administratif
sebagaimanadiatur dalam
Peraturan Pemerintahyang mengatur
mengenaijenis dan tarif
atas
jenis
PNBP yang berlaku pada kementerian yang menyelenggarakanurusan pemerintahan di
bidangkelautan dan perikanan;
o. memiliki dan/atau
mengoperasikankapal
penangkap ikandan/atau
kapal pengangkut ikan yang melakukanalih muatan yang tidak sesuai dengan
ketentuanperaturan perundang-undangan dikenai
dendaadministratif
sebesar:1. Rp50.000.000,00
PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-t96-
1.
Rp5O.OOO.OOO,00(lima puluh juta rupiah) untuk
kapal penangkap ikandan/atau
kapal pengangkutikan berukuran lebih dari 10 (sepuluh)
grosstonnage sampai dengan 30 (tiga puluh)
grosstonnage;
2. Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) untuk
kapal penangkap ikandan/atau
kapal pengangkutikan berukuran lebih dari 30 (tiga puluh)
gross tonnagesampai dengan 60 (enam puluh)
gross tonnage;3.
Rp15O.O0O.000,00 (seratus lima puluhjuta
rupiah)untuk kapal penangkap ikan dan/atau
kapal pengangkutikan berukuran lebih dari 60
(enampuluh)
gross tonnage sampai dengan 100 (seratus) gross tonnage;4.
Rp2O0.O0O.OOO,OO (duaratus juta rupiah) untuk
kapal penangkap ikandan/atau
kapal pengangkutikan berukuran lebih dari
1OO(seratus)
grosstonnage sampai dengan 150 (seratus
lima
puluh) gross tonnage; dan5.
Rp25O.00O.O00,00(dua ratus lima puluh juta rupiah) untuk kapal
penangkapikan dan/atau kapal
pengangkutikan berukuran lebih dari
150(seratus lima puluh) gross tonnage.
p. memiliki dan/atau
mengoperasikan kapal pengangkutikan berbendera Indonesia yang
melakukan pengangkutanikan di
wilayah pengelolaan perikanan negara Republik Indonesiadan/atau
laut lepas denganPB dan/atau PB UMKU yang sudah tidak
berlaku dikenai dendaadministratif
sebesar:1. Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) untuk kapal
pengangkutikan berukuran lebih dari
10(sepuluh) g/ross tonnage
sampai
dengan 3O (tiga puluh) gross tonnage;2.
Rp20.OOO.OOO,00(dua puluh juta rupiah) untuk kapal
pengangkutikan berukuran lebih dari
3O(tiga puluh) gross tonnage sampai dengan 60 (enam puluh) gross tonnage;
SK
No 253t23 A3.Rp30.0O0.0OO,O0...
PRESIDEN
R.EPUBLIK INDONESIA
-r97-
3.
Rp30.000.000,00(tiga puluh juta rupiah) untuk kapal
pengangkutikan berukuran lebih dari
60(enam
puluh)
gross tonnage sampaidengan
100 (seratus) gross tonnage;4.
Rp40.OO0.0OO,OO (empat puluhjuta
rupiah)untuk kapal
pengangkutikan berukuran lebih dari
100 (seratus) gross tonnage sampai dengan 150 (seratus lima puluh) gross tonnage; dan5.
Rp5O.OO0.00O,00(lima puluh juta rupiah) untuk kapal
pengangkutikan berukuran lebih dari
150 (seratus lima puluh) gross tonnage.q. memiliki dan/atau
mengoperasikan kapal pengangkutikan berbendera Indonesia di wilayah
pengelolaanperikanan
negaraRepublik
Indonesiadan/atau laut
lepasyang tidak
membawa PBdan/atau PB
UMKU dikenai dendaadministratif
sebesar:1.
Rp10.OO0.OOO,OO(sepuluh juta rupiah) untuk kapal
pengangkutikan berukuran lebih dari
10(sepuluh)
gross
tonnagesampai
dengan30
(tigapuluh) gross tonnage;
2.
Rp15.O00.OOO,OO(lima
belasjuta rupiah) untuk kapal
pengangkutikan berukuran lebih dari
30 (tiga puluh) gross tonnage sampai dengan 60 (enam puluh) gross tonnage;3.
Rp20.OO0.000,00(dua puluh juta rupiah) untuk kapal
pengangkutikan berukuran lebih dari
60(enam
puluh)
gross tonnage sampaidengan
10O(seratus) gross tonnage;
4.
Rp25.0O0.000,OO(dua puluh lima juta
rupiah)untuk
kapal pengangkut ikan berukuran lebih dari100
(seratus)gross
tonnagesampai dengan
150 (seratus lima puluh) gross tonnage; dan5.
Rp30.0O0.OOO,OO(tiga puluh juta rupiah) untuk kapal
pengangkutikan berukuran lebih dari
15O(seratus lima puluh) gross tonnage.
r. memiliki dan/atau
mengoperasikan kapal pengangkutikan berbendera asing di wilayah
pengelolaanperikanan negara Republik Indonesia yang tidak membawa PB dan/atau PB UMKU dikenai
dendaadministratif
sebesar:1.
Rp10.000.000,00PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-198-
1. Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) untuk kapal
pengangkutikan berukuran lebih dari
10(sepuluh)
gross
tonnagesampai
dengan30
(tiga puluh) gross tonnage;2.
Rp15.0O0.000,00(lima
belasjuta rupiah) untuk kapal
pengangkutikan berukuran lebih dari
30(tiga puluh) gross tonnage sampai dengan 60 (enam puluh) gross tonnage;
3.
Rp2O.OOO.OOO,O0(dua puluh juta rupiah) untuk kapal
pengangkutikan berukuran lebih dari
6O(enam
puluh)
gross tonnage sampaidengan
1OO(seratus) gross tonnage;
4.
Rp25.000.000,00(dua puluh lima juta
rupiah)untuk
kapal pengangkut ikan berukuran lebih dari100
(seratus)gross
tonnagesampai dengan
15O(seratus lima puluh) gross tonnage; dan
5.
Rp30.OO0.OOO,OO(tiga puluh juta rupiah) untuk kapal
pengangkutikan berukuran lebih dari
150(seratus lima puluh) gross tonnage.
melakukan usaha pembenihan, pembesaran
ikandan/atau jasa subsektor
pembudidayaanikan
yang tidak memenuhi PBdan/atau
PB UMKU dikenai dendaadministratif
sebagaimanadiatur dalam
peraturan pemerintahyang mengatur
mengenaijenis dan tarif
atas
jenis
PNBP yang berlaku pada kementerian yang menyelenggarakanurusan pemerintahan di
bidangkelautan dan perikanan; dan
t.
melakukan usaha pembenihan danf atau pembesaranjenis ikan yang dilarang, merugikan, dan/atau membahayakan tidak sesuai dengan
ketentuanperaturan perundang-undangan dikenai
dendaadministratif
sebagaimanadiatur dalam
peraturan pemerintahyang mengatur
mengenaijenis dan tarif
atas
jenis
PNBP yang berlaku pada kementerian yang menyelenggarakanurusan pemerintahan di
bidang kelautan dan perikanan.S
SK
No 253121 APasal.
. .PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA
-199-
Pasal 36O
(1) Sanksi administratif berupa pembekuan KKPRL,
PB,dan/atau PB UMKU sebagaimana dimaksud
dalamPasal 356 ayat
(21huruf d dikenakan apabila
PelakuUsaha:
a. tidak melaksanakan kewajibannya sampai
dengan berakhirnya jangkawaktu
teguran/ peringatantertulis
keduakali;
danlatau
b. tidak
membayar denda administratif yang dikenai.(2)
Pembekuan KKPRL, PB,dan/atau
PB UMKU sebagaimanadimaksud pada ayat (1) juga dapat dikenai
secaralangsung apabila Pelaku Usaha tidak
melaksanakanpaksaan pemerintah sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 356 ayat (2)huruf
b.(3)
Pembekuan KKPRL, PB,dan/atau
PB UMKU sebagaimanadimaksud pada ayat
(1)dapat disertai
dengan perintahuntuk
segera mematuhi kewajiban KKPRL, PB,dan/atau PB UMKU yang disyaratkan dan/atau
melaksanakanperbaikan
terhadapkerusakan dan/atau kerugian
yang ditimbulkan.(41
Pembekuan KKPRL, PB,dan/atau
PB UMKU sebagaimanadimaksud pada ayat
(1)dan ayat
(21dikenakan
dalamjangka waktu tertentu dengan
mempertimbangkankemampuan Pelaku Usaha untuk
memenuhi kewajibannya danuntuk
memberikan efek jera.Pasal 361
(1) Sanksi administratif berupa pencabutan KKPRL,
PB,dan/atau PB UMKU sebagaimana dimaksud
dalamPasal 356 ayat (2)