• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA

Dalam dokumen Selamat Datang - Digital Library (Halaman 45-52)

DAFTAR PUSTAKA

American Public Health Association (APHA). 1989. Standard Methods for the Examination of Water and Waste Water Including Bottom Sediment and Sludges 17th. Health Association Inc. New York. 1.527 hal.

Andalusia, R. 2011. Analisis Antigenitas Berdasarkan Susunan Nukleotida, Asam Amino dan Peptida pada Infectious Myo Necrosis Virus (IMNV) yang Menye- rang Udang Putih (L. vanamei). (Skripsi). Universitas Airlangga. Surabaya.

70 hal.

Anhwange, B. A., Agbaji E. B., & Gimba E. C. 2012. Impact assessment of hu- man activities and seasonal variation on river benue, within Makurdi Metro- polis. International Journal of Science and Technology. 2(5): 248-254.

Anita, A. W., Muhamad A., & Tri Y. M. 2017. Pengaruh perbedaan salinitas ter- hadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva udang vanamei (Litopena- eus vanamei) PL -13. Jurnal Pena Akuatika. 17(1): 12-19.

Armani, S. & Harisanti B. M. 2018. Kualitas air laut ditinjau indeks keanekara- gaman fitoplankton di perairan pantai Desa Madayin, Lombok Timur. Jurnal Ilmiah Biologi. 6(2): 1-6.

Asikin. 2020. Identifikasi Mikro Organisme Lokal pada Tambak Marginal.

(Skripsi). Universitas Muhammadiyah Makassar. Makassar. 42 hal.

Austin, B. 1988. Mikrobiologi Kelautan. Universitas Cambridge. Inggris. 222 hal.

Baba, K., Sugawara R., Nitta H., Endou K., & Miyazono A. 2009. Relationship between spat density, food availability, and growth of spawners in cultured Mizuhopecten yessoensis in Funka Bay: concurrence with ENSO. Canadian Journal of Fisheries and Aquatic Sciences, 66(1): 6-17.

Badan Meteorologi Klimatologi & Geofisika. 2016. Indonesia Buletin Peman- tauan Ketahanan Pangan. BMKG. Jakarta. 24 hal.

Badan Meteorologi Klimatologi & Geofisika. 2022. Buletin Informasi Iklim Juni.

BMKG. Jakarta. 12 hal.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Lampung Selatan. 2019. Kabupaten Lampung

41

Selatan dalam Angka 2019. BPS Kabupaten Lampung Selatan. Lampung Selatan. 145 hal.

Badan Pusat Statistik Kementrian Kelautan dan Perikanan. 2019. Data Luas La- han Budi Daya Kabupaten/Kota 2019. Badan Pusat Statistik. Jakarta.

Badan Pusat Statistik. 2017. Statistik Sumber Daya Laut dan Pesisir 2017. Badan Pusat Statistik. Jakarta.

Badan Riset SDM Kelautan & Perikanan. 2019. Strategi Pengelolaan Sumber Da- ya Ekosistem Pesisir Muara Gembong, Teluk Jakarta. Amafrad Press. Jakar- ta. 258 hal.

Basmi, J. 2000. Planktonologi: Plankton sebagai Bioindikator Kualitas Perairan.

IPB. Bogor. 60 hal.

Bintari, N. W. D., Kawuri, R., & Dalem A. A. G. R. 2016. Identifikasi bakteri Vibrio penyebab vibriosis pada larva udang galah (Macrobrachium (de Man)). Jurnal Biologi. 20(2): 53-63.

Chau, N. T. T., Hieu N. X., Thuan L. T. N., Matsumoto M., & Miyajima I. 2011.

Identification and characterization of actinomycetes antagonistic to pathoge- nic Vibrio spp. isolated from shrimp culture pond sediments in Thua Thien Hue, Viet Nam. Journal Fac. Agriculture Kyushu University. 56(1): 15-22.

Dahuri, R., Jacub R., Ginting, S. P., & Sitepu, M. J. 2001. Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu. Pradnya Paramita. Jakar- ta. 328 hal.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Ling- kungan Perairan. Kanisius. Yogyakarta. 258 hal.

Erari, S. S., Mangimbulude, J., & Lewerissa, K. 2012. Pencemaran organik di perairan pesisir Pantai Teluk Youtefa Kota Jayapura, Papua. Prosiding Semi- nar Nasional Kimia Unesa. Universitas Negeri Surabaya. Surabaya. 14 hal.

Ganesh E. A., Sudeep D., Chandrasekar, K., Arun, G., & Balamurugan, S. 2010.

Monitoring of total heterotrophic bacteria and Vibrio spp. in an aquaculture pond. Current Research Journal of Biological Sciences. 2(1): 48-52.

Gemilang, W. A. & Gunardi, K. 2017. Status indeks pencemaran perairan kawas- an mangrove berdasarkan penilaian fisik-kimia di pesisir Kecamatan Brebes Jawa Tengah. Journal Enviromental Scienteae. 13(2): 171-180.

Glantz, M. H. 2001. Currents of Change: Impacts of El Nino and La Nina on Clime and Society. Cambridge University. New York. 252 hal.

42

Hamuna, B., Tanjung, R., Suwito, Maury, K., & Alianto. 2018. Kajian kualitas air laut dan indeks parameter fisika-kimia di perairan Distrik Depapre, Jayapura.

Jurnal Ilmu Lingkungan. 16(1):35-43.

Haryati, L., Achmad F. S., & Haryo T. 2010. Studi komunitas fitoplankton di pe- sisir Kenjeran Surabaya sebagai bioindikator kualitas perairan. Jurnal Kelaut- an: Indonesian Journal of Marine Science and Technology. 3(2): 117-131.

Hutagalung, H. P. & Rozak, A. 1997. Penentuan Kadar Oksigen Terlarut. Kebu- tuhan Oksigen Biologis dan Kebutuhan Oksigen Kimiawi, Nitrit, Nitrat, dan Fosfat. Puslitbang Oseanografi LIPI. Jakarta. 182 hal.

Indriany, M. 2005. Struktur Komunitas Diatom dan Dinoflagellata pada Bebera- pa Daerah Budidaya di Teluk Hurun Lampung. (Skripsi). Universitas Negeri Jakarta. Jakarta. 125 hal.

Irawan, B. 2006. Fenomena anomali iklim el nino dan la nina: kecenderungan jangka panjang dan pengaruhnya terhadap produksi pangan. Jurnal Forum Penelitian Agro Ekonomi. 24(1): 28-45.

Jawetz, Melnick, & Adelberg. 2007. Mikrobiologi Kedokteran. EGC. Jakarta. 879 hal.

Junaidi, E., Hanapiah, Z. & Agustina, S. 2013. Komunitas plankton di perairan Sungai Ogan Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung. 1(1): 265-273.

Junda, M., Hasrah, & Yusminah H. 2012. Identifikasi genus fitoplankton pada sa- lah satu tambak udang di Desa Bontomate’ne Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkep. Jurnal Bionature. 13(2): 108-115.

Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman & Investasi. 2021. Laporan Ca- paian Kinerja Triwulan 3 2021 Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim. Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Jakarta. 116 hal.

Khasanah, I. S. & Sastra, A. R. 2017. Pengaruh fenomena El Nino dan La Nina terhadap Perairan Sumatera Barat. Seminar Nasional Penginderaan Jauh. 4.

499-510.

Kunarso, D. H. 2011. Kualitas perairan di Selat Makassar ditinjau dari aspek bak- teriologi. Jurnal Biosfera. 28(1): 32-42.

Kusumaningrum, E. D., Wardiyanto, & Tusihadi, T. 2012. Insidensi infectious myonecrosis virus (IMNV) pada udang putih (Litopenaeus vanamei) di Teluk Lampung. Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan. 1(1): 65-70.

43

Lilisuriani. 2020. Serangan penyakit virus pada udang di tambak tanpa memperli- hatkan gejala klinis. Jurnal Ilmu Perikanan. 9(1): 25-32.

Makmur, R., & Fahrur, M. 2011. Hubungan antara kualitas air dan plankton di tambak Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi. Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur. 2(1): 961-968.

Mangampa, M. 2015. Dinamika populasi bakteri dalam air dan sedimen tambak pada pemantapan budi daya udang vaname ekstensif plus melalui pergiliran pakan. Jurnal Berkala Perikanan Terumbuk. 43(2): 25-35.

Millero, F. J., Graham, T. B., Huang, F., Bustos-Serrano, H., & Pierrot, D. 2006.

Dissociation constants of carbonic acid seawater as a function of salinity and temperature. Jurnal Marine Chemistry. 100(1-2): 80-94.

Mukti, I. 2012. Aplikasi Teknologi Oksidasi Lanjut (Ozon & UV) untuk Disinfeksi Infectious Myo Necrosis Virus (IMNV) pada Tambak Udang di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. (Skripsi). Universitas Indonesia. Depok. 139 hal.

Naim, S., Tang, K. F. J., Yang, M., Lightner, D. V. & Nilbert, M. L. 2015. Exten- ded genome sequence of penaeid shrimp infectious myonecrosis virus strain from Brazil and Indonesia. Jurnal Archives of Virology. 160(6): 1579-1583.

Newell, G. E. & Newell R. C. 1963. Marine Plankton a Practical Guide. Hutchin- son Educational. London. 217 hal.

Ningsih, F., Rahman, M., & Rahman, A. 2013. Analisis kesesuaian kualitas air kolam berdasarkan parameter pH, DO, amoniak, karbondioksida, dan alkali- nitas di Balai Benih dan Induk Ikan Air Tawar (BBI-IAT) Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar. Fish Scientiae. 4(6): 102-113.

Nontji, A. 2002. Laut Nusantara. Djambatan. Jakarta. 367 hal.

Nur, I. 2019. Penyakit Ikan. Deepublish. Yogyakarta. 237 hal.

Nuraini, Y. L. 2008. Prevalensi dan Perubahan Histopatologik Infectious Myo- necrosis (IMN) pada Udang Putih (Litopenaeus vanamei) di Jawa Timur.

(Tesis). Universitas Gajah Mada. Yogyakarta. 66 hal.

Odum, E. P. 1998. Dasar-dasar Ekologi. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.

697 hal.

Otta S. K. & Karunasagar I. 2001. Bacteriological study of shrimp Penaeus monodon Fabricius, hatcheries in India. Journal Applied Ichthyology. 17(2):

59-63.

44

Patty, S. I., Marenda P. R., Husen R., & Nebuchadnezzar A. 2019. Kajian kualitas air dan indeks pencemaran perairan laut di Teluk Manado ditinjau dari para- meter fisika-kimia air laut. Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan. 2(2): 1-13.

Peraturan Menteri Kelautan & Perikanan Republik Indonesia No 75. 2016. Pedo- man umum pembesaran Udang Windu (Penaeus monodon) dan Udang Vana- me (Litopenaeus vannamei). Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jakarta.

43 hal.

Prajitno, A. 2005. Diktat Kuliah Parasit dan Penyakit Ikan. Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya. Malang. 104 hal.

Pratiwi, H., Damar A., & Sulistiono. 2018. Phytoplankton community structure in the estuary of Donan River, Cilacap, Central Java, Indonesia. Jurnal Biodiv.

19(6): 2104-2110.

Pusat Pendidikan Kelautan & Perikanan. 2015. Modul Mengidentifikasi Para- meter Kualitas Air. Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jakarta. 69 hal.

Putri, D. S., Affandi, M. I., & Sayekti, W. D. 2020. Analisis kinerja usaha dan ri- siko petambak udang vaname pada sistem tradisional dan sistem semi intensif di Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Ilmu- ilmu Agribisnis. 8(4): 625-632.

Radiarta, I. N., Anang H. K., & Adang S. 2011. Kondisi meteorologi, klimatologi, dan perikanan di kawasan Waduk Cirata, Jawa Barat: analisis awal kemung- kinan dampak pemanasan global terhadap perikanan budi daya. Jurnal Riset Akuakultur. 6(3): 495-506.

Rahardjo, A. M. D. 2021. Struktur Komunitas Plankton di Perairan Pantai Bojo- negara, Teluk Banten. (Skripsi). Institut Pertanian Bogor. Bogor. 64 hal.

Risamasu, F. J. L. & Prayitno, H. B. 2011. Kajian zat hara fosfat, nitrit, nitrat, dan silikat di Perairan Kepulauan Matasir, Kalimantan Selatan. Jurnal Ilmu Kela- utan. 16(3): 135-142.

Rokhin, K., Apri A., & Indah W. A. Analisis kelimpahan fitoplankton dan keter- sediaan nutrien (NO3 dan PO4) di perairan Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan. Jurnal Kelautan. 2(2): 7-16.

Rosmawati, T. 2011. Ekologi Perairan. Hiliana Press. Jakarta. 114 hal.

Rosmiati. 2017. Eksplanasi ilmiah dampak El Nino dan La Nina. Jurnal Mangi- fera Edu. 2(1): 32-42.

Rukminasari, N. 2018. Struktur komunitas dan kelimpahan fitoplankton di Pulau Kapoposang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Provinsi Sulawesi Sela- tan. Jurnal Pengelolaan Perairan. 1(1): 51-65.

45

Rusmawati, N. H. 2018. Status Kualitas Air Laut dan Indeks Pencemaran di Perairan Pulau Nunukan. (Skripsi). Universitas Borneo Tarakan. Tarakan.

133 hal.

Sahu, K.C., Baliarsingh S.K., Srichandan S., Aneesh A. L., & Kumar T.S. 2013.

Monograph on Marine Plankton of East Coast of India-A Cruise Report. In- dian National Centre for Ocean Information Services. Hyderabad, 146 hal.

Saputra, R. 2016. Keanekaragaman Jenis Plankton di Danau Tahai Kelurahan Tumbang Tahai Kecamatan Bukit Batu Provinsi Kalimantan Tengah. (Skrip- si). IAIN Palangkaraya. Palangkaraya. 101 hal.

Sastawijaya, T. 2009. Pencemaran Lingkungan. Rineka Cipta. Jakarta. 317 hal.

Simanjuntak, M. 2009. Hubungan faktor lingkungan kimia, fisika terhadap dis- tribusi plankton di Perairan Belitung Timur, Bangka Belitung. Jurnal Peri- kanan Universitas Gadjah Mada. 11(1): 31-45.

Soedarto. 2015. Mikrobiologi Kedokteran. CV Sagung Seto. Jakarta. 811 hal.

Soewandita, H. & Nana S. 2010. Studi dinamika kualitas air DAS Ciliwung. Jur- nal Akuakultur Indonesia. 6(1): 24-33.

Sudarsono. Identifikasi Jenis-jenis plankton di kolam blok o, Banguntapan, Ban- tul, Yogyakarta. Jurnal Sains Dasar. 3(2): 149-155.

Sumiati, Kasim M., & Halili. 2020. Struktur komunitas zooplankton pada kawas- an benih lobster di perairan Ranooha Raya, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan. 5(1): 37-49.

Susila, I Made A. D., Faridha, Lestari E., Adhila I., Magdalena M., & Adolf L. S.

M. S. 2011. Dampak biologis limbah bahang terhadap biota perairan di seki- tar Pembangkit Listrik Tenaga Uap Suralaya. Jurnal Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan. 10(1): 35-50.

Sutiknowati, L. H. 2014. Kualitas perairan tambak udang berdasarkan parameter mikrobiologi. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. 6(1): 157-170.

Standar Nasional Indonesia (SNI). 2014. Udang vaname (Litopenaeus vannamei, Boone 1931) bagian 1: produksi induk model indoor (SNI 8037.1:2014). SNI.

Jakarta.11 hal.

Syafitri, E. M. 2020. Struktur Komunitas Plankton di Perairan Pantai Cengkok – Teluk Banten. (Skripsi). IPB University. Bogor. 48 hal.

Syahailatua, A. 2008. Dampak perubahan iklim terhadap perikanan. Jurnal Ose- ana. 33(2): 25-32.

Dalam dokumen Selamat Datang - Digital Library (Halaman 45-52)

Dokumen terkait