• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aktivitas Siswa Siklus I Pertemuan 1

Dalam dokumen COVER, DAFTAR ISI DAN ABSTRAK.docx (Halaman 77-83)

perlu ditingkatkan lagi pada pertemuan selanjutnya. Hasil tersebut dapat digambarkan dengan grafik berikut :

Sangat Aktif Aktif Cukup Aktif Kurang Aktif 0.00%

10.00%

20.00%

30.00%

40.00%

50.00%

60.00%

70.00%

80.00%

26.47%

73.53%

0.00% 0.00%

skor 3 bahkan seluruhnya memperoleh skor 4 pada kegiatan yang melibatkan penglihatan. Hasil yang bagus juga ditunjukkan pada aspek bekerjasama di dalam kelompok yang menempatkan 19 orang siswa pada skor 4, namun 15 orangan siswa masih berada pada skor 3 dan 1 orang yang memperoleh skor 2. Hasil yang kurang memuaskan kembali di tunjukkan oleh aspek mempresentasikan hasil diskusi yang menempatkan 15 orang siswa pada skor 3 sedangkan 19 orang siswa pada skor 2 dan 1 orang siswa memperoleh skor 1, dan tidak ada yang memperoleh skor maksimal dalam aspek ini. Aspek berikutnya menunjukkan hasil yang bagus yakni pada aspek melakukan game menjawab pertanyaan berkelompok, 10 orang siswa memperoleh skor 4, 20 orang siswa memperoleh skor 3 dan 4 orang siswa memperoleh skor 2, tetapi aspek ini perlu menjadi perhatian karena ada 4 orang siswa yang masih belum terlibat dan hanya satu kali dalam memberi masukan kepada teman sekelompoknya.

Tetapi, hasil yang sangat memuaskan ditunjukkan pada saat siswa melakukan turnamen perorangan yang seluruhnya memperoleh skor 4 dikarenakan seluruh siswa berkontribusi aktif dan bersemangat serta antusias dalam menjawab pertanyaan yang dilontarkan guru.

c) Observasi Hasil Belajar Siswa

Data hasil belajar siswa meliputi nilai yang didapat pada pengerjaan tugas dalam kelompok dan nilai pada evaluasi akhir pertemuan. Hasil belajar tersebut dapat digambarkan sebagai berikut :

(1) Nilai Hasil Kerja Kelompok Siklus I Pertemuan 1

No Kelompok Nilai

1 I 80

2 II 100

3 III 100

4 IV 100

5 V 100

6 VI 100

7 VII 100

Pada tabel 4.5 menunjukkan bahwa ada 1 kelompok yang mendapat nilai 80 yaitu kelompok I. Hal ini dikarenakan pada tahap pemecahan masalah, kelompok ini masih memiliki kendala dalam pemahaman terhadap soal dan belum dapat menentukan manfaat lingkungan bagi makhluk hidup.

Namun, dalam kegiatan menggali data dan berdiskusi menentukan jawaban, mereka sudah melakukannya dengan baik dan solid dalam propses pembelajaran. Untuk memperjelas hasil belajar kelompok pada siklus I pertemuan 1 dapat digambarkan dalam grafik sebagai berikut :

Gambar 4.2 : Grafik Nilai Hasil Kerja Kelompok Siswa Siklus I Pertemuan 1 Berdasarkan gambar 4.2 dapat diketahui bahwa 6 kelompok sudah memperoleh nilai tertinggi. Sedangkan kelompok 1 masih berada pada kategori skor terendah, tetapi hasil yang mereka tunjukkan sudah berada pada skor nilai

KELOMPOK I KELOMPOK II KELOMPOK III KELOMPOK IV KELOMPOK V KELOMPOK VI KELOMPOK VII

0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100

80 100 100 100 100

100 100

Hasil Belajar Kelompok Siklus I Pertemuan 1

NILAI

yang memuaskan karena sudah pas dengan standar nilai yang ditetapkan guru yakni ≥ 80. Perolehan nilai kelompok pada siklus I pertemuan 1 ini masih perlu ditingkatkan agar pada pertemuan selanjutnya seluruh kelompok dapat memperoleh hasil yang maksimal.

(2) Nilai Hasil Belajar Siswa Secara Individu

Tabel 4.6 : Nilai Hasil Belajar Siswa Siklus I Pertemuan 1

No. Nilai Frekuensi Nilai dan Persentase

Skala 100 Skala 1-4 K % A % P %

1 86 – 100 3,67 – 4,00 15 44,1 6 17,6 12 35,3

2 81 – 85 3,34 – 3,66 2 5,9 12 35,3 8 23,5

3 76 – 80 3,01 – 3,33 2 5,9 7 20,6 0 0

4 71 – 75 2,67 – 3,00 2 5,9 6 17,6 8 23,5

5 66 – 70 2,34 – 2,66 0 0 3 8,9 2 5,9

6 61 – 65 2,01 – 2,33 6 17,6 0 0 3 8,9

7 56 – 60 1,67 – 2,00 2 5,9 0 0 1 2,9

8 51 - 55 1,34 – 1,66 3 8,9 0 0 0 0

9 46 – 50 1,01 – 1,33 1 2,9 0 0 0 0

10 41 - 45 0,67 – 1,00 1 2,9 0 0 0 0

Jumlah 34 100 34 100 34 100

Ketuntasan Individu 17 orang 25 orang 20 orang Ketuntasan Klasikal 50% 73,53% 58,8%

Rata-Rata Nilai 78,26 78,97 79,66

Keterangan : K : kognitif, A : Afektif, P : Psikomotorik, % : Persentase

Hasil tes tertulis yang dilakukan pada akhir pertemuan 1 siklus I ini masih sangat rendah. Siswa yang memperoleh nilai antara 41-45 ada 1 orang (2,9%), siswa yang memperoleh nilai antara 46-50 ada 1 orang (2,9%), siswa yang memperoleh nilai antara 51-55 ada 3 orang (8,9%), siswa yang memperoleh nilai antara 56-60 ada 2 orang (5,9%), siswa yang memperoleh nilai antara 61-65 ada 6 orang (17,6%) dan yang memperoleh nilai antara 71-75 ada 2 orang (5,9%), siswa yang memperoleh nilai antara 76-80 ada 2 orang (5,9%), siswa yang

memperoleh nilai antara 81-85 ada 2 orang (5,9%) dan siswa yang memperoleh nilai antara 86-100 ada 15 orang (44,1%). Jadi, hanya terdapat 18 orang siswa yang dinyatakan tuntas.

Sedangkan untuk penilaian pada aspek afektif (sikap), guru menentukan patokan penilaian pada aspek yang lebih spesifik yaitu komunikatif, kerjasama, jujur dan teliti dengan skor patokan Belum Terlihat (skor 1), Mulai Terlihat (skor 2), Mulai Berkembang (skor 3) dam Sering Membudaya (skor 4). Siswa yang memperoleh nilai gabungan antara 76-100 dengan rentang skor gabungan 3,01 – 4,00 berada pada kategori sering membudaya ada 25 orang, sedangkan siswa yang memperoleh nilai gabungan antara 61-75 dengan rentang skor gabungan 2,01 – 3,00 berada pada kategori mulai terlihat ada 9 orang.

Dan untuk penilaian pada aspek psikomotorik (keterampilan), guru menggunakan instrumen penilaian membuat lingkaran dan menceritakan kembali isi teks. Hasil penilaian ini menunjukkan bahwa siswa yang memperoleh nilai antara 56- 60 ada 1 orang (2,9%), siswa yang memperoleh nilai antara 61-65 ada 3 orang (8,9%), siswa yang memperoleh nilai antara 66-70 ada 2 orang (5,9%), siswa yang memperoleh nilai antara 71-75 ada 8 orang (23,5%), siswa yang memperoleh nilai antara 81-85 ada 8 orang (23,5%) dan siswa yang memperoleh nilai tertinggi yakni antara 86-100 ada 12 orang (35,3%)

Dari data di atas, maka dapat diakumulasikan jumlah siswa yang tuntas pada ketiga aspek penilaian dalam tabel berikut :

Tabel 4.7 : Akumulasi Ketuntasan Hasil Belajar Siklus I Pertemuan 1

No Kriteria Ketuntasan K % A % P %

1 Tuntas (≥80) 18 47,1

%

18 47,1

%

20 58,8

% 2 Tidak Tuntas (≤80) 16 52,9

%

16 52,9

%

14 41,2

%

Jumlah 34 100% 34 100% 34 100%

Keterangan : K : Kognitif, A : Afektif, P :Psikomotorik, % : Persentase

Hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan 1, dalam aspek kognitif ada 18 orang siswa atau 47,1% yang sudah memenuhi kriteria ketuntasan minimal, sedangkan 16 orang atau 52,9% masih berada di bawah kriteria ketuntasan minimal.

Sedangkan untuk aspek afektif, 18 orang siswa atau 47,1% sudah memperoleh nilai di atas kriteria ketuntasan minimal atau memperoleh kriteria sering membudaya sedangkan 16 orang lainnya terbagi menjadi 7 orang memiliki kriteria sering membudaya dan 9 orang masih berada pada kategori mulai berkembang. Penilaian ini diperoleh berdasarkan akumulasi nilai antara 76-100 atau skor 3,01-4,00 pada rentang skor penilaian kurikulum 2013. Dan untuk aspek psikomotorik ada 20 orang siswa atau 58,8% yang telah memenuhi kriteria ketuntasan minimal, sedangkan 14 orang lainnya atau 41,2% masih berada di bawah kriteria ketuntasan minimal.

Hasil belajar siswa secara individu dapat dilihat pada lampiran. Untuk memperjelas hasil belajar siswa (individu) pada siklus I pertemuan 1 digambarkan

86 – 100 81 – 85 76 – 80 71 – 75 66 – 70 61 – 65 56 – 60 51 - 55 46 – 50 41 - 45

0 2 4 6 8 10 12 14 16 15

2 2 2

0

6

2 3

1 1

6

12

7 6

3

0 0 0 0 0

12

8

0

8

2 3

1

0 0 0

Dalam dokumen COVER, DAFTAR ISI DAN ABSTRAK.docx (Halaman 77-83)

Dokumen terkait