BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
C. Biografi Penulis
Penulis yang bernama lengkap Ramadhani, adalahseorang mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Inggris yang saat pembuatan jurnal ini berada di semester satu. Riwayat pendidikan, bersekolah dasar di SDN Duren Sawit 02 Pagi, lalu dilanjut SMP di SMPN 27 Duren Sawit yang kebetulan bersebelahan,setelahnya melanjutkan ke SMK 46 Jakarta yang berada dibelakang lapas cipinang. Penulis mempunyai motto hidup yaitu “Dari saya, untuk saya”.
DAFTAR PUSTAKA
Putri, Vanya K.M. 2022. Mengapa Bahasa Merupakan Alat Komunasi yang penting: Kompas Disnakertrans Prov NTB. 2020. Pentingnya Mempunyai Karyawan Yang Dapat Berbahasa Inggris Bagi Employer (Pemberi Kerja). Mataram: Disnakertrans Prov NTB
Siadari, Coki. 2016. Pengertian Berbiacara Menurut Para Ahli: Kumpulanpengertian.com Siadari, Coki. 2015. Pengertian Kemampuan (Ability) Menurut Para Ahli:
Kumpulanpengertian.com
Suryani, Hilma. 2018. Kemampuan Bahasa Inggris Siswa Sekolah Menengah Atas
Berdasarkan CEFR (Common European of Reference for Languages) Di Kota Jambi. Jambi:
Universitas Islam Negeri Sulthan Thana Saifuddin Jambi
Efektivitas Media Pembelajaran Kartu Kanji dan Flashcard Terhadap Kemampuan Membaca Kanji Untuk Mahasiswa Semester 1 Pendidikan Bahasa Jepang
Universitas Negeri Jakarta Najwaa Aulia, Pendidikan Bahasa Jepang
Editor: Risma Haryanti
ABSTRAK
Penelitian ini tentang penggunaan kartu kanji dan flashcard sebagai media pembelajaran kanji yang digunakan oleh Mahasiswa Semester 1 Pendidikan Bahasa Jepang angkatan 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari penggunaan media kartu kanji dan flashcard serta menganalisis pengaruh pembelajaran kanji yang menghasilkan pemahaman matang dalam mengenal dan membaca tulisan kanjiPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengambilan data melalui kuis dan angket kepada mahasiswa yang berkaitan.
Jumlah responden sebanyak 38 orang atau 52.78% dari total mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang angkatan 2022. Berdasarkan data yang telah didapat dari hasil kuis dan angket, penggunaan kartu kanji dan flashcard pada mahasiswa memengaruhi efektivitas pembelajaran dan pemahaman kanji. Mahasiswa mengaku bahwa huruf yang awalnya tidak dikenal bagaimana cara membacanya dan setelah menggunakan kartu kanji dan flashcard mahasiswa dapat mengingat dan membedakan antara kanji satu dengan kanji lainnya. Penggunaan media yang praktis, mudah, dan menyenangkan membuat mahasiswa memiliki alternatif untuk memanfaatkan kartu kanji dan flashcard sebagai media pembelajaran untuk dapat membaca kanji dengan tepat.
Kata kunci: Efektivitas, kartu kanji, flashcard, media pembelajaran, bahasa jepang PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Kanji adalah salah satu huruf dalam bahasa jepang yang diambil dari huruf China yang dibuat lebih dari 3000 tahun yang lalu. Huruf kanji disampaikan ke Jepang sekitar abad ke-4 pada waktu Negeri China merupakan zaman Kan.20 Huruf Kanji sendiri merupakan hasil interpretasi dari bentuk suatu benda dan alam sekitar yang dipresentasikan ke dalam bentuk tulisan.
Pengertian kanji menurut Takebe (1993:4) adalah:
漢字は意味を表します。漢字はその意味をその読み方がわか ります。漢字の「口」の元は、くちの絵でした
“Kanji mengekspresikan arti. Dalam kanji, mengerti cara bacanya melalui arti dari kanji tersebut. Bentuk asli dari kanji kuchi「口」merupakan gambar dari bentuk mulut.”
Jadi, kanji tercipta sesuai dari bentuk benda-benda disekitarnya yang dituliskan sehingga dapat dibaca. Di dalam Kanji terdapat 2 cara baca, yaitu Kunyomi (cara baca Bahasa Jepang) dan Onyomi (cara baca Bahasa Cina), sebab tulisan ini awalnya diambil dari tulisan cina dan oleh orang jepang sendiri dibuat cara baca Jepang agar memudahkan orang jepang yang kesulitan membaca huruf cina dapat membaca.
Cara baca ini digunakan hampir pada setiap kata dalam Bahasa Jepang. Untuk penggunaan kunyomi dan onyomi pun tidak memiliki perbedaan yang jelas. Salah satu cara untuk dapat mengetahui kapan harus menggunakan kunyomi dan onyomi adalah dengan menghafal setiap kosakata dan cara membacanya. Tentunya hal ini menjadi salah satu kendala mengapa bahasa jepang termasuk ke dalam bahasa yang sulit untuk dipelajari. Terlebih lagi, adanya aturan penulisan, jumlah coretan setiap kanji serta banyaknya jumlah kanji dalam bahasa jepang. Banyak mahasiswa pendidikan bahasa jepang yang mengalami kendala dalam mempelajari kanji sehingga tidak sedikit yang memilih untuk berhenti belajar bahasa jepang. Jika
20 Iwabuchi, Teori Konsep Kanji dalam Bahasa Jepang, dalam https://nihongo-
gakka.blogspot.com/2019/01/teori-konsep-kanji-dalam-bahasa-jepang.html, 6 Desember 2022, Mengunduh.
Mahasiswa di Indonesia mengalami penurunan minat akan bahasa jepang karena kendala huruf kanji yang sangat berkaitan erat dengan bahasa jepang. Maka kualitas SDM di Indonesia pun menurun karena begitu banyak jalinan kerja sama Indonesia dengan Negara Jepang yang termasuk ke dalam negara maju dan untuk menghubung dan mempertahankannya adalah dengan komunikasi yang baik.
Komunikasi dapat berjalan dengan lancar yaitu dengan bahasanya.
Untuk itu, perlunya menanamkan minat pada mahasiswa serta masyarakat sehingga terhindar dari stigma bahwa bahasa jepang sulit dan kanji sangat mengerikan. Dalam hal ini, perlu inovasi dalam pembelajaran kanji dengan memanfaatkan kreativitas dan teknologi yang canggih untuk menghasilkan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Penerapan penggunaan kartu kanji dan flashcard cukup membantu saya dalam mengingat dan melatih membaca kanji.
Dan saya ingin menganalisa apakah kendala pada Mahasiswa lain -yang sempat saya alami mengenai kanji- dapat terselesaikan dengan solusi belajar menggunakan media ini. Dengan adanya jurnal ilmiah ini, diharapkan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang Semester 1 angkatan 2022 Universitas Negeri Jakarta dapat mengetahui manfaat dari penggunaan kartu kanji atau flashcard ini sehingga membantu peningkatan pada mata kuliah Kanji I dan seterusnya.
RUMUSAN MASALAH
1. Apa saja kesulitan yang dialami Mahasiswa dalam mempelajari kanji?
2. Bagaimana perasaan Mahasiswa dalam mempelajari kanji dengan media kartu kanji dan flashcard dengan mempelajari kanji tanpa media tersebut?
3. Apa manfaat yang didapat Mahasiswa dalam menggunakan kartu kanji dan flashcard?
TUJUAN
1. Memperkenalkan cara penggunaan kartu kanji dan flashcard pada Mahasiswa.
2. Mengetahui kesulitan yang dialami Mahasiswa dalam mempelajari kanji.
3. Mengetahui manfaat yang didapat Mahasiswa dalam menggunakan kartu kanji untuk pembelajaran.
TINJAUAN PUSTAKA
Media pembelajaran kartu kanji dan flashcard merupakan media yang tergolong kartu yang dapat dijadikan sebagai permainan yang menyenangkan, dapat meningkatkan efektivitas antar siswa sehingga dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa, serta merangsang kemampuan berpikir siswa dan meningkatkan motivasi belajar siswa. (Khairunisak, 2015 dalam Jurnal Pencerahan, Vol. 9, 66 – 82).
Hatasa (2003:232) Mendefinisikan kartu kanji adalah kartu yang menampilkan gambar dinamis dari kanji. Sedangkan Naganuma (2007:99) menuliskan bahwa kartu kanji dibuat agar siswa lebih nyaman dalam belajar.
Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa kartu kanji adalah kertas tebal berbentuk persegi panjang yang menampilkan gambar dinamis dari kanji yang dibuat dengan tujuan lebih mudah digunakan saat belajar kanji, sehingga diharapkan mahasiswa dapat menjadi lebih cepat mempelajari kanji secara menyenangkan dan mendapatkan hasil belajar yang memuaskan.
Arshad (2015:115) mendefinisikan flashcard adalah kartu kecil yang berisi gambar, teks, atau tanda simbol yang mengingatkan atau mengarahkan siswa kepada sesuatu yang berhubungan dengan gambar.
Penggunaan flashcard sendiri di era yang semakin canggih diciptakan melalui digital sehingga penggunaannya sangat mudah dan menyenangkan. Flashcard sendiri diciptakan untuk memudahkan siswa dalam belajar. Dalam hal ini mahasiswa
juga dapat memanfaatkannya untuk media belajar kanji agar dalam menghafal dan mengenal kanji lebih mudah.
Nomoto (2005:901) menjabarkan tujuan dalam menggunakan flashcard sebagai berikut:
1. Menarik minat dan perhatian pembelajaran diawal pelajaran.
2. Sebagai pengulangan pelajaran sebelumnya.
3. Untuk memberikan pengenalan terhadap materi baru dan perbaikan.
Menurut Hamalik (1994:18-19), Efektivitas merupakan metode yang dilakukan untuk mencapai tujuan dari penggunaan media kartu dalam pembelajaran, antara lain:
1. Membangkitkan keinginan dan minat baru pada siswa. Siswa akan memperoleh pengalaman lebih luas dan lebih kaya. Dengan demikian persepsinya akan menjadi lebih tajam dan pengertiannya lebih tepat, sehingga akan menimbulkan keinginan dan minat belajar yang baru.
2. Membangkitkan motivasi dan merangsang kegiatan belajar. Media pendidikan memberikan pengaruh psikologi terhadap siswa.
3. Memberikan pengalaman yang menyeluruh, pengalaman yang konkrit berintegrasi menjadi pengertian atau kesimpulan yang abstrak.
Selain dari beberapa tujuan di atas, Latuheru (1988: 41) menyatakan, keuntungan yang diperoleh dari media kartu adalah sebagai berikut:
1. Dapat menterjemahkan ide-ide abstrak ke dalam bentuk yang lebih realistik.
2. Dapat dengan mudah ditemukan dalam buku-buku pelajaran, majalah dan surat kabar di perpustakaan.
3. Mudah digunakan.
4. Dapat digunakan pada semua jenis dan jenjang pendidikan.
5. Menghemat waktu dan tenaga guru.
METODOLOGI PENELITIAN METODE PENELITIAN
Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dimana penelitian berbasis pengambilan suara melalui angket google form yang disebarkan kepada Mahasiswa semester 1 Pendidikan Bahasa Jepang angkatan 2022. Di dalam angket tersebut dipaparkan cara pengisian angket dan tautan quizlet. Mahasiswa yang bersangkutan diimbau untuk membuka tautan quizlet dan diarahkan untuk menggunakan fitur flashcard agar Mahasiswa dapat paham bagaimana penggunaan media flashcard dalam pembelajaran sehingga dapat mengisi angket dengan sesuai. Dalam flashcard dipaparkan 5 bentuk kanji dan cara bacanya. Setelah selesai belajar menggunakan fitur flashcard, mahasiswa diarahkan untuk menjawab kuis untuk me-review hasil pembelajaran menggunakan flashcard. Barulah mahasiswa dapat mengisi angket sesuai dengan dirinya saat menggunakan flashcard sebagai media pembelajaran kanji.
LOKASI DAN WAKTU PENELITIAN
Penelitian dilakukan secara daring (dalam jaringan) dengan menggunakan pengambilan suara melalui angket menggunakan media google form yang didalamnya terdapat tautan untuk penggunaan flashcard dengan media quizlet.
Pengisian angket dilaksanakan tanggal 4 Desember dan 5 Desember 2022. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 4 Desember – 8 Desember 2022.
OBJEK PENELITIAN
Objek penelitian dalam metode kuantitatif ini adalah objek penelitian primer dimana objek yang dibutuhkan berasal dari sumber pertama. Dalam hal ini, mahasiswa semester 1 Pendidikan Bahasa Jepang angkatan 2022 menjadi sampel
penelitian dan juga subjek penelitian karena merupakan narasumber atau informan.
Objek penelitian merupakan hasil dari angket yang diisi mahasiswa yang bersangkutan.
FOKUS PENELITIAN
Dalam penelitian ini penulis memfokuskan masalah terhadap beberapa hal berikut:
1. Materi yang diberikan terdapat pada buku Basic Kanji Book I bab 15.
2. Penelitian ini memfokuskan pada efektivitas media pembelajaran kartu kanji dan flaschcard terhadap kemampuan membaca kanji mahasiswa dalam perkuliahan Kanji I semester 1 Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Jakarta.
INSTRUMEN YANG DIGUNAKAN
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, diantaranya:
Media google form.
Media quizlet untuk flashcard dan kuis kanji.
Jaringan yang cukup stabil.
TEKNIK PENGUMPULAN DATA
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan mengumpulkan suara melalui angket yang diisi oleh mahasiswa yang bersangkutan.
TEKNIK ANALISIS DATA
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik kuantitatif dan deskriptif.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data
Pengumpulan data penelitian ini dilakukan secara daring. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa semester 1 Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta angkatan 2022. Sample penelitian berjumlah 38 orang yang terdiri dari 3 kelas, yaitu kelas A 18 orang, B 7 orang, dan C 13 orang.
Data yang diperoleh pada penelitian ini diambil dari hasil instrumen tes dan angket. Instrument tes diberikan di awal setelah penggunaan media kartu kanji dan flashcard dan sebelum pengisian angket. Setelah hasil tes keluar, mahasiswa diarahkan untuk mengisi angket untuk mengetahui tanggapan mahasiswa terhadap penggunaan media pembelajaran kartu kanji dan flashcard.