• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis deskriptif

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

1. Analisis deskriptif

Analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan hasil belajar dari penggunaan media Aurora 3D Presentation sebagai media pembelajaran yang mencakup seluruh jumlah data, nilai maksimal, nilai minimal, nilai rata-rata dan sebagainya dari pelaksanaan penelitian. Adapun pemaparan hasil belajar siswa sebagai berikut:

a. Analisis Aktivitas Siswa

Hasil analisis terhadap aktivitas belajar siswa merupakan gambaran kegiatan siswa dalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan menggunakan media Aurora 3D Presentation sesuai dengan yang diharapkan, siswa bersemangat dan aktif dalam proses pembelajaran berlangsung. Materi yang disampaikan dengan menggunakan media Aurora 3D Presentation sangat

33

diajarkan. Pada saat proses pembelajaran berlangsung guru memberikan sesi tanya jawab kepada siswa mengenai pokok bahasan materi yang telah di ajarkan, hal ini dilakukan agar guru dapat memastikan bahwa siswa telah memahami materi yang telah diajarkan dengan menggunakan media pembelajaran. Hasil observasi aktivitas belajar siswa dari 30 siswa di kelas VII A Smp Negeri 1 Bontomarannu selama penelitian dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 4.1 Analisis Aktivitas Siswa Pertemuan 1

No Aktivitas Siswa Pertemuan

1

Persentase (%) 1. Siswa yang hadir dalam kegiatan

belajar mengajar.

30 100

2. Siswa yang mengikuti proses kegiatan belajar mengajar hingga selesai.

30 100

3. Siswa yang keluar masuk forum online. 10 33

4. Siswa yang memperhatikan materi. 14 47

5. Siswa mampu menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru tentang materi yang dipelajari.

6 20

6. Siswa yang mengajukan pertanyaan tentang materi pelajaran yang belum dipahami pada saat proses belajar mengajar berlangsung.

5 17

7. Siswa yang mampu menjelaskan konsep yang telah dibuat dengan kalimat dan pemikiran sendiri.

8 27

8. Siswa yang mengerjakan tugas. 30 100

Pertemuan 2

No Aktivitas Siswa Pertemuan

2

Persentase (%) 1. Siswa yang hadir dalam kegiatan

belajar mengajar menggunakan Media Aurora 3D Presentation

30 100

2. Siswa yang mengikuti proses kegiatan belajar mengajar hingga selesai dengan menggunakan Media Aurora 3D Presentation

30 100

3. Siswa yang keluar masuk forum online. 5 17 4. Siswa yang memperhatikan materi

menggunakan Media Aurora 3D Presentation

30 100

5. Siswa mampu menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru tentang materi yang dipelajari menggunakan Media Aurora 3D Presentation

18 60

6. Siswa yang mengajukan pertanyaan tentang materi pelajaran yang belum dipahami pada saat proses belajar mengajar berlangsung dengan menggunakan Media Aurora 3D Presentation

10 33

7. Siswa yang mampu menjelaskan konsep yang telah dibuat dengan kalimat dan pemikiran sendiri.

15 50

8. Siswa yang mengerjakan tugas. 30 100

Grafik 4.1 Hasil Observasi Siswa Selama Proses Pembelajaran Kriteria keberhasilan aktivitas siswa dalam penelitian ini dikatakan efektif apabila minimal 65% siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Berdasarkan tabel 4.1 skor rata-rata pertemuan 1 ialah 55% dan pertemuan 2 ialah 70% maka dapat dikatakan bahwa aktivitas siswa dalam penelitian ini telah berpengaruh. Hal ini dapat dilihat dari persentase siswa yang hadir dalam kegiatan belajar mengajar selama dua pertemuan sebanyak 100%, persentase siswa yang mengikuti proses kegiatan belajar mengajar hingga selesai 100%, siswa yang keluar masuk forum online pada pertemuan pertama 33% dan pertemuan kedua yaitu 17%, siswa yang memperhatikan materi pada pertemuan pertama 47% dan pertemuan kedua yaitu 100%, siswa yang mampu menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru tentang materi yang dipelajari pada pertemuan pertama 20% dan pertemuan kedua yaitu 60%, siswa yang mengajukan pertanyaan tentang materi pelajaran yang belum dipahami pada saat proses belajar mengajar berlangsung pada pertemuan pertama 17% dan pertemuan kedua yaitu 47%, siswa yang mampu menjelaskan konsep

No.1 No.2 No.3 No.4 No. 5 No.6 No.7

35

303 30 3030 30 30

30 25

20

15 15

10 8

6 5 5

0

Pertemuan Pertemuan 5

1 10

14

18

yang telah dibuat dengan kalimat dan pemikiran sendiri pada pertemuan pertama 25% dan pertemuan kedua yaitu 59%, dan siswa yang mengerjakan tugas pada pertemuan pertama dan kedua yaitu 100%

b. Deskripsi Hasil Belajar Siswa Menggunakan Aurora 3D Presentation Pada Mata Pelajaran ilmu pengetahuan alam

1. Hasil Pretest Kelas Eksperimen

Hasil pretest kelas eksperimen pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam dapat dilihat pada tabel berikut

Tabel 4.3 Statistik Skor Hasil Belajar Kelas Eksperimen Sebelum Perlakuan (pre-test)

Statistics Prestest

N Valid 30

Missi Ng

0

Mean 52.87

Median 54.00

Mode 60

Std. Deviation 12.797

Minimum 26

Maximum 86

Sum 1586

Sumber: Data Pretest dan posttest

kelas Eksperimen Berdasarkan tabel hasil pretest dari 30 siswa kelas VII A yang dijadikan sampel penelitian dan belum diberikan perlakuan mengenai aurora 3d presentation, kemudian data yang didapatkan dihitung menggunakan SPSS 26 diperoleh nilai tertinggi

yaitu 86 dan nilai terendah 26, dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 52.87 , standar deviasi sebesar (Sd) 12.797 , nilai tengah (median) 54.00 dan modus 60.

Tabel 4.4 Distribusi Frekuensi pretest Kelas Eksperimen Pre-test Eksperimen

Pretes

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid 26 1 3.3 3.3 3.3

33 2 6.7 6.7 10.0

40 3 10.0 10.0 20.0

45 2 6.7 6.7 26.7

46 2 6.7 6.7 33.3

50 2 6.7 6.7 40.0

53 3 10.0 10.0 50.0

55 5 16.7 16.7 66.7

60 6 20.0 20.0 86.7

66 2 6.7 6.7 93.3

80 1 3.3 3.3 96.7

86 1 3.3 3.3 100.0

Tot Al

30 100.0 100.0

Sumber: Data Oleh Distribusi Frekuensi pretest Kelas Eksperimen Pada tabel diatas menunjukkan bahwa pretest dari 30 siswa kelas VII IPA SMP Negeri 1 Bontomarannu sebagai kelas eksperimen yang mengisi tes sebanyak 30 siswa yang memperoleh skor pada nilai tertinggi 86 sebanyak 1 siswa (3.3%) dan siswa yang memperoleh nilai terendah sebanyak 1 siswa dengan nilai 26 (3.3%), kemudian siswa yang memperoleh nilai 33 sebanyak 3 siswa (6.7%), nilai 40 sebanyak 3 siswa (10.0%), nilai 45 sebanyak 2 siswa (6.7%), nilai 46 sebanyak 2 siswa (6.7%), nilai 50 sebanyak 2 siswa (6.7%), nilai 53 sebanyak 3 siswa (10.0%), nilai 55 sebanyak 5 siswa (16.7%),nilai 60

sebanyak 6 siswa (20.0), nilai 66 sebanyak 2 siswa (6.7%), dan nilai 80 sebanyak 1 siswa (3.3%).

2) Hasil Post Test Kelas Eksperimen

Hasil belajar post-test diperoleh setelah siswa diberikan perlakuan (treatment) yang sebelumnya hasil belajar pretest telah dihitung dalam kelas eksperimen. Hasil post-test kelas eksperimen dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.5 Statistik Skor Hasil Belajar Kelas Eksperimen Sesudah Perlakuan (post-test)

Statistic

s

posttest

N Valid 30

Missi n g

0

Mean 84.47

Median 86.00

Mode 80a

Std. Deviation 9.073

Minimum 65

Maximum 100

Sum 2534

Sumber: Data Pretest dan postes

Kelas Eksperimen Berdasarkan tabel 4.3 hasil post-test dari 30 siswa kelas VII A yang dijadikan sampel penelitian dan setelah diberikan perlakuan (treatment) mengenai Aurora 3D Presentation, kemudian data yang didapatkan dihitung menggunakan SPSS 26 diperoleh data sampel

yang valid berjumlah 30 dengan nilai tertinggi yaitu 100 dan nilai terendah 65 dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 84.47, standar deviasi sebesar (Sd)

9.073, nilai tengah (median) 86 dan modus 80 pada pelajaran ilmu pengetahuan alam.

Tabel 4.6 Distribusi Frekuensi post-test Kelas Eksperimen

Sumber: Data Oleh Distribusi Frekuensi post-test Kelas Eksperimen Pada tabel diatas menunjukkan bahwa post-test dari 30 siswa kelas VII A ilmu pengetahuan alam SMP Negeri 1 Bontomarannu sebagai kelas eksperimen yang mengisi tes sebanyak 30 siswa yang memperoleh skor pada nilai tertinggi 100 sebanyak 3 siswa (10.0%), siswa yang memperoleh nilai terendah sebanyak 1 siswa dengan nilai 65 (3.3%), kemudian siswa yang memperoleh nilai 66 sebanyak 1 siswa (3.3%), nilai 75 sebanyak 4 siswa (13.3%), nilai 80 sebanyak 7 siswa (23.3%), nilai 85 sebanyak 1 siswa

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid 65 1 3.3 3.3 3.3

66 1 3.3 3.3 6.7

75 4 13.3 13.3 20.0

80 7 23.3 23.3 43.3

85 1 3.3 3.3 46.7

86 7 23.3 23.3 70.0

90 2 6.7 6.7 76.7

93 2 6.7 6.7 83.3

95 2 6.7 6.7 90.0

100 3 10.0 10.0 100.0

Total 30 100.0 100.0

(3.3%), nilai 86 sebanyak 7 siswa (23.3%), nilai 90 sebanyak 2 siswa (6.7%), nilai 93 sebanyak 2 siswa (6.7%), nilai 95 sebanyak 2 siswa (6.7%).

Berdasarkan hasil pre-test dan post-tes dari kelas eksperimen pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam mengalami peningkatan setelah diberikan perlakuan menggunakan media pembelajaran Aurora 3D Presentation. Hal ini menunjukkan bahwa siswa memperoleh pengetahuan baru mengenai materi yang diajarkan setelah diberikan perlakuan. Berikut tabel perbandingan pretest dan posttest:

Tabel 4.7 Perbandingan Data Pre-test dan Post-test Kelas Eksperimen

Statistik Eksperimen

Pre-tes Post-tes

N 30 30

Nilai Minimum 26 65

Nilai Maksimum 86 100

Mean 52.87 84.47

Modus 60 80

Sd 12.797 9.073

Sumber: Data Pretest dan postes

Kelas Eksperimen Berdasarkan tabel di atas menunjukkan perbandingan antara post-test dan pre-test, dengan N=jumlah siswa keduanya sebanyak 30 orang, nilai tertinggi pre-test 86 dan nilai

terendah 26, dengan rata-rata 52.87, modus 60 dan (Sd) sebesar 12.797, sedangkan nilai tertinggi post-test 100 dan nilai terendah 65, dengan rata-rata 84.47, modus 80, dan (Sd) sebesar 9.073. hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai post-test lebih tinggi dibandingkan nilai pre- test.

2. Analisis statistik inferensial

Analisis statistic inferensial digunakan untuk menguji hipoteis yang telah dipaparkan pada bab III. Perhitungan dalam penelitian ini menggunakan aplikasi Statistic For Social Science (SPSS) versi 2.6.

Sebelum analisis statistic inferensial dilakukan uji normalitas, uji homogenitas sebagai syarat untuk melakukan uji-t.

Tabel 4.8 Ringkasan Uji Normalitas Test of Normality

Kelas Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk

Statistic Df Sig. Statistic Df Sig.

hasil pretest .155 30 .063 .959 30 .298

Postte St

.133 30 .186 .956 30 .243

a. Lilliefors Significance Correction

a. Uji Normalitas

Uji normalitas digunakan untuk mengetahui data yang diperoleh dari hasil pre-test dan post-test pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam kelas VII a berdistribusi normal atau tidak. Kenormalan data pada uji normalitas adalah jika

sig > 0,05 maka normal dan jika sig < 0,05 dapat dikatakan tidak normal. Hasil dari perhitungan yang telah dilakukan dapat dilihat pada tabel berikut:

Berdasarkan tabel diatas,. Hasil dari uji normalitas diketahui signifikan karena ketentuan terhadap Kolmogorov-Smirnov Test adalah sig>0,05 yang diperoleh dari data pretest dan posttest kelas eksperimen sehingga dapat disimpulkan bahwa data tersebut berdistribusi normal.

b. Uji Homogenitas

Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui tingkat kesamaan varians antara dua kelompok yaitu kelompok pre-test dan post-test. Adapun pengambilan keputusan yaitu jika probabilitas >0.05 maka varian dikatakan homogen. Hasil uji homogenitas dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.8 Ringkasan Hasil Uji Homogenitas dengan Teknik Test Homogenitas of Variance Test of Homogeneity of Variances

Levene Statistic

df1 df2 Sig.

Hasi l

Based on Mean 1.442 1 58 .235

Based on Median 1.498 1 58 .226

Based on Median and with adjusted df

1.498 1 50.842 .227

Based on trimmed mean 1.587 1 58 .213

c. Uji Hipotesis

Analisis uji hipotesis digunakan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Aurora 3D Presentation terhadap hasil belajar siswa kelas VII A mata pelajaran ilmu pengetahuan alam. Perhitungan menggunakan uji t dengan kriteria pengujian yaitu penelitian dinyatakan signifikan apabila thitung > ttabel pada taraf signifikan 5% dan nilai p <0,05.

Tabel 4.9 Ringkasan Uji Paired Sample T Test

Paired Samples Test

Paired Differences T df Sig. (2-

tailed) Mean Std. Std. 95% Confidence

Deviatio

n Error Interval of the Mean Difference

Lower Upper Pair

Pre- Test

1 Eksp -

32.000

- 36.918 Post-

Test

12.170 2.404 -27.082 -13.308 29 .000

Berdasarkan tabel diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata pada sampel dengan dua data yaitu data pre-test dan post-test pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam. Berikut tabel untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Aurora 3D Presentation terhadap hasil belajar siswa.

Tabel 4.10 Ringkasan Uji Paired Sample Statistic Paired Samples Statistics

Pair Mean N Std. Std. T Table t

1 Deviation Error hitung

Mean

Pretest 52.83 30 13.110 2.394 -13.308 1,70113 Pos-test 84.83 30 9.143 1.669

Berdasarkan tabel diatas, diperoleh rata-rata pre-test kelas eksperimen sebesar 52.87 dan rata-rata post-test sebesar 84.83 sehingga mengalami peningkatan sebesar 4.04. Didapatkan juga Thitung >Ttabel pada taraf signifikan 5%

dan mempunyai nilai p < 0,05. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest mata pelajaran ilmu pengetahuan alam pada kelas eksperimen setelah diberi perlakuan yang berbeda.

B. Pembahasan Hasil Penelitian

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di SMP Negeri 1 Bontomarannu kelas VII mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan Aurora 3D Presentation sebagai media pembelajaran. Dari hasil analisis terlihat pengaruh penggunaan Aurora 3D Presentation terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, Pada pre-test kelas eksperimen siswa diberikan pembelajaran dengan metode konvensional lalu diberikan soal pre-test guna mengetahui hasil evaluasi belajar. Kemudian siswa diberikan perlakuan dengan pembelajaran menggunakan Aurora 3D Presentation dan selanjutnya diberikan posttest sebagai evaluasi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.

Hasil pre-test dan post-test di isi oleh 30 siswa kelas VII A dengan 20 butir soal pilihan ganda yang telah terlampir. Hasil post- tes untuk kelas eksperimen diperoleh dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 84.83 sedangkan nilai pre-test kelas

eksperimen sebesar 52.83 dengan nilai pretest tertinggi (maximum) sebesar 86 dan nilai terendah (minimum) sebesar 26 sedangkan nilai post-test tertinggi sebesar 100 dan nilai terendah sebesar 65. Dengan demikian post-test kelas eksperimen memiliki hasil yang lebih tinggi daripada pre-test yang dalam pembelajaran menggunakan pendekatan konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada tingkat pengetahuan saat sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hasil pre-test dan post-test keduanya berdistribusi normal hal ini diketahui setelah melakukan uji normalitas yang merupakan salah satu prasyarat sebelum melakukan uji hipotesis. Data pre-test dan post-test telah terdistribusi dengan normal karena nilai p > a = 0,05. Pengaruh dan efektifitas dari penggunaan Aurora 3D Presentation pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam SMP Negeri 1 Bontomarannu telah dibuktikan pada hasil analisis inferensial. Hal ini ditunjukkan melalui uji hipotesis -1,70113 dibuktikan dengan analisis statistik yang menyatakan bahwa nilai Sig < a yaitu 0,000 < 0,05 dan thitung > ttabel. Hal ini menunjukkan bahwa thitung > ttabel. Dari hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa penggunaan Aurora 3D Presentation yang telah dilaksanakan pada kelas VII A memperoleh respon positif dari siswa, memiliki pengaruh pada hasil belajar siswa dan terbukti lebih efektif digunakan dalam pembelajaran. Pengaruh dalam hasil belajar telah dibuktikan dengan meningkatnya nilai hasil belajar siswa secara signifikan.

Berdasarkan hasil analisis hasil belajar dan analisis statistic inferensial hipotesis dari penelitian ini telah terjawab yakni Hipotesis diterima yaitu: terdapat

pengaruh terhadap hasil belajar siswa setelah diterapkannya Aurora 3D pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam yang telah dibuktikan dengan serangkaian hasil analisis data. Hal ini menunjukan pelaksanaan penelitian sesuai dengan yang direncanakan. Namun, hal itu tidak terlepas dari adanya kendala yang dihadapi selama proses penelitian berlangsung, salah satunya dengan adanya pandemi Covid-19.

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan mengenai pengaruh penggunaan media Aurora 3D Presentation terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan alam kelas VII SMP Negeri 1 Bontomarannu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Aurora 3D Presentation memiliki pengaruh pada hasil belajar siswa kelas VII A mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Hal tersebut dapat dilihat dari perbedaan yang signifikan dari hasil belajar karena penggunaan hasil belajar yang berbeda.

B. Saran

Berdasarkan simpulan pada penelitian ini maka peneliti menyarankan:

1. Guru dapat menggunakan media Aurora 3D Presentation dalam proses pembelajaran dan dapat menjadikan alternatif media pembelajaran pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam

2. Setiap media pembelajaran memiliki kekurangan dan kelebihan masing- masing oleh karena itu diharapkan bagi guru mampu memilih media pembelajaran yang sesuai dengan kondisi pembelajaran saat ini.

47

DAFTAR PUSTAKA

Alwi, Hasan, dkk. 2005. Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Balai Pustaka.

Arsyad, Azhar. 2017. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.

Jakarta: Rineka Cipta.

Babadu, Zain. 2001. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan

Djumhanam, N. 2009. Pembelajaran Ipa. Jakarta: Ikhlas Beramal.

Hadi, Sutrisno. 2015. Statistika. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Hugiono. Poerwantana. 2000. Pengantar Ilmu Sejarah. Jakarta: PT Bina Aksara.

Karwono. Heni, Mularsih. 2017. Belajar dan Pembelajaran serta Pemanfaatan Sumber Belajar. Depok: PT Raja Grafindo Persada

Louis, Gottschalk. 2000. Mengerti Sejarah. Depok: Universitas Indonesia.

Marfu’ah, 17 oktober 2017. Media pembelajaran 3d dengan aurora 3d presentation,(online).(http://wongblawongtp.blogspot.com)

Puspita, F. R. (2019) Penerapan Media Pembelajaran Aurora 3D Presentation untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Sub Kompetensi penataan

hairpiece di SMKN 6 Surabaya. (Online)

(https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/ di akses 3 september 2020).

Rakhmawati. 2013. 3D Aurora Presentation 2012 Sebagai Media Berbasis Multimedia Interaktif Untuk Pembelajaran Bahasa Arab Di MTs Negeri Bobotsari. Yogyakarta: Pendidikan Bahasa Arab. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Universitas Islam Negeri Kalijaga.

Riyanto, dkk .2019. Penerapan media Aurora 3D untuk meningkatkan hasil belajar kognitif mahasiswa biologi IKIP Budi Utomo Malang . (Online) (http://ejurnal.budiutomomalang.ac.id/diakses 3 september 2020)

Rustaman, N. 2011. Materi Dan Pembelajaran IPA. Jakarta.

Sanjaya, Wina. 2012. Media Komunikasi Pembelajaran. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.

Sari, Samawi. 2014. Pengaruh Penggunaan Media animasi Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Slow Learner.

Sari, 2012, Pengaruh Media Pembelajaran Aurora 3D Presentation Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas x Apk Pada pelajaran Kearsipan di Smk Negeri Mojoagung

Syafriani, Susilawati, dkk. Penerapan Media Pembelajaran Hidrokarbon Berbasis Aurora 3D Presentation Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik di Kelas X1 Mipa Sma 1 kampar

Sudijono, Anas. 2011. Evaluasi Pendidikan. Jakarta; Raja Grafindo Persada

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian & Pengembangan. Bandung: Alfabeta.

Sumarsono, Sianturi. 2019. Peluang Media Interaktif dalam Menunjang

Efektivitas Pembelajaran Tematik Tematik di Sekolah Dasar, (Online), Vol.6, No.2. (https://www.ejurnal.ikippgribojonegoro.ac.id/, diakses 29 januari 2020).

Suryani, Setiawan, dkk. 2018. Media Pembelajaran Inovatif dan Pengembanganya. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Triwiyanto, 2015. Pengantar Pendidikan, Jakarta: PT Bumi Aksara

Sudiratna, 2018. Media Pembelajaran Perakitan Komputer Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar Untuk Peserta Didik Kelas X Multimedia SMK Negeri 1 Godean. (skripsi). Yogyakarta : Universitas Negeri Yogyakarta.

.

L

A

M

P

I

R

A

N

SOAL TES POSTTEST

0

SOAL TES PRETEST

INSTRUMEN AKATIVITAS SISWA

Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Bontomarannu Kelas/Semester : VII/I

Mata Pelajaran : Ilmu pengetahuan alam Pertemuan : Satu dan dua

Hari/tanggal :

Petunjuk Pengisian

Amatilah hal-hal yang menyangkut aktivitas siswa selama proses

pembelajaran berlangsung, kemudian isilah lembar observasi/pengamatan dengan prosedur sebagai berikut:

1. Pengamatan dilakukan terhadap aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung mulai dari kegiatan awal sampai kegiatan akhir pembelajaran.

2. Berilah tanda( ) pada kolom yang sesuai, menyangkut aktivitas siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar.

Aspek yang diamati

No. Nama 1 2 3 4 5 6 7 8

1. AIDIL ANANDA PUTRA RAMADHAN

2. AKBAR SAPUTRA 3. ANDIKA

4. ASDAR 5. DEDE

6. DEVA KARNIA 7. DEVI KARNIA 8. FADIL HABIBI

9. FHATIR ALMUHAJIR 10. FIRRZGI WALFAUZAN

ISMAIL

11. JIHAN PAHIRA

12. JOHANDI DEVANDRA 13. M.SYAHRUL SAPUTRA 14. MARIA BAREK

LOHLING

15. MUH FADIL NUR ADNAN

16. MUH RAYHAN PRADINATA 17. MUH CHAIDIR 18. MUH FADHIL M 19. MUHAMMAD JULIAN

KHARIANY

20. NAUFAL JASIR NUR 21. NUR SAVIRA INDAH

SARI

22. NUR SUCI AMELIA 23. NUR SUCI

RAHMADANY 24. PUTRI ANDIRA 25. RASTI ANANDA 26. RINDI AINI 27. SEPTYA SUCI

RAMADHANI

28. TRIANGGA SAPUTRA 29. UTHI KUSUMAWATI 30. WINDA

Keterangan aspek yang diamati:

1. Siswa yang hadir dalam kegiatan belajar mengajar.

2. Siswa yang mengikuti proses kegiatan belajar mengajar hingga selesai.

3. Siswa yang keluar masuk forum online 4. Siswa yang memperhatikan materi.

5. Siswa mampu menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru tentang materi yang dipelajari.

6. Siswa yang mengajukan pertanyaan tentang materi pelajaran yang belum dipahami pada saat proses belajar mengajar berlangsung.

7. Siswa yang mampu menjelaskan konsep yang telah dibuat dengan kalimat dan pemikiran sendiri.

8. Siswa yang mengerjakan tugas.

RAMADHAN

2. AKBAR SAPUTRA √ √ √ √ √ √

3. ANDIKA √ √ √ √

4. ASDAR √ √ √ √

5. DEDE √ √ √ √

6. DEVA KARNIA √ √ √ √

7. DEVI KARNIA √ √ √ √

8. FADIL HABIBI √ √ √ √ √ √

9. FHATIR ALMUHAJIR √ √ √ √ √ √

10. FIRRZGI WALFAUZAN ISMAIL

√ √ √ √

11. JIHAN PAHIRA √ √ √ √

12. JOHANDI DEVANDRA √ √ √ √

13. M.SYAHRUL SAPUTRA √ √ √ √ √

14. MARIA BAREK LOHLING

√ √ √ √

15. MUH FADIL NUR ADNAN

√ √ √ √ √ √

16. MUH RAYHAN PRADINATA

√ √ √ √ √

17. MUH CHAIDIR √ √ √ √ √

18. MUH FADHIL M √ √ √ √ √

19. MUHAMMAD JULIAN KHARIANY

√ √ √ √

20. NAUFAL JASIR NUR √ √ √

21. NUR SAVIRA INDAH SARI

√ √ √

22. NUR SUCI AMELIA √ √ √ √ √

23. NUR SUCI RAHMADANY

√ √ √ √ √ √

24. PUTRI ANDIRA √ √ √ √ √ √

25. RASTI ANANDA √ √ √

26. RINDI AINI √ √ √

27. SEPTYA SUCI RAMADHANI

√ √ √ √

28. TRIANGGA SAPUTRA √ √ √ √ √

29. UTHI KUSUMAWATI √ √ √

30. WINDA √ √ √

No. Nama 1 2 3 4 5 6 7 8 1. AIDIL ANANDA

PUTRA RAMADHAN

√ √ √ √

2. AKBAR SAPUTRA √ √ √ √ √ √

3. ANDIKA √ √ √ √ √ √

4. ASDAR √ √ √ √ √ √

5. DEDE √ √ √ √ √ √

6. DEVA KARNIA √ √ √ √ √

7. DEVI KARNIA √ √ √ √ √

8. FADIL HABIBI √ √ √ √ √

9. FHATIR ALMUHAJIR √ √ √ √ √ √

10. FIRRZGI WALFAUZAN ISMAIL

√ √ √ √

11. JIHAN PAHIRA √ √ √ √ √

12. JOHANDI DEVANDRA √ √ √ √ √ √

13. M.SYAHRUL SAPUTRA √ √ √ √ √ √

14. MARIA BAREK LOHLING √ √ √ √ √

15. MUH FADIL NUR ADNAN √ √ √ √ √ √

16. MUH RAYHAN PRADINATA

√ √ √ √ √

17. MUH CHAIDIR √ √ √ √ √ √

18. MUH FADHIL M √ √ √ √ √ √

19. MUHAMMAD JULIAN KHARIANY

√ √ √ √ √ √

20. NAUFAL JASIR NUR √ √ √ √ √ √

21. NUR SAVIRA INDAH SARI

√ √ √ √ √ √

22. NUR SUCI AMELIA √ √ √ √ √ √

23. NUR SUCI RAHMADANY √ √ √ √ √ √

24. PUTRI ANDIRA √ √ √ √ √

25. RASTI ANANDA √ √ √ √ √ √

26. RINDI AINI √ √ √ √ √

27. SEPTYA SUCI √ √ √ √ √ √

RAMADHANI

28. TRIANGGA SAPUTRA √ √ √ √ √ √

29. UTHI KUSUMAWATI √ √ √ √ √ √

30. WINDA √ √ √ √ √ √

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) DARING (DALAM JARINGAN)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Bontomarannu

Mata Pelajaran : IPA

Kelas/ Semester : VII/ 1

Materi pokok : Klasifikasi Makhluk Hidup Alokasi waktu : 2 x 40 menit

1. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat mengenal Klasifikasi makhluk hidup 2. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran

A. Kegiatan Pendahuluan

Guru membuka pembelajaran dengan salam, ucapan syukur dan mengawali pembelajaran dengan kalimat motivasi dan memberikan beberapa contoh Klasifikasi makhluk hidup (lewat aplikasi zoom) B. Kegiatan Inti

1. Guru menjelaskan materi Klasifikasi mahluk hidup (melalui video singkat yang sudah dibuat sebelum pembelajaran, berisi : salam, memberikan semangat dan tayangan gambar kelompok makhluk hidup sejenis yang dipahami siswa ) 2. Siswa memperhatikan tayangan video bagaimana cara

mengenal Klasifikasi makhluk hidup ((lewat WA Grup kelas)

3. Guru melakukan tanya jawab secara kelompok tentang persiapan alat-bahan yang disiapkan praktek pengenalan pengelompokan makhluk hidup (via WA Konferen kelompok) 4. Guru membimbing siswa untuk mencoba praktek

penggelompokan makhluk hidup dari gambar yang disediakan guru (lewat WA Grup kelas)

5. Guru menerima pertanyaan siswa bila siswa belum jelas (lewat WA Grup kelas secara konferensi bergiliran sesuai kelompok)

6. Guru menjawab pertanyaan siswa (lewat WA Grup kelas) 7. Guru memantau siswa belajar di rumah dengan mengecek siswa

yang online

8. Guru membuat pertanyaan yang dikirim lewat WA yaitu: Soal :

1. Lakukanlah penggelompokan makhluk hidup yang ada di LKS

di rumah saja ?

2. Bagaimana cara pengenalan menggelompokan makhluk hidup yang baik ?

9. Siswa mengerjakan tugas di rumah (di tulis di buku kemudian difoto)

10. Siswa mengirim jawaban melalui WA japri sesuai waktu penyelesaian tugas

C. Kegiatan Penutup

1. Guru memberi reward kepada siswa yang sudah mengirim tugas(lewat WA)

2. Guru dan siswa menyimpulkan materi sajian 3. Guru menutup pembelajaran

4. Guru mengirim hasil pantauan pembelajaran DARING (lewat WA)

3. Alat dan bahan : Laptop, Hp android, buku referensi siswa, buku tulis siswa, alat peraga contoh kelomppk makhluk hidup

4. Metode : DARING (Dalam Jaringan via WA karena sudah familiar dengan anak-anak)

5. Penilaian/ Assesment : 1. Sikap (disiplin, cermat dan teliti mengerjakan tugas di rumah)

2. Pengetahuan (jawaban soal yang dikirim siswa)

Gowa, 13 Juli 2020 Mengetahui

Kepala Sekolah Nurdin Palalang, S.pd, M.Si

Guru Mata Pelajaran

St.Hadijah, S.Pd.,M.Pd

Dokumen terkait