untuk memenuhi kebutuhan penduduk di Kabupaten Aceh Tamiang pada beberapa lokasi. Rasio ketersediaan sekolah dan penduduk usia sekolah untuk jenjang pendidikan dasar disajikan pada tabel berikut.

Tabel 2.29

Rasio Ketersediaan Sekolah Jenjang Pendidikan Dasar Tahun 2010 – 2014

NO Jenjang Pendidikan Tahun Pelajaran

2010/2011 2011/2012 2012/2013 2013/2014 2014/2015 1 SD/MI

1.1. Jumlah gedung sekolah 179 179 183 183 183 1.2. jumlah penduduk

kelompok usia 7-12 tahun 34.289 33.828 35.387 37.281 37.605 1.3. Rasio (Jlh sekolah/Jlh

Pddk*10.000) 52,20 52,91 51,71 49.09 48,66 2 SMP/MTs

2.1. Jumlah gedung sekolah 71 73 73 73 78

2.2. jumlah penduduk kelompok usia 13-15 tahun 16.497 15.669 17.950 17.975 18.124 2.3. Rasio (Jlh sekolah/Jlh Pddk*10.000) 43,04 46,59 41,59 40.61 42,99

Sumber : Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tamiang, 2015.

Berdasarkan sebaran ketersediaan sekolah per kecamatan, menunjukkan bahwa ketersediaan sekolah jenjang pendidikan SD/MI paling sedikit adalah di Kecamatan Seruway rata-rata rasio 36 sekolah per 10.000 penduduk, Dan untuk ketersediaan sekolah jenjang pendidikan SMP/MTs paling sedikit adalah di Kecamatan Bandar Pusaka yaitu 24 sekolah per 10.000 penduduk. Ketersediaan sekolah jenjang pendidikan dasar tahun 2013 – 2014 disajikan pada tabel berikut.

Gambaran Umum Kondisi Daerah II - 35

Tabel 2.30

Ketersediaan Sekolah Jenjang Pendidikan Dasar Tahun Pelajaran 2014/2015 Menurut Kecamatan NO KECAMATAN SD/MI SMP/MTs Jumlah gedung sekolah jumlah penduduk usia 7-12 thn Rasio Jumlah gedung sekolah jumlah penduduk usia 13-15 thn Rasio 1 Manyak Payed 20 4.325 46,24 7 2.098 33,37 2 Bendahara 17 2.796 60,80 5 1.410 35,46 3 Banda Mulia 9 1.580 56,96 3 760 39,47 4 Seruway 18 3.501 51,41 8 1.741 45,95 5 Rantau 17 4.699 36,18 7 2.262 30,95 6 Karang Baru 26 5.258 49,45 8 2.497 32,04 7 Sekerak 7 918 76,25 3 451 66,52

8 Kota Kuala Simpang 11 2.536 43,38 6 1.224 49,02

9 Kejuruan Muda 18 4.812 37,41 12 2.232 53,76

10 Tamiang Hulu 12 2.738 43,83 7 1.320 53,03

11 Tenggulun 12 2.640 45,45 4 1.257 31,82

12 Bandar Pusaka 16 1.802 88,79 8 890 89,89

Jumlah 183 37.605 48,66 78 18.124 42,99

Sumber : Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tamiang, 2015.

3. Rasio guru terhadap murid untuk pendidikan dasar

Rasio guru terhadap murid menggambarkan tingkat ketersediaan tenaga pengajar yang dibutuhkan pada jenjang pendidikan tertentu, per 1.000 jumlah murid. Jumlah guru di Kabupaten Aceh Tamiang sudah mencukupi dengan memperhitungkan guru kontrak dan guru bakti, namun beberapa bidang studi masih terjadi kekurangan guru, dan sebaran guru juga belum merata. Rasio jumlah guru/murid pada jenjang pendidikan dasar dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 2.31

Rasio Guru Terhadap Murid Jenjang Pendidikan Dasar Tahun 2010 – 2014 NO Jenjang Pendidikan Tahun Pelajaran

2010/2011 2011/2012 2012/2013 2013/2014 2014/2015

1 SD/MI

1.1. Jumlah Guru 2.406 2.425 2.435 1.858 2.284

1.2. Jumlah Murid 36.901 36.289 36.021 35.371 35.314

1.3. Rasio : (Jlh Guru/Jlh Murid ) *1.000 65,20 66,82 67,60 52,53 64,68

2 SMP/MTs

2.1. Jumlah Guru 1.365 1.435 1.416 1.395 1,428

2.2. Jumlah Murid 14.608 14.788 15.096 15.581 15.568

2.3. Rasio : (Jlh Guru/Jlh Murid ) *1.000 93,44 97,04 93,80 89,53 91,73

Sumber : Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tamiang, 2015.

Dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa jumlah guru yang ada baik pada jenjang SD/MI dan SMP/MTs sudah mencukupi bahkan berlebih. Menurut Standar Pelayanan Minimal (SPM) idealnya untuk guru jenjang pendidikan SD/MI 1 (satu) orang guru harus dapat melayani 32 (tiga puluh dua) orang peserta didik. Permasalahannya adalah penyebaran guru belum merata dan masih kekurangan guru pada beberapa bidang studi tertentu. Sebaran guru menurut kecamatan disajikan pada tabel berikut.

II - 36  Gambaran Umum Kondisi Daerah

Tabel 2.32

Rasio Guru Terhadap Murid Jenjang Pendidikan Dasar Tahun Pelajaran 2014/2015 Menurut Kecamatan NO KECAMATAN SD/MI SMP/MTs Jumlah Guru Jumlah Murid Rasio Jumlah Guru Jumlah Murid Rasio (1) (2) (3) (4) (5=3/4) (6) (7) (8=6/7) 1 Manyak Payed 270 3.871 69,75 172 1.923 89,44 2 Bendahara 201 2.579 77,94 79 830 95,18 3 Banda Mulia 123 1.613 76,26 57 638 89,34 4 Seruway 188 3.171 59,29 155 1.617 95,86 5 Rantau 240 4.177 57,46 138 1.877 73,52 6 Karang Baru 326 5.118 63,70 191 2.210 86,43 7 Sekerak 89 808 110,15 27 189 142,86

8 Kota Kuala Simpang 192 3.309 58,02 139 1.725 80,58

9 Kejuruan Muda 238 3.906 60,93 190 1.579 120,33

10 Tamiang Hulu 150 2.603 57,63 115 1.211 94,96

11 Tenggulun 124 2.291 54,12 64 915 69,95

12 Bandar Pusaka 143 1.868 76,55 101 854 118,27

Jumlah 2.284 35.314 64,68 1.428 15.568 91,73

Sumber : Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tamiang, 2015.

4. Ketersediaan Perpustakaan Jenjang Pendidikan Dasar

Idealnya setiap sekolah harus memiliki perpustakaan sekolah, namun sampai dengan tahun 2014 belum seluruh sekolah terpenuhi. Untuk jenjang pendidikan SD/MI jumlah perpustakaan yang tersedia sudah mencapai 84,15 %, masih ada 31 sekolah dasar lagi yang belum memiliki perpustakaan. Sedangkan pada jenjang SMP/MTs hanya 65,38 % atau sebanyak 51 unit yang tersedia dari 78 unit yang dibutuhkan. Perkembangan ketersediaan perpustakaan pada jenjang dasar disajikan pada tabel berikut.

Tabel 2.33

Ketersediaan Perpustakaan Jenjang Pendidikan Dasar Tahun 2010 – 2014

NO Jenjang Pendidikan Tahun

2010 2011 2012 2013 2014

1 SD/MI

1.1. Jumlah perpustakaan 100 126 134 149 154 1.2. Jumlah sekolah seluruhnya 179 179 183 183 183 1.3. Persentase (%) 55.87 70.39 73.22 81.42 84.15

2 SMP/MTs

2.1. Jumlah perpustakaan 45 49 50 50 51

2.2. Jumlah sekolah seluruhnya 71 73 73 73 78 2.3. Persentase (%) 63.38 67.12 68.49 68.49 65.38 Sumber : Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tamiang, 2015.

Dalam dokumen - 2017 RPJM 2017 (Halaman 66-70)

Dokumen terkait