BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Analisis Deskriptif
Penelitian di Dinas sosial, tenaga kerja dan Transmigrasi di kabupaten Gowa berdasarkan struktur pegawai sebanyak 68 orang pegawai negeri sipil akan tetapi jumlah responden yang mengisi lembah koesioner hanya berjumlah 27, maka dalam hal ini peneliti hanya akan meneliti dari apa yang ada pada jawaban ke-27 responden tersebut.
1. Budaya Organisasi
Secara umum, setiap individu dilatar belakangi oleh budaya yang mempengaruhi perilaku mereka. Budaya menuntut individu untuk berperilaku dan memberi petunjuk pada mereka mengenai apa saja yang harus diikuti dan dipelajari. Setiap pegawai memiliki ciri dan karakteristik budaya masing-masing, sehingga tidak tertutup kemungkinan ada karyawan yang menyukai. Tetapi ada juga yang tidak menyukainya, sehingga diperlukan penyatuan persepsi dari seluruh karyawan atas pernyataan budaya organisasi. Peneliti ini menggunakan kategori sangat setuju, setuju, ragu-ragu, tidak setuju dan sangat tidak seturu.
41
Berikut ini merupakan distribusi frekuensi 5 jawaban pertama atas variabel budaya organisasi, yaitu pada tabel 4 berikut ini :
Tabel 4 : Distibusi frekuensi jawaban responden atas variabel Budaya Organisasi
NO Pernyataan
Jawaban
SS S RR TS STS
1
Pimpinan memberikan kepercayaan penuh terhadap bawahannya
10 (37,04%)
17
(62,96%) 0 (0%) 0
(0%) 0(0%)
2
Komunikasi yang terbuka antara pimpinan dan bawahan diterapkan di lingkungan kerja
2 (7,41%)
23 (85,18%)
2 (7,41%)
0
(0%) 0(0%) 3
Pimpinan di instansi, selalu memberi dukungan moril kepada bawahan
15 (55,56%)
12
(44,44%) 0 (0%) 0
(0%) 0 (0%)
4
Jika timbul permasalahan di tempat kerja, selalu
diselesaikan bersama-sama (kerjasama antar pegawai)
17 (62,96%)
10
(37,04%) 0 (0%) 0
(0%) 0 (0%) 5
Selalu dituntut untuk mandiri dalam
menyelesaikan pekerjaan
12 (44,44%)
15
(55,56%) 0 (0%) 0
(0%) 0 (0%) Sumber : Hasil olah Angket No. 1 s/d 5
Pada tabel diatas, keadaan budaya organisasi di Dinas sosial, tenaga kerja dan transmigrasi di kabupaten Gowa dari 27 responden yang diteliti, pernyataan pertama tentang pemberian kepercayaan dari pimpinan, menyatakan sebanyak 10 responden atau 37,04 persen menyatakan kategori sangat setuju dan sebanyak 17 responden atau 62,96 persen menyatakan kategori setuju dan tidak ada responden yang menyatakan kategori ragu-ragu, tidak setuju ataupun sangat tidak setuju.
Pernyataan kedua tentang Komunikasi yang terbuka antara pimpinan dan bawahan diterapkan di lingkungan kerja, menyatakan sebanyak 2 responden atau
42
7,41 persen menyatakan kategori sangat setuju, sebanyak 23 responden atau 85,18 persen menyatakan kategori setuju dan sebanyak 2 responden atau 7,41 persen yang menyatakan kategori ragu-ragu, dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju ataupun sangat tidak setuju.
Pernyataan ketiga tentang Pimpinan di instansi, selalu memberi dukungan moril kepada bawahan, menyatakan sebanyak 15 responden atau 55,56 persen menyatakan kategori sangat setuju dan sebanyak 12 responden atau 44,44 persen menyatakan kategori setuju dan tidak ada responden yang menyatakan kategori ragu-ragu, tidak setuju ataupun sangat tidak setuju.
Pernyataan keempat tentang permasalahan di tempat kerja, selalu diselesaikan bersama-sama (kerjasama antar pegawai), menyatakan sebanyak 17 responden atau 62,96 persen menyatakan kategori sangat setuju dan sebanyak 10 responden atau 37,04 persen menyatakan kategori setuju dan tidak ada responden yang menyatakan kategori ragu-ragu, tidak setuju ataupun sangat tidak setuju.
Pernyataan kelima tentang Selalu dituntut untuk mandiri dalam menyelesaikan pekerjaan, menyatakan sebanyak 12 responden atau 44,44 persen menyatakan kategori sangat setuju dan sebanyak 15 responden atau 55,56 persen menyatakan kategori setuju dan tidak ada responden yang menyatakan kategori ragu-ragu, tidak setuju ataupun sangat tidak setuju.
Tabel selanjutnya akan menampilkan jawaban responden terhadap 5 jawaban terakhir atas variabel Budaya Organisasi. Untuk lebih rinciannya, yaitu ada pada tabel 5 berikut ini :
43
Tabel 5 : Distibusi frekuensi jawaban responden atas variabel Budaya Organisasi N
O Pernyataan
Jawaban
SS S RR TS STS
6
Selalu berbagi informasi pada rekan kerja dalam pelaksanaan pekerjaan
3 (11,11%)
20 (74,08%)
4 (14,81%)
0
(0%) 0(0%)
7
Selalu dituntut untuk berorientasi kepada hasil kerja yang tinggi dalam bekerja
8 (29,63%)
19
(70,37%) 0(0%)
0
(0%) 0(0%)
8
Meyakini kebenaran akan tata nilai dan dampak yang diakibatkan jika melanggarnya
5 (18,52%)
14 (51,85%)
8 (29,63%)
0 (0%)
0 (0%)
9
Percaya bahwa sikap yang baik kepada rekan kerja akan mendukung dalam penyelesaian pekerjaan
9 (33,33%)
17 (62,97%)
1 (3,70%)
0 (0%)
0 (0%)
10
Selalu mengikuti
kegiatan SBO ( Spritual, Budaya dan Olahraga ) yang diselenggarakan
5 (18,52%)
21 (77,78%)
1 (3,70%)
0 (0%)
0 (0%) Sumber : Hasil Olah Angket no 6 s/d 10
Pernyataan pertama tentang berbagi informasi pada rekan kerja dalam pelaksanaan pekerjaan menyatakan sebanyak 3 responden atau 11,11 persen menyatakan kategori sangat setuju, sebanyak 20 responden atau 74,08 persen menyatakan kategori setuju dan sebanyak 4 responden atau 14,81 persen yang menyatakan kategori ragu-ragu, dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju ataupun sangat tidak setuju.
Pernyataan kedua tentang dituntut untuk berorientasi kepada hasil kerja yang tinggi dalam bekerja, menyatakan sebanyak 8 responden atau 29,63 persen
44
menyatakan kategori sangat setuju dan sebanyak 19 responden atau 70,37 persen menyatakan kategori setuju dan tidak ada responden yang menyatakan kategori ragu-ragu, tidak setuju ataupun sangat tidak setuju.
Pernyataan ketiga tentang meyakini kebenaran akan tata nilai dan dampak yang diakibatkan jika melanggarnya, menyatakan sebanyak 5 responden atau 18,52 persen menyatakan kategori sangat setuju, sebanyak 14 responden atau 51,85 persen menyatakan kategori setuju dan sebanyak 8 responden atau 29,63 persen yang menyatakan kategori ragu-ragu, dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju ataupun sangat tidak setuju.
Pernyataan keempat tentang sikap yang baik kepada rekan kerja akan mendukung dalam penyelesaian pekerjaan, menyatakan sebanyak 7 responden atau 25,92 persen menyatakan kategori sangat setuju, sebanyak 17 responden atau 62,97 persen menyatakan kategori setuju dan sebanyak 3 responden atau 11,11 persen yang menyatakan kategori ragu-ragu, dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju ataupun sangat tidak setuju.
Pernyataan kelima tentang sikap yang baik kepada rekan kerja akan mendukung dalam penyelesaian pekerjaan, menyatakan sebanyak 5 responden atau 18,52 persen menyatakan kategori sangat setuju, sebanyak 21 responden atau 77,78 persen menyatakan kategori setuju dan sebanyak 1 responden atau 3,70 persen yang menyatakan kategori ragu-ragu, dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju ataupun sangat tidak setuju.
45
Tingkat budaya organisasi di Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Kabupaten Gowa menunjukkan keadaan baik, dilihat dari jawaban para responden atas pernyataan variabel budaya organisasi. Sehingga dapat dikatakan bahwa secara umum budaya organisasi di Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Kabupaten Gowa dikategorikan baik.
2. Kinerja pegawai
Kinerja mengacu kepada kadar pencapaian tugas-tugas yang membentuk sebuah pekerjaan pegawai. Kinerja merefleksikan seberapa baik pegawai memenuhi persyaratan sebuah pekerjaan. maka dapat dipahami bahwa kinerja adalah kemampuan yang dilakukan untuk mencapai hasil kerja yang diharapkan kearah tercapainya tujuan lembaga atau perusahaan.
Kinerja karyawan merupakan istilah yang berasal dari kata Job Performance atau Actual Performance (prestasi kerja atau prestasi sesungguhnya yang dicapai seseorang), dapat pula diartikan sebagai perbandingan hasil yang dicapai dengan peran serta dengan tenaga kerja per satuan waktu
Untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat kinerja pegawai Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Kabupaten Gowa digunakan distribusi frekuensi dan persentase. Berdasarkan hasil perhitungan distribusi frekuensi dan persentase untuk mengukur tingkat kinerja pegawai Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Kabupaten Gowa dapat dilihat pada 5 jawaban awal terhadap variabel kinerja pegawai yaitu sebagai berikut:
46
Tabel 6 Distribusi frekuensi dan presentase kinerja pegawai Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Kabupaten Gowa.
NO Pernyataan
Jawaban
SS S RR TS STS
1
Mampu meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya manusia
9 (33,33%)
16 (59,27%)
1 (3,70%)
1
(3,70%) 0(0%)
2
Mengembangkan manajemen sumber daya manusia berbasis kompetensi dengan konsisten
5 (18,52%)
19 (70,37%)
3
(11,11%) 0 (0%) 0(0%) 3
Mampu meningkatkan efisiensi penggunaan waktu
8 (29,63%)
10 (37,04%)
6 (22,22%)
3 (11,11%)
0 (0%)
4
mampu menangani kebutuhan pelanggan yang sesuia aspirasi pelanggan
7 (25,92%)
17 (62,97%)
3
(11,11%) 0 (0%)
0 (0%) 5
memiliki daya tangkap terhadap tuntutan perubahan
15 (55,56%)
12
(44,44%) 0 (0%) 0 (0%)
0 (0%) Sumber :Hasil Olah angket Nomor 1/5
Pada tabel diatas, keadaan kinerja pegawai di Dinas sosial, tenaga kerja dan transmigrasi di kabupaten Gowa dari 27 responden yang diteliti, pernyataan pertama tentang meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya manusia, menyatakan sebanyak 9 responden atau 33,33 persen menyatakan kategori sangat setuju, sebanyak 16 responden atau 59,27 persen menyatakan kategori setuju, sebanyak 1 responden 3,70 persen yang menyatakan kategori ragu-ragu, dan sebanyak 1 responden atau 3,70 persen yang tidak setuju dan tidak ada responden yang menyatakan sangat tidak setuju.
47
Pernyataan kedua tentang Mengembangkan manajemen sumber daya manusia berbasis kompetensi dengan konsisten, menyatakan sebanyak 5 responden atau 18,52 persen menyatakan kategori sangat setuju, sebanyak 19 responden atau 70,37 persen menyatakan kategori setuju dan sebanyak 6 responden atau 22,22 persen yang menyatakan kategori ragu-ragu, dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju ataupun sangat tidak setuju.
pernyataan ketiga tentang meningkatkan efisiensi penggunaan waktu, menyatakan sebanyak 8 responden atau 29,63 persen menyatakan kategori sangat setuju, sebanyak 10 responden atau 37,04 persen menyatakan kategori setuju, sebanyak 6 responden 22,22 persen yang menyatakan kategori ragu-ragu, dan sebanyak 3 responden atau 11,11 persen yang tidak setuju dan tidak ada responden yang menyatakan sangat tidak setuju.
Pernyataan keempat tentang menangani kebutuhan pelanggan yang sesuia aspirasi pelanggan, menyatakan sebanyak 7 responden atau 18,52 persen menyatakan kategori sangat setuju, sebanyak 19 responden atau 70,37 persen menyatakan kategori setuju dan sebanyak 6 responden atau 22,22 persen yang menyatakan kategori ragu-ragu, dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju ataupun sangat tidak setuju.
pernyataan kelima tentang memiliki daya tangkap terhadap tuntutan perubahan yang terjadi di lingkungan, menyatakan sebanyak 15 responden atau 55,56 persen menyatakan kategori sangat setuju dan sebanyak 12 responden atau 44,44 persen menyatakan kategori setuju dan tidak ada responden yang
48
menyatakan kategori ragu-ragu, tidak setuju ataupun sangat tidak setuju. Tabel selanjutnya menampilkan jawaban responden atas 5 pernyataan terakhir pada variabel kinerja pegawai. Rinciannya dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini :
Tabel 7 Distribusi frekuensi dan presentase kinerja pegawai Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Kabupaten Gowa.
NO Pernyataan
Jawaban
SS S RR TS STS
6
Dapat beradaptasi terhadap setiap
perubahan yang terjadi
16 (59,26%)
11
(40,74%) 0 (0%) 0 (0%) 0(0%) 7
dapat mencapai target kinerja yang telah ditetapkan konsisten
14 (51,86%)
12 (44,44%)
1
(3,70%) 0 (0%) 0(0%) 8 Mampu mencapai
tujuannya dengan cepat
13 (48,14%)
14
(51,86%) 0 (0%) 0 (0%) 0 (0%)
9
Pengalaman
mendukung pekerjaan yang menjadi tanggung jawab
10 (37,04%)
13 (48,15%)
4
(11,11%) 0 (0%) 0 (0%)
10
Dapat menyelesaikan tugas yang dibebenkan dengan keterampilan yang dimiliki
22 (81,48%)
5
(18,52%) 0 (0%) 0 (0%) 0 (0%) Sumber :Hasil Olah angket Nomor 6 s/d 10
Pernyataan pertama tentang dapat beradaptasi terhadap setiap perubahan yang terjadi, menyatakan sebanyak 16 responden atau 59,26 persen menyatakan kategori sangat setuju dan sebanyak 11 responden atau 40,74 persen menyatakan kategori setuju dan tidak ada responden yang menyatakan kategori ragu-ragu, tidak setuju ataupun sangat tidak setuju.
Pernyataan kedua tentang dapat mencapai target kinerja yang telah ditetapkan, menyatakan sebanyak 14 responden atau 51,86 persen menyatakan
49
kategori sangat setuju, sebanyak 12 responden atau 44,44 persen menyatakan kategori setuju dan sebanyak 1 responden atau 3,70 persen yang menyatakan kategori ragu-ragu, dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju ataupun sangat tidak setuju.
Pernyataan ketiga mampu mencapai tujuannya dengan cepat, menyatakan sebanyak 13 responden atau 48,14 persen menyatakan kategori sangat setuju dan sebanyak 14 responden atau 51,86 persen menyatakan kategori setuju dan tidak ada responden yang menyatakan kategori ragu-ragu, tidak setuju ataupun sangat tidak setuju.
Pernyataan keempat tentang dapat mencapai target kinerja yang telah ditetapkan, menyatakan sebanyak 10 responden atau 37,04 persen menyatakan kategori sangat setuju, sebanyak 13 responden atau 48,15 persen menyatakan kategori setuju dan sebanyak 4 responden atau 11,11 persen yang menyatakan kategori ragu-ragu, dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju ataupun sangat tidak setuju.
Pernyataan kelima mampu mencapai tujuannya dengan cepat, menyatakan sebanyak 22 responden atau 81,41 persen menyatakan kategori sangat setuju dan sebanyak 5 responden atau 18,52 persen menyatakan kategori setuju dan tidak ada responden yang menyatakan kategori ragu-ragu, tidak setuju ataupun sangat tidak setuju.
Hasil analisis dari sejumlah jawaban responden menunjukkan bahwa tingkat kinerja Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Kabupaten Gowa
50
sangat tinggi meskipun ada beberapa jawaban yang kurang memuaskan dari sebagian kecil responden, sehingga dapat dikatakan bahwa secara umum tingkat kinerja dinas sosial, tanaga kerja dan transmigrasi dikabupaten Gowa dikategorikan sangat tinggi.
D. Analisis Statistik Inferensial