Ha 5 Ukuran Asset Bank (SIZE) memiliki pengaruh terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR)
4.2.4 Pembahasan Model Regresi Linear
4.2.4.2 Analisis Regresi Berganda
random dibandingkan dengan Chi-Sq tabel dan perbandingan nilai probabilitas. Ho ditolak jika nilai probabilitas cross-section random kurang dari α = 5% atau nilai Chi-Sq Statistic pada cross-section random lebih dari Chi-Sq tabel.
Tabel menunjukkan bahwa nilai probabilitas cross-section random adalah 0,0000 yang berarti nilai ini kurang dari 0,05 (0,0000 < 0,05) yang berarti Ho ditolak. Simpulan ini diperkuat dengan perbandingan nilai Chi-Sq Statistic pada cross-section random sebesar 53,672063 yang lebih besar dari Chi-Sq tabel yakni sebesar 11,070 (didapat dari tabel Chi-Square Distribution dengan degree of freedom sebesar 5 dan area in upper tail sebesar 0,05).
Dengan hasil Ho ditolak maka kesimpulan akhir mengenai model regresi yang digunakan dalam model penelitian ini adalah model fixed effect.
model regresi dalam pembahasan 4.2.4.1. Berikut ini merupakan hasil pengujian regresi dengan menggunakan metode fixed effect.
Tabel 4.16
Hasil Uji Regresi Model Fixed Effect sebelum Auto-Regression
Dependent Variable: CAR?
Method: Pooled Least Squares Date: 08/31/13 Time: 20:15 Sample: 2005 2012
Included observations: 8 Cross-sections included: 18
Total pool (unbalanced) observations: 137
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
C 6.260234 1.048096 5.972959 0.0000
NPL? -0.005647 0.009599 -0.588293 0.5575
RISK? 0.705184 0.082660 8.531141 0.0000
GWM? 0.006001 0.005919 1.013863 0.3128
NIM? -0.010939 0.018016 -0.607160 0.5450
SIZE? -0.236512 0.044485 -5.316680 0.0000
Fixed Effects (Cross) C model C per bank _AGRO--C -0.060388 6.260234 6,19985
_BCA--C -0.245979 6.260234 6,01426 _BNI--C 0.772632 6.260234 7,03287 _BRI--C 0.343889 6.260234 6,60412 _PANIN--C 0.256256 6.260234 6,51649 _BNP--C -1.117191 6.260234 5,14304 _MANDIRI--C 1.144828 6.260234 7,40506 _DANAMON--C 0.445538 6.260234 6,70577 _BUMIPUTERA--C -0.042947 6.260234 6,21729 _NIAGA--C 0.461625 6.260234 6,72186 _NISP--C -0.399866 6.260234 5,86037 _KESAWAN--C -0.564399 6.260234 5,69584 _MEGA--C 0.275383 6.260234 6,53562 _SWADESI--C -0.082068 6.260234 6,17817 _AG--C -0.635938 6.260234 5,62430 _PERMATA--C -0.321223 6.260234 5,93901 _MAYAPADA--C -0.335257 6.260234 5,92498
_BII--C 0.364309 6.260234 6,62454
Sumber : Hasil olahan penulis
Tabel 4.17
Hasil Uji Regresi Model Fixed Effect setelah Auto-Regression
Dependent Variable: CAR?
Method: Pooled Least Squares Date: 10/30/13 Time: 16:38 Sample (adjusted): 2006 2012
Included observations: 7 after adjustments Cross-sections included: 18
Total pool (unbalanced) observations: 117 Convergence achieved after 11 iterations
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
C 6.339448 1.499355 4.228116 0.0001
NPL? 0.005966 0.011914 0.500747 0.6177
RISK? 0.568893 0.099551 5.714578 0.0000
GWM? 0.000187 0.005913 0.031579 0.9749
NIM? 0.002586 0.019364 0.133569 0.8940
SIZE? -0.224335 0.061678 -3.637185 0.0005
AR(1) 0.281780 0.097582 2.887608 0.0048
Fixed Effects (Cross)
C- Model C- per Bank _AGRO--C -0.131440 6.339448 6,208008
_BCA--C -0.131559 6.339448 6,207889 _BNI--C 0.689665 6.339448 7,029113 _BRI--C 0.351131 6.339448 6,690579 _PANIN--C 0.295148 6.339448 6,634596 _BNP--C -0.930309 6.339448 5,409139 _MANDIRI--C 0.956622 6.339448 7,296070 _DANAMON--C 0.351059 6.339448 6,690507 _BUMIPUTERA--C -0.184176 6.339448 6,155272 _NIAGA--C 0.383726 6.339448 6,723174 _NISP--C -0.285029 6.339448 6,054419 _KESAWAN--C -0.708412 6.339448 5,631036 _MEGA--C 0.269273 6.339448 6,608721 _SWADESI--C -0.072032 6.339448 6,267416 _AG--C -0.530564 6.339448 5,808884 _PERMATA--C -0.217308 6.339448 6,122140 _MAYAPADA--C -0.266564 6.339448 6,072884 _BII--C 0.285145 6.339448 6,624593 Sumber : Hasil olahan penulis
Berdasarkan tabel hasil regresi setelah auto-regression diatas maka diperoleh model persamaan regresi sebagai berikut:
CAR = 6,339448 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Merujuk pada persamaan linear berganda diatas bisa dibentuk interpretasi sebagai berikut:
a. Koefisien konstanta sebesar 6,339448 hal memiliki makna jika variabel NPL (Non Performing Loans), RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM (Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) bernilai konstan, maka nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) perusahaan perbankan pada tahun pengamatan 2005-2012 akan mengalami kenaikan sebesar 6,339448 satuan.
b. Koefisien regresi yang ditunjukkan oleh NPL selama tahun 2005-2012 dalam pengamatan senilai 0,005966. Hal tersebut memiliki makna yaitu jika variabel NPL mengalami kenaikan sebanyak satu satuan sementara faktor lain dianggap tetap, maka akan mengakibatkan kenaikan nilai CAR sebesar 0,005966 satuan selama periode pengamatan.
c. Koefisien regresi yang dimiliki oleh RISK selama tahun 2005- 2012 dalam pengamatan senilai 0,568893. Walaupun secara statistik bernilai positif namun dalam analisisnya berlaku hal yang berbanding terbalik. Hal tersebut memiliki makna yaitu jika variabel RISK mengalami kenaikan sebanyak satu satuan
sementara faktor lain dianggap tetap, maka akan mengakibatkan penurunan nilai CAR sebesar 0,568893 satuan selama periode pengamatan.
d. Koefisien regresi yang dimiliki oleh GWM selama tahun 2005- 2012 dalam pengamatan senilai 0,000187. Hal tersebut memiliki makna yaitu jika variabel GWM mengalami kenaikan sebanyak satu satuan sementara faktor lain dianggap tetap, maka akan mengakibatkan kenaikan nilai CAR sebesar 0,000187 satuan selama periode pengamatan.
e. Koefisien regresi yang dimiliki oleh NIM selama tahun 2005- 2012 dalam pengamatan senilai 0,002586. Hal tersebut memiliki makna yaitu jika variabel NIM mengalami kenaikan sebanyak satu satuan sementara faktor lain dianggap tetap, maka akan mengakibatkan kenaikan nilai CAR sebesar 0,002586 satuan selama periode pengamatan.
f. Koefisien regresi yang dimiliki oleh SIZE selama tahun 2005- 2012 dalam pengamatan senilai 0,224335. Hal tersebut memiliki makna yaitu jika variabel SIZE mengalami kenaikan sebanyak satu satuan sementara faktor lain dianggap tetap, maka akan mengakibatkan penurunan nilai CAR sebesar 0,224335 satuan selama periode pengamatan.
Dengan menggunakan model fixed effect maka dalam penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan pada masing-masing objek penelitian, bahkan satu objek pada suatu waktu akan sangat
berbeda dengan kondisi objek tersebut pada waktu yang lain.
Berdasarkan hal tersebut, berikut ini akan dijelaskan interpretasi dari persamaan regresi linier berganda pada masing-masing objek penelitian.
1. CAR_AGRO = 6,208008 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Interpretasi dari persamaan regresi PT BRI Agro Tbk. di atas adalah jika variabel NPL (Non Performing Loans), RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM (Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) terjadi perubahan sebesar 1 satuan, maka PT BRI Agro Tbk. akan mendapatkan pengaruh individu pada nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 6,208008 yang merupakan hasil penjumlahan dari konstanta dan efek individu per bank pada sampel penelitian.
2. CAR_BCA = 6,207889 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Interpretasi dari persamaan regresi PT Bank Central Asia Tbk. di atas adalah jika variabel NPL (Non Performing Loans), RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM (Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) terjadi perubahan sebesar 1 satuan, maka PT Bank Central Asia Tbk.
akan mendapatkan pengaruh individu pada nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 6,207889 yang merupakan hasil
penjumlahan dari konstanta dan efek individu per bank pada sampel penelitian.
3. CAR_BNI = 7,029113 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Interpretasi dari persamaan regresi PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. di atas adalah jika variabel NPL (Non Performing Loans), RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM (Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) terjadi perubahan sebesar 1 satuan, maka PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. akan mendapatkan pengaruh individu pada nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 7,029113 yang merupakan hasil penjumlahan dari konstanta dan efek individu per bank pada sampel penelitian.
4. CAR_BRI = 6,690579 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Interpretasi dari persamaan regresi PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk. di atas adalah jika variabel NPL (Non Performing Loans), RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM (Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) terjadi perubahan sebesar 1 satuan, maka PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk. akan mendapatkan pengaruh individu pada nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 6,690579 yang merupakan hasil penjumlahan dari konstanta dan efek individu per bank pada sampel penelitian.
5. CAR_PANIN = 6,634596 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Interpretasi dari persamaan regresi PT Bank Panin Tbk. di atas adalah jika variabel NPL (Non Performing Loans), RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM (Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) terjadi perubahan sebesar 1 satuan, maka PT Bank Panin Tbk. akan mendapatkan pengaruh individu pada nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 6,634596 yang merupakan hasil penjumlahan dari konstanta dan efek individu per bank pada sampel penelitian.
6. CAR_BNP = 5,409139 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Interpretasi dari persamaan regresi PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk. di atas adalah jika variabel NPL (Non Performing Loans), RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM (Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) terjadi perubahan sebesar 1 satuan, maka PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk. akan mendapatkan pengaruh individu pada nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 5,409139 yang merupakan hasil penjumlahan dari konstanta dan efek individu per bank pada sampel penelitian.
7. CAR_MANDIRI = 7,296070 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Interpretasi dari persamaan regresi PT Bank Mandiri (persero) Tbk. di atas adalah jika variabel NPL (Non Performing Loans), RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM (Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) terjadi perubahan sebesar 1 satuan, maka PT Bank Mandiri (persero) Tbk. akan mendapatkan pengaruh individu pada nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 7,296070 yang merupakan hasil penjumlahan dari konstanta dan efek individu per bank pada sampel penelitian.
8. CAR_DANAMON = 6,690507 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Interpretasi dari persamaan regresi PT Bank Danamon Tbk.
di atas adalah jika variabel NPL (Non Performing Loans), RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM (Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) terjadi perubahan sebesar 1 satuan, maka PT Bank Danamon Tbk. akan mendapatkan pengaruh individu pada nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 6,690507 yang merupakan hasil penjumlahan dari konstanta dan efek individu per bank pada sampel penelitian.
9. CAR_BUMIPUTERA = 6,155272 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Interpretasi dari persamaan regresi PT Bank ICB Bumiputera Tbk. di atas adalah jika variabel NPL (Non Performing Loans), RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM (Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) terjadi perubahan sebesar 1 satuan, maka PT Bank ICB Bumiputera Tbk. akan mendapatkan pengaruh individu pada nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 6,155272 yang merupakan hasil penjumlahan dari konstanta dan efek individu per bank pada sampel penelitian.
10. CAR_NIAGA = 6,723174 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Interpretasi dari persamaan regresi PT Bank CIMB Niaga Tbk. di atas adalah jika variabel NPL (Non Performing Loans), RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM (Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) terjadi perubahan sebesar 1 satuan, maka PT Bank CIMB Niaga Tbk.
akan mendapatkan pengaruh individu pada nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 6,723174 yang merupakan hasil penjumlahan dari konstanta dan efek individu per bank pada sampel penelitian.
11. CAR_NISP = 6,054419 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Interpretasi dari persamaan regresi PT Bank OCBC NISP Tbk. di atas adalah jika variabel NPL (Non Performing Loans),
RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM (Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) terjadi perubahan sebesar 1 satuan, maka PT Bank OCBC NISP Tbk.
akan mendapatkan pengaruh individu pada nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 6,054419 yang merupakan hasil penjumlahan dari konstanta dan efek individu per bank pada sampel penelitian.
12. CAR_KESAWAN = 5,631036 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Interpretasi dari persamaan regresi PT Bank QNB Kesawan Tbk. di atas adalah jika variabel NPL (Non Performing Loans), RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM (Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) terjadi perubahan sebesar 1 satuan, maka PT Bank QNB Kesawan Tbk. akan mendapatkan pengaruh individu pada nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 5,631036 yang merupakan hasil penjumlahan dari konstanta dan efek individu per bank pada sampel penelitian.
13. CAR_MEGA = 6,608721 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Interpretasi dari persamaan regresi PT Bank Mega Tbk. di atas adalah jika variabel NPL (Non Performing Loans), RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM
(Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) terjadi perubahan sebesar 1 satuan, maka PT Bank Mega Tbk. akan mendapatkan pengaruh individu pada nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 6,608721 yang merupakan hasil penjumlahan dari konstanta dan efek individu per bank pada sampel penelitian.
14. CAR_SWADESI = 6,267416 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Interpretasi dari persamaan regresi PT Bank Of India Indonesia Tbk. di atas adalah jika variabel NPL (Non Performing Loans), RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM (Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) terjadi perubahan sebesar 1 satuan, maka PT Bank Of India Indonesia Tbk. akan mendapatkan pengaruh individu pada nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 6,267416 yang merupakan hasil penjumlahan dari konstanta dan efek individu per bank pada sampel penelitian.
15. CAR_AG = 5,808884 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Interpretasi dari persamaan regresi PT PT Bank Artha Graha Internasional Tbk. di atas adalah jika variabel NPL (Non Performing Loans), RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM (Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) terjadi perubahan sebesar 1 satuan, maka PT Bank Artha
Graha Internasional Tbk. akan mendapatkan pengaruh individu pada nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 5,808884 yang merupakan hasil penjumlahan dari konstanta dan efek individu per bank pada sampel penelitian.
16. CAR_PERMATA = 6,122140 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Interpretasi dari persamaan regresi PT Bank Permata Tbk.
di atas adalah jika variabel NPL (Non Performing Loans), RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM (Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) terjadi perubahan sebesar 1 satuan, maka PT Bank Permata Tbk. akan mendapatkan pengaruh individu pada nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 6,122140 yang merupakan hasil penjumlahan dari konstanta dan efek individu per bank pada sampel penelitian.
17. CAR_MAYAPADA = 6,072884 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Interpretasi dari persamaan regresi PT Bank Mayapada Int.
Tbk. di atas adalah jika variabel NPL (Non Performing Loans), RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM (Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) terjadi perubahan sebesar 1 satuan, maka PT Bank Mayapada Int. Tbk.
akan mendapatkan pengaruh individu pada nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 6,072884 yang merupakan hasil penjumlahan dari konstanta dan efek individu per bank pada sampel penelitian.
18. CAR_BII = 6,624593 + 0,005966NPL + 0,568893RISK + 0,000187GWM + 0,002586NIM – 0,224335SIZE
Interpretasi dari persamaan regresi PT Bank International Indonesia Tbk. di atas adalah jika variabel NPL (Non Performing Loans), RISK (Indeks Risiko Bank), GWM (Giro Wajib Minimum), NIM (Net Interest Margin), SIZE (Ukuran Bank) terjadi perubahan sebesar 1 satuan, maka PT Bank International Indonesia Tbk. akan mendapatkan pengaruh individu pada nilai CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 6,624593 yang merupakan hasil penjumlahan dari konstanta dan efek individu per bank pada sampel penelitian.