• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

2) Apabila nilai signifikasi < 0,05 maka H0 ditolak dan H1,H2 dan H3

diterima.

Adapun data hasil output eviews pada tabel uji di atas adalah modal (x1) memiliki nilai coefficient sebesar -5.416321 dan nilai probability sebesar 0.0126 (<5%) maka variabel modal (x1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel pendapatan (y). Variabel bahan baku (x2) memiliki nilai coefficient sebesar 1.691820 dan nilai probability sebesar 0.0000 (<5%) maka variabel bahan baku (x2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel pendapatan (y). Variabel tenaga kerja (x3) memiliki nilai coefficient sebesar 0.919410 dan nilai probability sebesar 0.1019 (>5%) maka variabel tenaga kerja (x3) tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel pendapatan (y).

terhadap pendapatan pengusaha tahu. Untuk lebih jelasnya dapat dijelaskan pada pembahasan di bawah ini:

1. Pengaruh modal (x1) terhadap pendapatan (y) pengusaha tahu di Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah.

Uji signifikansi ini dilakukan dengan menggunkan uji ststistik t, pada uji signifikansi parsial (uji t) diambil kesimpulan dengan melihat nilai signifikansi yang dibandingkan dengan α 5%, jika nilai sig < α maka Ha

ditolak, sebaliknya jika > α maka Ha diterima.

Hasil uji parsial (t) menunjukkan bahwa modal (x1) memiliki nilai coefficient sebesar -5.416321 dan nilai probability sebesar 0.0126 (<5%).

Maka dapat disimpulkan penelitian ini H0 ditolak dan Ha diterima, dengan begitu variabel modal (x1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel pendapatan (y) pengusaha tahu di Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah.

Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Nairony Busyro dengan modal menunjukkan bahwa modal memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan, dalam melakukan kegiatan usaha tentu perlu pengeluaran atau biaya baik itu biaya tetap dan biaya kerja.

Sesuai dengan teori yang dimasukkan ke dalam kajian teori oleh peneliti bahwa Ahmad Ibrahim dalam bukunya “Al- lqtisad as-Siasi”

mendefinisikan modal sebagai kekayaan yang menghasilkan suatu hasil yang akan digunakan untu mengasilkan suatu kekayaan lain. Modal dalam

literature Fiqih disebut “Ra’sul Mal” menunjuk pada pengertian uang dan barang. Penggunaan modal besar dalam proses produksi dapat meningkatkan pendapatan yang kan diterima oleh industri dan tenaga kerja begitupun sebaliknya apabila modal yang digunakan oleh pengusaha kecil, maka pendapatan pengusaha tersebut akan kecil. Hal ini berarti semakin banyak barang modal yang digunakan, maka produksi akan meningkat apabila mesin dan peralatan-perlatan lainnya terpenuhi.

2. Pengaruh bahan baku (x2) terhadap pendapatan (y) pengusaha tahu di Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah.

Bahan baku merupakan bahan dasar yang digunakan untuk memproduksi suatu barang. Bahan baku merupakan bagian integral dari produk yang akan dihasilkan.Kegiatan produksi akan berhenti jika bahan baku tidak tersedia ataupun harga bahan baku mengalami kenaikan, sehingga berdampak pada penjualan yang akan diterima pengusaha sehingga berpegaruh dalam pendapatan pengusaha tersebut.

Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa uji t dengan variabel bahan baku (x2) memiliki nilai coefficient sebesar 1.691820 dan nilai probability sebesar 0.0000 (<5%) Maka dapat disimpulkan penelitian ini H0 ditolak dan Ha diterima, dengan begitu variabel bahan baku (x2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel pendapatan (y) pengusaha tahu di Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah.

Hal ini juga sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Hendri Nur Alam, dengan judul pengaruh faktor-faktor produksi terhadap tingkat probabilitas pengrajin batu bata di talang jembe kota palembang dengan hasil bahwa bahan baku berpegaruh positif terhadap pendaptan atau probalitias pengusaha.

Hasil penelitian ini sesuai dengan kajian teori yang telah di masukkan peneliti yaitu Bahan baku merupakan bagian dari integral dari produk yang di hasilkan oleh suatu perusahaan. Setiap perusahaan yang menyelenggarakan kegiatan produksi akan memerlukan persediaan bahan baku. Semakin besar jumlah bahan baku yang dimiliki, maka akan semakin besar pula jumlah produksi yang dihasilkan, sehingga kemungkinan pendapatan yang diterima semakin besar dari hasil penjualan produksi.

3. Pengaruh tenaga kerja (x3) terhadap pendapatan (y) pengusaha tahu di Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah.

Tenaga kerja mempunyai peran penting dalam pengembangan serta pembangunan ekonomi yaitu sebagai faktor produksi aktif untuk mengolah dan mengatur segala bentuk kegiatan produksi. Tenaga kerja merupakan faktor produksi yang sangat penting dan perlu diperhitungkan dengan baik dalam proses produksi.

Tetapi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa uji t dengan variabel tenaga kerja (x3) menunjukkan nilai coefficient sebesar 0.919410

dan nilai probability sebesar 0.1019 (>5%). Maka dapat disimpulkan penelitian ini H0 diterima dan Ha ditolak, dengan begitu variabel tenaga kerja (x2) tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel pendapatan (y) pengusaha tahu di Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah.

Dengan hasil penelitian ini peneliti menarik kesimpulan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pengusaha yaitu diantaranya faktor alat atau mesin yang digunakan adalah alat-alat dan mesin yang canggih dan tenaga kerja yang terbilang rata-rata 2 orang tersebut adalah angka tenaga kerja yang sedikit, maka sewaktu-waktu dapat digantikan perannya oleh pengusaha itu sendiri. Hasil ini juga dibuktikan oleh beberapa responden memilih untuk tidak memiliki tenaga kerja pada usaha produksi tahu tersebut.

Hasil penelitian ini tidak sesuai dengan kajian tori yang dicantumkan oleh peneliti yaitu Tenaga kerja mempunyai peran penting dalam pengembangan serta pembangunan ekonomi yaitu sebagai faktor produksi aktif untuk mengolah dan mengatur segala bentuk kegiatan produksi. Tenaga kerja merupakan faktor produksi yang sangat penting dan perlu diperhitungkan dengan baik dalam proses produksi.

4. Pengaruh modal, bahan baku dan tenaga kerja terhadap pendapatan pengusaha tahu di Desa Puyung kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tenga

Secara simultan ke tiga variabel diatas yaitu modal, bahan baku, dan tenaga kerja terhadap pendapatan berpengaruh secara bersama-sama.

Sebagaimana bahwa modal merupakan faktor awal untuk memulai usaha atau bisa dikatan modal merupakan seluruh dana awal yang digunakan dalam jalannya produksi.

Upah tenaga kerja yang ikut serta dalam proses produksi sebagai balasan jasa dalam menghasilkan produk. Serta pengeluaran setiap bahan baku dalam produksi tahu, semakin besar jumlah bahan baku yang dimliki maka semakin besar pula kemungkinan pendapatan yang diterima dari hasil produksinya.

Hal ini juga dibuktikan dengan hasil analisis regresi yang menunjukkan bahwa tiga variabel yaitu modal, bahan baku, dan tenaga kerja, dari hasil uji staistik f = 0,000000 (<5%) maka secara bersamaan atau keseluruhan variabel modal modal (x1) bahan baku (x2) dan tenaga kerja (x3) berpengaruh signifikan variabel pendapatan (y) pengusaha tahu di Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok tengah.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan antara lain:

1. Modal secara parisal bepengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan. dapat dilihat hasil output eviews pada tabel uji t di atas adalah modal (x1) memiliki nilai coefficient sebesar -5.416321 dan nilai probability sebesar 0.0126 (<5%) maka variabel modal (x1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel pendapatan (y).

2. Bahan baku secara parisal bepengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan. Bahan baku (x2) memiliki nilai coefficient sebesar 1.691820 dan nilai probability sebesar 0.0000 (<5%) maka variabel bahan baku (x2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel pendapatan (y).

3. Tenaga kerja secara parisal tidak bepengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan. Tenaga kerja (x3) memiliki nilai coefficient sebesar 0.919410 dan nilai probability sebesar 0.1019 (>5%) maka variabel tenaga kerja (x3) tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel pendapatan (y) pengusaha tahu di Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah.

4. Modal, bahan baku dan tenaga kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap penapatan pengusaha tahu di Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Hasil tersebut dapat dibuktikan dari output eviews 9 dengan uji f yaitu dimana nilai prob. F

61

satistik sebesar adalah sebesar 0,000000 (<5%) maka H0 ditolak Ha

diterima sehingga secara bersamaan atau keseluruhan variabel modal modal (x1) bahan baku (x2) dan tenaga kerja (x3) berpengaruh signifikan variabel pendapatan (y) pengusaha tahu di Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah.

B. Saran

1. Bagi pengusaha

Poduksi tahu dalam skala rumah tangga di Desa Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah, diharapkan menjaga kelansungan usahanya. Terutama modal yang akan dikeluarkan dan dijalankan semakin banyak modal yang dikeluarkan secara otomatis akan meningkatkan tingkat pendapatan dalam produksi tahu.

Diperlukan juga dengan dukungan ketenagakerjaan serta bahan baku yang menjadi faktor penting yang sangat perlu diperhatikan sebelum menjalankan kegiatan produksi tersebut`sehingga adanya keseimbangan antara pendapatan dari hasil penjualan produksi dan pengeluaran yang akan dikeluarkan dalam kegiatan produksi.

2. Bagi peneliti

Diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini menjadi lebih baik lagi. Karena penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti pada penelitian ini jauh dari kata sempurna.

DAFTAR PUSTAKA

Aris Heru Prastya, Sukses Mengelola Usaha Mikro Kecil Menegah, Jakarta:

Gramedia, 2010.

Dokumen Desa puyung kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok tengah, 2020.

Enan nuriana, Tata Cara Bisnis dalma Mengelola Usaha Kecil, Jakarta : Balai Pustaka, 1996.

Endang Purwanti, Pengaruh Karakteristik Wirausaha, Modal Usaha, Strategi Pemasaran Terhadap Perkembangan UMKM di Desa Kayaan dan Kalilono Salatiga, Jurnal Ekonomi dan Bisni, Vol. 5 No. 9, 2012.

Erwin Fahmi “Pengaruh Modal, Tenaga Kerja dan Produksi Terhadap Tingkat Pendapatan di Home Industri UD.Bagus Bakery Desa Serapuh Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalunggun”. Skripsi, Sekolah Tinggi UIN Sumatera Utara Medan, Medan, 2009.

I Komang Suartawan Dan I B Pubadharmaja “Pengaruh Modal Dan Bahan Baku Terhadap pendapatan Melalui Produksi Pengrajin Patung Kayu Di Kecamatan Sukwati Kabupaten Gianyar” E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, Vol. 6 No 9, September 2017.

Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan program SPSS ,Semarang, Universitas Diponegoro, 2001.

Lincilon Arsya, Ekonomi Pembangunan edisi 5,Yogyakarta:UPP STIM YKPN, 2020.

Masyhuri, Ekonomi Mikro, Malang : UIN Malang Press, 2007.

Modul Ekonometrika Analisis dan pengolahan Data Dengan SPSS dan EVIEWS.

Moneir, Manajemen Pelayanan Umum Di Indonesia, Jakarta: Bumi Aksar, 2015.

Pratama Raharjdja, Teori Ekonomi Mikro (Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitras Indonesia), 2001

Pusat Pengkajian dan Pengembangan Ekonomi Islam UIN Yogyakarta, Ekonomi Islam, Jakarta Rajawali Pres, 2009.

Rosedyadi, Jom Fekon, Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha Industri makanan khas di kota tebing tinggi, Jurnal Online Mahasiswa Vol. 4 No1 Februari, 2017.

Rozalinda, Ekonomi Islam, Depok: Rajawali Perss, 2017.

Rustan Effendi, Produksi Dalam Islam, Yogyakarta: Magistra Insania press, 2003.

Singgih Wibowo, Petunjuk Mendirikan Perusahaan Kecil, Edisi Revisi, Jakarta:

Niaga Swadaya, 2014.

Sohari, Hadist Tematik, Jakarta Diadit Media, 2006.

Sudarsono, Ekonomi Sumber Daya Manusia, Jakarta: 2000.

Sugiono, Metode Penelitian Kuantitatif,Kualitatif dan R&D, Alfabeta CV:

Surabaya, 2016.

Sugiyono Metode Penelitian Manajemen, Bandung Alfabeta 2013.

Sugiyono, Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, dan R&D), Alfabeta: Bandung, 2017.

Sugiyono, Metode Penelitian Kunatitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods),Bandung Alfabeta, 2015.

Sugiyono, Metode Penelitian Manajemen Bandung : Alfabeta, 2016.

UU RI No. 20 Tahun 2008 Tentang UMKM (Usaha Mikro Kecil Dan Menengah) Wibowo Sukirno, Supriadi Dedi, Ekonomi Mikro Islam, Bandung: Pustaka Setia,

2013.

Wiranta Sujarweni, SPSS Untuk Penelitian, Yogyakata: Pustakan Baru Persada, 2013

LAMPIRAN KUESIONER

PENGARUH MODAL, BAHAN BAKU, DAN TENAGA KERJA TERHADAP PENDAPATAN PENGUSAHA TAHU DI DESA PUYUNG KECAMATAN

JONGGAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH.

1. DATA RESPONDEN

Nama :

Usia :

Pendidikan : Nama usaha : Lama Usaha :

1) Kepemilikan Usaha: *Sendiri *Orang Lain 2) Jumlah produksi per bulan ...kg 3) Besarnya modal produksi ...

4) Jumlah tenaga kerja...orang

5) Besarnya pendapatan bersih yang diterima setiap bulan...

6) Besarnya pengeluaran bahan baku tiap bulan...

7) besarnya pendapatan kotor tiap bulan...

2. DATA KUESIONER Petunjuk pengisian kuesioner

Berilah tanda ceklis (√) pada jawaban yang Bapak/Ibu anggap paling tepat dengan petunjuk sebagai berikut:

STS : Sangat Tidak Setuju S : Setuju

TS : Tidak Setuju SS : Sangat Setuju

Modal (X1)

No Pertanyaan Jawaban

STS TS S SS 1 Modal usaha saya bersumber dari modal pribadi

2 Dengan adanya modal kegiatan oprasional perusahaan dapat dijalankan dengan baik

3 Apabila ada tambahan modal usaha akan saya gunakan untuk membeli peralatan yang lebih lengkap

4 Modal tambahan membuat produksi saya lebih meningkat 5 Besarnya modal yang saya miliki mampu memenuhi

kebutuhan produksi

6 Besar kecilnya modal yang saya miliki sangat berpengaruh terhadap produksi dan pendapatan yang akan saya terima

Bahan Baku (X2)

No Pertanyaan Jawaban

STS TS S SS 1 Bahan baku merupakan bagian yang sangat penting untuk

usaha saya

2 Pembelian bahan baku sebanding dengan produksi yang akan dihasilkan

3 Semakin besar bahan baku yang dimiliki maka akan semakin besar juga jumlah produksi yang dihasilkan 4 Harga bahan-bahan untuk melengkapi produksi harus

diperhitungkan dengan baik.

5 Banyak atau sedikit bahan-bahan yang dicampurkan akan mempengaruhi rasa dan harga produk

Tenaga Kerja (X3)

No Pertanyaan Jawaban

STS TS S SS 1 Tidak ada kesulitan untuk mendapatkan tenaga kerja

karena saya memiliki tetangga sebagai karyawan

2 Tenaga kerja yang saya miliki mampu meningkatkan produktivitas

3 Dalam penerimaan tenaga kerja, pendidikan tidak diutamakan

4 Skil tenaga kerja sangat dibutuhkan agar produksi tidak mengalami kemacetan

5 Gaji atau upah yang diberikan sesuai dengan kesepakatan awal

Pendapatan (Y)

No Pertanyaan Jawaban

STS TS S SS 1 Keuntungan yang didapatkan sesuai dengan modal yang

dikeluarkan

2 Keuntungan yang didapatkan dipengaruhi oleh modal, bahan baku, dan tenaga kerja yang dimiliki

3 Keuntungan yang didapatkan digunakan untuk melengkapi peralatan produksi

4 Keuntungan yang didapatkan untuk memberikan upah kepada karyawan

5 Keuntungan yang didapatkan mempengaruhi produksi selanjutnya

6 Keuntungan yang didapatkan di gunakan untuk keperluan lain

GAMBAR

Dokumen terkait