BAB II TINJAUAN PUSTAKA
4.2 Analisis Data
4.2.1. Analisis Modal Kerja
Perhitungan modal kerja dengan menggunakan konsep modal kerja bersih maka modal kerja ini menggambarkan aktiva lancar perusahaan setelah dikurangi dengan kewajiban lancar perusahaan. Berikut ini diuraikan pembentuk modal kerja Bumdes Mattuju
4.2.1.1. Aktiva Lancar
Aktiva lancar adalah uang kas dan aktiva lainnya yang dapat diharapkan untuk dicairkan atau diuangkan menjadi uang tunai, dijual atau dikonsumsi dalam periode berikutnya (paling lama satu tahun atau dalam perputaran kegiatan perusahaan yang normal)
Pada Bumdes Mattuju, yang termasuk dalam kategori aktiva lancar adalah sebagai berikut:
Tabel 4.1 Aktiva Lancar Bumdes Mattuju Tahun 2018 – 2019
Tahun Aktiva Lancar
2018
Kas Bank
Persediaan/Inventori
Rp. 25.000.000 Rp. 9.300.000
Jumlah Rp. 34.300.000
2019
Kas Bank
Persediaan/Inventori
Rp. 35.500.000 Rp. 14.500.000
Jumlah Rp. 50.000.000
Sumber: Data yang diolah
Berdasaran tabel di atas dapat diketahui bahwa aktiva lancar Bumdes Mattuju di tahun 2018 sebesar 34.300.000 dan pada tahun 2019 meningkat menjadi Rp. 50.000.000. Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya kas bank dan persediaan barang pada Bumdes Mattuju.
4.2.1.2. Kewajiban Lancar
Kewajiban atau Hutang lancar adalah hutang yang harus dilunasi dalam waktu tidak lebih dari satu tahun atau satu siklus normal operasi perusahaan yang pelunasannya atau pembayarannya menggunakan aktiva lancar yang dimiliki.
Pada Bumdes Mattuju, yang termasuk dalam kategori kewajiban lancar adalah sebagai berikut:
Tabel 4.2 Kewajiban Lancar Bumdes Mattuju Tahun 2018 – 2019
Tahun Kewajiban Lancar
2018
Utang Dagang Modal Desa Pajak PPn (10%)
Rp. 4.000.000 Rp. 25.000.000 Rp. 2.100.000
Jumlah Rp. 31.100.000
2019
Utang Dagang Modal Desa Pajak PPn (10%)
Rp. 7.000.000 Rp. 35.500.000 Rp. 4.000.000
Jumlah Rp. 46.500.000
Sumber: Data yang diolah
Berdasaran tabel di atas dapat diketahui bahwa kewajiban lancar Bumdes Mattuju di tahun 2018 sebesar 31.100. 000 dan pada tahun 2019 meningkat menjadi Rp. 46.500.000. Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya utang dagang yang berasal dari penitipan produk yang harus dibayarkan, modal desa pada Bumdes Mattuju dan pajak penghasilan (PPn) sebesar 10%.
4.2.1.3. Modal Kerja
Modal kerja merupakan aktiva lancar dikurangi dengan hutang lancar.
Modal kerja ini merupakan ukuran tentang keamanan dari kepentingan kreditur jangka pendek.
Pada Bumdes Mattuju, modal kerja diuraikan sebagai berikut:
Tabel 4.3 Modal Kerja Bumdes Mattuju Tahun 2018 – 2019 Tahun Aktiva Lancar Kewajiban
Lancar
Modal Kerja
2018 34.300.000 31.100.000 3.200.000
2019 50.000.000 46.500.000 3.500.000
Sumber: Data yang diolah
Berdasaran tabel diatas dapat diketahui modal kerja perusahaan ditahun 2018 dan 2019 mengalami peningkatan modal kerja yaitu dari Rp 3.200.000 menjadi Rp. 3.500.000.
Pada tahun 2018 dan 2019 terjadi peningkatan aktiva lancar dari Rp 34.300.000 menjadi Rp. 50.000.000. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kas dan persedian barang dan perlengkapan. Namun kewajiban lancar juga mengalami peningkatan yang disebabkan oleh utang dagang, modal dari dana desa dan pajak penghasilan (PPn) lainnya. Dimana total kewajiban lancar ditahun 2018 senilai
Rp31.100.000 dan ditahun 2019 senilai Rp 46.500.000. Walaupun kewajiban lancar mengalami peningkatan tetapi lebih besar aktiva lancarnya
4.2.2. Analisis Laba Bersih
Laba bersih yang diperoleh Bumdes Mattuju berasal dari pendapatan yang diperoleh dikurangkan dengan beban. Berikut ini uraian pada masing-masing unsur pembentukan laba bersih
4.2.2.1. Pendapatan
Pendapatan diperoleh dari kegiatan non operasional. Pada Bumdes Mattuju, pendapatan diperoleh dari hasil penjualan produk atau barang selama setahun. Berikut ini deskripsi pendapatan Bumdes Mattuju selama tahun 2018 hingga tahun 2019.
Tabel 4.4 Pendapatan Bumdes Mattuju Tahun 2018 – 2019
Tahun Pendapatan
2018 Pendapatan usaha Rp. 21.000.000
Jumlah Rp.21.100.000
2019 Pendapatan usaha Rp. 40.000.000
Jumlah Rp.40.000.000
Sumber: Data yang diolah
Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa pendapatan Bumdes Mattuju di tahun 2018 sebesar 21.000. 000 dan pada tahun 2019 meningkat menjadi Rp. 40.000.000. Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya pembelian yang produk atau barang yang tersedia di Bumdes Mattuju.
4.2.2.2. Beban
Beban merupakan biaya-biaya operasional yang dikeluarkan oleh pihak Bumdes selama setahun. Berikut ini deskripsi beban Bumdes Mattuju selama tahun 2018 hingga tahun 2019.
Tabel 4.5 Beban Bumdes Mattuju Tahun 2018 – 2019
Tahun Beban
2018
HPP
Administrasi dan Beban Umum
Rp. 9.000.000 Rp. 350.000
Jumlah Rp. 9.350.000
2019
HPP
Administrasi dan Beban Umum
Rp. 10.000.000 Rp. 350.000
Jumlah Rp. 10.350.000
Sumber: Data yang diolah
Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa beban Bumdes Mattuju di tahun 2018 sebesar 9.350.000 dan pada tahun 2019 meningkat menjadi Rp.
10.350.000. Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya harga pokok penjualan dari produk atau barang yang tersedia di Bumdes Mattuju.
4.2.2.3. Laba Bersih
Laba bersih adalah laba kotor atau pendapatan dikurangi oleh semua biaya yang dikeluarkan seperti biaya operasional dan biaya non operasional atau beban.
Berikut ini deskripsi laba bersih Bumdes Mattuju selama tahun 2018 hingga tahun 2019.
Tabel 4.6 Laba Bersih Bumdes Mattuju Tahun 2018 – 2019
Tahun Pendapatan Beban Laba Bersih
2018 21.000.000 9.350.000 11.650.000 2019 40.000.000 10.350.000 29.650.000 Sumber: Data yang diolah
Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2019, Bumdes mampu menaikkan laba bersih sehingga mengalami peningkatan dimana pada tahun 2018 laba bersih yang dihasilkan senilai Rp 11.650.000 dan di tahun 2019 laba yang dihasilkan senilai Rp 29.650.000.
Pada tahun 2018 laba perusahaan senilai Rp 11.650.000 karena pendapatan yang di peroleh lebih besar dibandingkan dengan beban yang dikeluarakan dalam kegiatan operasionalnya .Pendapatan yang diperoleh senilai Rp 21.000.000, sedangkan beban yang dikeluarkan oleh Bumdes senilai Rp 9.350.000.
Pada tahun 2019 laba perusahaan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.Walaupun pendapatan yang diperoleh meningkat tetapi beban yang yang dikeluarkan juga mengalami peningkatan. Laba yang diperoleh ditahun 2019 senilai Rp 29.650.000, dan pendapatan yang diperoleh senilai Rp 40.000.000.
Pendapatan meningkat dikarena oleh pendapatan penjualan dan harga pokok penjualan. Sedangkan beban yang dikeluarkan oleh Bumdes Mattuju senilai Rp 10.350.000, beban meningkat dari tahun sebelumnya dikarenakan oleh biaya penjualan, biaya administrasi, biaya bunga, taksiran pajak penghasilan. Walaupun beban meningkat, laba tahun 2019 juga mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
4.2.3. Analisis Modal Kerja dalam Meningkatkan Pertumbuhan Laba Bersih Berikut ini adalah data Modal Kerja dan Laba Bersih pada Bumdes Mattuju tahun 2018 sampai dengan tahun 2019.
Tabel 4.7 Modal Kerja dan Laba Bersih Pada Bumdes Mattuju
Tahun Modal Kerja Pertumbuhan Laba Bersih Pertumbuhan
2018 3.200.000 - 11.650.000 -
2019 3.500.000 0,93 29.650.000 1,54 Sumber: Data yang diolah
Berdasarkan hasil perhitungan di atas dapat diketahui bahwa modal kerja Bumdes dari tahun 2018 sampai dengan 2019 mengalami peningkatan. Sedangkan
laba bersih yang diperoleh Bumdes Mattuju di tahun 2018 sampai dengan 2019 juga mengalami peningkatan.
Peningkatan modal kerja karena tingginya kewajiban lancar Bumdes Mattuju yaitu pada utang dagang usaha, beban yang masih harus dibayar, dan pajak penghasilan. Hal ini menunjukkan bahwa modal kerja yang digunakan belum memadai untuk menjalankan kegiatan operasional Bumdes. Ditahun 2018 dan ditahun 2019 terjadi peningkatan modal kerja tersebut diikuti oleh peningkatan laba bersih Bumdes.