BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
6. Analisis Data
X13 0,678311 0,361 Valid
X14 0,417745 0,361 Valid
X15 0,389242 0,361 Valid
X16 0,473492 0,361 Valid
Y17 0,481481 0,361 Valid
Y18 0,29277 0,361 Tidak Valid
Y19 0,727896 0,361 Valid
Y20 0,50776 0,361 Valid
Y21 0,508995 0,361 Valid
Y22 0,566138 0,361 Valid
Sumber: data diolah microsoft exel (12/08/2021)20:45pm
Untuk mengetahui sah atau tidaknya dapat diketahui dengan uji reliabilitas. Walaupun terdapat pernyataan yang tidak valid tetapi apabila saat melakukan pengujian reliabilitas dan hasilnya reliabel maka koesioner dianggap sah, begitupun sebaliknya apabila hasinya tidak reliabel maka koesioner tidak sah.
2) Uji Reliabelitas
Pada penelitian ini, jumlah sampel yang digunakan sebanyak 32 responden dan derajat signifikan yang digunakan adalah 0,05 (5%) sehingga rtabel yang dihasilkan untuk n = 32 sebesar 0,60. Adapun cara membuat keputusan uji reliabilitas
yaitu dengan membandingkan nilai rhitung > nilai rtabel. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada hasil pengujian dibawah ini.
Rumus Reliabilitas Cronbach Alpha dalam bentuk Microsoft Exel adalah sebagai berikut:
= (n/n-1)x(1-jumlah varian/ total varians) Keterangan:
n = jumlah butir pernyataan
varian = ukuran seberapa jauh sebuah kumpulan bilangan tersebar
Nilai cornbach alpha
Nilai koefisien r
0,84 0,60
Jadi, dari tabel diatas dapat dilihat bahwa nilai cornbach alpha sebesar 0,84 dan nilai koefisien r sebesar 0,60. Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai cornbach alpha > nilai koefisien r atau 0,84 > 0,60. Maka dapat disimpulkan bahwa kuesioner yang yang digunakan reabel atau layak digunakan.
B. Hasil Uji Asumsi Klasik
Alat yang digunakan adalah uji asumsi klasik ini dimaksudkan agar variabel independen menjadi estimator atau variabel dependen tidak bias. Apabila tidak ada gejala asumsi klasik yaitu normalitas, multikolinieritas, heteroskesdisitas, dan autokorelasi dalam pengujian hipotesis dengan model yang digunakan, maka diharapkan
menghasilkan suatu model yang sehingga hasil analisisnya juga tidak bias. Beriku adalah hasil uji asumsi klasik menggunakan eviews.
1) Uji Normalitas
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
-6.0e+07 -4.0e+07 -2.0e+07 100.000 2.0e+07 4.0e+07
Series: Residuals Sample 1 32 Observations 32 Mean 1.75e-09 Median 2440662.
Maximum 47472170 Minimum -65206392 Std. Dev. 24665395 Skewness -0.450954 Kurtosis 3.186935 Jarque-Bera 1.131178 Probability 0.568025
Sumber: data diolah eviews 9
Dalam uji normalitas pada dasarnya dapat dilihat dari gambar histogram namun seringkali pola histogramnya tidak mengikuti kurva normal, sehingga sulit untuk disimpulkan. Disarakan oleh peneliti agar lebih mudah untuk melihat koefisien jarque-Bera dan probability karena kedua angka ini bersifat saling mendukung.
Output eviews menyatakan bahwa nilai JB sebesar 1.131178 (<2) maka data berdistribusi secara normal. Kemudian nilai pobability sebesar 0,56025(>5%) sehingga dapat diartikan bahwa data berdistribusi dengan normal.
2) Uji Multikolinieritas
Sumber: data diolah eviews 9
Berdasarkan hasil uji multikolinieritas di atas menunjukkan bahwa niali centered VIF variabel Modal/X1(1,395585), Bahan baku/X2( 2.741934) Dan Tenaga Kerja/X3( 2.235203) < 10. Dengan demikian penelitian ini tidak terdapat hubungan linier antara ketiga variabel atau tidak terjadi multikolinieritas.
Variance Inflation Factors Date: 08/13/21 Time: 14:10 Sample: 1 32
Included observations: 32
Coefficient Uncentered Centered
Variable Variance VIF VIF
C 5.34E+14 25.34754 NA
MODAL 4.131947 32.68429 1.395585
BB 0.015364 16.12346 2.741934
TK 0.295620 13.79338 2.235203
3) Uji Heteroskedastisitas
Sumber:data diolah eview9
Berdasarkan output eviews hasil uji heteroskesdisitas menyatakan bahwa nilai prob. Chi-Square sebesar 0,236 (>5%) maka data tidak mengandung heteroskesdisitas.
4) Uji Autokolerasi
Heteroskedasticity Test: White
F-statistic 3.665374 Prob. F(9,22) 0.0062
Obs*R-squared 19.19729 Prob. Chi-Square(9) 0.0236 Scaled explained SS 16.07170 Prob. Chi-Square(9) 0.0654
Test Equation:
Dependent Variable: RESID^2 Method: Least Squares Date: 08/13/21 Time: 14:46 Sample: 1 32
Included observations: 32
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
C -1.80E+16 1.26E+16 -1.436277 0.1650
MODAL^2 -58.63622 69.03035 -0.849427 0.4048 MODAL*BB -1.183122 1.599787 -0.739550 0.4674 MODAL*TK -22.56698 10.59438 -2.130089 0.0446
MODAL 2.54E+09 2.00E+09 1.268837 0.2178
BB^2 -0.152363 0.090277 -1.687735 0.1056
BB*TK 1.712380 0.622679 2.750020 0.0117
BB -6885622. 23465556 -0.293435 0.7719
TK^2 -1.791870 1.378742 -1.299641 0.2072
TK 1.87E+08 1.06E+08 1.757277 0.0928
R-squared 0.599915 Mean dependent var 5.89E+14 Adjusted R-squared 0.436244 S.D. dependent var 8.86E+14 S.E. of regression 6.65E+14 Akaike info criterion 71.34945 Sum squared resid 9.73E+30 Schwarz criterion 71.80749 Log likelihood -1131.591 Hannan-Quinn criter. 71.50128 F-statistic 3.665374 Durbin-Watson stat 1.932060 Prob(F-statistic) 0.006192
Sumber:data diolah eview9
Dari data hasil outpot eviews menyatakan bahwa niali prob. Chi- Square sebesar 0, 0.7926 (>5%) artinya data tidak mengandung autokorelasi.
C. Hasil Uji Regresi Linier Berganda
Analisis Pengaruh modal, bahan baku, dan tenaga kerja terhadap pendapatan pengusaha tahu dapat dilihat dari hasil analisis regresi linier berganda sebagai berikut :
Y= b₀+b₁X₁+b₂X₂+b₃X₃+e
Y=33051735-5.416321X1+1.691820X2+0.919410X3+e
Breusch-Godfrey Serial Correlation LM Test:
F-statistic 0.191617 Prob. F(2,26) 0.8268
Obs*R-squared 0.464821 Prob. Chi-Square(2) 0.7926
Test Equation:
Dependent Variable: RESID Method: Least Squares Date: 08/13/21 Time: 14:14 Sample: 1 32
Included observations: 32
Presample missing value lagged residuals set to zero.
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
C 52842.87 24975766 0.002116 0.9983
MODAL -0.011227 2.138318 -0.005250 0.9959
BB -0.011898 0.130105 -0.091452 0.9278
TK 0.058488 0.587031 0.099634 0.9214
RESID(-1) -0.055398 0.208981 -0.265086 0.7930 RESID(-2) -0.112008 0.198396 -0.564569 0.5772 R-squared 0.014526 Mean dependent var 1.75E-09 Adjusted R-squared -0.174989 S.D. dependent var 24665395 S.E. of regression 26736522 Akaike info criterion 37.20832 Sum squared resid 1.86E+16 Schwarz criterion 37.48315 Log likelihood -589.3331 Hannan-Quinn criter. 37.29942 F-statistic 0.076647 Durbin-Watson stat 2.002040 Prob(F-statistic) 0.995277
Interpretasi hasilnya adalah jika x1, x2,dan x3=0 maka y adalah 33051735, jika x1 = - 5.416321 berarti ketika x1 turun 1, maka y akan turun juga sebesar - 5.416321. Selajutnya jika x2 = 1.691820 berarti ketika x2 naik 1, maka y akan naik juga sebesar 1.691820. Selanjutnya jika x3 = 0.919410 berarti ketika x3 naik 1, maka y akan naik juga sebesar 0.919410.
D. Hasil Uji Hipotesis
1) Uji signifikansi simultan (f)
Hasil uji f dapat dilihat pada tabel di atas, yaitu nilai prob.F Statistik adalah sebesar 0,000000 (<5%) maka secara bersamaan atau keseluruhan variabel modal modal (x1) bahan baku (x2) dan tenaga kerja (x3) berpengaruh signifikan variabel pendapatan (y).
Dependent Variable: PENDAPATAN Method: Least Squares
Date: 08/13/21 Time: 15:10 Sample: 1 32
Included observations: 32
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
C 33051735 23098452 1.430907 0.1635
MODAL -5.416321 2.032719 -2.664570 0.0126
BB 1.691820 0.123951 13.64914 0.0000
TK 0.919410 0.543709 1.690996 0.1019
R-squared 0.949956 Mean dependent var 2.20E+08 Adjusted R-squared 0.944594 S.D. dependent var 1.10E+08 S.E. of regression 25953140 Akaike info criterion 37.09795 Sum squared resid 1.89E+16 Schwarz criterion 37.28117 Log likelihood -589.5672 Hannan-Quinn criter. 37.15868 F-statistic 177.1686 Durbin-Watson stat 2.069624 Prob(F-statistic) 0.000000
2) Koefisien Determinasi (R2)
Koefisien determinasi pada dasarnya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variansi variabel dependen. Nilai R2 yang kecil berarti kemampuan variabel-variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen sangat terbatas.
Namun nilai yang mendekati satu berarti variabel-variabel independen memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variansi variabel dependen. Untuk melihat model regresinya, maka ouput eviews nya sebagai berikut :
Nilai R-Square sebesar 0,949956 (94,99%) berarti variabel modal (x1) bahan baku (x2) dan tenaga kerja (x3) mempengaruhi variabel pendapatan (y) sebesar 94,99% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam model.
3) Uji Signifikansi Parsial (t)
Pada pembahasan sebelumnya telah peneilti cantumkan kriteria pengambilan keputusan untuk uji t dimana kriteria pengambilan keputusannya adalah sebagai berikut :
b. Jika t tabel >thitung ,maka H0 diterima dan H1 ditolak.
c. Jika t tabel < thitung, maka H0 ditolak dan H1 diterima.
Dengan menggunakan angka probabilitas signifikansi sebagai berikut:
1) Apabila nilai signifikansi > 0,05 maka H0 diterima dan H1,H2 dan H3
ditolak
2) Apabila nilai signifikasi < 0,05 maka H0 ditolak dan H1,H2 dan H3
diterima.
Adapun data hasil output eviews pada tabel uji di atas adalah modal (x1) memiliki nilai coefficient sebesar -5.416321 dan nilai probability sebesar 0.0126 (<5%) maka variabel modal (x1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel pendapatan (y). Variabel bahan baku (x2) memiliki nilai coefficient sebesar 1.691820 dan nilai probability sebesar 0.0000 (<5%) maka variabel bahan baku (x2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel pendapatan (y). Variabel tenaga kerja (x3) memiliki nilai coefficient sebesar 0.919410 dan nilai probability sebesar 0.1019 (>5%) maka variabel tenaga kerja (x3) tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel pendapatan (y).