BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
G. Analisis dan Pembahasan
yang penting terhadap minat generasi millenial dalam menjadi nasabah bank syariah. Akan tetapi, kenyataan dalam penelitian ini vaktor agama tidak memiliki pengaruh yang penting pada mahasiswa S1 Perbankan Syariah.
Hal ini dapat dilihat dari hasil angket responden yang 44,4% generasi millenial menjawab tidak setuju dari pertanyaan menjadi nasaabah di bank syariah karena ssaran orang tua dan 46,7% generasi millenial menjawab tidak setuju dari pertanyaan menjadi nasabah di bank syariah karena salah satu anggota keluarga bekerjaja di bank syariah. Ini artinya agama merupakan salah satu yang mempengaruhi generasi millenial dalam menjadi nasabah di bank syariah akan tetapi agama tidak menjadi faktor utama.
Hasil uji t variabel bagi hasil (X2) terhadap minat generasi millenial (Y) adalah sebesar 0,005 < 0,05 dan nilai thitung 2,954 > ttabel 1,68107.
Nilai tersebut dapat membuktikan bahwa hipotesis kedua diterima, maka dapat diketahui bahwa bagi hasil secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat generasi millenial dalam menjadi nasabah bank syariah.
Hal ini dapat dilihat dari hasil angket responden yang 57,8% generasi millenial menjawab setuju dari pertanyaan menjadi nasabah di bank syariah merupakan salah satu bentuk investasi dan 57,8% generasi millenial menjawab setuju dari pertanyaan menjadi nasabah di bank syariah karena mendapat keuntungan dari system bagi hasil dan terhindar
dari resik bunga yang menjadi riba. Ini artinya bagi hasil merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi generasi millenial dalam menjadi nasabah di bank syariah.
Hasil uji t variabel promosi (X3) terhadap minat generasi millenial (Y) adalah sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai thitung 4,034 > ttabel 1,68107.
Nilai tersebut dapat membuktikan bahwa hipotesis ketiga diterima, maka dapat diketahui bahwa promosi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat generasi millenial dalam menjadi nasabah bank syariah.
Hal ini dapat dilihat dari hasil angket responden yang kebanyakan menjawab netral 57,8%, setuju 6,7% dan sangat tidak setuju 2,2% yaitu dari pertanyaan penyampaian promosi yang dilakukan oleh pegawai sangat baik dan jelas sehingga menarik minat saya untuk menjadi nasabah. Ini artinya promosi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi generasi millenial dalam menjadi nasabah di bank syariah.
Hasil uji t variabel reputasi bank (X4) terhadap minat generasi millenial (Y) adalah sebesar 0,036 < 0,05 dan nilai thitung 2,170 > ttabel
1,68107. Nilai tersebut dapat membuktikan bahwa hipotesis keempat diterima, maka dapat diketahui bahwa reputasi bank secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat generasi millenial dalam menjadi nasabah bank syariah.
Hal ini dapat dilihat dari hasil angket responden yang 64,4% generasi millenial menjawab setuju dari pertanyaan indicator citra merk yaitu
produk bank syariah selalu mengutamakan prinsip-prinsip syariah dan 44,4% generasi millenial menjawab setuju dari pertanyaan bank syariah selalu menggunakan prinsip amanah disetiap pelayanan pada nasabah guna meningkatkan citra perusahaan. Ini artinya reputasi bank merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi generasi millenial dalam menjadi nasabah di bank syariah.
Berdasarkan analisis data dengan uji t diatas, dimana terdapat pengaruh posistif bagi hasil, promosi dan reputasi bank terhadap minat generasi millenial dalam menjadi nasabah di bank syariah. Sedangkan terdapat pengaruh negatif agama terhadap minat generasi millenial dalam menjadi nasabah di bank syariah. Berdasarkan fakta tersebut dapat disimpulkan bahwa bagi hasil, promosi dan reputasi bank menjadi faktor utama dibandingkan agama generasi millenial dalam menjadi nasabah di bank syariah.
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan uji statistic yang telah dilakukan, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:
1. Variabel agama berpengaruh tidak positif dan tidak signifikan terhadap minat generasi millenial dalam menjadi nasabah bank syariah. Hal ini ditunjukan dengan nilai sig sebesar 0,120. Nilai Sig > 0,05 (0,120 >
0,05) dan nilai thitung -1,591 < ttabel 1,68107, maka keputusannya adalah H0 diterima dan Ha ditolak.
2. Variabel bagi hasil berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat generasi millenial dalam menjadi nasabah bank syariah. Hal ini ditunjukan dengan nilai sig sebesar 0,005. Nilai Sig < 0,05 (0,005 <
0,05) dan nilai thitung 2,954 > ttabel 1,68107, maka keputusannya adalah H0 ditolak dan Ha diterima.
3. Variabel promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat generasi millenial dalam menjadi nasabah bank syariah. Hal ini ditunjukan dengan nilai sig 0,000. Nilai Sig < 0,05 (0,000 < 0,05) dan nilai thitung 4,034 > ttabel 1,68107, maka keputusannya adalah H0 ditolak dan Ha diterima.
4. Variabel reputasi bank berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat generasi millenial dalam menjadi nasabah bank syariah. Hal ini ditunjukan dengan nilai sig 0,036. Nilai Sig < 0,05 (0,036 < 0,05) dan
nilai thitung 2,170 > ttabel 1,68107, maka keputusannya adalah H0 ditolak dan Ha diterima.
Berdasarkan analisis data dengan uji t diatas, dimana terdapat pengaruh posistif bagi hasil, promosi dan reputasi bank terhadap minat generasi millenial dalam menjadi nasabah di bank syariah. Sedangkan terdapat pengaruh negatif agama terhadap minat generasi millenial dalam menjadi nasabah di bank syariah. Berdasarkan fakta tersebut dapat disimpulkan bahwa bagi hasil, promosi dan reputasi bank menjadi faktor utama dibandingkan agama generasi millenial dalam menjadi nasabah di bank syariah.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang dikemukakan, peneliti menyadari masih banyak kekurangan di dalamnya, untuk itu peneliti memberikan beberapa saran untuk bahan pertimbangan sebagai penyempurnaan penelitian selanjutnya yang terkait dengan penelitian serupa antara lain:
1. Perlunya mencari variabel - variabel lain yang lebih sesuai dan secara teoritis bisa meramalkan minat generasi millenial dalam menjadi nasabah di bank syariah. Peneliti menyarankan untuk penelitian selanjutnya agar mencoba meneliti variabel pelayanan bank syariah.
2. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih luas maka perlu juga memperluas jangkauan dan juga jumlah subyek yang dijadikan sampel penelitian. Begitu pula area penyebaran yang tidak hanya di lingkungan FEBI pada jurusan S1 Perbankan Syariah saja.
DAFTAR PUSTAKA
Andi Hidayat. “Metode Pendidikan Ialam Untuk Generasi Millennial”.
FENOMENA. No 1. Volume 10. (2018).
Andriyani Isna k dan Kunti Sunaryo. “Analisis Pengaruh Return On Asset, Bopo, Dan Suku Bunga Terhadap Tingkat Bagi Hasil Deposito Mudharabah Pada Bank Umum Syariah”. Jurnal Ekonomi dan Bisnis. No. 1. Vol. 1.
(2012).
Amir Machmud dan Rukmana. Bank Syariah Teori. Kebijakan dan Studi Empiris di Indonesia. Jakarta: Penerbit Erlangga. 2010.
Basu Swastha & Irwan. Manajemen Pemasaran Modern. Yogyakarta: Liberty Offset. 1997.
Burhan Bungin, Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana. 2005 Chip Espinazo & Joel Schwarzbart. Millennials Who Manage. Jakarta: PT Elex
Media Komputindo. 2018.
Effendi dan Singarimbun. Metode Penelitian Survey. Jakarta: Pustaka LP3ES.
2001.
Erni Susana & Annisa Prasetyanti, “Pelaksanaan Dan Sistem Bagi Hasil Pembiayaan Al-Mudharabah Pada Bank Syariah”, Jurnal Keuangan dan Perbankan, Vol. 15, No. 3, (2011).
Etta Mamang Sangadji & Sopiah. Perilaku Konsumen Pendekatan Praktik.
Yogyakarta: CV Andi Offset. 2013.
Evi Yupitri dan Raina Linda Sari. “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Non Muslim Menjadi Nasabah Bank Syariah Mandiri Di Medan”. Jurnal Ekonomi Dan Keuangan, Vol. 1. No. 1. (2012).
Fandy Tjiptono. Prinsip & Dinamika Pemasaran. Edisi Pertama. Yogyakarta: J &
J Learning. 2000.
Kasmir. Dasar – dasar Perbankan. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2002.
Kasmir. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah. Jakarta: Rajawali Pers. 2014.
Karmila Yaumi Nurjanah. Pengaruh Pelayanan Terhadap Keputusan Nasabah Dalam Menggunakan Produk Tabungan Pada PT. BNI Syariah Surabaya.
Skripsi-UIN Sunan Ampel. Surabaya. (2013).
Khairul Umum. Manajemen Perbankan Syariah. Bandung: CV Pustaka Setia.
2013.
Malahayu S.P Hasibuan. Dasar-Dasar Perbankan. Jakarta: PT. Bumi Aksara. 2004 Mudrajad Kuncoro. Manajemen Bank Syariah. Ediisi Dua. Yogyakarta: UPP
STIM YKNP. 2018.
Muhammad Syafi’i Antoni. Apa dan Bagaimana Bank Islam. Yogyakarta, PT.
Dana Bhakti Prima. 1992.
Nanang Martono. Metode Penelitian Kuantitatif. Cet. Ke-2. Jakarta: Rajawali Pers. 2012.
Nurma Sari. “Manajemen Dana Bank Syariah”. Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Pontianak.
Pandji Anoraga. Manajemen Bisnis. Jakarta: Rineka Cipta. 2009.
Philip Kotler dan Kevin Lane Keller. Manajemen Pemasaran. Edisi 12. Jakarta:
PT Macanan Jaya Cemerlang. 2008.
Philip Kotler & Gerry Amstrong. Prinsip-Prinsip Manajemen Pemasaran. edisi 12.
Jakarta: PT. Indeks. 2008.
Rachmadi Usman. Aspek Hukum Perbankan Syariah di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika. 2012.
Rahmah Yulianti, “Pengaruh Minat Masyarakat Aceh terhadap Keputusan Memilih Produk Perbankan Syariah di Kota Banda Aceh”. Jurnal Dinamika Akuntansi Dan Bisnis. No. 1. Vol. 2. (2015).
Retnayu Prasetyanti. “Generasi Millennial dan Inovasi Jejaring Demokrasi Teman Ahok”. No. 1. Vol. 3. (2017).
Siti Maria Wardayani, “Implikasi Shariah Governance Terhadap Reputasi Dan Kepercayaan Bank Syariah”. Walisongo. No 1. Volume 19. (2011).
Sofyan Assauri. Manajemen Pemasaran. Jakarta: Rajawali press. 2011.
Sofiyan Siregar. Statistik Parametik untuk Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Remaja Rosdakarya. 2014.
Syofian Siregar. Statistik Parametik untuk Penelitian Kuantitatif. Cet.Ke-2.
Jakarta : Bumi Aksara. 2014.
Sugiarto. Metodologi Penelitian Bisnis. Yogyakarta: Andi. 2017.
Sugiyono. Metode Penelitian Bisnis. Cet. Ke-3. Bandung : Alfabeta. 2017.
Sugiyono. Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, dan R&D. Bandung:
Alfabeta. 2017.
Sugiyono. Statistik untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta. 2012.
Suharsimi Arikunto. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT.
Rineka Cipta. 2010.
Suharsimi Arikunto. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:
Rineka Cipta. 2013.
Sumardi Suryabrata. Metodologi Penelitian. Jakarta : Rajawali Pers. 2014.
Tirta Angela & Nurlaila Effendi. “Faktor-Faktor Brand Loyalty Smartphone Pada Generasi Y”. Jurnal Experientia. No 1. Volume 3. (2015).
Uhar Suharsaputra. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Tindakan.
Bandung: PT Refika Aditama. 2012.
Wiratna Sujarweni. Metodologi Penelitian Bisnis & Ekonomi. Yogyakarta:
Pustaka Baru Pres. 2015.
Wirdayani Wahab. “Pengaruh Tingkat Bagi Hasil Terhadap Minat Menabung Di Bank Syariah”. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam. Vol 1. No. 2. (2016).
Zainudin Ali. Hukum Perbankan Syariah. Jakarta: Sinar Grafika. 2010.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI GENERASI MILLENIAL MENJADI
NASABAH BANK SYARIAH
(Studi Kasus Mahasiswa S1 Perbankan Syariah Angkatan 2016 IAIN Metro) OUTLINE
HALAMAN SAMPUL HALAMAN JUDUL
HALAMAN PERSETUJUAN HALAMAN PENGESAHAN ABSTRAK
ORISINIL PENELITIAN MOTTO
PERSEMBAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang B. Identifiasi Masalah C. Batasan Masalah D. Rumusan Masalah
E. Tujuan dan Manfaat Penelitian F. Penelitian Relevan
BAB II LANDASAN TEORI A. Minat
1. Pengertian Minat
2. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Secara Umum B. Generasi Millennial dan Karakteristiknya
1. Pengertian Generasi Millennial 2. Karakteristik Generasi Millenial
3. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Generasi Millenial
C. Bank Syariah
1. Pengertian Bank Syariah
2. Dasar Hukum Bank Syariah 3. Manajemen Bank Syariah D. Kerangka Pemikiran
E. Hipotesis Penelitian BAB III METODE PENEITIAN
A. Rancangan Penelitian
B. Definisi Operasional Variabel C. Populasi
D. Teknik Pengumpulan Data E. Instrumen Penelitian F. Teknik Analisis Data
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Lokasi Penelitian
1. Sejarah Kampus IAIN Metro
2. Profil Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
3. Visi dan Misi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 4. Tujuan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam B. Deskripsi Karakteristik Responden
C. Distribusi Jawaban Responden D. Hasil Uji Kualitas Data
E. Hasil Uji Asumsi Klasik F. Hasil Uji Hipotesis G. Analisis dan Pembahasan